tumblr_lw4q4hd7xf1r3skp4o1_400

It Has To Be You – Chapter 2

Chapter 2.

Main Cat : Yekyu (Yesung, Kyuhyun)

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik tuhan, orangtua mereka, saudara, SMTOWN. Tapi FF ini  milik saya ^^

Summary : Tanpa Yesung sadari, dia dan Kyuhyun resmi berpacaran?? What happen?? o_O”

Genre : Romance / Angst

Rate : M .. xixixi..

Warning : Unsur YAOI, Mpreg, Alur kecepetan, OOC, Mbulet, Typo(s), Cerita abal-abal, bingungin. Mianhaeyo!!

Kyu apa yang kau lakukan? Hyung tidak perlu sekaget itu, kita kan sudah resmi berpacaran?? APAAAA!!! Daripada Author banyak Omong, mending langsung read aja ne apa yang akan terjadi pada YeKyu ini. ^^

.

.

^Happy Reading^

.

.

.

“Kau telat 15 menit Kyuhyun-ah.” Kyuhyun terpaku. Dia mengenal suara itu, dan suara itu terdengar dibelakang dia. Dia membalikkan badannya secara perlahan. “Kau sudah membuat aku menunggu.” Dilihatnya sosok namja yang memakai sweater hitam, topi dan juga kacamata hitam.

.

.

“Yesung Hyung.” Changmin yang ada disebelah Kyuhyun hanya terdiam dan terus menatap kearah namja yang ada didepannya itu. “Mianhae Hyung, sebelum kemari aku…..”

“Siapa namja ini?” tanya Yesung memotong kata-kata Kyuhyun.

“Oh.. dia anak rekan Appaku, namanya….”

“Aku tidak peduli siapa namanya.” Kyuhyun dan Changmin terdiam. Kyuhyun merasa Yesung marah kepadanya karena sudah membuatnya menunggu.

“Hyung, Mianhae aku sudah membuatmu marah. Aku benar-benar tidak bermaksud membuatmu menungguku Hyung, aku….”

“Sudahlah, aku tidak mau mendengar penjelasanmu.”

“Mian kalau aku ikut campur, tapi memang Kyuhyun-ah tidak bersalah.” Cetus Changmin mulai kesal melihat namja yang ada didepannya itu berlaku semena-mena pada Kyuhyun. Yesung diam dan menatap sinis kearah Changmin. Dia ber-evil smirk pada Changmin lalu berjalan menjauhi Kyuhyun dan Changmin.

“Changmin-ah, jangan ikut campur masalahku, kau diam saja, kau tidak tau apa-apa.” Kata Kyuhyun tegas lalu berlari menghampiri Yesung yang berjalan didepannya.

.

.

“Kenapa kau menatapku seperti itu? kau tidak pernah melihatku makan?” tanya Yesung bingung saat Kyuhyun terus saja memandanginya. Mereka sedang berada di restorant ramen yang ada di Lotte Mall. Kyuhyun duduk didepan Yesung, sedangkan disampingnya ada Changmin yang daritadi terus saja diam.

“Anii Hyung, aku senang melihatmu makan, lahap sekali.” Kata Kyuhyun sambil menunjukkan senyuman terindahnya didepan Yesung.

“Kau tidak memesankan makanan untuk temanmu!!” Kyuhyun tercengang, dia lupa kalau dia tidak sendirian. Kyuhyun langsung menatap kearah Changmin.

“Changmin-ah, mianhae.. kau mau pesan apa?” Changmin tersenyum simpul.

“Goenchanayo Kyuhyun-ah, aku sedang tidak lapar.”

“Kau yakin?” Changmin mengangguk.

“Aku ke toilet dulu.” Kata Changmin seraya berdiri.

“Ne.” Changmin berjalan menuju ke toilet dan Yesung terus saja menatap Changmin sampai sosoknya menghilang di antara kerumunan orang-orang.

“Aku tidak suka dengannya.” Ucap Yesung tiba-tiba sambil terus memakan ramennya.

“Apa?”

“Apa kau tuli? Senang sekali sih kau menyuruhku mengulang yang aku katakan.” Kyuhyun tertawa kecil.

“Apa Hyung cemburu?”

“Apa?”

“Tuh.. Hyung juga suka sekali menyuruhku mengulang yang aku katakan.”

“A..ah.. itu…” Yesung tergagap mendengar jebakan dari Kyuhyun.

“Kenapa? Hyung tidak bisa menjawabnya, ne?” wajah Yesung memerah, dia tidak bisa menjawab pertanyaan Kyuhyun. Kyuhyun menunjukkan wajah evilnya saat melihat namja yang ada didepannya itu menundukkan kepala.

Tiba-tiba Kyuhyun menarik tangan Yesung dan menggenggamnya dengan erat. “Mau jadi Uke-ku?” Yesung membelolokkan matanya. Dia tidak percaya akan apa yang dikatakan Kyuhyun.

Saat tersadar, Yesung langsung menarik tangannya. “Apa yang kau katakan Kyuhyun-ah.” Kyuhyun ber-evil smirk lalu tertawa keras. HAHAHAH…

“Yak!! Apa yang kau tertawakan!!” pekik Yesung malu karena Kyuhyun menertawainya, membuat orang-orang yang ada disekitar situ menatap mereka bingung.

“Mian Hyung Mian…” ucapnya sambil masih tertawa dan memegangi perutnya. Yesung kesal melihat Kyuhyun terus menertawainya, akhirnya dia bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari restorant itu.

Melihat Yesung meninggalkan restorant, dengan cepat Kyuhyun berlari mengejar Yesung. “Hyung, kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun seraya berjalan disamping Yesung, Yesung hanya diam dan terus berjalan tanpa menghiraukan Kyuhyun yang ada disisinya.

“Hyung kau marah padaku?”

“Anii.” Jawabnya singkat.

“Kalau begitu lihat aku Hyung.” Ucapnya manja.

“Anii.”

“Hyuuuungg…” Kyuhyun malah bergelayutan ditangan Yesung membuat orang-orang yang ada disekitar situ menatap aneh kepada dua namja itu.

“Kyu.. lepas!! Malu dilihatin orang-orang.” Kata Yesung seraya mencoba melepaskan tangan Kyuhyun.

“Anii.. tidak akan aku lepaskan sampai Hyung mau jadi Uke-ku.” Ucapnya ketus.

“Wae?” Yesung menghentikan langkahnya dan menatap Kyuhyun serius. “Kau mau aku jadi Uke-mu?” Kyuhyun menganggukkan kepalanya sambil mengeluarkan puppy eyesnya.

“Aaaaniiiiiiiiiiii…” cetus Yesung seraya menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

“Ayolah Hyung..”

“Kenapa kau memaksaku? Kenapa juga kau ingin sekali menjadikanku Uke-mu?”

“Karena aku menyukaimu.. Ups!!” Kyuhyun menutupi mulutnya dengan telapak tangannya. Matanya membesar sempurna. “Mati kau Kyu.. kenapa keceplosan!!”

Yesung terdiam dan menatap Kyuhyun intens. Kyuhyun meneguk ludahnya dengan susah, wajahnya sudah sangat merah karena malu. Ha…. HAHAHAHA… Tawa Yesung pecah, sekarang berganti Kyuhyun yang malu setengah mati karena orang-orang menatap dia dengan tatapan aneh.

“Hyung jangan tertawa.” Yesung tidak mendengarnya, dia terus saja menertawai Kyuhyun. Sampai akhirnya Kyuhyun diam dan menatap Yesung tajam. HA.. HA… tawa Yesung mulai melemah, dia membalas tatapan Kyuhyun.

“Puas menertawaiku.” Katanya kesal.

“Kenapa marah? Bukannya kau yang memulainya.” Yesung mengambil kacamata yang ada disaku celananya dan memakainya. Dia tersenyum kecil sambil berlalu meninggalkan Kyuhyun yang masih diam membisu.

“KYUHYUN-AH!!” Panggil Changmin, membuat Kyuhyun tersadar dari lamunannya.

“Eh.. itu beneran Kyuhyun ? penyanyi terkenal itu?”

“Iya.. benar!!” karena jeritan dari Changmin tadi, orang-orang yang tadinya tidak mengenal Kyuhyun jadi mengetahuinya.

“Mati aku, dasar namja babo, kenapa teriak-teriak!!” seru Kyuhyun pelan.

“Kyuhyun Oppa!!” Kyuhyun langsung menarik tangan Changmin dan membawa lari Changmin keluar dari tempat itu. mereka berdua dikejar-kejar oleh fans Kyuhyun yang tiba-tiba membludak.

Dari balik lift, terlihat sosok yang terus menatap Kyuhyun dan Changmin. Dia menatap tajam kearah mereka yang sedang berlari karena dikejar-kejar fans. Sosok itu mengepalkan tangannya dengan kuat. “Cinta?”

.

.

4 Hari kemudian. Semenjak kejadian di Lotte Mall, Kyuhyun tidak pernah bertemu lagi dengan Yesung, karena Yesung sedang ada show di Taiwan. dari lubuk hatinya yang paling dalam, sebenarnya dia ingin sekali menghubungi Yesung, tapi dia takut kalau Yesung tidak meresponnya.

Akhirnya dia hanya bisa menunggu Yesung pulang dari Shownya di Taiwan.

“Kyu, Siang ini kita akan kepulau Jeju, kau dan juga Yesung-ssi akan perform disana.” Kata manager Kyuhyun, Ji Wan seraya membuka map berisi jadwal perform Kyuhyun yang ada didepannya. Sedangkan Kyuhyun terus menatap kearah luar jendela sambil memainkan pena yang ada ditangan kanannya.

“Kyu, kau mendengarku?” tidak ada jawaban dari Kyuhyun, tatapannya kosong. Jangankan menjawab pertanyaan dari managernya, semut menggigitnya saja tidak dia rasakan. “KYUHYUN-AH!!”

BRUAK…

Kyuhyun terjatuh dari tempat duduknya saat tiba-tiba manager dia menjeritkan namanya. “YAK!! Kenapa kau harus teriak!!” Pekik Kyuhyun kesal sambil berdiri dan membersihkan celananya.

“Kau juga, kenapa pagi-pagi melamun!!”

“Itu…” Kyuhyun bingung harus menjawab apa. Dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Kau mendengar yang aku katakan tadi kan?”

“Ne.” Ucapnya datar.

Klek..

Pintu ruangan itu terbuka, terlihat sosok manis yang memakai jas hitam, celana jins dan dilengkapi topi yang membuat namja itu terlihat begitu manis dan juga tampan.

“Annyeong Yesung-ssi.” Sapa Ji Wan. Yesung hanya menampakkan wajah datarnya lalu duduk disofa yang ada diruangan itu. Kyuhyun yang masih berdiri terus menatap Yesung tanpa berkedip sedikitpun. “Apa kau sudah bersiap-siap untuk ke Jeju siang ini Yesung-ssi?”

“Ne.” Ucapnya datar sambil membuka map berisi jadwal performnya, manager dia sedang menemui Presdir SME.

“Sampai kapan kau akan menatapku seperti itu?” tanya Yesung dingin tanpa menatap Kyuhyun, dia serius membaca jadwal yang ada ditangannya.

“Eh…” Kyuhyun salah tingkah, dia langsung mengambil kursi dan duduk disamping managernya.

“Kyu.. aku juga mau keruang Presdir dulu, kau tunggu disini. Bersiap-siaplah, kebetulan Yesung-ssi juga sudah datang, berangkat lebih awal sepertinya lebih bagus.”

“Ne.” Ji Wan keluar dari ruangan itu, sekarang hanya tertinggal Kyuhyun dan Yesung yang ada diruangan itu.

“Ba…gaimana kabarmu Hyung?” tanya Kyuhyun dengan nada takut.

“Seperti yang kau lihat.” Jawab Yesung masih tetap tanpa menatap kearah Kyuhyun. Kyuhyun menundukkan kepalanya. “Oya.. bagaimana kabar temanmu yang waktu itu?”

“Apa?? Changmin maksudnya?” Yesung mengangguk masih tetap tanpa menatap ke arah Kyuhyun.

“Dia sudah kembali ke Amerika.”

“Cepat sekali?”

“Anio, katanya ada sesuatu yang harus diselesaikan.”

“Kalian berdua, ayo bergegas ke mobil, kita berangkat sekarang.” Seru manager Yesung, Kim Hyun Joong. Kyuhyun mengangguk lalu berjalan keluar dari ruangan itu, dibelakangnya ada Yesung yang berjalan mengikutinya.

.

.

Beberapa jam kemudian, mereka sampai di pulau Jeju. Mereka menginap disuatu tempat penginapan (mirip villa) yang sangat nyaman, tapi ada masalah yang membuat Yesung tidak terima.

“Kenapa kamarku jadi satu dengannya, Joong Hyung?” Pekik Yesung kesal, karena managernya menyuruh dia tidur satu kamar bersama Kyuhyun.

“Mianhae Yesung-ah, tapi kebetulan penginapan yang seperti ini hanya tinggal satu, dan kita juga membawa banyak crew, tak apa kan kalau kau satu kamar bersama Kyuhyun. Lagipula Kyuhyun tidak keberatan kan?” Kyuhyun tersenyum.

“Kalau begitu biar dia saja yang tidur dikamar ini, aku akan menginap di hotel.” Kata Yesung seraya akan meninggalkan Kyuhyun dan managernya.

“Semua hotel sudah penuh, kau lupa sekarang waktunya liburan sekolah, aku sudah mengecek semua hotel yang ada dipulau ini, semua sudah ter-booking, jadi mau tidak mau kau harus tetap disini, satu kamar dengan Kyuhyun, Titik!!” tegas Hyun Joong lalu pergi meninggalkan kamar Yesung dan Kyuhyun.

“Shit!!” gerutunya. Kyuhyun tidak ambil pusing, dia merebahkan tubuhnya diranjang yang lumayan besar itu.

“Uhhh… enaknya…” kata Kyuhyun seraya bergeliat diranjang. “Kau tidak mau tidur disini Hyung?”

“Anii.. kalau kau mau tidur diranjang, tidur saja, aku akan tidur disofa.” Kata dia sambil mengambil selimut yang ada diranjang lalu tiduran di sofa.

“Ya sudah kalau tidak mau diranjang, padahal ranjangnya empuk sekali.” Yesung melirik sepintas ke ranjang tidur, terlihat Kyuhyun merebahkan tidurnya dengan sangat nyaman. Ada sedikit rasa ‘ingin’ tidur di ranjang itu, tapi sekarang di ranjang itu ada Kyuhyun, namja yang sudah membuatnya kesal saat di Lottle Mall.

“Hyung.. kau benar tidak mau tidur disini?” tanya Kyuhyun menyakinkan tanpa menoleh kearah Yesung. Yesung tidak menjawab, dia mengerucutkan bibirnya kesal lalu menutup tubuhnya dengan selimut. Kyuhyun melirik kearah Yesung yang sudah menutupi tubuhnya dengan selimut. “Ya sudah, jangan salahkan aku kalau besok lehermu sakit ya gara-gara tidur di Sofa.”

Yesung membuka selimutnya lalu menatap tajam kearah Kyuhyun, dia bangkit dari Sofa lalu berjalan kearah ranjang. “Sana!!” suruhnya. Kyuhyun tersenyum lalu menggeser tubuhnya, Yesung masih memasang tampang ‘sok cueknya’ dihadapan Kyuhyun. Dia merebahkan tubuhnya lalu tidur membelakangi Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum sumringah, karena akhirnya dia bisa tidur bersama Yesung. #tidur biasa lo ya!!#

.

.

Paginya.. sinar matahari menyeruak dari balik tirai yang ada dikamar itu, membuat namja bermata coklat itu tidak nyaman, dia membuka matanya sedikit demi sedikit, dadanya terasa sedikit berat, entah apa yang ada didadanya saat ini.

Dia mengucek matanya agar penglihatannya sedikit segar, dan terlihat bayang-bayang seseorang yang sedang menyandarkan kepalanya didada bidangnya. Saat matanya benar-benar terbuka lebar, dia langsung membulatkan matanya sempurna. “KYUHYUN-AH!!” Pekiknya. Yesung mendorong kepala Kyuhyun kesamping kiri, spontan Kyuhyun terbangun tanpa tau apa-apa.

“Waeyo Hyung, kenapa kau mendorong kepalaku?” tanyanya dengan mata yang masih belum terbuka sempurna. Yesung mendudukkan tubuhnya.

“Kau tanya kenapa? Kenapa kau menyandarkan kepalamu didadaku?” Yesung kesal. Kyuhyun bangkit seraya mengucek matanya.

“Kan kau yang menariknya Hyung.” Jawab Kyuhyun enteng.

“Apa?”

“Ne. Tadi malam saat aku sudah terlelap, aku terbangun saat kau menarik kepalaku dan menyuruhku bersandar didadamu.”

“Apa? Kau bercanda kan? Mana mungkin aku melakukan semua itu.” Ucap Yesung sambil mengalihkan pandangannya.

“Apa untungnya aku berbohong padamu Hyung?” Yesung terdiam. “Tadi malam kau berkata seperti ini ‘Kyuhyun-ah, sini sandarkan kepalamu didadaku.’ Begitu.” Terang Kyuhyun yang sukses membuat semburat merah memenuhi wajah tampan Yesung.

“Ahh.. i..tu…” Yesung benar-benar dibuat mati gaya oleh Kyuhyun, dia beranjak pergi dari ranjang menuju kekamar mandi, Kyuhyun tersenyum saat melihat Namja yang ia sukai itu salah tingkah.

“Hyung.. Hyung.. sikap cuek dan dinginmulah yang membuatku semakin hari semakin menyukaimu. Andai aku bisa memilikimu. Betapa sempurnanya hidupku.” Gumam Kyuhyun dalam hati seraya tersenyum pada dirinya sendiri.

Kyuhyun dan Yesung menggelar konser solo mereka di Jeju. Dan ternyata antusias penonton dan penggemar mereka begitu banyak. Kyuhyun maupun Yesung menunjukkan penampilan mereka yang sangat memukau banyak fans-fans mereka. Mulai dari Sparkyu, Clouds, berbondong-bondong datang melihat penampilan mereka, bahkan banyak dari mereka mengirimkan hadiah untuk Kyuhyun dan Yesung.

“CHEEERRSSS!!!” Crew, Manager, artis ataupun assistan berkumpul dihalaman tengah saat konser sudah usai, mereka menyalakan api unggun untuk merayakan suksesnya konser solo Kyuhyun dan Yesung.

Terlihat senyum bahagia, senang, puas dan rasa-rasa lain bercampur dari dalam diri Kyuhyun dan Yesung. Mereka menggelar pesta minuman. Seperti tidak pernah terjadi apa-apa, Kyuhyun dan Yesung terlihat sangat akrab. Manager mereka pun bingung, biasanya mereka selalu terlibat perang dingin, Kyuhyun yang selalu menjahili Yesung, dan Yesung yang gampang terbawa emosi. Tapi entah kenapa malam ini mereka terlihat begitu akrab.

Sampai saat pesta minuman itu berakhir, Kyuhyun sudah dulu kembali kekamar, tak lama setelah itu, Yesung pun kembali kekamar, kepalanya sangat berat, tubuhnya terasa sangat panas, dia benar-benar sudah mabuk berat. Dikamar, dia melihat tubuh namja berkulit putih pucat itu tidur terlentang tanpa memakai pakaiannya, hanya memakai celana pendek yang ia kenakan saat pesta tadi.

Dia menatap dalam namja yang sedang tertidur itu. Yesung tersenyum lalu membelai rambut coklat ikal milik namja yang tertidur itu. “Kau terlihat sangat manis Kyuhyun-ah.”

Yesung tersenyum ‘mesum’ melihat postur tubuh Kyuhyun, dia menyentuh bagian yang paling suka dia sentuh, yaitu Philtrum. Lalu mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun. Dan karena kesadarannya sudah habis, dia mulai mencium bibir Kyuhyun dan melumatnya dengan lembut. “Uhmmpp..” desah Kyuhyun saat merasa ada sesuatu yang menyentuh bibirnya, tapi matanya masih setia terpejam, dia hanya merasakan ada sesuatu yang membuatnya merasa nyaman dan hangat.

“Kyuhyun-ah..” ucap Yesung lirih, dia mulai menciumi senti demi senti tubuh putih Kyuhyun. Kyuhyun yang masih memejamkan mata hanya bisa mendesah yang membuat Yesung semakin ingin ‘menghabisi’ nya. Yesung membuat banyak kissmark diantara dua nipple milik Kyuhyun.

Saat Yesung masih setia membuat kissmark dan juga menjilati nipple milik Kyuhyun, tangan kanannya membuka celana yang dipakai Kyuhyun. Dan sekarang tubuh Kyuhyun sudah terekspos sempurna. Junior milik Kyuhyun pun sudah menegang sempurna. Tak menunggu lama, Yesung pun mulai membuka satu demi satu pakaian yang dia pakai.

“Uhmp..” Kyuhyun melenguh saat merasa ada yang menjilati batang juniornya, dia membuka matanya sedikit demi sedikit. “Ye..Yesung.. Hy..hyung.. Ahh..” eluhnya saat terbangun, tapi saat itu, dia ataupun Yesung sama-sama sudah kehilangan kesadarannya.

Saat merasa junior Kyuhyun sudah cukup basah, Yesung tanpa segan memakan junior Kyuhyun dengan penuh nafsu. “Ahhh Hyu…ung.. aahhh”

“Hmp..” desis Yesung membuat Kyuhyun merasakan nafsu yang sangat dalam. Yesung mulai menaik-turunkan kepalanya dengan tempo sedang. “Rasanya manis Chagi.” Ucap Yesung saat dia menjilati precum yang ada diujung batang Kyuhyun.

“Aaaahh Hyung…” Desah Kyuhyun seraya menarik-narik rambut Yesung. merasakan Kyuhyun mendapatkan rangsangan yang sangat kuat, Yesung semakin beringas. Dia mengulum twins ball Kyuhyun. “Hyuuung..” Kyuhyun melenguh, dia benar-benar mendapat rangsangan yang begitu kuat dari Yesung.

Yesung kembali mengulum batang Kyuhyun, dia menggigiti setiap senti batang Kyuhyun dengan giginya. “Argh..” hanya itu yang bisa Kyuhyun ucapkan saat merasa Yesung menggigit batangnya. “HYUUUNG..” Pekik Kyuhyun saat merasakan ada yang hampir keluar.

Merasa Kyuhyun akan klimaks, Yesung semakin mempercepat tempo permainannya, dan benar saja, tidak lama setelah itu “HYUUUNG!!” Kyuhyun mengeluarkan klimaksnya yang pertama. Yesung melahap habis cairan yang keluar dari Junior Kyuhyun, dia menjilati bibirnya dengan lidahnya agar tidak ada sisa cairan dibibirnya.

Dada Kyuhyun naik turun, nafasnya tidak stabil, Yesung tersenyum lalu mencium bibir Kyuhyun. “Uhmp Hyung..” desahnya. Kyuhyun mengatur pernafasannya lalu membuka bibirnya agar lidah Yesung masuk kedalam bibirnya. Melihat bibir Kyuhyun terbuka, Yesung langsung memanfaatkan situasi itu, lidahnya mulai menyusuri deretan gigi-gigi putih milik Kyuhyun, terkadang mereka juga bertukar saliva.

“Ahh..” erang Yesung saat Kyuhyun menarik lidah Yesung dengan lidahnya. Mereka bertarung lidah sampai akhirnya dimenangkan oleh Yesung. Yesung menarik lidahnya untuk menyudahi ciuman itu, dia menatap namja yang ada didepannya itu intens. Terasa dua nafas yang bercampur dari satu.

Yesung tersenyum evil. “ARGH!!” Pekik Kyuhyun saat tiba-tiba 1 jari Yesung masuk kedalam holenya. “HY..UNGG… Sa…kit..” seperti tidak melihat yang dirasakan Kyuhyun, Yesung menutupi erangan Kyuhyun itu dengan mengunci bibir Kyuhyun dengan bibirnya, lalu mulai meng-in outkan jarinya dihole Kyuhyun.

“Ehmp..” Kyuhyun hanya bisa mendesah tertahan karena bibirnya sudah terkunci oleh Yesung, butiran-butiran bening keluar dari mata indah milik namja yang ada dibawah Yesung itu. Setelah beberapa saat, Kyuhyun sudah mulai merasa nyaman, tidak ada erangan ataupun suara-suara yang berarti, Yesung menambah dua jari lagi.

“Ehmp…” racau Kyuhyun saat merasa sakit itu datang lagi, airmata kembali mengalir disudut matanya. Karena sekarang sudah ada 3 jari di holenya. Yesung dengan tempo yang sangat cepat meng-in outkan jemari mungilnya di hole Kyuhyun. Dia melepas kuncian bibirnya agar supaya Kyuhyun bisa mendesah yang membuat dia semakin bernafsu kepada Kyuhyun. “Hyuung…” ucap Kyuhyun dengan wajah memelas.

Yesung hanya tersenyum. Merasa hole milik Kyuhyun sudah mulai melebar. Yesung membalikkan tubuh Kyuhyun, sampai akhirnya mereka ada diposisi doggie style. Yesung melihat juniornya sudah amat sangat menegang karena ulahnya sendiri. Kyuhyun memejamkan matanya, dia takut karena baru kali pertama melakukan hal seperti ini.

SLUP…

“ARGH!!” Jerit Kyuhyun kesakitan saat tiba-tiba Yesung memasukkan juniornya tanpa aba-aba dengan sekali sentakan. “Hyu…ung..” Kyuhyun melenguh, dia melengkungkan tubuhnya kebawa dan menahan sakit yang amat sangat, kepalanya terasa sangat pusing, dan holenya terasa panas terbakar, karena Yesung memasukkannya dengan sangat kuat. Dia mencengkram erat selimut yang ada ditangannya.

Yesung masih belum melakukan ‘tugasnya’, dia masih menunggu sampai Kyuhyun tidak merasa kesakitan lagi. “La…kukan Hyu…ung.” Mendengar aba-aba dari Kyuhyun, Yesung langsung memulai meng-in outkan juniornya dengan tempo yang sedang. “Aaaahhh…” desah Kyuhyun mengikuti alur in-out Junior Yesung di Holenya.

Tangan kanan Yesung pun tidak tinggal diam, tangan kanannya memegangi pinggang Kyuhyun, tangan kirinya memijat-mijat junior Kyuhyun agar Kyuhyun merasa sedikit rileks.

“Ahhh..” eluh Yesung seraya menciumi punggung putih milik Kyuhyun dan membuat banyak kissmark yang lantas membuat warna kontras putih dan merah di punggung Kyuhyun.

“ARGH.. Jebal!!” erang Kyuhyun saat Junior Yesung tepat menusuk sweet spot miliknya. “Hyung jebaaalll!!” tidak menghiraukan jeritan Kyuhyun, Yesung malah semakin mempercepat tusukannya tepat di sweet spot milik Kyuhyun.

“Ahhh.. Hyu…ung.. Ke..lua..arr..” Hole Kyuhyun mulai menyempit, merasakan Kyuhyun akan klimaks untuk kedua kalinya, Yesung menutup jalan keluar cairan milik Kyuhyun.

“Anii Hyung.. ja..ngan…” Yesung tidak memperdulikannya. “Aku.. mo..hon Hyuung…” Yesung menunjukkan wajah sarkastisnya.

“Hyu…ung..” airmata menetes lagi, Kyuhyun merasa sangat sakit karena tidak bisa klimaks, dia melenguh sambil terus memohon pada Yesung. “Hyu…ung sa…kiiiit…”

Yesung masih belum bereaksi, dia terus saja menutup jalan keluar Kyuhyun, Kyuhyun terisak, dia hanya bisa terdiam sambil terus meremas ujung selimut. “Hyuung…” rajuknya. sampai akhirnya Yesung mulai merasa kasihan pada Kyuhyun, dia membuka jalan keluarnya, dan cairan putih kental langsung keluar dan memenuhi tangan mungilnya.

“Ahhhh..” desah Yesung seraya memejamkan matanya, tiga sentakan lagi, Yesung pun menyusul Kyuhyun, dia mengeluarkan cairan putih kentalnya didalam hole Kyuhyun, saat merasa sudah tidak tersisa, pelan-pelan dia mengeluarkan juniornya. Terlihat cairan putih dan merah karena darah bercampur jadi satu dan merembes keluar dari hole Kyuhyun.

Yesung membaringkan tubuh Kyuhyun kekiri, lalu diapun merebahkan tubuhnya disamping Kyuhyun. Dia menoleh kearah Kyuhyun lalu mengecup kening Kyuhyun. “Goma…wo Kyuhyun-ah, kau… ba…ru kali perta…ma melakukannya denganku, ne?” ucapnya terbata-bata karena nafasnya masih belum stabil.

Kyuhyun juga begitu, dadanya naik turun dengan sangat cepat, dia tidak bisa menjawab pertanyaan Yesung, hanya bisa tersenyum dan mengangguk. Saat merasa sudah bisa mengatur nafasnya, Kyuhyun mengerucutkan bibirnya. “Kau curang Hyung, kan aku ingin kau yang jadi Uke, tapi kenapa malah aku yang sekarang jadi Uke.”

Yesung tertawa lirih. “Aku belum bilang, ne!! Alasanku kenapa aku tidak mau jadi Uke-mu?”

“Kenapa?” tanya Kyuhyun dengan tampang lugunya.

“Karena aku ingin kau jadi Uke-ku Cho Kyuhyun.”

“Hyu..ung..”

“Saranghae Cho Kyuhyun, Jeongmal Saranghae.” Mata Kyuhyun mulai berkaca-kaca, dia masih belum percaya Yesung mengatakan kalau dia mencintainya.

“Nado jeongmal saranghae Hyung.. haji mara.”

“Ne. Chagiya.” Jawabnya lalu sepintas mencium bibir Kyuhyun. Yesung melingkarkan tangannya dipinggang Kyuhyun dan tertidur. Kyuhyun mengecup kening Yesung lalu ikut tertidur dalam dekap hangat namja yang sangat ia cintai itu.

.

.

Malam yang sangat panjang bagi Yesung dan Kyuhyun, Kyuhyun terbangun saat matanya terkena silaunya matahari pagi, dia melihat disampingnya, namjachingunya sedang tidur dengan nyenyaknya. Dia tersenyum lalu mencium bibir Yesung.

“Uhm..” Yesung terbangun saat merasakan ada yang memainkan bibirnya.”YAK!! Kyuhyun-ah, apa yang kau lakukan!!” ucap Yesung kaget, dia langsung beranjak bangun.

“Hyung, tidak perlu sekaget itu, sekarang kan kita sudah resmi berpacaran.”

“Apa?” Yesung mengernyitkan dahinya, dia mencoba mengingat kejadian tadi malam.

“Jangan bilang Hyung lupa.” Kata Kyuhyun mengerucutkan bibirnya sambil mendudukkan tubuhnya. “Argh..” desisnya saat merasa bagian bawah tubuhnya terasa sangat sakit bercampur perih.

“Aish, aku baru ingat, apa yang aku lakukan tadi malam, dasar bodoh kau Kim Joong Woon.” Gerutu Yesung sambil memukul jidatnya.

“Hyung, Goenchana?” Yesung masih terdiam. “Hyung, apa kau benar-benar lupa yang sudah kita lakukan tadi malam?”

“I..itu… Kyu.. Mianhae… jeongmal mianhae.” Kata Yesung seraya menundukkan kepalanya.

“Apa? Apa yang kau katakan itu Hyung, aku tidak marah padamu, kenapa kau harus minta maaf?” Yesung tidak menjawab. Kyuhyun menarik tangan Yesung hingga tubuh ramping milik Yesung itu terdekap dipelukannya.

“Aku rela melakukan apapun untukmu Hyung, asal aku selalu bersamamu.”

“Kyuhyun-ah.” Yesung melepaskan pelukannya dan memegang kedua pipi Kyuhyun. “Kau tidak marah?” Kyuhyun tersenyum dan menggeleng.

“Anii Hyung, karena aku mencintaimu.” Rasa bahagia terpancar diwajah Kyuhyun saat dia melihat Yesung tersenyum manis padanya. Ini adalah kali pertama Yesung tersenyum manis pada Kyuhyun. Yesung mencium bibir Kyuhyun lalu membisikkan sesuatu.

“Kalau begitu, ayo kita lakukan lagi.” Ucapnya sambil ber-evil smirk.

“MWA!!” Kyuhyun mundur kebelakang. “Aniiiiii…” pekiknya lalu berlari kekamar mandi. Yesung cekikikan melihat tingkah konyol namjachingunya itu.

.

.

2 minggu berlalu sejak Kyuhyun dan Yesung resmi berpacaran. Mereka begitu bahagia, apalagi Kyuhyun, setiap ke SME, dia selalu menunjukkan wajah yang berseri-seri, tapi berbeda dengan Yesung, dia masih menunjukkan wajah innocentnya. Semua orang-orang di SME sudah mengetahui kalau mereka sedang berpacaran, begitu juga presdir SME yang juga Appa dari Kyuhyun.

“Uuukkkk..” Kyuhyun menutupi mulutnya.

“Kyunnie kau baik-baik saja?” tanya Yesung saat melihat wajah Kyuhyun mulai pucat. Mereka sedang ada di SME, tepatnya di ruangan mereka.

“Anii Hyung, akhir-akhir ini aku selalu merasa pusing dan mual.” Kata Kyuhyun sambil memegangi perut dan kepalanya.

“Kita periksa ke dokter saja, ne!! Aku takut terjadi sesuatu padamu Kyunnie.” Kyuhyun menggeleng.

“Anii. Aku tidak mau, lagipula hari ini aku tidak ada waktu Hyung, jadwalku padat sekali.”

Yesung mengambil handphonenya yang ada di atas meja dan memencet nomor telepon seseorang. Memang semenjak mereka berpacaran, Yesung yang biasanya bersikap dingin dan cuek terhadap Kyuhyun berubah drastis. Dia begitu perhatian kepada namjachingunya itu, walaupun kalau didepan semua orang, dia masih menunjukkan wajah dinginnya.

‘Yeoboseyo..”

“….”

“Ne. Yesung Imnida.” Kyuhyun hanya menatap bingung kearah Hyung-nya itu, siapa yang ditelfon Yesung dia tidak tau. “Aku mau reservasi atas nama Cho Kyuhyun jam 9 ini, apa bisa langsung dengan Dokter Taemin?”

“Dokter?” Kyuhyun melotot, dia menarik-narik tangan Yesung, tapi saat ini Yesung sedang serius, dia tidak menghiraukan rajukan Kyuhyun.

“Baiklah, gamsahamnida.” Klik. Yesung mematikan telfonnya.

“Hyung, aku kan sudah bilang tidak mau ke dokter.” Rajuk Kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya.

“Kyunnie, kau sedang sakit, kau harus periksa dulu ke Dokter.”

“Akuu tidak mau Hyung. Titik!!”

“Kenapa sih Kyu? Cuma diperiksa saja. Setelah itu kita kembali kesini.”

“Anii Hyung, aku takut kerumah sakit.” Kata Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya. Yesung terdiam, dia baru ingat kalo setahun yang lalu Kyuhyun pernah mengalami sebuah kecelakaan yang membuatnya koma selama sebulan. Semenjak kejadian itu, Kyuhyun jadi takut dengan yang namanya rumah sakit, entah kenapa, mungkin karena shock atau apa, sampai sekarang Yesung tidak tau alasannya.

Yesung menarik dagu Kyuhyun dan menatapnya lembut. “Kyunnie, kau tidak perlu takut, ada aku. Aku akan selalu bersamamu, aku akan selalu melindungimu, kau percaya aku kan?” Kyuhyun terdiam lalu mengangguk pelan. Yesung tersenyum lalu membantu Kyuhyun berjalan menuju basement untuk mengambil mobilnya.

.

.

Tak lama berselang, mereka sampai disebuah rumah sakit besar di Seoul. Mereka keluar dari dalam mobil dan mempercepat laju kaki mereka, mereka tidak mau kalau sampai ada fans mereka yang tau kalau mereka kerumah sakit.

“Annyeong, bisa saya bantu?” tanya sang resepsionist, Yesung membuka kacamatanya. Melihat kalau didepannya itu adalah salah satu artis idolanya, sang yeoja itu terus saja menatap Yesung tanpa berkedip.

“Haloo!!” Yesung melambaikan tangannya didepan sang Yeoja.

“Eh.. mianhae.”

“Aku tadi sudah menelfon, dan langsung janjian dengan Dokter Taemin, apa beliau ada?”

“Sebentar.” Yesung menatap Kyuhyun yang duduk nyaman diruang tunggu sambil memainkan PSPnya. Yesung tertawa kecil melihat namjachingunya itu. “Mianhae.. Langsung saja keruangan Dokter Taemin, Dokter sudah menunggu.”

“Oh.. gamsahamnida.” Yeoja itu tersenyum. “Kyuhyun-ah.. kajja!!” Kyuhyun menoleh dan tersenyum lalu mengekor dibelakang Yesung, sebelumnya tidak lupa dia mematikan PSPnya dulu.

“Annyeong Dokter.” Sapa Yesung sambil membungkukkan badannya diikuti Kyuhyun.

“Ne. Yesung Hyung, masuklah.” Yesung dan Kyuhyun masuk lalu duduk didepan Taemin. Yesung memang kenal dekat dengan Taemin, selain karena Taemin adalah adik kelasnya saat SMA, Taemin juga menjadi teman curhat Yesung. “Ini namanya Cho Kyuhyun yang sering kau ceritakan padaku?”

Wajah Kyuhyun memerah, sedangkan Yesung mengangguk dan tersenyum. “Ne. Taemin-ah.”

“Apa keluhanmu?”

“Itu.. akhir-akhir ini aku sering merasa sangat pusing dan mual, nafsu makan jadi berkurang karena setiap makan sering terasa mual.”

“Mual? Baiklah aku periksa dulu, Hyung.. kau bisa menunggu diluar sebentar?”

“Oh.. Ne..” Yesung bangkit dari tempat duduknya dan sejenak mengelus surau coklat Kyuhyun. Yesung menunggu diluar ruangan dengan jantung berdebar-debar, dia takut terjadi sesuatu dengan Kyuhyun. Tak lama berselang, Taemin menyuruh Yesung untuk masuk kembali kedalam.

“Hyung..” Kyuhyun menggenggam erat tangan Yesung, dia masih menunggu hasil dari Taemin. Taemin membolak-balik map yang ada ditangannya, itu adalah hasil tes kesehatan Kyuhyun. Dia mengernyitkan dahinya lalu menatap kearah Kyuhyun dan Yesung.

Melihat tatapan aneh dari Taemin, Yesung dan Kyuhyun semakin penasaran. “Taemin-ah, Kyuhyun-ah baik-baik saja kan?”

Raut wajah Taemin berubah, terlihat senyum sumringah dibibir namja tampan itu. Kyuhyun dan Yesung semakin dibuat penasaran olehnya. “Aku benar-benar tidak bisa percaya semua ini.” Katanya sambil cekikikan. “Lebih baik kalian baca sendiri.” Taemin memberikan map hasil tes kesehatan itu kepada Yesung, karena ingin tau, Kyuhyun juga ikut membaca hasil tes kesehatannya.

“Oh.. Cuma hamil.” Kata Kyuhyun enteng sambil menoleh kearah lain. Tiba-tiba matanya terbuka sempurna. “APAAAA!! HAMIL!!!!” Dia menatap Yesung tidak percaya, dia mengambil map yang ada ditangan Yesung dan mencoba membacanya sekali lagi, berharap yang dia baca itu salah.

.

.

^^ T.B.C ^^

.

Leave a comment ^_^

2 comments on “It Has To Be You – Chapter 2

  1. hahahhahahahahhahaaaa…………..
    lucuuuu………
    biasanya Yesung yang jadi Uke…………

    hihihihii

    KYU jadi..Uke………….?????????????????

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s