19Q46

It Has To Be You – Chapter 4

Chapter 4.

Main Cast : Yekyu (Yesung, Kyuhyun)

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik tuhan, orangtua mereka, saudara, SMTOWN. Tapi FF ini  milik saya ^^/ #masih berharap Yeppa milik saya. *reader : tidaaaaaak #dibantai Clouds.

Summary : Kenapa Changmin tiba-tiba menghilang? Kyu sangat merindukan Yesung-nya…

Genre : Romance / Angst

Rate : M .. xixixi..

Warning : Unsur YAOI, Mpreg, Alur kecepetan, OOC, Mbulet, Typo(s), Cerita abal-abal, bingungin. Mianhaeyo!!

Apa itu suara Changmin? Anii Hyung, itu suara Sungmin. Kyuhyun berbohong pada Yesung? kenapa? Let’s cek it dot aja ne. ^^

.

.

^Happy Reading^

.

.

.

“Semakin hari, Umma semakin merindukan Appamu.”

Tok… tok… tok…

“Masuk.” Suruh Kyuhyun. Pintu itupun terbuka dan betapa kagetnya Kyuhyun saat melihat seseorang yang masuk kedalam kamarnya.

.

.

“Cha…Changmin-ah.”

Changmin tersenyum seraya membuka kacamatanya. “Ne. Kyuhyun-ah.”

“Aku dengar kau sedang hamil, eh?” tanya Changmin saat dia dan Kyuhyun duduk dihalaman belakang rumah Kyuhyun.

“Ne.” Jawab Kyuhyun sambil menatap perutnya dan mengelusnya sepintas. “Oya, bukannya kau di Amerika, kenapa sekarang ada disini?”

“Mulai sekarang aku akan tinggal di Korea.”

“Apa?”

“Yesung Hyung belum cerita?”

“Cerita apa?” Kyuhyun semakin penasaran, sebenarnya apa yang terjadi selama ini.

“Aku menjadi salah satu artis SME, aku masuk sebagai member TVXQ.”

“Apa? Kenapa bisa?”

“Ceritanya panjang Kyu.” Singkat cerita, 2 bulan yang lalu, Changmin dipanggil oleh Appa Kyuhyun untuk mengikuti audisi member TVXQ, dan ternyata suaranya sangat indah dan cocok untuk menjadi salah satu artis SME, mulai saat itu dia tinggal di Korea, tapi baru kali ini dia menemui Kyuhyun.

Kyuhyun yang memang sudah hampir 3 bulan lebih hanya tinggal di Apartement dan jarang menonton acara televisi, tidak tau menahu soal semua itu. Jadi ia merasa sangat kaget saat mengetahui semua itu dari Changmin.

“Jadi sebenarnya Yesung Hyung tau?” tanya Kyuhyun meyakinkan. Changmin mengangguk.

“Ne. Tapi sepertinya dia begitu membenciku, setiap aku menyapanya, ia tidak pernah merespon, bahkan dia terus menatapku dengan tatapan dingin.”

“Changmin-ah..”

“Aku tidak tau apa salahku sampai membuat dia begitu membenciku.”

“Changmin..”

“Oya Kyu, aku kesini karena Umma dan Appamu menyuruhku kesini. Karena untuk 1 minggu kedepan orangtuamu akan keluar kota, Appa dan Ummamu menyuruhku tinggal disini untuk menjagamu selama orangtuamu pergi.”

“Apa? Kenapa aku tidak tau soal itu? Aku memang tau kalau orangtuaku akan ke luar kota, tapi untuk apa mereka menyuruhmu tinggal disini?” berbagai pertanyaan terlontar dari bibir Kyuhyun, dia takut kalau sampai Yesung tau Changmin tinggal serumah dengannya, Yesung akan marah besar terhadapnya.

“Anio Kyu, mungkin karena orangtuamu takut terjadi sesuatu padamu dan bayimu.” Kyuhyun menunduk, dia berfikir keras. Yah… walaupun orangtua Kyuhyun hanya 1 minggu, tapi Kyuhyun takut kalau tiba-tiba Yesung datang dan melihat Changmin disini.

.

.

.

Malam setelah hari itu, Kyuhyun tertegun melihat selca yang dikirimkan Yesung padanya. Dia terkekeh melihat selca-selca itu. “Kau itu ada-ada saja Hyung..” ucapnya saat melihat selca Yesung.

“Baby kau lihat, Appamu terlihat tampan sekali kalau seperti ini!!” Kyuhyun memperlihatkan selca Yesung keperutnya, berharap bayinya juga melihat selca Appanya.

Beep… Beep.. beeep….

“Hyung..” Wajah Kyuhyun bersinar saat melihat ada panggilan dari namja tercintanya.

“Hyuuung…”

“Chagi, apa selca yang aku kirimkan sudah masuk semua?”

Kyuhyun mengangguk layaknya bertemu secara langsung.“He’em.. sudah masuk semua Hyung.”

“Apa sekarang masih merindukanku?”

“Masih sangat merindukanmu Hyung, Selca ini tidak bisa menampung semua rinduku padamu Hyung.”

“Sabar Kyunnie chagi, aku akan segera pulang.”

“KYUHYUN-AH.” Tiba-tiba Changmin masuk kedalam kamar Kyuhyun tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Kyuhyun melebarkan matanya, jantungnya terasa berhenti berdetak saat itu juga, karena tiba-tiba Yesung terdiam saat mendengar suara dari Changmin.

Changmin menutup mulutnya. “Aish.. Mianhaeyo..” Ucapnya lirih lalu keluar dari kamar Kyuhyun.

“Itu suara Changmin?” tanya Yesung dengan nada yang bagi kyuhyun agak sedikit ‘aneh’.

“Ehm… itu…” Kyuhyun gelabakan, dia bingung harus menjawab apa.

“Kyunnie, jawab aku, apa benar itu suara Changmin?”

“Anii Hyung.. itu bukan Changmin, itu Sungmin.” Terang Kyuhyun berbohong, dia memijat-mijat tengkuknya yang tiba-tiba terasa sakit.

“Sungmin? Kau tidak berbohong padaku?”

“A..aaniii.. anii Hyung.. aku tidak berbohong, itu memang suara Sungmin, dia sedang main kesini.” Dia memejamkan matanya karena sekarang dia benar-benar berbohong pada Yesung. Hening terasa, tidak ada suara dari Kyuhyun ataupun Yesung.

“Hyung.. kau masih disana?”

“Ne.” Jawabnya dengan nada suara datar, Kyuhyun mulai merasakan kalau Hyung-nya itu mulai kesal padanya.

“Apa kau marah padaku?”

“Anii Kyunnie, Cuma aku akan sangat marah kalau aku tau itu adalah suara Changmin.” Kyuhyun terperangah, dia terpaku mendengar ucapan Yesung. Bagaimana kalau Yesung benar-benar tau itu suara Changmin? apa yang akan dilakukan Kyuhyun?

“Ne. Hyung.. arraseo.”

Setelah mematikan telfon dari Yesung, Kyuhyun bergegas menuju kekamar Changmin.

“Changmin-ah.” Seru Kyuhyun sembari membuka pintu kamar Changmin dengan keras.

“Kyuhyun-ah.” Changmin bangkit dari tidurnya. Ia melihat wajah Kyuhyun berbeda dari biasanya, sepertinya dia marah soal kejadian tadi. “Mianhae Kyu..”

“Apa yang kau lakukan, eh? Kenapa kau tiba-tiba masuk kekamarku?” tanya Kyuhyun kesal.

“Mianhae Kyu, aku tidak tau kalau kau sedang menelfon Yesung Hyung.”

“Kau tau, karena kau, Yesung Hyung jadi curiga padaku.”

“Mian Kyu..”

“Aku tidak mau tau, kalau sampai Yesung Hyung marah kepadaku, kau….” Kyuhyun mengepalkan tangannya lalu menghantamkan tangannya kearah pintu dengan sangat keras. Setelah itu dia pergi dari kamar Changmin.

Dikamar, Kyuhyun merasakan perutnya sangat sakit, ini seperti yang ia rasakan waktu itu, sangat sakit. “Argh..” Rintih Kyuhyun sambil menekuk lututnya. “Sa…kit….” Dia ambruk karena tidak kuat menahan rasa sakit yang dia terima diperutnya.

“Kyu…” ternyata daritadi Changmin mengikutinya dari belakang, dan saat melihat Kyuhyun pingsan dilantai, dia langsung berlari memeluk Kyuhyun. “Kyuhyun-ah…. sadarlah!!” Changmin mencoba menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun.

.

“Bagaimana keadaannya Dok?” Dokter tersenyum saat selesai memeriksa Kyuhyun yang masih belum sadarkan diri.

“Dia Cuma kram perut, tapi kalau saya periksa disini, kandungannya begitu lemah.”

“Maksud Dokter?” Changmin semakin khawatir dengan keadaan namja yang terkulai lemah itu.

“Dia bisa sewaktu-waktu kehilangan bayi yang dia kandung.”

“APA!!”

“Sebisa mungkin, dia harus menjaga kandungannya lebih kuat. Karena kalau dia seperti ini terus, tidak menutup kemungkinan…. dia bisa keguguran.” Changmin menutup mulutnya kaget.

Changmin mengamati wajah Kyuhyun intens. Dia mengelus pipi Kyuhyun seraya berseringai kepada Kyuhyun. Sepertinya ada sesuatu yang dirahasiakan Changmin, tapi apa?

.

.

.

1 minggu berlalu begitu saja, semenjak kejadian itu, tiba-tiba Changmin menghilang bak ditelan bumi, Kyuhyun tidak pernah tau dimana dia berada. dan berita terbaru menyatakan kalau member baru TVXQ yang bernama Shim Changmin, resmi mengundurkan diri dari TVXQ.

Kyuhyun menonton berita tentang Shim Changmin di televisi, dia benar-benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, mengapa tiba-tiba Changmin mengundurkan diri dari TVXQ? Bukannya dia sangat suka dengan dunia menyanyi? Dan kenapa sekarang Changmin tidak diketahui keberadaannya? Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Berbagai pertanyaan membludak diotak Kyuhyun.

Sejenak dia mengambil nafas panjang dan menyentuh perutnya. “Tenang Kyu.. Tenang!!” dia menghela nafas panjang, mencoba untuk tidak memikirkan yang sedang terjadi. “Tapi Apa karena ucapanku waktu itu?” Pikirnya.

BRAAKK

“KYUNNIEEE!!” Kyuhyun terjingkat kaget saat pintu kamarnya terbuka dan suara itu…. Kyuhyun langsung tersenyum sumringah.

“Hyu..ung…” Yesung berlari menghampiri Kyuhyun dan memeluknya dengan erat. “Ahh Hyuung..” pekik Kyuhyun saat perutnya yang mulai membuncit itu berpapasan dengan tubuh Yesung.

“Kau baik-baik saja Chagi? Tidak ada yang luka?” tanya Yesung cemas seraya menatap tubuh Uke-nya itu intens.

“Hyung.. kau itu kenapa? Aku baik-baik saja? Dan kenapa kau…..” Kyuhyun bingung, bukannya seharusnya Yesung masih harus di China untuk 3 hari kedepan.

“Hyung kenapa kau sudah pulang?”

“YAK!! Kyunnie, kenapa pertanyaanmu seperti itu?” cetus Yesung kesal sambil melepas tangan Kyuhyun.

“Ah.. mianhae Hyung, maksudku, bukannya kau masih harus di China untuk 3 hari kedepan?”

“Ada yang menelfonku dan mengatakan kalau kau terjatuh dari tangga.”

“Apa? Jatuh dari tangga?”

“Siapa Hyung?”

“Mollayo.. nomornya tidak aku ketahui, tapi dia seorang namja dan dia mengatakan kalau kau terjatuh dari tangga dan…..”

“Dan apa Hyung?”

“Dan kau keguguran.”

“APA!!!” Kyuhyun tercengang. Siapa yang sudah membuat gosip seperti itu? Apa jangan-jangan Changmin? tidak… itu tidak mungkin, Changmin bukan orang yang seperti itu. Tapi siapa yang menyebarkan kabar seperti itu kepada Yesung?

Yesung menarik tubuh Kyuhyun lalu memeluknya dengan erat. “Tapi syukurlah tidak terjadi sesuatu padamu Kyunnie.”

“Hyung..”

.

.

Yesung memijat-mijat tengkuknya, dan sedikit menggoyangkan kepalanya. Dia benar-benar merasa sangat capek malam itu. Dia merebahkan tubuhnya diranjang dan memejamkan matanya. saat itu dia dan Kyuhyun masih berada dirumah Kyuhyun, mereka bermaksud untuk kembali ke Apartement mereka besok pagi.

:::::::::::::::::::::: ::::::::::::::::::::::::::::::::::::: :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: ::::::::::::::::::::::::::

“Ini dimana?” Yesung berjalan menyusuri sebuah hutan yang sangat gelap, tidak ada lampu, tidak ada suara. Hanya ada suara binatang yang menemani dia di hutan itu.

Sreeet….

Ia kaget saat ada seseorang yang berlari dibelakangnya, tapi saat dia menoleh kebelakang, sosok itu hilang.

Sreeeeet…

Ada yang berlari lagi, tapi sekarang didepannya.

“Hey… Tunjukkan dirimu, siapa kau!!” Pekik Yesung mulai kesal. Tapi sepertinya percuma, tidak ada jawaban atas pertanyaannya.

BUUUGG…

“Argh..” Tiba-tiba ada yang memukul tengkuknya dengan kayu, dia terjatuh dan melihat sosok gelap berdiri didepannya. Wajahnya terlihat samar-samar karena saat itu tidak ada penerangan.

“Hai Kim Joong Woon. Kau masih ingat padaku?” Yesung mengernyitkan dahinya, dia tidak tau itu suara siapa, dan karena wajahnya tidak terlihat jelas Yesung hanya terdiam. Yang ia tau hanya dia seorang namja. “Kau ingat 10 tahun yang lalu, ditempat ini kau telah membunuh seseorang?”

Yesung terperangah, jantungnya terasa berhenti berdetak, dia benar-benar ingat kejadian saat itu, tepatnya 10 tahun yang lalu.

10 tahun yang lalu. Yesung atau dulu bernama Kim Joong Woon. Pernah dituduh melakukan pembunuhan disini bersama teman-teman SMA nya. Sebenarnya Yesung hanya menjadi kambing hitam, dia tidak tau menahu soal pembunuhan itu. Tapi karena saat mayat seorang namja itu ditemukan, tanpa sengaja kalung berinisial KJW atau Kim Joong Woon ditemukan tergenggam ditangan sang mayat.

Saat itu, teman-teman Yesung sakit hati karena Yesung bisa mendapatkan yeoja yang di idolakan oleh semua namja disekolahnya. Karena saat itu juga teman-teman Yesung ada masalah dengan namja sekolah lain. Sore itu, Yesung diminta kehutan belakang sekolah, karena ingin tau untuk apa teman-temannya meminta dirinya untuk ke hutan belakang sekolah, Yesung pun datang kehutan itu Dan ternyata dihutan itu sedang terjadi perkelahian yang sangat hebat.

Yesung hanya bisa bersembunyi disemak-semak, tapi tanpa dia tau dibelakang dia ada seseorang yang terus mengawasi dia dan…

Buugg…

Sebuah batu mengenai kepalanya hingga ia tak sadarkan diri. Saat terbangun, dia sudah melihat sekelilingnya gelap. Dia mencoba untuk berdiri, walaupun darah terus mengucur dari kepalanya. Dan seketika matanya membulat sempurna saat melihat seorang namja sudah tak sadarkan diri disebelahnya dengan darah yang mengucur dimana-mana. Ia hampir ingin muntah saat melihat isi perut namja itu keluar.

Karena sudah mulai ketakutan, Yesung berlari pulang dengan darah yang terus mengalir dikepalanya. Beberapa hari kemudian, Yesung ditangkap polisi karena telah melakukan pembunuhan. Keluarga Yesung tidak terima kalau anaknya ditangkap karena mereka yakin kalau anaknya tidak bersalah.

Tapi karena keadaan ekonomi Yesung yang pas-pas’an, mereka tidak bisa menyewa pengacara, mereka hanya berharap keadilan datang untuk keluarga mereka. Dan benar saja, 1 bulan kemudian, Yesung yang tadinya sudah masuk jeruji besi akhirnya keluar karena ada seseorang yang berbaik hati menolong dia. Semenjak itu Yesung menjadi sangat pendiam, dingin dan tertutup pada oranglain.

“Apa kau ingat Kim Joong Woon, disini… Hyung-ku kau bunuh!!”

“AKU TIDAK MEMBUNUHNYA!!” Jeritnya.

BUUUGGG..

Kepala Yesung ditendang oleh namja itu. “Kau masih tidak mengakuinya? Apa kalung berinisial namamu itu belum cukup membuktikan kesalahanmu, eh?”

“Aku difitnah, aku tidak tau apa-apa soal pembunuhan itu, aku……”

BUUUGGG…

Sekali lagi namja itu tidak membiarkan Yesung terlalu banyak bicara. “Aku… tidak akan membiarkanmu hidup dengan tenang Kim Joong Woon.” Cetus namja itu dengan penekanan dinama Yesung. “Aku akan membuatmu dan orang-orang yang kau sayangi tersiksa, termasuk juga Uke-mu.. Cho Kyuhyun.”

“CUKUP!!”

BUUGGG….. Tendangan kembali mengarah ditubuh Yesung.

:::::::::::::::::::::: ::::::::::::::::::::::::::::::::::::: :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: ::::::::::::::::::::::::::

“Hyung.. Yesung Hyung…”

“ARGGGHHHH!!” Yesung bangkit dari tidurnya, jantungnya berdegup dengan sangat kencang, nafasnya tak beraturan. Dia baru saja melewati mimpi yang membuatnya sangat ketakutan.

“Hyung kau kenapa?” keringat mengucur dengan deras ditubuh Yesung, Kyuhyun mencoba menghapus keringat dikening Yesung tapi seketika Yesung menepis tangan Kyuhyun.

“Hyung….” Yesung tidak angkat bicara, dia merebahkan tubuhnya diranjang tidurnya dan membelakangi Kyuhyun.

“Mianhae Kyunnie, Mianhae…”

Kyuhyun menunduk sedih, dia kaget dengan sikap Yesung yang tiba-tiba seperti ini. Tapi dia mencoba untuk tetap berfikir positif.

“Siapa namja di mimpiku itu? Sepertinya aku pernah mengenal suara itu, tapi siapa?”

.

.

Hari berikutnya Yesung masih terus dimimpikan dengan mimpi buruk itu lagi, bahkan bisa dibilang setiap hari dia selalu bermimpi tentang pembunuhan 10tahun itu. Disaat dia konserpun terkadang sosok namja itu muncul diantara kerumunan fans-fansnya.

Dan akibatnya, setiap berada di apartement dengan Kyuhyun, tanpa sengaja, Yesung selalu membentak Kyuhyun. Dia sadar benar kalau dia sering menyakiti Kyuhyun. Malam itu, Kyuhyun terisak disamping Yesung. Yesung yang saat itu belum memejamkan mata menoleh kebelakang dan didapatinya Kyuhyun tidur membelakanginya dengan isakan lirih.

“Kyunnie…” Yesung bangkit dan menarik bahu Kyuhyun. Tapi Kyuhyun menepisnya seperti tidak mau menatap kearah Yesung. “Kyunnie lihat aku!!” kali ini Kyuhyun menoleh karena Yesung menariknya dengan sangat kuat.

Mata Kyuhyun lebam, wajahnya memerah. “Kau kenapa?” tanya Yesung lembut seraya membantu Kyuhyun untuk duduk. Kyuhyun tidak menjawab, dia terus saja menunduk. “Kyunnie..” Yesung menghapus airmata Kyuhyun dengan lembut dan penuh kasih sayang.

“Aku tidak tau ada apa denganmu Hyung, tapi kenapa akhir-akhir ini kau selalu membentakku?”

“Kyunnie?”

“Kenapa Hyung? Ada apa denganmu?”

“Kyu… mianhae..” ucap Yesung seraya mengelus rambut Kyuhyun. “Aku….”

“Hyung ceritalah padaku, aku Uke-mu, sampai kapan kau akan terus tertutup padaku seperti ini?” Yesung tersenyum manis. Lalu mencium bibir Kyuhyun lembut.

“Tidak ada yang aku tutupi Kyunnie chagi, kau tak perlu khawatir. Mianhae kalau akhir-akhir ini aku selalu membentakmu. Aku janji tidak akan membentakmu lagi.”

“Hyung…” kembali Yesung mengecup bibir Kyuhyun dan mulai melumatnya. Yesung memang tidak bisa menahan nafsunya kalau sudah menikmati bibir Kyuhyun.

Dia merebahkan tubuh Kyuhyun diranjang, lalu dia berada diatas Kyuhyun dengan menumpukan badannya pada lengan dan lututnya agar tidak mengenai perut Kyuhyun. “Uhmp..” desah Kyuhyun saat lidahnya dihisap habis oleh bibir Yesung.

Yesung membuka satu persatu kancing kemeja yang dipakai Kyuhyun, dia mulai menciumi leher putih Kyuhyun dan membuat tanda kemerahan disekitar situ. Yesung tersenyum saat melihat nipple Kyuhyun yang berbeda dari biasanya, mungkin karena dia sedang hamil. “Kenapa Hyung?” Yesung menggeleng pelan lalu mulai mengecup nipple-nipple milik Kyuhyun.

“Aaaahhh.. Hyu…ung…” Yesung menggigiti nipple-nipple Kyuhyun dan membuat kissmark di antara nipple-nipple itu. Selama Yesung membuat Kyuhyun bernafsu, Kyuhyun hanya bisa mengerang dan menarik-narik selimut yang ada disampingnya.

Tiba-tiba Yesung tersadar, dia menatap Kyuhyun serius. “Apa yang akan aku lakukan? Kyuhyun kan sedang hamil?”

“Kenapa Hyung? Kenapa berhenti?” Yesung diam dan berfikir dalam-dalam. Dia ingin sekali tidak melakukan ini dengan Kyuhyun, tapi kemolekan tubuh Kyuhyun membuat Yesung ingin sekali menyetubuhinya. Karena nafsu Yesung yang sekarang tidak bisa terbendung lagi, akhirnya dia melanjutkan ‘tugas’nya tadi.

“Argh Hyung..” racau Kyuhyun saat Yesung menggigit nipple bagian kanannya. Yesung membuka celana yang pakai Kyuhyun, begitu pula celana yang ia pakai. Tidak lupa dia membuka kaos yang ia pakai, sampai akhirnya tubuh mereka berdua terekspos dengan sempurna. “Hyuu..ung..”

“Hmm..” jawab Yesung sambil mengecupi perut Kyuhyun.

“Boo..leh.. ak..u melakukan…nya?” desahnya. Yesung langsung mengangkat kepalanya.

“Wae?” Kyuhyun tersenyum. Sejenak Yesung berfikir lalu tersenyum tanda mengiyakan kemauan Kyuhyun. Sekarang berganti Kyuhyun yang berada diatas Yesung, dia menghadapkan holenya tepat diwajah Yesung dan wajahnya menghadap tepat dijunior milik Yesung atau singkatnya ‘69’.

Kyuhyun mulai menjilati batang milik Yesung dengan penuh nafsu. “Urhm..” desah Yesung saat Kyuhyun mulai mengulum batang juniornya. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Yesung memasukkan 2 jari tangannya kehole Kyuhyun.

“Hmp..” racau Kyuhyun saat jari Yesung masuk kedalam holenya. Tangan kiri Yesung memijat-mijat junior Kyuhyun. “Hyuuung..” Yesung tersenyum lalu mengeluarkan 2 jarinya dan memasukkannya kedalam mulutnya.

“Hem… enak sekali chagi. Sudah lama sekali aku tidak merasakan ini.” Ucap Yesung sambil terus memijat-mijat junior Kyuhyun. Sekali lagi Yesung memasukkan 2 jarinya kedalam hole Kyuhyun, dan saat ia merasakan hole milik Uke-nya itu mulai membesar, dia mulai memasukkan lidahnya kedalam hole Kyuhyun.

“Argh.. Hyu…ung… Aaahh..” desah Kyuhyun tak tertahan saat sesuatu masuk dan menjilati holenya. “Hyuu..ung….”

“Ini yang aku suka Kyunnie…” desisnya sambil memasukkan lidahnya lagi kehole Kyuhyun. Kyuhyun pun tidak mau kalah, karena merasa akan klimaks dulu, dia mulai menaik-turunkan kepalanya dengan cepat sambil terus mengulum junior Yesung.

“Ahhh.. Kyunnie chagi, kau.. he..bat..” rajuk Yesung menikmati alunan bibir Kyuhyun di juniornya. Yesung tidak tinggal diam, tangan kirinya masih terus memijat junior Kyuhyun dan lidahnya masih setia menjilat hole milik uke-nya itu.

“Ehm… Hyu..ung…” Kyuhyun melengkungkan tubuhnya saat merasa hampir klimaks, begitu juga Yesung, dia menutup matanya sambil terus memijat junior Kyuhyun.

“Aaahhh…”

“Hyuuung..”

“Chagiiii…”

Slrupp…

Kyuhyun dan Yesung mengeluarkan cairan kental mereka bersama-sama, Kyuhyun melahap habis cairan Yesung, sedangkan cairan dia tercecer didada Yesung. Yesung tidak menyia-nyiakan cairan milik Kyuhyun, dia mengambil cairan itu dengan jari-jari tangannya lalu menjilatnya layaknya anak kecil yang sedang menjilat permen.

Yesung merebahkan tubuh Kyuhyun dengan sangat hati-hati, mereka mencoba mengatur nafas satu sama lain. Dia tersenyum sembari mengecup kening Kyuhyun lalu turun ke hidung, pipi dan akhirnya sampai dibibir. Sisa cairan yang ada didadanya dia ambil dan dia oleskan kejunior miliknya agar memperlicin jalan masuk juniornya di hole Kyuhyun.

“Kau siap Kyunnie Chagi?” Kyuhyun tersenyum lalu menutup matanya perlahan.

“Hyuuuung…” Ucap Kyuhyun manja.

“Aku tau Chagi, aku akan hati-hati.” Yesung tersenyum lalu mulai memasukkan kepala juniornya dihole Kyuhyun pelan-pelan.

“Aaah..” desis Kyuhyun saat Yesung memasukkan juniornya sedikit demi sedikit. “Hyu…ung..”  saat ini junior Yesung sudah masuk dihole Kyuhyun, dia memutar juniornya perlahan agar Kyuhyun mendapat rangsangan.

“Hyuuung Kaj…jaa!!” pinta Kyuhyun tidak kuat menahan nafsunya yang sudah sangat meninggi. Yesung mulai meng-in outkan juniornya dengan tempo sedang agar mereka bisa menikmatinya. “Ehmp…” Kyuhyun meremas kuat spreinya sambil menggigiti bibir bawahnya.

“Jangan tahan Chagi, keluarkan suara sexymu!!” Yesung menyentuh philtrum Kyuhyun. “Keluarkan!!”

“Aaahhh… Hyuuuung… Aahh..” tangan kiri Yesung memegang junior Kyuhyun dan mengocoknya berlawanan arah dengan alur in out juniornya.

“Aaahh.. Chagi…” Kyuhyun memejamkan matanya sambil terus mendesah.

“More Hyung.. More…” mendengar Kyuhyun meminta lebih, Yesung mempercepat tempo in outnya, dan semakin membuat mereka berdua mendesah tidak karuan. “AAAAHHH.. HYUNG JEBAAALL!!” Junior Yesung menusuk tepat di sweet spot milik uke-nya itu, Kyuhyun meronta. Tapi Yesung malah terlihat semakin senang.

Yesung terus menerus menusuk sweet spot Kyuhyun itu dengan kuat. “Ahh… Hyu..uung.. jee..baaallllll.”

“Anii Chagi.. tidak akan aku lepaskan.” Kata Yesung dengan terus menusuknya.

“AHH.. HYUUUUNG..” Hole Kyuhyun mulai menyempit, Kyuhyun akan klimaks untuk yang kedua kalinya, begitu juga Yesung yang sudah mulai merasakan Juniornya menegang sempurna. Dan hanya diperlukan tiga sentakan lagi…

“AH CHAGIIIII…”

Slruuupppppp…

Kembali mereka mengeluarkan cairan kental mereka bersama-sama, cairan Kyuhyun membanjiri tangan mungil namjachingunya itu, sedangkan Yesung mengeluarkan cairannya di hole Kyuhyun. Setelah dirasa sudah tidak ada yang keluar, Yesung mengeluarkan juniornya dan merebahkan tubuhnya disamping Kyuhyun.

Mereka saling bertatapan sambil mengatur nafas mereka. Yesung tersenyum manis. “Gomawo Chagi.. gomawo…” ucapnya lalu mengecup kening Kyuhyun.

“Saranghae Hyung..” Yesung bangkit dan mencium perut Kyuhyun.

“Gomawo Baby chagi.. Jaljayo.. saranghae Baby.” Kyuhyun terkekeh, Yesung kembali berbaring lalu melingkarkan tangannya didada Kyuhyun.

“Nado saranghae Chagi.” Mereka terlelap dalam tidurnya setelah melalui malam yang sangat panjang.

.

.

“Aku berangkat ke SME dulu Chagi, kau baik-baik dirumah, ingat berhati-hatilah, jangan keluar rumah!!” pinta Yesung lalu mengecup kening dan bibir Kyuhyun.

“Ne. Hyung.. arraseo.” Yesung tersenyum lalu keluar dari apartement. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya tanda bahwa dia sudah mulai bosan hanya duduk diam di apartement.

Satu jam ia memainkan PSPnya, satu jam ia memainkan nitendo wingsnya, satu jam ia bernyanyi sambil memainkan pianonya…. “ARGH… AKU BOSAN!!!” Pekiknya. Dia menghela nafas panjang dan berfikir untuk melakukan sesuatu yang tidak membuatnya bosan.

“Kalau aku keluar sebentar, mungkin Hyung tidak akan marah.” Pikirnya.

“Jangan keluar rumah.” Kyuhyun mengenang pesan Yesung. Tapi saat ini dia benar-benar bosan berada dirumah, akhirnya ia memutuskan untuk keluar rumah hanya sekedar merilexkan fikirannya. Dia memakai mantel, topi, kacamata dan juga masker agar orang-orang tidak mengenalinya.

Kyuhyun mulai menyusuri lorong apartement itu dan wajahnya terlihat begitu senang saat melihat silau matahari pagi mengenai matanya. “Ini yang aku inginkan.” Dia berjalan dengan sangat senang, setelah sekian lama akhirnya ia bisa keluar dari apartement yang membosankan itu.

Kyuhyun mampir kesebuah supermarket tidak jauh dari apartementnya untuk membeli keperluan sehari-harinya. Dan saat ia keluar dari supermarket itu, disebrang jalan dia melihat ada penjual boneka kura-kura yang sangat besar. “Kura-kura? Kalau aku membelinya untuk Hyung, Hyung pasti sangat senang.”

Akhirnya Kyuhyun pun membeli boneka kura-kura itu, tapi sepertinya kesialan melanda dirinya.

BUGG…

Kyuhyun ambruk saat ada seseorang yang tidak dikenal memukul tengkuknya hingga ia tak sadarkan diri, Kyuhyun dibawa masuk kedalam mobil dan melaju entah kemana. Seluruh belanjaan dan boneka yang tadi dibelinya tercecer dijalan itu.

.

.

“Kyunnie..” Yesung masuk kedalam apartement dengan wajah yang sumringah. “Lihat aku membawa apa? Kau pasti suka.” Yesung mengedarkan matanya mencoba mencari dimana keberadaan uke-nya itu.

“Kyunnie kau dimana?” Yesung menaruh kantong berisi kaset video game itu di meja.

“Kyunnie..” Yesung mulai khawatir karena Kyuhyun tidak menyahut sama sekali.

“Kyuhyun-ah kau dimana? Jangan bercanda!!” dia membuka satu persatu ruangan yang ada di apartement itu.

“KYUHYUN!!” Jeritnya, tapi sepertinya apartement itu kosong. Yesung sangat cemas dan mencoba menghubungi handphone Kyuhyun.

“Tidak aktif?” Yesung mengepalkan tangannya kuat-kuat. “Kyu kau dimana!!!” dia berinisiatif menghubungi rumah Kyuhyun, tapi orang rumah Kyuhyun mengatakan kalau Kyuhyun tidak ada disana.

Yesung semakin gelisah, dia bingung harus berbuat apa, ia berlari menuju mobilnya dan mencoba mencari di sekitar apartement. “Kyuhyun kau benar-benar sangat bodoh, apa yang kau fikirkan? Kau dimana sekarang??” ucapnya seraya mengedarkan matanya mencari sosok yang ia cintai.

Tapi tiba-tiba ia menghentikan laju mobilnya saat tanpa sengaja matanya menatap boneka kura-kura besar dan belanjaan yang berserakan dijalan. Dia keluar dari mobil lalu menghampiri boneka itu. “Kura-kura?” fikirnya. Yesung mencoba menghirup aroma boneka kura-kura itu. Dan seketika matanya membulat sempurna.

“Ini bau Kyuhyun.” dia semakin yakin saat melihat masker milik Kyuhyun bertuliskan sparkyu, masker kesayangan Kyuhyun pemberian dari fansnya.

“KYUHYUN!!!” Jeritnya.

.

.

“Kau sudah sadar Kyuhyun-ah?” Kyuhyun membuka matanya perlahan, tengkuknya terasa sangat sakit. Dia menyipitkan matanya saat melihat sosok yang ada didepannya.

“Kau…”

.

.

^^ T.B.C ^^

.

Leave a comment😀

One comment on “It Has To Be You – Chapter 4

  1. Chang Min ya itu..?

    ada mistery apa ya……

    Geli aja deh baca nya…..
    biiiiiiz biasanya Yesung yang manja,polos,manis….
    kenapa kalo KYU yg polos,manja dan manis…..
    kok weird aja yaahhhh…………………..

    secara KYU kan identik dengan evil
    KYU=Evil…………

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s