Love Disease – Chapter 3

Chap. 3 of 4

Main Cast : KyuSung Slight WonSung

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Angst

Rate : T

Summary : Kyuhyun mengajak Yesung untuk hadir di acara pesta ulang tahun Appanya, tapi ternyata ada sesuatu yang sangat menyakitkan terjadi. apakah yang akan mereka lakukan?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

[Harap diperhatikan lebih detail karena alur cerita maju mundur ^^]

Previous Story Chapter 1 | Next Story Chapter 2

.

love disease3

.

Hubungan yang sebenarnya sangat indah harus dihadang oleh sesuatu yang menyakitkan. Kenangan-kenangan awal pada pertemuan pertama mereka membuat Yesung ataupun Kyuhyun semakin terluka. Tangis, kesakitan, kesedihan semuanya mereka rasakan saat itu juga.

.

.

“Kenapa Hyung? Kyuhyun namja yang baik, aku sangat yakin!!”

“Seyakin apa hmm? Apa kau bisa membuktikan bahwa dia memang baik?”

“D-dia baik Hyung, aku yakin, dia berbeda dengan namja yang pernah aku kenal,”

“Siwon maksudmu?” Yesung terdiam dan menunduk. “Hyung peringatkan Yesungie, jangan bertemu dengannya lagi atau kau akan merasa sakit!!”

“Ma-maksudmu apa Hyung?” Yesung mempertajam pendengarannya, sedangkan Leeteuk mulai terdiam, cukup ragu untuk meneruskan ucapannya.

.

Happy Reading

.

“Sudahlah, tidak perlu Hyung jelaskan, yang terpenting ini sudah kedua kalinya Hyung memperingatkanmu Yesungie!!”

“Mianhae Hyung, untuk kali ini aku tidak bisa menurutimu, aku tidak mau mengecewakannya besok.”

“Kau-“ Ucapan Leeteuk terhenti saat melihat Yesung mulai mencari barang yang tadi sempat dilempar oleh Leeteuk.

Leeteuk terdiam melihat apa yang dilakukan Yesung, hal yang sudah lama tidak ia lihat. Ia menghela nafas panjang lalu berjalan meninggalkan Yesung yang masih mencari dimana barang-barangnya.

.

_Love Disease_

.

“Kau berhasil membawanya kesini besok?” lagi-lagi suara itu membuat Kyuhyun terdiam.

“Kau lihat saja besok!!” jawabnya seraya pergi meninggalkan Siwon yang tiba-tiba terduduk dilantai.

‘ARGH!!’ siwon merintih kesakitan sambil terus menunduk. ‘Jangan sekarang, aku mohon!!’ mohonnya dalam hati. Sangat sakit, rasanya begitu menyakitkan. Ia terus menerus menekan dada sebelah kirinya. ‘YESUNGIIIIEEEE’

‘Mianhae Hyung, aku tidak akan menyerahkan Yesung padamu,’ batinnya sambil mengepalkan tangannya erat-erat, ia menatap bingkai foto yang terpajang di samping tempat tidurnya, lebih tepatnya foto ia bersama Siwon, Hyungnya.

Sedangkan Siwon tengah merebahkan tubuhnya diranjang, menatap langit-langit kamar dengan ukiran awan yang sangat indah. ‘Yesungie, kapan kau akan memaafkanku? Aku benar-benar sangat lemah sekarang. Aku bukan Cho Siwon yang kuat, yang bisa menjagamu kapanpun, aku…’ ia memejamkan matanya kuat-kuat saat kesakitan itu kembali datang.

“Hanya dengan mendapatkan donor jantung, kau bisa bertahan hidup Siwon-ssi,” ucapan Dokter tiba-tiba terlintas dipikirannya, bagaimana mungkin ia bisa mendapatkan donor jantung dengan mudah?

Yang mengetahui masalah ini hanya Siwon dan kedua orangtuanya, ia tidak mau jika Dongsaengnya, Kyuhyun mengetahui penyakitnya tersebut. Walaupun sebenarnya, ia sudah rela kalaupun tidak mendapatkan donor itu, hanya saja ia ingin di akhir hidupnya, Yesung akan memaafkannya. Tapi apa semudah itu? Bahkan Yesung tidak ingin bertemu dengannya.

‘Kenapa tiba-tiba aku memikirkan Siwon?’ batin namja manis yang terduduk diatas ranjangnya. Tidak mengerti mengapa tiba-tiba terlintas dalam benaknya sosok seseorang yang dulunya sangat ia cintai. Tunggu? Dulu? Apa mungkin Yesung benar-benar sudah melupakan Siwon begitu saja?

Kali ini Yesung terkekeh sembari menggelengkan kepalanya pelan. ‘Kau masa laluku Siwon, aku tidak mau mengingatmu lagi, hanya akan membuatku terluka bila terus mengingatmu.’

.

_Love Disease_

.

Kyuhyun mengetuk-etukkan kakinya dilantai sembari menunggu Yesung keluar dari rumahnya. Sesekali ia bersenandung dan berjalan kesana kemari untuk mengusir kebosanannya.

Ckleek.

Matanya mengarah ke arah pintu yang terbuka, tapi senyumannya menghilang saat melihat ternyata bukan Yesung yang keluar dari pintu itu. “Bisa kita bicara berdua dulu?” namja itu, Leeteuk mengajak Kyuhyun kebelakang rumahnya. Kyuhyunpun tidak banyak menolak, ia mengekor dibelakang Leeteuk yang sepertinya akan mengatakan sesuatu.

“Kau ada hubungan dengan keluarga Cho?” tanya Leeteuk to the point saat sampai ditempat yang mereka tuju.

“Maksud Hyung?”

“Apa kau kenal dengan Siwon?”

Glup.

Kyuhyun terkejut, bagaimana bisa Leeteuk bertanya seperti itu, bahkan ia tidak pernah memberitahu Yesung nama marganya. “Ke-kenapa Hyung bertanya seperti itu?”

“Jawab saja!! Apa kau ada hubungannya dengan Siwon?”

Kyuhyun terdiam, sedikit bingung, ia tidak tau harus menjawab apa.

“Aku…“ terlihat raut wajah kebingungan dari Kyuhyun, ia tidak yakin akan mengatakan yang sejujurnya, tapi jika ia tidak mengatakan yang sejujurnya, ia takut jika namja yang ada dihadapannya sekarang ini tidak akan memperbolehkan Yesung bertemu dengannya lagi.

“Apa benar nama margamu Cho? Kau adalah bagian dari keluarga Cho?” Kyuhyun menatap intens kearah Leeteuk, lalu mengambil nafas panjang.

“Ne, nama margaku Cho, namaku Cho Kyuhyun, aku dongsaeng Cho Siwon.”

Leeteuk tidak berekspresi karena memang dari awal ia sudah bisa memastikan bahwa namja yang ada dihadapannya pasti ada hubungannya dengan namja masa lalu Yesung.

“Kau-“

“Kyunnie kau disitu?” sebuah suara membuat Leeteuk menghentikan ucapannya, ia melihat Yesung berjalan perlahan menghampiri mereka.

“Kyu,”

“N-ne, Jongwoon, nan yeogi.”

“H-hyung, kau disini juga?” Yesung merubah mimik wajahnya saat mencium aroma tubuh yang sangat ia kenal.

“Ne.”

“A-ada apa? Kalian membicarakan apa?”

“Aniya Jongwoon, kita tidak membicarakan apa-apa,” sahut Kyuhyun seraya membantu Yesung untuk berdiri disampingnya.

“Kau tidak berbohong Kyu?”

“Aniya, kau harus percaya, tidak ada masalah serius.”

“Ba-baiklah, kita pergi sekarang?” tanya Yesung, sedikit lama Kyuhyun tidak bersuara karena tatapannya terarah pada Leeteuk. “Kyu,”

“Ah, ne?”

“Kita berangkat sekarang?”

“I-iya, kajja!!”

“Hyung aku berangkat dulu.”

“Teu-kie Hyung, aku pergi dulu.” Kyuhyun membungkuk dan mulai berjalan meninggalkan Leeteuk, tapi saat ia hampir masuk kedalam mobilnya setelah membantu Yesung masuk kedalam mobil. Sebuah tangan terulur menahan lengannya. “Te-Teukie Hyung?”

“Kalau sampai kau membuat dia menangis sama seperti Hyungmu yang membuat Yesung menangis, tidak akan kubiarkan kau bertemu dengannya lagi, kau ingat!!” lirih Leeteuk. Kyuhyun hanya bisa diam tanpa menatap kearah Leeteuk, lantas ia mengangguk pelan dan berjalan masuk kedalam mobilnya.

.

“Kyu, kau bilang kepadaku kalau kau tidak punya mobil bukan? Lalu ini mobil siapa?” tanya Yesung memecah keheningan yang sebelumnya menyelimuti mereka.

Tapi ternyata saat ini Kyuhyun sedang tidak fokus, tubuhnya memang berada disana, tapi tidak untuk pikirannya, ia masih terus memikirkan kata-kata Leeteuk padanya.

“Kyunnie?”

“Kalau sampai kau membuat dia menangis sama seperti Hyungmu yang membuat Yesung menangis, tidak akan kubiarkan kau bertemu dengannya lagi, kau ingat!!” pesan Leeteuk masih terus terngiang ditelinganya, ia mencengkram kuat kemudi mobilnya, menggigit bibir bawahnya kuat-kuat.

“Kyu? Waeyo?” tangan Yesung mulai terulur dan menyentuh pundak Kyuhyun.

“Aah~” Kyuhyun tersadar dari lamunannya, ia mengusap pelan wajahnya dan menarik nafas panjang, mencoba kembali menenangkan hatinya. “N-ne Jongwoon, wae?”

“Apa yang terjadi? Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku? Kau melamun, huh?”

“Me-melamun? A-anio, aku tidak melamun, aku mendengarmu.”

“Kau yakin? Lalu kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?”

“I-itu….”

“Kau tidak mendengarku.” Yesung terdengar mulai kesal, ia melipat kedua tangannya didepan dada.

“Mi-mianhae Jongwoon, aku….”

“Apa yang terjadi? Apa Hyungku mengatakan sesuatu padamu?”

“Anii,”

“Lalu?”

“Jongwoon, boleh aku tanya satu hal?”

“Aish, aku yakin pasti kau akan memberiku pertanyaan yang tidak aku suka.”

“I-ini… mianhae.. ini hanya berandai-andai Jongwoon,” Yesung mengernyitkan dahinya dan mempertajam telinganya.

“Berandai-andai?”

“Kalau seandainya… namja masa lalumu itu datang lagi dikehidupanmu, dalam artian kalian kembali bertemu, apa yang akan kau lakukan?”

“Aku tidak mau membahas itu,” mendengar suara Yesung yang terdengar mulai kembali dingin membuat Kyuhyun berpikir untuk sejenak menepikan mobilnya, ia meraih dagu Yesung dan menatap wajah namja manis itu.

“Aku mohon Jongwoon, jawab, aku butuh jawabanmu!!”

‘Kenapa? Kenapa dia ingin sekali mendengar jawabanku? Dan ini…. aku bisa merasakan hembusan nafasnya, apa wajah kita terlalu dekat? Tuhan… apa yang harus aku lakukan??’ batin Yesung, wajahnya mulai memanas karena memang wajah keduanya terlihat sangat dekat hingga terasa hembusan nafas satu sama lain.

“K-kyu.. Ehmp!!” belum selesai Yesung menyelesaikan ucapannya, bibir Kyuhyun sudah lebih dulu mengunci bibir tipisnya. Ia terdiam, kedua tangannya mencengkram kuat jas yang dikenakan Kyuhyun. Ia masih belum mau membuka bibirnya, hingga Kyuhyun hanya bisa merasakan bibir tipis itu dari luar.

“Ak-aku mencintaimu Jongwoon, saranghae… jeongmal saranghae…”

“K-kyu.”

“Mianhae, aku tau ini sangat tidak mungkin, aku tau kau hanya menganggapku tidak lebih dari seorang teman, tapi aku juga tidak mungkin memendam perasaan ini Jongwoon.”

“Hentikan!”

“Aku ingin kau tau perasaanku, aku tidak peduli walaupun kau tidak bisa membalas cintaku,”

“Aku bilang hentikan!”

“Aku hanya ingin selalu bersamamu dan akan terus berusaha menjagamu walau harus mengorbankan semuanya.”

“HENTIKAN!! AKU BILANG HENTIKAN!! HENTIKAN!!!!” Jerit Yesung seraya menutup kedua telinganya.

“Jongwoon-“

“DIAM!!!” Kyuhyun menghentikan tangannya yang hampir saja mengelus kepala Yesung, ia mendengar namja yang ada disebelahnya itu mulai terisak. “Aku mohon jangan diteruskan, aku tidak mau terluka, tidak mau lagi.”

“Aku tidak mungkin melukaimu, aku berjanji.”

“Kau bohong!! SEMUA NAMJA SAMA SAJA!! SEMUANYA BULLSHIT!!” Kyuhyun cukup mengerti apa yang dirasakan Yesung saat ini, ia tidak mudah percaya lagi pada ucapan seorang namja. “Dulu dia juga berbicara sepertimu, tapi apa buktinya? Dia berbohong, dia menyakitiku, sangat menyakitiku.”

-ccc-

“Aku mencintaimu Sungie,”

“Mwo?” namja manis yang tengah menatap hamparan langit biru itu terdiam dan menatap suara yang berada disampingnya. “Mworago?”

“Saranghae, jeongmal saranghae.” Ia terkekeh pelan dan berdiri dari tempat ia duduk, berjalan kedepan untuk lebih menikmati pemandangan dari bukit tersebut.

“Sudahlah Siwon, jangan membual, aku tidak mungkin percaya begitu saja.”

“Wae? Aku jujur Sungie, ini semua aku ucapkan dari hatiku, aku sungguh-sungguh mencintaimu.”

“Tidak mungkin, kau orang kaya, tampan, pintar, sempurna, dan pasti banyak yeoja yang mengejarmu dan menyukaimu, tidak mungkin kau mencintaiku.”

“Aku tidak membutuhkan mereka, aku memang kaya, tampan, pintar dan menurut orang aku orang yang sempurna, tapi aku merasa semua akan lebih sempurna bila aku berhasil membuat orang yang aku cintai bersanding disampingku Kim Yesung, dan orang itu adalah kau!!”

Blush.

Wajah Yesung memerah, ia menunduk saat ia merasakan tangan kekar Siwon terulur dan memutar tubuhnya untuk saling menatap satu sama lain. “Nae namja Chinguga Iss-Eulkka?”

“W-Wonnie,”

“Kim Yesung, jawab!!!”

“W-Wonnie, N-na baegopa~” Klek. Siwon terpaku, bagaimana bisa di saat genting seperti ini, dan Siwon membutuhkan jawaban secepatnya, Yesung malah mengatakan bahwa ia sedang lapar? Aigo~ Yesung, kepolosanmu saat ini membuat Siwon ingin segera melamarmu, kau tau!!!

“Kita tidak akan makan, selama kau belum menjawab pertanyaanku.”

“Geundae-“

“Kim Yesung, aku mohon!! Aku ingin selalu berada disampingmu dan menjagamu selamanya.” Yesung mulai berpikir, ia menatap intens obsidian Siwon yang terlihat sangat indah, ia pun hanya bisa meneguk ludahnya dengan susah. “Aku berjanji akan selalu mencintaimu, dan berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu.”

“Nan nika piryohae!!”

“Aniya, aku tidak akan memberimu waktu untuk berpikir, sudah cukup lama aku memendam semua ini, dan sekarang adalah waktu dimana aku membutuhkan jawabanmu Sungie,” terdengar memaksa, tapi Siwon memang tidak mau lagi mengundur masalah ini, ia sudah cukup lama menahan cintanya untuk Yesung, dan menurutnya hari ini adalah saat dimana ia harus menemukan jawaban itu. “Kau hanya tinggal menjawab, iya atau tidak, aku hanya membutuhkan jawaban itu.”

“Ne geuleol geyo.”

Deg. Siwon merasa jantungnya berhenti saat itu juga, tubuhnya kaku, lidahnya terasa keluh saat ia berusaha untuk berbicara. “J-jin-jja?” tanyanya menyakinkan. Dan hanya dengan anggukan pelan dari Yesung, cukup membuat Siwon langsung memeluk erat tubuh itu, sangat erat hingga Yesung sedikit merasa tidak bisa bernafas. “Gomawo Sungie, gomawo.. saranghae~”

“W-Wonnie, aku tidak bisa bernafas, ugh!!”

“Aku bahagia, sungguh!!” Siwon melepas pelukannya dan menangkupkan kedua pipi Yesung. “Mulai saat ini aku akan terus menjagamu, aku berjanji.”

“Aku percaya Wonnie, saranghae.”

-ccc-

“Aku takut, sungguh!!” suara isakan Yesung semakin terdengar keras, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. “Jangan lagi, aku tidak mau lagi Kyu, tidak mau lagi!!”

“Jongwoon,”

Greeb.

Kyuhyun merekuh tubuh itu dengan sangat lembut, memeluknya dengan sangat erat dan membuat tangisan Yesung terdengar keras didada hangat Kyuhyun. Ia tidak peduli walau nanti jas yang ia kenakan akan basah karena airmata namja manis itu. karena baginya sekarang, melihat namja yang ia cintai menangis adalah hal yang sangat ia benci. “Uljimma, aku mohon jangan menangis lagi. Aku tidak akan memaksamu untuk mencintaiku, tidak akan memaksamu untuk bisa menerimaku Jongwoon.”

“Apa?”

“Asal kau tidak menangis lagi, itu sudah cukup membuatku tenang, aku akan tetap berusaha menjagamu Jongwoon, aku berjanji.”

‘Benarkah? Apa aku terlalu kasar padanya? Apa ucapanku membuatnya kembali merasa sakit?’

“Sudah jangan menangis lagi, ne?” Jemari Kyuhyun terulur dan mengusap sisa airmata yang menempel dipipi Yesung. “Kita akan bertemu dengan keluargaku, jadi jangan menangis lagi ne, kau terlihat jelek jika menangis seperti ini.”

“Ish~ kau itu!!” Yesung mengerucutkan bibirnya.

“Hahahaha~ aku butuh senyummu Jongwoon,” Kyuhyun mengusap lembut rambut Yesung dan kembali menjalankan mobilnya. ‘Tak apa, aku memang kecewa, tapi aku mengerti keinginanmu Jongwoon, aku tidak akan memaksamu untuk mencintaiku.’ Batin Kyuhyun seraya fokus menatap ke depan.

‘Mianhae Kyu, aku belum siap dengan semuanya, tapi aku berjanji suatu saat nanti aku tidak akan mengecewakanmu.’

.

_Love Disease_

.

Mobil Kyuhyun akhirnya terparkir dihalaman depan rumah mewahnya, bukan hanya mobilnya saja, tapi juga mobil-mobil mewah relasi dari Appa serta Eommanya. “Kyu~” Yesung menahan pergerakan tangan Kyuhyun saat ia merasakan Kyuhyun akan menuntunnya keluar dari mobil.

“Wae?”

“Perasaanku tidak enak, kita pulang saja ne? Aku benar-benar tidak yakin Kyu,”

“Ada aku Jongwoon, kau tidak perlu takut.”

“Gundae-“

“Sudah, kajja aku bantu keluar.” Tak lama Yesung berpikir didalam mobil, keraguan muncul dihatinya, ia takut akan menghadiri pesta itu, memang ia tidak bisa melihat sebagaimana mewahnya pesta yang saat ini digelar, tapi ia bisa merasakan bahwa pasti suasana pesta tersebut sangat mewah dan terkesan mahal.

Sejenak Kyuhyun tersenyum saat tangan Yesung menggenggam erat tangannya, ia merasakan Yesung mulai gugup karena tangannya cukup dingin dan berkeringat. “Uljimma Jongwoon, semuanya akan baik-baik saja, kau harus percaya.”

Saat Kyuhyun dan Yesung akan memasuki rumah tersebut, beberapa maid yang memang berada didepan rumahnya membungkukkan badan untuk menghormati kedatangan Kyuhyun. Hingga akhirnya mereka masuk kedalam rumah itu, hal pertama yang dirasakan Yesung saat memasuki rumah itu adalah dingin dan terkesan menakutkan.

Ia merasa pernah memasuki rumah ini beberapa tahun yang lalu, hanya saja ia tidak bisa memastikan karena memang ia tidak bisa melihat apa yang ada dihadapannya sekarang.

Kyuhyun terperangah melihat ada sahabatnya, Donghae dan Hyukkie. “Kyu,”

“Eh, Hyukkie.” Yesung hanya diam saat merasakan Kyuhyun sedang berbicara dengan seseorang, ia melepaskan genggaman tangannya.

“Dia siapa?” tanya Donghae ikut mendekati Kyuhyun.

“Kenalkan namanya Jongwoon, dan Jongwoon, ini sahabatku Hyukkie dan Donghae.” Kyuhyun mengarahkan tangan Yesung untuk bersalaman dengan Hyukkie dan Donghae.

“Eunhyuk imnida, kau bisa memanggilku Hyukkie.”

“Donghae imnida,”

“Ye… ah~ maksudku Jongwoon imnida.”

“Dimana Minnie Hyung?”

“Hm~ dia tadi bersama dengan Hyungmu,” tutur Donghae sambil meneguk segelas anggur yang ada ditangannya.

“Oh~ baiklah, aku tinggal dulu ne?” Donghae dan Hyukkie mengangguk saat Kyuhyun mengajak Yesung untuk pergi meninggalkan tempat itu.

“Mereka teman kerjamu?” tanya Yesung ingin tau.

“Apa? N-ne, mereka teman kerjaku, yaa.. teman kerjaku.” Kyuhyun menggigit bibir bawahnya saat kembali berbohong, entah sudah berapa kali ia membohongi Yesung seperti ini.

“Kyu, kau punya Hyung?”

“I-iya, aku punya Hyung,”

“Kenapa kau tidak pernah menceritakannya padaku, huh? Aku kira kau anak tunggal.”

“Mi-mianhae Jongwoon, aku belum sempat menceritakan semuanya, hahaha~” tertawa walau sebenarnya itu hanyalah alasan untuk menutupi kebohongannya.

“Kyuhyun-ah!!” sebuah suara membuat Yesung terpaku, suara itu.. adalah suara yang sangat ia kenal, dan suara itu ia dengar dari belakang.

Kyuhyun menoleh ke belakang dan melihat Siwon dan Sungmin berjalan mendekatinya. Yesung? Ia tidak berani memutar tubuhnya karena ia mulai yakin dengan suara itu. “Apa dia orang yang kau maksud?” Siwon mulai mengerutkan keningnya, menebak-nebak siapa namja yang masih berdiri membelakanginya tersebut.

“Ne, Jongwoon, aku kenalkan kau pada Hyungku.” Kyuhyun membantu Yesung untuk memutar tubuhnya dan seketika saat Siwon melihat siapa namja yang bersama Kyuhyun itu, ia merasa tubuhnya melemas. Serasa bumi tengah menghimpitnya saat itu juga.

Tangan kanannya menekan kembali dada sebelah kirinya, sangat sakit. “Kenalkan Hyung, namanya Jongwoon.” Dengan masih merasa ragu, Yesung mencoba untuk tenang dan mengulurkan tangannya. Tapi apa balasan Siwon? Diam dengan nafas yang mulai terengah-engah, matanya membulat dan wajahnya sudah sangat pucat.

‘Tidak, tidak mungkin, ini semua hanya mimpi, aku yakin.’

“Hyung? Kenapa diam?” Kyuhyun tau bahwa pertanyaannya ini cukup konyol, ia harusnya tau apa yang Siwon rasakan saat ini.

“Argh!!!” Siwon merintih kesakitan, hingga akhirnya…

BRUKKKK…

Tubuh kekar itu tumbang ke lantai. “SIWON HYUNG!!!”

DEG.

Mendengar nama itu terdengar ditelinganya membuat tangan Yesung terasa sangat kram, tongkat yang ia bawapun terjatuh ke lantai. Ia mendengar suara langkah kaki memutarinya. Ia takut, kali ini ia sangat takut karena tidak mengerti apa yang terjadi.

“Hyung, Hyung irreona!!!” Kyuhyun memeluk tubuh Siwon dan menggoyang-goyangkannya saat tidak melihat pergerakan dari Hyungnya itu. “Wonnie Hyung!!”

“Apa yang terjadi??” Mr. Cho dan Mrs. Cho berlari menghampiri Mereka dan saat melihat Siwon ada dipelukan Kyuhyun dengan sudah tidak sadarkan diri, membuat Eomma mereka histeris.

“SIWON!!!” Yeoja berusia kurang lebih 40an itu menangis dan ikut memeluk Siwon.

‘Apa yang terjadi? Siwon? Kenapa dia? Kenapa semuanya histeris? Menangis? Adakah yang mau memberitahuku?’ batinnya, perasaannya sangat sesak saat ini.

“Kau!!!” Yesung memundurkan langkahnya saat mendengar suara ketus yang mengarah ke arahnya. “UNTUK APA KAU KESINI LAGI, HUH!!!” dan kali ini suaranya sangat keras, yeoja itu mendorong tubuh Yesung kebelakang, beruntung Yesung bisa menyeimbangkan tubuhnya.

“AKU SUDAH KATAKAN PADAMU, KAU ITU PEMBAWA SIAL!!”

“MOM!!!” Kyuhyun berteriak saat melihat namja yang ia cintai tengah menjadi bulan-bulanan Eommanya. “Mom hentikan!!”

“KAU TAU, KAU HAMPIR MEMBUAT SIWON BUNUH DIRI, KAU SUDAH MEMBUAT SIWON TIDAK WARAS!! DAN SAAT SIWON SUDAH KEMBALI MENEMUKAN JATI DIRINYA, KAU DATANG UNTUK MENGHANCURKANNYA KEMBALI, EH??”

Tidak ada suara, hanya suara pendingin yang menyelimuti ruangan itu, semua tatapan tengah terarah pada sosok Yesung dan Mrs. Cho. “Mom hentikan!! Aku mohon!!”

“KAU ITU PEMBAWA SIAL!! PERGI KAU DARISINI, JANGAN PERNAH BERANI MENDEKATI ANAK-ANAKKU LAGI!!” Mrs. Cho memukul-mukul tubuh Yesung, dan namja manis itu hanya bisa terdiam, apalagi yang bisa ia perbuat? Kalaupun ia membantah, itu tidak akan menyelesaikan masalah saat ini.

“Argh~” eluhan Siwon terdengar sangat menyakitkan.

“Siwon, Siwon kajja irreona!!” Mr. Cho mencoba membangunkan anak pertamanya tersebut, tapi sepertinya Siwon tidak kuat lagi untuk membuka matanya, kesakitan yang ia rasakan seperti menyihir tubuh kekarnya.

“Kau lihat!! KAU LIHAT!!! Oh~ aku tau, kau buta!! Dan kau tidak akan bisa melihat apa yang Siwon rasakan kali ini, huh!!!”

“MOM CUKUP!!” Bentak Kyuhyun, cukup.. ia sudah tidak kuat melihat Yesung menerima kemarahan Eommanya. Yesung tidak menangis, ia hanya merasa bahwa semuanya sudah selesai, semuanya berakhir dan tak ada lagi yang bisa diperbaiki.

Matanya berkaca-kaca menahan airmatanya. “Semua ini bukan kesalahan Jongwoon, Mommy tidak bisa terus menyalahkan dia!!”

“Kau membantah Mommy Kyu? Kau sudah disihir olehnya, eh? Kau juga sudah buta?”

“CUKUP MOM CUKUP!!!”

“DIAM!!!” Kali ini Mr. Cho angkat bicara. Terlihat kilat kemarahan diwajahnya, sampai kapan emosi ini akan berakhir? Entahlah, yang mereka tau iblis sedang menyelimuti rumah itu, perasaan yang tadinya sedang bergembira karena acara ulang tahun berubah menjadi acara yang menyedihkan sekaligus menyakitkan.

“Sampai kapan kalian seperti ini? Apa kalian tidak melihat Siwon tengah kesakitan, eh? Apa kau mau HYUNGMU MATI, HAH?”

“Dad,”

“Siwon sakit Kyu, kau harus tau!!” Kyuhyun membatu, ia tidak percaya dengan ucapan Appanya itu. “Hyungmu mengalami gagal jantung dan jika dia tidak mendapatkan donor jantung secepatnya, nyawanya tidak akan tertolong.”

“Ti-tidak Dad, Daddy pasti bercanda, Hyung baik-baik saja selama ini.”

“Dia memang baik-baik saja diluar, tapi didalam? Apa kau tidak merasakannya?” tidak ada suara, bahkan Yesungpun terperangah mengetahui kenyataan yang terjadi. Siwon sakit? Dan hanya dengan donor jantung nyawanya bisa diselamatkan?

“CEPAT ANGKAT SIWON!!” Mendengar perintah Mr. Cho, merekapun menggendong tubuh Siwon untuk dimasukkan kedalam mobil. Siwon dibawa kerumah sakit saat itu juga.

.

_Love Disease_

.

“Mianhae, jeongmal mianhae,” dua orang namja tengah terduduk tanpa saling menatap didalam sebuah mobil. Sudah lebih dari setengah jam mereka duduk tanpa berbicara.

“Jongwoon mianhae,” Yesung merasa dunianya sudah amat sangat hancur, apalagi yang bisa ia lakukan. Yesung mengepalkan tangannya kuat-kuat, mencoba menenangkan dirinya untuk tidak menangis.

“Jong-“

“Kenapa tidak mengatakan yang sejujurnya kepadaku?” Yesung mulai bersuara, ia hanya ingin tau tujuan Kyuhyun melakukan semua itu padanya apa?

“Aku…”

“Sesulit itukah mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, hum? Apa memang semua ini rencanamu? Ingin menghancurkan hidupku dan Siwon?”

Kyuhyun menatap Yesung tidak percaya, sebegitu marahkah Yesung sehingga mengatakan hal yang tidak mungkin seperti itu? “Kau itu bicara apa Jongwoon? Tidak mungkin aku melakukan semua itu, aku sangat mencintai kalian.”

“Lalu mengapa kau melakukan semua ini???” Yesung berteriak dan mengarahkan pandangannya ke arah Kyuhyun. “KATAKAN CHO KYUHYUN!!”

“A-aku hanya tidak ingin kehilanganmu saat tau ternyata kau adalah orang yang dicintai Siwon Hyung.”

“Kau bodoh!!”

“Ne, aku tau.”

“KAU TAU KAU ITU SANGAT BODOH!!! KAU BODOH KYU!!”

“…………..” Kyuhyun menundukkan kepalanya, ia tau semua ini memang kesalahannya, kalau saja ia tidak melakukan kebodohannya itu, semua ini tidak akan pernah terjadi. “Mianhae.”

“APA DENGAN MAAF SEMUANYA SELESAI? APA DENGAN MAAF AKAN MENGEMBALIKAN KESEHATAN SIWON?”

Entah apa yang dirasakan Kyuhyun, hatinya terasa sangat sakit, ia merasa bahwa Yesung masih sangat mencintai Siwon dan ia sadar jika Yesung sangat khawatir dengan keadaan namja tampan itu.

“Kau tau penyakit yang diderita Siwon sangat berbahaya, dan kau membuatnya semakin dalam bahaya.”

“Jongwoon-“

“Jangan lagi mencoba untuk menemuiku Kyu,” tangan Yesung meraba pintu mobil itu.

“Jongwoon aku mohon maafkan aku,” Kyuhyun mencoba menarik tangan Yesung, tapi Yesung merasa tiba-tiba mempunyai kekuatan lebih untuk menepis tangan Kyuhyun dan keluar dari mobilnya. “Jongwoon~” tak bisa lagi, Kyuhyun hanya menunduk dengan mengepalkan tangannya kuat-kuat.

Liquid bening mengalir dengan derasnya, diiringi dengan kesakitan yang sangat ia rasakan, kesakitan karena telah melukai 2 orang sekaligus yang jelas-jelas sangat ia sayangi. ‘Mianhae, Jeongmal mianhae.’

.

“ARRGHHH!!!” Yesung melemparkan tongkat yang ia bawa ke kamarnya, berteriak keras dan menangis karena merasa sangat lemah. “KAU BODOH KYU!! KAU ADALAH NAMJA YANG BODOH!!! ARRGGGHHH!!!!” ia terus berteriak histeris, beruntung saat itu Hyungnya sedang tidak ada dirumah.

‘Kau tau apa yang aku rasakan sekarang? Sakit!! Aku merasa sangat sakit!! Sakit karena kau melakukan tindakan yang sangat bodoh!!’

Yesung terperosot kelantai. ‘Untuk apa kau berbuat seperti ini, hmm? Hanya akan membuat semuanya semakin rumit, dan semua ini benar-benar membuat kita tidak bisa bersatu kau tau!!’ ia mengusap wajahnya kasar, lalu menekuk kedua kakinya.

‘Kau bodoh,’

“Siwon sakit Kyu, kau harus tau!!”

“Hyungmu mengalami gagal jantung dan jika dia tidak mendapatkan donor jantung secepatnya, nyawanya tidak akan tertolong.”

‘Siwon, tidak.. tidak mungkin, kau namja yang kuat, tidak mungkin kau selemah itu!!’

“KAU TAU, KAU HAMPIR MEMBUAT SIWON BUNUH DIRI, KAU SUDAH MEMBUAT SIWON TIDAK WARAS!! DAN SAAT SIWON SUDAH KEMBALI MENEMUKAN JATI DIRINYA, KAU DATANG UNTUK MENGHANCURKANNYA KEMBALI, EH??”

‘Aku tau, memang semuanya salahku, aku yang membuat Siwon seperti ini, bukan Kyuhyun.’ Yesung mulai merubah mimik wajahnya. ‘Aku akan menerima semua konsekwensinya, ya.. aku akan menerimanya.’

.

_Love Disease_

.

PLAAAK.

Sebuah tamparan keras mengarah ke pipi putih Kyuhyun, ia menunduk dan merasakan bau anyir dibibirnya. Tidak ada yang bisa ia lakukan, kali ini Eommanya sendiri yang menamparnya begitu keras.

“APA YANG KAU INGINKAN, EH? KAU INGIN MEMBUNUH HYUNGMU!!!” Suaranya begitu menggema di lorong rumah sakit itu, tidak ada yang berani menahan emosi Mrs. Cho sekalipun seorang Dokter, karena rumah sakit itupun adalah milik keluarga Cho.

“Mianhae.. Mom,”

“Apa dengan maaf semuanya selesai? Apa kau bisa membuat Hyungmu sadar? Apa kau bisa membuat Hyungmu melewati masa kritisnya?”

“Daddy tidak mengerti apa tujuanmu Kyu!!”

“A-aku hanya tidak ingin kehilangan namja itu Dad.” Mendengar jawaban Kyuhyun membuat lelaki paruh baya itu terkekeh dalam kemirisan.

“Tidak ingin kehilangan? Jadi kau lebih merelakan kehilangan Hyungmu?”

“D-Dad, bukan itu maksudku, aku sangat menyayangi Siwon Hyung, tidak mungkin aku melakukan semua itu.”

“Lalu?”

“Aku tau ini semua salahku, aku minta maaf Dad, Mom.”

“Kau-“

Ckleeek.

Suara knop pintu yang terbuka membuat pembicaraan serius itu terpecah, terlihat seorang dokter tengah menunjukkan wajah sedihnya. “Dokter, bagaimana keadaan anak saya?” tanya Mr. Cho kepada Dokter bername tag Tan hangeng tersebut.

Dokter tampan itu menghela nafas sangat berat lalu membuka masker yang ia kenakan. “Keadaannya benar-benar sangat kritis, ia harus sesegera mungkin mendapatkan donor jantung dan menjalani operasi, jika tidak…”

“Jika tidak apa Dok? Katakan!!!” Mrs. Cho histeris dipelukan sang suami, airmatanya terus saja terjatuh tanpa henti.

“Nyawanya tidak bisa tertolong lagi,”

“Tidaaakk~” Kyuhyun terdiam mendengar penjelasan Dokter, ia melihat sang Eomma sudah terperosot ke lantai dan terus menangis.

“Dok, tolong temukan sebuah Jantung untuk Siwon, saya akan membayar berapapun asal anda bisa menyelamatkan dia.”

“Mianhae Mr. Cho, menemukan sebuah jantung tidak bisa semudah itu, harus dengan persetujuan keluarga yang bersangkutan, itupun harus jantung dari orang yang baru saja meninggal dan tidak boleh lebih dari setengah jam.”

“Kenapa Dok?”

“Karena saat orang itu baru saja meninggal, jantung yang ada didalam tubuhnya masih berdetak untuk beberapa saat, dan saat itulah operasi pemindahan jantung atau donor jantung dilakukan.” Kyuhyun meneguk ludahnya dengan susah. “Tapi itupun tidak bisa menjamin jantung yang akan tertanam didalam tubuhnya akan bisa bereaksi atau tidak.”

‘Apa yang harus aku lakukan sekarang?’ batin Kyuhyun, ia benar-benar sangat sedih, ia tidak bisa dan tidak akan pernah bisa kehilangan Hyung yang sangat ia sayangi walau memang beberapa waktu lalu ia sangat menyakiti hati Hyungnya itu.

“Lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang?”

“Menunggu,”

“Tidak Dok, tidak mungkin kita hanya menunggu!!” Kyuhyun angkat bicara, membuat Appa dan Eommanya menatapnya heran. “Apa anda mau mempermainkan Hyungku, eh? Kenapa anda tidak mencari donor jantung? Apa rumah sakit ini tidak bisa menemukan sebuah jantung untuk Hyungku?”

“Kyuhyun-ssi, kami-“

“Aku tidak mau menerima penjelasan anda lagi Dok, aku hanya butuh sebuah jantung untuk Hyungku!!”

“Kami mengerti, kami akan berusaha sebisa mungkin.” Dokter itu membungkukkan badannya lalu berjalan meninggalkan ketiga orang yang masih sangat bersedih itu.

.

Suara itu terdengar begitu menggema di telinga namja manis yang tengah terduduk dilantai, ia masih mencoba mempertajam suara itu. “Sungie~”

Kali ini ia mulai mencari arah suara itu berada, tangan mungilnya meraba setiap sudut kamarnya dengan sangat hati-hati. “Sungie~”

‘Suara itu?’ ia sangat yakin akan suara itu, tapi saat ini ia belum bisa menemukan asal suara itu.

“Yesungie~”

“Siwon?”

Greb.

Yesung tercengang merasakan sebuah pelukan hangat, ia membuka matanya lebar-lebar dan tidak berani untuk membalas pelukan itu. “Aku sangat mencintaimu,”

“Lepaskan Siwon!!” Yesung mencoba memberontak, tapi semakin ia memberontak, semakin erat pelukan yang ia rasakan.

“Kumohon, biarkan aku memelukmu sejenak Yesungie, aku ingin merasakannya.”

“Ke-kenapa? K-kau sudah sembuh?”

“Hng? Sembuh? Aku tidak sakit Yesungie.” Siwon tersenyum lalu melepaskan pelukannya.

“Mianhae Wonnie, aku sudah-“

“Sssttt!!” Jemari Siwon membelai halus bibir tipis Yesung yang menyebabkan namja manis itu terdiam. “Aku tidak mau mendengar kata maafmu Sungie, aku yang harusnya meminta maaf, karena aku-”

“Sudahlah, aku tidak mau membahas masa lalu.”

“Yesungie, apa kau mencintai Kyuhyun?”

“A-apa?”

“Apa kau mencintai dongsaengku?”

“K-kau itu bicara apa Wonnie, a-aku..”

“Katakan saja, aku tidak akan marah.” Terlihat senyum dibibir Yesung, tiba-tiba terlintas dibenaknya saat-saat bersama Kyuhyun. Sedangkan Siwon tersenyum miris, ia mungkin merasa bahagia melihat senyum itu kembali, tapi disisi lain ia juga merasa sakit.

“Molla Wonnie, hanya saja setiap bersamanya, aku merasa begitu tenang, rasanya semua bebanku terangkat. Aku menyukai saat-saat dimana ia selalu memaksaku.” Siwon masih diam dan menatap intens wajah manis yang ada dihadapannya saat ini.

“Bagaimana jika aku mengajaknya pergi?”

“A-apa?” Yesung tercengang, ia kembali mempertajam telinganya. “Ma-maksudmu apa Wonnie?”

“Tidak, lupakan.”

“W-Wonnie, kau tidak akan pergi kemanapun bukan? Kau tidak akan mengajak Kyuhyun pergi bersamamu bukan?”

“Mungkin tidak jika kau mencintainya.”

“Aku tidak mengerti, lalu maksud kedatanganmu kesini apa?”

“Aku hanya ingin minta maaf Yesungie, aku harap kau bisa memaafkanku.”

“Aku sudah memaafkanmu Wonnie, aku sadar tidak ada gunanya juga aku terus membencimu, hanya saja…’

“Ne?”

“Aku tidak bisa mencintaimu lagi.” Siwon menunduk dan tersenyum tipis.

“Aku tau, karena hatimu sudah terisi oleh Kyuhyun.”

“Aku tidak mengatakan seperti itu Wonnie.”

“Aku mencintaimu Kim Yesung.”

“Wo-“

CHU~

Siwon mengecup lembut pipi Yesung. “Mianhae~”

“YESUNGIE!!!”

DOK… DOK.. DOK…

“YESUNGIE!!!!”

Suara ketukan pintu begitu terdengar keras dari luar, Yesung yang tadinya tertidur dilantai terkejut dan mulai mendudukkan tubuhnya. ‘Mimpi? Yang aku temui tadi.. mimpi? Siwon…’ ia berdiri dan meraba dinding mencari pintu kamarnya yang tadi sempat ia kunci dari dalam.

Cklek.

“Yesungie!!”

Greb.

Leeteuk memeluk erat tubuh Yesung. “Kau baik-baik saja? Kenapa lama sekali membukanya, eh? Aku mendapat pesan dari seseorang bila terjadi sesuatu di acara itu, apa yang terjadi?”

“Ti-tidak terjadi sesuatu Hyung, sungguh.”

“Kau bohong!!”

“Si-siwon..” menutupi apapun dari Leeteuk sangat percuma, Yesung sangat menyadari akan hal itu, karena Hyungnya ini memang sangat mengerti sekali akan dirinya.

“Siwon? Apa yang terjadi?”

“D-dia sakit Hyung,” Yesung mulai terisak, ia tidak bisa lagi menahan kesedihan yang beberapa waktu lalu sudah ia tahan.

“Sa-sakit? Sakit apa?”

“Gagal jantung,”

“Tuhan!! Kau sedang bercanda kan Yesungie?” Yesung menggeleng pelan. Saat melihat kesedihan yang dirasakan dongsaengnya itu membuat Leeteuk kembali merekuh tubuh mungil tersebut. “Uljimma, Siwon pasti baik-baik saja. Lalu bagaimana dengan Kyu?”

“Apa kau mencintai dongsaengku?”

“Yesungie, apa kau mencintai Kyuhyun?”

Pertanyaan Siwon terputar di otaknya, ia masih sangat bingung harus melakukan apa, kecewa? Ia merasakannya, tapi jika ia memikirkan bahwa ia membenci Kyuhyun, itu sangat tidak mungkin.

“Yesungie, kau baik-baik saja?”

“Aku ingin bertemu dengan Kyuhyun Hyung, apa kau bisa membantuku untuk bertemu dengannya?”

“Yesungie-“

“Aku mohon Hyung, aku ingin mengatakan sesuatu padanya.” Leeteuk terlihat berpikir sejenak dan menatap lekat wajah dongsaengnya tersebut. Hingga menit berikutnya ia mengangguk.

“Ne, Yesungie, Hyung akan membantumu untuk bertemu dengannya.”

.

_Love Disease_

.

Namja tampan yang tengah bersandar di jok mobilnya itu masih tidak bisa menghentikan airmata yang mengalir dipipinya. Semuanya terasa begitu berat dipundaknya. Beban yang ia pikul tidak bisa membuatnya merasakan ketenangan walau sedetik.

‘Ini semua salahku, aku tau. Mianhae Wonnie Hyung.’ Batinnya lalu mengambil tablet miliknya. Melihat foto-fotonya saat ia bersama dengan Siwon. Sejenak terlihat senyum dibibir merahnya.

Sejenak beban itu terangkat saat ia memutar videonya bersama Siwon, video dimana ia bisa tertawa lebar dengan Hyung yang paling ia sayangi tersebut. Dan seketika senyumnya menghilang, melihat foto seorang namja manis yang ia ambil diam-diam di sebuah taman.

‘Jongwoon,’

Niga animyeon andwae, neo ebsin nan andwae.”

Sebuah suara yang ia sukai terputar di otaknya, sekilas terputar juga kenangan saat-saat ia bersama Yesung yang sangat ia nantikan.

“Kau tau Jongwoon, aku sangat khawatir padamu, kau tau aku-“

Chu~

“Kau tidak perlu khawatir Kyunnie, aku baik-baik saja.”

Kyuhyun tersenyum dan menyentuh bibirnya, first kiss yang tidak akan ia lupakan.

“A-aku juga menyayangimu Kyu, hanya saja….”

“Hanya saja rasa sayangku padamu…… itu…. hanya….. sebatas teman.”

Sebuah kenangan pahit dan manis yang begitu mengena dihatinya.

“Wae? Apa penampilanku jelek? Apa pakaian yang aku kenakan tidak pas? Tidak cocok?”

Berbagai ekspresi yang ditunjukkan namja manis itu sangat Kyuhyun sukai.

“Aku takut, sungguh!!”

“Jangan lagi, aku tidak mau lagi Kyu, tidak mau lagi!!”

Tangis yang membuat hatinya sangat sesak, tangis yang membuat dunianya terasa gelap.

“APA DENGAN MAAF SEMUANYA SELESAI? APA DENGAN MAAF AKAN MENGEMBALIKAN KESEHATAN SIWON?”

“Kau tau penyakit yang diderita Siwon sangat berbahaya, dan kau membuatnya semakin dalam bahaya.”

“Jangan lagi mencoba untuk menemuiku Kyu,”

Sebuah ucapan yang tidak pernah ia duga, kemarahan namja yang ia cintai membuatnya tidak bisa lagi merasakan cerahnya hidup.

‘Jongwoon, apa aku benar-benar tidak bisa memilikimu? Apa dihatimu hanya ada Hyungku?’ lagi-lagi liquid yang tadinya sudah berhenti mengalir kembali menuruni pipinya.

Sejenak ia tersenyum dan menghapus airmata yang membasahi pipinya, mulai menyalakan mobilnya untuk meninggalkan Rumah Sakit tersebut. Mencari sebuah jawaban untuk pertanyaan yang sedari tadi selalu melingkupi pikirannya.

Ucapan demi ucapan dari semua orang disekitarnya terus saja terputar dan menjadi sebuah hambatan dihatinya untuk sekedar merasakan ketenangan.

Dan ia sangat yakin hanya 1 hal yang bisa membuatnya tenang, yaitu memeluk tubuh namja yang sangat ia cintai. Tapi apa untuk sekarang ini sangat mungkin melakukan hal itu? bahkan ia sangat mengingat kata-kata Yesung padanya tadi.

Hingga tanpa di duga, mobilnya berhenti tepat dihalaman depan rumah Yesung. ia bersandar pada jok mobilnya dan tersenyum tipis. ‘Aku merindukanmu Jongwoon, sungguh.’ Tangannya terkepal, berniat untuk membuka pintu mobilnya dan segera berlari ke arah rumah itu. memeluk tubuh Yesung dan tidak akan pernah melepaskannya.

Tapi ia sadar bahwa apa yang ada dipikirannya itu tidak mungkin terjadi, Yesung sudah memintanya untuk tidak mencoba menemuinya lagi, dan Kyuhyunpun harus menuruti apa kata orang tersebut.

‘Kau sangat mencintai Siwon Hyung, Itulah yang membuatmu sulit menerimaku Jongwoon.’ Kyuhyun tersenyum miris, kembali berpikir bahwa yang ada dihati Yesung hanyalah Siwon.

‘Dan selamanya aku tidak akan bisa menjadi seperti dia, aku tau dia lebih sempurna dibanding diriku, itulah kelebihan yang membuatmu mencintai dirinya.’

Ia menatap handphonenya, tersenyum saat melihat wallpaper handphone miliknya. Lagi-lagi foto Yesung yang terpajang disana. ‘Aku mencintaimu Jongwoon.’ Ucapnya entah sudah yang keberapa kalinya. Ia akan terus mengatakan semua itu hingga ia tidak bisa lagi mengeluarkan suaranya.

Semenit kemudian, kembali Kyuhyun menjalankan mobilnya memutari kawasan yang entah sejak kapan sudah jauh dari tempat ia berhenti tadi. Hingga disebuah jalan menurun yang sangat tajam, ia tersenyum saat merasakan sesuatu. Kyuhyun merogoh handphone yang ada di saku celananya dan mengetik sebuah pesan singkat untuk seseorang.

Apakah pesan yang akan diketik oleh Kyuhyun untuk seseorang tersebut? Dan siapa yang akan menerima pesan itu?

.

.

~T.B.C~

.

Yeiiiii!! Chapter depan END ^^ dan setelah itu author akan hiatus dulu #Plaak *digampar reader* Coined akan muncul setelah beberapa minggu ne ^^

Jadi harap menunggu dengan sabar ^^ gomawo

Leave a comment please ^^

70 comments on “Love Disease – Chapter 3

  1. Mama cho jahaaaaat T^T
    ampun gemes gue sama looo pen gue tampol =.=
    Unn kenapa jadi siwon penyakitan ;~; yesung uda dinistain yaolooh tega unnie sama mommy sama abah ><
    Jan bilang next chap siwon mati T.T *tabok unnie*
    Kyu errr jan bilang lo mau bunuh diri *tampol unnie* ._.
    Next chaaaaaaaaaappp unn :33
    *sebar saweran*

  2. eon
    kenapa saeng mikir klu kyu bakal bunuh diri ya??😦
    dan dia mengetik pesan terakhir
    andwae!
    itu yesung bakal mengungkapkan perasaannya kan??

    buat kyusung tetep bersatu eon…

    lanjut

  3. kurasa kyu ingin menyelamatkan siwon dgn mengorbankan dirinya,

    tp klu mengingat kata2 siwon dimimpi yesung,ada kemungkinan kyu gagal melakukannya.

    asalkan ada yg bsa mencegahk kyuhun bertindak nekat,kurasa kyu bsa selamat.

    hhh…siwon yg malang,bahkan didalam mimpi pun yesung mengatakan sudh tdk bsa mencintainya.sedihnyaa..

  4. Dhy selalu saja tidak bisa ditebak!!😄
    Ada 2 kemungkinan sih, atau bahkan 3 kemungkinan yg akan terjadi. Tp aku tdk berani membayangkan kemungkinan yg ke-3 itu!! Benar2 tdk sanggup!!😄

    Ah… Knp aku mikirnya beda dari readers yg lain yah?? Pas baca scene yesung, aku jadi mikir yg engga-engga!! #plaakk *reader aneh*😄
    Km tdk akan melalukan itu kn dhy?? Lebih baik aku melihat yesung jadi janda(?) drpd harus dia yg mati.😄 #kagak ridho

    Sepertinya kyuhyun tdk bunuh diri, kyk nya dia dapet sms dari leeteuk atau yesung yg menyuruhnya kerumah yesung makanya dia senyum dgn membalas pesan itu. *tebakan yg aneh*😄

    Update kilat dhy,, penasaran abis dah!!

  5. ternyata emang beda ya,maaf ya untuk review sebelum nya….?
    kyu nya jangan dibikin mati,please jangan ada deatchara,pengen banget liat mereka hidup bahagia bertiga.
    mom wonkyu sadis banget masa yemom di teriakin,yemom sepertinya telat menyadari perasaannya.
    thor yang ff yang lain kok gak di update sih? wah komenku panjang mianhe maklum lagi semangat,author kutunggu chapter selanjutnya dan ff lainnya ya,anyeong….

    • ne gwaenchana chingu ^^
      aku jarang baca cerita author lain, kalaupun baca gk pernah aku contek kok hehehe~

      ditunggu saja chapter end besok bakal kayak gimana ^^
      eh?? ff lain yg mana ya? o_o
      sepertinya udah semua, tinggal coined yg memang nunggu LD nih selesai,, dan new ff sabar ya masih nunggu hari yang pas untuk post ^^

      gomawo😀

  6. ternyata emang beda ya,maaf ya untuk review sebelum nya….?
    kyu nya jangan dibikin mati,please jangan ada deatchara,pengen banget liat mereka hidup bahagia bertiga.
    mom wonkyu sadis banget masa yemom di teriakin,yemom sepertinya telat menyadari perasaannya.
    thor ff yang lain kok gak di update sih? wah komenku panjang mianhe maklum lagi semangat,author kutunggu chapter selanjutnya dan ff lainnya ya,anyeong….

  7. yesung pasti suka sama kyu . Itu pasti. Yakinn~*loh ,, kya kasihan siwon hikss..hikss.. Bolehkan klu aku yg donor jantung eon?? u,u *abaikan*
    eon, jangan bilang Kyu mau bunuh diri yaa ? Kalau sampai terjadi , eonnie yg harus tanggung jawab yak!!#plakk
    pesan yg dikirim kyu yg jelas bukan untuk yesung kan ? Yesung kan buta mana bisa baca pesan itu ^^V . eonn*penasarann* lanjuttttt!!!🙂

  8. haiiihhh aku pusing baca kalimat mrs.Cho lagi marah-marah…sabar Ahjumma sabar *ngipas-ngipas* =_= !!!
    Hurrayy bentar lagi Coined yeye!!!suamiku!!yeye!!suamiku😛 xD,,*yel-yel macam apa ini*
    haduh Siwon oppa kasian banget ya’ siapa yang bakal donorin jntung buat dia..oh iya eon mata Yesung oppa bisa disembuhin gak sih (”O mungkin aja Siwon oppa yang donorin #Plakk ngarang.
    Kyuhyun ngapain tuh di turunan tajam ?? ah aku tau : Mau main prosotan kan ?? *ikuuutt*
    wah banyak banget pertanyaan muter2 dikepala kayak Ujian Nasional –a
    ayo next eon😀

  9. andweeeeeeeeeeee!!!!. q gak rela klo sampe kyu bunuh diri & donorin jantungnya wat wondad pliiiiis unnie bikin kyusung bersatu … q pengennya wondad itu bikin wasiat wat mrs & mr cho klo kyu mrk harus restuin kyu ma yesung karna mrk saling mencintai! #mendadak jd author#… plis ya unn perrtimbangkan….

  10. Kalo Yesung enggak bilang cinta k Kyu, Siwon mw bw Kyu??
    Jgn bilang Kyu ngetik pesan bwt donorin jatung! *Soktahu
    kira2 Yesung ktemu g y sm Kyu..
    Sy tunggu chap selanjutnya/last chap^^

  11. Dah unn, bkin smua mati ja O_O
    *dsar tdk tau dri
    hbis ni ff melow bgt . . .sbner ny q lbh ska yesung disiksa(?)HAHAHAHA#Evil laugh
    *makin gila

    ntar q nyuruh boboiboy nyamber unni pke petir byar updet kilat~

  12. geulaeseoi bangbeob-eun…ilg-eul mosgida lindago unnniiidddhhaa…GEE…GEE…GEE…GEE…GEE…iyagileul kkeutkkaji deul-eo…Tpi knpa unni trlhir pntr bwt bkn FF bgni y…Mnm ssu SGM Explore ya…’PLETAK’…Appn itu pko’y kren bgt FF bkinan unni smua jmpolan deh jdi py ide nh pgn bkin FF kya unni tpi ats nma unni ja deh….Ok…..

    • ne??? itu km ngomong apa saengi -____-
      coba translatekan apa yg km ucapkan gih kkk~

      hahaha~ SGM Explore #plak #plak *promosi* kkk~
      pengen bkin ff kyk gini tp atas nama eon?? O_O
      ff straight atau gimana?? wkwkwk

      jelasin lagi gih eon gak nyantol kkk~
      gomawo😀

  13. knapa smuanya jdi nylahin kyu gra” siwon sakit. aku smpe nngis hikz gmna rsanya jdi kyunnie skrg psti skiit bgt hikz,..yg sbar kyunnie
    yesungie knapa gk jujur aja sh kalau kmu jga cnta ma kyunnie…
    kyunnie mau ngapain tuch jgn blg dia mau bnuh dri huwaaa tidak kyunnie jgn…
    #plak histeris sndri

  14. Jangan2 kyu ntar kecelakaan?andweee jangan bnuh kyuhyun eonn kyuhyun dosa.a masih banyak bunuh aja siwon yang rajin ke gereja kan amal.a udh bnyak*digampar sparkyu siwonest kyu n siwon

  15. hiks~ T,T
    Knapa rasa’a jadi rumit gini !!!

    Ksihan Yesung,,
    Ksihan Siwon,,
    Ksihan Kyuhyun…

    Hhaa~
    Aku rasa’a pngen nangis baca nih ff…
    Mungkin trlalu mnghayati jadi’a s’akan crita yg d’bca kyak bneran…😥

    Tinggal 1 chap,,,
    Smoga akhir’a bhagia…🙂

  16. mrs.cho jahat banget! kata-kata’a benar-benar kasar!!
    kasihan Yesung, lagi2 dia dihina kaya gitu,..
    trus nasibnya Siwon itu nanti gmana eon? dan Kyu, dia gk mau bunuh diri kan?
    jangan dibuat mati ya eon, nanti kasihan Yesung’a. kalo siwon sama Kyu sama2 mati😦

    next chap sangat ditunggu eonni~😄

  17. huwaaaa knpa msti da tbc sih???-__-
    kyuppa apa yg akn kau lkukan,,,yesung mencintaimu,,jebal jgan lkukan yg aneh2>o<
    pkok.a end.a hrus kyusung loh chingu n happy end..hehehe#maksa.com
    next chap update kilat y..pnasaran bgeeet^^
    gomawo
    keep writing^o^ fighting!!!

  18. Akhh apa kyu mau donorin jantungnya buat siwon..

    Yesuuunggg cepet temui kyuhyun.!
    say love to him.!!

    Kyu jng macem” dulu…

    Ishh bikn gemes dah ni ff…
    Ayo lanjut lanjut..

    Kyu jng bunuh diri..#apadah

  19. Apa kyu akan bundir??
    Apa itu pesan untuk yesung?
    Hah, aq pnasarn dg next chap..
    Publish cpet za unn..
    Hurt’a kerasa bgt..
    Daebak!

  20. oke, great! Hana punya perasaan ga enak nh. -____- yakin ada deathchara pada akhirnya. Apakah Siwon atau Kyuhyun yg mati? terus salah satu diantara mereka mendonorkan mata kepda Yesung? #sotoy
    atau malah Yesung atau Kyuhyun yg mendonorkan jantung kdpa Siwon? #tambah sotoy
    -____- next chap please! penasaran eonnie!! >,<
    lanjut! lanjut! lanjut!

  21. huAAhh unni.ah ,, ff baruu yah ,, haaaaaaahhh,,, uda 3 bulan kagak bca ff .. hehehehegh ….
    akk comment disini ajj ne ,, coz akk nya ngebut baca dri ch.1………….

    ntar jantung nya siwon dpet drmn yah ?
    ahh,, apa kyuhyun berniat buad donorin jantung nya untuk Siwon ?

    sepertinya perkataan Siwon itu bner ,,

    apa Yesungie mencintai Kyuhyun ??????
    eum,, unni mau Hiatus krn apa ?????????

  22. Siwon sakit jantung???terus gimana kelanjutan hubungan mereka bertiga ya?? kyu mau ngapain ya jangan2 mau bunuh diri???

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s