AkKBLwdCMAAbz_w

Saranghae – chapter 5 ~Straight~

 

Chapter 5.

CAST : Cho Yuna Addison, All Member Super Junior

PAIRING : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita.

SUMMARY : Yuna mendapat Pesan Ancaman!

GENRE : Fantasi / Romance

WARNING : Cerita abal-abal, mbulet… mianhe cingu soalnya pas Author buat Fict ini banyak yang gangguin… heheh

Yuna dapat pesan Ancaman dari seseorang? Siapa? Siwon marah-marah, kenapa? Hah.. ayo baca yoookk! ^_^

.

.

” Apa?”. “Ada yang menyukaiku?”

.

” Hey Yuna-chagi.. apa yang kau bawa itu? ” Kyuhyun bertanya dari depan pintu saat melihatku membawa buket bunga mawar. Dia berjalan menghampiriku lalu mengambil buket bunga yang ada ditanganku. ” Bunga mawar. Wah, ada yang menyukaimu ya? ”

” Jangan-jangan kau yang mengirimkan buket ini buatku ya Kyuhyun-ah.. ”

” Mwa.. kenapa kau berfikir seperti itu? kau berfikir aku menyukaimu ya Yuna-chagi? ” tanyanya sambil cengingisan. Aku langsung salah tingkah saat dia balik tanya padaku.

” a.. anio Kyu.. Cuma aku fikir siapa lagi kalau bukan kau yang suka ber-evil padaku. ” HAHAHAHAHHA… Kyuhyun tertawa terbahak-bahak saat melihatku dan akhirnya melenggang pergi meninggalkanku dan Yu Hee.

.

Saat aku berjalan menuju Handel & Gretel, Aku tidak sengaja melihat Siwon keluar dari toko bunga sambil membawa sebuket bunga mawar. Aku langsung bersembunyi saat melihat dia. ” Sedang apa Siwon di toko bunga itu? dan itu… dia membawa sebuket bunga mawar. Apa jangan-jangan dia adalah orang yang mengirimkan buket bunga mawar kepadaku? ” aku langsung membelolokkan mataku tidak percaya. ” Andwae.. kalau benar seperti itu berarti Siwon… “.

:: Handel and Gretel ::

Aku membantu Omma di Handel & Gretel karena JJ sedang berada di WhyStyle bersama Appa sedangkan Yesung disuruh Omma kembali ke Apartement entah disuruh apa.

” Apa benar kalau Siwon lah orang yang mengirimkan bunga padaku setiap hari? “. Aku terus berfikir sambil melayani para customer yang datang ke H&G. ” Tapi apa motivasi dia mengirimkan bunga padaku? Duh… kenapa jadi ruwet seperti ini sih? “.

” Kau baik-baik saja Yuna-ssi? ” Omma bertanya padaku saat melihatku gelisah.

” Gwaenchansseumnida Omma. ”

” Kalau kau sakit, lebih baik kau pulang dan istirahat! ”

” Anio Omma.. jal jinaemnida. ”

” Omma.. ini dompet Omma.. ” Yesung datang sambil memberikan dompet kepada Ommanya. Ommanya membalas dengan senyum lalu berjalan kebelakang. ” Kenapa wajahmu seperti itu Yeoja? ” dia bertanya padaku saat melihatku gelisah lagi. Aku hanya menggeleng. PLAAK… dia memukul kepalaku dengan buku pesanan.

” Aw… Oppa apa yang kau lakukan? ”

” Kau itu sedang melayani customerku, kenapa wajahmu seperti itu! kalau customerku lari karenamu bagaimana? ” aku langsung mempoutkan bibirku dan menunduk.

” Mian Oppa.. aku sedang tidak bersemangat bekerja hari ini! ”

” Kau sedang ada masalah? ” aku menggeleng pelan. ” Ada yang sedang mengagumimu ya? ” aku langsung menoleh cepat ke arahnya.

” Darimana Oppa tau? ”

” Kyuhyun yang memberitahuku. ” aku langsung menunduk lagi, aku kira dia tau siapa orang yang setiap hari memberiku buket bunga. ” Kenapa kau malah sedih begitu? Seharusnya kau senang, ternyata masih ada seseorang yang mengagumi yeoja sepertimu! ”

” Masalahnya aku penasaran dengannya Oppa! ”

” Namja gila mungkin! ” aku langsung tersentak.

” Kenapa Oppa berfikir kalau yang mengirimiku buket bunga itu seorang namja? ” aku bertanya dengan curiga. Dia langsung menoleh ke arahku dan menjentikkan jemarinya di keningku.

” Yeoja babbo.. mana ada seorang yeoja mengirimi yeoja lain buket bunga mawar setiap hari. Kurang kerjaan apa? ”

” Ya mungkin saja kan Oppa. ” kataku sambil menunduk. ” tapi Oppa… ”

” Wae? ”

” Ehm.. tadi aku melihat Siwon Oppa keluar dari toko bunga sambil membawa buket bunga mawar, sama persis seperti yang aku terima setiap hari Oppa, apa jangan-jangan… ”

” Kau berfikir dia menyukaimu? ” wajahku langsung memerah saat dia tiba-tiba memotong perkataanku. HAHAHAHAHAHA… Yesung malah tertawa terbahak-bahak yang membuat para yeoja di H&G menatap dia bahagia. ” Mimpi kau Yeoja babbo.. tidak mungkin seorang namja perfect seperti Siwonie, anak pemilik Hyundai Department Store menyukai yeoja babbo sepertimu! ” aku langsung menatap dia tajam.

” Kau itu… kau belum tau siapa aku namja babbo! “. Gumamku kesal. Aku langsung pergi meninggalkan dia yang masih menertawaiku.

.

Setiap hari aku masih terus menerima buket bunga mawar. Entah itu di kost’an ataupun saat aku bersama Yesung Oppa.

:: Dorm Super Junior ::

Aku duduk ditaman samping ruang TV sambil menatap ke langit, entah kenapa malam itu aku begitu merindukan Papa dan Mamaku. ” Pa… Ma… kapan kalian akan menjemputku? Aku sudah sangat merindukan kalian. Disini Yina selalu merepotkanku Pa… “.

” Jangan melamun! ” seseorang menepuk bahuku membuyarkan semua lamunanku, saat aku mendongak ke atas, aku langsung tersipuh malu.

” Siwon Oppa.. ” dia lantas duduk disampingku dan ikutan menatap ke arah langit.

” Tidak ada bintang! ” katanya sambil menatapku.

” Sedang apa Oppa disini? ”

” Wae? Kenapa kau bertanya seperti itu? ini kan dorm suju, dan aku termasuk membernya, jadi aku boleh kan sewaktu-waktu kesini! ” aku tersenyum kecil lalu menundukkan wajahku. ” Kata Kyuhyun kau sedang gelisah ya gara-gara ada yang setiap hari mengirimimu buket bunga. ” aku langsung menoleh ke arahnya.

” Oppa tau? ”

” Ne. Kyuhyun diam-diam selalu menceritakan tentangmu dibelakang. ” jawabnya sambil tertawa kecil.

” Apa? Kyuhyun? ”

” Kau tidak berfikir lagi kan kalau Kyuhyun yang mengirimimu buket bunga itu? ” wajahku langsung memerah karena malu.

” Aish.. si Evil Magnae itu menceritakan semuanya pada Oppa, Awas kau Magnae! “.

” OPPAA… ” Aku dan Siwon terjingkat kaget saat mendengar seorang yeoja berteriak dari dalam dorm.

” Aku tau suara siapa itu! ” aku dan Siwon berdiri dan berjalan masuk ke dorm, disitu para member suju sudah berkumpul karena mendengar teriakan itu.

” Cih.. benar kan, sedang apa kau disini Minho? ” tanya Siwon kepada Minho sambil bermuka kesal. Choi Minho, dia adalah adik perempuan Siwon. Dia adalah yeoja yang sangat manja dan selalu membuat Siwon kesal.

” Oppa.. aku daritadi menghubungimu, kenapa tidak kau angkat. ” Siwon mendengus kesal lalu duduk disofa depan TV. Sedangkan member yang lain tertawa melihat kedatangan Minho.

” Memangnya kau darimana Minho-chagi? ” tanya Leeteuk manis.

” Jalan-jalan.. aku tidak bawa mobil Oppa, dompetku pun ketinggalan di jok mobil temanku. makanya aku mencoba menghubungi Siwon Oppa untuk menjemputku. Tapi ternyata pesan ataupun telfonku tidak direspon. ”

” Kenapa kau tidak menghubungi temanmu itu? ” Siwon bertanya sambil tetap bermuka kesal.

” Handphonenya tidak aktif. ”

” Lalu kau kesini naik apa Minho-ssi? ” Kyuhyun ikutan bertanya sambil duduk disofa yang sama dengan Siwon.

” Jalan. ”

” Apa? Jalan? ” HAHAHAHAHAHAHHA… Semua member Suju tertawa dengan keras saat mendengar jawaban dari Minho. Siwon pun tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya. Aku juga ikutan tertawa kecil.

” Kenapa malah tertawa! ” Minho menggeser badannya duduk ditengah-tengah Siwon dan Kyuhyun.

” Tuh… kunci mobil ada di meja! ” Siwon menunjuk kunci mobil yang ada dimeja samping TV.

” Anterin pulang Oppa, aku tidak mau pulang sendiri! ” pintanya manja.

” Manja kau, pulang sendiri! ” bentak Siwon.

” Siwonie, jangan terlalu keras pada yeodongsaengmu! ” Yesung mencoba menenangkan emosi Siwon.

” Oppa tuh seharusnya seperti Yesung Oppa, tidak pernah memarahi dongsaengnya! ”

” Kata siapa? Aku pernah memarahi namdongsaengku. ”

” Tapi kan Oppa tidak pernah seperti Siwon Oppa, Siwon Oppa selalu memarahiku setiap hari. ”

” Itu karena kau terlalu manja yeodongsaeng babbo! ”

” Oppa… ” Minho mengerucutkan bibirnya saat mendengar Siwon memanggilnya seperti itu.

” Ya sudah, ayo aku antar pulang! ” Yesung memberikan tawaran kepada Minho.

” Apa? Oppa beneran mau mengantarku pulang? ”

” Ne. ayo! ”

” Hyung.. lalu bagaimana dengan Yuna-chan? ” Shindong bertanya saat melihat Yuna daritadi diam dan melihat Siwon dan Minho bertengkar mulut.

” Ah… anio Oppa.. Goenchanayo… aku bisa pulang sendiri. ” jawabku sambil tersenyum.

” Kau Addison ya? ” tanya Minho tiba-tiba membuatku terjingkat kaget.

” Bukan. Dia Cho Yuna, assistan pribadinya Yesung Hyung. ” Siwon menjawabnya dengan nada malas.

” Oo.. aku kira yeojachingunya Siwon Oppa. Mirip sekali sih seperti di Foto. ” PLAK… Siwon memukul kepala adiknya itu dengan tangannya. ” Aw… Oppa sakit! ”

” Jangan banyak omong, cepatlah pulang! ”

” Apa… foto? Apa Siwon masih menyimpan fotoku? “.

” Ayo aku antar pulang juga! ” Yesung juga menawariku untuk pulang bersamanya, tapi aku langsung menggeleng cepat.

” Anio Oppa… rumah Minho sama kost’anku kan berbeda jalan, ntar kau malah kemalaman sampai apartement. ”

” Kalau begitu biar aku yang antar dia! ” ucap Siwon membuat Minho membulatkan matanya.

” Oppa, kau tidak mau mengantarku tapi malah mengantar yeoja ini? keterlaluan kau Oppa! ” member yang lain tertawa melihat Minho cemberut.

” Sudah.. sudah.. kenapa malah bertengkar lagi. Biar aku sama Donghae saja yang mengantar Yuna-chan pulang. Lagipula aku sama Donghae mau beli makan. Ya kan Donghae? ”

” Ne. Teukie Hyung! ”

” Siapa yang mau titip? ” akhirnya malam itu, Leeteuk dan Donghae mengantarku pulang, sedangkan Yesung mengantarkan Minho Pulang.

.

” Apa kau lihat tadi ekspresi wajahnya, Hae? ” tanya Leeteuk pada Donghae sambil menyetir mobilnya dengan santai.

” Ne. Hyung.. sama seperti dulu ya! Apa jangan-jangan dia sudah mulai suka? ” aku hanya diam mendengar percakapan mereka, karena aku tidak tau siapa yang mereka bicarakan.

” Sepertinya sih iya… ” jawabnya sambil sepintas melirik ke arahku, aku langsung membulatkan mataku saat dilirik seperti itu. ” Bakalan seru nih! ”

” Waeyo Oppa? ”

” Anio… ” ujarnya sambil tersenyum manis. Aku melihat ada keganjalan diwajah mereka berdua, seperti ada yang mereka sembunyikan dariku.

.

:: Kost’an ::

Aku berbaring di ranjang tidurku, ku lihat disemua sudut kost’anku sekarang penuh dengan buket bunga mawar. Beep… beeep… beeeeeep… Handphoneku bergetar, saat aku melihatnya ada pesan dari Yesung Oppa.

” Hey… yeoja, kau sudah sampai rumah kan? Mereka tidak mengganggumu kan? “.

” Apa? Tumben mengirimiku pesan, biasanya saja aku sampai ataupun belum kau tidak pernah bertanya padaku. ” saat aku akan membalas pesan dari Yesung Oppa, ternyata ada sebuah pesan masuk dari nomor tidak dikenal. Saat aku membacanya, aku membulat mataku karena kaget.

” Hey kau.. aku peringatkan padamu! Jangan pernah coba-coba untuk mendekati Choi Siwon lagi.. atau aku akan membongkar semua rahasiamu! ”

” Apa… siapa ini? ” aku mencoba menghubungi nomor tersebut, tapi selalu di reject.

” Siapa kau.. kau mau mengancamku? “. Tak lama setelah terkirim, ternyata nomor tersebut membalas lagi.

” Aku tau siapa kau sebenarnya Cho Yuna ADDISON… Aku akan membongkar semua rahasiamu kalau kau mendekati Choi Siwon lagi, Understand! ”

” Sial.. siapa orang ini! ” aku berlari menuju kamar Yina, disitu aku lihat dia sudah tertidur pulas. ” Yina… Yina bangun! ” aku menggoyang-goyangkan badannya, membuat dia terbangun dari tidur nyenyaknya.

” Apa sih Yuna? Kau tidak lihat aku sedang enak tidur? ”

” Coba lihat ini! apa kau tau ini nomor siapa? ” kataku sambil menunjukkan pesan di handphoneku padanya, saat dia membacanya, dia langsung bangun dan membelolokkan matanya.

” Pesan dari siapa ini? ”

” Aku juga tidak tau, tapi dilihat dari kata-katanya sepertinya dia mengenalku Yina. ” Terlihat Yina sedang berfikir. ” Aku harus bagaimana Yina? ”

” Kau harus lebih berhati-hati Yuna, kau tau kan konsekwensinya kalau rahasiamu terbongkar sebelum waktu yang ditentukan Papa? ” Aku mengangguk. ” Ikuti saja kemauan si-orang yang mengirim pesan ini. ”

” Ya.. aku mengerti Yina. ” aku kembali ke kamarku, tapi sejenak aku terfikir Kyuhyun. Aku langsung mengambil Handphoneku dan mengetik pesan singkat.

” Kyuhyun-ah… aku ingin bertemu denganmu besok, apa kau ada waktu? “. Tak lama ada balasan dari Kyuhyun.

” Ada apa Yuna-chagi? Kalau kau mau bertemu denganku, datang saja besok ke Kona Beans, aku ada disana! ”

” Jeoseumnida.. besok aku akan ke Kona Beans, tapi jangan bicara kepada Yesung Oppa kalau aku akan menemuimu, Arra! ”

” Ne. Chagiya… gidarilkeyo.. “.

.

Paginya aku bergegas berangkat ke Kona Beans untuk menemui Kyuhyun. Saat itu kebetulan aku sedang libur, jadi tidak ada jadwal untuk menemui Yesung. aku berjalan dengan sangat hati-hati menuju ke Kona Beans, aku takut kalau si-orang yang mengirimiku pesan tadi malam itu mengikutiku.

:: Kona Beans, Coffe Shop ::

Aku duduk disofa tamu, saat itu Kyuhyun masih melayani customernya, sedangkan Ommanya tidak terlihat di Coffe Shop itu. Tak lama kemudian, Kyuhyun datang dengan membawakan segelas Coffe lalu duduk didepanku.

” Ada apa Yuna-chan, tumben kau ingin bertemu denganku? Kangen ya? ”

” Jangan GR kau.. aku kesini karena ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu! ”

” Wae? ”

” Kyu.. kau adalah orang yang mengetahui semua rahasiaku, apa kau pernah cerita kepada orang lain? ”

” Orang lain? Anio… ” jawabnya sambil menggeleng. ” Memangnya ada apa? ” aku mengambil handphoneku dan kutunjukkan pesan si-orang yang tadi malam mengirimiku pesan aku kepada Kyuhyun. ” Aigo.. siapa yang mengirimi pesan seperti ini Yuna-chan? ”

” Mollayo… makanya aku bertanya padamu, mungkin saja kau mengerti sesuatu. ”

” Anio Yuna-chan, aku tidak pernah bercerita kepada siapapun tentangmu! ” aku menyanggah kepalaku dengan kedua tanganku. ” Memangnya kenapa kalau seumpama rahasiamu terbongkar sebelum waktunya? ”

” Aku akan dikeluarkan dari keluargaku… ” jawabku lemas.

” APA? Kau bercanda kan Yuna-ssi? ”

” Eotaeyo, Kyuhyun-ah? ” Kyuhyun mengelus-elus rambutku saat aku menundukkan kepalaku dan kutaruh disela-sela tanganku.

” Tenang ya Yuna-ssi.. aku akan selalu disisimu! ”

” Apa aku harus menjauhi Siwonie? ” tanyaku sambil menatap tajam ke arahnya, aku melihatnya sedang serius berfikir.

” Apa kau masih menyukai Siwonie? ”

” Apa? Kenapa kau bertanya seperti itu? ”

” Karena sekarang masalahnya ada di kau Yuna-ssi! ”

” Ah… aku… aku tidak mungkin menyukai Siwonie Kyuhyun-ah, kau tau sendiri kan, aku dulu berpacaran dengannya karena taruhan. ”

” APA… ” Aku dan Kyuhyun kaget karena ada seseorang dari belakang yang berteriak, saat aku dan Kyuhyun menoleh, aku langsung merasa seperti terhempas angin yang sangat kencang.

” Siwon Oppa… ” ternyata Siwon daritadi ada dibelakangku dan Kyuhyun, dia mendengar semua pembicaraanku dan Kyuhyun. Kyuhyun langsung bangkit dan mencoba menenangkan Siwon, sedangkan aku sudah sangat lemas.

” Berarti kau adalah Addison? ” tanya Siwon dingin, dia berdiri didepanku dengan tatapan penuh benci. Aku bangkit dari dudukku dan memegang tangannya.

” Oppa… aku bisa menjelaskannya! ”

” Siwonie kita duduk dulu, kau tenang, biarkan Yuna menjelaskannya dulu! ”

” Apa lagi yang harus dijelaskan? Semuanya sudah jelas! Selama ini kau sudah membohongiku, aku benar-benar tidak menyangka, kau bisa setega itu Addis! ” mataku sudah mulai berkaca-kaca mendengar perkataan Siwon. ” Aku sangat mencintaimu Addis, tapi ternyata kau hanya menjadikanku taruhan? ” aku hanya menunduk sambil mulai meneteskan airmata.

” Siwonie.. jangan menyalahkan Yuna terus, Yuna tidak sepenuhnya bersalah! ”

” Kau juga Magnae.. aku sudah menganggapmu saudara sendiri, tapi kenapa kau malah ikut membohongiku? Kau malah menutup-nutupi kesalahan dia! ” katanya sambil menunjuk ke arahku.

” Cukup Siwonie! Ya memang aku salah, aku sudah menutup-nutupi kesalahan dia, tapi kau juga salah kan? ” Kyuhyun mulai ikutan marah, terlihat dari nada bicaranya mulai menaik. Aku mendekati Kyuhyun dan menarik tangannya.

” Sudah Kyu, Aku yang salah.. jangan menyalahkan Oppa.. kau tidak perlu ikut campur urusanku dengannya. ”

” Diam Yuna! Ini sudah menjadi masalahku juga! ” katanya sinis sambil terus menatap Siwon tajam.

” Kau menyukainya Magnae? ” Siwon melipat kedua tangannya didada. Untung saja saat itu tidak ada customer. Jadi di tempat itu Cuma ada aku, Siwon, Kyuhyun dan 4 pegawai lainnya. ” Kau sudah di gilakan yeoja ini? ”

” Diam Siwonie! Kalau aku menyukainya memangnya kenapa? Masalah buatmu? ” Siwon tersenyum evil.

” Kalau kau menyukainya berarti kau juga akan menjadi korban seperti aku! ” Siwon menoleh ke arahku dan menatapku tajam. ” Siapa lagi yang akan kau jadikan korban Nona… Cho Yuna Addison? ” tanyanya dengan penekanan di nama asliku. ” Apa semua member Suju akan kau jadikan korbanmu? ” aku mendekat ke arahnya lalu… PLAK… Sebuah tamparan melayang ke pipinya. Aku sudah tidak kuat menahan perkataannya dan akhirnya tanganku menampar dia.

” Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan Tuan Lee Dong Wo… ” Ucapku dengan penekanan di nama palsu dia, nama saat pertama kali dia berkenalan denganku. ” Aku akui dulu aku memang seorang yeoja yang sangat jahat, tapi Mian hamnida Tuan Lee Dong Wo.. aku sudah bukan Cho Yuna Addison yang dulu lagi. ” kataku ketus lalu berlari keluar dari Kona Beans. Didalam perjalanan aku menangis karena sekarang Siwon sudah tau semua rahasiaku, dan aku akan menerima semua konsekwensinya, yaitu di keluarkan dari keluarga Addison.

.

:: Kost’an ::

Aku melihat Yina sedang sibuk menyiram tanaman didepan kost’anku…

” Yina… ”

” Eh… Yuna, kau sudah pulang? ” tanyanya sambil masih menyiram tanaman.

” Returned to the UK! ” dia langsung berhenti menyirami tanaman dan menjatuhkan selang air ketanah, dia menatap ke arahku.

” What do you mean Yuna? ”

” All my secrets are revealed, back to the UK! I’m not your sister anymore… ”

” Apa? ”

” Siwon sudah mengetahui semuanya… lambat laun Papa juga akan mengetahuinya kalau rahasiaku sudah terbongkar Yina. Pergilah! Aku terima semua konsekwensinya, aku akan dikeluarkan dari keluarga kita. ”

” Enough Yuna… kau tidak akan dikeluarkan dari keluarga kita! Lagipula memangnya kenapa kalau Siwon sudah mengetahui semua rahasiamu, dia sudah bukan siapa-siapamu kan? ” aku menunduk dan mulai meneteskan airmata. Yina mendekatiku lalu memelukku. “Yuna, selamanya kau akan terus menjadi bagian dari hidupku. Selamanya kau akan jadi saudaraku. ” dia melepaskan pelukannya lalu menarik daguku. ” Kau akan selalu menjadi bagian dari keluarga Addison, kau mengerti Yuna! ” aku tersenyum bahagia di sela-sela tangisku.

” Yuna! ” aku dan Yina kaget karena ada yang memanggilku, saat aku dan Yina menoleh ke arah suara itu, aku meneguk ludahku dengan susah.

” Eunhyuk-ah… Donghae.. ” ternyata yang memanggilku itu Eunhyuk,dia datang bersama Donghae, mereka pun tidak kalah kaget melihat ada 2 orang Yuna didepannya.

” Apa-apa’an ini? kenapa ada 2 Yuna? ” Yina yang tidak mengerti apa-apa hanya menatapku bingung. Sekali lagi aku meneguk ludahku dengan susah. Jantungku pun berdegup sangat kencang.

” Apalagi ini? Oh my god.. I will die today! “. Gumamku dalam hati dengan merasa ketakutan.

” Yang mana Yuna? ” Donghae bertanya sambil bergantian melihatku dan Yina.

” Aku Yuna… ” jawabku sambil maju ke depan.

” Lalu siapa dia? ” Aku menatap Yina sambil tersenyum.

” Dia kembaranku, namanya Cho Yina. ”

” Apa? Kau punya saudara kembar Yuna-chan? ” Tanya Eunhyuk dengan wajah nakalnya.

” Ne. ” . ” Ya sudahlah, aku menyerah. Sekarang terserah Papa.. rahasiaku sudah terbongkar sepenuhnya. “.

” Kenapa kau tidak mengatakannya pada kami Yuna-chan! ” kata Eunhyuk sambil menarik tangan Yina. ” Hey Yina.. Eunhyuk Imnida.. ” lanjutnya sambil membungkuk. Sedangkan Yina tersenyum karena tidak mengerti apa yang Eunhyuk katakan.

” Dia tidak bisa berbahasa Korea Eunhyuk-ah.. ”

” Apa? Memangnya dia darimana? ”

” Where are you come from? ”

” Ausie… ”

” Yuna-chan, kau bisa menjelaskan maksud semua ini? ” tanya Donghae sambil menatapku tajam.

” Eh.. dia itu… ” aku garuk-garuk kepala karena bingung harus berkata apa.

” Yuna-chagi… ” aku, Yina, Donghae dan Eunhyuk berbalik saat ada yang memanggilku.

” Kyuhyun-ah… ” dia keluar dari mobil dan berlari menghampiriku.

” Magnae, sedang apa kau disini? ”

” Kau sendiri sedang apa disini Hyung? ”

” Ehm.. aku sedang main saja! ”

” Aku juga mau main, kenapa? ” Eunhyuk menggeleng. ” Eh… hey Yina, how are you? ” tanyanya dengan nada sok akrab.

” I’m fine. ” jawabnya sambil tersenyum. sedangkan Donghae dan Eunhyuk melongo sambil menatap Kyuhyun.

” Kau kenal dia Magnae? ”

” Anio… ” jawabnya sambil tertawa. ” Cuma Yuna pernah bercerita padaku kalau dia punya saudara kembar yang tinggal di Ausie. ”

” Kau sudah tau semua? ”

” Memangnya ada yang salah kalau aku tau semua? ” sekali lagi Eunhyuk menggeleng dengan wajah idiotnya.

” Ehm.. kalian mau masuk? ” tawarku saat melihat mereka bertiga masih berdebat masalah Yina.

” Eh… boleh… ” akhirnya kita semua masuk ke kost’an. Untung saja saat itu ada Kyuhyun jadi aku masih bisa berbohong kepada Eunhyuk dan Donghae.

.

Paginya, aku dan Yina bersih-bersih kost’an, kebetulan aku sedang libur jadi aku menyuruh Yina untuk membantuku, sedangkan Kim Ana sedang pulang ke kampung halamannya di Incheon. Ting… Tong…

” Ada tamu… ”

” Biar aku saja Yuna yang buka! ” kata Yina sambil berjalan ke pintu dan membukanya. ” Papa… Mama… ” Aku mendengar Yina berteriak didepan pintu. Aku langsung berlari menghampirinya.

” Ada apa Yina? ” aku membelolokkan mataku saat melihat Yina sedang berpelukan dengan dua orang yang ada didepannya. ” Yina… ” kataku. Yina menoleh ke arahku. ” Papa.. Mama… ” Aku berlari menghampirinya saat melihat Papa dan Mamaku.

” Addis… ”

” Mama… Papa… Kapan datang? Kenapa tidak memberiku dan Disson kabar kalau kesini? ”

” Betul… ayo masuk Pa.. Ma… ”

.

” Papa sama Mama mau jemput Addis ya? ” tanyaku saat kita sudah duduk di ruang tamu.

” Berarti kita semua akan pulang ke Inggris ya Pa? ” Yina ikutan bertanya sedari menaruh 2 gelas air minum dan makanan kecil ke meja lalu duduk didekatku. Papa dan Mama hanya tersenyum lalu meminum air yang kita suguhkan.

” Papa sama Mama kesini karena kita sudah mengetahui dari seseorang kalau rahasiamu sudah terbongkar Addis. ” Aku dan Yina tersentak, kami saling bertatapan.

” Maaf Pa… ” kataku sambil menunduk.

” Papa… Papa tidak akan mengeluarkan Addis dari keluarga kita kan Pa? ”

” Menurut kamu bagaimana Disson? ” Papa malah balik bertanya kepada Disson.

” Papa… tolong jangan hukum Addis seperti ini, kita sama-sama masih muda Pa, jadi wajar kalau kita senakal itu. ”

” Tapi dia seharusnya bisa bersikap dewasa, dia bukan anak kecil lagi.”

” Maafkan Addis Pa.. Addis salah. ”

” Kamu masih ingat kesepakatan kita kan? ”

” Papa… ”

” Diam Disson! ”

” Mama… tolong rayu Papa Ma, Disson tidak mau berpisah dengan Addis Ma… ”

” Mama mengerti Disson, Mama juga tidak ingin berpisah dengan Addis, tapi ini sudah menjadi kesepakatan antara Papamu dan Addis. Kau mengerti kan di keluarga kita selalu di ajarkan untuk bisa menepati janji? Dan sekarang Addis harus bisa menepati janji! ”

” Tapi Ma… ”

” Addis mengerti Ma… Pa… Addis akan menepati kesepakatan itu. ” . sebelum aku dikirim ke Korea, aku dan Papa membuat kesepakatan yang dimana apabila rahasiaku terbongkar sebelum waktu yang Papa tentukan, aku akan keluar dari keluarga Addison.

” Addis… ”

” Tak apa Yina… aku harus bisa menerima konsekwensi yang ada, This is all my fault… ”

” Ayo kita pulang Disson! ” ajak Papa.

” Disson tidak mau pulang Pa, Disson mau sama Addis. ” Tapi Papa dan Mama malah berdiri dan menarik Yina pulang, sedangkan Yina terus menggenggam tanganku.

” Yina.. kau tak perlu khawatir, suatu hari nanti kita pasti bertemu lagi, kau akan selalu menjadi bagian dari hidupku. Aku menyanyangimu Pa… Ma… Disson… ” Mama yang tak kuat menatapku, menangis dan memelukku erat. Aku mencoba untuk tidak menangis sambil terus memeluk Mama. Yina pun berlari memelukku. ” Aku boleh memeluk Papa? ” tanyaku dengan nada tergagap karena menahan tangis. Papa mengangguk lalu membiarkan aku memeluknya, disitu airmataku sudah tidak bisa dibendung lagi, aku menangis keras di pelukan Papa. Mama dan Disson pun ikutan menangis karena melihatku.

.

Aku berdiri cukup lama dihalaman depan kost’anku. Aku meratapi kejadian yang baru saja terjadi. ” Kau sudah keluar dari keluarga Addison Yuna.. kau sekarang bukan siapa-siapa lagi, kau sekarang hanya orang biasa. Kau harus bekerja keras untuk menghidupi kehidupanmu sekarang, kau bukan lagi Cho Yuna Addison, anak dari pengusaha terkaya di Inggris. “. Aku berbalik dan berjalan menuju kost’anku.

” Yuna-ssi… ” Langkahku terhenti saat seseorang memanggilku, dan aku tau siapa yang sudah memanggilku. Aku menghapus airmataku.

” Pergilah Evil Magnae… hari ini aku sedang tidak ingin menerima tamu. ” kataku sambil berjalan akan memasuki pintu kost’anku. Tapi tiba-tiba dia memelukku dari belakang, kedua tangannya melingkar di leherku. Aku hanya bisa diam terpaku saat dia memelukku.

” Kau tidak sendirian Yuna-ssi… ” ucapnya sambil terus memelukku erat. Aku memegang kedua tangannya yang dia lingkarkan dileherku, darisitu airmataku jatuh lagi dengan derasnya.

.

” Jadi keluargamu sudah menemuimu? ” tanya Kyuhyun disaat aku dan dia duduk di cafe dekat kost’anku. Aku mengangguk sambil mengaduk-aduk minumanku. Aku sudah menceritakan semua kejadian tadi pagi kepadanya. ” Hey.. kau tau tidak, kau terlihat jelek sekali kalau sedang sedih seperti ini! ” aku langsung menatap dia dan mengerucutkan bibirku.

” Magnae… ”

” Senyum dong… kau tidak sendiri Yuna-ssi, kau masih punya aku… ” Aku tersenyum kecil. ” Gitu dong, kalau kau tersenyum kau terlihat sangat cantik, Cham yebbeoyo… ”

” Kau itu pintar ngegombal! ” kataku dengan wajah yang masih terlihat sedih.

” Hey… Yuna-chan.. kau tau tidak tadi malam Shindong Hyung terjatuh dari ranjang tidurnya saat dia tidur bersama Wookie-ah… ” dia tertawa saat menceritakan Shindong. Kyuhyun mencoba untuk menghiburku, tapi saat itu aku benar-benar tidak bisa tertawa seperti dia. ” Kau tau saat dia jatuh suaranya seperti bom atom… ” HAHAHAHAH… Dia tertawa terbahak-bahak saat mengingat suara Shindong waktu terjatuh dari tempat tidur. Sedangkan aku hanya tersenyum kecil lalu menunduk dan mengaduk-aduk minumanku lagi. Melihatku seperti itu, dia berhenti tertawa dan memegang tanganku. ” Yuna-ssi… aku tidak mau melihatmu bersedih seperti ini, kita harus tetap semangat menjalani hidup ini Yuna. Aku mengerti perasaanmu, Cuma kau akan terus terpuruk kalau kau seperti ini terus! Fighting! ” katanya sambil menggenggam tanganku erat. ” Mian Yuna-ssi.. aku tidak bisa menghiburmu ya? ” tanyanya sambil menundukkan kepalanya. Aku langsung menggeleng.

” Anio Kyuhyun-ah… tak usah minta maaf, aku yang harusnya meminta maaf karena sudah merepotkanmu. ” terlihat senyum evil diwajahnya. ” Mwa… senyum itu lagi… perasaanku jadi tidak enak! ” kataku sambil bersandar dikursiku, dia bangkit dan langsung menggelitiku.

” Rasakan! ” ujarnya sambil terus menggelitikiku…

” HAHAHAHAH… Kyu geli… jangan Kyu… Kyu… Hentikan!” dia terus menggeletikiku sampai airmataku terjatuh dipipiku karena geli. Hari itu, dia mengajakku jalan-jalan keliling Seoul dengan mobilnya, tapi karena dia tidak sebegitu bisa menyetir mobil, akhirnya aku yang mengambil alih kemudi mobil. Aku sangat senang karena dihari aku keluar dari keluargaku, Kyuhyun datang untuk menemani dan menghiburku.

.

Paginya… aku terduduk diranjang tidurku, memikirkan kejadian kemarin saat kedua orangtuaku datang dan mengajak Yina pulang. ” Sekarang aku hanya sendiri… ”

” aku tidak mau melihatmu bersedih seperti ini, kita harus tetap semangat menjalani hidup ini!. Fighting! “. Aku tersenyum saat mengenang kata-kata Kyuhyun kemarin padaku.

” Benar Yuna… kau harus bangkit! FIGHTING! ” Kataku lalu bergegas untuk mandi dan berangkat bekerja. Aku membuka pintu kost’anku saat aku akan berangkat untuk bekerja ” Astaga… ” aku kembali menutup pintu saat aku lihat banyak paparazzy dan yeoja di depan kost’anku. ” Ada apa itu? kenapa banyak paparazzy dan para yeoja didepan situ? ” aku mencoba untuk membuka lagi pintu kost’anku. Tapi sekali lagi aku menutup pintuku. ” Sedang apa mereka didepan? Aku kan harus bekerja! ” aku mengambil nafas panjang lalu membuka pintu kost’anku dan keluar dari kost’anku.

” Eh.. itu dia! ” aku mendengar salah satu dari paparazzy itu heboh saat melihatku keluar. Mereka langsung berlari menghampiriku dan memotretku.

” Apa benar anda adalah yeoja yang sedang dekat dengan Kyuhyun Super Junior! ”

” Apa? Dekat dengan Kyuhyun Super Junior? ”

^^ T.B.C ^^

5 comments on “Saranghae – chapter 5 ~Straight~

  1. hikss… sedih apalagi waktu yuna berpisah sama ortunya, di tmbah siwon oppa sudah mengetahui semuanya. . .
    tp kyu berguna juga ea dia sampai ikut berakting di hadapan saudara kembarnya yina saat ketahuan enhae.

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s