tumblr_lrzgipdLuH1r3sfl5o1_400

X-Change Identity – Chapter 2 ~Straight~


Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Jong Woon, Lee Sungmin, Park Ririn, Kim Rae Mun, Han Sungbi And Other Cast

Pairing : KyuRin, SungRae, MinBi

Disclaimer : They are belongs to God, themselves and also their Parents, but This Story is mine

Rate : T – M ^^

Summary : Rere meminta untuk terus bertukar posisi, karena ia sudah mulai merasa nyaman dengan Yesung, lalu bagaimana dengan Ririn? apa dia juga nyaman berada disisi Kyuhyun?

Cr : Thanks to El-Chan/El-Min/ @_Verzeihen for the Title. This story for @hachidarksky and @imLSungbi saeng ^_^9

.

.

Aku tidak pernah berfikir atau bermimpi akan bertemu dengannya selama hidupku. aku merasa semua namja itu sama. tapi ternyata pemikiranku berubah setelah aku bertemu denganmu Cho Kyuhyun..

.

Happy Reading

.

.

Chapter 2.

“Rere-ssi.” Aku mendongakkan kepalaku lalu berbalik kearah suara itu.

“Nuguseyo?” tanyaku saat melihat Namja tampan berdiri didepanku.

“Ne? Kau bercanda, eh? Baru tadi malam kita bertemu, sekarang kau sudah lupa?” lupa? Siapa memangnya namja ini.

“Mian, tapi aku tidak tau siapa kau.”

“Aku Kitten, kau ingat!!”

Jleb… Mataku terbuka sempurna saat mengetahui siapa namja yang ada didepanku itu. Ch-cho Kyuhyun…

.

.

X-change Identity

.

.

“K-kyuhyun..”

“Ne.. kau baik-baik saja Re? Kenapa tiba-tiba kau lupa padaku? Apa jangan-jangan kejadian kemarin membuatmu jadi hilang ingatan, huh?” tanyanya menggoda.

Kejadian kemarin? Kejadian apa? apa yang terjadi pada Ririn?

“Tapi tunggu… kenapa bekas lukamu sudah tidak terlihat, eh?”

“Be-bekas lu-luka?” Matilah aku, apa yang harus aku lakukan sekarang. Apa aku lari saja ya?

“Nae Turtle?” Kyuhyun melambai-lambaikan tangannya didepanku.

“Eh, Ne.”

“Kau sakit?”

“Aaah.. aku…”

ureotjyo uuu sigani gamyeonseo naegejun
aswiume geuriume naetteutgwaneun dareun
naui mameul bomyeonseo…

Terdengar suara handphonenya berbunyi, dan saat ia sedang sibuk mengangkat telponnya, aku dengan cepat berlari menjauhi dia.

“Hey.. RERE-SSI!!” Teriaknya, tapi aku tetap berlari sangat cepat dan saat aku menemukan sebuah pohon yang cukup besar, aku mencoba bersembunyi dibalik pohon itu.

“Cepat sekali larinya.. hosh.. hosh..” aku sedikit mengintip dari balik pohon, kulihat dia sedang mengatur nafasnya.

‘Tuhan.. tolong jangan pertemukan aku dengannya sekarang, kumohon!!’ doaku sambil memejamkan mata, dan saat aku melihat kearahnya, ternyata dia sudah tidak ada ditempat itu. Buru-buru aku berlari ke kost’anku.

Braaaak… aku membuka pintu dengan keras.

“YA!! RERE-AH.. BISA KAN MEMBUKANYA PELAN!!” Bentak Ririn saat melihatku. Aku melebarkan mataku melihat hidung dan kening rere diperban.

“Ririn-ah.. kau kenapa, eh? Habis salto dimana kau?” tanyaku sambil menyentuh luka-lukanya.

“Kyaaa…”

Buuug.. dia menjitak kepalaku saat aku menyentuh hidungnya.

“Ommo… sakit pabbo!!”

“Ini semua gara-gara kau tau.” Katanya sambil mengerucutkan bibirnya.

“Eh? Gara-gara aku? Wae?”

“Kalau aku tidak bertemu dengan Kitten mu itu, aku tidak akan seperti ini tau.” Aku mengerutkan keningku lalu duduk diranjang tidurku.

“Sebenarnya apa yang terjadi?” Ririn menghembuskan nafasnya malas lalu duduk disampingku. Mulailah dia menceritakan dari awal sampai akhir.

Bwaahahahahahaha… aku tertawa dengan kerasnya saat selesai mendengarkan cerita Ririn. Sungguh itu membuatku terbahak. Aku membayangkan saat melihat dia tersungkur lalu dijatuhkan Kyuhyundari gendongannya, pasti kalau aku ada disana, aku tidak bisa berhenti tertawa.

“YA!! Rere.. kenapa kau malah tertawa, huh!! Ini semua salahmu, kau tau!! Dan sekarang aku tidak mau lagi menyamar sebagai dirimu, cukup sekali!!” katanya dengan penuh penekanan.

“Tapi aku maunya mulai sekarang kita harus bertukar posisi seperti ini, kau jadi aku, aku jadi kamu.” Terlihat pupil Ririn membesar, aku tau dia akan berteriak lagi. Dengan cepat aku membekap mulutnya.

“Uhmp..”

“Jangan berteriak Ririn-ah, kau tidak mau anak kost lain mendengar teriakanmu, bukan?” Ririn langsung mengigit jariku. “Kyaaa.. RIRIN-AH!!!”

“Rasain!! Aku tidak mau.” Katanya lalu menatap kearah lain.

“Plis.. Ririn, lagipula kau tidak akan bisa kerja kalau banyak perban seperti ini, mau kasih alasan apa kau pada bosmu itu, huh?”

“I-itu.. t-tapi aku lebih baik kerja daripada harus bertemu dengan Cho Kyuhyunmu itu!!” aku terdiam sambil terus menatap kearahnya, mungkin karena merasa aku terus menatap dia, Ririn sedikit melirik kearahku. “YA!! Jangan menunjukkan wajah polosmu itu kepadaku!!”

Aku tersenyum lalu memeluknya erat. “Gomawo my sister, kau memang teman, sahabat, saudara yang paling baik.”

“Hey, untuk apa kau berterima kasih, aku belum memberi keputusan tau!!”

“Terserah kau setuju atau tidak, yang terpenting aku sudah memutuskan mulai sekarang kau harus menjadi aku, arraseo!!” tegasku lalu masuk kekamar mandi.

“YA!! KIM RAE MUN!! JANGAN SEENAK JIDATMU SAJA!!”

~Rere Prov End~

.

.

X-change Identity

.

.

Kyuhyun masuk kedalam kamar berukuran sedang dengan dinding yang dicat dengan warna pink, jangan berfikir itu adalah kamar seorang yeoja, itu kamar seorang namja tapi bukan kamar Kyuhyun. Itu kamar teman Kyuhyun, dan pasti kalian tau kamar siapa itu.

Bukk..

Kyuhyun merebahkan tubuhnya dikasur berukuran king size itu lalu menutup kedua matanya.

“Hey.. ada apa? ada yang kau fikirkan, huh?” tanya seorang namja yang mengenakan kaos polos berwarna pink.

“Ada yang aneh dengan Rere.”

“Rere? Yeoja yang kau temui kemarin?” Kyuhyun mendudukkan dirinya lalu mengangguk. “Waeyo?”

“Baru kemarin aku melihat wajahnya penuh dengan perban, dan tadi pagi aku melihat wajahnya sangat mulus tanpa luka sedikitpun.”

“Eh? Kau yakin kalau itu Rere?”

“Aku yakin, dari postur tubuhnya, cara berpakaian, rambutnya, tapi….” ucapannya terputus, namja tampan itu terlihat sedang memikirkan sesuatu.

“Tapi apa Kyu?”

“Warna rambutnya Hyung.”

“Hah? Warna rambut?”

“Ne, warna rambutnya sedikit kecoklatan, sedangkan Rambut Rere yang aku temui kemarin itu hitam legam.”

“Kau itu ada-ada saja.”

“Aku tidak mengada-ada Sungmin Hyung, aku yakin kalau Rere yang aku temui tadi malam itu mempunyai warna rambut hitam legam.”

“Sudahlah Kyu, terserah kau saja.”

‘Uh selalu begitu, kau selalu tidak percaya apa kataku Hyung. Percuma aku panjang lebar bercerita padamu.’

“Tudeol Gajima Cho Kyuhyun.” Kyuhyun melebarkan matanya lalu cekikikan mengetahui Sungmin menyuruhnya untuk tidak menggerutu.

.

.

“Sungbi, mianhae, Oppa benar-benar reflex menamparmu tadi.” Kata Yesung saat ia berada dirumah Sungbi, tepatnya dikamar Yeoja cantik itu.

“Dan aku benar-benar tidak habis fikir, kenapa Oppa begitu membela Yeoja yang jelas-jelas sudah mencampakkan Oppa itu.”

“Sungbi, Oppa mohon jangan berbicara seperti itu, SoYoong bukan orang seperti itu.”

“Oppa CUKUP!! Kalau Oppa kesini hanya untuk membela Yeoja itu lagi, lebih baik Oppa keluar dari kamarku.”

“Han Sungbi..”

“Oppa, hear me!!! Aku memang tidak tau siapa Yeoja yang sedang bersama Oppa tadi pagi, tapi kalau aku boleh bicara, dia lebih baik daripada SoYoong-mu itu Oppa.” Yesung terpaku, dia tidak membuka mulutnya sedikitpun, hanya terus menatap Sungbi lekat.

“Kenapa kau berfikir seperti itu?”

“Karena aku Yeoja, aku bisa tau mana Yeoja yang tulus mencintai dan mana yang tidak.”

“Kau fikir Yeoja itu menyukaiku?”

“Aku tidak tau pastinya, tapi kalau aku lihat dari matanya saat dia menatap Oppa, aku bisa merasakan dia mulai menyukaimu Oppa.”

“Hahahaha.. Bicaramu sudah mulai ngelantur Sungbi, sudahlah.. Oppa tidak mau membahasnya lagi.” Ucapnya lalu berdiri dan beranjak pergi dari kamar Sungbi.

“Oppa…” panggil Sungbi, dan Namja manis itupun menoleh. “Buka hatimu untuknya, dan selamanya kau akan bahagia.” Yesung hanya menampakkan wajah datarnya lalu keluar dari kamar Sungbi.

‘Buka hatimu untuknya, dan selamanya kau akan bahagia.’ Kenang Yesung. “Kau itu ada-ada saja Sungbi.”

.

.

Setelah hari itu, skenario yang dibuat Rere pun dimulai. Rere menyamar sebagai Ririn dan terus bekerja di H&G, lalu Ririn yang menyamar sebagai Rere dan terus bertemu dengan Kitten itu. Sebenarnya pekerjaan Rere tidak berat. Ia tidak bekerja part time seperti Ririn, karena memang dia agak pemalas dibandingkan dengan Ririn.

Jadi setiap hari pekerjaan dia hanya kuliah dan bermain dengan laptop kesayangannya. Berbeda dengan Ririn yang 2x lipat lebih sibuk dibanding Rere. Sepulang dari Kuliah, ia harus mengajar Les private untuk teman-teman kost’annya, setelah itu bekerja part time di H&G.

Sungguh bila harus dibandingkan, mungkin mereka seperti langit dan bumi. 3 bulan sudah mereka menjalani skenario switch position itu, dan untungnya sampai sekarang keadaan masih berjalan dengan sangat lancar.

“Re..”

“Hm..”

“Lusa, Kyu mengajakku ke Pulau Jeju dengan teman-teman kampusnya.”

“Wae?” Rere memutar posisi duduknya yang tadinya menghadap laptop sekarang berubah menghadap kearah Ririn. “Untuk apa kau kesana, eh? Bukankah kau bilang tidak menyukai Kyuhyun?”

“A-aku…”

“Apa jangan-jangan perasaan itu mulai muncul, eh?” tanya Rere selidik.

“A-anio.. anio Re..” Rere menghembuskan nafasnya berat.

“Sepertinya kau mulai menyukainya.”

“ITU KAN KARENAMU!!” Pekiknya tiba-tiba.

“YA!! PARK RIRIN!! Kau tidak perlu berteriak.” Ririn menunduk. “Ya sudah, mau bagaimana lagi, cinta itu datang karena kebiasaan bukan?”

“Eh? Sejak kapan kau jadi sok puitis seperti itu.”

“Aish.. kau sendiri yang mengajariku pabboya!!” Ririn merebahkan tubuhnya diranjang besar nan empuk itu.

“Kyuhyun itu ternyata orang yang sangat baik, aku kira saat kali pertama bertemu dengannya, dia adalah namja yang jahat dan menyebalkan. Ternyata 3 bulan bersamanya sudah membuatku comfort dan merasa dia adalah namja yang berbeda dari seluruh namja yang pernah aku kenal.” Terangnya.

“Ya, aku tau, dulu aku pernah mengatakannya padamu bukan? Dia itu namja yang baik, Cho Kyuhyun, tampan, baik dan juga kaya.”

BUGG..

Ririn melempar bantal kearah Rere.

“YA!! Ririn-ah!! Kau itu apa-apa’an, huh!!”

“Tidak usah dijelaskan kalau dia kaya, kau masih ingin kekayaan yang seperti apa, huh?”

“Hey, aku tidak butuh kekayaan lagi, orangtuaku sudah cukup kaya dan hampir tidak tau lagi harus menyimpan uang dimana!!” katanya sombong. =.=

“Cih.. mulai lagi..” Rere merengut melihat expresi datar dari sahabatnya itu. “Oh, iya.. sampai lupa. Bagaimana denganmu dan bos besar kurang kerjaan itu?”

“YA!! Jangan bilang dia bos besar kurang kerjaan, dia baik tau.”

“Wae? Baik? Hey.. Kim Rae Mun.. sejak kapan seorang KIM JONG WOON itu baik pada karyawannya, huh??” Celetuk Ririn sambil berdiri dihadapanku.

“T-tapi memang dia baik, sangat baik malahan.”

Flashback

“Hey, hati-hatilah sedikit!!” tegur dua orang Costumer saat ada yang sengaja menyandung kaki Rere hingga akhirnya menumpahkan coffe diatas meja tamu dan akibatnya tumpahan coffe itu mengenai baju salah satu yeoja.

“Ah.. mianhamnida.. mian.. mohon maafkan saya.” Kata Rere sambil membungkukkan badannya.

“Enak saja kau minta maaf, lihat bajuku jadi kotor, gajimu setahun pun tidak akan mampu untuk mengganti kerusakan bajuku ini.”

“Mian.. saya benar-benar tidak sengaja. Kaki saya tersandung sesuatu” Kegaduhanpun dimulai. Yeoja itu benar-benar tidak terima baju barunya kotor. Dia mulai memaki-maki Rere.

‘Cih.. kalau ketemu diluar, kuhabisi kau!! Kau kira aku tidak bisa membeli baju murahan seperti itu? Hallooo.. aku bukan orang miskin, disini aku hanya menyamar, you know!!’ gerutu Rere dalam hati sambil menatap mata Yeoja itu.

“Apa kau lihat-lihat? Kau masih mau mengelak.”

“Aku…”

“Mian…” perkataan Rere terpotong saat tiba-tiba Yesung datang dan berdiri didepan Rere. “Mohon maafkan keteledoran karyawan saya, saya akan mengganti kerusakannya.” Kata Yesung lembut. Sang yeoja itupun luluh dibuatnya, senyuman yang terpaut dibibir mungil Yesung membuat seorang bidadari sekalipun akan terdiam.

Setelah selesai membereskan kerusuhan yang terjadi, Yesung menarik tangan Rere untuk masuk kedalam ruang karyawan.

“Oppa.. lepas!!!” kata dia seraya menyentakkan tangannya. “Untuk apa Oppa meminta maaf kepadanya, eh? Aku tidak bersalah Oppa, dia yang salah, aku yakin kalau kakinyalah yang sengaja menyandung kakiku dan berakibat seperti ini.”

“Aku tau.” Jawabnya singkat.

“Ne? Kau tau? Lalu untuk apa kau mengganti kerusakannya, huh?”

“Aku pemilik cafe ini Rin, apa kau mau cafe ini dituntut hanya karena masalah sekecil itu? Salah ataupun tidak, dia adalah costumer kita, kau ingat slogan yang selalu ada dimanapun? Tamu adalah raja. Dan kau harus melayaninya dengan sebaik-baiknya.”

“Tapi Oppa..”

“Aku tau kau emosi karena dia menuduhmu seperti itu, kau tenang saja, aku tidak marah padamu, aku tau apa yang harus aku lakukan.” Terangnya sambil tersenyum. Sungguh senyuman indah yang melekat dibibir itu membuat jantung Rere berdegup dengan sangat kencang.

“Semangat ya!! Jangan putus asa hanya karena masalah ini.” Lanjutnya lalu mengelus surai coklat milik Rere, Yeoja cantik itupun menundukkan kepalanya untuk menutupi rona merah yang sudah terhias dipipinya.

“Ghamsa Oppa.”

Flashback End

“Rere…” Ririn melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Rere saat melihat sahabatnya itu melamun. “KIM RAE MUN!!! HEY!!” Jeritnya.

“Eh!!” Rere tersadar saat mendengar jeritan dari Ririn.

“Apa yang kau lamunkan, eh? Apa jangan-jangan kau sedang memikirkan bos kurang kerjaan itu?”

“YA!! Ririn, sudah aku katakan jangan memanggilnya seperti itu, dia sudah bukan bos kurang kerjaan seperti yang kau kenal dulu.” Bantah Rere. “ Yesung Oppa yang sekarang adalah Yesung Oppa yang baru.”

“Hah?? Aku tidak mengerti.”

“Huh.. sudahlah, kau tidak akan pernah mengerti.”

“Apa kau menyukainya?” tanya Ririn spontan. Rere langsung menatap tajam kearah sahabatnya.

“K-kau… a-apa yang kau katakan itu.. a-aku tidak mengerti.”

“Jangan berlagak tidak mengerti Re, aku sudah mengenalmu lama, dan selama aku mengenalmu, baru kali ini aku melihat sikapmu aneh terhadap seorang namja.” Rere menunduk.

“Kau tau kan, aku belum pernah merasakan jatuh cinta, aku tidak mengerti apa yang aku rasakan. Tapi jujur… setiap melihat dia tersenyum, jantungku berdegup dengan kencang, saat tanpa sengaja aku bersentuhan dengannya, rasanya darahku berdesir dan tiba-tiba seluruh tubuhku membeku.”

Bwahahahahaha.. tawa Ririn menggelegar saat mendengar pengakuan dari Rere.

“Terserah kau kalau mau menertawakanku, aku sudah pasrah.”

“Hey.. jangan putus asa seperti itu.” Kata Ririn seraya menepuk bahu Rere. “Kau mau tau apa arti dari perasaanmu itu?”

“Hm? Kau tau?”

“Tentu.. itu yang aku rasakan saat aku mulai menyukai… eh.. bukan bukan… mulai mencintai seseorang.”

“A-apa? me-mencintai?”

“Iya, kau sudah mulai mencintai bos kur…. eh bukan.. maksudku Yesung Oppa.”

“Wae? Hahaha.. tidak mungkin, aku tidak mungkin mencintai dia.” Jawabnya lemas. ‘Dia tidak pantas untukku, karena aku bukan typenya Ririn.’

.

.

X-change Identity

.

.

Hari yang ditunggu-tunggu Ririnpun tiba, sekarang dia sudah bersiap-siapa berada disisi jalan jauh dari kost’annya, menunggu jemputan dari… er… siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun, namja yang selama ini dekat dengannya.

‘Aku benar-benar tidak menyangka, ternyata masih ada Namja sebaik Kyuhyun. Aku kira, semua namja itu sama saja. Bisanya Cuma menyakiti hati seorang Yeoja. Huh.. syukurlah Kyuhyun tidak seperti itu dan…. aku berharap dia akan selalu seperti ini.’

Tin.. tin…

Klakson dari sebuah mobil yang berhenti didepan Ririn persis membuyarkan lamunan yeoja cantik itu, mobil Audi A5 berwarna putih itu membuat Ririn mengernyitkan dahinya.

‘Mobil siapa?’

Seseorang yang berada didalam mobil itupun keluar dari mobilnya. Ririn semakin ketakutan, karena ternyata seorang namja yang memakai Sweater hitam dengan perpaduan garis-garis biru tua dan memakai kacamata serta topi itu menghampiri dirinya. Sedikit demi sedikit Ririn memundurkan langkahnya.

Dug.. sialnya langkah Ririn terhenti saat pohon besar yang ada dibelakangnya itu menghalangi langkahnya.

“Si-siapa k-kau..” namja itu tersenyum lalu membuka kacamata yang dipakainya. “K-kau..”

“Kenapa kau baby?”

BUG…

Ririn melayangkan jitakannya kekepala namja tampan itu.

“Kyuhyun Oppa!! Kau membuatku takut.” Pekik Ririn kesal.

“Mianhae, kau sendiri pakai berlagak tidak mengenaliku.” Ririn terus berdecak kesal. “Yaa… babyku.. jangan cemberut begitu dong!!” rajuk Kyuhyun lalu memeluk tubuh mungil Ririn yang hanya bisa melebarkan matanya kaget.

‘Kyu.. jangan.. kau hanya membuatku semakin jatuh cinta kepadamu, aku mohon. Aku bukan Rere-Mu, aku Ririn. Yang kau cintai itu Rere bukan Aku.’

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu Re.” Ucap Kyuhyun seraya mengangkat dagu Ririn.

‘Jangan.. jangan kau katakan kalau kau mencintaiku Kyu, jebal!!’

“Re, Aku… ehm… harus mengatakan kalau…” Ririn meneguk ludahnya dengan susah. “Kalau…”

‘Tidak… jangan Kyu, aku belum siap mendengarnya, aku mohon jangan…’

“Kalau….”

“…..”

“Kalau…. kita harus pergi sekarang juga Re!!teman-temanku sudah menunggu dipelabuhan.”

Jduaaarrr… wajah Ririn langsung memerah seperti kepiting rebus, ia benar-benar mengira kalau Kyuhyun akan mengatakan cinta kepadanya, tapi ternyata tidak. Ia menunduk merasakan panas yang ada diwajahnya.

“Hey… gwaenchana baby?” tanya Kyuhyun cemas saat melihat Rere atau bisa dibilang itu bukan Rere yang sebenarnya, melainkan Ririn sedang menunduk lemas.

“Ehm.. gwaenchanayo Oppa.”

CHU..

Sekali lagi Ririn membulatkan matanya saat sekarang Kyuhyun mengecup keningnya lembut. “Kajja!!” Namja tampan itu menarik tangan Ririn untuk masuk kedalam mobil Audi A5 itu.

“Oppa.. ini mobilmu?” tanya Ririn saat mereka sudah dalam perjalanan ke Incheon Harbour.

“Hm.. bukan baby, ini mobil Teukie Hyung, teman kampusku. Kita sedang iseng-iseng tukeran mobil.”

“Oh.. ohya Oppa, ehm.. tadi.. k-kenapa kau memanggilku b-baby?”

“Hah? Gwaenchanayo, aku suka memanggilmu seperti itu, karena bagiku kau terlalu manis.” Ririn menundukkan kepalanya, malu? yah.. itulah yang ia rasakan sekarang. Sungguh, kata-kata romantis yang dilontarkan Kyuhyun membuatnya tidak bisa berkata banyak.

“Boleh aku memanggilmu seperti itu Re?”

“T-terserah kau Oppa.”

“Wah Gomawo baby..” katanya lalu mengacak-acak rambut Ririn.

“Ya!! Oppa, jangan mengacak-acak rambutku.” Gerutunya sambil merapikan kembali rambutnya.

.

.

X-change Identity

.

.

‘Kau sudah mulai mencintai Yesung Oppa.’ Kata-kata itu terus saja terngiang ditelinga Rere, karena hal itu, ia jadi tidak bisa berkonsentrasi dalam bekerja, ia lebih banyak melamun.

‘Tidak.. aku tidak mungkin mencintainya. Tapi selama aku hidup, baru kali ini aku merasa sangat kacau, setiap melihat ada yeoja yang ingin memeluk dia, hatiku terasa sesak, a-apa jangan-jangan benar yang dikatakan Ririn.’

“Ririn-ah!!” sapa Sungbi sambil melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Rere saat melihat yeoja cantik itu sedang melamun. “Park Ririn!! Hallooo”

“Eh.. ne.. Mian..”

“Apa yang kau lamunkan pagi-pagi begini, eh?”

“Eh? Tidak, aku tidak melamun kok.” Bantahnya.

“Kau sedang memikirkan Yesung Oppa, huh?”

“HAH??? Su-sungbi-ah,, apa yang kau katakan!! Aku tidak memikirkan dia.”

“Kau yakin?” Rere mengangguk. “Tapi aku melihat kalau kau… hem.. ya.. kau.. sudah mulai ada rasa pada Oppaku itu, eh?”

“Ya!! Sungbi-ah, jangan mengada-ada.” Sungbi cekikikan, lalu tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang.

“Eh!!” Sungbi menoleh kebelakang. “Nae Oppa, kau membuatku kaget tau!!” rajuknya seraya mengerucutkan bibirnya. Rere hanya diam sambil melihat keromantisan Sungbi dengan.. err.. mungkin namjachingunya.

“Apa yang kau lakukan disini, huh?”

“Aku sedang menggoda Ririn, Oppa.”

“Ririn?”

“Ne. Kenalkan, ini Ririn, pegawai special Yesung Oppa.” Rere langsung mencubit tangan Sungbi. “Heheh.. dan Ririn, kenalkan ini namjachinguku, Lee Sungmin.” Rere pun berjabat tangan dengan namja yang bernama Sungmin itu.

“Ririn Imnida.”

“Sungmin Imnida.”

“Kalian sedang apa disini?” tanya seseorang yang membuat mereka bertiga menoleh kearah suara tersebut.

“Yesung Oppa.”

“Yesung Hyung.”

“Sungmin-ah, sudah lama kah?” Sungmin dan Yesung berpelukan. Sungmin adalah adik kelas Yesung dan sempat akrab waktu mereka masih duduk dibangku SMA.

“Anii Hyung, aku menemani Nae Sungbi kesini.”

“Oh, duduklah, kenapa kalian malah berdiri?” mereka bertigapun duduk –kecuali Rere- pastinya. “Rin, tolong ambilkan mereka minum.”

“Ne. Oppa.” Saat Rere sudah pergi dari mereka, Sungmin mulai menyeringai.

“Itu calon mu Hyung?”

“Wae? Maksudmu apa Sungmin-ah?”

“Kata Nae Sungbi, dia adalah pegawai specialmu.” Mendengar perkataan dari Sungmin membuat Yesung reflex memberikan deathglare kearah Sungbi.

“Piss Oppa, aku kan Cuma ingin menjodohkan kalian.” Ucap Sungbi diiringi cengiran khasnya.

“Tapi niat Nae Sungbi menjodohkanmu dengannya ide bagus juga, kau harus mulai membuka hati untuk orang lain Hyung, dan Ririn adalah yeoja yang cantik.” Katanya seraya berbisik ditelinga Yesung.

“Oppa, aku mendengarnya.” Cetus Sungbi berlagak kesal.

“Nae Sungbi jangan sewot begitu, kau tetap yang tercantik dihatiku.” Sungmin mengelus surai lembut milik yeojachingunya itu.

“Gombal.”

“Mian Nae Yeoja, jangan marah ya!!” Sungbi menjulurkan lidahnya tanda mengejek.

“Oppa, sudah, mulailah kencan dengannya, jangan buang-buang waktu Oppa.”

“Sungbi-ah sudah, jangan terus menjodohkanku dengannya.”

“Aish.. Oppa, aku tau dihatimu itu kau juga sudah mulai tertarik padanya, bukan?” Yesung terpaku, ia menoleh kearah Ririn –Rere tepatnya- yang sedang mengambilkan mereka minum.

‘Apa benar aku sudah mulai tertarik padanya?’

.

.

X-change Identity

.

.

“WAH.. INDAH!!” Pekik Ririn saat mereka sudah sampai di pulai jeju. Tiba-tiba Kyuhyun melingkarkan tangannya kepinggang Ririn –lebih tepatnya memeluk dari belakang-. “Eh.. Oppa.”

“Bagus bukan?” ucapnya lalu menyandarkan dagunya dipundak kanan Ririn.

“Ne, Oppa. Sangat bagus dan indah.”

“Aku senang kalau kau senang.”

CHU.. Kyuhyun mengecup pipi Ririn lalu berlari masuk kedalam villa yang dia dan teman-temannya sewa.

“Op-pa..” Ririn menyentuh pipi kanannya. ‘Kenapa dia menciumku lagi?’

“YA!! Kenapa jadi berpasangan tidurnya?” jerit Kyuhyun saat teman-temannya memutuskan untuk tidur berpasangan.

“Tidak perlu berteriak seperti itu Kyunnie. Lagipula kita membawa pasangan kita masing-masing, bukan?”

“T-tapi a-aku…”

“Sudahlah Kyunnie, kau tidak mau melakukan –this and that- bersama kekasih barumu itu, eh?” rayu Eunhyuk ditelinga Kyuhyun yang spontan membuat Kyuhyun membulatkan matanya tak percaya.

“YA!! Hyung.. apa maksudmu, eh?” Eunhyuk dan yang lainnya tertawa lalu berlalu masuk kedalam kamar mereka masing-masing.

‘Sial.. lalu apa yang harus aku lakukan sekarang? Rere tidak mungkin mau satu kamar denganku? Baiklah, aku akan tidur diruang tamu saja.’ Gumam Kyuhyun lalu berjalan kekamar Ririn.

Tok.. tok.. tok…

“Ya, masuk!!”

“Baby..”

“Hm.. ne Oppa, waeyo?”

“I-itu..”

“Ya? Ada apa?”

“Anak-anak memutuskan untuk tidur berpasangan.”

DEG…

“M-maksud Op-pa?”

“Hm.. me-mereka tidur dengan pasangan mereka masing-masing. Dan…”

“Dan i-itu artinya.. k-kita harus satu kamar begitu Oppa?” Kyuhyun mengangguk lemas sambil menunduk. Ririn meneguk ludahnya.

‘Astaga.. apa yang harus aku lakukan? Kita kan tidak berpacaran, bagaimana bisa sekamar?’

“Tapi, aku sudah memutuskan untuk tidur diruang tamu kok.”

“A-apa?”

“Ya. Aku tidak mau membuatmu takut atau berfikiran macam-macam, jadi biar aku tidur diruang tamu, dan kau tidur disini.”

“Tidak Oppa.”

“Hah?”

“Gwaenchanayo, aku percaya padamu Oppa, kalau kau tidak akan macam-macam padaku.”

“Baby.. kau yakin?” Ririn mengangguk.

“Ne. Oppa.”

“Gomawo Baby.”

.

.

Sling… Bruak… Jdaar…. Jtuarr….

“Kya… kurang ajar, sedikit lagi, awas, lemah sekali sih, cuih!!” Ririn membekap telinganya dengan bantal saat mendengar suara kegaduhan yang diciptakan oleh Kyuhyun –sang Gamers sejati-

‘Aduh.. gimana aku bisa tidur dengan nyenyak kalau dia ramai seperti itu.’

“AWAS!! MATI KAU!!”

Bugg…

Karena kesal, Ririn bangkit dan membekap mulut Kyuhyun dengan bantal.

“Eh? Wae baby?” tanya Kyuhyun sambil mempause gamenya.

“Oppa tau sekarang jam berapa? Kenapa malah berteriak seperti itu, huh!!”

“Masih jam 10 bukan?”

“Dan Oppa tau kalau aku ngantuk sekali.” Kyuhyun cekikikan.

“Mianhae, aku akan mengecilkan suaraku. Sekarang tidurlah.”

“Sudah tidak bisa.” Ucap Ririn kesal sambil bersandar disandaran ranjang yang sama dengan Kyuhyun.

“Wae? Kau tidak bisa tidur lagi?” Yeoja cantik itu mengangguk seraya mempoutkan bibirnya. “Sini!!” Kyuhyun menarik pundak Ririn lalu menyandarkan kepala Ririn kedada bidangnya.

“O-Oppa…”

“Kalau sekarang kau pasti bisa tidur, kan?” Ucapnya sambil mengusap lembut rambut hitam nan panjang milik Ririn.

‘Hangat, sungguh Hangat. Aku ingin selalu seperti ini.’ Dan saat tiba-tiba Ririn menoleh keatas tepatnya untuk melihat wajah Kyuhyun, tanpa sengaja bibir mereka bersentuhan. Mereka hanya diam tanpa berbuat apa-apa.

‘Ke-kenapa ini, kenapa aku diam saja, Ririn.. apa yang kau lakukan? Jauhkan bibirmu darinya.’ Tolak Ririn dalam hati, tapi ternyata hati dan fikiran Ririn mempunyai keinginan yang berbeda jauh.

Sampai tak berapa lama, bibir Kyuhyun mulai bereaksi, ia menekan tengkuk Ririn dan memiringkan kepalanya untuk memperdalam ciuman itu, sedangkan tangan kanannya menaruh PSP’nya diatas meja, setelah itu melingkarkannya dipinggang Ririn.

Lidah Kyuhyun mulai membelai halus bibir tipis yeoja yang ada didepannya itu, lalu memberikan gigitan-gigitan kecil agar mendapatkan akses untuk masuk kedalam rongga hangat itu. “Arrrhh~” Racau Ririn saat Kyuhyun memaksa masuk dan akhirnya Ririn membuka bibirnya.

Kyuhyun mulai bergerak dengan lincah menyusuri deretan gigi putih yang terpampang di rongga lembab itu, mengajak Ririn untuk bertarung lidah walaupun pemenangnya sudah pasti dirinya. Sesekali ia menggigit dan menghisap manisnya lidah milik yeoja itu. Tapi tak berapa lama karena sebagaimana hukum alam berlaku –Manusia-membutuhkan-oksigen-.

“Hah.. hah.. Op-pa..” ucap Ririn dengan nafas yang tersengal-sengal.

“Saranghae Rere, Jeongmal Saranghae.”

Deg..

Jantung Ririn berdegup dengan sangat kencang saat mendengar ucapan dari namja tampan itu.

“A-apa yang kau katakan itu Oppa?”

“Maukah kau menjadi Yeojachinguku, Rere-ssi?” tanya Kyuhyun seraya menangkupkan wajah Ririn dengan kedua tangannya.

“Oppa..”

“Jujur saat kali pertama bertemu, aku sudah jatuh hati padamu Re, mungkin ini yang dinamakan Fall in love at the first sight. Aku tidak bisa membohongi diriku Re.”

“Oppa.. aku…” Kyuhyun menatap iris hitam itu lekat, mencari jawaban yang membuat ia selalu merasa bingung.

‘Aku harus menjawab apa? yang ia sukai itu Rere, bukan Ririn. Tuhan.. apa yang harus aku lakukan.’

“Apa kau tidak mencintaiku?”

“A-apa? T-tidak Oppa.. Cuma..” Ririn menundukkan kepalanya.

“Kenapa Re?”

‘Apa aku katakan saja kalau aku bukan Rere? Tapi apa yang akan terjadi setelah ini? Aku tidak siap berpisah dengannya.’

“Re…”

“Nado Saranghae.”

Jleb…

Kyuhyun terdiam dan mulai mencerna yang dikatakan Ririn. “Ja-jadi.. k-kau menerimaku Re?” Ririn mengangguk pelan.

‘Mianhae Re, aku menjawab sesuai keinginan hatiku, aku mencintainya, sungguh.’

“Gomawo Baby.. Gomawo..” Kyuhyun memeluk erat tubuh Ririn dan terus mengecup puncak kepala Ririn. “Aku sangat menyayangimu. Mulai sekarang, tetaplah bersamaku.”

“Ne. Oppa, aku juga sangat menyayangimu.”

.

.

“Cheers…” Semua yang ada ditaman belakang villa itu mengangkat gelas mereka. Para namja sekitar 4 orang itu sedang bersantai menikmati pemandangan malam, dengan lautan yang terlihat bersinar karena diterangi bulan. Sedangkan ke 4 yeoja itu sedang mempersiapkan pesta barbeque yang akan mereka adakan.

“Cie.. Cie.. yang baru jadian, kapan traktiran?” sindir namja dengan Gummy smile itu. Kyuhyun yang merasa tersindir hanya menunjukkan cengirannya seraya menatap yeojachingunya yang sedang bersenda gurau dengan yeoja-yeoja yang lain.

‘Kau sangat indah Re, Aku mencintaimu.’ Gumamnya dalam hati saat melihat betapa cantiknya yeojachingunya itu, saat rambut panjang nan bergelombang itu diterpa angin malam, sungguh membuat dia terlihat sangat cantik.

“HEY!! OPPA!! SAMPAI KAPAN KALIAN DISANA, HUH!!” Jerit Yeoja bernama Sora, lebih tepatnya Yeojachingu Leeteuk.

“Ayo kita mulai pestanya!!” Ajak Leeteuk. Akhirnya mereka memulai pesta malam itu. Tawa, teriakan senang, suara-suara nyanyian terdengar memenuhi taman belakang itu. Malam itu benar-benar malam yang indah bagi mereka semua.

“Ayo minum!!!” Donghae menuangkan Soju secara merata kedalam gelas kecil. “Dihabiskan ne!! Malam ini kita berlomba untuk memenangkan sebuah hadiah yang sangat menarik!!” Ririn meneguk ludahnya dengan susah. Seumur hidupnya, ia belum pernah mencoba setetespun yang namanya minuman keras itu.

“Ne. Donghae-ah, yang kalah akan mendapatkan hukuman yang setimpal.” Kata Leeteuk menimpali.

“Kalau pasangan kalian menyerah, berarti kalian di diskualifikasi.”

Ririn menarik-narik T-Shirt yang dikenakan Kyuhyun. “Waeyo baby?”

“Aku tidak pernah minum Oppa, bagaimana kalau kita kalah?”

“Kau tenang saja baby, kita pasti menang.” Jawab Kyuhyun seraya mengacak rambut Ririn.

“Ok. Gelas sudah ditangan ne,didepan kalian sudah ada 10 botol soju, kalau ada yang mampu menghabiskan cukup 6 botol berukuran sedang ini, itulah pemenangannya.” Terang Eunhyuk.

“SIAP!!!”

“Kita mulai… HANA… DUL…. SET…. MULAI…”

Glek.. glek.. glek… Ririn meminum soju itu dengan sangat berat, rasanya sangat aneh karena dia juga baru kali pertama mencoba minuman keras itu. Tak berapa lama, botol-botol soju yang ada didepan mereka perlahan mulai kosong.

Donghae dan yeojachingunya sudah gugur pertama, begitu pula Leeteuk dan Sora. Hanya tersisa, Eunhyuk, Kyuhyun, Ririn dan Yeojachingu Eunhyuk pastinya.

“Ayo.. siapa yang akan menang!!” ucap Leeteuk, tubuhnya mulai bergoyang karena dia mabuk. Yeojachingunya sudah tertidur didadanya, begitu pula yeojachingu Donghae.

“Siapa yang akan menang? Sepertinya akan semakin seru.” Kata Donghae. Wajah Ririn mulai memanas. Ingin sekali ia berhenti meminum Soju itu, tapi karena ia tidak mau mengecewakan Kyuhyun, ia pun tetap berjuang.

PYAARR…

Semuanya menatap kearah suara itu, ternyata yeojachingu Eunhyuk sudah tumbang dan itu berarti pemenangnya adalah…

“YA!!! KYUHYUN DAN RERE PEMENANGNYA!! CHUKKAE!!”

“Hahaha… gomawo Hyung, kita memang pasangan yang serasi.” Seru Kyuhyun tanpa sadar. Kesadarannya sudah mulai hilang karena mereka sudah menghabiskan kurang lebih 7 botol soju itu.

“Uhk…” Ririn menutup mulutnya, ia sudah ingin muntah, tapi tidak bisa. Kepalanya berputar-putar, badannya terasa sangat panas.

“Baby kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun seraya menyentuh kedua pipi tembem Ririn.

‘Apa yang aku fikirkan? Kenapa… leher itu…” Entah apa yang difikirkan Ririn, ia melihat leher Kyuhyun yang berkeringat itu begitu menggodanya.

“Aku balik kekamar dulu.” Cetus Donghae lalu mengendong yeojachingunya, begitu pula Leeteuk dan Eunhyuk. Mereka mulai masuk kedalam villa.

“Ayo kita kekamar Baby.” Ririn mengangguk. Kyuhyunpun menggendong tubuh mungil itu ala bridal style.

“Arh~” desah Ririn tiba-tiba ditelinga Kyuhyun. Ia mendekatkan bibirnya dan mencium aroma soju yang ada dileher Kyuhyun. Memang kalau seseorang itu meminum minuman keras dengan sangat banyak, aroma minuman itu akan keluar bersamaan dengan keringat yang ia keluarkan.

“Oppa.. arrhh~” tanpa Ririn sadari, ia mulai mengecup setiap senti leher putih milik namjachingunya itu.

“Kau ke-kenapa Baby? Arrhhh~” tanya Kyuhyun saat semakin lama Ririn membuatnya bernafsu. Ia mengendong Ririn dengan langkah gontai karena separuh kesadarannya sudah tidak ada.

Sesampainya dikamar mereka, Kyuhyun membaringkan tubuh mungil itu keatas ranjang.

“Argh~” Ririn memejamkan matanya sambil bergeliat kecil membuat Kyuhyun terpaku melihatnya. 2 kancing kemeja yang digunakan Ririn, terbuka dari atas, menambah kesexy’an tubuh Ririn. “Oppa..”

“Ne. Baby..” Yeoja cantik itu membuka matanya lalu menatap kearah Kyuhyun yang masih membatu.

“Oppa sedang apa? Oppa tidak mau kesini?”

“Eh?” Kyuhyun naik keatas ranjang lalu membelai halus pipi Ririn. “Kau mabuk baby.”

“Hahaha.. aku mabuk? Anii.. aku tidak mabuk!! Aku masih sadar Oppa!!” ucap Ririn. Tanpa sadar ia menarik dagu Kyuhyun dan melumat bibir manis itu. “Urhm~”

.

.

^ T.B.C ^

.

Kyaa.. ^^~ motong’nya pas mau adegan ‘This and That’ wkwk.. karena saya masih gak ada ide, jadi dipotong darisini ^^//. Nanti saya usahakan update cepet hehehe. Leave a comment please ^^.

Gomawo^^

42 comments on “X-Change Identity – Chapter 2 ~Straight~

  1. UNNI !!! LANJUTKAN GAK !! BUAHAHAHA…
    SENANG SEKALI BACANYA !!
    -tuh kan aku ketawa-
    CERITANYA DAEBAAAK !!! AYO LANJUTKAN !! PENASARAN SETENGAH MATI NIH !! XDDD

    AKU MAU MINBINYA UNNI !!1 HUUOOOOOHHH !! XXXDDDD

    • Kkk~ kenapa dengan lehernya???o_O
      Baik-baik aja kan?? wkwkwkw..
      sabar-sabar….
      kenapa Capslock pada jebol ya!! -____-

      dilanjutkan bulan depan ya, karena berhubung unni belom ada fikiran #plaaak hahahaha

      • lehernya……. lehernya… hanya saya yang tau (?) /plak

        karena ini terlalu awesome TTvTT

        aku akan menunggu sampai kapanpun TTvTT)–c<-_-) *cubitmelarpipiunni*

      • -__________– setia amat ya >.<"
        baiklah.. karena KyuRin sudah berbaik hati mau menunggu ^^ tunggu Chapter berikutnya yg entah kapan akan mucul wkwkwwk *tebarbungakamboja*

      • aku mau tau ceritanya sama end.. the end.. super end entah berapa chapter pun .. TTvTT

        saya suka idenya dari awal.. dan ini klimaks kegilaan saya /plakplakplak

        ok selalu ditunggu.. TTvTT *pelukgapakelepas*

      • ^^.. Unni juga gk kepikiran bikin konsep kayak gini *nyengir*
        ya semoga saja, ceritanya tidak membosankan ^^
        unni takut gk dapat feel lagi wkwkwwk..

        soalnya unni kalo update lama -____-
        nunggu feelnya datang lagi u_u

      • -____- ‘uhuk’nya Kyurin masih dalam tahap pengetikan u_u
        jadi gk tau kapan lagi mau publish wkwkwkw..

        hmmm.. karena minbi mau ‘uhuk’ juga, jadi ntar unni coba buatin ‘uhuk’nya minbi ahahahahaha

      • uye! tahap pengetikan itu sudah proses.. jdi sy senang TvT

        wakakakakakk XDD minbi terselubung..😄

        berarti sungrae juga dong.. :> :>
        ihiy, nc author nih ye.. :> :>

      • -____- pengetikanny pasti lama, karena unni belum pernah buat NC straight, bayanginnya malu sendiri >///<

        NC author ya?? hmmm jadi mikir-mikir -___-
        kan masih ada anak yg dibawah umur *loh

      • kan yang dibawa umur itu kamu u_u #plaaak..
        bayangkan apanya -____-
        ntar yang bikin NC kan masternya wkwkwk…

        jadi unni tinggal nunggu aja hahahah

    • >///< gomawo saeng, unni jadi malu #plaak..

      ne ne..
      chapter berikutnya ada yadongnya wkwkwk..
      kayaknya pada ketularan yadong nih hahaha…

      Hwaiting ^^
      buat FF mu juga ne ^^

      • Ne cheonman eonni ^^

        Eonni kalo di pikir2 lbh seru kalo yesung sm kyu yadong-an d 2 tmpat yg brbeda #PLAK *lari ke belakang punggung yeye xD.*

        Kan eonni sm yesung penyebar virus yadong yg bs tertular pada siapapun xD.

        Eonni lanjutannya bsk yaaaa #PLAK

      • maksudnya -________-
        kyu yadongan sama yesung?
        udah ada saeng di ff yaoi unni wkwkwkw..
        ini kan straight.. bisa2 di gorok sama KYURIN dan SUNGBI hahaha..

        besok??/
        ya… besok besok besok besok.. dan gk tau kapan selesainya.. wkwkwkwk

  2. Jadi aku lanjutin dari sini toh? ==”
    Cukup ngerti juga sih sekarang plotnya u.u
    Trus nanti mau yang soft apa hard? #eh
    Mau berapa ronde? #lho

    Itu Kim Rae Mun juga mau gak?😛 #jduar
    Nanti kalau aku selesai UAS aku bkinin deh ya
    ditunggu ^.~
    Jangan lupa dikirim datanya u.u #jduar
    ciao cinta *hug*

    • cinta -_____-”
      karena anak2 ini pengen yg kueren, jadi kayaknya bikin hard aja tapi no sex toys ya😀 Wkwkwkwk…

      abis ujian ya?? hmm..
      berarti 2 minggu lagi,, hahahaha…
      sabar2 aja menanti ff ini…hehehe

      apanya yang aku kirim ke kamu??o_O
      Kelanjutanny belom aku buat cinta –”
      masih notok jedok sampe sini u_u *hugback*

  3. this and that kyk.a syik nihh #yadong kumat
    kok alur.a bnyk.an ririn n’ kyu ??? sungrae mna ??? #hilang

    lanjut …

  4. kkyyyaaa…………..

    dasaaarrrr…………..

    mutusin kok yaa………………..
    gak liatliat……………..

    hihihihihi……..saeeengg….!!!!
    sekarang giliran KYU _ Rin yang..Ceee’ ………wlkwkwk

  5. wah akhir.a kyu menyatakan perasaan.a ma ririn mskpn kyu mengira kalau ririn adalah rere geundae aku yakin kyu sbnr.a memang menyukai ririn bkn rere dan yesung oppa jg mulai tertarik pd rere? Aigo. . . Haha
    waduh ririn jago jg minum.a bru prtma tp dah bs menghabiskan kurang lbh 7 botol? Ckck yeoja yang tanggu. Kkkk wajar aja kalau dy mabuk n smpe kisseu kyu. Hahaha
    gmn kelanjutan.a yah?🙂
    thor,ff.a keren bgt. Aku suka,aku suka.
    ^ _ ^

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s