Yesung95To95Replace95Kyuhyun95in95SJ45M-20081220024431

It Has To Be You – Chapter 5 `end`

Chapter 5 END.

Main Cast : Yekyu (Yesung, Kyuhyun)

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Hanya meminjam nama ^^ .. Mereka tetap milik tuhan, orangtua mereka, saudara, SMTOWN. Tapi FF ini  milik Author ne ^^

Summary : Kyuhyun di culik, siapa yang menculik dia??

Genre : Romance / Angst

Rate : M .. xixixi..

Warning : Unsur YAOI, Mpreg, Alur kecepetan, OOC, Mbulet, Typo(s), Cerita abal-abal, bingungin. Mianhaeyo!!

Mianhae Author updatenya lama, kerjaan numpuk #plaaak. Abaikan. Daripada banyak bacot, let’s check it dot aja ya!! Chapter End’nya~~~ Sequel? Setelah ini ^^

.

.

.

Hyung.. jangan meninggalkanku? Aku tidak bisa hidup tanpamu? Appa ingin melihatmu secara langsung, tapi appa tidak akan pernah bisa…

.

^Happy Reading^

.

.

.

“Kau sudah sadar Kyuhyun-ah?” Kyuhyun membuka matanya perlahan, tengkuknya terasa sangat sakit. Dia menyipitkan matanya saat melihat sosok yang ada didepannya.

“Kau…”

.

.

“Ne. Ternyata kau masih mengenalku…”

“Apa masalahmu, kenapa kau menculikku seperti ini?” ucapnya marah pada 2 namja yang ada didepannya itu. Namja kurus itu tersenyum evil pada Kyuhyun.

“Tidak usah banyak bicara lagi Hyukkie, kita bunuh saja dia sekarang!!” suruh namja satu lagi yang sering dipanggil fishy.

“Sabar hae, aku ingin menyiksanya dulu.” Kyuhyun melebarkan matanya takut.

“CEPAT LEPASKAN AKU!!!”

PLAAAKK..

Kyuhyun mendapatkan tamparan keras dari Donghae. Ia langsung mengigiti bibir bawahnya karena sakit merasakan tamparan keras dari tangan fishy itu.

“Ow… sakit, ne?” tanya Hyukkie atau Eunhyuk seraya ber-evil smirk pada Kyuhyun. “Itu masih belum seberapa dibanding 10 tahun yang lalu.”

“Se..sepuluh tahun yang lalu?”

“10 TAHUN YANG LALU AKU MERASAKAN SAKIT YANG SANGAT DALAM KARENA YESUNG!!”

“Apa? Ye-Yesung?”

“Kau tau Kyuhyun-ah, 10 tahun yang lalu Yesung-mu itu sudah membunuh Hyung-ku!!” Kyuhyun tercengang mendengar perkataan Eunhyuk. Donghae hanya terus menatap sinis kearah Kyuhyun sambil menyilangkan tangannya didepan dada.

“Dan saat aku tau dia dikeluarkan dari penjara, aku semakin bernafsu ingin membunuhnya.”

“TIDAK… KAU PASTI BERBOHONG!!”

“Untuk apa aku berbohong kepadamu??” dulunya Kyuhyun dan Eunhyuk memang satu sekolah, dia tau kalau kakak Eunhyuk dibunuh, tapi dia tidak tau kalau ternyata yang membunuh kakak Eunhyuk itu adalah Namja-nya sendiri, Yesung.

Tapi karena rasa cinta Kyuhyun yang begitu mendalam pada Yesung, dia tidak percaya begitu saja kepada Eunhyuk, dia yakin kalau Yesung-nya tidak bersalah. “Tidak… aku tidak akan pernah percaya omong kosongmu!!”

“TERSERAH!!! Terserah kalau kau tidak percaya omonganku, tapi aku sudah bertekad, nyawa harus dibalas dengan nyawa!!”

“Jangan pernah sedikitpun kau menyentuh Hyung-ku!!”

“Memang kau bisa apa? Kau sedang hamil, tangan dan kakimu terikat. Kau bisa apa, eh?” Kyuhyun terdiam sambil menelan salivanya dengan susah.

“Aku ada ide Hyukkie?” Eunhyuk menatap namjachingunya itu.

“Wae Hae?”

“Bagaimana kalau kita menyiksa Yesung didepannya.” Saran Donghae seraya menarik erat dagu Kyuhyun.

“Uhh.. lepas!!” ronta Kyuhyun kesakitan.

“Kita akan membunuhnya tepat didepan orang yang ia sayangi, bagaimana?”

“Jangan apa-apakan…”

PLAK… Kyuhyun kembali terkena tamparan keras tangan Donghae.

“Idemu bagus juga chagi, jadi kita bisa menyiksa dua orang sekaligus, ne?” Donghae tersenyum dan mengangguk sinis.

“Baiklah, bekap mulutnya, jangan biarkan dia berbicara sedikitpun.”

“Hey…ehmp…” Mulut Kyuhyun diplester dengan lakban membuatnya tidak bisa berbicara, perutnya mulai terasa sakit lagi, tangan dan kakinya diikat kuat. “Ehmpp..” Kyuhyun meringis kesakitan.

“Ow.. perutmu sakit, ne?” tanya Donghae seraya mengelus perut Kyuhyun, Kyuhyun membuka matanya lebar-lebar seraya ingin berkata ‘jauhkan tangan busukmu dari perutku’.

“EHMP…” Ronta Kyuhyun tertahan saat Donghae meremas kuat perutnya. Airmata mulai mengenang di pipi Kyuhyun.

“Ayo pergi!!” ajak Eunhyuk. “Jaga dia baik-baik!!” suruhnya kepada 2 bodyguardnya. Akhirnya mereka pergi meninggalkan Kyuhyun, disitu Kyuhyun hanya ditinggalkan bersama 2 bodyguard Eunhyuk.

Airmata terus menetes dari mata indah seorang Cho Kyuhyun, menangis karena merasa perutnya sangat sakit, menangis karena dia tau apa yang sebenarnya terjadi. “Baby, Umma merasa sangat sakit sekarang, Umma mohon bantu Umma untuk bisa kuat menghadapi semua ini.”

.

.

“Kyu… kau dimana?” ujar Yesung dengan mata berkaca-kaca, dia sedang mengamati selcanya bersama Kyuhyun saat mereka baru menikah. “Kau tau aku sangat mengkhawatirkanmu chagi, Kyunnie pulanglah!!”

Beep… Beeeppp… Beeeppp..

Yesung mengernyitkan dahinya saat ada telfon masuk dari nomor yang tidak dikenal.

“Siapa? Atau jangan-jangan….”

“Kyunnie…”

“Yeoboseyo Kim Joong Woon..” Yesung terperangah mendengar suara itu.

“Siapa kau??”

“Ow.. kau lupa siapa aku? Terlalu..”

“YA!! Cepat katakan siapa kau!!”

“Kau benar-benar sudah lupa siapa aku? Adik dari orang yang kau bunuh.” Kembali Yesung melebarkan matanya kaget.

“Eunhyuk..”

“Daebak!!”

“Apa maumu?” tanya Yesung dengan  menahan emosinya.

“Aku tidak mau apa-apa, Cuma pasti sekarang kau sedang kebingungan mencari Uke-mu, Eh?” mendengar kata ‘Uke-mu’, Yesung semakin yakin kalau Eunhyuk tau soal Kyuhyun.

“DIMANA KAU SEMBUNYIKAN KYUHYUN!!”

“Oss… sabar Hyung.. Kyuhyun-mu baik-baik saja, kalau kau memang hebat, ayo cari dimana Kyuhyun-mu sekarang.”

“Hey…..”

Tit… tit…. tit……”

“Yeoboseyo.. Yeoboseyo…” Eunhyuk sudah mematikan telfonnya.

BRAAKKK..

Yesung melemparkan handphonenya kedinding. #ahh.. Oppa… jangan dibanting hpnya, itu kan hp author. Hiks hiks…

Yesung mengepalkan tangannya erat dan mencoba untuk berfikir keras. Sekarang dia tau kalau Kyuhyun memang benar-benar diculik. Dia menundukkan kepalanya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. “AAHHHHHHH!!” Pekiknya kesal.

“Kau membuatku sangat marah Eunhyuk-ah, kalau sampai terjadi sesuatu pada Kyuhyun dan Bayiku, tidak akan kubiarkan kau hidup.”

.

.

Ini sudah hari kedua, tapi sampai sekarang, Yesung masih belum menemukan dimana keberadaan Kyuhyun.

‘Yesung Hyung.. aku tau dimana Kyuhyun berada, kalau kau ingin tau, temui aku di taman dekat SME sekarang.’

“Siapa ini?” tanyanya bingung saat dia menerima sebuah pesan singkat dari nomor yang tidak dikenal. Karena si-orang yang mengirim pesan itu sepertinya tau dimana Kyuhyun, dengan cepat dia meninggalkan SME menuju ketaman tidak jauh dari SME.

Yesung menatap sosok seorang namja memakai topi dan kacamata sedang duduk sambil mengamati langit, dia yakin kalau orang itu yang mengirimkan pesan kepadanya. Dengan langkah yakin, Yesung menghampiri namja itu.

“Apa kau yang mengirimiku pesan?” tanya Yesung to the point, Namja itu menoleh kearah Yesung dan tersenyum. “Kau??” namja itu membuka kacamatanya.

“Ne. Hyung.. aku Changmin.”

“Sejak kapan kau tau nomorku?”

“Tidak penting kan Hyung?” Changmin berdiri menyetarakan tingginya dengan Yesung. #author belum ngukur ya tinggi Yesung ama Changmin. xixixi

“To the point saja, apa maksudmu mengirimkan pesan itu?” Changmin tertegun sambil menundukkan kepalanya. “Apa kau benar-benar tau dimana Kyuhyun?”

“Ne…. Eunhyuk yang menculik Kyuhyun?”

“Apa?” Yesung melebarkan matanya kaget. “Jadi benar semua ini ulah Eunhyuk?” Changmin mengangguk. Ia melihat Yesung tengah masuk dalam fikirannya.

Changmin PROV

 “Kau pasti tidak mengenalku Hyung!! Kau pasti bertanya-tanya kenapa aku bisa mengenal EunHae, eh? Aku Changmin Hyung, Shim Changmin yang dulu pernah berlibur bersama teman sekolahku ke Korea, dan akhirnya aku bertemu denganmu yang sangat membuatku mengagumimu.”

“Aku pernah bersekolah disekolah yang sama denganmu Hyung, aku merajuk kepada Appaku untuk bersekolah disini agar aku bisa mengenalmu dan bersamamu. Tapi ternyata hal itu tidak membuatmu memandangku sama sekali, kau tidak pernah sekalipun melirikku, apalagi berbicara denganku. Aku yang sudah mulai menyukaimu hanya bisa mengagumimu dari jauh Hyung. Sampai akhirnya aku mengetahui tentang jebakan maut itu.”

“Jebakan dimana kau dituduh membunuh kakak laki-laki Eunhyuk yang ikut dalam berkelahian hebat sore itu. aku mengawasimu dari belakangmu Hyung. Dan saat aku mendengar kau masuk ke penjara, aku benar-benar merasa tidak terima. Aku meminta kepada Appaku yang juga seorang Pengacara untuk mengeluarkanmu dari jeruji besi itu.”

“Tapi sebagai gantinya, aku harus pergi dari Korea dan kembali ke Amerika. Appaku menyuruhku untuk melupakanmu dan tidak berhubungan lagi denganmu. Dan mulai saat itulah, aku tidak bisa lagi bertemu denganmu. Kau tau, aku masih berharap suatu saat nanti aku bisa bertemu denganmu. Berbicara denganmu dan memelukmu Hyung.” Changmin terus menatap Yesung yang masih sibuk dengan fikirannya.

“Tapi saat aku kembali ke Korea, ternyata kau berubah, kau menjadi lebih dingin, lebih kejam dari yang aku kenal dulu.”

“Changmin…”

“Kau tau Hyung, saat aku tau kau berpacaran dengan Kyuhyun dan sekarang kyuhyun tengah hamil anakmu, aku benar-benar merasa benci sekali kepada Kyuhyun.”

“Hey.. Kau baik-baik saja?” Yesung melambai-lambaikan tangannya didepan wajahku saat aku masih sibuk dengan lamunanku.

“Ne.” Ucapku lalu menundukkan kepalaku.

“Changmin.. darimana kau tau semuanya? Kau tau tentang EunHae juga?” Aku tersenyum lalu menatap namja yang ada didepanku itu lekat.

“Tidak penting Hyung, yang penting sekarang kita tau dimana keberadaan Kyuhyun.” Jawabku masih tetap menunjukkan senyumanku. “Anggap saja aku sedang berbaik hati padamu Cho Kyuhyun. Aku tidak mau melihat orang yang aku cintai ini merasa tersakiti melihat kau terluka.”

‘Siapa sebenarnya kau Changmin? Sepertinya aku pernah melihatmu, tapi kapan? Aku benar-benar tidak ingat!!’

“Yesung Hyung…”

“Apa aku harus mempercayaimu, kau tau aku tidak menyukaimu karena kau telah berani mendekati Kyuhyun-ku!”

“Hyung…” sekarang berganti aku yang melambaikan tanganku saat melihat dia tengah melamun seraya terus memandangku.

“Kita harus menyelamatkan Kyuhyun Hyung. Dokter pernah bilang, kandungan Kyuhyun begitu lemah, sewaktu-sewaktu dia bisa kehilangannya bayinya.”

“APA??? Changmin darimana kau tau semuanya.”

“Aku kan sudah bilang, Hyung tidak perlu tau aku tau darimana.”

“Aku benar-benar tidak mengerti.”

“Sudahlah, lebih baik sekarang kita ke gedung dimana Kyuhyun disekap!!’ Yesung mengangguk.

Changmin PROV END

.

.

Mereka berdua menaiki mobil masing-masing lalu dengan cepat melaju ke Gedung dimana Kyuhyun disekap. Tidak lama kemudian, mereka sampai digedung tua yang sangat besar.

“Apa ini tempatnya?”

“Aku yakin ini tempatnya, orang-orangku bilang disini Kyuhyun disekap.”

“Baiklah, Kajja!!”

“Tunggu Hyung..” ucapnya seraya menarik tangan Yesung, Yesung terpaku dan menatap tangan Changmin yang sedang menarik tangannya. “Ah.. Mianhae.” Katanya lalu melepaskan tangan Yesung.

“Jangan tergesa-gesa Hyung, kita harus extra hati-hati.”

“Aku mengerti Changmin.” mereka berjalan dengan penuh kewaspadaan. Menyusuri setiap lorong digedung itu.

“ARRGGHHH!!” Suara jeritan dari Kyuhyun membuat mereka berdua terjingkat kaget.

“Itu suara Kyuhyun, suaranya dari sana!!” pekik Yesung seraya menunjuk darimana asal suara itu. Mereka langsung berlari menuju keruangan dimana suara Kyuhyun terdengar.

“KYUHYUN!!” Teriak Yesung saat melihat diruangan itu ada Kyuhyun dan juga couple EunHae. Saat itu Eunhyuk sedang menjambak rambut Kyuhyun, sedangkan Donghae ada dibawa Kyuhyun dan memainkan pisau yang dia bawa ke perut Kyuhyun, terlihat goresan dan darah diperut Kyuhyun akibat dari pisau yang dimainkan Donghae.

“Hyu…ung…” ucap Kyuhyun lemas.

“LEPASKAN KYUHYUN!!!”

HAHAHAHA… tawa Eunhyuk memenuhi ruangan itu. “Apa? Aku ingin mendengarnya lagi!!”

“AKU BILANG LEPASKAN KYUHYUN!!”

“TIDAK AKAN!!” Eunhyuk mulai tersulut emosi. “Aku akan membunuh orang yang kau sayangi Kim Joong Woon, sama seperti kau membunuh Hyung yang paling aku sayangi.” Celetuk Eunhyuk seraya memainkan pisau yang ia bawa ke pipi Kyuhyun dan membuat goresan yang berarti. Tangan kirinya masih setia menjambak surau halus Kyuhyun.

“CUKUP!! JANGAN MENYAKITI KYUHYUN!!” Eunhyuk tidak mendengarnya.

“Argh..” rintih Kyuhyun saat pisau itu semakin lama semakin melukai wajahnya. Yesung yang akan berlari menghampiri Eunhyuk langsung dihadang oleh 2 bodyguard yang tubuhnya sangat besar.

Yesung memundurkan satu langkah kakinya, begitu juga Changmin.

“Hyuu..ung.. pergilah!!” pinta Kyuhyun.

“Tidak Kyunnie, aku akan pergi bila bersamamu.”

“Oh… sungguh romantis couple ini.” Changmin menunduk mendengar ucapan Yesung. “Habisi dia!!” suruh Eunhyuk kepada 2 bodyguardnya.

“Changmin berhati-hatilah!!”

“Ne. Hyung..”

BUUGG.. BUGG..

Changmin dan Yesung memulai perkelahian mereka dengan 2 bodyguard EunHae. Mereka sedikit kuwalahan karena tubuh mereka yang terlalu kecil dibandingnya 2 namja yang ada didepannya itu.

CLEB…

“Argh..” rintih Changmin saat tangannya tertusuk pisau yang dibawa salah satu namja berbadan kekar itu, Yesung mundur dan menghampiri Changmin.

“Changmin, kau baik-baik saja. Tanganmu…” Yesung melihat darah mengalir dengan derasnya ditangan Changmin.

“Aku baik-baik saja Hyung, jangan khawatirkan aku, kita harus menyelamatkan Kyuhyun.” Yesung menatap wajah Changmin intens. Dia baru sadar kalau namja yang ada didepannya itu tidak seperti yang ia duga. Yesung mengangguk mantap lalu menatap 2 namja yang ada didepannya. Changmin pun ikut menatap 2 namja itu sambil memegangi tangannya.

“Hyung..” jerit Kyuhyun saat lagi-lagi Donghae meremas perutnya.

“KYU!!!”

“ARGH!!” Melihat Kyuhyun tersakiti, Yesung semakin ingin menghajar EunHae. Tapi terlebih dahulu ia harus menghajar dua namja dihadapannya ini. Mereka memulai perkelahian lagi, tapi sekali lagi mereka kalah karena postur tubuh, Changmin tumbang karena terkena pukulan ditengkuknya.

“CHANGMIN!!” Pekik Yesung melihat Changmin sudah tak sadarkan diri. “Argh!” Saat Yesung mengamati Changmin, tanpa dia sadar namja yang ada didepannya langsung menendang perutnya. Darisitu, kekebalan Yesung sudah mulai runtuh, 2 namja itu menghajar Yesung habis-habisan.

“HYUUUUNG…” Kyuhyun menangis histeris saat melihat orang yang ia cintai babak belur.

“Cukup!!” cetus Eunhyuk saat melihat tubuh Yesung sudah mulai gontai. 2 bodyguard mereka mengangguk lalu keluar dari ruangan itu. Yesung mencoba bangun dengan bertumpu pada lututnya, wajahnya sudah tidak karuan, semuanya lebam, darah mengalir dari setiap organ wajah Yesung.

Eunhyuk berjalan perlahan menghampiri Yesung dan mencengkram kuat dagu Yesung. “Sakitkah?” tanya Eunhyuk sinis.

“Cih… Cuma ini kemampuanmu?” tantang Yesung dengan wajah innocentnya. BUUG… Eunhyuk melayangkan pukulannya tepat diwajah Yesung.

“Hyuuung..”

Yesung masih belum menyerah, dia mencoba untuk bangkit kembali, tapi setiap dia hampir bangkit, Eunhyuk langsung membuatnya terjatuh lagi dengan pukulan dan tendangannya.

“Aku mohon hentikan, jangan menyakiti Hyung-ku!!” pinta Kyuhyun. Tapi telinga Eunhyuk terasa tuli, dia tidak mendengarkan kemauan dari namja yang sedang hamil itu. Eunhyuk terus menerus menghajar Yesung habis-habisan. Sampai akhirnya Yesung terkapar tak berdaya.

Uhhuuk… Yesung mengeluarkan banyak darah dari mulutnya. “Kyu…nniie…”

“Hyuungg..” hati Kyuhyun benar-benar seperti tersayat pedang yang sangat tajam saat melihat seseorang yang ia cintai terkapar tak berdaya. Yesung mencoba untuk merangkak dan mendekati Kyuhyun, tapi lagi-lagi langkahnya terhenti saat Eunhyuk menendang tubuhnya.

“Argh..” rintih Yesung sambil terus mencoba bangkit.

“Langsung saja Hyukkie, jangan menghabiskan waktu kita disini.” Suruh Donghae sambil ber-evil smirk pada Yesung.

Kyuhyun mencoba melepaskan tangan dan kakinya, tapi percuma. Tangan dan kakinya terkunci oleh tali yang sangat kuat.

“Kau benar Hae, kita hanya akan membuang waktu kalau lama-lama disini.” Buugg.. Eunhyuk menendang tubuh Yesung sampai akhirnya tubuh yang sudah tak berdaya itu terlentang dengan nafas yang terengah-engah.

Donghae mengambil sebuah pedang yang ada dimeja tidak jauh dari tempat dia berdiri.

“ANDWAE.. aku mohon!!” cetus Kyuhyun saat dia melihat Donghae mengambil sebuah pedang. Tapi sepertinya duo EunHae ini tuli, mereka tidak mendengarkan yang dikatakan Kyuhyun.

Donghae berjalan menghampiri Eunhyuk yang berada didepan Yesung. “URGH..” Kembali mulut Yesung mengeluarkan darah saat kaki kanan Eunhyuk menginjak kuat perutnya.

“HYUUUNGG!!!”

“Sa….ranghae.. Kyunnie.” Yesung masih mencoba berbicara walaupun sekarang keadaannya betul-betul menyedihkan.

“Aku mohon jangan Eunhyuk, kau boleh menyakitiku, tapi aku mohon jangan menyakiti dia.”

“Terlambat Kyuhyun-ah, aku sudah sangat bernafsu menghabisi namja-mu ini.” Ucapnya tegas lalu mengambil pedang yang ada ditangan Donghae.

“Hyuuung.. bangunlah!! HYUUUNG!!” Jerit Kyuhyun mencoba menyemangati Yesung agar dia tidak diam begitu saja, tapi percuma, dia merasa tubuhnya sudah mati rasa. Dia hanya bisa menatap langit-langit ruangan itu.

Changmin yang tadinya tidak sadarkan diri akhirnya mulai membuka matanya perlahan, tubuhnya terasa sakit yang amat sangat, apalagi tangannya yang tadi tertusuk oleh pisau, dia masih mencoba untuk bangkit. Eunhyuk sudah mengangkat pedangnya keatas. “Eun…hyuk.. aku tidak per..nah membunuh.. Hyungmu…”

“CUKUP!!! Aku tidak akan pernah percaya omong kosongmu Kim Joong Woon.”

“Ak..ku tid….dak omong kosong!!”

“DIAM!!”

“Eunhyuk aku mohon, Yesung Hyung tidak mungkin membunuh kakakmu.”

“CUKUP KYUHYUN-AH!!” Eunhyuk menatap horor kearah Kyuhyun, lalu menghampiri Kyuhyun. Dia menodongkan pedangnya tepat diperut Kyuhyun. “Kalau kau banyak bicara, aku tidak akan segan-segan membunuhmu dan bayimu juga”

“Jang…ngan…” Yesung mencoba bangkit dengan menumpukkan tubuhnya kelututnya lagi. “Bu…nuh aku.. ta..pi lepaskan Kyunie.” Eunhyuk tertawa lalu menatap Yesung sinis.

“Jadi kau mengakuinya kalau kau yang membunuh Hyung-ku?” Yesung terdiam.

“Percu..ma aku jelaskan!!” kembali Eunhyuk melayangkan pandangan yang aneh kepada Kyuhyun.

“Tapi sepertinya, kalau aku membunuh anak dan uke-mu dulu, kepuasanku akan berlipat ganda.”

“CUKUP!! JANG…AN MENYENTUH MEREKA!!” Yesung bisa berteriak, serasa ada yang tiba-tiba memberinya kekuatan.

“Kau masih bisa berdiri, eh?” tanya Donghae dengan nada menantang.

“Tidak akan kubiarkan kau menyakiti Kyunnie-ku.” Ucapnya mantap.

“Hyuung..” Yesung berjalan dengan langkah gontai menghampiri Eunhyuk yang berada didepan Kyuhyun.

“Maju satu langkah lagi, pedang ini akan menancap tepat dijantungmu.” Ancam Eunhyuk, Yesung hanya berseringai sambil terus melangkah maju.

“Berhenti!!” Yesung tetap tidak mendengarkan perintah Eunhyuk, tangan Eunhyuk gemetaran melihat Yesung terus mendekatinya.

“Kenapa? Kau tidak berani? Ayo lakukan!!” tantang Yesung.

“Stop.. atau aku akan…”

“Akan apa? Ayo lakukan!! KAJJAAAAAA!!!”

JLEEBBB..

“Arggghhhh..”

“HYUUUNGG!!” Pedang yang dibawa Eunyuk menancap tepat dijantung Yesung, Yesung terpaku, semburat darah keluar dari mulutnya. Eunhyuk memundurkan langkahnya sembari menjatuhkan pedang yang sudah bersimbah darah.

Donghae dan Changmin pun tak kalah kaget, mereka melebarkan matanya sempurna saat melihat Eunhyuk menancapkan pedangnya dijantung Yesung. Kyuhyun terpaku, airmata menetes tanpa ia rasakan, ia melihat orang yang sangat ia cintai jatuh tepat didepan dia.

“ANGKAT TANGAN!! JATUHKAN SENJATA KALIAN!!” Tiba-tiba polisi menyerbu tempat itu. Polisi-polisi itu menangkap Eunhyuk dan Donghae. Changmin pun dibopoh polisi untuk segera mendapatkan perawatan.

Salah satu polisi membuka ikatan tangan dan kaki Kyuhyun. Tapi Kyuhyun masih belum bereaksi, dia terus menatap Yesung yang sudah terkapar tak berdaya dengan darah yang mengucur dari jantungnya. Polisi pun tidak berani bertindak, mereka hanya menunggu ambulance datang. “Hyung..ini pasti Cuma mimpi.” Ucapnya menenangkan hatinya, airmata mulai mengalir dengan derasnya.

Dia berlari menghampiri Yesung dan memeluknya erat. “HYUUUNG!! CEPAT BANTU AKU!! KENAPA KALIAN DIAM SAJA!!” Jerit Kyuhyun saat melihat semua polisi itu hanya diam tanpa melakukan pertolongan pertama. Spontan polisi-polisi itu langsung mengangkat tubuh Yesung dan membawanya kerumah sakit.

.

.

.

Kyuhyun menunggu diluar ruang ICU tempat dimana Yesung sedang mendapatkan perawatan pertama, dia terus saja menunduk sambil terus mengeluarkan airmata.

“Kyuhyun-ah..” Kyuhyun mengangkat wajahnya lalu menoleh kearah suara itu datang. Terlihat namja dengan wajah dan tangan yang diperban.

“Changmin..”

“Tenanglah, Yesung Hyung pasti selamat.” Changmin duduk disamping Kyuhyun mencoba untuk menenangkan Namja yang sedang hamil itu.

Klek…

seorang Dokter membuka masker yang ia pakai dan berjalan menghampiri Kyuhyun dan Changmin.

“Apa anda yang bernama Kyuhyun-ssi?” Kyuhyun menatap Dokter itu antusias.

“Ne. Dok.” Raut wajah Dokter itu terlihat begitu sedih. “Waeyo?”

“Pasien ingin bertemu dengan anda.” Secepat kilat, Kyuhyun berlari masuk kedalam ruang ICU, dilihatnya tubuh namja yang sangat ia cintai tergolek lemas. Changmin yang ada dibelakang Kyuhyun hanya menatap sedih kearah Yesung.

“Hyung…” panggilnya seraya menggenggam erat tangan Namja-nya itu.

“Kyunnie.”

“Hyung… kau pasti sembuh Hyung.” Yesung menatap lekat uke-nya lalu tersenyum.

“Berjanjilah kau akan menjaga kandunganmu!!” terdengar suara Yesung  begitu lemah.

“Hyung apa yang kau katakan, kita akan membesarkan uri aegya  bersama-sama.” Kembali Yesung melayangkan senyum termanisnya.

“Changmin, mendekatlah!!” Changmin berjalan mendekat.

“Aku sudah ingat siapa dirimu, kau adalah namja baru disekolahku kan? Pindahan dari Amerika.” Kata Yesung seraya tersenyum manis. “Mianhae…. aku selalu mengacuhkanmu.” Changmin terpaku, ia benar-benar tidak percaya kalau ternyata Yesung masih mengingatnya. Kyuhyun pun hanya bisa menatap Yesung dan Changmin bergantian.

“Ku mohon….. maafkan aku Changmin, dan aku mohon…. jagalah Kyuhyun-ku!!”

“Apa?” Yesung mencoba meraih tangan Changmin.

“Aku mohon.. jaga Kyunnie dan Aegyaku.” Changmin terdiam sejenak lalu mencoba untuk tersenyum.

“Aku sudah memaafkanmu Hyung. Dan aku….. aku akan menjaga Kyuhyun dan aegyamu.”

“Go..mawo.” Kyuhyun yang tak kuasa menahan airmatanya terus saja menangis disamping Yesung. Dia menutupi mulutnya dengan tangan kanannya sambil terus menangis.

“Ba..by chagi..” Yesung mengelus-elus perut Kyuhyun. “Ini Appa Chagi…” Yesung terisak, airmata mulai mengalir dari bola matanya.

“Ap..pa ingin sekali melihatmu lahir.. tapi mianhae cha..gi…” Yesung terdiam seraya menarik nafas panjang, jantungnya terasa sudah hampir tidak berdetak lagi.

“Mian..hae… Appa tidak akan pernah bisa melihatmu secara langsung.” Mendengar ucapan Yesung. Airmata mulai mengalir dari mata Changmin, tapi dia langsung menatap langit-langit kamar itu mencoba untuk tidak menangis. Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat, ingin sekali dia berteriak ditempat itu.

“Appa sangat menya…yangimu baby chagi… Kau harus menjaga Umma..mu baik.. baik…” Kyuhyun menggigiti bibir bawahnya sampai mengeluarkan darah.

“Jangan sampai Umma..mu ini sakit.” Yesung mencoba untuk tersenyum disela tangisnya.

“Kyunnie…” Kyuhyun mendekatkan wajahnya. “Jangan menangis.. lagi..” Yesung menghapus airmata yang mengalir dari pipi Kyuhyun.

“Hyuuung aku mohon jangan tinggalkan aku..” Yesung tersenyum.

“Ak…ku tidak akan… meninggalkanmu Chagi.. Aku akan selalu di hati…mu. aku akan selalu di si..simu.”

“Hyuung..”

“Kau harus menjaga baik..baik aegya…ku..”

“Uri Aegya.” Kyuhyun mempoutkan bibirnya sambil terus mengeluarkan airmata, Yesung terkekeh.

“Ne. Uri.. Aegya…”

“Hyung kau pasti sembuh..”

“Kyu..nnie.. aku akan melihatmu dan uri aegya dari surga.” Kyuhyun terdiam, Yesung sudah benar-benar merasa akan meninggalkannya.

“Hyung aku tidak bisa hidup tanpamu.” Detik-detik terakhir itu, Yesung terus melayangkan senyum termanisnya.

“Cium aku Kyu..nnie..”

“Apa?”

“Cium aku…” Kyuhyun menghapus airmatanya lalu mulai mengecup bibir  Yesung. Yesung pun menikmati ciuman itu, ciuman dengan rasa asin karena Kyuhyun terus mengeluarkan airmata.

“Saranghae.. jeong…mal saranghae…” Yesung menarik tengkuk Kyuhyun agar semakin mendekat.

“Nado jeongmal saranghae Hyung..” jawab Kyuhyun lalu mencium lagi bibir Yesung, dia menikmati bibir namja-nya itu untuk yang terakhir kalinya. Changmin hanya menatap kearah lain, dia tidak bisa menahan kesedihannya yang begitu mendalam.

Tiba-tiba tangan Yesung yang ada ditengkuk Kyuhyun terjatuh, bibirnya pun sudah tidak bergerak lagi. Kyuhyun menjauhkan sedikit demi sedikit kepalanya.

“Hyung…” Kyuhyun mencoba membangunkan Yesung yang sudah terpejam. “Hyung bangun!! Kau jangan bercanda Hyung..” Dia mulai menggoyang-goyangkan tubuh Yesung.

“Hyung jangan tinggalkan aku… Hyung ayo bangun!!” bentak Kyuhyun sambil menangis histeris. Airmata Changmin sudah tak terbendung lagi, dia menangis.

“HYUUUUUUUUUNGGGGG!!!” Kyuhyun terjatuh, dia terduduk dan menangis sekencang-kencangnya. “Hyung.. kau tidak boleh pergi dariku, hiks.” Changmin langsung mendekati Kyuhyun dan memeluknya erat.

“Changmin katakan, dia Cuma tertidur kan? Hyung-ku tidak meninggalkanku kan?”

“Kyu…”

“KATAKAN CHANGMIN… KATAKAN!!!”

“HYUUUUUNGGG!!!”

.

.

Dunia berduka, fans yang dijuluki Clouds bersedih sedalam-dalamnya atas kepergian seorang penyanyi yang benar-benar menginspirasi mereka. Dan semenjak Yesung pergi, hidup Kyuhyun hancur. Dia tidak mau makan, dia tidak mau keluar rumah dan tidak ingin bertemu siapapun.

Dia hanya terus mengamati selca-selca Yesung dan juga dirinya. Tatapannya selalu tertuju pada luar jendela kamar yang ada dirumahnya. Kyuhyunpun mengatakan kalau dia tidak ingin bertemu dengan Changmin. Changmin yang mengerti perasaan Kyuhyun hanya mengiyakan kemauan namja manis itu. Dia kembali ke Amerika dengan Perasaannya yang sangat terluka. Terluka karena orang yang paling ia sukai sudah tidak ada didunia ini, ia sudah tenang dialam sana.

Tapi keanehan terjadi kepada Kyuhyun, Kyuhyun yang di vonis dokter mempunyai kandungan yang lemah, tiba-tiba berubah drastis. 5 bulan kemudian, Kyuhyun melahirkan seorang anak laki-laki di usia kandungan 8 bulan. Dia memberinya nama Kim Yesung. Dia membesarkan anak semata wayangnya itu sendirian, tanpa seorang seme disampingnya. Ia tidak mau menikah atau menjalin hubungan dengan namja lain, karena sampai sekarang, ia belum bisa melupakan sosok namja yang sangat ia cintai, sosok seorang Yesung.

“Umma.. apa wajah Appa itu tampan sekali?” tanya Kim Yesung, aegya Kyuhyun dan juga Yesung yang sekarang sudah berumur 2.5 tahun. Kyuhyun menatap lekat wajah aegya semata wayangnya itu.

“Appamu sangat tampan Yesung Chagi.”

“Apa itu yang membuat Umma menyukai Appa?”

“Hem?” Kyuhyun menggendong aegyanya. “Banyak hal yang membuat Umma mencintai Appamu.”

“Lalu kenapa Appa meninggalkan kita?”

“Appa tidak meninggalkan kita Chagi, Appa ada disini.” Kyuhyun menoleh kesisi kiri dimana disitu ia melihat ada sosok Yesung yang sedang memandanginya dan juga aegya mereka.

“Mana Umma, Appa dimana?” Yesung kecil menoleh kesana kemari dengan lucunya. “Appa tidak ada.”

“Sini peluk Umma.” Yesung kecil memeluk Kyuhyun. “Appa selalu ada dihati kita, Appa selalu ada di sisi kita.” Kyuhyun tersenyum saat merasakan Yesung-nya kini memeluk dia dan aegyanya, sekejap Yesung mengecup kening Kyuhyun.

“Umma, mainkan pianonya dan bernyanyilah lagu kesukaan Appa.”

“Apa?” Kyuhyun terlihat berfikir sejenak lalu tersenyum, dia menurunkan aegyanya lalu berjalan menuju piano yang sekarang ada dirumahnya. Yesung kecil ikut duduk disamping Ummanya seraya mendengarkan Ummanya bernyanyi lagu kesukaan Appanya.

naega jikyeojul saram
naega saranghal saram nan
geurae nan neo hanamyeon chungbunhanikka


neo hanaman saranghanikka

pada lirik terakhir It has to be you itu, Kyuhyun merasakan kalau Yesung sedang berada dibelakangnya, memeluk dia lalu ikut bernyanyi bersama.

“Gomawo Hyung.. saranghae.. Jeongmal saranghae…” Gumamnya dalam hati.

“Aku tidak akan meninggalkanmu Chagi, Aku akan selalu di hatimu, aku akan selalu di sisimu.”

“Aku akan selalu melihatmu dari surga,dan akan selalu mencintaimu selamanya…. Selama-lamanya…”

IT HAS TO BE YOU.. Cho Kyuhyun..

.

.

^IT HAS TO BE YOU ~ END^

Huwaaah… akhirnya selesai juga It has to be you ini.. Mianhae udah updatenya lama, ceritanya ngawur juga, heheh. tapi gomawo gomawo untuk para reader yang masih setia ataupun yang udah kabur, xixixi. Kurang sedih ya? Atau malah genrenya salah? Kayaknya iya deh. #Author geje.

Leave a comment ^^

14 comments on “It Has To Be You – Chapter 5 `end`

  1. ak sekalian komen d sni dri chap 1 – 5 ya thor. . .
    hwaa FF menguras air mata, daebajk bwt author’a, ff keren gilaaa
    hiks hiks feel sangat” dapat.

  2. saaeengii………
    ini ceritanya kenapa jadi gak jelas gini…
    jadi yang bunuh kakaknya Hyukkie siapa……..

    Teruuussss……………..???
    kok main end aja…………

  3. Hiks hiks nangis nya sampe banjir hikss eunhyuk oppa kok jadi jahat ya, kyuhyun eomma selamat sudah melahirkan anaknya yesungie appa

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s