tumblr_ljngjsCGKg1qbs5pg

Love You ~Straight~

Main Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hyuna

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : They are belongs to God, themselves and also their Parents, but This Story is mine

Genre : Romance, Fantasy

Rate : T

Summary : Aku mencintaimu melebihi cintaku kepada diriku sendiri. Aku mencintaimu karena aku menerima semua kekurangan dan kelebihanmu.

Warning : Straight, Ooc, Typo(s), alur cepat

Cr : This story for my mom @Cececicimud ^^

.

.

Bagaimana rasanya bila kau hanya bisa menyimpan perasaanmu itu dalam hati tanpa mau mengungkapkannya? Apa kau sakit bila melihatnya terluka? Apa kau cemburu bila melihatnya dekat dengan orang lain?

.

Happy Reading

.

.

“Hey, Andwaee.. kembalikan diaryku!!” seruku sambil berusaha mengambil kembali

diaryku yang dirampas oleh sekumpulan Yeoja yang menyebut mereka dengan sebutan Black Flower.

Mereka adalah sekumpulan Yeoja-yeoja yang kurang kerjaan, yang suka menindas Yeoja lemah seperti aku. Mentang-mentang keluarga mereka adalah donatur terbesar dikampus ini, jadi mereka bisa sesuka hati mem-bully orang.

“Kau itu tidak cocok berada dikampus ini Lee Hyuna!!” cetus salah satu yeoja dengan penuh penekanan dinama asliku.

Ne, Benar yang dikatakan Sully, kau itu cocoknya berada dikampus murahan, kau tidak cocok berada dikampus elite seperti ini.” Aku hanya terdiam seraya terus berusaha merampas diaryku.

“Sudah mundur kau!!” Yeoja yang berambut panjang dan bergelombang itu mendorongku hingga aku tersungkur dan menatap tembok yang ada dibelakangku.

Buug…

“Ahh~” racauku saat tubuhku terhempas dengan saat keras.

Sreeeekkk…

ANDWAE!!” Jeritku saat aku melihat sendiri mereka menyobek diarku sampai hanya tertinggal potongan-potongan kecil. “Tidak… ke-kenapa ka-“

“AKU SUDAH PERNAH MENGATAKANNYA KEPADAMU, BUKAN!!! JANGAN PERNAH SEKALIPUN KAU BERANI MENGINJAKKAN KAKIMU DIKAMPUS INI, ARRA!!” Bentak salah satu Yeoja yang juga leader dari Black Flower, Victoria.

“VICTORIA!!” Bentakan dari seseorang membuat aku dan sekumpulan Yeoja itu menoleh kearah suara tersebut.

“Kyu-Kyuhyun Oppa.” Namja yang dipanggil Kyuhyun tadi, berjalan mendekati kami… oh, tidak.. lebih tepatnya, dia mendekatiku.

“Sampai kapan kelakukan kalian seperti ini, eh?”

Oppa~”

“Vic, aku sudah sering mengatakannya, kalau kau selalu seperti ini, Aku akan benar-benar meminta kepada Appa untuk mengirimku ke amerika.” Ucap Kyuhyun tegas.

Shireo !! Aku tidak mau Oppa, jangan pernah kau meminta kepada Appa untuk mengirimku kembali kesana.” Ternyata Victoria adalah adik dari Kyuhyun.

“Kalau begitu berhenti bersikap seperti ini!!”

ANDWAE !! Selama Yeoja ini tetap berada disini, aku tidak akan pernah berhenti Oppa.”

“VIC!!”

“Kita pergi darisini guys. Ingat Hyuna, kali ini kau selamat karena Oppaku sudah menolongmu, tapi jangan harap lain kali kau lepas dari kami.”

“Vic!!”

Kajja !!” Victoria dan Yeoja-yeoja yang lain akhirnya pergi dari hadapanku dan juga Kyuhyun.

Aku terduduk dan menatap sobekan-sobekan kecil diaryku yang selama hampir 18th selalu bersamaku.

‘Kenapa? Kenapa selalu aku?’ aku mulai memunguti sisa-sisa sobekan yang ada dihadapanku. Tanpa aku sadari Liquid bening menetes dengan sendirinya. ‘Diary ini sangat berharga buatku. Dan sekarang, semuanya hanya tinggal kenangan.’

Tiba-tiba tanganku terhenti saat aku melihat ada sebuah tangan yang menggenggamku erat. Dan aku tau siapa yang menggenggam tanganku.

“Lepas!!” cetusku seraya menepis tangannya.

“Mianhae, aku benar-benar minta maaf, Dongsaeng ku benar-benar keterlaluan kepadamu.”

“Urusi saja Dongsaeng mu itu, ajari dia untuk tidak bersikap semena-mena kepada orang lain.”

“Mian.” Dia menundukkan kepalanya, aku tau dia benar-benar tulus meminta maaf kepadaku, tapi aku terlanjur kesal dengan Dongsaengnya itu.

Tanpa menghiraukan dia, segera aku tinggalkan dirinya yang masih menunduk dihadapanku. ‘Musnah, semuanya musnah, kenangan itu sudah tidak ada lagi. Oemma, mianhae. Hiks.’

Dalam perjalanan pulang, aku terus saja menangis, aku tidak peduli setiap orang menatapku aneh. Yang aku fikirkan sekarang adalah nasib diaryku. Diary itu sangat berarti untukku.

TAP.. TAP.. TAP…

Saat jalan mulai sepi, aku mendengar suara langkah kaki dibelakangku, sebenarnya aku merasa ada yang membututiku semenjak aku menginjakkan kakiku keluar dari kampus, tapi aku tidak menghiraukannya. Sampai saat hatiku mulai merasa kesal. Aku menghentikan langkahku dengan tiba-tiba.

Buuuggg..

Seseorang menabrak tubuh bagian belakangku.

“Kenapa kau membututiku, eh?” tanyaku saat melihat yang membututiku adalah… Kyuhyun.. Ya.. Namja itu ternyata daritadi terus saja mengikutiku.

“Aku hanya ingin memastikan, kau sampai dirumah dengan selamat Hyuna.”

“Kau kira aku anak kecil yang harus diawasi, huh!! Aku bisa pulang sendiri, tanpa kau buntutipun aku pasti pulang dengan selamat.”

Tiiiiiiiiiiinn….

“AWAS!!!” tanpa aku sadari, mobil dengan kecepatan tinggi melaju dari tikungan yang sangat tajam, beruntung Kyuhyun menarik tanganku. Dan….

Buuugg….

Aahhh… apa ini? Dia memelukku erat sampai tubuhnya menubruk tiang penyangga listrik yang ada dibelakangnya. Aku mendengar punggungnya terbentur dengan sangat keras.

“Argh~” Eluhnya. Aku mendongakkan kepalaku dan melihat dia memejamkan mata seraya terus memelukku, ia meringis kesakitan.

“Op-pa~” ucapku. “Uuhh~” bukannya merenggangkan pelukannya, ia semakin erat memeluk tubuhku. Kurasakan tubuhnya bergetar, entah apa yang aku rasakan, aku hanya bisa diam saat ia terus saja memelukku.

“Eh!! LEPAS!!!” Pekikku saat aku tersadar apa yang sudah dia lakukan kepadaku.

“Ahhh~” ia terduduk dan terus memegangi dadanya. “Argh~” aku melihatnya terus saja meringis kesakitan.

“Hey, k-kau ti-dak apa-apa, huh?” tanyaku sambil masih menjaga jarak dengannya.

Ia tidak menjawab, ia masih tetap dalam keadaan terduduk, tertunduk seraya terus memegangi dadanya. “Oppa kau jangan bercanda, kau kenapa?” tanyaku mulai khawatir dengan keadaannya.

Aku mulai mendekatinya dan memberanikan diri untuk mengangkat dagunya. “Oppaaa~” seruku saat melihat wajahnya memucat, sangat pucat. Ia terus saja menggigit bibir bawahnya sambil memejamkan matanya. “Oppa kau kenapa? Kumohon jawab aku?”

Masih tidak ada jawaban darinya. “Oppa..”

Gwaenchana Hyuna aahh~” ia mencoba menatapku dan tersenyum. “Aku tidak apa-apa, kau jangan cemas.”

“Tapi kau…”

“Sudah.” Dia berdiri dengan sangat hati-hati, tangan kirinya masih setia menekan dadanya. Akupun berdiri dan menatapnya. “Ayo aku antar pulang.”

Anii Oppa, lebih baik kau pulang, kost’anku juga tidak jauh darisini.”

“Tidak, aku akan mengantarmu sampai kau benar-benar sampai dengan selamat.”

“Oppa~ tapi kau sakit.”

“AKU TIDAK SAKIT HYUNA!!” Bentaknya. Aku memundurkan langkahku saat mendengar bentakan darinya. “Aku tidak sakit, ku mohon jangan menganggapku lemah.”

Aku terdiam. “Mianhae Oppa, mianhae..” sekarang berganti dia yang tidak menjawab, ia mulai berjalan didepanku tanpa menoleh sedikitpun kearahku.

‘Kenapa sikapnya aneh, tidak seperti tadi? Apa aku berbuat salah kepadanya.’

Tanpa terasa keheningan yang kita rasakan telah mengantarku dan dia sampai didepan kost’anku. “Gamsha Oppa, kau sudah me-“

“Istirahatlah, dan jangan memikirkan yang dikatakan Dongsaeng ku tadi.”

“Hmm? Ne Oppa, arraseo !! Ehm, Oppa tidak mau mampir dulu?” eh sebentar? Kenapa sekarang aku jadi baik padanya? Aish.. apa yang kau lakukan Hyuna, bukannya kau tadi sedang sangat kesal kepadanya, eh!!

“Tidak perlu, aku mau langsung pulang.”

“Oh, Ne. Sekali lagi gamsha Oppa, kau sudah menolongku tadi.” Dia hanya diam dan langsung berlalu dari hadapanku tanpa berucap satu katapun.

‘Kenapa lagi sekarang? Tidak membalas ucapan terima kasihku, eh sekarang malah kabur begitu saja, ish… benar-benar membuatku menyesal sudah baik kepadamu.’ Gerutuku dalam hati.

.

^ Love You ^

.

Author Prov

Kyuhyun berjalan dengan langkah gontai, tubuhnya benar-benar serasa mati, lebih tepatnya karena sekarang dadanya terasa sangat sakit, sesak, perih seperti tertusuk ribuan jarum. “Argh~” dia terus meringis kesakitan seraya menekan dadanya.

‘Kenapa sesakit ini? KENAPA KAU BEGITU LEMAH CHO KYUHYUN!!!’ Bentaknya dalam hati. ‘Apa hanya untuk menjaga orang yang kau cintai saja, kau tidak bisa, huh? Kau tidak mampu?’  dia masih berjalan dengan sempoyongan.

“Oppa, bukankah itu Kyuhyun Oppa?” tanya salah satu Yeoja yang berada di sebuah mobil.

“Eh, benar itu Kyuhyun-ah!! Sepertinya dia….” belum sempat Namja yang juga berada dalam mobil itu melanjutkan kata-katanya, buru-buru ia menghentikan mobil Renault Samsung SM5 warna hitam miliknya.

Namja dan Yeoja itu lantas keluar dan berlari menghampiri Kyuhyun. “Kyuhyun-ah!!” Namja itu menarik pundak Kyuhyun sampai tubuh Namja berwajah putih pucat itu menoleh kearahnya. “K-kau kenapa?”

“Kyu Oppa? Gwaenchana?”

“Ye-Yesung Hyung.” Kyuhyun terlihat begitu lemas, wajahnya terlihat seperti orang yang akan meregang nyawa. Namja yang berada disamping Kyuhyun yang juga bernama Yesung itu langsung membopoh tubuh Kyuhyun berjalan menuju mobilnya.

Chagi, tolong bukakan pintu mobil, kita bawa Kyu kerumah sakit!!” pinta Yesung kepada Yeoja yang ada disebelahnya, Kim Rae Mun atau yang akrab dipanggil Rere, Yeojachingu Yesung.

Ne, Oppa.” Setelah Kyuhyun sudah masuk kedalam mobil, Yesung melajukan mobilnya dengan cepat kearah Rumah Sakit yang tak jauh dari mereka berada.

.

.

“Punggungnya memar, seperti baru saja terkena benturan atau pukulan yang sangat keras. Itu juga yang menyebabkan dadanya terasa sakit kembali.” Jelas Dokter Kibum kepada Yesung.

“Apa itu berarti penyakit dia-“

Ne, Yesung-ssi, bisa jadi Pneumothorax yang ia derita mulai kambuh kembali.” Yesung terdiam mendapati ucapan Dokter.

Kyuhyun adalah sahabat Yesung dari kecil, mereka selalu bersama dan selalu bercerita panjang lebar soal kejadian-kejadian yang mereka alami. Kyuhyun pun menganggap Yesung adalah Hyungnya karena dia adalah anak pertama seperti Yesung.

Ia tidak pernah akur dengan Yeodongsaeng nya, Victoria. Entah apa yang membuat mereka selalu ribut setiap kali bertemu. Kyuhyun sebenarnya adalah orang yang care, baik, perhatian dan selalu terlihat bahagia setiap saat. Tapi kalau disinggung soal penyakit dia, ia akan langsung marah.

Ia menganggap, ia telah dianggap lemah dan diremehkan oleh penyakitnya. “Tolong jaga dia Yesung-ssi, kau tau kan Kyuhyun itu sangat nekat. Aku hanya tidak ingin penyakitnya ini akan semakin parah.”

Ne. Dok. Arraseo!!” Dokter Kibum menepuk bahu Yesung kemudian berjalan pergi dari Namja manis itu.

_Ckleeek_

Knop pintu terbuka, Yeoja manis yang sedang menemani Kyuhyun itupun menoleh dan mendapati sang Namjachingu nya berwajah sedih. “Oppa, wae? Tidak ada masalah serius, bukan?”

Anii Chagi, geundae…” Yesung menghentikan ucapannya lalu memeluk Rere.

“Oppa, wae? Kenapa kau memelukku?”

“Penyakit Kyu…. kambuh lagi.”

Mwo? Kau bercanda kan Oppa?” tanya Rere sembari melepaskan pelukannya.

Aniya, aku serius Chagi, Dokter Kibum sendiri yang mengatakannya kepadaku.”

Ge-geundae…. bukankah penyakit Oppa sudah tidak pernah kambuh lagi hampir 4 tahun ini Oppa.”

“Aku juga berfikir seperti itu Chagi, tapi kata Dokter, karena benturan atau pukulan yang sangat keras yang baru saja ia terima di punggungnya, dadanya ikut merasakan dan berakibat Pneumothorax itu kambuh kembali.”

Andwae !! Aku tidak bisa percaya Oppa.” Kata Rere seraya menatap Namja tampan yang masih belum sadarkan diri itu.

Author Prov END

.

^ Love You ^

.

Ini sudah hari ke 3 semenjak kejadian itu, dan selama itu juga, aku sudah tidak pernah melihat sosok Kyuhyun. Aku tidak tau apa yang terjadi kepadanya. Setiap aku belajar di lorong kampus, mataku tidak berhenti mencari sosoknya yang selalu membuatku.. err… merasakan hal yang aneh dalam hatiku.

Aaah.. kenapa aku ini? Merasakan hal yang aneh dalam hatiku? Apa jangan-jangan aku? Aku menggelengkan kepalaku dengan cepat. Tidak Hyuna, kau tidak boleh bermimpi!! Jangan mengkhayal seperti itu, kau itu bukan typenya. Ingatlah yang dikatakan Victoria.

Buugg..

Appo !!!” aku meringis kesakitan saat ada yang mendorongku hingga terjatuh kelantai.

“Hey, Yeoja Pabbo !! Apa yang sudah kau lakukan pada Oppaku, eh?”

“La-lakukan apa Vic?”

“Jangan berlagak tidak tau apa-apa!! terakhir kali aku melihatmu bersama Oppaku, dan setelah itu Oppaku sudah tidak sadarkan diri.”

“A-apa??” aku menautkan alisku bingung. Apa yang sedang Victoria bicarakan? Aku benar-benar tidak mengerti.

“Kau apakan Oppaku!!” bentaknya.

“Aku tidak melakukan apapun Vic!!”

“BULLSHIT!!! KAU PASTI SUDAH MEMBUAT PENYAKIT OPPAKU KAMBUH KAN? BENAR KAN?” Semakin lama dia semakin menaikkan suaranya. Ia mendekatiku dan menekan daguku kuat-kuat.

“Argh~ Vic~ ahh~ sa-kit~” racauku saat ia semakin kuat mencengkram daguku.

“Kalau sampai terjadi sesuatu dengan Oppaku, kau adalah orang pertama yang akan aku bunuh!!” cetusnya lalu menghempaskan daguku dengan kuat.

“Argh~” ia berjalan pergi meninggalkanku, menyisahkan sebuah tanda tanya besar di otakku. Apa yang sebenarnya terjadi? Penyakit? Penyakit apa?

Karena penasaran dengan semua itu, aku mulai mencari tau soal apa yang di ucapkan Victoria. Diam-diam aku membututi Victoria selama dikampus, aku juga menguping setiap yang ia bicarakan dengan teman-temannya. Ya, lama-lama aku bisa disebut sebagai Stalker. Tapi bagaimanapun juga, aku melakukan semua ini karena Namja itu.

“Vic, bagaimana dengan Oppa mu? Apa dia sudah sadar?”

“Belum, sampai tadi malam aku menengok dia di rumah sakit, belum ada gerak-gerik kesadarannya.”

“Apa separah itu penyakit Oppa mu?” Victoria menghela nafasnya berat, walaupun ia tidak pernah akur dengan Oppanya, tapi disisi lain, ia begitu menyayangi Oppa satu-satunya itu.

Ne, dulu saja saat penyakit Oppa kambuh, hampir 1 bulan dia tidak sadarkan diri.” Saat itu aku sedang menguping pembicaraan mereka dari balik pintu ruangan tempat mereka biasa mengobrol.

“Memang penyakit apa yang diderita Oppamu, sepertinya parah sekali.”

Pneumothorax.” Mendengar Victoria menyebut penyakit yang diderita Kyuhyun, dadaku langsung sesak, aku tau penyakit apa itu, penyakit yang kalau sudah memasuki stadium akut, bisa merenggut nyawa penderitanya. Memang sebenarnya penyakit itu cukup simple. Bisa sembuh dengan sendirinya tapi juga bisa kambuh tanpa diduga-duga.

Bagi penderita Pneumothorax, penyakit itu sungguh menyiksa, karena dada akan terasa sangat sakit seperti tertusuk ribuan jarum. Tunggu? Aku melebarkan mataku dan mengingat kejadian saat itu.

‘Apa jangan-jangan yang aku lihat kapan hari itu…….’ aku mengingat kejadian dimana, dia menolongku dari mobil yang akan menabrakku, lalu tubuhnya memelukku dan…. sepertinya, punggungnya terbentur tiang penyangga listrik itu.

aku kembali mendengarkan obrolan Victoria. “Pneumothorax? Penyakit apa itu?”

“Aku tidak tau lebih jelasnya, yang ku tau, dulu setiap penyakit Oppa kambuh, ia selalu mengeluh dadanya terasa sakit, sesak, nyeri atau apalah. Yang aku lihat, saat itu Oppa hampir saja meninggal karena penyakitnya.”

Semua teman-teman Victoria menatap senduh ke arah Yeoja manis itu. “Sudah 4 tahun ini, penyakit Oppa tidak pernah kambuh lagi, tapi….”

“Hem? Wae Vic?”

“Aku yakin, penyakit Oppa ini kambuh karena Yeoja kampungan itu.” cetus Victoria dengan penuh penekanan. Kulihat sorot matanya sudah dipenuhi kebencian, aura gelappun mulai menyelimuti dirinya.

“Kenapa kau berfikir seperti itu?”

“Karena Yesung Oppa bilang, punggung Oppa terbentur sesuatu dengan sangat keras. Dan aku yakin, yang terakhir bersama dengan Oppa adalah Yeoja itu, Lee Hyuna!!”

Degg…

Aku menyandarkan tubuhku kedinding yang ada dibelakangku. ‘Kenapa? Kenapa aku Vic? Apa memang benar penyebab semua ini adalah aku?’

“Yesung Oppa itu siapa?” tanya Minzy dengan tampang lugunya.

“Eh, Yesung Oppa itu Namja tampan yang kapan hari berada dirumahmu itu kan?” celetuk Yoona menggebu-gebu.

Ne, Namja yang kau taksir itu.” Wajah Yoona langsung merona merah saat Victoria mengatakan itu.

“Eh? Yoona menaksir seseorang?”

Ne.”

“Setampan apa Namja yang kau sukai itu, eh? Yang aku tau, kalau kau sudah menaksir seseorang, berarti Namja itu sangat perfect.”

“Tif, berhenti mengejekku.” Seru Yoona dengan rona merah diwajahnya.

Wae? Kau malu? Setampan apa dia, huh?” Victoria hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku teman-temannya.

“Sudah, kenapa malah bahas Namja lain, kita kan seharusnya berdoa untuk kesembuhan Kyuhyun Oppa.” Semuanya terdiam mendapati ucapan Minzy.

“Vic, kita boleh menjenguk Oppamu?”

Ne, Minzy.Tapi mungkin kalian hanya boleh melihatnya dari luar.”

Gwaenchana, yang penting kita bisa mengetahui keadaannya.”

“Oh iya, dia ada dirumah sakit mana?”

“International Seoul.”

‘International seoul? Itu rumah sakit besar ditengah kota, baiklah, aku akan kesana.’ Batinku lalu mulai meninggalkan tempat itu.

.

^ Love You ^

.

Kulangkahkan kakiku menuju Rumah sakit itu, sedikit ragu karena aku takut Victoria akan menemukan aku disini. ‘Ini ruangannya.’  batinku saat sampai dikamarnya. Aku hanya menatap dia dari jendela yang ada dipintunya. Kulihat dia masih memejamkan mata, dengan masih menggunakan selang infus dan bantuan pernafasan.

‘Mianhae Oppa, ini semua salahku.’

Semenjak saat itu, setiap hari aku selalu menyempatkan diriku untuk sekedar menatap dia dari jendela pintu. Entah kenapa, sehari saja aku tidak melihatnya, perasaan aneh muncul dihatiku. Apa ini cinta? Apa aku sudah jatuh cinta kepadanya?

“Nuguseyo?” aku terjingkat dari lamunanku saat mendengar suara disampingku. Kutolehkan kepalaku dan melihat seorang yeoja yang cukup cantik dengan menggunakan cardigan warna coklat serta rok yang lumayan pendek. Rambutnya terurai berwarna coklat, semua yang ia pakai terlihat pas dan natural, memberikan kesan cantik dan menarik bagi setiap orang yang melihatnya.

‘Cantik.’ Batinku tiba-tiba.

“Hai!! Kau kenapa?” tanyanya sambil melambai-lambaikan tangan didepan wajahku.

“Eh, mianhae. Aku hanya ingin melihatnya dari jendela saja, aku tidak bermaksud masuk kedalam.” Ucapku sambil membungkuk berulang kali.

“Apa jangan-jangan kau yang bernama Hyuna.”

“Hah?” kutatap wajahnya saat ia tau namaku. “D-darimana kau tau?”

“Ahh.. benar ternyata.” Yeoja itu tersenyum, memperlihatkan Dimple yang ada dipipinya. “Naneun Kim Rae Mun Imnida, panggil saja Re.” Ia memperkenalkan diri seraya menjabat tanganku.

“Oh, Lee Hyuna Imnida.” Aku membalas jabat tangannya. “Tunggu, darimana kau tau namaku?”

“Kyuhyun Oppa sering menceritakan tentangmu padaku dan namjachinguku.”

Namjachingumu?” dia mengangguk sambil tersenyum kembali. Sungguh, kalau aku seorang namja, mungkin aku sudah jatuh cinta kepadanya.

“Ayo masuk.” Ucapnya sambil menarik tanganku.

“Eh? Masuk kemana? Aku tidak bisa.”

“Kenapa tidak bisa? Sudah ayo masuk, kau tidak ingin bertemu dengan Kyuhyun Oppa?”

“Tapi aku tidak bisa Re.” Sanggahku terus saat ia semakin menarikku masuk. Tapi usahaku sia-sia, dia menarikku masuk kedalam ruangan itu. “Dia kan belum sadar Re.” Bisikku ditelinga Rere.

“Kata siapa?”

“Apa?” Rere mengedipkan satu matanya kepadaku lalu mengarahkan pandangannya kearah Kyuhyun yang masih terbaring diranjang.

“Kyu Oppa, sampai kapan kau akan berbohong, huh!!” aku tercengang mendengar ucapan Rere. “Aku tau kau sudah sadar dari semalam, sekarang bangun!! Irreona !!” katanya sambil menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun.

“Re, apa tidak apa-apa?”

“Kau tenang saja.” Rere mendekatkan wajahnya ditelinga Kyuhyun, dan saat itu juga aku merasakan cemburu yang amat sangat melihat kedekatan itu. Apa ini? Cemburu? Aku cemburu?

“Kyu Oppa, aku membawa seseorang yang sering kau ceritakan kepadaku.” Katanya lirih ditelinga Kyuhyun, tapi telingaku masih cukup sehat untuk mendengarnya. Sedetik kemudian, mata Kyuhyun terbuka sedikit demi sedikit.

“Tuh kan kau Cuma akting!!!” seru Rere.

“Rere-ah, kau itu ribut sekali, aku sedang istirahat kau tau! Aku-“ ucapannya terputus saat matanya bertatapan dengan mataku.

Deg…

Apa ini? Kenapa jantungku jadi berdebar seperti ini, aku jadi tidak bisa bernafas.

“Hyuna?”

Ne, Oppa. Annyeong Hassimika.” Sapaku sambil membungkuk.

“Hmm.. baiklah kalau begitu, aku keluar sebentar, ne!!” kata Rere lalu berlari keluar dari kamar.

“Re…” belum sempat aku berteriak, tiba-tiba ada tangan yang menggenggamku erat. “Aa… Kyu Oppa…”

“Aku menunggumu datang untuk menengokku, kenapa kau baru datang, eh?” Aku masih belum mencerna setiap kata yang ia ucapkan, mataku terus saja menatap tanganku yang digenggam erat olehnya.

“Hyuna, gwaenchana?”

“Ehm.. Oppa.. bisa kau lepaskan tanganku?” pintaku takut-takut.

Wae? Apa kau tidak suka?”

“Bu-bukan begitu Oppa, hanya saja-“ ia bangkit dari tempat tidurnya dengan sangat hati-hati. “Oppa, kenapa kau bangun?”

“Aku lelah hanya tiduran diranjang Hyuna, kau mau menemaniku jalan-jalan ditaman.”

“Taman?”

Ne, taman yang ada dibelakang rumah sakit ini.”

“Oh, N-ne Oppa.” Kyuhyun tersenyum padaku lalu dengan sangat hati-hati memposisikan tubuhnya untuk turun dari ranjang, tapi ternyata….

“Kyaaa~”

Buuugg…

Aku dan dia terjatuh kelantai, dengan posisi dia diatasku, sepertinya kakinya belum cukup kuat untuk menumpu beban tubuhnya setelah kurang lebih 3 minggu ia tidak sadarkan diri. “Op-pa~ Be-raat~” eluhku saat ia masih tidak bergeming di atas tubuhku. matanya terus saja menatap kearah wajahku, aku tidak tau apa yang salah pada wajahku.

Seolah-olah ia tidak sadar kalau sekarang ia sedang membuatku mati karena tidak bisa bernafas. Sedikit demi sedikit, ia mendekatkan wajahnya kearahku, kurasakan hembusan nafasnya yang semakin lama semakin dekat. ‘A-apa yang akan dia lakukan.’ Batinku.

Perasaan aneh bercampur menjadi satu sekarang, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Akhirnya aku memejamkan mataku. Dan seketika kurasakan bibirnya menyentuh lembut bibirku. Hanya menempel, tidak lebih. Tapi kurasakan ada yang berbeda dengan ciuman ini.

Sangat hangat, sangat…. aahh.. benar-benar membuatku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sampai akhirnya.

Tok.. tok.. tok..

Mendengar suara ketokan pintu, buru-buru aku mendorong tubuhnya sampai akhirnya dia terduduk dilantai.

Annyeong…” sapa seorang Suster yang masuk kedalam ruangan dengan membawakan kursi roda. “Mianhae, apa yang sedang terjadi?” tanya Suster itu yang melihat aku dan Kyuhyun duduk dilantai.

“Ehm.. anii Suster, tidak terjadi apa-apa, hanya saja-“

“Aku mencoba untuk berjalan Sus, Cuma ternyata kakiku belum cukup kuat menahan beban tubuhku.”

“Oh, Iya.. kata Dokter, anda masih harus melakukan terapi berjalan lagi, jadi ini saya bawakan kursi roda untuk anda.” Jelas Suster itu sambil membantu Kyuhyun bangkit dan mendudukkannya di kursi roda itu. Aku pun ikut bangkit dan berdiri disamping Kyuhyun

Gamsha Suster.”

Ne, Cheonma. Kalau begitu saya pergi dulu.” Aku dan Kyuhyun mengangguk. Beberapa menit tidak ada kata yang terlontar dari bibir kita, aku masih tidak percaya kalau dia sudah mengambil First Kiss ku.

“Hyuna.” Aku masih terus melamun sambil menundukkan kepalaku. Mendengar tidak ada suara dariku, ia mendongakkan kepalanya, menatapku dengan lembut, lalu kembali menggenggam tanganku erat. “Hyuna, mianhae.. aku sudah menciummu.”

Semburat merah langsung memenuhi wajahku saat ia berkata seperti itu. ‘Seharusnya tidak perlu kau katakan Oppa, kau malah membuatku malu bila mengingat kejadian itu.’

“Hyuna, apa kau tidak memaafkanku.”

“S-sudahlah Oppa, tidak usah difikirkan. Ayo kita ketaman.” Ucapku lalu menepis tangannya dan mendorong kursi roda itu ketaman yang ada dibelakang rumah sakit.

.

^ Love You ^

.

Author PROV

“KAU MENCIUMNYA?” Jerit Yesung saat mendengar apa yang sudah Kyuhyun lakukan kepada Hyuna.

“Aku tidak sengaja Hyung, aku reflek saat melakukan itu.”

“Terbawa suasana ya?” tanya Rere yang ada disamping Yesung.

“Maksudmu apa Chagi ?”

“Ahh.. Oppa seperti tidak tau saja. Kyuhyun Oppa kan sempat terjatuh dari ranjang, dan tanpa sengaja ia terjatuh tepat diatas Hyuna, dari situ, hanya dengan saling melemparkan tatapan saja, itu sudah membuat salah satu dari mereka tidak akan sadar apa yang akan ia lakukan selanjutnya.” Terang Rere.

“Jadi maksudmu, aku yang tidak sadar sampai akhirnya aku mencium dia?” Rere mengangguk.

“Sudahlah Oppa, katakan saja yang sebenarnya kau rasakan, kau akan menyesal jika dia sudah bersama namja lain.”

“Benar yang dikatakan Rere, katakan secepatnya atau kau akan menyesal seumur hidupmu.” Kyuhyun terdiam dan memikirkan ucapan yang dikatakan sahabatnya itu.

.

.

1 minggu kemudian.

Kyuhyun yang sudah sehat akhirnya masuk kembali ke kampusnya. Ia mengitari kampus itu mencari sesuatu yang special dihatinya. Kau pasti tau bukan apa yang ia cari?

“Itu dia.” Ucapnya lalu berjalan mendekati, tapi langkahnya terhenti saat melihat ada yang memeluk Yeoja itu dari belakang. ‘Siapa dia?’ batinnya.

Hyuna terlihat kaget saat ada yang memeluknya dari belakang, Kyuhyun yang melihat itu hanya terdiam lalu bersembunyi dibalik dinding tidak jauh dari tempat ia melihat kejadian itu.

“Oppa, kapan kau pulang?” tanya Hyuna sambil melepaskan pelukannya.

“Tadi pagi, setelah tau kau ada dikampus ini.” Jawabnya seraya melingkarkan tangannya dipinggang ramping Hyuna.

“Oppa jangan seperti ini, malu dilihat semua orang, ini kampus Oppa.” Kata Hyuna sembari menepis tangan Namja itu.

‘Siapa Namja itu? Kenapa dia berani seperti itu kepada Hyuna.’

“KYUHYUN OPPA!!!” Jeritan dari seorang Yeoja, cukup membuat mereka bertiga menoleh kearah suara itu.

“Kyu Oppa~” lirih Hyuna saat melihat ada Kyuhyun, buru-buru dia menjauh dari Namja yang ada disebelahnya itu. Kyuhyun yang sudah mengetahui keberadaannya sudah terbongkar, hanya bisa menatap sinis kearah Hyuna dan Namja itu lalu berjalan pergi darisana.

“Siapa dia Hyuna? Kenapa tatapan dia seperti itu?”

“Bukan siapa-siapa Oppa.” Kata Hyuna lemas. ‘Selesai, aku benar-benar tidak ada harapan untuk bersamanya, ia pasti melihat apa yang sudah Donghae Oppa lakukan padaku tadi.’

.

BUUGGGH

Kyuhyun menghempaskan tangannya kedinding dengan sangat keras. ‘Kau kenapa Cho Kyuhyun? Kau cemburu, eh? Kau sakit hati melihatnya dipeluk namja lain?’

“AAHHHH~” Jeritnya frustasi.

‘katakan saja yang sebenarnya kau rasakan, kau akan menyesal jika dia sudah bersama namja lain.’ Ia mengenang ucapan Rere.

“Benar Re, semuanya benar. Aku menyesal tidak mengatakannya dahulu, sekarang dia sudah bersama namja lain, dan aku-“

“Kyu Oppa.” Kyuhyun menatap suara yang tiba-tiba muncul diruangan itu.

“Hyuna~” Yeoja itu tersenyum lalu berjalan mendekati Kyuhyun. “Untuk apa kau berada disini, eh? Bukannya kau sedang bersama dengan namjachingu mu ?”

Nam-namjachingu? Nugu Oppa?”

“Jangan berlagak tidak tau apa-apa Hyuna, aku melihat semuanya, kau berpelukan dengan Namjachingu mu itu.”

Hahahahaha. Hyuna tertawa, entah apa yang ia tertawakan. “Siapa Namjachingu ku Oppa? Aku tidak punya Namjachingu.”

“Kau berbohong, eh!! Lalu siapa Namja yang sudah memelukmu dengan mesra tadi?” Kyuhyun benar-benar tidak sadar kalau cemburu yang ia rasakan semakin menggebu-gebu.

“Dia Oppaku, dia Oppa tiriku.”

“A-apa?” Hyuna tersenyum tipis lalu mengarahkan pandangannya kearah lain. “Setelah Oemmaku meninggal, Appaku menikah lagi dengan seorang Yeoja dan membawa satu anak laki-laki yang tadi kau lihat. Namanya Donghae, dia Oppaku.”

“Oppamu?”

Ne, Oemma dia tidak suka kepadaku, dia sering menyiksaku setiap Appa tidak ada dirumah, tapi Hae Oppa yang selalu membelaku, oleh sebab itu aku dekat dengannya. Tapi setelah Appa tau kelakukan Oemma tiriku, Appa mengusir mereka dari rumah.”

“Lalu?”

“Mereka pindah ke Amerika, dan tadi pagi, Donghae Oppa baru sampai di Korea. Dia bukan namjachingu ku Oppa.” Kyuhyun terdiam mendengar cerita dari Hyuna. Ia mendekati Hyuna dan memeluknya dengan erat.

Mianhae Hyuna, aku-“ Hyuna merasa nyaman berada dipelukan namja itu, ia pun membalas pelukan Kyuhyun walaupun tidak seerat pelukan Kyuhyun padanya. “Aku seperti ini karena aku mencintaimu Hyuna.”

“A-apa?”

N-ne. Aku mencintaimu.” Kyuhyun menangkupkan kedua pipi Hyuna. “Nae Yeoja Chinguga Iss-Eulkka?”

“A-apa? Apa yang kau katakan Oppa.”

Nae Yeoja Chinguga Iss-Eulkka Lee Hyuna?”

“K-kau serius dengan ucapanmu itu Oppa?”

“Aku sangat serius.”

“T-tapi.. bagaimana dengan Yeodongsaeng mu, dia sangat membenciku.”

“Serahkan kepadaku, asal kau selalu bersamaku, itu sudah cukup memberiku semangat.” Hyuna terdiam sejenak, memikirkan jawaban atas pertanyaan Kyuhyun.

“Hyuna, apa kau mau?”

Ne Geuleol Geyo.” Mendengar Hyuna menerimanya, hati Kyuhyun serasa melayang kelangit, ia memeluk Yeojachingu nya itu erat-erat.

Gomawo baby, Gomawo.” Hyuna hanya tersenyum bahagia, akhirnya ia bisa bersama orang yang ia cintai.

Tapi ternyata ada sepasang mata yang menatap tidak suka kearah mereka. ‘Akan aku buat kalian berpisah. Ingat itu!!’

.

^ Love You ^

.

Hari – hari mereka setelah resmi berpacaran menjadi sangat indah, bahkan semua orang yang berada dikampus iri melihat keromantisan yang selalu mereka perlihatkan dikampus. Hanya saja, Victoria, masih diam dan belum bertindak melihat kejadian itu, ia masih memikirkan rencana untuk menghancurkan hubungan itu.

“Aku ingin kau menculik Yeoja ini.” Kata seorang Yeoja sambil menyerahkan foto Hyuna kepada seorang namja tinggi berambut cepak dan terlihat sangat manis. “Namanya Lee Hyuna, culik dia, setelah itu terserah kau, mau di apakan.”

“Hmm? Kau serius?”

“Apa wajahku terlihat tidak serius.”

Ne, arraseo. Akan ku kerjakan dengan baik.”

“Bagus.” Mereka berdua berseringai.

.

“Pulang malam juga kan akhirnya.” Hyuna berjalan dengan bersenandung untuk menghibur kesepian yang ia rasakan sepulang dari kerja part time’nya.

Tapi ternyata nasib buruk menimpanya. Sebuah mobil Van berwarna hitam berhenti tepat disampingnya. “Siapa kau!!” pekiknya takut saat melihat 2 namja berbadan kekar mendekati dia.

Tanpa menunggu lama, 2 namja itu membekap mulut Hyuna dengan saputangan hingga yeoja manis itu tidak sadarkan diri. “HEY.. APA YANG KALIAN LAKUKAN!!!” Mendengar teriakan dari seorang Namja. Buru-buru mereka memasukkan Hyuna kedalam mobil, lalu melajukan mobilnya dengan sangat kencang.

“HYUNA!!!” Namja yang ternyata adalah Kyuhyun itu langsung memacu mobilnya untuk mengejar mobil yang ada didepannya itu. “Tunggu aku Hyuna, aku akan menyelamatkanmu.”

Tak selang berapa lama, ia sampai disebuah gudang tua disudut kota. Dengan sangat hati-hati ia memarkirkan mobilnya. “Aku tidak akan tinggal diam kalau sampai terjadi apa-apa pada yeojachingu ku itu.”

Sebelum ia keluar dari mobil, ia menyempatkan diri untuk mengirim pesan singkat.

From : Kyuhyun

To : Yesung Hyung

Hyung.. Hyuna diculik, aku sekarang sedang berada disebuah gudang tua bekas penyimpanan senjata di sudut kota. Kau bisa menolongku untuk menelfon polisi.

Send.

Tak berapa lama, ada balasan dari Yesung.

From : Yesung Hyung

To : Kyuhyun

Ommona? Dia diculik? Siapa yang menculiknya Kyu? Baiklah, aku akan kesana dan menghubungi polisi juga. Berhati-hatilah Kyu!!

Setelah membaca pesan dari Yesung, Kyuhyun bersiap-siapa masuk kedalam gudang itu.

“SIAPA KAU!! CEPAT LEPASKAN AKU!!!” Jerit Hyuna saat dia sudah sadar dari pingsannya.

Uljimma chagiya¸kau tidak akan aku sakiti bila kau menurut kepadaku.” Jawab Namja tinggi dan berwajah manis itu.

“Kalian boleh keluar!!” ucap namja itu kepada dua bodyguardnya.

“SIAPA KAU!!”

“Jangan berteriak-teriak seperti itu Chagi, aku hanya ingin melakukan tugasku saja.” Ucapnya sambil mengecupi wajah Hyuna.

“HENTIKAN!! PERGI KAU!!!” Hyuna mulai ketakutan karena namja itu sudah mulai berbuat sesuatu kepadanya. Tapi teriakan itu tidak membuat namja  bernama Shim Changmin atau Max itu takut. Ia malah semakin mengganas.

‘Kyu.. tolong aku…’ batin Hyuna sambil menangis.

“Don’t cry baby, aku tidak akan menyakitimu.” Ucapnya seraya menyeka airmata yang mengalir dipipi Hyuna. Ia mengecup bibir tipis Hyuna, tapi Yeoja itu menutup rapat bibirnya, ia tidak peduli walaupun sekarang namja itu tengah menggigit bibirnya sampai bau anyir tercium kehidungnya.

“Kau benar-benar memintaku untuk berbuat kasar, eh!!” Hyuna masih terus menangis, bibirnya terus mengeluarkan darah akibat dari ulah kasar Changmin.

SREEEKKK…

“AAAAHHH~” Teriak Hyuna saat baju yang ia kenakan dirobek paksa oleh Changmin. Ia merasakan dingin menerpa tubuhnya. ‘Kyu, tolong aku.. aku takut….’

“Oh.. so sexy, aku jadi semakin ingin menikmatimu secepatnya Chagiya. Slurp~” ucap Changmin seraya menjilat leher Hyuna dan membuat kissmark dileher putih itu.

“A-aku mo-hon hentikan!! Je-baalll!!”

“HYUNAA!!!” Suara teriakan itu membuat Changmin menghentikan aktifitasnya dan menoleh keasal suara itu. “Jauhkan tanganmu darinya!!”

“Kau siapa? kenapa kau bisa masuk kesini, eh?” tantangnya sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

“Lepaskan Hyuna, atau aku akan menghajarmu.”

“Ow. Ow.. ow.. kau mau menghajarku? Aish… apa kau berani, huh!!”

“Kau~”

“Aku hanya ingin menikmati Yeoja ini, kau tidak keberatan bukan!!” katanya sambil menjabak rambut Hyuna.

“Argh~ Oppa~” Hyuna menangis kesakitan saat rambutnya dijambak sampai terlihat leher jenjang dan terdapat kissmark yang tadi diberikan Changmin padanya.

“Hey!! Lepaskan dia!!”

“Kalau aku tidak mau bagaimana?” ucapnya sambil kembali menjilat leher itu.

“Oppa~ hiks~”

“HENTIKAN!!!” Kyuhyun sudah tidak kuat melihat Yeojachingu nya itu disentuh oleh namja lain. Ia berlari dan mulai menghajar Changmin. Sampai akhirnya, pertengkaran itu tak terelakkan.

Bugg..

Terkadang Kyuhyun pun terkena pukulan dari Changmin, tapi ia kembali membalas pukulan mereka. “Kyu Oppa~” Hyuna hanya bisa menangis dan menjerit, karena kedua tangannya diikat kebelakang. Saat itu, 2 bodyguard Changmin tengah pergi dari gudang tua itu, jadi hanya tersisa dirinya saja yang berada disitu.

“Ini karena kau sudah berani menyentuh Yeoja ku. BUG~” Kyuhyun memberikan pukulan tepat diwajah Changmin.

“Yang ini karena kau sudah melukai Yeoja ku. BUGG~” Begitu seterusnya, sampai akhirnya Changmin tumbang. Kyuhyun mengambil nafas panjang, dadanya mulai terasa sakit kembali, darah mengalir dari pelipis dan bibirnya. Dia duduk diatas tubuh Changmin dan mencengkram kuat baju namja yang sudah tergolek lemas itu.

“Siapa yang menyuruhmu!!” Changmin yang sudah hampir setengah sadar hanya diam dan menutup mata. “AKU TANYA!! SIAPA YANG MENYURUHMU!!!”

“Vic-toria.” Setelah mengucapkan kata itu, ia pun tak sadarkan diri. Kyuhyun bangkit dan membuka ikatan Hyuna.

“Oppa~” Hyuna memeluk Kyuhyun yang terlihat sudah melemas. “Aku takut, hiks~”

“Tenang baby, ada aku disini.” Ucapnya menenangkan seraya membuka jaket yang ia pakai lalu memakaikannya kepada Hyuna. “Kau baik-baik saja?” tanyanya dengan menangkupkan kedua tangannya dipipi Yeojachingu nya itu. Terlihat luka dibibir Hyuna, Kyuhyun pun mengecup bibir itu, memberikan kehangatan dan membersihkan darah yang ada dibibir yeoja nya itu. “Kau tidak perlu takut, aku akan melindungimu.”

“Oppa~”

“Kyuhyun-ah!!” mendengar ada suara yang memanggilnya, Kyuhyun menoleh kearah suara itu.

“Yesung Hyung!!”

“Kau baik-baik saja?” Kyuhyun mengangguk. Ternyata Yesung tidak sendiri, ia membawa beberapa polisi dibelakangnya.

“Apa anda baik-baik saja?” tanya salah satu polisi.

“Saya baik-baik saja, tolong tangkap Yeoja bernama Victoria, dialah dalang dibalik semua ini.” Kata Kyuhyun tegas.

“Op-pa, ta-tapi dia…”

“Kyuhyun…”

“Dia harus diberi pelajaran Hyung!!”

“Baik, kami akan segera menangkapnya.”

Dan tidak perlu waktu lama, Victoria akhirnya ditangkap dan dimasukkan kedalam penjara. Kedua orang tua Kyuhyun sempat shock mendengar kejahatan yang dilakukan anaknya itu. Merekapun merelakan Victoria, karena ingin memberikan hukuman kepada anak perempuannya itu.

.

^ Love You ^

.

1 tahun kemudian

“Kau senang?” tanya Kyuhyun seraya memeluk Hyuna dari belakang.

“Aku sangat senang Oppa.” 3 hari yang lalu mereka baru saja melangsungkan pernikahan. Dan sekarang, mereka sedang berbulan madu ke Prancis.

“Ayo, kita harus segera membuatkan Appa dan Oemma Sonya.

“MWO!! Haruskah secepat itu?” tanya Hyuna seraya mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun mengecup sepintas bibir itu lalu menggendong tubuh Anae nya itu –ala bridal style- tanpa melepaskan pagutan bibir mereka.

“Kita harus cepat baby, aku tidak sabar dipanggil Appa.” Hyuna tersenyum lalu kembali mengalungkan tangannya dileher Kyuhyun dan mencium lembut bibir Yeobo nya itu.

Akhirnya Hyuna dan Kyuhyun hidup dengan bahagia, tanpa ada pengganggu lagi, karena 3 bulan yang lalu, setelah keluar dari penjara, Victoria dikirim Appanya kembali ke Amerika.

Tidak ada lagi yang akan memisahkan mereka berdua. Cinta suci itu akan indah pada akhirnya.

‘Aku mencintaimu melebihi cintaku kepada diriku sendiri.’

‘Aku mencintaimu karena aku menerima segala kekurangan dan kelebihanmu.’

Itulah cinta yang sebenarnya.

This is True..

.

END

.

.

Kyaaa… Oemma ku cececicimud.. apa ini??? Jelek.. gak jelas.. gak ada feel… kepanjangan…. arrggh!! Mianhae Oemma.. T_T. Aku sudah berusaha.. ini kali pertama aku buat oneshot STRAIGHT. jadi mianhae kalau Oemma gak suka. Aku menerima segala bentuk kritik dan saran. ><”.

Yang baca.. don’t forget to leave a comment😀

^ Gamsha ^

One comment on “Love You ~Straight~

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s