21762463

My True Love…. It’s You – chapter 3 ~Straight~

Teeeeeeeeett,,, teeetttt.. teeeeeeeeettt..

Jam pulang berbunyi. Para murid bergegas untuk pulang.

“ Ra.. ayo sekarang!!“ ajak Yuri seraya membereskan bukunya. Kyuhyun berdiri dari bangkunya dan menghampiri Arra.

“ Kita kerjakan PR itu besok dirumahku, besok kau pulang denganku. “ tanpa menunggu jawaban dari Arra. Dia langsung saja pergi, Arra melebarkan matanya karena bingung atas perkataan Kyuhyun tadi.

“ Dia ngomong apa Ra?“

“ Ooo.. besok dia ngajak ngerjain PR nya bu Aiwara.“

“ Kok ngajaknya seperti itu? tidak sopan sekali.“

“ Ya kayak kamu nggak tau Kyu aja Osaka. Sudahlah, ayo berangkat daripada kemalaman,,“ Sahut Yuri.

“ Eh.. tapi kerumahku dulu ya, aku mau izin dulu sama ibuku, takutnya ntar kawatir lagi kayak kemarin, ya?“ Osaka dan Yuri mengangguk. Mereka melajukan mobil mereka ke rumah Arra. Setelah Arra meminta izin kepada ibunya, dia berganti pakaian dan berpamitan kepada ibunya. Di perjalanan, Arra kira, mereka akan langsung menuju ke Rumah Sakit untuk menjenguk Yesung, tapi ternyata mereka mampir ke Tokyo Midtown Mall di daerah Minato-ku, Tokyo, Jepang. Spontan Arra diam seribu bahasa. Seumur hidup dia, baru kali ini dia datang ke Tokyo Midtown Mall, sebuah shopping malls terbesar di Jepang. Keluar dari mobil, Arra hanya diam dan melihat-lihat sekitarnya.

“ Ayo jalan.“ Yuri langsung menggandeng tangan Arra. Mereka masuk ke dalam Mall besar itu,.

“ Wow… keren ya? Baru kali ini aku masuk ke Mall ini?“ ucap Arra terkagum-kagum, kedua sahabatnya tersenyum. Mereka menuju ke Boss Orange Store, sebuah toko baju langganan Yuri. Mereka memilihkan  baju yang pas untuk di pakai Arra. Arra di suruh mencoba semua baju pilihan Yuri dan Osaka. Canda tawa terlihat di wajah mereka. “ Baju ini buat apa?“ tanya Arra bingung.

“ Sudah pakai saja!!!“ ucap Yuri seraya mengambilkan baju untuk Arra dan memberikannya kepada Arra. Setelah mendapat baju yang cocok, mereka menuju ke tempat kedua yaitu Kura Chika, sebuah toko tas dan accessories. Mereka memilihkan tas dan accessories untuk Arra. Tidak lama setelah mereka mendapatkan apa yang mereka cari, mereka menuju ke tempat ketiga yaitu Uka, sebuah salon rambut dan kuku.

“ Osaka, aku sama Arra mau masuk, kamu ikutan masuk??“ tanya Yuri kepada Osaka.

“ Tidak,, aku tunggu di Dean and Deluca Cafe saja, daripada nungguin kalian di salon.“

“ Ok deh kalau gitu, tungguin disana ya!! Setelah selesai kita ntar nyusul kesana!“

“ Siiip….“ Osaka pergi meninggalkan Arra dan Yuri menuju Dean Cafe, sedangkan Arra dan Yuri masuk ke Uka. Arra benar-benar di permak habis oleh Yuri.

.

Happy Reading

.

.

“ Yuri… apa ini tidak berlebihan?? Kan kita mau ke rumah sakit, bukan mau fashion show!!“ Yuri tersenyum.

“ Udah… Ntar kan kamu tau kenapa aku sama Osaka merencanakan seperti ini!“ Arra mengangguk dan tersenyum.

Di Dean Cafe, Osaka menunggu sambil memainkan androidnya. Tapi tidak lupa dia selalu melihat ke arah jam tangannya. Di Uka, setelah hampir 2 jam Arra di permak. Dia pun berganti pakaian dan memakai semua accessories yang dibelikan Yuri dan Osaka. Sesaat setelah Arra berganti pakaian, dia keluar dari ruang gantinya. Yuri yang mengetahui perubahan Arra hanya bisa diam dan melihat Arra dari bawah sampai atas. “ kenapa Yur? Aneh ya? Jelek ya?“ tanya Arra takut, ketika melihat Yuri yang melihatnya dari tadi. Yuri langsung berlari memeluk Arra.

“ Kamu cantik sekali Ra……“ seraya memegang pipi Arra.  “Aku yakin bodyguard Yesung pasti percaya kalau kamu artis sekaligus teman Yesung dari Inggris!“ lanjutnya dengan tersenyum manis kepada Arra.

“ Jadi kalian bakal Bohong?“ Yuri menggandeng tangan Arra dan pergi dari salon itu.

“ Bohong untuk kebaikanmu kan Ra… kamu mau tidak?“ Arra tersenyum. Mereka berjalan menuju Dean and Deluca Cafe tempat Osaka menunggu mereka. “ itu Osaka!“ ucap Yuri seraya menunjuk tempat duduk Osaka. “ Osaka,,,“ Osaka menoleh dan dia benar-benar kaget melihat apa yang ada didepannya, sekitar 1 menit Osaka menatap Arra tanpa berbicara sepatah katapun. “ OS…..“ Yuri mengagetkan Osaka dengan menepuk bahu Osaka. “ kenapa kamu melihat Arra seperti itu?“

“ Eh.. nggak.. aku kaget saja lihat perubahan Arra.. You look so beautiful..“ Osaka benar-benar terpukau melihat perubahan Arra. Arra dan Yuri duduk di depan tempat duduk Osaka.

“ Kamu tinggal pakai ini Ra…“ Yuri mengambilkan kacamata miliknya dan memakaikannya ke Arra. Osaka daritadi memperhatikan Arra. Sampai dia tidak sadar kalau Yuri melambaikan tangannya didepan wajahnya. “ Kamu kenapa melihat Arra sampai seperti itu?“

“ Eh… nggak,, aku nggak ngelihat dia kok.“ ucapnya dengan wajah memerah.

“ Halah, pakai nggak ngaku… apa jangan-jangan kamu suka sama Arra ya?“

“ Hah.. nggak lah….“ Cetus Osaka. Arra mencubit tangan Yuri.

“ Yuri… kamu itu apa-apaan sih?“ seru Arra malu. Yuri tersenyum.

“ Makan dulu yuk?“ ajak Osaka. Arra menggeleng.

“ Nggak deh, kita langsung ke Rumah Sakit saja ya, takutnya ntar malah kemalaman.“ ajak Arra.

“ Yakin kamu? Nggak laper!! “ tanya Yuri. Arra mengangguk.“ Ya sudah kalau gitu kita berangkat sekarang ya! “ lanjutnya. Mereka pergi dari Cafe itu menuju ke Rumah Sakit untuk menjenguk Yesung.

*-*-*-*

Beberapa menit kemudian.. sesampainya di Rumah Sakit…. mereka berjalan menuju ruang ICU, karena sampai sekarang, Yesung masih di tempatkan di ruang ICU.

“ Itu bodyguard Yesung.. kalian siap?“ tanya Osaka meyakinkan.

“ Siap….“ jawab kompak Yuri dan Arra. Mereka menghampiri bodyguard Yesung.

“ Kita mau menjenguk Yesung.“ kata Osaka.

“ Maaf dengan siapa?“ tanya salah satu bodyguard Yesung.

“ Saya Osaka Hanagawa, ini Yuri Nishiuchi, dan ini teman Yesung dari inggris, Queena Radcliffe.“

“ Maaf untuk Nona Queena tidak diperbolehkan masuk, karena disini tidak ada daftarnya.“ ucap bodyguard itu.

“ Tapi dia jauh-jauh dari inggris kesini hanya ingin melihat Yesung, dia ini penyanyi dari Inggris.“

“ Saya benar-benar minta maaf Tuan muda Osaka, tapi ini sudah jadi ketentuan.“

“ Sir… I really want to meet him. I come from England only to see him. please sir, let me see him?“ Arra pun berakting seolah-olah dia benar-benar berasal dari Inggris. “ Please….“ bodyguard itu terdiam melihat kesungguhan hati Arra atau Queena (samaran). Keheningan dirasakan beberapa menit.

“ Okey… Nona Queena boleh masuk, tapi hanya 10 menit saja, Bisa?“ Kata bodyguard itu. Arra langsung meraih tangan bodyguard itu.

“ Thanks you so much Sir… yes, just 10 minutes.“ untung saja Arra mahir dalam berbahasa inggris. Akhirnya dia masuk dan memakai baju khusus untuk masuk ke ruangan ICU. Perlahan-lahan dia berjalan mendekati ranjang Yesung. Betapa kagetnya dia saat melihat tubuh Yesung terkapar tak berdaya di ranjang rumah sakit itu. Dia menatap Yesung dari ujung kaki sampai kepala. “ Seumpama peralatan ini di cabut dari tubuh Yesung, pasti Yesung tidak dapat hidup sampai sekarang.“ gumam Arra dalam hati. Arra memegang tangan Yesung. “ Yesung… ayo bangun…. sampai kapan kamu akan disini?? Apa kamu tidak ingin berangkat ke sekolah lagi? Apa kamu tidak ingin bersenang-senang di sekolah….“ Arra terduduk di tempat duduk yang di sediakan di samping ranjang Yesung. Dia menitihkan airmata. “ Aku rindu padamu Yesung, aku rindu sifat cuekmu padaku, aku rindu semua perilakumu, aku rindu semua yang ada pada dirimu Yesung, aku mohon bangun lah Yesung….“ Arra menangis tidak kuat melihat Yesung yang hanya diam dan tidak bereaksi sama sekali. Arra mulai menyanyikan lagu Love Oh Love milik Davichi….

Georeosseo geunyang georeosseo ni saenggagi na tto georeosseo
Girirheun eorinaicheoreom galgoseul molla nunmuri na….
Neowa naega darmagan gieok
Neowa naega apatdeon gieok modu sojunghae….
Jureureureureuk jureureureureuk
Nunmuri heulleo gieogi heulleo ajik neoreul saranghanabwa….
Gajima sarang sarang sarang aaa….
Jebal jebal gajima aaa
Nunmultuseongi sangcheotuseongi nae gaseumeun eotteohhae
Apa apa apa gajima saranga…..
Saking tidak kuatnya dia menyanyikan lagu itu, dia menangis dan tertunduk di tangan Yesung. “ Aku mencintaimu Yesung.. aku benar-benar jatuh cinta kepadamu…“ ucapnya. Beberapa menit kemudian, setelah dia bisa mengendalikan emosinya, dia mulai keluar dari ruangan itu.

“ Eh.. itu Arra..“ Seru Yuri pelan saat melihat Arra keluar dari ruang ICU.

“ Thanks you, Sir…“ Ucap Arra dengan membungkukkan badannya kepada bodyguard yang sudah memperbolehkan dia bertemu dengan Yesung. Osaka dan Yuri menghampiri Arra dan mengucapkan terima kasih juga kepada bodyguard itu. Lalu mereka berjalan menjauhi ruangan itu.

“ Gimana Arra?“ tanya Yuri. Tapi Arra hanya diam. Osaka menarik tangan Yuri dan membiarkan Arra jalan duluan.

“ Udah Yuri… biarin dulu Arra sendiri, jangan ganggu dia, nanti setelah dia tenang, baru kita tanya-tanya ke dia, ya??“ rayu Osaka. Yuri mengangguk. Selama perjalanan itu keheningan dirasakan mereka. Tak ada satu katapun terlontar dari mulut mereka. Arra bersandar di kursi mobil dan memandang keluar mobil. Dia masih memikirkan keadaan Yesung. Kedua sahabatnya hanya bisa melihat Arra dari kaca di mobil itu. Sesampainya dirumah Arra, Arra keluar dari mobil.

“ Makasih ya Yuri, Osaka… kalian hati-hati ya pulangnya.“ ucap Arra kepada 2 sahabatnya, tanpa menunggu jawaban dari kedua sahabatnya itu, dia langsung nyelonong masuk kerumahnya. Osaka dan Yuri mengerti akan hal itu. Mereka hanya tersenyum lalu melajukan mobil mereka. Dirumah, Arra hanya diam tak banyak bicara, setelah berganti pakaian, dia beranjak untuk tidur. Tak berapa lama dia tertidur, dia bermimpi.

“ Ini dimana?“ tanya Arra bingung saat dia berada di suatu tempat dan tempat itu sungguh indah. Terdapat sebuah air terjun, banyak bunga dan kupu-kupu, hawanya pun sejuk. Arra berkeliling ingin tau dia sedang ada dimana. Tapi langkahnya tiba-tiba terhenti saat melihat seseorang berdiri disamping air terjun yang mengalir dengan indah itu. Dia menghampiri sosok itu. “ maaf, saya mau tanya, ini dimana ya??“. Tanya Arra. Tapi sosok itu hanya diam dan terus menatap air terjun itu yang disamping air terjun itu di kelilingi kupu-kupu cantik yang beterbangan. “ Hallo? Maaf saya tanya ini dimana ya?“ tanya Arra lagi karena pertanyaannya tidak dijawab. Keheningan di rasakan oleh Arra.

“ Ini tempat yang sangat indah yang tidak bisa didatangi semua orang.“ jawab  sosok itu tiba-tiba, dia langsung menoleh pelan ke arah Arra. Spontan Arra kaget melihat sosok itu.

“ Yesung….“ Arra tidak percaya akan apa yang dia lihat. Dia terdiam sedangkan Yesung mendekat dan langsung memeluk Arra. Arra benar-benar bingung dan tidak percaya akan apa yang terjadi saat itu.

“ Aku ingin bersamamu Ra…“ ucap Yesung di telinga Arra. Arra tidak mampu berkata apa-apa. Yesung melepaskan pelukannya. “ Pergilah… aku tidak bisa bersamamu, aku harus pergi jauh darimu…“

“ Maksud kamu apa Yesung? Kamu mau kemana?“ tanya Arra bingung, tapi Yesung berjalan mundur secara perlahan-lahan kemudian hilang. Arra mencari-cari keberadaan Yesung yang tiba-tiba menghilang. “ Yesung kamu dimana?“ Jerit Arra. “ Kamu nggak boleh ninggalin aku, Yesuuuuuuuuuuuuung !!!!!“

“ Arra… Arra…“ Panggil ibunya seraya membangunkan Arra, karena pada saat Arra tidur, dia tiba-tiba menjerit, menangis dan memanggil-manggil nama Yesung. “ Arra… bangun nak, kamu kenapa? Arra….”

“ Yesung….“ Arra langsung terbangun, saat melihat ibunya ada didepan dia, dia langsung memeluk ibunya. “ Ibuuuu…“ dia menangis.

“ Tenang nak, kamu kenapa? Ini minum air putih dulu!!“ ibunya memberi dia segelas air putih. “ kamu mimpi buruk ya?“ Arra mengangguk. Keringat dingin mengucur dari tubuhnya.

“ Arra bermimpi bu, teman Arra yang sekarang di ruang ICU pergi ninggalin Arra….“ Ibunya mengelus-elus rambut Arra.

“ Arra… itu Cuma bunga tidur, bisa saja kamu bermimpi buruk seperti itu tapi pada kenyataannya berlainan. Kamu harus yakin, teman kamu yang sekarang sakit pasti cepat sembuh, yang penting kamu harus mendoakan dia terus, ya? “

“ Iya bu, Arra mengerti! “ ibunya tersenyum.

*-*-*-*

Paginya di sekolah, saat Arra berjalan di koridor sekolahnya.

“ ARRA………. “ panggil seseorang dari belakang. Arra menoleh ke belakang. Ternyata itu Yuri yang sedang berlari menghampiri dia. “ Hoh.. capek!! “ seraya memegang tangan Arra.

“ Kamu ngapain lari-lari kayak gitu? Kan bel masih lama. “ Yuri tersenyum.

“ Ada kabar gembira Ra…. “ dengan wajah ceria. Arra mengerutkan dahinya.

“ Kabar apa? “

“ Aku yakin kamu pasti akan bahagia sekali mendengarnya… “

“ Ada apa sih? Jangan buat penasaran gitu ah Yur, ayo ngomong kabar apa? “

“ Ehem.. Ehem…. kamu tau kalau…… “ Yuri menghentikan omongannya yang membuat Arra semakin Penasaran.

“ Kalau apa Yuri? Ayo jangan buat aku semakin penasaran!!! “

“ …………… “

“ Yuriiiiiiiiii…. “

“ Yesung sudah siuman Ra…. “

“ Apa? Yang benar? “ Yuri mengangguk sambil tersenyum. “ Ahhhh.. “ Arra menjerit seraya memeluk Yuri.

“ Tapi sekarang dia masih lemah katanya, jadi belum bisa di temui. “

“Ooo.. berarti dia sudah di pindahkan ke ruangan lain ya? “

“ Yap… “

“ Tapi kamu tau darimana kalau dia udah siuman?”

“ Manager aku tadi pagi ngabari, Kalo Yesung siuman tadi sekitar jam 4 Ra. ”

“ Hoh… syukurlah, berarti mimpiku Cuma bunga tidur. “

“ Maksudnya? “

“ Hah?? Nggak kok… “ Jawab Arra sambil tersenyum

“ Jadi hari ini bisa kesana tidak? “

“ Ehm.. hari ini tidak bisa… aku nanti ada jadwal syuting, trus Osaka ada pemotretan katanya, makanya hari ini dia tidak masuk sekolah. “

“ Ooo.. Jadi kapan? “

“ Ehm… maybe tomorrow, cause today I’m so busy, You can wait, right ? “ Arra mengangguk. Mereka lantas masuk ke ruang kelasnya.

*-*-*-*

“ Arra… kamu terlihat bahagia sekali!! “ seru salah satu teman mereka. Arra tersenyum lalu duduk di bangkunya. Kyuhyun melihat Arra dengan tampang bingung.

“ Ra… ntar pulang sekolah, kita ngerjain tugasnya dirumahku. Jangan coba-coba melarikan diri!! “ Arra cengingisan. “ anak aneh.. “

“ Kyuhyun…. ngerjainnya dirumahku saja ya? Soalnya ntar sore adikku tidak ada yang jagain. Ya Kyu ya?? “ rujuk Arra.

“ Rumahmu steril tidak ? “ Arra mengerutkan dahinya.

“ Kamu kira rumahku kandang ayam… “

“ Ya sudah terserah kamu lah.. “ .Berbeda dari hari-hari biasanya. Sekolah hari ini benar-benar membuat Arra senang, padahal tidak ada bedanya dari hari-hari biasanya, Cuma dia senang karena mendengar kalau Yesung sudah sadar dari komanya.

*-*-*-*

Teeeeeeeet… teeeeeeeeeet….

Bel pulang sudah berbunyi,,

“ Ayo Ra… “ ajak Kyuhyun. Arra mengangguk. Mereka menuju ke tempat parkir mobil. “ ayo masuk. “ Arra merasa tidak percaya dia akan menaiki mobil termahal di dunia itu. Dia melamun sejenak. “ Ra…. ayo masuk!! “ serunya saat melihat Arra hanya diam disamping mobilnya.

“ Iya.. iya… “ Arra masuk ke mobil itu. Dia tidak henti-hentinya menoleh ke kanan, ke kiri, ke belakang melihat seisi mobil tersebut.

“ ngapain kamu liat-liat sampai kayak gitu? “

“ Ah… nggak.. “ jawabnya dengan tampang lugu.

“ Baru kali ini ya naik mobil kayak gini ? “ Arra mengangguk pelan. Di dalam perjalanan mereka hanya diam. Arra yang bosan akhirnya memulai pembicaraan.

“ Kyu… kamu tidak menjenguk Yesung? “ Kyuhyun langsung menoleh ke arah Arra.

“ Untuk apa? “ jawabnya ketus.

“ Ya… dia kan teman kita juga, masak kamu tidak kawatir sama keadaan dia? Katanya kamu kan juga pernah 1 scene sama dia ya ? “

“ Dia bukan temanku, aku tidak punya teman seperti dia. “ Arra langsung diam karena kecewa atas jawaban Kyu. “ Rumahmu yang mana? “ lanjut Kyu.

“ Itu…. “ seraya menunjuk rumah di ujung jalan. Mobil mereka berhenti pas di depan halaman rumah Arra. Kyuhyun melihat rumah itu dengan tampang tidak percaya. Arra mengetok kaca mobil.. “ Ayo keluar, kamu tidak mau masuk!! “ Kyu keluar dari mobil tapi reaksinya tetap seperti tadi, tidak bisa berkata apa-apa. Dia berjalan perlahan-lahan memasuki halaman rumah Arra. Rumah Arra begitu kecil, didepan ada halaman kecil yang ditumbuhi bunga-bunga indah dan pohon-pohon.

“ Hikaru, Kyoko kakak pulang….. “

“ Kakaaaaaaaaak…. “ Seru Kyoko sedari lari dan memeluk kakaknya.

“ Hikaru mana? “

“ lagi di kamar mandi kak! “

“ Oo… “ Arra melihat Kyu berdiri didepan rumahnya sedang sibuk menatap rumah Arra.

“ Kok.. masih ada saja rumah seperti ini? “ ucapnya lirih. Arra langsung menarik tangan Kyu.

“ Ayo masuk, ngapain kamu di luar!! “ Kyu masuk kedalam rumah Arra. Matanya terbelolok saat melihat bagian dalam rumah Arra.

“ Ini beneran rumahmu? “ tanya Kyu tidak percaya.

“ Iya.. ini rumahku, duduklah, aku ambilkan minum. “ Arra mengambilkan minum. Kyu duduk di bawah tanpa alas dan kursi, didepannya ada Hikaru dan Kyoko yang menatapnya daritadi.

“ Kalian kenapa menatapku seperti itu? “ Kyoko dan Hikaru menggeleng.

“ Kakak tampan sekali? Kakak pacarnya kak Arra ya? “ tanya Kyoko..

“ a…. “ saat Kyu akan menjawab, Arra datang dan langsung menyahutnya.

“ Kyoko.. Hikaru.. jangan tanya macam-macam. “ Arra duduk di samping adik-adiknya. “ Kalian main dibelakang sana! “

“ Yah.. kakak.. “

“ Kyoko… “ Kyoko menunduk. Tapi tiba-tiba tersenyum dan menghampiri Kyu dan berbisik di telinga Kyu.

“ Hati-hati kak, Kak Arra tuh jahat kalau sama cowok,hehehehe !” ucap Kyoko sambil cengingisan.

“ Kyokooo… “ Kyoko langsung lari ke belakang menghampiri Hikaru.

“ Ibumu mana? “

“ Ibu lagi ada tambahan kerjaan, jadi katanya lembur. “

“ Memangnya ibumu kerja apa? “

“ Penjahit “

“ Ayahmu ? “

“ Ayah sudah meninggal waktu Kyoko lahir. “

“ Oo.. maaf Ra.. aku tidak bermaksud mengungkit masa lalu mu. “

“ tidak apa-apa! “ ucapnya seraya mengeluarkan buku dari dalam tasnya. “ Ayo kita mulai ngerjainnya.” Mereka memulai mengerjakan PR. Mereka memilih negara Jerman untuk tugasnya kali ini. Kyu mengambil Laptopnya di mobil. PR ini mereka kerjakan dengan mudah, 3 jam sudah mereka mengerjakan PR itu. Arra langsung terkapar di lantai rumahnya. “ Huuuuh… akhirnya selesai juga!! “ kruuuggg… kruuggg … dia bangun dan memegangi perutnya.

“ Kamu lapar? “ Arra senyum-senyum. “ Ayo makan diluar!! “ ajak Kyuhyun.

“ Hah? tidak usah, aku kan harus jaga rumah. “

“ tidak apa-apa lah, Hikaru sama Kyoko ajak sekalian saja, kita makan di luar. “ Arra berfikir sejenak, “ Udah.. kelamaan nunggu kamu, mikirnya lama amat! “ Kyuhyun menarik tangan Arra.

“ Iya.. iya sebentar, aku ganti baju dulu. “

“ Ya sudah aku tunggu di depan. “ Kyuhyun keluar dari rumah Arra. Arra berganti pakaian, di ikuti kedua adik-adiknya. Setelah selesai dia mengunci rumahnya, kedua adik-adiknya gembira sekali karena baru kali ini mereka bisa jalan-jalan. Arra memang belum pernah mengajak kedua adiknya jalan-jalan karena dia tidak punya uang untuk mengajak keluarganya liburan.

“ Naik mobil.. asyik asyik…. “ ucap Kyoko seraya melompat-lompat kegirangan.

“ Kyoko jangan lompat-lompat nanti jatuh. “ Mereka bertiga masuk ke dalam mobil. Saat itu Kyu sudah ada di dalam mobil. Kyoko dan Hikaru duduk di pangkuan Arra karena memang mobil sports itu hanya untuk 2 orang saja. Untung kedua adiknya tidak terlalu berat, jadi Arra tidak terlalu capek memangku kedua adiknya itu.

“ Mobil kakak bagus ya? Ini mobil apa kak? “ tanya Hikaru ingin tau sambil melihat-lihat isi dari mobil itu, karena memang kebiasaan Hikaru adalah main mobil-mobilan. Dia suka sekali melihat mobil-mobil modif. Kyuhyun tersenyum.

“ Bugatti Veyron Supersports “

“ Wah.. kakak kaya ya? Pasti mahal banget! Kak Arra, Hikaru ingin punya mobil seperti ini! Ayo kak, Belikan Hikaru mobil-mobilan seperti mobil ini.. “

“ Hikaru.. lain kali ya, kalau kakak punya uang, kakak belikan mobil-mobilan seperti ini, ya? “

“ Ahhh.. kakak… “

“ Kak Arra lihat, boneka pinguins… “ teriak Kyoko di dalam mobil saat melihat boneka kesukaannya terpampang di salah satu toko di daerah Omotesando.

“ Kyoko, pelankan suaramu! “ suruh Arra.

“ Kamu suka boneka Pinguins ? “ tanya Kyu. Kyoko mengangguk. “ kesukaannya sama seperti Minoru. “ Gumam Kyu dalam hati. Dia melihat Kyoko seperti Minoru, adiknya yang sudah meninggal akibat kecelakaan waktu dia berumur 13th. Mereka menuju ke Restaurant Yanmo Omotesando, di Minato-ku, Tokyo.

“ Makan di Restaurant ya kak? “ tanya Hikaru. Kyu mengangguk. Kyuhyun keluar dari mobil lalu membukaan pintu mobil untuk Arra. Saat mereka akan masuk ke restaurant itu.. tiba-tiba.. sekerumunan wanita berlari menghampiri Kyu..

“ KYU.. Kyuhyun… “ teriak salah satu cewek itu, ternyata itu fans dari Kyu. Melihat itu, Kyu langsung mengendong Hikaru dan menyuruh Arra menggendong Kyoko lalu mereka berlari masuk ke Restaurant itu. Mereka ngos-ngosan setelah berlarian gara-gara di kejar Fans Kyu.

“ Itu fans mu? “ tanya Arra seraya ngos-ngosan. Kyu mengangguk. Kyu sudah tenang kalau sudah masuk ke Restaurant itu, karena para fans tidak bisa masuk seenaknya. Diluar, banyak fans dari Kyu yang menunggu Kyu, mereka membawa pamlet dan spanduk yang mengatakan kalau mereka cinta Kyu, selamanya akan mencintai dia, ada juga yang sampai menangis melihat Kyu. Arra cengar-cengir melihat para Fans dari Kyu itu.

“ Ngapain kamu cengar-cengir gitu? “ tanya Kyu bingung.

“ hehehe.. tidak apa-apa!! “. mereka pun memesan makanan. Kedua adiknya memakan dengan lahap.

“ habiskan ya Hikaru, Kyoko.. “ suruh Kyuhyun seraya mengelus rambut Kyoko. Arra melihat itu dengan tampang bingung. “ Ternyata Kyu itu tidak sejahat yang aku kira, dia baik juga! “ katanya sambil tersenyum.

“ Kamu kenapa senyum-senyum sendiri? “ tanya Kyu.

“ Hah… tidak apa-apa kok!! “

“ Dasar cewek aneh!! “ Arra menjulurkan lidahnya ke Kyu tanda mengejek. Setelah selesai makan sekitar kurang lebih 2 jam mereka bergegas untuk pulang. Kyu melambai ke arah kasir “ Pelayan…. “ Pelayan itu pun datang menghampiri Kyu.

“ Ada yang bisa saya bantu tuan? “ Kyu berbisik di telinga pelayan itu. “ Baik Tuan. “ pelayan itu pun pergi.

Arra bingung melihat Kyu yang berbisik kepada Pelayan tadi. “ Kenapa Kyu? “

“ tak apa.. “

“ Ayo pulang,sudah malam.. “ pinta Arra.

“ Tunggu sebentar “. Tidak lama kemudian, pelayan itu datang dengan membawa bungkusan besar yang berisi makanan.

“ Ini tuan “ seraya menyodorkannya kepada Kyu.

“ Ok.. “ Kyu memberikannya kepada Arra. “ Buat kamu? “

“ Hah? Apa ini? “

“ sudah ambil saja, buat kamu makan ntar di rumah sama keluargamu! “

“ Tapi Kyu ini……….. “

“ Ayo pulang.. “

“ Makasih ya Kyu? “ Kyu diam saja dengan tampang cuek. Mereka mulai keluar dari Restaurant itu, tapi saat itu mereka dikawal oleh bodyguard Kyu yang selalu ada dibelakang Kyu. Para fans Kyuhyun yang menunggu daritadi mulai berlari menghampirinya, tapi dengan sigap para bodyguard Kyu melindungi Kyu dan Arra serta ke 2 adik Arra. Kyuhyun membukaan pintu mobil untuk Arra. Dalam kerumunan itu Arra mendengar Kyu di panggil-panggil fans-nya, tapi Kyuhyun tidak menanggapinya. Dia lantas masuk ke mobil Pergi meninggalkan restaurant itu.

“ Apa selalu seperti itu Kyu? “

“ Apanya? “

“ Apa kamu selalu tidak menanggapi panggilan dari para fans mu? “ Kyu diam tanpa kata. “ Kyu? “

“ Kamu tidak perlu tau kenapa aku seperti itu! “ jawabnya dingin. Arra lalu diam. Sesampainya dirumah. Kyu membukaan pintu mobil dan menggendong Kyoko yang saat itu tertidur.

“ Pelan-pelan Kyu “ Pinta Arra. “ sudah sini biar aku yang gendong! “ seraya menjulurkan tangannya.

“ Tidak usah.. “ ucap Kyu sambil terus berjalan masuk ke rumah Arra. Saat itu, ibu Arra belum pulang karena masih lembur. Setelah menaruh kyoko di tempat tidur, lalu menyuruh Hikaru untuk tidur juga. Arra mengantar Kyu ke depan rumah.

“ Makasih ya Kyu? “ omongnya sambil berjalan kedepan rumah.

“ Makasih untuk apa? “

“ Malam ini sudah mengajak adik-adikku makan. “

“ Tidak usah dipikirin. “ Katanya sambil membuka pintu mobilnya.

“ Hati-hati ya Kyu. “ Tanpa ber-expresi, dia masuk mobil dan langsung melajukan mobilnya. Arra masuk kerumah dan beranjak untuk tidur.

*-*-*-*

Paginya Dirumah.

“ Ra.. ini makanan dari siapa? “ tanya ibunya

“ Ooo.. itu dari… “

“ Dari kak Kyuhyun bu, pacar kak Arra.. “ sahut Kyoko sambil senyum nakal.

Arra melotot ke arah Kyoko. “ Kyoko “ Kyoko lari dan memeluk ibunya.

“ Memangnya Kakakmu ini udah punya pacar? “ goda ibunya.

“ Bukan pacar ibu… “ celetuk Arra.

“ Pacar Kak Arra tampan sekali Bu, seperti pangeran. tadi malam Hikaru sama Kyoko di ajak makan di restaurant, naik mobil mewah Bu. “ cerita Hikaru.

Wajah Arra memerah. “ Hikaru…. “ ibunya tertawa. “ Ya sudahlah, Arra berangkat sekolah dulu bu. “ ucapnya dengan tampang malu dan kesal. “ Oiy Bu, kalau jadi mungkin nanti pulang sekolah, aku, Yuri dan Osaka mau kerumah sakit jenguk Yesung! “ lanjutnya

“ Ya sudah hati-hati ya, jangan malam-malam pulangnya! “ Arra mengangguk dan berjalan menuju ke sekolahnya.

*-*-*-*

Beberapa menit kemudian, sesampainya di sekolah. Dia masuk ke kelasnya dan menuju ke bangkunya, tapi tidak lupa menyapa teman sekelasnya dulu. Dia menatap kursi Kyuhyun yang kosong.

“ Kamu lihat apa Ra? “ tanya Yuri yang melihat Arra daritadi menatap kursi Kyuhyun.

“ Ooo.. nggak! “

“ Nyari Kyuhyun ya? “ kata Yuri didepan wajah Arra dengan tersenyum.

“ Nggak… ngapain nyari dia? “ Yuri melipat tangannya di dada.

“ Tadi pagi aku lihat berita kalau tadi malam ada siswi dari Horikoshi Gakuen yang juga dari kelas TRAIT kencan sama Kyuhyun di sebuah Restaurant di daerah Omotesando, siapa ya? “ Yuri berkata dengan sikap seperti mengintrogasi. wajah Arra langsung memerah. Dia tidak berani melihat wajah sahabatnya itu. Yuri menoleh ke arah Arra dengan tampang menggoda. Dia menyenggol badan Arra dengan badannya. “ Siapa ya Ra? “

“ Ii…ii tu…. “

“ Nggak usah pakek itu itu! “ Arra langsung menoleh ke arah Yuri dan memegang tangan Yuri.

“ Itu nggak kencan Yuri, dia Cuma mengajak aku dan kedua adikku makan, itu saja, bukan ajakan kencan. “

Tangan Yuri memegang kedua pipi Arra. “ Arra Sayang…. kalaupun kalian berdua kencan It’s Okay, aku malah senang kalau kalian berdua bisa akur. “

“ Tapi memang itu nggak kencan. “ lalu tiba-tiba Kyu datang dan membuat wajah Arra semakin memerah.

“ Pagi Kyuhyun.. “ sapa Yuri. Kyu hanya menoleh dengan tampang cuek ke arah Arra dan Yuri lalu duduk di bangkunya. “ Ra.. lihat tu..teman kencanmu.. “ goda Yuri sedari menyenggol badan Arra, Arra pun membalasnya.

“ Apaan sih! “

*-*-*-*

Teeeeeeeeeeettt…… teeeeeeeeeeeeettt …..

Jam istirahat berbunyi. Arra, Yuri dan Osaka pergi menuju ke kantin. Tapi tiba-tiba dari belakang ada yang menarik tangan Arra sampai-sampai badan Arra terbentur ke dinding.

“ Aw…. “ ucap Arra kaget, kedua sahabatnya menolong Arra. Dan mereka melihat yang ada di depannya itu adalah Rie Fukaumi.

“ Rie Fukaumi… “ celetuk Yuri dan Osaka bersamaan.

“ Kamu yang namanya Arra!! Cewek miskin yang sekolah karena beasiswa dan masuk ke kelas TRAIT? “ ucap Rie. Dia didampingi temannya yang selalu bersama dia kemanapun dia pergi yaitu Aya dan Ayase. Bisa dikatakan juga kalau Aya dan Ayase adalah pembantu Rie. Rie langsung memegang dagu Arra keras – keras.

“ Sakit… “ kata Arra kesakitan.

“ Cho Arra… “

“ Jangan coba mendekat!! “ cetus Aya sedari mendorong Yuri hingga terjatuh, Osaka menolongnya.

“ Sakit? Akan lebih sakit lagi kalau kamu masih berani dekat-dekat dengan Kyu. Kamu mengerti!! “ katanya lalu mendorong Arra hingga jatuh. Mereka bertiga lalu pergi meninggalkan Arra. Osaka dan Yuri berlari menghampiri Arra.

“ Arra kamu baik-baik saja ? “ Tanya Osaka sedari membantu Arra berdiri.

Arra mengangguk. “ Mereka siapa? “

“ Itu Rie Fukaumi, bintang film panas yang sudah hampir 2th ini tinggal di luar negri. Dia dulu pernah sekolah disini tapi denger-denger karena ada job di luar negri akhirnya dia keluar dari sekolah ini, dan sekarang aku nggak tau kenapa dia balik lagi kesini? “ cerita Yuri.

“ Trus yang 2 lagi ? “

“ Itu Aya dan Ayase, bisa dikatakan mereka itu pembantu Rie, karena kemana-mana mereka selalu ngikutin Rie, mereka itu Cuma Figuran tapi gayanya kayak artis dunia. “ lanjut Yuri.

“ Udah jangan dipikirin Ra.. kita perlu ke klinik ? “ tanya Osaka cemas. Arra menggeleng.

“ Nggak perlu Os.. I’m Fine… aku perlu istirahat saja di kelas. “

“ Ya sudah kita balik ke kelas saja. “ saat mereka akan kembali ke kelasnya… mereka melihat sesuatu di depan ruang kelas mereka.

“ aku kangen sama kamu Kyuhyun sayang… “ Ucap Rie seraya memeluk Kyu. Arra yang melihat itu merasakan sesak didadanya.“ Aku kenapa? Kenapa sesak sekali dadaku? “ gumamnya dalam hati.

“ Kamu kangen tidak sama aku? “ tanya Rie tepat di depan wajah Kyu, wajah mereka begitu berdekatan. Arra langsung berlari masuk ke kelasnya.

“ Arra.. “ Teriak kedua sahabatnya. Lalu Osaka dan Yuri mengikuti Arra masuk ke kelasnya. Kyu tetap diam tanpa berkata sedikitpun.

“ Kyu kamu kenapa? Kok kamu diam saja sih? “ kata Rie dengan nada manja, “ aku tuh kangen banget sama kamu! Selama di Amerika, aku selalu mencoba menghubungimu, tapi tidak pernah kamu angkat! “ lanjutnya dengan tetap memeluk Kyu.

“ Lepaskan aku? “ Cetus Kyuhyun dengan nada dingin.

“ Kenapa? Aku kan kangen! “

“ Aku bilang lepaskan aku!! “ tapi Rie tidak menghiraukannya. Dia tetap memeluk Kyu. “ LEPASKAN!! “ Bentaknya seraya mendorong Rie hingga jatuh.

“ Kyuhyun… “ Kyuhyun langsung pergi begitu saja. Aya dan Ayase yang melihat Rie terduduk di koridor kelas langsung berlari menolong Rie.

*-*-*-*

Saat bel masuk berbunyi. Sensei Genta masuk dengan seorang murid baru. Arra yang melihat murid baru tersebut adalah Rie, langsung diam seribu bahasa.

“ Hari ini kalian kedatangan murid baru lagi, perkenalkan dirimu. “

“ Ohayou gozaimasu, watashi wa Rie Fukaumi desu. “

“ Carilah tempat duduk! “ ada 2 tempat duduk kosong, 1 di baris ke 5 dan 1 lagi di baris ke 6 yang biasa di duduki Yesung. Tapi Rie malah menghampiri Arra.

“ Aku mau duduk disini! Kamu pergilah! “ katanya dengan wajah sombong. Arra hanya diam. “ aku bilang, aku mau duduk sini ! “

“ disana masih ada tempat duduk kosong, kenapa harus disini? Disini tempat untuk belajar, bukan untuk berpacaran! “ celetuk Arra tanpa rasa takut sedikitpun.

“ Kamu…. “ Rie marah “ Awas kamu! “ Rie akhirnya duduk di pojok kanan di baris ke 5. pelajaran pun dimulai lagi dengan tenang.

*-*-*-*

Teeeeeeeeeeettttttttt…. teeeeeeeeeeetttteeeeeeeeeettttt…………

Jam menunjukkan pukul 5 sore.. para murid-murid bergegas untuk pulang.

“ Ra.. ayo!! “ ajak Yuri. Arra mengangguk. Arra,Yuri dan Osaka berjalan menuju mobil dan akan berangkat ke rumah sakit menjenguk Yesung. Didalam mobil Yuri sudah ada sebuah parsel yang berisi buah untuk diberikan kepada Yesung. “ Aku perlu ganti baju tidak? “

“ Kita lihat nanti saja ya Ra.. kalau bodyguard Yesung tidak ada, kayaknya tidakk perlu. “ jawab Osaka.

*-*-*-*

Tak lama kemudian, sesampainya dirumah sakit. Mereka berjalan pelan-pelan. Osaka melihat-lihat kedepan ruangan Yesung. Untung saja saat itu, tidak ada yang menjaga didepan ruangan Yesung. “ Clear!! Ayo cepat masuk!! “ suruh Osaka. Mereka bertiga langsung masuk dengan segera ke dalam ruangan Yesung. Saat itu Yesung sedang duduk di ranjangnnya dan membaca buku. Dia terlihat sehat, padahal 2 hari yang lalu dia koma.

“ Yesung. “ Yesung menutup bukunya dan melihat ke arah mereka bertiga.

“ Ini buat kamu! “ Yuri menyodorkan parsel berisi buah yang dia bawa tadi.

“ Thanks “ ucapnya singkat sedari menaruh parsel itu.

“ Gimana keadaaan kamu Yesung? “ tanya Yuri.

“ Aku baik.. apa tidak ada penjaga didepan? “

“ tidak ada, makanya tumben saja ruanganmu tidak dijaga. “ Yuri yang daritadi melihat Arra diam langsung menarik tangan Osaka. “ Aku lapar Osaka, kita cari makan dulu yuk, biarkan Arra disini!! “ lanjutnya dengan menarik tangan Osaka ingin keluar dari ruangan itu. Arra memegang tangan Yuri.

“ Kalian mau kemana? “ Yuri tersenyum lalu bergegas pergi dengan Osaka. Setelah Yuri dan Osaka pergi. Yesung terus menatap Arra. Wajah Arra memerah karena terkadang pandangan mereka bertatapan.

“ Jauh jauh kesini Cuma berdiri disitu saja? “ucap Yesung.

“ Aaaaa…. “ Arra perlahan-lahan mendekati Yesung. “ Gimana keadaan kamu? “ Yesung tersenyum.

“ Bukannya tadi aku sudah bilang ya kalau aku baik-baik saja! “

“ Eh… iya ya?? Maaf aku lupa! “ jawab Arra menunduk. Tiba-tiba Yesung menarik tangan Arra lalu memeluknya.

“ Apa ada orang yang jahatin kamu Selama aku tidak masuk? “ tanya Yesung di telinga Arra. Arra merasa bulu kuduk dia merinding mendengar dan merasakan bibir Yesung dekat sekali di telinga dia. Dia terdiam karena bingung harus berbuat apa. Yesung melepaskan pelukannya. “ Are you Okay Ra? “ tanyanya yang melihat dan merasakan gerak-gerik Arra yang aneh.

“ Ya, Aku baik-baik saja! “ jawaban singkat lalu diam lagi.

Yesung tersenyum melihat tingkah laku Arra. “ Kenapa tidak menjawab pertanyaanku? “

“ Ehh… tidak kok.. di sekolah baik-baik saja. “ jawabnya dengan berfikir kejadian tadi siang di sekolah. “ Yesung nggak boleh tau kejadian tadi! Dia baru sembuh dari sakitnya. “ gumamnya dalam hati sambil melamun.

“ Ra…. kamu melamun! “

“ Eh.. nggak kok.. “. Datanglah Suster yang membawakan makanan dan Obat untuk Yesung.

“ Tuan Muda.. ini obat dan makan malamnya. Di makan dulu makanannya lalu di minum obatnya ya, oiya Tuan muda, Makanan ini dari orangtua tuan Muda! “ Yesung hanya diam tak menjawab.

“ Makasih ya suster! “ jawab Arra. Suster itu tersenyum lalu pergi. “ ayo Yesung kamu makan dulu, kan ini dari orangtuamu! “ ajak Arra sedari mengambil makanan itu.

“ Taruh aja disitu aku nggak mau makan! “

“ Kenapa? Kan ini enak! “

“ Kalau enak makan saja! “ ucapnya sinis.

“ kamu kenapa? Kalau kamu nggak makan, kamu nggak akan cepat sembuh Yesung, makan dikit  ya! “ Arra mengambilkan sesendok makanan untuk di suapkan kepada Yesung.

“ Aku bilang aku nggak mau makan! “ bentak Yesung sedari mengambil piring yang dibawa Arra lalu melemparnya ke lantai.

“ Yesung…. “ ucap Arra kaget.

“ Aarrghh.. “ tiba-tiba Yesung merintih kesakitan sambil memegangi dadanya.

“ Yesung kamu kenapa? “ Arra cemas karena tiba-tiba melihat Yesung merintih kesakitan.

“ AAAARRRGGGHHH… “

“ Yesung…. “ Arra memencet tombol yang ada di ranjang Yesung. Karena menunggu suster yang tidak kunjung datang. Arra berlari keluar menuju ke resepsionist untuk meminta pertolongan. Arra diminta untuk keluar dari ruangan Yesung. Dia menunggu Yesung di periksa.

“ Arra… “ panggil Osaka dan Yuri sambil berlari menghampiri Arra.

Arra memeluk Yuri.. “ Yuri… Yesung.. “

“ Yesung kenapa Arra? “

“ Kamu tenang ya Arra? “ kata Osaka seraya mengelus-elus punggung Arra. “ kamu duduk sekarang, ini minum! “ lanjutnya sambil menyodorkan botol air minum. Arra meminumnya. “ sekarang cerita apa yang terjadi pada Yesung. “

“ Aku tidak tau kenapa, tiba-tiba Yesung merintih kesakitan sambil memegangi dadanya. Aku takut terjadi apa-apa padanya. “ cerita Arra dengan meneteskan airmata. Yuri memeluknya.

“ Tenang ya Ra.. aku yakin dia pasti baik-baik saja! “

Selang beberapa menit. Dokter keluar dari ruangan Yesung. Mereka bertiga langsung berlari menghampiri dokter.

“ Dokter, gimana keadaan Yesung? “ tanya Arra cemas.

“ Dia drop lagi, tolong jangan ganggu dia dulu. Dia butuh istirahat cukup. “ lalu dari lorong terlihat 4 orang berlari akan menghampiri mereka. Ternyata itu Bodyguard Yesung. Osaka yang melihat itu langsung menarik kedua tangan sahabatnya itu lalu berlari menjauhi ruangan Yesung. Mereka bersembunyi di balik pilar-pilar rumah sakit itu.

“ Ada apa Osaka? “

“ Lihat!! “ Osaka menunjuk ke arah bodyguard Yesung.

“ Bodyguard Yesung! “

“ Kita harus cepat keluar dari sini, daripada keadaannya semakin rumit! “

“ Tapi aku mau melihat Yesung, aku ingin tau keadaannya! “ ucap Arra menggebu-gebu.

“ Lain kali Ra… lagipula dokter sudah bilang kalau Yesung butuh istirahat, kita harus pergi sekarang! “ mereka pun pergi dari rumah sakit itu.

*-*-*-*

3 hari kemudian.

Setiap ke sekolah Arra selalu murung semenjak mereka terakhir menjenguk Yesung.

Dikantin sekolah.

Yuri dan Osaka sedang makan sambil bercanda dan tertawa lebar soal pekerjaan mereka. Sedangkan Arra berwajah sedih dan musam sambil melihat makanannya tanpa dia makan. Osaka menyenggol tangan Yuri untuk menghentikan tawanya, dia lantas melihat ke arah Arra. Dia memegang tangan Arra yang saat itu ada didepannya.

“ Arra..  sudahlah, kami yakin kalau Yesung pasti baik-baik saja. Tadi pagi managerku bilang kalau Yesung sudah bisa di wawancarai kok. “ ucap Yuri menenangkan Arra. Tapi sikap Arra masih tetap seperti tadi. Diam tanpa kata. Tiba-tiba datang seorang lelaki yang langsung duduk disebelah Arra.

“ Buang saja makanannya kalau memang tidak mau dimakan! “ ucap lelaki itu. Arra menoleh lemas ke suara itu.

“ Kyu.. kamu ngapain kesini? “ kata Arra sambil menyandarkan dagunya di tangannya.

“ Aku bosan lihat kamu akhir-akhir ini terlihat tidak menyenangkan! “

Arra menatap Kyu sambil mengerutkan dahinya. “ Sejak kapan kamu jadi perhatian sama aku? “

“ Jangan ke PD’an kamu, aku nggak perhatian sama kamu, aku Cuma nggak suka saja lihat kamu cemberut gitu. “ Kyu berdiri dari kursinya. Lalu mengelus-elus rambut Arra. “ You must Excited schön !! “. dia langsung pergi. Arra langsung menatap Kyu bingung.

” Apa schön itu? ” tanya Arra kepada 2 sahabatnya itu. ( schön dalam bahasa Indonesia artinya Cantik ).

” Aku juga nggak tau Ra.. bahasa Jerman tuh kayaknya! ” jawab Yuri ikutan bingung. Tanpa mereka sadari pada saat Kyuhyun duduk disamping Arra. Dari jauh Rie dan juga para pengawalnya menatap mereka berempat.

“ Apa yang akan kamu lakukan Rie? “ tanya Aya kepada Rie yang saat itu sudah bermuka kejam melihat kedekatan Arra dengan Kyuhyun.

“ kita lihat saja nanti!! “ jawabnya sinis.

*-*-*-*

Saat pulang sekolah. Seperti biasanya Arra mampir ke Yokohama Restaurant untuk mengambil makanan dari pamannya. Lalu dia berjalan pulang dengan membawa kantong berisi makanan. Sampai pada suatu jalan yang sepi, tiba-tiba ada seseorang yang menjambak rambut Arra hingga Arra terjatuh. Saat Arra menatap ke arah orang itu, ternyata…..

“ Rie… “ didepannya ada Rie dan juga para pengawalnya. Aya mengambil kantong yang dibawa Arra. “ Jangan Aya… “ pinta Arra seraya akan berdiri tapi Rie langsung mendorong Arra lagi hingga terjatuh. Aya membuka bungkusan itu.

“ Makanan apa ini? “ tanya Aya bingung. Ayase menghampiri Aya dan ikutan melihat isi kantong itu.

“ Ini makanan sampah Aya, buang saja daripada kita kena bakterinya. “

“ Iya ini sampah!! Buang saja ah! “ ucap Aya sambil membuang bungkusan itu ke dalam tong sampah di sampingnya.

“ Jangan dibuang! “ pinta Arra. Saat Arra hendak berdiri lagi, Rie mencekik leher Arra. “ Aarrghh… Rie… “ kata Arra kesakitan sambil memegang pergelangan tangan Rie. Dia ingin sekali melepaskan tangan Rie dari lehernya, tapi cekikan Rie sangat kuat hingga Arra tidak bisa bernafas. “ Lepaskan Rie…. “

“ Aku sudah memperingatkan kamu kalau kamu jangan coba-coba buat dekatin Kyuhyun lagi! Tapi kenapa kamu masih nekat? Hah? “ Cetus Rie marah, cekikan dia semakin kuat di leher Arra. “ Kamu sudah bosan hidup ya! “

“ Rie… jangan di cekik kuat-kuat, nanti dia bisa mati! “ pinta Ayase.

“ SHUT UP! “ Bentak Rie. Yang membuat Ayase dan Aya hanya diam dan melihat.

“ Aku peringatkan kamu sekali lagi ya CHO ARRA! Kalau kamu masih dekat-dekat dengan Kyuhyun, aku tidak akan segan-segan membuat perhitungan padamu dan keluargamu, ingat itu!! “ Cetus Rie dengan melepaskan cekikan dia. Lalu mereka meninggalkan Arra. Arra yang hendak berdiri itu tiba-tiba merasa kepalanya pusing dan susah untuk bernafas. Akhirnya dia pingsan.

*-*-*-*

Tidak berapa lama kemudian. Sebuah mobil berhenti tepat di depan Arra yang terkapar di jalan. Lalu Arra di bopong masuk kedalam mobil.

1 jam kemudian. Arra mulai sadar. Dia membuka matanya perlahan-lahan. Tetapi saat dia mulai benar-benar membuka matanya. Dia kaget dan langsung duduk, tapi..

“ Aduh… “ dia memegangi lehernya yang memar akibat dari cekikan Rie tadi. “ ini dimana? “ gumam Arra dalam hati seraya melihat-lihat sekitarnya. Kamar itu begitu indah begitu besar dan begitu dingin karena ada 2 AC yang dinyalakan.

“ Kamu sudah sadar! “ tanya seseorang sedari membuka pintu kamar itu. Arra langsung menoleh ke arah suara itu. Dia langsung membelolokan matanya saat dia tau kalau orang itu adalah..

“ Yesung??? “ Yesung berjalan mendekati Arra. Lalu duduk di ranjang yang ditempati Arra.

“ Aku sudah suruh orang-orangku untuk mencari orang yang sudah buat kamu seperti ini! “ ucapnya dingin.

Tok.. tok.. tok…

“ Masuk!! “ pembantu keluarga Yesung pun masuk dengan membawa nampan berisi susu hangat dan makanan.

“ Ini makanan dan juga Susu hangatnya tuan muda! “ seraya menyerahkan nampan itu kepada Yesung.

“ Kamu boleh keluar! “

“ Baik tuan muda! “

“ ini, ada minuman dan makanan buat kamu, segeralah makan keburu dingin! “ suruh Yesung seraya menyerahkan nampan itu ke Arra.

“ Makasih! “ jawab Arra dengan suara serak. Dia mulai memakan dan meminum susu dari Yesung. Makanan itu begitu enak, selama dia hidup, dia belum pernah merasakan masakan seenak itu. Dia teringat akan keluarganya dirumah, dia berhenti untuk makan. “ Aku harus pulang! Keluargaku belum makan! “ katanya sambil beranjak berdiri dari ranjang, tapi Yesung mencegahnya.

“ Duduklah.. aku sudah menyuruh orang untuk membawakan makan untuk keluargamu, dan aku juga sudah izin kepada ibumu kalau malam ini kamu akan bermalam disini. “

“ Apa?? Tapi Yesung…. “

“ Sudah istirahatlah. Aku juga mau istirahat, kalau butuh apa-apa, di depan ada penjaga, mintalah tolong kepadanya. “ Ucap Yesung sambil berjalan keluar dari kamar. Arra hanya terdiam melihat Yesung keluar dari kamarnya. dia menaruh nampan itu di meja dan mulai istirahat lagi. 3 jam berlalu, Arra masih bisa tertidur dengan nyenyak, tapi tiba-tiba dia terbangun karena kedinginan. Dia memakai mantel yang tergantung di kamar itu, lalu membuka kamar itu, dia melihat penjaga itu tertidur di depan kamarnya. Dia ingin membangunkan penjaga itu, tapi dia berfikir lagi…

“ Kasihan penjaga ini, biarkan saja lah, aku mau jalan-jalan dulu sebentar! “ Arra mulai berjalan-jalan dirumah itu. Rumah itu begitu besar, megah dan mewah. Dia tak henti-hentinya terkagum-kagum melihat keindahan rumah itu. dia mengelilingi setiap lantai dirumah itu. sampai akhirnya dia sampai di lantai atas yang dapat melihat keindahan kolam renang di lantai bawah, sangat indah karena kolam renang itu terpantul cahaya bulan dan bintang. Saat dia menatap lantai bawah. Dia mengerutkan dahinya. “ Yesung? Sedang apa dia disana? “ tanyanya dalam hati. Dia melihat Yesung menatap ke arah langit seraya memegangi dadanya. Dia turun ke lantai paling bawah untuk menghampiri Yesung. Tapi langkahnya terhenti saat dia melihat seorang ibu-ibu yang umurnya mungkin seumuran dengan ibu Arra menghampiri Yesung dan memakaikan mantel ke badan Yesung. Tapi Yesung menolaknya lalu berlalu menjauhi ibu-ibu itu. Arra semakin bingung dengan keadaan yang dia lihat. Tapi dia kaget saat dia mendengar ada langkah kaki yang menuju ke arahnya. Dia tidak berani melihat ke belakang

^T.B.C^

2 comments on “My True Love…. It’s You – chapter 3 ~Straight~

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s