Surprise For You (Ye-Won Day)

 

Main Cast : YeWon / WonSung (Siwon x Yesung)

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fantasy, Romance

Rate : T

Summary : Yesung harus menghadapi kenyataan pahit bahwa ia baru saja melihat Siwon berjalan dengan  ‘seseorang’ yang mencintai Siwon. Apa yang akan dia lakukan setelah melihat semua itu?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC

.

.

Pernahkah kau berpikir bahwa apa yang kau lihat saat itu adalah nyata? Pernahkah kau tidak percaya kepadanya ataupun ucapannya?

Cinta memang selalu membingungkan, ada yang mengatakan bahwa jangan terlalu percaya kalau tidak melihatnya sendiri. tapi apa kau pernah merasakan bahwa apa yang kau lihat itu tidak seperti apa yang kau pikirkan?

Cinta adalah perasaan yang dimiliki oleh 2 orang yang berbeda, yang dibalut dengan arti ‘Menjaga’, yang dibasuh dengan arti ‘Mengerti’, yang diterima dengan arti ‘Percaya’ dan ditutup dengan arti ‘Saling Mencintai’.

.

.

Happy Reading

.

.

Seorang namja manis tengah bergerak kesana-kemari seraya berkutik dengan handphonenya, ia masih berusaha menghubungi seseorang yang sampai sekarang tidak membalas panggilan dan pesannya. “Hyung, berhentilah mondar mandir seperti itu, aku pusing melihatnya.”

“Hae-ah, sampai sekarang aku belum bisa menghubungi Siwon, aku khawatir dengan keadaannya.”

“Yesungie, Wonnie pasti masih sibuk sehingga dia belum bisa menghubungimu.”

“Sesibuk apapun, harusnya dia memberiku kabar Teukie Hyung, biasanya walaupun dia sibuk, dia masih sempat memberiku kabar.”

Drrttt… Drrtt…

Saat Yesung masih berdecak kesal, tiba-tiba handphonenya bergetar dan saat itu juga wajahnya langsung berubah cerah saat melihat orang yang ia tunggu-tunggu ada dipanggilan masuk.

“Wonnie-ah!!!” jerit Yesung saat ia mengangkat telpon dari Siwon.

“Ne, Baby.. mianhae aku baru bisa menghubungimu.”

“Kau tau sudah jam berapa ini, huh? Kenapa kau baru menghubungiku?”

Terdengar kekehan dari Siwon yang membuat Yesung mulai kesal kembali. “Mian Nae Baby, aku sangat sibuk hari ini, syuting kali ini benar-benar melelahkan.”

Yesung mengernyitkan dahinya saat mendengar suara seorang namja yang sangat ia kenal berada disebelah Siwon. “Itu suara Kibum? Apa kau sedang bersamanya?”

“Ne? Suara Kibum?”

“Ne, aku yakin itu suara Kibum?”

“Ahh~ itu hanya perasaanmu saja Baby, itu suara crew yang memang suaranya mirip dengan Kibummie.”

“Kau tidak berbohong?”

“Anii~ untuk apa aku berbohong.”

“Kau masih ditempat syuting?”

“N-ne, aku masih ditempat syuting, wae?”

“Gwaenchana, ahh iya.. kenapa kau masih belum pulang sekarang?”

“Ehm~ itu…”

“Jangan katakan kalau kau tidak pulang lagi!!!” sahut Yesung yang langsung disambut tawa kecil dari Donghae dan Leeteuk yang melihatnya.

“Ne Hyung, jeongmal mianhae, aku tidak bisa pulang lagi sekarang.”

“SEBEGITU PENTINGKAH PEKERJAANMU DIBANDING AKU, HUH!!!” Klik. Tanpa menunggu jawaban dari Siwon, namja manis itu sudah lebih dulu memantikan telponnya secara sepihak.

“Wae Hyung? Kenapa dimatikan?” tanya Donghae yang melihat sang Hyung mulai emosi. Bukannya menjawab pertanyaan Donghae, Yesung langsung beranjak kekamarnya untuk mengambil jaket dan keluar dari dorm.

“Yesungie kau mau kemana?”

“Cari angin!!” jawabnya dingin. Itu membuat Leeteuk dan Donghae kembali bertatapan heran.

‘Seenaknya saja dia bilang tidak bisa pulang lagi, apa dia meremehkanku, huh? Apa dia  lebih memilih pekerjaannya dibanding aku?’

Yesung terus berdecak kesal seraya menunjukkan wajah ingin membunuh orang, sampai akhirnya ia sampai di basement untuk mengambil mobilnya.

Renault samsung SM5 itu berjalan pelan menyusuri setiap jalan di Seoul, dibalik kekesalannya tersebut, ia masih bisa menyenandungkan sebuah lagu untuk mengusir rasa kesepiannya. Ini sudah hari ke 4 tapi sampai sekarang ia masih belum bisa bertemu dengan Siwon. Rindu? Pasti.. Yesung sangat merindukan sosok namjachingunya.

Tapi apa yang bisa ia lakukan, hm? Tidak ada yang bisa ia lakukan, karena memang Yesung harus dan bisa mengerti pekerjaan Siwon yang super padat itu. Saat lampu merah menyala yang menandakan ia harus menghentikan mobilnya, tanpa sengaja tatapannya membulat saat melihat sebuah mobil yang sangat ia kenal.

Audi TT Coupe berwarna putih milik namjachingunya tengah terparkir disebrang jalan. Rasa penasaran sangat mencuat dihatinya sekarang, saat lampu mulai berganti menjadi hijau, ia berusaha untuk menepikan mobilnya. Yesung masih dengan sabar menunggu didalam mobil yang berjarak tidak jauh dari mobil Siwon.

Kali ini jantungnya berdegup dengan kencang saat melihat sang namja tengah keluar dari sebuah toko perhiasan dengan menenteng sebuah belanjaan. “Wonnie~” saat ia hampir saja keluar dari mobilnya, tangannya terhenti saat melihat seorang Namja yang berjalan menyusul Siwon dari belakang. ‘I-itu Bummie?’

Mereka terlihat berbincang-bincang hingga tanpa sadar tangan Siwon melingkar dipundak namja yang memang lebih pendek darinya itu, Kim Kibum, yang juga member dari Super Junior, hanya saja Kibum yang sekarang lebih memfokuskan pekerjaannya pada acting.

Dan gosip yang beredar, Kibum sangat mencintai seorang Choi Siwon. hati Yesung mulai terasa sakit, dadanya sangat sesak saat melihat kejadian itu. ‘Kau berbohong padaku Wonnie? Kau berbohong.’ Yesung menggenggam erat kemudi mobilnya dan dengan rasa kesal yang amat dalam, ia mengeluarkan handphonenya dari saku celananya.

Ia mulai mencari nomor Siwon dan mulai menekan tombol call. Yesung ingin tau apa Siwon akan menerima panggilannya atau malah me-reject-nya. Lama sekali panggilan itu tidak di angkat oleh Siwon, ia melihat Siwon tengah menatap layar handphonenya kemudian berbicara dengan Kibum yang ada disampingnya. ‘Kenapa, eh? Kau tidak mau mengangkatnya?’

Yesung melihat Kibum menggelengkan kepalanya pelan seraya tersenyum manis, dan sedetik kemudian ia merasakan Siwon benar-benar me-reject panggilannya. ‘K-kau me-reject­-nya Wonnie? kau benar-benar….’

“ARGH!!!” Yesung membanting handphonenya ke jok belakang mobilnya seraya terus menatap Siwon dan namja itu.  Tidak lama setelah itu, kedua orang yang tengah di mata-matai oleh Yesung itu masuk ke dalam mobil Siwon lalu melaju dengan kencang.

.

.

Namja manis itu menutup matanya rapat-rapat, tidak bisa dipungkiri hatinya teramat sakit. Ternyata apa yang dia takutkan selama ini benar-benar terjadi, liquid itu terus saja lolos walaupun dia menutup matanya.

Drrt… Drrtt…

Yesung membiarkan handphonenya terus berbunyi dan bergetar di meja yang terletak tak jauh dari tempat ia duduk. Setelah tidak sengaja bertemu dengan Siwon, ia memutuskan untuk ke Y-Style, tempat dimana ia membuka toko kacamata untuk Appanya.

Drrt… Drrt…

Handphone itu masih bergetar hingga akhirnya ia meraih handphonenya. Terlihat ada 4 pesan yang belum terbuka dan itu semua dari namjachingunya, Siwon.

‘Baby ada apa kau tadi menelfonku? Mian tadi aku merejectnya karena saat itu aku ada meeting dengan para crew!!’ – Pesan pertama membuat Yesung terkekeh sinis, bagaimana bisa Siwon mengatakan bahwa dia sedang meeting padahal jelas-jelas Yesung melihatnya sedang bersama Kibum.

‘Baby apa kau marah? Kenapa tidak membalas pesanku?’ –Pesan keduanya tidak mendapat respon sama sekali dari Yesung.

‘Angkat telfonku Baby, jeongmal mianhae Baby, saranghae.’ –Pesan ketiga ini membuat Yesung semakin kesal. ‘Kau masih bisa mengucapkan itu saat kau sudah berselingkuh dengan namja lain, huh?’

‘Baby aku mohon!! Aku ingin berbicara denganmu, ku mohon angkat telfonku!!! Jeongmal Saranghae.’ –Pesan terakhir dari Siwon masih belum bisa membuatnya menghapus kekesalan yang ada dihatinya. Ia kembali menaruh handphonenya di atas meja dan menutup kembali matanya.

‘Aku tidak tau harus berbuat apa? kau sangat menyakitiku Choi Siwon!! Sangat!!!’

.

.

“Hyung, makan dengan benar makananmu itu, jangan di acak-acak seperti itu!!” pinta Ryeowook yang melihat Yesung hanya mengacak-acak nasi yang ada dimangkuknya, tidak sekalipun ia melihat Yesung memakan nasi itu.

“Kenapa dia? Bertengkar lagi dengan Siwon?”

“Mollayo Hyukkie Hyung, daritadi aku melihat Yesung Hyung tidak memakan makanannya.” Mereka sedang duduk bersama di meja makan untuk melakukan makan malam, tapi malam yang biasanya terlihat cerah menjadi begitu suram karena salah satu member tidak bersemangat.

Member yang selalu membuat lelucon, member yang selalu menunjukkan kejahilannya bersama magnae mereka Cho Kyuhyun, member yang selalu membuat keramaian dan selalu banyak bicara setiap di meja makan, Aahh~ bisa dibilang hari ini seperti Lord Evil Super Junior belum terbangun dari tidurnya.

“Yesungie kau kenapa? Tidak biasanya kau seperti ini?” pertanyaan dari Leader mereka tidak membuat namja berjuluk Art of voice itu berbicara, ia masih saja diam dan menatap nasi yang sudah acak-acakan di mangkuknya.

“Yesung Hyung, apa karena kemarin? Tapi biasanya kau tidak pernah seperti ini.” Dongsaeng kesayangan Yesungpun ikut berbicara, berharap bahwa ucapannya akan dibalas oleh Yesung, tapi nihil. Keheningan mulai terasa pekat, hanya terdengar suara kecapan ikan dan nasi yang mereka makan –kecuali Yesung pastinya-.

“Aku pulang!!!” semuanya menoleh ke arah suara itu datang, dan menampilkan sesosok namja tampan yang pulang dengan membawa tas ranselnya.

“Wonnie kau sudah pulang?”

“Ne, Teukie Hyung!!” Hening kembali terasa saat sang namjachingu tidak bereaksi. Ya.. Yesung masih tetap dalam posisinya, ia tidak peduli walau sekarang Siwon ada dibelakangnya dan akan memeluknya.

“Baby-“

“Jangan peluk aku!!”

Glup.

Semua member tidak terkecuali Siwon meneguk ludahnya dengan susah saat melihat Yesung mengucapkan 3 kata yang terdengar sangat dingin. “Baby kau kenapa?” tanyanya seraya akan menyentuh rambut Yesung.

Tapi sekali lagi jawaban dingin diterima oleh Siwon. “Jangan sentuh rambutku!!”

“Yesungie kau kenapa? Kau tidak merindukan Siwon, eh?” tanya Leeteuk yang melihat ada sesuatu yang ganjal di diri Yesung.

“Baby-“

“Aku tidak mau rambutku ternoda oleh tangan yang sudah menyentuh namja lain dengan mesranya.”

DEG.

Tercengang.. itu yang dirasakan ke 8 namja itu, mereka masih belum bisa mencerna apa maksud dari ucapan Yesung. “Yesung Hyung maksudmu apa?” Tanya Sungmin yang mulai mengerti mengapa sikap Yesung menjadi dingin seperti itu.

“Kau tanya saja kepada yang bersangkutan!!”

“Ma-maksudmu apa Yesungie?”

“Baby apa maksudmu?” Yesung mengambil nafas panjang lalu memutar tubuhnya menatap namja tampan yang tepat berada dihadapannya. “Apa maksud ucapanmu itu, eh?”

“Kau tidak usah berbohong lagi Choi Siwon, aku sudah tau kebohonganmu!! Jangan mencoba menutupinya lagi.”

“A-aku tidak mengerti, sungguh!!” Yesung tersenyum sarkatis lalu menggelengkan kepalanya pelan dan berjalan meninggalkan meja makan.

Namja manis itu sesenggukan didalam kamar, ia menutup wajahnya dengan bantal dan terus menangis, tidak ada sedikitpun rasa lelah untuk menghentikan tangisnya. Ia hanya berharap Siwon akan menghampirinya seperti dulu, membuatnya tertawa disaat ia menangis hingga membuatnya lupa akan kesedihannya.

Tapi sampai sekarang, ia tidak merasakan Siwon ada dikamar itu, ia sendirian, tidak ada suara sapaan yang selalu ia rindukan. ‘Kau sudah tidak mencintaiku Wonnie, ya.. kau sudah tidak mencintaiku!!’

.

.

Bias mentari yang sangat menyilaukan membuat namja manis itu bergeliat tidak tenang, ia mengucek matanya dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi, ternyata tadi malam ia tertidur dalam tangisnya dan itu membuat pagi ini matanya terlihat sangat sembab. ‘Kau tidak menghampiriku, ne?’ Yesung tersenyum tipis walau dihatinya ia tidak bisa lagi merasakan kebahagiaan.

“Yesung Hyung, selamat pagi!!” Sapa Ryeowook yang melihat Yesung keluar dari kamarnya.

“Wookie, dimana Siwon? Apa tadi malam dia tidak tidur dikamarku?”

“Ahh~ tadi malam Siwon Hyung tidak tidur di dorm Hyung, dia pulang kerumahnya.”

“APA?”

“Ne, dia pulang tak lama setelah kau masuk kekamar.” Yesung menyandarkan tubuhnya ke dinding yang ada disampingnya, ia menyentuh dadanya yang terasa sakit lagi, Yesung tidak menyangka bahwa Siwon akan bersikap seperti itu kepadanya.

Dan hari itu, kembali Yesung keluar dari Dorm bermaksud untuk sejenak mencari angin. Tapi sepertinya Yesung sedang tidak beruntung. Saat ia ada di basement akan mengambil mobilnya, tiba-tiba ada seseorang yang membekap mulut dan hidungkan dengan sebuah saputangan yang sudah diberi obat bius.

“EHMP!!” Yesung berteriak histeris merasakan mulut dan hidungnya ditutup oleh saputangan. “EHMP!!!” ia terus memberontak walaupun ia tau bahwa semuanya akan sia-sia, sampai tak lama kemudian, ia sudah lupa akan apa yang terjadi.

Yesung pingsan tak berdaya karena bekapan itu. Orang tersebut menggendong tubuh mungil Yesung untuk dimasukan kedalam sebuah mobil yang terparkir tidak jauh dari mobil Yesung.

.

.

“Hng~” Yesung melenguh saat ia sudah mulai tersadar dari pingsannya, ia menyentuh kepalanya yang terasa berdenyut karena kejadian tadi. ‘I-ini dimana?’ tanyanya saat merasakan hawa dingin menyeruak tubuh yang hanya terbalut Hoodie berwarna hitam itu.

Suara desiran ombak membuatnya bangkit dari tidurnya dan melihat sekeliling. Gelap dan sendiri. Itu yang pertama kali ia rasakan. Ketakutan mulai melanda dirinya sebab Yesung paling takut dengan kesendirian.

Ia hanya ditemani oleh cahaya bulan dan bintang yang terpantul ke laut malam itu. “Kepalaku pusing!!” eluhnya kesakitan seraya menyentuh kepalanya.

Kreseek.. kreseekk..

Kali ini matanya terbuka sempurna saat merasakan ada pergerakan dibelakangnya, jangankan untuk melihat apa yang terjadi dibelakangnya, hanya untuk menoleh ke samping saja ia tidak berani.

‘Tuhan aku mohon temani aku!!’ batinnya seraya menutup matanya.

Kreseek… Kreseek…

Suara itu semakin terdengar jelas dan semakin lama semakin mendekat, membuat tubuh mungil itu bergetar hebat. ‘Tuhaann aku mohon!!!’ ia sudah membuat ancang-ancang untuk berdiri dan segera berlari saat sesuatu yang ada  dibelakangnya itu muncul.

Kreseek… kreseek..

“HUWAAAAA~” Yesung berteriak saat suara itu sudah muncul dibelakangnya, tapi ia tidak bisa berlari karena sesuatu yang ada dibelakangnya itu memeluknya. “HUWAAAA~ LEPAAASSS~” jeritnya seraya terus memberontak untuk bisa terlepas dari pelukan itu.

“Baby.. Baby ini aku, Siwon!!”

Glup.

Mendengar ada kata ‘Siwon’ membuatnya terdiam dan secara perlahan ia memutar tubuhnya kebelakang. Terlihat seorang namja tampan yang mengenakan kemeja berwarna putih tersenyum manis padanya. “Si-siwonnie?”

“Ne, Baby.. ini aku.” Kekeh Siwon.

PLETAK_

“Appo~” bukannya mendapat ciuman, Siwon malah dihadiahi jitakan oleh namja yang ia cintai itu. “Baby, kenapa kau menjitakku, eh?”

“Kau itu bodoh!! Sangat bodoh!!”

“Ya.. aku tau aku bodoh, tapi itulah yang membuatmu mencintaiku bukan?”

“In your dream Choi Siwon.” Ucap Yesung tegas seraya mengerucutkan bibirnya, ia mulai berjalan menjauhi Siwon.

“Baby, aku merindukanmu.” Rajuk Siwon yang masih terus mengekor dibelakang Yesung, kali ini ia terus melingkarkan tangannya dipinggang Yesung.

“Lepas Siwon-ah, jangan pernah menyentuhku lagi!!”

“Kau kenapa Baby? Kenapa kau jadi sangat dingin padaku?”

“Tanyakan pada dirimu sendiri.” Bukannya merasa bersalah, Siwon malah tertawa lebar. “Hey, kenapa malah tertawa?”

“Kau pasti cemburu melihatku bersama Kibum bukan?”

“Apa?”

“Kau pasti mengira aku berselingkuh dengannya kan Baby?” tanya Siwon sambil mengecup pipi Yesung lembut.

“lepaaass siwon-ah!! Terserah kau selingkuh atau tidak, itu urusanmu.”

“Kau mau mendengar ceritaku yang sebenarnya?” Yesung menoleh ke arah Siwon dengan masih bertampang dingin. “Ish~ jangan bertampang seperti itu Baby, kau mau aku memakanmu sekarang, eh?” gurauan yang dilontarkan Siwon masih belum bisa membuat Yesung menampakkan senyum manisnya. “Ahh~ baiklah, akan aku ceritakan semuanya.”

Flashback

Pagi itu seharusnya Siwon sudah tidak ada jadwal untuk Syuting, ia memang sengaja tidak pulang ke Dorm atau menghubungi Yesung karena ia menyiapkan sesuatu untuk namjachingunya itu.

Saat ia berada di sebuah toko perhiasan bersama dengan Kim Kibum, namja yang memang mempunyai perasaan kepadanya, ia menerima beberapa panggilan dan pesan dari Yesung. senyum mengembang dibibirnya membayangkan baagaimana reaksi Yesung jika ia tidak merespon telpon atau pesannya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menelfon namjachingunya itu.

“Wonnie-ah!!!” jeritan keras dari Yesung sukses membuat Siwon menjauhkan handphonenya dari telinganya, ia tersenyum mendengar namjachingunya itu kesal.

“Ne, Baby.. mianhae aku baru bisa menghubungimu.”

“Kau tau sudah jam berapa ini, huh? Kenapa kau baru menghubungiku?”

Siwon hanya terkekeh. “Mian Nae Baby, aku sangat sibuk hari ini, syuting kali ini benar-benar melelahkan.” Ucapnya jelas berbohong.

“Hyung, ini terlihat bagus.” Ujar Kibum seraya menujukkan sebuah cincin kepada Siwon.

“Itu suara Kibum? Apa kau sedang bersamanya?”

“Ne? Suara Kibum?”

“Ne, aku yakin itu suara Kibum?”

“Ahh~ itu hanya perasaanmu saja Baby, itu suara crew yang memang suaranya mirip dengan Kibummie.”

“Kau tidak berbohong?”

“Anii~ untuk apa aku berbohong.”

“Kau masih ditempat syuting?”

“N-ne, aku masih ditempat syuting, wae?”

“Gwaenchana, ahh iya.. kenapa kau masih belum pulang sekarang?”

“Ehm~ itu…”

“Jangan katakan kalau kau tidak pulang lagi!!!” sahutan Yesung sukses membuat Siwon hampir saja kelepasan untuk tertawa lebar, ia menutup mulutnya berusaha untuk meredam tawanya.

“Ne Hyung, jeongmal mianhae, aku tidak bisa pulang lagi sekarang.”

“SEBEGITU PENTINGKAH PEKERJAANMU DIBANDING AKU, HUH!!!” Klik. Siwon tersentak kaget mendengar panggilannya terputus. Ia menggelengkan kepalanya lagi seraya tersenyum tipis.

Tak lama setelah itu, Siwon keluar dari toko perhiasan itu dengan membawa tas belanjaan. “Hyung tunggu!!” Kibum berlari dan menyetarakan langkahnya dengan Siwon.

“Ne, Bummie. Jeongmal gomawo kau sudah menemaniku.”

“Gwaenchana Hyung, lagipula aku senang bisa membantumu. Kau harus semangat agar rencanamu kali ini sukses.” Siwon tersenyum manis seraya melingkarkan tangannya dipundak Kibum.

“Ne, Bummie, pasti!!”

Saat mereka hampir sampai dimobil Siwon, tanpa sengaja Siwon mendapati sebuah mobil Renault samsung SM5 berwarna hitam dengan plat nomor yang sangat ia kenal. Tapi bukannya melihat orang yang ada didalamnya, Siwon hanya tersenyum tipis seraya melirik sepintas ke arah mobil tersebut.

“Bummie, ada Yesung Hyung. Jangan menoleh ke kanan.” Ucap Siwon seraya menatap ke arah Kibum yang ada disebelahnya.

“Ah~ benarkah? Kenapa dia bisa mengikutimu Hyung?”

“Mollayo, anggap saja kita tidak melihatnya, ne!!” Kibum mengangguk pelan.

Drrt… Drrt…

Tak lama Siwon merasakan handphonenya bergetar, dan tepat… ia melihat ada panggilan masuk dari Yesung. “Yesung Hyung menelfonku, apa aku mengangkatnya saja?”

Kibum menggeleng pelan seraya tersenyum manis. “Jangan Hyung, biarkan dia lebih marah, karena itu akan semakin menarik.”

“Ahh benar.” Sedetik kemudian, Siwon memencet tombol merah dan bergegas masuk ke dalam mobilnya.

Flashback End.

“MWO!!! JADI KAU BERSEKONGKOL DENGAN KIBUM, HUH!!!” pekik Yesung setelah ia mendengar cerita dari Siwon.

“Ne, jadi jangan berpikiran aku berselingkuh atau mencintai orang lain, karena selamanya…” Siwon menggantungkan ucapannya dan menyentuh dagu Yesung. “Selamanya hanya kau Baby, hanya Yesung yang akan aku cintai.”

Glup.

“Won-nie..” Siwon mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah dari dalam saku celana hitamnya, dan hanya membutuhkan sekali jentikan jari dari Siwon, pesisir laut beralaskan pasir yang tadinya gelap berubah menjadi sangat terang, karena sekarang lampu berwarna warni tengah menghiasi tempat itu.

“I-ini… indah sekali Wonnie.” Kagum Yesung yang melihat kerlap-kerlip lampu itu. Tanpa Yesung duga, Siwon sudah berjongkok dihadapannya. “Wonnie-“

“Baby, Would you marry me?”

DEG.

Yesung tercengang melihat pemandangan yang ada dihadapannya sedangkan Siwon berjongkok dan menunjukkan sepasang cincin putih dihadapan Yesung. “A-apa ini Wonnie?”

“Kau tidak lupa hari ini bukan?”

“Ha-hari ini?”

“Ne Baby, tanggal 4 bulan 10 tepat 7 tahun kita berpacaran, dan sekarang aku ingin mengatakan… Would you marry me?” Yesung tidak bisa berkata-kata lagi, lidahnya terasa keluh, tangannya terasa sangat lemas, sulit untuk berucap apa yang ada dihatinya sekarang.

“Wonnie, aku..” Siwon menundukkan kepalanya. Ia juga merasakan kekhawatiran yang tinggi menerpa hatinya saat ini, ia takut jika Yesung akan menolaknya. “Mianhae Wonnie, tapi aku…”

Mata itu akhirnya terpejam mendengar kata ‘Maaf’ dari Yesung, ia sudah pasrah dengan semua jawaban yang akan ia dengar. “Mianhae… aku…”

“………”

“Aku….”

“………” namja tampan itu mengambil nafas dalam-dalam, bersiap atas jawaban Yesung.

“Aku….”

“………”

“Tidak bisa menolakmu, karena aku masih sangat dan akan selalu mencintaimu.” Ucap Yesung seraya mengambil kotak berisi cincin itu.

Siwon mendongak ke atas dan melihat Yesung tengah tersenyum manis padanya. “Ba-by kau serius?” hanya anggukan yang ditunjukkan oleh Yesung. “Ah!! Baby!!!” Siwon segera berdiri dan memeluk erat tubuh itu, memeluknya seerat mungkin. “Gomawo Baby, jeongmal Gomawo.”

“Mianhae Wonnie, aku sempat berpikiran jelek terhadapmu.” Siwon melepaskan pelukannya dan menangkupkan wajah Yesung.

“Anii Baby, wajar saja kau berpikiran seperti itu karena aku tau kau sangat mencintaiku, dan sebaliknya juga begitu, aku sangat amat mencintaimu.” Namja tampan itu mengambil sebuah cincin dan meraih jari manis Yesung. Tanpa menunggu lama, segera ia menyematkan cincin itu di jari mungil namjachingunya.

Sesaat setelahnya, berganti Yesung yang menyematkan cincin itu. “Saranghae Wonnie, jeongmal saranghae.”

“Nado Nae Baby, Nado Saranghae.” Tak lama, Siwon mulai menghapus jarak diantara mereka, ia mulai mengecup bibir itu dengan perlahan hingga tangan Yesung melingkar di lehernya.

Lidahnya mulai menyusup masuk dan mengeksplor seluruh bagian yang ada didalamnya, ia mengeratkan kedua tangannya dipinggang Yesung sehingga ciuman malam itu terasa begitu indah dengan desiran angin laut yang menghiasi.

“Tapi Wonnie~” Yesung melepas paksa ciuman romantis itu, mendatangkan erangan dari Siwon.

“Baby kenapa dilepas?” rajuk Siwon seraya mengerucutkan bibirnya.

“Aku ingin tau, siapa yang menculikku dan membawaku kesini?” Tidak ada jawaban dari Siwon, ia malah tersenyum tanpa melepaskan tangannya dipinggang Yesung. “Wonnie kenapa tidak dijawab?”

“Kau boleh memarahi orangnya secara langsung Baby.”

“Apa? maksudnya apa Wonnie?” Siwon kembali tersenyum dan melirik ke arah sebuah tempat persembunyian dibelakang semak-semak.

“Keluarlah!! Jangan mengintip disana!!” ujar Siwon yang langsung membuat Yesung mengernyitkan dahinya. Tak lama kemudian, suara tawa terdengar sangat keras bersamaan dengan munculnya ke 7 member dari Super Junior itu.

“KA-KALIAAAANNN!!!”

“Keromantisan kalian membuat kami iri.” Cetus Eunhyuk sambil melingkarkan tangannya dipundak Donghae.

“Ja-jadi kalian juga bersekongkol dengan Wonnie?”

“Mianhae Yesungie, kami hanya mendukung dan ikut melancarkan rencana Siwon.”

“Ta-tapi..” Yesung tidak bisa berkata banyak. “Tunggu!! Siapa yang membekapku hingga aku tidak sadarkan diri, huh?” pertanyaan itu cukup membuat EunHae tersenyum nakal dan itu membuat Yesung langsung berlari menghampiri mereka.

PLETAK.

“APPOOOOO~” Jerit keduanya bersamaan. Kejadian itu sukses membuat semua member tidak terkecuali Siwon tertawa keras.

Malam yang sangat indah bagi para member Super Junior itu. Keramaian yang hanya ditimbulkan ke 9 namja itu cukup membuat tempat itu menjadi ramai. Tapi bukannya ikut berkumpul dengan para namja lainnya.

Couple yang baru saja resmi memakai cincin itu malah menyendiri ditempat yang menurut mereka sangat romantis untuk mereka. Tempat yang sepi dengan hiruk pikuk para sahabatnya. “Baby~” Siwon melingkarkan tangannya dipinggang Yesung dan menyandarkan dagunya dipundak namja manis itu, mereka tengah duduk dihamparan pasir putih dan menatap jauh ke arah laut.

“Ne,”

“Apa kau bahagia?”

“Menurutmu?” Tidak ada jawaban dari Siwon, ia malah mengecupi leher Yesung kemudian mempererat pelukannya. “Wonnie~”

“Kau sangat bahagia, sama sepertiku, bukan begitu Baby?” Anggukan dari namjachingunya itu cukup menjadi jawaban atas pertanyaan Siwon, Yesung kembali tersenyum dan menyandarkan tubuhnya kebelakang tepatnya pada tubuh Siwon, dan itu membuat namja tampan itu harus mengangkat dagunya dari pundak Yesung.

“Wonnie, kalau kau harus memilih, aku atau pekerjaan, mana yang akan kau dahulukan?”

“Kenapa bertanya seperti itu?”

“Anio, aku hanya ingin tau.”

“Jelas pekerjaan Baby.” Yesung mendongak menatap ke arah Siwon.

“Wae?”

“Karena kalau aku tidak punya pekerjaan, aku tidak akan bisa menghidupi orang yang aku cintai. Tapi tenanglah Baby, walau aku memprioritaskan pekerjaanku, kau tetap yang pertama ada dihatiku.”

Blush.

Wajah manis itu memerah saat mendengar ucapan dari Siwon, ia menunduk untuk menyembunyikan wajah merahnya. Tapi itu membuat Siwon kembali meraih dagunya ke atas dan mengecup bibir tipisnya lagi.

Kali ini ia tidak banyak membuat penolakan, Yesung menikmati setiap kecupan yang diberikan Siwon kepadanya, kecupan yang hanya didasari dengan perasaan cinta dan kasih sayang yang tulus.

“Happy Ye-Won Day Baby.” Ucap Siwon disela-sela ciumannya. Yesung tersenyum dan mengangguk lalu kembali menautkan bibir mereka.

Dengan masih dalam posisi berciuman, Siwon menggendong tubuh Yesung ala bridal style untuk pergi dari tempat itu. “Wonnie turunkan aku!!” Pinta Yesung dengan rona wajah yang memerah.

“Aniii!!”

“Wonnie, aku malu dengan yang lainnya.”

“Wae? Biarkan saja, aku ingin menunjukkan bahwa kita adalah pasangan paling romantis.”

“Aish~ cepat turunkan aku!!!”

“Anii…”

“Turunkan!!!”

“Anii Sungie Baby,”

“Wonniiiiiiieeeeeeee~” pekik Yesung yang tanpa diduga-duga langsung dibungkam kembali oleh bibir Siwon, membuat sang namja manis terdiam tak berdaya.

Dan itulah awal dari sebuah perjalanan cinta antara Siwon dan Yesung, sebuah perjalanan cinta yang tidak akan pernah berakhir. Karena mereka saling memiliki.

Seorang namja tampan bernama Choi Siwon yang sangat mencintai namja bernama Kim Yesung dengan sepenuh hatinya. Begitu pula sebaliknya.

Alangkah indahnya sebuah cinta bila keduanya saling mencintai, mengerti dan saling memiliki. Berharap bahwa kemarin, esok, lusa dan seterusnya akan menjadi sesuatu yang indah bagi mereka.

.

The End

.

.

Bagaimana? ^^ FF Ye-Won untuk YeWon day Hari ini >

sedikit gaje sih soalnya buatnya juga kilat.. heheh~

mian kalau tidak seperti yang kalian ingin ^^

Oke deh, jangan lupa buat comment ya ^^

yg kena tag mian yaaaa ^^

And ucapkan selamat pada Yemom dan Wondad \\^_^//

Happy YE-WON DAY Yesung Mommy and Siwon Daddy..

Saranghaeeee…

41 comments on “Surprise For You (Ye-Won Day)

  1. Yeayyy!! Akhirnya unni mengabulkan permintaanku *PD bgt* hehe \(^,^)/
    happy yewon day~ happy yewon to yemom and wondad~!! Love u all~ semoga tambah langgeng ne?! *grin*
    Aaaa~ ff nya so sweet sekaleeee, wondad emang top bgt deh bikin yemom klepek2 hihi :p
    kibumnya kesian yah-_- eunhae kurang aja kidnapped yesung wkwk member lain jg ternyata malah sekongkol lg ckck..
    kirain mau ada enceh nya unn (//_-)

    • hahahaha karena ucapanmu itu unni langsung kepikiran terus saeng wakwakwak~

      jadi syukur deh dalam 3 jam jadi deh \(^_^)/
      tapi no nc =_______=
      kalo ada nc harus butuh 7 jam hahahaha~

      untuk kali ini no nc ya saeng ._.v tobaaaaaaaaaat hahaha~
      gomawo😀

  2. Kyaaa~
    Daddy emang selalu romantis~
    *peluk daddy*
    *tarik ke kua terdekat #eh*
    Bener ya eon hari ini wonsung day??
    Kalo wonmi kira2 kapan ya??
    Gatau aku~
    *anak durhaka* #bletak XP

  3. happy yewon day
    happy yewon day
    happy yewon day
    happy yewon day
    moga langgeng mpe’ kakek2 n nenek2 kekekeke….

  4. ff nya daebak betul chingu >////<
    biasa baca yg siwon jealous ternyata kalo yesungie yg jealous seruuuuuuu juga^^
    sooooo sweeeetttt…. bakal ada sekuelnya ga ???

  5. aah ada KIBUM!!! ah tidak tidak *geleng2* Kibum sukany ama Yesung kok, bkn Siwon *O* #jiwa Kisung shipper kumat😄

    sweet story.. Aq jdi blushing.. iih pda nakal ya sama Sungie *pukul2 pelan lengan member Suju manja*

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s