Love Disease – Chapter 1

Chap. 1 of 4

Main Cast : KyuSung Slight WonSung

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Angst

Rate : T

Summary : Pertemuan yang tidak pernah diduga, membuat Kyuhyun akhirnya penasaran dengan seorang namja yang sering ia temui diam-diam di taman. Apakah Kyuhyun akan berhasil mendekati namja tersebut?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

[Harap diperhatikan lebih detail karena alur cerita maju mundur ^^]

Prologue

.

.

Awal pertemuan yang bisa dikatakan tidak seindah dan semulus biasanya, tapi ternyata pertemuan itu sangat indah seiring berjalannya waktu. Sebuah takdir yang mempertemukan kedua namja untuk saling mencintai walau nantinya mereka tidak bisa merubah sesuatu yang tidak mereka inginkan.

.

Happy Reading

.

Sebuah alunan suara harmonika terdengar indah di gendang telinganya, melantunkan bait-bait melody yang menenangkan hati. Ia hanya memiringkan kepalanya untuk lebih memperdalam suara harmonika tersebut.

Ia memejamkan matanya merasakan desiran angin yang menerpa wajahnya, rambutnya yang tersapu oleh hembusan angin, membuatnya berkali-kali lipat terlihat sangat manis.

Tapi tak lama kemudian, wajah itu kembali terlihat sedih saat alunan yang sangat indah itu tidak terdengar lagi. “Huh,” eluhnya sedikit kesal, terdengar lirih dan mungkin hanya ia yang bisa mendengarkan eluhannya tersebut.

Tap.

Tap.

Tap.

Kembali ia menajamkan telinganya saat sebuah langkah kaki mengarah kearahnya. Tangan mungil itu menggenggam erat tongkat yang sedari tadi ia bawa sesaat setelah ia yakin bahwa langkah kaki itu berhenti tepat dihadapannya. Matanya memang terbuka sempurna tapi ia tidak bisa menggunakannya, retinanya rusak sehingga bisa dikatakan ia mengalami kebutaan… permanen.

“Ini sudah sore, mengapa kau duduk sendirian ditaman ini?” ujar seseorang yang tengah berdiri didepan namja manis tersebut. Tapi apa jawaban dari namja manis itu? ia malah berusaha untuk bangkit dari duduknya dan segera pergi dari tempat itu, meninggalkan sang namja yang masih terpaku dan menatapnya sampai hilang dari pandangan.

.

_Love Disease_

.

“Kyunnie apa yang terjadi? Daritadi aku terus melihatmu melamun, hum?” seorang namja manis yang masih berkutik dengan kamera SLR nya itu mencoba bertanya kepada sahabatnya yang terlihat melamun, sesekali namja yang dipanggil Kyunnie atau Kyuhyun itu tersenyum seraya terus menatap ke arah luar jendela kampusnya.

“Kyunnie, gwaenchana?” sedikit khawatir melihat namja itu masih belum bereaksi, kali ini sahabatnya itu menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun. “Kyunnie~”

“Ah~ Ne, wae Minnie Hyung?” akhirnya ia tersadar setelah beberapa saat lamunan indahnya dibuyarkan oleh namja yang ada didepannya itu.

“Ada apa denganmu?”

“Tidak,” hanya jawaban singkat yang ia berikan, tatapannya sekarang ia tolehkan kearah harmonika yang ada digenggamannya dan kembali tersenyum. Entah apa yang sedang ia pikirkan sehingga membuat Sungmin –namja manis itu- mengernyitkan dahinya.

“Kau ingat hari ini kau tidak boleh terlambat lagi!!”

“Apa?” lagi-lagi ia benar-benar tidak bisa berkonsentrasi, ia bertanya apa yang baru saja Sungmin ucapkan kepadanya.

“Kau itu kenapa Kyunnie, akhir-akhir ini kau terlihat sangat aneh, sering melamun dan tidak fokus. Apa yang terjadi padamu, eh?”

Sebuah senyuman adalah pengganti jawaban atas pertanyaan Sungmin, Kyuhyun memang seorang namja yang tidak bisa mengatakan apa yang terjadi pada orang lain, walaupun kepada sahabatnya. Ia tidak semudah itu percaya kepada orang lain, hanya kepada Hyungnya saja ia bisa bercerita apa yang terjadi.

“Nanti sore kau tidak boleh terlambat lagi, arra!!”

“Eh? Wae?”

PLETAK.

“Appo~” Kyuhyun meringis kesakitan seraya mengelus kepalanya setelah terkena jitakan. Ya beginilah akhirnya jika sang namja termuda di kampus itu yang juga dijuluki evil magnae selalu membantah ucapan dari namja berjuluk material art itu. “Kenapa kau menjitakku Hyung?” sergahnya kesal.

“YA!! Kau selalu menanyakan hal yang tidak perlu, kau lupa akhir-akhir ini kau selalu terlambat datang saat kita berkumpul dirumah Donghae, kau selalu datang setelah pukul 6 sore. Kemana saja kau selama itu, huh?” Jelas Sungmin seraya bangkit dari duduknya, ia berkacak pinggang layaknya seorang Eomma yang tengah memarahi anaknya.

Hanya ekspresi blank yang tunjukkan Kyuhyun. Alisnya berkerut, bibirnya mengangah sesaat Sungmin terus saja menceramahinya.

“Kau dengar semua yang kukatakan Cho Kyuhyun!!!” akhirnya celoteh Sungmin berakhir, Kyuhyun yang mendengarnya hanya tersenyum seraya menggelengkan kepalanya pelan.

“Akhir-akhir ini ada sesuatu yang harus aku kerjakan Hyung, jadi aku selalu datang terlambat,”

“APA YANG KAU KERJAKAN!!!” Mendengar bentakan dari namja manis itu seperti mendengar sebuah petir yang menggelegar, tubuh Kyuhyun terhempas kebelakang dengan matanya yang terbelalak  lebar. “SETAUKU SELAMA INI KAU ITU PENGANGGURAN, KAU TAU… PE-NGANG-GUR-AN!!!” Lanjutnya dengan penekanan disetiap kalimat.

“Hyung kecilkan suaramu, aku bisa malu kalau sampai semua orang dikampus ini tau,”

“Itu urusanmu Cho Kyuhyun, yang terpenting aku tidak mau kau terlambat hari ini, titik.” Tegasnya seraya pergi dari Kyuhyun yang menatapnya diam. Sebuah senyuman kecil meluncur begitu saja, Kyuhyun kembali menatap hamparan langit biru yang terpampang indah di luar jendela kampusnya.

.

_Love Disease_

.

Suasana sore yang selalu tenang, suara burung yang berterbangan dan berkicau menambah indahnya suasana sore yang selalu dinantikan sesosok namja mungil itu. Ia duduk dengan menengadahkan kepalanya kelangit, merasakan lagi aroma hembusan angin yang menerpa kulitnya.

Tapi ada yang berbeda dengannya hari ini, tidak ada senyum yang terlihat diwajahnya, entah apa yang sedang ia hadapi saat ini. Tangan mungilnya masih menggenggam erat sebuah tongkat.

“Sungie, aku sudah bilang kau tidak boleh disini sendirian.” Sebuah suara yang sangat ia kenal menginterupsinya agar tersadar dari lamunan sesaatnya.

“Untuk apa kau kesini? Aku sudah terbiasa disini sendirian,” akhirnya suara itu terdengar dan terasa sangat dingin, tapi semua itu tidak membuat namja yang tengah berdiri dihadapannya itu takut, ia malah tersenyum lalu membelai surai berwarna burgundy red itu dengan lembut. Lantas ia duduk disamping namja manis itu. “Pergi kau Siwon, aku tidak mau kau berada disini.”

“Sungie, aku hanya khawatir bila kau disini sendirian, oleh sebab itu aku ingin menemanimu.”

“Tidak, aku tidak perlu kau temani, aku lebih senang sendirian.” Suara itu masih terdengar sangat dingin, genggaman erat yang terlihat cukup kuat membuat Siwon, namja yang ada disebelah namja manis itu tau bahwa ia tidak menyukai kehadirannya.

“Sungie, mianhae.. sungguh aku ingin menebus kesalahanku padamu,”

“Untuk apa, hm? Semuanya tidak akan kembali seperti semula, lebih baik seperti ini agar aku tidak bisa melihatmu lagi.” Sungguh ucapan Yesung kali ini membuat hati Siwon sakit, ia tau bahwa apa yang terjadi pada Yesung saat ini adalah kesalahannya, dan sekarang ia ingin menebus kesalahannya tersebut.

Tapi apa yang ia terima, hanya penolakan yang terus ia dapatkan, tidak ada sedikitpun cela agar ia bisa menebus rasa bersalahnya. “Kau tau karenamu aku tidak bisa lagi melihat sesuatu yang aku suka, aku tidak bisa lagi melihat cahaya, semuanya gelap, gelap!!!” pekiknya seraya mulai sesenggukan.

Greb..

Tiba-tiba pelukan hangat ia dapatkan ditubuhnya, rasanya begitu hangat walau saat ini ia merasakan sesak didadanya. “Lepas!!! LEPASKAAAAAN!!!” Rontanya seraya memukul-mukul dada Siwon, tapi semua terasa sia-sia saat semakin lama pelukan itu terasa semakin erat. Kenangan yang terasa pahit kembali terputar di memorynya, dan Yesung sangat membenci hal tersebut. “Aku mohon lepaskan!!!”

Isakan lirih terdengar bersamaan dengan tidak terdengarnya lagi rontahan dari Yesung. Liquid namja manis itu semakin deras mengalir hingga membasahi kemeja yang dikenakan Siwon. Rasanya begitu menyakitkan melihat orang yang dicintai tengah menangis karena kesalahannya.

-ccc-

“Putuskan aku sekarang juga!!” suara itu terdengar memaksa, namja tampan yang tengah fokus mengemudi itu spontan menghentikan laju mobilnya tepat ditengah jalan.

“Kau itu bicara apa Sungie Baby?”

“Hubungan kita harus berakhir Siwon,” ucapnya lagi, tapi sekarang ia menatap intens kearah Siwon.

“Apa? Tidak.. tidak.. katakan kau sedang bercanda kan Baby? Kau tidak serius bukan?”

“Kau kira aku tidak melihat apa yang kau lakukan dengan yeoja itu, huh? Aku tau kau hanya berpura-pura berhubungan dengannya demi perusahaan Appamu, tapi aku tidak bisa bertahan lagi Siwon!!”

“Sungie Baby,” tatapannya nanar, ia tidak percaya bahwa namjachingunya itu tengah terlihat sedih karena ulahnya. “Aku melakukannya tidak dari hati Sungie, aku mohon percayalah!!”

“Aku tau, tapi aku tidak bisa bertahan lagi saat melihat fotomu tidur bersamanya Siwon.”

DEG.

Mata Siwon terasa ingin meloncat keluar, dadanya seperti tertusuk ribuan jarum yang membuatnya susah untuk bernafas. Tangan kekar itu meraih tangan Yesung, menggenggamnya erat dengan terus fokus pada caramel bening tersebut. Beruntung saat itu mereka berada disuatu jalan yang sepi hingga tidak ada seorangpun yang berteriak kepada mereka.

“Baby, aku bisa menjelaskan semuanya,” sebelum Siwon menjelaskan semuanya, perlahan Yesung melepaskan genggaman tangan itu, ia tersenyum tipis dan menggeleng.

“Tidak ada yang perlu dijelaskan  Siwon, menikahlah dengannya, aku yakin kau akan lebih bahagia dibanding bersamaku.” Jelasnya seraya membuka pintu mobil dan keluar untuk segera pergi.

“SUNGIE, SUNGIE.. DENGARKAN AKU!!!” Jerit Siwon saat melihat Yesung sudah berjalan menjauhi mobilnya. “Sungie~”

Yesung berjalan dengan hati yang sangat sakit, rasanya tercabik-cabik dan bila saja ia mampu, ia ingin menghancurkan semua yang ada disekitarnya. Siwon benar-benar membuatnya sangat terluka. Langkahnya terhenti saat semakin lama tangisnya semakin keras, ia terperosot dan terduduk tepat ditengah jalan. ‘Kenapa? Kenapa kau membuatku seperti ini Siwon?’

Yesung masih terus menangis seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat. ‘Aku sakit kau tau!!! Rasanya begitu sakit, aku sangat mencintaimu, dan kau berjanji untuk berpura-pura, tapi kenapa kau malah melakukan itu???? KENAPAA!!!’ Tidak ada ruang dihatinya untuk merasakan bahagia, bahkan untuk tersenyum dan menghentikan tangisnya saja, Yesung tidak mampu.

Rasa sakit itu lebih mendominasi hatinya. Dan saat ia sudah mulai menguatkan tubuhnya untuk berdiri, ia mulai beranjak dari tempat itu. Tapi ternyata kesialan sudah menantinya didepan mata. Yesung terdiam dan membatu saat melihat semakin lama sebuah mobil berkecepatan tinggi melaju kearahnya.

Tiinnnn.. Tiiiinnnnnn… Tiiiinnnnnnnnn…

Mendengar suara klakson itu berbunyi sangat nyaring, membuat Siwon keluar dari mobilnya dan berlari ke arah Yesung. “YESUNGIEEEEEEEEEE!!!!”

BRUAAAAAKKKKKK….

Teriakan Siwon sesaat terdengar seperti sebuah hembusan angin, Yesung terpental sejauh 10meter karena tertabrak mobil tersebut dan parahnya, pelipis serta kepala Yesung membentur batu yang berukuran besar ditepi jalan hingga ia langsung merasakan semuanya gelap.

“Yesungie, yesungie irreona!!!” terdengar jeritan Siwon dan ia masih merasakan Siwon menggoyang-goyangkan serta memeluk erat tubuhnya. “YESUNGIE AKU MOHON SADARLAH!!!!” Tapi suara itu semakin lama semakin tidak terdengar, rasanya begitu menyakitkan. “YESUNGIEEEE!!!!”

-ccc-

Yesung yang tersadar apa yang sedang ia lakukan langsung mendorong tubuh namja tampan itu menjauh darinya. “Pergi kau Siwon!!” pintanya kasar. Ia menghapus kasar linangan airmata yang membasahi pipinya itu. Tidak ada sedikitpun rasa kasihan yang ia berikan kepada Siwon, rasa sakit dan benci yang ia rasakan lebih besar dan terasa sangat menyakitkan.

“Sungie!!”

“AKU BILANG PERGI!!!” Ia mengangkat tongkatnya tinggi-tinggi dan memukul tubuh Siwon dengan tongkatnya. “PERGI.. AKU BILANG PERGI, hiks!!!” Siwon masih belum bereaksi walau sekarang tubuhnya terasa sakit karena pukulan itu, ia masih bisa menahan rasa sakit ditubuhnya. “Pergi!!”

Hingga akhirnya ia mulai memutuskan untuk pergi dari Yesung, meninggalkan namja manis yang masih terisak itu sendirian. ‘Aku masih sangat mencintaimu Yesungie,’

‘Aku tidak mau lagi mengenalmu, aku tidak mau lagi melihatmu Siwon, bagiku kau sudah mati.’

.

_Love Disease_

.

Kyuhyun berlari menembus gerombolan pejalan kaki yang ada ditengah kota tersebut, dengan menenteng tas berisikan kamera SLR serta tidak lupa harmonika kesayangannya, ia terus saja berlari dengan terkadang menatap jam tangannya. “Siaaallll!! Ini semua gara-gara Dosen kurang kerjaan itu, aku bisa tidak bertemu dengannya.” Gerutunya sambil terus berlari.

“Hey, berhati-hatilah!!”

“Ya!! Jalan yang benar!!”

“Kau tidak punya mata!!!”

Berbagai teriakan serta cercahan untuknya tidak ia hiraukan, sesekali ia tersenyum dan hanya mengatakan. “Mianhae,” setelah itu kembali berlari menuju kesuatu tempat.

Hingga tak lama kemudian, ia sampai disebuah taman. Matanya mulai mencari sesosok yang akhir-akhir ini mengganggu pikirannya. Dengan nafas yang terengah-engah serta peluh yang terlihat dikeningnya, Kyuhyun masih berusaha mencarinya. ‘Apa dia sudah pulang?’

Ia menunduk pasrah saat tidak melihat sosok tersebut, ia mengambil harmonika yang ada disaku sweaternya. Kyuhyun menatap harmonikanya itu dan tersenyum tipis. Sampai saat ia tersentak mendengar suara isak tangis. Taman itu memang tidak terlalu luas, tapi taman itu sangat indah bagi sebagian orang.

Banyak orang yang menghabiskan waktu sorenya hanya untuk sekedar duduk dan menikmati pemandangan sore. “Hiks~ Hiks~” suara itu terdengar cukup jelas saat Kyuhyun semakin mengerti arah suara itu berasal.

‘Dia..’ Kyuhyun melihat orang yang tengah ia cari itu menangis seraya menekuk lututnya keatas, menenggelamkan kepalanya disela-sela kakinya. Tangis yang begitu memilukan, walau hanya terdengar sesenggukan tapi itu cukup membuat Kyuhyun khawatir.

Ia mulai melangkahkan kakinya mendekati namja tersebut. “Hey, mengapa kau menangis?” mendengar suara tanya membuat sesosok namja itu menghentikan tangisnya dan mengangkat kepalanya.

Ia masih terdiam dan membiarkan sisa-sisa airmata mengenang dipelupuk matanya. “Apa ada yang menyakitimu?” suara yang sangat Ia kenal, beberapa minggu ini, ia selalu mendengar suara itu terus mengajaknya bicara.

“Kenapa diam? Apa aku mengganggumu? Aku hanya khawatir saat melihatmu menangis.” Terang Kyuhyun seraya duduk disamping namja manis itu. ‘Tuhan, apa dia seorang malaikat? Dia begitu… manis.’ Kyuhyun masih fokus menatap wajah namja manis tersebut.

‘Sial.. apa yang terjadi padaku? Kenapa jantungku berdebar hebat seperti ini, huh?’

“Hey Angel, kenapa diam?”

“Namaku bukan Angel!!” akhirnya ia mengeluarkan suara dan spontan membuat Kyuhyun terperangah, karena baru kali ini ia mendengar suara itu. Sangat lembut dan menenangkan hatinya, tangannya dingin merasakan jantung yang berdebar sangat kencang.

“Lalu siapa namamu?”

“Tidak ada untungnya aku memberitahu namaku.” Ya, terdengar sangat dingin dan kejam, tapi cukup membuat Kyuhyun tersenyum bahagia. Ia memang mengerti bahwa Yesung tidak bisa melihat, oleh sebab itu Kyuhyun tidak meminta satu hal yang tidak mungkin, yaitu menatap lawan bicara saat berbicara.

Kyuhyun mengendikkan bahunya dengan sejenak tersenyum kepada Yesung lalu mulai memainkan harmonikanya.

Yesung terdiam mendengar alunan melody itu, sangat indah dan selalu ia cari setiap ia berada di taman ini. Desiran angin serta melody dari kicauan burung membuat permainan Kyuhyun terdengar sangat merdu. Hingga akhirnya Yesung memutar kepalanya kearah Kyuhyun, ia memang tidak bisa melihat, tapi hatinya masih mampu untuk bisa merasakan siapa namja itu sebenarnya.

Bukan seorang namja yang jahat, melainkan seorang malaikat yang selalu menghiburnya diwaktu yang tepat. “Kau mau aku mainkan sebuah lagu yang indah?” Yesung memiringkan kepalanya, hal itu semakin membuat Kyuhyun merasakan jantungnya berdebar hebat. ‘Dia benar-benar seorang malaikat, sangat manis.’

“Ayo mainkan, kenapa kau diam!!!” cetus Yesung yang mendengar tidak ada pergerakan ataupun suara dari Kyuhyun.

“Ah~ Ne, Mianhae!! Dengarkan baik-baik ne,” Kyuhyun menghembuskan nafasnya perlahan lalu kembali memainkan harmonikanya. Bait-bait It has to be you terasa kental ditelinga Yesung, hingga tanpa sadar iapun mulai menggumamkan melody tersebut.

Niga animyeon andwae, neo ebsin nan andwae.” Namja tampan yang tengah memainkan harmonikanya itu sejenak tercengang mendengar suara merdu yang ia dengar, tanpa menghentikan permainannya, ia terus saja menatap namja manis yang tengah menyanyikan setiap bait lagu kesukaannya tersebut. “Naega jikyeojul saram, naega saranghal saram nan, geurae nan neo hanamyeon chungbunhanikka. Neo hanaman… saranghanikka.”

Lagu itupun diakhiri dengan senyuman yang tercetak dibibir Yesung maupun Kyuhyun. Mereka benar-benar tidak bisa percaya akan melakukan kolaborasi yang sangat indah itu. Bahagialah Kyuhyun karena ia sangat bangga bisa mendengar suara terbaik dari sosok yang mulai memenuhi hati dan pikirannya tersebut.

“Suaramu sangat indah,”

“Aku tidak bisa bernyanyi… lagi,” lagi? Apa maksud dari kata lagi? Ucapan Yesung membuat Kyuhyun mengernyit heran.

“Maksudmu apa? Bagaimana mungkin kau tidak bisa bernyanyi, kau tau suaramu itu seperti suara seorang penyanyi profesional, terdengar sangat indah.”

“Itu menurutmu, tapi tidak bagiku.” Terlihat lagi kesedihan diwajah namja manis itu.

“Aku-“

Drrrttt… Ddrrtttt… belum sempat Kyuhyun melengkapi ucapannya, ia merasakan handphone yang ada disaku celananya berbunyi nyaring.

“Aish~ Minnie Hyung,” lirihnya saat melihat pangilan masuk dari Sungmin. “Ehm~ mianhae, aku mau menerima telpon dahulu.” Yesung hanya mengangguk pelan dan membiarkan Kyuhyun berjalan menjauhinya untuk menerima panggilan.

“Yeoboseyo,”

“YA!!! EVIL MAGNAE!! AKU SUDAH MENYURUHMU UNTUK TIDAK TERLAMBAT, KENAPA KAU BELUM JUGA DATANG, EH?” Kyuhyun menjauhkan handphonenya dari telinganya mendengar suara jeritan dari Sungmin.

“Ya, Hyung kecilkan suaramu, bukankah aku sudah bilang kalau aku akan datang terlambat!!”

“AKU TIDAK MAU TAU KYUHYUN-AH!!! KAU HARUS DATANG SE-KA-RANG!!! ARRA!!!” Klik. Tut… tut.. tut…

Kyuhyun terkekeh mendengar bahwa saat ini ia sudah berhasil membuat sahabatnya itu marah. Ia hanya menggeleng pelan dan memutar tubuhnya untuk kembali ke arah kursinya tadi. Tapi seketika langkahnya terhenti saat tidak melihat sosok namja manis itu.

Matanya terbuka lebar dan berlari mengelilingi taman tersebut hanya untuk mencari keberadaan namja manis itu. “Kenapa kau pergi begitu saja? Bahkan aku belum tau siapa namamu!!” eluh Kyuhyun seraya menatap langit yang sudah terlihat gelap.

.

_Love Disease_

.

“Aku pulang!!” sapa Kyuhyun saat memasuki sebuah sebuah rumah yang bisa dibilang istana besar tersebut.

“Kenapa kau selalu pulang larut malam?” Kyuhyun menoleh saat mendengar suara itu.

“Aku kerja kelompok dirumah Donghae, Hyung.”

“Kau sudah makan?” anggukan singkat pengganti dari pertanyaan Hyungnya itu. “Baiklah kalau begitu, istirahatlah!!” ujar namja tampan itu seraya berjalan akan kembali kedalam kamarnya yang terletak dilantai 2.

“Ehm~ Wonnie Hyung!!” kali ini Kyuhyun membuat namja tampan yang dipanggil Wonnie atau Siwon itu menghentikan langkahnya dan menatap ke arah Kyuhyun.

“Ne, wae?”

“Apa kau sibuk?”

“Anii, waeyo Kyu-ah?” Kyuhyun hanya tersenyum seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “Ah~ Hyung tau, kajja ke kamar Hyung!!”

“Ne, Hyung.” Kyuhyun memang sangat dekat dengan Hyung satu-satunya ini, Cho Siwon. Ia selalu meminta saran dan bercerita kejadian-kejadian menarik yang ia alami. Tapi berbeda dengan Siwon, namja tampan itu tidak pernah bertukar pikiran atau sekedar bercerita apa yang terjadi, ia lebih suka memendamnya sendiri.

“Kau jatuh cinta, eh?” Siwon terkekeh dikursi putarnya setelah mendengar apa yang terjadi pada Kyuhyun akhir-akhir ini. Ia melihat dongsaengnya tengah tertunduk karena wajahnya sudah sangat memerah.

“Molla Hyung, hanya saja saat aku melihat tawanya tadi, rasanya jantungku berdebar hebat, sungguh aku merasa dia termasuk salah satu malaikat yang jatuh dari surga.”

“Hahahaha~” tawa Siwon menggelegar. “Apa dia sangat cantik sampai kau seperti ini, eh? Yeoja mana yang sudah membuatmu jatuh cinta?”

“Dia namja Hyung,”

Glup.

Jelas Siwon terkejut karena ternyata Dongsaeng yang ia kira hanya tertarik kepada seorang yeoja itu mempunyai ketertarikan kepada namja sama seperti dirinya. “Wae Hyung? Ada yang salah?”

“Apa yang membuatmu merasa seperti itu Kyunnie?” kali ini suara Siwon terdengar serius, membuat Kyuhyun menegakkan tubuhnya. “Kau tau kan dia namja? Harusnya yang kau cintai itu yeoja.”

“Aku tau Hyung, mungkin ini terlihat tabu, tapi aku menyukainya, aku merasa nyaman berada disisinya dan hari ini aku benar-benar merasa aku sangat ingin bersamanya. Melihat dia menangis membuat hatiku sakit,”

“Menangis?” lagi-lagi Kyuhyun mengangguk. “Kau sudah membuatnya menangis?”

“Anio Hyung, tadi saat aku melihatnya, dia sudah menangis, dan yang paling membuatku kecewa, aku kehilangan jejaknya sebelum tau siapa namanya.”

“Mwo? Jadi kau belum tau namanya?” Kyuhyun menggeleng lalu merebahkan tubuhnya diranjang king size milik Siwon. Sejenak ia memejamkan matanya, melukis wajah manis yang ia temui di taman tadi.

“Sangat manis,” lirihnya.

“Aku ingin bertemu dengannya Kyunnie, apa kau mau mengenalkan dia kepadaku?”

“Ne?” lukisan wajah manis yang ada dipikiran Kyuhyun menghilang seketika, ia bangkit dan menatap Hyungnya itu takut.

“Wae? Kenapa wajahmu seperti itu? Apa aku tidak boleh menemuinya?”

“I-itu, be-begini Hyung, aku belum mengenalnya akrab, bahkan aku belum tau siapa namanya, bagaimana bisa aku mengenalkan dia padamu.” Siwon tersenyum lalu berjalan menghampiri Kyuhyun, merebahkan tubuh kekarnya diranjang, bersebelahan dengan Kyuhyun. “Nanti kalau waktunya sudah tepat dan aku bisa akrab dengannya, aku akan mengenalkannya padamu Hyung,”

“Ne, baiklah, aku akan menunggu sampai waktu itu datang.” Kali ini Kyuhyun tersenyum dan merebahkan tubuhnya kembali disamping Siwon, mereka sama-sama menatap kearah langit-langit kamar itu. Begitu indah dan menenangkan.

‘Mendengar cerita Kyunnie membuatku sangat merindukanmu Sungie,’ batin Siwon seraya sedikit demi sedikit menutup matanya.

‘Aku harap sesegera mungkin kita bisa bertemu lagi Angel, aku harus tau siapa namamu.’ Gumam Kyuhyun seraya tersenyum manis dan kemudian menyusul sang Hyung untuk tertidur nyenyak dimalam yang terasa sangat dingin itu.

.

_Love Disease_

.

“Aku curiga dengan Kyuhyun Hae-ah, akhir-akhir ini dia selalu terlambat berkumpul dengan kita bukan? Bagaimana kalau nanti sore kita ikuti dia,” usul Sungmin seraya mengetuk-etukkan pena yang ia bawa ke atas meja.

“Ne Hyung, sebenarnya aku juga cukup curiga kepadanya, tidak biasanya dia seperti ini.”

“Baiklah, kita harus tau apa yang dia lakukan selama ini, jangan-jangan dia diam-diam bertemu dengan seorang yeoja?” Ucap Hyukkie seraya memutar matanya mencari sebuah jawaban atas pertanyaan yang belum mempunyai jawaban tersebut.

“Yeoja?” tanya Donghae meyakinkan.

“Kalian sedang apa?” tiba-tiba mereka terdiam saat Kyuhyun datang dan langsung berdiri tepat dihadapan mereka. “Kenapa? Kenapa langsung diam? Kalian sedang memebicarakan apa?”

“Tidak ada,” Sahut Sungmin dingin dan membuat Kyuhyun mengernyitkan dahinya, namja tampan yang membawa tas ransel itu mengendikkan bahunya tanda tidak peduli.

.

“Siaaaaaaaaalllllllll!!! Dosen gila itu benar-benar membuatku muak!!” cercah Kyuhyun seraya terus berlari kencang menuju taman.

Krucuk… krucuk… ia menghentikan langkahnya saat merasakan perutnya sudah menjerit untuk meminta makan, kebetulan sekali tidak jauh dari tempat ia berdiri, ia menemukan restaurant yang mungkin bisa dibilang mahal.

Tanpa menunggu waktu lama, Kyuhyunpun memasuki restaurant tersebut untuk memesan makanan. Hingga tak lama kemudian, ia keluar dari restaurant tersebut dengan membawa kantong berisi jajangmyeon kesukaannya.

‘Tidak mungkin aku memakannya disini, aku bisa gagal bertemu dengannya, lebih baik aku makan bersamanya ditaman.’ Batinnya bahagia sambil terus melangkahkan kakinya.

.

Sesampainya ditaman yang ia tuju. Matanya mengedar keseluruh penjuru taman untuk sekedar mencari namja manis itu. “Itu dia!!”

Bingo..

Kyuhyun menemukan Yesung tengah menengadahkan kepalanya ke langit seraya menutup kedua matanya. Terlihat sangat manis, rambutnya yang terhempas desiran angin membuat namja manis itu terlihat seperti seorang malaikat. Ah~ benar, sepertinya Kyuhyun sudah mulai jatuh cinta pada malaikat ini.

Tunggu? Malaikat? Haha~ itu hanya kata-kata yang Kyuhyun sukai untuk menggambarkan namja manis itu. “Hey, kita bertemu lagi.” Tanya Kyuhyun yang entah sejak kapan sudah berada didepan Yesung. sejenak keheningan menerpa keduanya saat Yesung belum bersuara, bahkan untuk merubah mimik wajahnyapun tidak.

“Kau…”

“Kyuhyun, namaku Kyuhyun.” Sergah Kyuhyun mengucapkan namanya padahal jelas-jelas Yesung tidak menanyakan hal tersebut. Namja manis itu tersenyum tipis lalu mengangguk singkat. “Irreumi mwoyeyo?”

“Aku?” kali ini Yesung terlihat kebingungan, ia merasakan Kyuhyun sudah duduk disampingnya, sedangkan ia memang selalu menatap ke arah lurus kedepan. “Aku Ye… Ehm~ Jongwoon, namaku Jongwoon.” Sedikit aneh memang, Oh~ tidak-tidak, ini sangat aneh, Yesung tidak memberitahukan nama aslinya, untuk apa? Apa karena ia masih belum percaya bahwa Kyuhyun adalah orang baik?

“Oh~ baiklah Jongwoon, kita bisa jadi teman bukan?” tanpa diduga-duga Kyuhyun meraih tangan mungil Yesung untuk mengajaknya bersalaman. Spontan Yesungpun menarik tangannya dan duduk sedikit menjauh dari Kyuhyun. “Ah~ mianhae, aku hanya terlalu bahagia bisa mempunyai teman sepertimu.”

“Memangnya kau tidak mempunyai teman?”

“Ehm.. I-itu….”

“Sudahlah tidak usah dijawab, aku juga tidak mau tau.” Sahut Yesung sebelum Kyuhyun menyelesaikan ucapannya.

“Jongwoon, apa kau sudah makan? Tadi saat kesini aku tidak sengaja membeli jajangmyeon, apa kau mau makan bersamaku?” lihatlah sang Evil Magnae tengah berbohong dengan mengatakan ‘Tidak sengaja membeli’, bukannya tadi ia merasa kelaparan sehingga memutuskan untuk membeli sebuah makanan?

Sungguh cinta itu membuat segalanya berubah, membuat segalanya terbalik. “Tidak, makanlah. Aku sudah makan,” jawab Yesung masih tanpa mengalihkan pandangannya kearah lain. Bagi Yesung, pandangannya hanya tertuju kedepan, toh baginya semua yang ia lihat adalah gelap, hitam, hampa dan kosong.

“Mwo? Tidak-tidak, kau harus makan Jongwoon!!” Kyuhyun mengambil kotak berwarna putih yang ada dikantong yang ia bawa tadi, lalu menyerahkan kotak berisi jajangmyeon tersebut ke tangan Yesung. “Aku tidak mungkin menghabiskan semua jajangmyeon ini, jadi kau harus makan, ne?” memang terdengar memaksa tapi itulah Kyuhyun, ia membuat Yesung hanya terdiam membatu tanpa berucap.

“Tapi-“

“Tidak ada kata tapi dan segera makan!!” sahut Kyuhyun sambil membantu Yesung membuka kotak tersebut. Aroma jajangmyeon tercium sangat lezat, Kyuhyun menyentuh tangan Yesung, bermaksud untuk membantu Yesung menggunakan sumpit dengan benar. “Ayo segeralah makan!!”

Tak lama kemudian mereka akhirnya bersama-sama memakan jajangmyeon tersebut. ‘Hng~ enak sekali,’ batin Yesung seraya terus memakan makanannya.

“Bagaimana? Apa tidak enak?” mendengar pertanyaan Kyuhyun yang seperti itu membuat Yesung menggeleng kuat.

“Anii~ anii~ ini enak sekali Kyu, pasti mahal,”

“Tidak, ini tidak mahal,” bohongnya, apa mungkin jajangmyeon seenak itu berharga murah? Oh~ ayolah Kyu, bahkan kau membeli makanan itu di restaurant yang bisa dibilang mahal, bagaimana bisa kau mengatakan bahwa makanan itu tidak mahal.

“Tidak mungkin, ini pasti masakan restaurant dan harganya sangat mahal,”

“Anii Jongwoon, sudah lebih baik kau menghabiskan makananmu itu, kalau kau suka aku akan membelikannya setiap hari untukmu.”

Uhuukkkkk.

Yesung tersedak begitu saja dan membuat Kyuhyun sesegera mungkin menyerahkan sebotol air mineral untuk namja manis itu. “Kau baik-baik saja?”

“N-ne, nan gwaenchana,” jawab Yesung sambil membersihkan sisa air yang ada disudut bibirnya. ‘Walaupun aku tidak bisa melihat bagaimana wajahmu, sepertinya aku bisa melukiskan kau adalah sosok seorang namja yang baik Kyu,’ batinnya dengan tanpa sadar tersenyum tipis.

“Kenapa tersenyum?”

“Ne? si-siapa yang tersenyum? a-aku tidak tersenyum.” sekarang wajah Yesung benar-benar memanas karena malu, bagaimana bisa Kyuhyun tau bahwa ia tersenyum, padahal ia tersenyum sangat tipis dan mungkin hanya ia yang bisa merasakan bahwa ia tersenyum.

‘Aku bahagia bisa mengenalmu Jongwoon,’ berganti Kyuhyun yang bergumam dan tiba-tiba tangannya terulur untuk mengacak pelan rambut Yesung yang spontan membuat Yesung membulatkan matanya lebar.

.

_Love Disease_

.

“Kyunnie membeli makanan itu untuk seorang namja?” tanya Hyukkie tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Saat ini dirinya, Donghae serta Sungmin tengah berdiri dengan bersembunyi dibalik pohon besar seraya terus mengontrol setiap pergerakan Kyuhyun.

“Namja itu tidak bisa melihat,” kali ini Donghae yang mengetahui sesuatu mulai angkat bicara.

“Hae-ah, apa yang kau katakan itu?”

“Aku serius Minnie-ah, lihat!!” tunjuk Donghae saat melihat tatapan Yesung terus saja terarah kedepan walau ia sedang berbicara dengan Kyuhyun. “Kalau memang dia bisa melihat, saat sedang berbicara ia pasti fokus menatap mata lawan bicaranya bukan? selain itu lihat, dia membawa tongkat!!”

“Kau benar Hae, sepertinya namja itu buta.” Sungmin hanya diam mendengar ucapan Hyukkie dan Donghae.

‘Kau itu kenapa Kyu, jadi ini yang selama ini kau sembunyikan?’ batin Sungmin seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat.

“Kajja kita pergi darisini!!” celetuk Sungmin seraya meninggalkan tempat itu.

“Gundae Minnie-“ belum sempat Hyukkie ataupun Donghae berbicara, ia harus segera berlari untuk mengejar Sungmin yang mulai menjauh.

.

“Hm~ Kyu,”

“Ne?” Kyuhyun ataupun Yesung tengah menengadahkan kepalanya kearah langit, menikmati semilir serta bias mentari yang mulai menutup sinarnya.

“Gomawo,”

“Ne?” Kyuhyun menatap kearah Yesung. “Gomawo? Untuk?” sejenak Kyuhyun mendengar suara kekehan kecil dari Yesung.

“Untuk makanannya,”

“Hahaha~ tidak masalah Jongwoon, kalau kau suka aku akan membawakannya lagi untukmu,”

“Anii~ aku tidak mau merepotkamu Kyu,”

“Tak apa, aku tidak merasa keberatan ataupun direpotkan, lagipula Kamp…. ah~ maksudku tempat kerjaku tidak jauh dari tempat aku membeli makanan tadi.” Bagus Kyuhyun, kau sudah benar-benar membohongi Yesung.

Kyuhyun sepertinya menutupi bahwa ia sebenarnya adalah orang kaya, Kyuhyun hanya tidak ingin bila Yesung tau bahwa ia adalah seorang anak orang kaya, ia merasa namja manis itu tidak mau lagi berteman dengannya bila tau semua itu, karena Kyuhyun melihat Yesung adalah orang yang sederhana.

Jadi untuk itu ia harus berakting seolah-olah ia adalah namja yang sederhana, tanpa mengatakan bahwa ia kuliah ataupun dari keluarga terkaya di Korea Selatan.

“Ah~ tunggu Jongwoon.” Sejenak Kyuhyun mengambil saputangan yang ada disaku celananya saat melihat ada sisa makanan di sudut bibir Yesung. tangannya meraih dagu Yesung dan membersihkan sisa makanan tersebut.

Yesung terdiam, ia masih belum percaya apa yang terjadi saat ini, rasanya begitu hangat saat tangan Kyuhyun menyentuh dagunya. “Ada sisa makanan dibibirmu, kau itu lucu.”

Deg.

Kau itu lucu.. kau itu lucu.. kau itu lucu..

“Sungie Baby pelanlah kalau makan, lihat ada sisa makanan dibibirmu,” ujar Siwon yang melihat sisa makanan terpampang jelas dibibir tipis itu.

“Hng? Benarkah?” CHU~ Siwon langsung mengecup bibir tipis itu, membersihkan sisa makanan tersebut tanpa menggunakan saputangan ataupun tangan, karena ia pikir lebih berguna jika langsung menggunakan bibir.

“Wonnie~” rajuk Yesung sesaat setelah Siwon mengecup bibirnya.

“Kau itu lucu,” Siwon mengacak rambut Yesung lalu memeluk erat tubuh mungil namjanya.

“Jongwoon!! Jongwoon!!” Kyuhyun melambai-lambaikan tangannya, ah~ sejenak Kyuhyun tersenyum mengingat bahwa Yesung tidak mungkin bisa melihat lambaian tangannya. “Jongwoon kau kenapa?” kali ini Kyuhyun berinisiatif untuk menggoyang-goyangkan tubuh mungil itu. dan berhasil, Yesung tersadar dari lamunan sesaatnya.

“Ah~ Ne,”

“Kau baik-baik saja?”

“N-ne,” Yesung meneguk ludahnya dengan susah. ‘Apa yang kau pikirkan Yesung, kau tau itu hanya kebetulan, dia bukan Siwon, dia Kyuhyun!!’ batinnya. “Ehm~ Kyu mianhae aku harus segera pergi,” Yesung bangkit dari duduknya seraya mempersiapkan tongkat yang ia bawa.

“Aku antar kau pulang, ne?” Kyuhyunpun ikut bangkit, mensejajarkan tubuhnya dengan Yesung.

“Anii, aku bisa pulang sendiri,”

“Tapi-“

“Aku tidak mau kau mengantarku pulang, aku bisa pulang sendiri,”

“Kau yakin?” Yesung mengangguk. Ada perasaan sedikit khawatir yang dirasakan Kyuhyun mengingat keadaan Yesung saat ini, tapi sepertinya ia tidak perlu khawatir karena Yesung memang sudah terbiasa sendiri.

“Aku pulang, dan Kau segeralah pulang Kyu,” ujar Yesung seraya memutar tubuhnya untuk berjalan meninggalkan Kyuhyun.

“Ehm, Jongwoon!!” panggil Kyuhyun, dan spontan namja mungil itu memutar tubuhnya dengan masih menatap lurus kedepan.

“Ne?”

“Hm, apa be-besok aku boleh bertemu denganmu… lagi?” Glup. Kyuhyun meneguk ludahnya dengan susah, ia merasa sedang menunggu keputusan hakim untuk bisa membebaskannya dari penjara. Ini memang terlalu berlebihan, tapi memang Kyuhyun merasakan semua itu.

Ia masih menunggu detik-detik Yesung menjawab pertanyaannya. “Bukankah setiap hari kita memang bertemu disini?”

Aigooooooo~ betapa malunya Kyuhyun saat ini, memang sebenarnya pertanyaan konyol itu tidak perlu ia ucapkan, karena memang setiap hari ia selalu ke taman ini hanya untuk bertemu dengan Yesung. “Ah~ benar, mianhae.” Ucapnya seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Terdengar suara dari Yesung, Kyuhyun melihat Yesung tengah tertawa kecil seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Baiklah, aku pulang Kyu,”

“N-ne Jongwoon, hati-hati.” Kyuhyun masih merasa malu hingga ia belum sadar jika Yesung sudah berjalan menjauh. “Hati-hati Jongwoon!! Kita bertemu lagi besok!!” jerit Kyuhyun sambil melambaikan tangannya, hatinya begitu bahagia karena semakin lama ia bisa dekat dengan Yesung.

‘Ne, sampai jumpa lagi,’ batin Yesung seraya terus berjalan dan memaparkan senyum tipisnya.

.

_Love Disease_

.

“Wonnie Hyung~” Kyuhyun berlari memeluk tubuh kekar namja tampan yang tengah berkutik dengan laptop dan file-file yang ada diranjang tidurnya.

“YA!! Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan!! Lepaskaaan!!!” Berontak Siwon yang merasa tercekik tangan Kyuhyun. Pelukan Kyuhyun memang terlalu erat sehingga Siwon merasa sangat sesak.

“Aku bahagia, aku bahagia, AKU BAHAGIA!!” Jeritnya lalu merebahkan tubuhnya diranjang besar itu. ia tidak memperdulikan file-file serta laptop yang ada diranjang tersebut jadi berantakan karena ulahnya.

“YA!!! YA!! KYU-AH!! KAU MEMBUAT PEKERJAANKU BERANTAKAN!!” terdengar tawa menggelegar dari Kyuhyun saat sang Hyung terlihat marah.

“Mianhae Hyung, aku hanya terlalu bahagia.” Tidak ada suara dari Siwon karena ia masih sibuk membereskan pekerjaannya, sungguh jika saja Kyuhyun bukan dongsaengnya, ia pasti sudah menghajar habis-habisan namja yang ada disampingnya tersebut. “Hyung,”

“…………….”

“Wonnie Hyung,”

“……………” Kyuhyun tidak mendengar suara dari Siwon hingga akhirnya ia bangkit untuk duduk. “Cho Siwon!! Apa kau tidak mendengarku?”

PLETAK.

“Appooooo~” Kyuhyun mengelus kepalanya yang baru saja terkena jitakan keras dari Siwon.

“Tidak sopan!! Aku ini Hyungmu kau tau!!”

“Kau sendiri kenapa tidak menyahut panggilanku, eh?”

“Karena kau menyebalkan!!”

“Ommo~ harusnya kau bertanya mengapa aku sebahagia ini Hyung,”

“Kau tidak lihat pekerjaanku sebanyak ini, eh?”

“Itu urusanmu Hyung, siapa suruh kau mau mengikuti perintah Daddy untuk menjadi Presdir.”

“Kau-“ Siwon sudah tidak bisa berbicara lagi, karena Dongsaengnya ini memang sangat ahli dalam berdebat. Lalu kenapa bukan Kyuhyun saja yang menjadi Presdir, eh? Bukankah ia lebih bisa berdebat dibanding Cho Siwon?

“Hah, sudahlah!! Sekarang katakan apa yang terjadi?”

“Kau tau Hyung, aku sudah tau siapa nama namja yang sering aku temui ditaman itu.”

“Betulkah? Siapa namanya?” tanya Siwon tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop yang ada didepannya. Jemarinya dengan lincah menekan setiap tombol yang ada dilaptop tersebut.

“Jongwoon,” mendengar ucapan dari Kyuhyun membuat Siwon menghentikan aktifitasnya dan menatap ke arah Kyuhyun, ia lantas tersenyum.

“Jongwoon?” Kyuhyun mengangguk antusias.

“Ah~ aku tidak sabar untuk bertemu dengannya lagi besok.”

Sejenak Siwon berpikir hingga menit berikutnya ia mengendikkan bahunya. “Kau sudah jatuh hati padanya?”

“Entahlah, tapi sepertinya begitu. Ah dan kau Hyung, bukankah dulu kau juga mempunyai seorang namjachingu?” Siwon memang tidak bisa banyak bercerita tentang kehidupannya, tapi dulu ia memang sempat bercerita pada Kyuhyun bahwa ia mempunyai seorang namjachingu tanpa memberitahu siapa namanya.

Glup.

Siwon meneguk ludahnya dengan susah mendengar pertanyaan dongsaengnya. “Kemana dia Hyung? Apa kau masih bersamanya?”

“I-itu..”

“Kenapa kau tidak membawa dia kemari dan mengenalkannya padaku dan keluarga kita.”

“Aku sudah pernah melakukannya Kyu, Aku pernah membawanya kemari saat kau masih berada di Prancis.”

“Betulkah? Lalu bagaimana?” terlihat Kyuhyun sangat antusias mendengar cerita dari Siwon,

“Daddy dan Mommy menolaknya, hanya karena dia dari kalangan bawah,”

“Maksud Hyung karena dia miskin?” Siwon mengangguk lalu menekuk kedua lututnya, tatapannya lurus kedepan seraya mulai melukiskan wajah seseorang yang sangat ia cintai.

“Ne, padahal jelas-jelas Aku sangat mencintainya.”

“Lalu kemana dia sekarang? Apa Hyung masih berhubungan dengannya?”

“Ada masalah yang tidak bisa aku katakan padamu Kyu, ini rahasiaku dan dia.”

“Siapa namanya Hyung?”

“Yesung,”

.

.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Karena ternyata orang yang disukai Kyuhyun ataupun Siwon adalah orang yang sama walau nyatanya mereka berdua masih belum mengetahui hal yang sebenarnya. Apakah semua akan baik-baik saja?

.

T.B.C

.

Bagaimana? Aneh ya? ^^ karena FF ini yang memenangkan polling jadi author post ini ^^.. Untuk COINED, tunggu setelah 4 chapter ini selesai ^^

Gomawo ^^ Leave a comment please ^^

76 comments on “Love Disease – Chapter 1

  1. woaaaaaaaaa eon serrrrruuuuuuuuuuuuuu😛 cepet lanjut ne ;D
    eon tu kyu bnr2 ky yg lg jth cnta #ea kaleee
    lucuuuu ngegemesin bngt bc klakuan kyu..eom tp minnie ky.a suka dh sm kyu..
    yg g bs d ubah tu fkta bhwa siwon adl kk.a kyu kn eon?yesung boong kyu jg..hmmm gmn reaksi.a siwon n kyu pas tau klu nmja yg mrk sk tu sm..seruuuuuu daebak eon🙂

  2. eonni *teriak
    aku hampir lupa dengan kode flashbacknya *nyengir xD
    baru inget setelah setengah baca flashbacknya xD

    Sungmin suka ma Kyu??
    kok gitu sih sikapnya

    kenapa Siwon bisa tidur ma yeoja itu??
    ini harus di perjelas nanti eon di chap depan xD

    kenapa Yesung mengaku bernama JongWoon ._.
    jadinya Kyu ma Siwon ga tau kalau mencintai namja yg sama..
    jgn sampai terjadi perang di antara mereka nanti😦

    lanjut

  3. Salam kenal aq reader baru. boleh gabung..
    aq suka sama ff nya cingu.
    walaupun baru bisa komen sekarang. mianhae..
    di lanjut ne.

  4. anyeong^^
    q reader bru n kyusung shippper hehe
    ceritanya seruuuu!!!tpi gk tega lyat yeppa.a butaTT
    q gk pnter nulis komen…hehe
    pkok.a seru bget…lanjut ne chingu n prbanyak kyusung moment.a hehe
    gomawo
    keep writing!!fighting^o^

  5. Lanjoooooooonloot!! >o<
    aku suka konfliknya~ ♡♡ Siwon kenapa bisa sampe tidur sama yeoja? o.O Terus kenapa si Kyu suka Yesung? knp juga Yesung mukanya unyu banget?(?) -3- *abaikan*

    lanjuuuuuuuutt~ pokoknya chap depan asaaap~

  6. Yg bag kyu eon yg bag ini ni
    ‘sial apa yang terjadi padaku?kenapa jantungmu berdebar hebat seperti ini huh’
    itu yg bag jantung jura rasa yg eon maksud jantungku dh soal.a kyu ma yesung kn ga terlalu deket n disitu yesung msh dingin jg ma kyu

  7. Yg bag kyu eon yg bag ini ni
    ‘sial apa yang terjadi padaku?kenapa jantungmu berdebar hebat seperti ini huh’
    itu yg bag jantung jura rasa yg eon maksud jantungku dh soal.a kyu ma yesung kn ga terlalu deket n disitu yesung msh dingin jg ma kyu
    hehe jura lgi mkan mka.a bca2.a ga konsen

  8. yaaaa chingu FF baru .. Qbaru tau -____-
    KyuSung .. wkwkwkwk *tendangSiwon / dGebukinSiwonest
    Siwon knp bs sma yeoja?? hikzz hikzz .. YeWon moment yg sweet cm dkit , YeWon berantem doank .. huwweeeee
    semangat Kyu buat Yesung suka sma u
    Umin suka sm Kyu y??
    chingu bt Yesung bs liat lgi donk jgn smp buta trs TT____TT
    dTgg next chap
    keep writing ^^

    • hahahahaha~
      iyaaa belum sempet post di fb soalnya masih sibuk kkk~
      hahaha padahal yeojanya itu aku loh #dibantaisiwonest wkwkwk~

      ditunggu ^^
      ntar pasti tau kok apa yg terjadi cuma 4 chapter hehehe~
      gomawo😀

  9. Nantilah ak rt eonn tpi eonn jgn ktwa y liat ava.a ntar.mnrtku ini si sungmin ada 2 kmngknan yg pertma cmburu ma kyu yg kdua dia tau sesuatu tntng yesung n dia kurang atau ga suka*sok tau
    kayak.a ni ff bersih dh ga da nc.a

  10. Aigoo~ yecung beneran buta yah??😦 *poor yesungie*

    OMG… Siwon beneran ‘tidur’ dgn yeoja itu?? Aish~ ato hanya salah faham saja??

    Omo omo… Kyu selalu pintar berbohong eoh?? Ckck
    Sepertinya aku setuju dgn kyu,, yecung memang seperti ‘angel’. Kkk~

    Sungmin cemburu eoh?? Akan ada pair kyumin kah dsni?? Or kyumin just friendship??

  11. yupp, Ketemu nih FF ^^ ‘Love Disease’ sebelum.a aku lupa judulnya *LoL

    kyaa~ kasihan yeye buta permanen😦 *astrinrelakasikeduamataQubuatyesung* abaikann, hahaha😀
    Ming suka sma Kyu ya? Awas klau brni nyakitin yesung gra2 cemburu eh?*ancamMing*
    Yuhuu. Ayoo Kyu deketin yesung trus. KyuSung.KyuSung o.O
    Um, WonKyu ternyata saudara’an , gmna reaksi mereka kalau tau mereka suka sama orang yg sama ya? *perangsaudara*LoL
    Lanjutt eonniee~

      • aku berubah pikiran eon mau donorin mataku buat yeye, habis.a eon ngaku2 jadi istri yesung sih . Aku ngga rela hahaha😀 suruh Wondad saja yg donorin mata buat yeye kekekek~~

        KyuSung. KyuSung bersatu #kibarbannerkyusung *LoL

        ne ditunggu eon, klu publish di fb tag ya, klu lngsng di wp kasilink mention ne*merepotkan* hehe🙂

  12. wondad selingkuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, gara2 wondad yeppa ketabrak trus jd butaaa TT , TT
    jongwoon??? knp hrus boong?? & sii upil jga g ngaku klu dy org kaya knp??? why??
    wahhhh nie crita bakalan seru donkk
    qw suka nie crita ttg cinta segitiga😀

    d tunggu next chap.a unni (y)

  13. kyaa unnie,,
    its just so complicated eoh???

    huahh yemom aku buta itu???
    kesian dia unn,
    unnie tga nih suami sndri di bikin buta
    ><
    wonkyu daddy saudaraan??
    jiahhh
    triangle love nih unn jdinya???

    tapi tetep bkl jadi kyusung kan unnie sayang???
    iya yahh??? pwease unniieee
    *puppyeyes breng yemom
    **abaikan unn

    huahhh,
    pokoknya Semangat terus yah nae unnie,
    PAIKTING
    ^^)9
    XDD

  14. Uyeyeyeeee wonkyu brother ngerebutin cutie sungie xD aaaakkk favorit gue UNN😄
    eh kayaknya sungmin mencurigakan nih u.u dia suka ama kyu ya ?
    Trus siwon ngejomblo apa gimana UNN :3
    udaaah sungie jadian ama kyu aja *tendang siwon*
    UNN sian amet sih wonnie kalo di ff nya UNNIE =.= jadi thirdwheel mulu ckckk
    UNN aku request boleh gak :3 buat birthday aku yayayayayayayayaa jebaaaaaaaaaaallllllllll *pasang muka polos sungie* :3 *kedip kedip*

  15. hufffttt ,,, psti ada konflik nya ,,,😦
    #sotoi

    yeppa mendingan ama kyu aja ,,, siwon mah di lemparin ajahh ,,
    siapa yang mau tangkap siwon ???
    ayo merapat merapat ,,, wkwkw😄
    #di keroyok siwonest

    lnjut chingu ,,, jgn lama-lama ngepublish nya ya chingu ,,, aq tnggu lho ,,, trus yang coined jga yah chingu ,,,

    fighting ne chingu ,, jgn bsan2 ngetik ff yaaa ..
    #maksa

    -RyeMei-
    21.10.11 :*

  16. annyeong eonnie *lambai lambai
    mianhae baru RCL sekarang…

    ㅋㅋㅋ siapa suruh gk tag gk ini ke aku *cari alasan

    unn..itu yesungie nya buta ya???o_O waktu baca prologue nya kemarin aku gk yakin kalo yesung nya buta, tp ternyata benar…–”

    unn, ini cinta segitiga atau segi lima???*plak
    wonkyu sama sama suka sama yesungie…–” gimana kalau mereka tau ya??

    • Hahahahaha~
      eonni sengaja aja biar km bacanya telat wkwkwkw~
      iya dia buta biar gk bisa lirik sana lirik sini #plaak

      ahh ditunggu saja cinta segi berapa dan bagaimana reaksi mereka kkk~
      gomawo saengi😀

  17. huwoo.. daddy n appa saingan nh buat dpatn mom xDD
    lanjut k next chap ah #watados
    dhy eon ga ush lirik hana ne? hana tau RCLny telat bgt. *puk2 dhy eon*
    *kabur* pay!

  18. Yesung benci siwon karena gara2 dia yesung buta, lalu Kyu jatuh cinta pada yesung. Tanpa diketahui kyu ternyata yesung namjachingu siwon. Sedangkan siwon itu hyungnya. Gimana kelanjutannya ya?

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s