Blessed Sin – Part 1 of 2 `END`

Part. 1

Main Cast : KyuSung

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Angst, Romance, Death Chara

Rate : T

Summary : Yesung harus dihadapkan dengan suatu kenyataan bahwa kekasihnya, Kyuhyun mengidap Kanker Darah stadium akhir. Apa yang akan dia lakukan untuk membantu Kyuhyun? Apa Kyuhyun akan sembuh dari penyakitnya?

Warning : Yaoi, Typo(s),  alur cepat, OOC, Two Shoot.

Cr : This Story Request By Winz Cloud

Next Story Part 2

.

Dia tidak pernah bermimpi untuk melakukan ‘itu’ hanya untuk membiayai pengobatan Kyuhyun, ia harus berusaha keras walaupun ia tau bahwa apa yang ia lakukan itu sangat menyakiti hati Kyuhyun.

.

.

Cinta tidak memandang apapun, ia akan terus tumbuh dan semakin besar dihati kita saat kita benar-benar merasa dibutuhkan oleh ‘Dia’. Pengorbanan adalah satu hal yang selalu diperlukan dalam Cinta. Apa kau pernah merasakan semua itu?

.

.

Happy Reading

.

.

Ia terduduk seraya menatap langit sore itu, ini sudah hari ke 180 semenjak ia harus dirawat dirumah sakit yang sangat ia benci. Matanya terpejam merasakan angin yang menerpa wajahnya, dan lagi-lagi ia harus merasakan tetesan airmata membasahi pelupuk matanya.

Sudah sering kali ia menahan airmata itu untuk jatuh tapi ia tidak bisa, ia merasa sangat lemah karena sekarang ia hanya bisa menunggu ajal menjemputnya. Sedih? Tentu… hampir setiap detik ia merasakannya. Tapi kesedihan itu hilang setiap ada sepasang tangan yang melingkar di lehernya.

Ia masih belum membuka matanya, tapi senyum dibibirnya sudah mengembang yang menandakan kesedihannya menghilang sejenak. “Kau terlambat 30 menit Baby,”

“Mian Kyunnie, bos besar itu selalu menahanku setiap aku akan pulang,”

“Jelas dia menahanmu, dia kan menyukaimu Baby,” Namja manis itu melepaskan pelukannya lalu duduk disamping namjachingunya.

“Tapi aku tidak menyukainya Kyunnie, aku sangat membencinya, aku hanya melakukan semua ini demi mendapatkan uang.”

“Aku sudah sering meminta kau untuk berhenti melakukannya Baby, kenapa kau selalu menolaknya, huh?”

“Karena hanya dengan ini aku bisa mendapatkan uang banyak untuk biaya berobatmu Kyu,” Kyuhyun menunduk, merutuki apa yang terjadi saat ini. Kalau saja ia tidak sakit, ia pasti tidak memperbolehkan Yesung bekerja seperti ini. Rasanya sangat sakit setiap memikirkan orang yang paling ia cintai harus tidur dengan orang lain demi uang.

Yah.. demi uang, dan uang itu untuk biaya pengobatannya. Yesung dan Kyuhyun bukanlah saudara, mereka adalah sepasang kekasih yang ingin merubah nasib mereka dengan berpindah tempat dari desa ke kota. Tapi ternyata nasib mereka tidak selancar apa yang mereka kira.

Tepatnya 6 bulan yang lalu, Dokter memvonis Kyuhyun mengidap penyakit kanker darah stadium akhir. Ia tau bahwa percuma saja ia harus di rawat di rumah sakit, karena pada akhirnya, nyawanya tidak akan pernah tertolong. Tapi Yesung tetap bersih keras meminta kepadanya agar melakukan kemoterapi untuk memperlambat menyebarnya sel-sel kanker yang ada ditubuh itu.

Karenanya, Yesung harus mengumpulkan banyak uang untuk bisa terus membuat Kyuhyun melakukan kemoterapi, dan satu-satunya cara untuk bisa mendapatkan uang yang banyak dalam waktu singkat adalah dengan menjual tubuhnya.

Semenjak Kyuhyun masuk ke Rumah Sakit, Yesung sudah mulai menjual dirinya kepada para bos kaya raya yang terpandang di Seoul. Kyuhyun sering marah setiap ia merasakan sakit didadanya, sakit karena sampai kapanpun ia tidak akan pernah bisa merelakan namjachingu yang sangat ia cintai itu menjual tubuhnya demi uang.

“Kyunnie~” Yesung meraih dagu Kyuhyun, dilihatnya Kyuhyun tengah menangis dan itu membuat hatinya sangat sakit. Ia meneguk ludahnya dengan susah. “Hey, lihat aku, kau terlihat sangat jelek kalau sedang menangis.” Selalu.. Yesung selalu mencoba menghibur dirinya sendiri dan juga Kyuhyun setiap melihat namjanya menangis atau bersedih.

Ia tidak ingin melihat orang yang ia cintai meneteskan airmata sedikitpun. “Baby, aku mohon berhentilah!!”

Yesung menatap ke arah lain, ia selalu merasa bingung setiap Kyuhyun memintanya untuk berhenti dari pekerjaan ini. “Aku tidak mau kau menjual tubuhmu lagi,”

“Mianhae Kyunnie, hanya ini satu-satunya cara agar kau bisa terus menjalani kemoterapi itu, aku tidak mau kehilanganmu Kyunnie, jadi biarkan aku melakukan ini demi kau.”

“Tapi baby.. aku-“

Drrrt.. Drrrttt….

Ucapan Kyuhyun terputus saat Yesung merogoh handphonenya yang bergetar di saku celananya.

“Yeoboseyo,” Kyuhyun terus saja menatap Yesung yang sedang menerima telpon dari seseorang, dan ia sudah mengetahui siapa yang menelpon kekasihnya itu. “Ne, aku akan segera kesana.” Klik.

Namja manis itu memasukkan kembali handphonenya ke saku celana yang ia pakai dan berdiri dari tempat duduknya. “Aku harus pergi Kyunnie, Siwon menyuruhku ke apartementnya.”

Siwon… adalah salah satu langgganan yang harus Yesung layani, namja kaya raya yang juga meminta untuk tidur dengan Yesung. Siapa yang tidak menolak keseksian seorang Yesung? ia sangat manis bahkan lebih manis daripada yeoja sekalipun.

“Tapi kau baru saja datang Baby,”

“Aku akan segera kembali setelah tugasku selesai,” ucapnya singkat lalu mengecup kening Kyuhyun dan berlari keluar dari rumah sakit itu.

‘Kau tau, aku membutuhkanmu, aku tidak butuh uang, yang aku butuhkan hanyalah kau, kau adalah obat yang selalu aku tunggu setiap waktu. tapi kenapa kau..’

Setetes demi setetes liquid itu kembali mengalir, tapi ia berusaha untuk tersenyum dalam tangisnya.

.

.

Berbeda dengan pelanggan Yesung yang lainnya. Namja manis ini selalu merasa ketakutan setiap akan berhubungan intim dengan  Siwon. Ia mengetuk pintu apartement itu secara perlahan. “Hey Baby, kau sudah sampai, masuklah!!” namja tampan yang ternyata adalah Siwon itu menarik tangan Yesung untuk masuk ke dalam apartementnya.

Tubuh mungil itu di hempaskan ke sofa ruang tamu dan tanpa aba-aba Siwon mulai mencumbu Yesung dengan sangat beringas. “Kau tau, kenapa kau melakukan ini, eh? Kalau kau mau menikah denganku, apapun akan kuberikan untukmu Baby,” ucap Siwon seraya terus mengecup dari bibir hingga keseluruh tubuh Yesung.

“Ak-kuh tidak bisa aahh~ Siwon-ah, ak-kuh sudah mempunyai Kyu-hyun oOohh~” desahnya seraya mencoba menjawab pertanyaan Siwon.

“Kenapa kau masih mempertahankan dia, eh? Kau tau dia akan mati, percuma saja kau memberikan uang itu kepada rumah sakit untuk biaya kemoterapinya, karena semuanya hanya akan sia-sia,” seringaian tercetak jelas di wajah namja tampan itu.

SREEEKKK

“Argh~” Yesung melenguh kesakitan saat Siwon menyobek pakaian yang ia kenakan, dan setiap Siwon menyobek pakaian yang ia pakai, tubuhnya selalu terluka karena terkena cakaran tangan Siwon.

“Ish~ darah~ Slurp~” Yesung menggigit bibir bawahnya saat merasakan perih di tubuhnya. Sedangkan Siwon, ia semakin mengganas setiap melihat ada darah yang mengalir ditubuh Yesung.

Yesung mengerti bahwa pelanggannya ini, Siwon, mempunyai keanehan setiap melihat darah. Atau bisa dibilang ia memiliki Hematolagnia atau yang lebih dikenal dengan Blood Fetishism yang dimana terangsangnya seseorang saat melihat darah.

“Are you ready Baby?” ucap Siwon seraya mengambil sebuah cutter yang ada di atas meja. Ia menidurkan tubuh Yesung lalu dengan lihainya ia mulai membuat ukiran-ukiran di tubuh putih itu dengan cutter yang ia bawa.

‘Argh~ Kyunnie~’ batin Yesung benar-benar menjerit, ia merasakan sakit yang amat sangat saat cutter itu mulai melukai tubuhnya. Siwon memang membayar Yesung 6x lipat daripada pelanggan yang lainnya. Tapi sebagai gantinya, sebelum mereka berhubungan intim, tubuh Yesung harus penuh dengan ukiran-ukiran darah.

.

.

‘Sampai kapan aku akan terlihat lemah seperti ini? Aku tidak bisa menjaga orang yang aku cintai,’ Kyuhyun tertawa miris, hanya duduk diranjang dan tidak melakukan apa-apa adalah hal yang membuatnya merasa menjadi seorang namja yang tidak berguna.

Ia menatap jam dinding kamar rumah sakitnya itu sudah menunjukkan pukul 11 malam, ini sudah 6 jam semenjak Yesung pergi untuk menemui Siwon. Dadanya berdetak dengan cepat, tubuhnya bergetar, ia tau bahwa setiap Yesung bertemu dan melayani Siwon, namja manis itu akan terlihat pucat karena kekurangan darah.

Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat, ia tidak henti-hentinya berdoa untuk keselamatan kekasihnya itu.

Ckleek.

Kyuhyun menoleh saat mendengar suara pintu yang terbuka, ia tersenyum saat melihat siapa yang membuka pintu tersebut. “Baby.”

“Kau belum tidur Kyunnie?” Kyuhyun menggeleng pelan, ia melihat Yesung berjalan dengan langkah gontai, dan benar saja, wajahnya terlihat sangat pucat, nafasnya terengah-engah dan itu semua membuat Kyuhyun sakit.

“Kenapa? Kenapa melihatku seperti itu Kyunnie?” Yesung berdiri disamping ranjang Kyuhyun yang tengah menatapnya intens.

“Sampai kapan kau akan melakukan semua ini? Kau tau, kau bisa mati.” Yesung hanya tersenyum tipis lalu duduk dikursi yang tersedia disana.

“Aku sudah melunasi biaya kemoterapimu Kyunnie, besok kau harus di kemo lagi,” ucapnya mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Aku tidak mau,”

“Apa? kau itu bicara apa Kyunnie?” mata Yesung hampir saja tertutup karena terlalu lelah, tapi ia mencoba untuk terus bertahan. “Aku sudah berusaha untuk melunasi biaya kemomu, dan sekarang kau bilang tidak mau menjalaninya?”

“Lebih baik aku mati daripada aku harus melihatmu terluka seperti ini,”

“KYUHYUN-AH CUKUP!!” Yesung berdiri dari tempat duduknya, ia menyentuh kedua pipi Kyuhyun dan mengecup bibir itu sepintas. “Kalau kau mati, aku juga akan mati.”

“Baby aku mohon, berhentilah melukai dirimu sendiri, kau terlihat lebih lemah dibanding aku.” Namja yang tengah duduk di ranjang itu menarik tubuh Yesung masuk ke dalam pelukannya, ia merasakan tubuh Yesung sangat dingin dan hampir saja terperosot ke lantai, beruntung Kyuhyun menahan tubuh mungil itu.

“Aku baik-baik saja Kyunnie, kau tidak perlu khawatir.” Kyuhyun melihat ada setetes darah yang menetes di ranjang putihnya, ia melihat pakaian hitam yang dikenakan Yesung terdapat sebuah bekas yang tidak terlihat jelas namun ia tau bahwa bekas itu adalah darah.

Ia mengulurkan tangannya ke arah tubuh Yesung. “Argh~ Kyunnie jangan!!” tolaknya sambil memundurkan langkahnya kebelakang saat Kyuhyun menyentuh bagian tubuhnya.

“Mendekat Baby,” Yesung menggeleng pelan sambil menunduk. “AKU BILANG MENDEKATLAH!!” Mendengar bentakan dari namjachingunya, cukup membuat Yesung menutup matanya rapat-rapat dan berjalan mendekati Kyuhyun kembali.

Pelan-pelan Kyuhyun mengangkat kaos hitam yang dikenakan Yesung, dan sekali lagi ia terdiam melihat coretan-coretan yang ada ditubuh namja manis itu. lebih tepatnya coretan yang dibuat Siwon dengan menggunakan cutter, terlihat coretan itu masih mengeluarkan darah dan ia tau bahwa Yesung pasti merasakan sakit yang amat sangat.

“Berhenti berhubungan dengannya Baby,”

“Tidak bisa Kyunnie, aku-“

“AKU BILANG BERHENTI!!! Kau tau, kau bisa mati karena ini, dia selalu menyiksamu setiap akan berhubungan intim denganmu. Sampai saat ini aku tidak bisa menerima kau berhubungan intim dengan namja lain, apalagi dengan Siwon yang jelas-jelas selalu melukaimu!!”

“Tapi dia membayarku lebih banyak dari yang lainnya Kyunnie,”

“AKU TIDAK BUTUH UANG!!” Yesung meneguk ludahnya, ia melihat lagi saat-saat dimana Kyuhyun tersulut emosi yang sangat membara. “Aku hanya ingin melihatmu baik-baik saja.”

“Jeongmal mianhae Kyunnie, aku tidak bisa berhenti, aku hanya akan berhenti bila kau benar-benar sembuh.” Ia menundukkan kepalanya, tidak berani menatap Kyuhyun secara langsung.

“Berarti kau membunuhku secara perlahan Kim Yesung,” kali ini ia menatap Kyuhyun yang tiba-tiba memanggil nama aslinya, nama yang belum pernah Kyuhyun ucapkan selama ia mengenal Kyuhyun.

Yesung adalah anak semata wayang, ia tidak mempunyai saudara. Kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan saat ia berusia 14th, berbeda dengan Kyuhyun. Yesung menemukan Kyuhyun saat berumur 5th, tanpa orangtua ataupun saudara yang menemaninya.

Darisitu, Yesung menganggap Kyuhyun adalah dongsaengnya sendiri karena ia meminta kepada orangtuanya untuk mengangkat Kyuhyun sebagai saudaranya. Tapi ternyata hubungan saudara itu lama kelamaan menjadi cinta. Walau umur mereka berbeda 4th, tapi itu tidak menghalangi cinta mereka berdua.

“Berhenti atau-“ ucapan Kyuhyun terhenti saat ia merasakan kepalanya terasa sangat berat, ia menutup matanya rapat-rapat dan menunduk, tangan kirinya mencengkram kuat rambutnya saat kesakitan itu semakin menjadi. “Argh~”

“Kyu, Kyu kau kenapa?” Yesung menyentuh kedua pundak Kyuhyun, ia melihat tetesan darah tiba-tiba mengalir dari hidung namjachingunya itu. “Kau mimisan lagi,”

Tidak ada suara dari Kyuhyun, hanya rintihan lirih yang terdengar di indera pendengaran Yesung. “Aaarrgghhh~”

“Kyunnie~ bertahanlah, aku akan memanggil Dokter!!!” tangan kiri Yesung terulur dan memencet sebuah tombol yang tersedia di ranjang Kyuhyun. Tapi sepertinya tubuh Kyuhyun tidak mampu untuk bertahan lebih lama.

Kyuhyun pingsan tepat dipelukan Yesung. “Kyuhyun-ah!!! Irreonaaaaa!!!!”

.

.

Namja manis itu mengerjap-erjapkan matanya saat merasakan sebuah getaran handphone disaku celananya. Ia membuka matanya lebar-lebar dan menatap jam dinding yang ada dikamar rumah sakit itu.

Tepat. Dia bangun pukul 6 pagi, dan itu masih sangat pagi baginya. Ia mengernyitkan dahinya saat melihat ada sebuah pesan di handphonenya.

‘Chagi.. kau tidak lupa bukan? Hari ini kau harus ke rumahku, aku menunggumu sekarang, kau mengerti!!’

Wajah itu langsung menunjukkan kesedihan, bagaimanapun juga hari ini ia ingin sekali menghabiskan waktu bersama Kyuhyun, tapi apa yang bisa ia lakukan? Ia sudah berjanji kepada Donghae untuk melayaninya hari ini.

‘Mianhae Kyunnie, sungguh hari ini aku ingin menemanimu, tapi aku harus melayani Donghae dulu.’ Batinnya seraya menyentuh pipi Kyuhyun, ia melihat namjachingunya masih belum sadarkan diri sejak tadi malam.

Donghae adalah kolega dari Siwon, ia juga termasuk Bos muda yang sudah berhasil membawa perusahaannya mengudara hingga ke Eropa dan Amerika.

Yesung bangkit dari duduknya dan mengecup kening Kyuhyun, semalaman tidur di kursi dengan menyandarkan kepalanya di ranjang yang Kyuhyun tempati cukup membuat tubuhnya sakit. Tapi sekali lagi, ia melakukan semua ini demi Kyuhyun, seseorang yang sangat berarti baginya.

‘Jeongmal Saranghae Kyunnie,’ ia mengecup bibir Kyuhyun sepintas. Sesaat hatinya merasa sangat sakit harus kembali meninggalkan Kyuhyun. “Aku harus pergi Kyunnie, aku janji setelah selesai, aku akan kembali kesini.” Ucapnya di telinga Kyuhyun, iapun membalikkan tubuhnya, bergegas untuk keluar dari kamar itu.

Tapi ternyata dugaan Yesung bahwa Kyuhyun masih belum sadar itu salah, saat ia hampir saja menjauhi ranjang itu, tangannya tiba-tiba ditarik oleh Kyuhyun. “Hajimara,”

Yesung terdiam, ia tidak menolehkan wajahnya kebelakang, ia membiarkan Kyuhyun terus menggenggam tangannya erat, berharap bahwa ia tidak akan pergi kemana-mana. “Mianhae Kyu, tapi aku harus pergi, aku harus bekerja.”

“Kalau kau pergi, aku akan meninggalkanmu Baby,” Yesung tersentak, ia memutar tubuhnya dan menatap ke arah Kyuhyun. “Aku serius, aku tidak mau kau melakukan pekerjaanmu itu lagi!!” ucapan Kyuhyun hanya disambut senyuman tipis dari Yesung. Namja manis itu memeluk tubuh Kyuhyun erat.

“Hari ini kau harus menjalani kemoterapi Kyunnie, semangat ya!!” entah apa yang ada dipikiran Yesung, ia sama  sekali tidak takut dengan ancaman Kyuhyun, ia malah tersenyum sambil mengacak rambut Kyuhyun. “Nanti aku akan kembali lagi, aku berjanji.”

Setelah mengatakan semua itu, Yesung kembali mengecup bibir Kyuhyun dan berjalan keluar dari kamar. Namja tampan yang tengah berbaring di ranjang itu menutup kedua matanya, ia tidak tau lagi harus berbuat apa agar membuat Yesung berhenti melakukan pekerjaan yang ia lakukan sekarang.

‘Aku tau kau tidak akan meninggalkanku Kyunnie, dan aku berjanji bila kau pergi, aku akan bersamamu.’ Batin namja manis yang sedang berjalan dilorong rumah sakit itu.

.

Suara dari saxophone yang bercampur dengan kicauan burung itu membuat setiap orang yang mendengarnya akan merasakan ketenangan. Cuaca yang sangat indah, angin yang berhembus dengan segarnya, dedaunan yang berjatuhan adalah pemandangan yang selalu ia lalui setiap hari.

Tapi semua itu tidak berarti untuknya, karena setiap pagi ia hanya merasakan semua itu sendiri. Ya.. sendiri… sering ia bermimpi akan merasakan semua itu bersama orang yang paling ia cintai, tapi apa mungkin suatu saat ia bisa merasakannya dengan orang itu?

Setiap pagi, ia menikmati keindahan semua itu di sebuah taman yang berada di belakang rumah sakit, dan setiap hari pula ia memainkan sebuah lagu yang menyayat hatinya. Mungkin bagi orang yang mendengarnya akan terasa tenang, tapi tidak untuknya. Ia begitu sakit saat memainkan lagu itu dengan saxophone kesayangannya.

Matanya terpejam, jemari-jemari tangannya masih dengan lincah memainkan saxophone itu. Terlintas di pikirannya, saat-saat dulu ia selalu bersama dengan ‘Dia’. Saat-saat yang tidak akan pernah ia lupakan walau kelak ia tidak akan pernah melaluinya lagi.

Flashback

“Baby~” ucap seorang namja seraya melingkarkan tangannya dipinggang seorang namja manis yang tengah membereskan pakaian mereka.

“Kyunnie lepaskan, aku harus membereskan pakaian kita dulu.”

“Aku tidak sabar ingin menikah denganmu,”

“Hng?” namja manis itu menatap Kyuhyun heran. “Kenapa tiba-tiba kau berbicara seperti itu, eh?”

“Kenapa? Ada yang salah? Memang aku tidak boleh menikah denganmu, huh?”

“Bukan begitu, kita baru saja sampai di Seoul, kita juga belum mendapatkan pekerjaan, lalu darimana uang untuk kita menikah, hm?”

“Itu mudah Baby, serahkan padaku, yang penting kau jaga rumah baik-baik, biar aku yang bekerja.”

“Mwo? Aku hanya duduk diam dirumah ini sendiri sedangkan kau membanting tulang diluar sana?”

“Ne,”

“Shirreo!!” ucapnya seraya melipat kedua tangannya didepan dada.

“Wae?” Kyuhyun memutar tubuh namjachingunya itu untuk menghadap ke arahnya. “Aku tidak mau kau kelelahan, aku juga tidak ingin ada yang menyukaimu,”

“Kenapa kau berpikir seperti itu?”

“Ya.. karena kalau kau bekerja, pasti akan ada orang yang menyukaimu,”

“Itu tidak mungkin.”

“Itu mungkin Baby, pokoknya kau harus tinggal dirumah, titik!!!”

“Aku tidak mau Kyunnie, titik!!”

“Baby!!”

“Cho Kyuhyun!!” Kyuhyun menghela nafasnya berat seraya menatap malas ke arah Yesung.

“Kalau aku bilang tidak ya tidak, kau harus menuruti apa kataku!!”

“Tapi-“

“Tidak ada kata tapi, tidak ada penolakan, tidak ada bantahan!! Kau mengerti!!”

“Ish~ selalu keras kepala!!” gerutu Yesung seraya berlalu meninggalkan Kyuhyun. Namja tampan yang melihat Yesung menggerutu itu tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Hari-hari Kyuhyun dan Yesung di Seoul sangat indah, ada tawa, canda, nyanyian, jeritan bahagia, hingga tangis kebahagiaan. Tidak terasa 3 bulan sudah mereka tinggal di Seoul. Selama itu, Kyuhyun bekerja di sebuah toko kelontong tak jauh dari rumah yang ia tinggali dengan Yesung.

Sedangkan namja manis itu menuruti kemauan Kyuhyun, ia tetap tinggal dirumah dan hanya mengerjakan pekerjaan rumah, sama persis seperti sepasang suami istri. Tapi suatu malam, terjadi sesuatu yang membuat Yesung merasakan kekhawatiran.

_PYAARRR_

Uhhuuukk

Yesung tersedak saat melihat Kyuhyun yang tengah mengambil air didapur tiba-tiba terperosot ke lantai, segelas air yang ia bawa terjatuh kelantai dan membuat pecahan gelas itu bertebaran kemana-kemana. “KYUNNIE!!!”

Yesung berlari menghampiri Kyuhyun, ia melihat namjachingunya itu meringis kesakitan seraya menyentuh kepalanya. “Kau kenapa Kyunnie? Kau sakit?” tidak ada jawaban dari namja itu, ia masih terus menunduk dan memegangi kepalanya.

Tes….

Setetes liquid merah jatuh dan membasahi celana berwarna krem yang dikenakan Kyuhyun. “Darah?” tangan mungil itu terulur dan mengangkat dagu Kyuhyun. “Astaga!! Kau kenapa Kyunnie? Kau mimisan?”

“Aku tak apa Baby, kau tidak perlu cemas,” akhirnya ia menjawab pertanyaan dari Yesung, ia menghapus darah yang mengalir di hidungnya itu dengan punggung telapak tangannya.

“Tapi kau mimisan Kyunnie?”

“Uljimma, ini hanya mimisan biasa.” Kyuhyun mencoba untuk berdiri dengan berpegangan pada dinding yang ada disampingnya, tapi lagi-lagi ia terperosot saat merasakan kepalanya berputar. ‘Kenapa ini? Kepalaku sangat sakit, argh~’

“Aku bantu istirahat ke kamar,” Yesung membopoh tubuh itu untuk berjalan kekamar mereka. Dan dari situlah awal dari segalanya bermula.

Tidak hanya sekali dua kali Yesung melihat Kyuhyun merasakan sakit dikepalanya, bahkan setiap ia merasakan sakit, selalu ada darah yang keluar dari hidungnya. Selama itu juga Kyuhyun selalu marah setiap Yesung terlalu khawatir padanya.

Hingga akhirnya hari yang ditakutkan Yesung terjadi.

Drrrt… Drrtt…

Suara getaran handphone yang tergeletak di atas meja membuatnya menghentikan aktifitasnya siang itu. “Nomor siapa ini?” ucapnya saat melihat sebuah nomor tanpa nama menghubunginya.

“Yeoboseyo,”

“……..” tubuhnya melemas sesaat orang yang ada disebrang telpon itu mengatakan sesuatu. Ia menjatuhkan handphone yang ia bawa dan segera berlari keluar dari rumahnya.

.

Tangannya tergenggam kuat, airmata itu tidak henti-hentinya mengalir walaupun ia menutup matanya rapat-rapat, dadanya sesak karena sampai sekarang belum ada satu Dokter ataupun Suster yang keluar dari ruang pemeriksaan. ‘Tuhan tolong selamatkan Kyuhyun, aku tidak mau terjadi sesuatu padanya, ku mohon jaga dia Tuhan.’

Ckleek.

Matanya terbuka saat mendengar seseorang keluar dari ruang rawat. Terlihat seorang namja berwajah sedih keluar dari ruangan itu. Yesung tau bila namja tersebut adalah seorang Dokter, karena di jas yang ia kenakan terdapat name tag bertuliskan Dr. Leeteuk.

“Dokter, bagaimana keadaan Kyuhyun?”

“Mianhae, kalau boleh tau anda siapa?”

“Saya kekasihnya Dok.” Great. Ucapan Yesung yang terlalu jujur itu sempat membuat Dokter yang mempunyai dimple smile disebelah kiri itu kaget.

“Kalau begitu kita bicara diruangan saya.” Yesung mengangguk dan mengikuti Dokter itu berjalan menuju ruangannya.

“Ireumi mwoyeyo?”

“Yesung Imnida,”

“Oh, ne Yesung-ssi, aku harap kau bisa menerima kenyataan ini.”

“Ma-maksud Dokter?” Dokter itu terdiam dan mengambil nafas panjang, ia menyerahkan sebuah map berwarna merah kepada Yesung. “A-apa ini Dokter?”

“Itu adalah hasil tes kesehatan Kyuhyun-ssi,” Yesung langsung membuka map itu dan membacanya dengan teliti. Sempat ia tidak mengerti dengan tulisan-tulisan yang ada dikertas itu, sehingga ia memilih untuk Dokter menjelaskannya secara langsung. “Kanker Darah.”

DEG.

“Kyuhyun mengidap Kanker Darah stadium akhir,”

“A-apa?”

“Kesempatannya untuk hidup tidak lama Yesung-ssi,”

“Ti-tidak mungkin Dokter, Dokter pasti salah. ini pasti milik orang lain.”

“Tidak Yesung-ssi, ini semua benar, Kyuhyun sakit parah.” Yesung terperangah, nafasnya tidak teratur mengetahui apa yang terjadi pada Kyuhyun, ia menunduk, ingin sekali airmata itu jatuh kembali tapi ia berusaha untuk menahannya.

“Lalu apa yang bisa aku lakukan Dok?”

“Tidak ada Yesung-ssi, sebenarnya kalau dia mau, dia bisa menjalani kemoterapi,”

“Kemoterapi?”

“Ne, Kemoterapi tidak untuk memperpanjang usianya, tapi hanya berguna untuk memperlambat menyebarnya sel-sel kanker yang ada ditubuhnya.”

“Jadi benar-benar tidak ada kesempatan hidup untuknya?”

“Hanya keajaiban yang dapat mengubah takdir Yesung-ssi,”

“Kalau memang kemoterapi bisa memperlambat sel-sel itu menyebar, segera lakukan Dok, Kyuhyun harus terus menjalani kemoterapi.”

“Aku mengerti Yesung-ssi, hanya saja kau memerlukan banyak uang untuk terus membuat Kyuhyun menjalani kemoterapi, dan kau harus bisa membujuk Kyuhyun agar mau menjalaninya,”

“Ne, Dok. Aku akan berusaha mencari uang untuk kemoterapi itu dan pasti membujuk Kyuhyun,”

Setelah hari itu, berhari-hari Yesung berusaha untuk mencari pekerjaan. Tapi lagi-lagi ia harus berusaha keras untuk mencarinya, hampir semua perusahaan dan juga toko menolaknya karena alasan yang tidak masuk akal.

Mereka menolak dengan alasan wajah Yesung terlalu muda untuk bekerja di toko atau perusahaan mereka. Mereka tidak mau kalau sampai ada yang menuntut perusahaan atau toko mereka karena telah mempekerjakan anak dibawah umur.

Padahal Yesung sudah meyakinkan pada orang-orang tersebut bahwa umur dia sudah menginjak 25th. Tapi apapun ucapannya, orang-orang itu tidak akan pernah percaya pada ucapan orang baru sepertinya. Ia menghela nafas panjang, ditatapnya hamparan langit yang terbentang luas itu.

Ini sudah hari ke 3 ia mencari pekerjaan, dan sampai saat ini, ia belum mendapatkannya. ‘Aku harus bagaimana Kyu?’

sedih? Jelas, siapa yang tidak sedih bila harus terjebak dalam takdir seperti ini. Seseorang yang sangat ia cintai masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit dan ia menginginkan kekasihnya itu menjalani kemoterapi, tapi sampai sekarang ia belum mendapatkan pekerjaan untuk membiayai kemoterapi dan juga biaya rumah sakit.

‘Kyunnie kau harus sadar, kau harus sembuh!! Aku akan terus berusaha mencari biaya untukmu, aku berjanji.’ Yesung kembali memantapkan hatinya dan menatap kedepan. “Aigooo~ sudah lampu hijau!!” ia berlari menyebrangi jalan itu. Tapi naas, karena ia terlalu fokus menatap ke depan, ia tidak menyadari bahwa lampu sudah berganti menjadi merah.

Sebuah mobil Audi TT Coupe berwarna putih tengah melaju kencang ke arahnya, pengemudi mobil tersebut tengah tidak berkonsentrasi karena sibuk dengan tablet yang ia bawa. “ASTAGA!!!” melihat seseorang tengah menyebrang jalan dengan berlari kecil, namja yang mengendarai mobil tersebut menginjak rem secara mendadak, tapi…

CKIIIITTTT… BUGGHH…

“KYAAAA!!!” jeritan histeris dari orang-orang yang berlalu lalang disekitar situ membuat namja itu keluar dari mobilnya.

.

T.B.C / END ??

.

Bagaimana? ^^ Keep or Delete untuk FF angst author kali ini? sebenarnya mau dibuat oneshot tapi karena terlalu panjang jadi dibuat Two Shoot.

Mian kalau angstnya gagal ^^.

Leave a comment please ^^

49 comments on “Blessed Sin – Part 1 of 2 `END`

  1. wew ada ff baru…
    kyaaa.. ini menyedihkan huweeeeeeee… hiks..
    ish siwon jahat, masa harus menyakiti yesung dulu..
    Semoga kyu sembuh
    *berharap da miracle.. Amin..

  2. kalo ga slah Audi TT Coupe warna putih tu mobilny Won, jdi tu pzti awal prtmuan YeWon.. Siwon nabrak nampyeon Q T.T aq sedih..

    Knpa ga nyari donor sumsum tulang blkang aj, drpd chemo trus..

    Lanjut.. ni ff udah jdi kan?! brarti chap lanjutanny bsa post bsk dong😄 hore!!!

    • hahaha~
      guraaeee… unni hebat tau aja mobil mantanku #loh.

      kalo nyari donor ntar endingnya bukan angst dong unn =_=
      mau tak buat angst jadi satu2nya cara cuma gt hohoho~

      udah sih cuma besok aja deh kalo gk kamis postnya lagi kkk~

  3. sesuju sama trias unn..brarti chap 2 nya publish bsk😄

    hhhh..kenapa tadi saeng minta jadi two shoot =__= seharusnya jd longshoot aja >.<

    dhy unn buruan update !!!! saeng mau tau ending nya…penasaran apa kyusung mati ato hanys kyu aja yg mati😄

  4. Ommonaaaaa~

    yesungie….

    demi suju ada apa dgn couple yg stu ini,eoh???!

    kli ini dua-duanya yg mendrita,dan itu siwon–

    O.o

    knpa mendadak jd maniak gtu???! kasian kan yeye,korban penyiksaan siwon,

    seseorg hrs menyelamatkan yesung!!

    ok,itu yg nabrak yesung pasti siwon,bner gk chingu??!

  5. Nyesek nih. Hadeh kenapa siwon jd aneh begitu eoh? Kan kesian yesungnyaaa😦

    ih sumpah kesian banget sih kyusung disini.. Aku ga tegaaa ><

    Yesung jual dirinya k aku aja napa hihi :p aku bayar pake cinta ntar :DD

    Aku setuju sama unnie" diatas, hr ini lanjutannya kan? XDDD

  6. Dhy~
    kau apakan abang kuraku huh?
    knp bikin Siwon nyilet2 tubuh Yeppa!
    knp bikin Yeppa dinikmati tubuhnya ma yg lain2!
    Aku juga mau menikmati #Opss

    jadi apakah Kyu akan mati krn penyakit ato mati bunuh diri?
    trus nasib Yeppa slanjutnya?

  7. Maysa datang eon, mian aku slalu telat koment. Bnyak tgas yg hrus d kerjakan eon, hehe
    #soksibuk

    ini angst’a gk gagal ko eon. 100% berhasil. Karna udah bsa buat aq lg2 ngluarin air mata😦
    kasihan Yesung, knpa smpe gtu. Bner kta Kyu, kyu cma btuh yeye bukan uang😦
    siwon kejam!!

    Part 2’a udh keluar, aku lngsung baca part 2’a ya eon😀

  8. Huweee… Kasian yesungie😥
    Dia sampai harus bekerja seperti itu demi c’kyu. Hiks hiks
    Won-dad kok jahat sih sama Ye-mom?? Ngeri banget deh,, mau NC aja pake harus menggambar dlu di badan org. xD *won-dad jahat*

  9. aaghh…..
    Yesung merana sekali……

    KYU bakalan ninggalin Yesung gak…

    kenapa kalo sama siwon….
    Yesung slaluuu aja disiksa……

    kalo dipasangin sama donghae……..terlalu maniss……….
    cyuma sama si evil ini aja
    ky’ nya yang cocok……………
    walo sering disiksa abisabisan sama KYU……
    tapi KYU nyiksanya penuh dengan cintaaaa……………..!!!!!!!!!!!!!
    (((uugh.lebaayyy…)))

  10. wah min😀 aku suka deh ama Ff ini, hiks… Hikss.. Kasian skali kau kyu T^T yesung tulus bgt, smape rela berkorban gitu, ditunggu lanjutan’a min🙂 ganbatte (9’_’)9

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s