Bloody Eternity – Chapter 1

Chap 1 of 3

Main Cast : KyuSung

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fantasy, Romance, Hurt/Comfort

Rate : M

Summary : Pertemuan yang sangat mengejutkan, Yesung bertemu dengan seorang namja yang tidak takut saat melihatnya. Apa yang akan ia lakukan saat itu juga? Mengingat bahwa ia bukanlah seorang manusia layaknya orang lain.

Warning : Yaoi, NC, Typo(s), alur cepat, OOC, Keluar dari kata LOGIS >< [mianhae jika ada yang gak suka]. FF absurd pertama yang pernah author buat ^^

Cr : For all who requested this Story ^^~. And Thanks to Kyuna for the Tittle ^^~

Previous Story Prologue | Next Story Chapter 2

.

bloody1

.

Aku seorang Vampire!! Harusnya kau takut saat melihatku!! Tapi mengapa kau begitu tenang!! Seorang namja yang bertemu dengan seorang Vampire dan tidak mempunyai rasa takut. Siapa sebenarnya dia, mengapa dia bisa bersikap setenang itu?

.

Happy Reading

.

Seorang namja manis dengan jubah hitamnya tengah tersenyum sinis didepan cermin. Tak henti-hentinya ia terus memuja dirinya yang terlihat sangat sempurna di antara yang lainnya.

“Selesai, sekarang waktuku pergi.” Lirihnya lalu melangkahkan kaki dari sebuah kamar megah dikediamannya.

“Kau mau kemana Yesungie?” tapi langkahnya terhenti saat mendengar sebuah suara tak jauh dari tempat ia berdiri. Ia menoleh dan menghela nafas panjang, sejak kapan Hyungnya itu berada disudut kamarnya.

“Sejak kapan kau berada disana Hyung? Apa sedari tadi kau melihat pergerakanku?” namja cantik itu tersenyum dan berjalan menghampiri Yesung, memutari dongsaengnya dan merapikan jubah hitam yang dikenakan Yesung.

“Kau mau mencari mangsa?” bisik namja cantik itu ditelinga Yesung.

“Ne, Na baegopa.” Yesung menjawabnya tanpa senyum, ia sepertinya mengerti bahwa dibalik pertanyaan Hyungnya itu, terdapat sebuah arti yang sangat dalam. “Aku harus segera pergi Hyung.”

“Baiklah.” Lagi-lagi senyuman itu, Yesung mengerti arti dari senyuman itu, bukan senyuman penuh cinta melainkan senyuman aneh yang mengerikan. Tapi ia tidak mau berpikir macam-macam, ia melangkahkan kakinya untuk segera menghilang dari istana tersebut.

Kalian tidak perlu merasa aneh ataupun berpikir apa yang sedang terjadi. Yesung adalah seorang Vampire yang hanya akan keluar di malam hari. Seluruh keluarganya adalah Vampire.

Mulai dari Hyungnya yang tadi bersama dirinya, Heechul, lalu Appanya yang juga pemimpin dari Vampire Yunho, serta Eommanya Jaejoong. Keluarga mereka tidak bisa hidup tanpa setetes darah yang selalu mereka minum setiap saat.

Setiap saat pula mereka harus mencari seorang mangsa untuk bisa mengisi perut serta kekuatan tubuh mereka. Namun berbeda dengan Yesung, ia memang mengatakan mencari seseorang untuk dihisap darahnya, tapi ternyata itu hanyalah sebuah kebohongan belaka.

Ia menampakkan tubuhnya disebuah kamar seseorang. Ia tersenyum saat melihat seorang namja tampan yang tengah terlelap diranjangnya. Yesung berjalan mendekati lalu menyibakkan poni yang menutupi kening namja tampan itu.

Dikecupnya kening itu lalu turun ke hidung, mata, pipi hingga ke bibir. Dilumatnya pelan bibir manis yang sekarang menjadi candu baginya. “Urhm~” hingga terdengar desah pelan dari namja yang ada dibawah Yesung. Sedikit demi sedikit mata itu terbuka lalu tersenyum manis.

“Kau sudah datang Baby,” tutur namja tampan itu sambil menyentuh kedua pipi Yesung.

“Kenapa bangun Kyunnie? Tidurlah, aku tau kau lelah.” Yesung merebahkan tubuhnya diranjang yang sama dengan Kyuhyun dan menyandarkan kepalanya di dada bidang namja tampan itu.

Namja yang hampir 5 bulan ini selalu membuatnya tertawa, yang selalu membuatnya ingin menjadi manusia biasa, tapi ia sangat paham bahwa itu hanyalah sebuah khayalan. Ia bukan manusia seperti Kyuhyun. Ia seorang Vampire yang akan abadi selamanya.

“Kita lakukan sekarang?” tanya Kyuhyun seraya mengusap lembut rambut Yesung.

“Tidak perlu terburu-buru, kau baru saja pulang bekerja, aku tidak mau membuatmu kelelahan.”

“Tidak apa Baby, itu adalah tugasku, kau bisa kehilangan kekuatanmu bila aku tidak segera melakukannya”

Yesung terkekeh lalu menatap wajah tampan Kyuhyun. “Kau bersemangat sekali, eh? Apa jangan-jangan kau memang selalu ingin melakukan hal itu padaku?”

“Apa? aniya~ aku melakukannya karena aku tau itu kewajibanku, aku sudah berjanji padamu bukan? Aku tidak mau kau terus mencari orang untuk kau hisap darahnya.” Terangnya panjang lebar sembari mengerucutkan bibirnya.

Chu~

Lagi-lagi Yesung mengecup lembut bibir itu, mengeksplor bagian dalam rongga hangat Kyuhyun. Memainkan lidah lincah namja yang ada dibawahnya. Tangan kiri Kyuhyunpun tidak tinggal diam, tangan itu mengelus dan menahan tengkuk Yesung, sedangkan tangan kanannya mengusap lembut punggung Yesung.

“Uhrm~” desahan demi desahan terdengar indah ditelinga keduanya. Ciuman panas yang sangat menggairahkan, ciuman untuk memulai sesuatu, sesuatu yang selalu Yesung lakukan setiap malam hari bersama Kyuhyun.

“Kyuh~ Ohh~” Yesung melenguh saat tubuhnya sudah diputar Kyuhyun hingga posisi mereka berbalik. Yesung berada dibawah tubuh kyuhyun. “Apa kau tidak lelah?” tanyanya menyakinkan.

“Aniya, untukmu aku tidak akan merasa lelah baby. Slurp~

“Oohhh~” Racau Yesung saat Kyuhyun menjilat daun telinganya.

Kalian mungkin berpikiran aneh, ya, sama seperti diriku. Tapi inilah yang terjadi, sebuah kejadian yang sulit diterima oleh nalar dan logika manusia.

Yesung, seorang Vampire yang sebenarnya membutuhkan darah untuk kehidupannya, tapi pada kenyataannya ia tidak pernah menghisap darah sekalipun sejak 5 bulan lalu. Ia hanya membutuhkan cumbuan dari Kyuhyun. Namja yang selama ini bersamanya, namja yang selalu ia temui setiap malam.

-ccc-

Malam itu, disebuah jalanan yang sepi tepatnya 5 bulan yang lalu, dua orang namja tengah berjalan beriringan setelah pulang dari tempat kerjanya dengan mengobrol digelapnya malam.

Sebenarnya mereka cukup takut untuk melewati jalanan yang memang dibilang cukup angker, tapi hanya itu tempat yang biasanya mereka buat untuk pulang kerumah masing-masing.

“Kau semakin dekat dengan Hyukkie, sepertinya kau akan berhasil Hae-ah.” Ujar Kyuhyun seraya menyenggol-nyenggol siku tangan Donghae.

“Itu masih sepertinya kan? Aku masih belum benar-benar mendapatkannya Kyu-ah!!” jawab Donghae seraya menunduk dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Jujur ia malu jika Kyuhyun membicarakan soal Hyukkie, namja yang sudah lama disukai oleh Donghae.

Donghae berusaha keras untuk bisa dekat dengan dancer andalan sekolahnya tersebut, tapi sampai sekarang ia masih belum bisa membuat Hyukkie menjadi kekasihnya. Cukup kasihan memang tapi Donghae tidak menyerah begitu saja.

“Dan kau juga Kyu-ah, kau kira aku tidak tau jika kau berusaha mendapatkan ketua osis itu, Lee Sung-hmp!!” Kyuhyun membekap mulut Donghae sebelum namja tampan itu menyelesaikan kata-katanya.

“Ssstt!! Diamlah Hae, jangan keras-keras, kalau ada yang dengar bagaimana, huh?”

“Aaahh!!” Donghae menepis kasar tangan Kyuhyun. “Kau gila!! Tempat ini sangat sepi, mana ada orang yang melewati jalan ini malam-malam begini kecuali…” Donghae menghentikan ucapannya lalu menatap sekelilingnya, begitu pula Kyuhyun.

Glup.

“Kita.” Lirih mereka berdua dengan bertatapan penuh ketakutan.

“AAARRGGGHHHH!!”

“HUWAAAAA!!” Mendengar suara jeritan kesakitan membuat Donghae ikut menjerit dan memeluk Kyuhyun seketika, tubuhnya bergetar hebat karena sangat ketakutan. “Kyunnie!! Aku takut, sungguh!!” ujar Donghae.

Sedangkan Kyuhyun menerawang sekelilingnya, mengamati dan mencari asal suara jeritan tersebut. Keningnya mengernyit heran saat melihat ada dua orang yang berada dibalik pohon besar tidak jauh dari tempat ia dan Donghae berdiri.

Dilepasnya pelukan Donghae dan berjalan perlahan menuju dua orang tersebut. “Kyu kau mau kemana?” tanya Donghae seraya mengekor dibelakang Kyuhyun, ia masih terus merapatkan tangannya dimantel yang digunakan Kyuhyun. “Kyu-“

“Ssstt!! Diamlah Hae, aku penasaran dengan seseorang yang berada dibalik pohon itu.” Terangnya seraya terus mengendap-endap mendekati pohon tersebut. Ia tidak memperdulikan Donghae sudah sangat ketakutan, peluh terus saja bercucuran dari wajahnya walaupun malam itu udaranya sangat dingin.

Sedikit demi sedikit Kyuhyun melihat dua orang namja, yang satu mengenakan jubah hitam dengan menutup kepalanya. Dan yang satu seorang namja berandalan. Kyuhyun langsung menutup mulutnya saat melihat namja berandalan itu memiringkan wajahnya. Dalam artian Kyuhyun benar-benar melihat namja berjubah itu menghisap darah dari leher berandalan tersebut.

“HUWAAAAA!!” tanpa diduga, Donghae berteriak lantang saat melihat kejadian itu. Spontan Kyuhyunpun terjingkat kaget lalu menatap ke arah Donghae.

Dua orang yang tadinya tengah melakukan kegiatan yang ‘mengerikan’ itu berhenti, lebih tepatnya namja berjubah itu menjatuhkan namja berandalan itu ke tanah. Kyuhyun melihat tubuh namja berandalan itu sudah tidak bergerak lagi, itu artinya… MATI!!

Glup.

Kyuhyun dan Donghae memundurkan langkahnya perlahan saat namja berjubah hitam itu diam, mereka berdua seperti mengetahui bahwa sosok itu akan berbalik lalu membunuh keduanya. “K-kyu, kita harus lari.” Ujar Donghae gemetaran. Dan tanpa menunggu Kyuhyun menjawab, Donghae sudah lebih dulu berlari meninggalkan Kyuhyun.

Sedangkan langkah Kyuhyun seperti terkunci, ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, tatapannya masih tetap fokus menatap namja berjubah itu, tubuhnya terasa sangat dingin, untuk berlaripun rasanya tidak mungkin karena tubuhnya terasa sangat lemas.

Tap..

Tap..

Tap..

Sosok hitam itu mulai melangkahkan kakinya ke arah Kyuhyun, sejenak Kyuhyun menyipitkan matanya untuk melihat lebih dalam sosok yang masih terlihat gelap tersebut. Tapi seiring dengan langkahnya yang semakin mendekat. Jantung Kyuhyun berdebar sangat hebat.

Sosok namja manis yang memakai jubah hitam, dengan darah yang masih terlihat disekitar bibirnya setelah selesai menghisap habis darah namja berandalan yang tadi Kyuhyun lihat.

Kyuhyun terpaku saat melihat wajah namja yang sekarang berdiri tepat dihadapannya, tidak ada sedikitpun rasa takut yang ia rasakan sekarang. ‘Manis.’ Batinnya tanpa bisa mengalihkan pandangan ke arah lain.

“Kenapa kau menatapku seperti itu? Kau tidak takut kepadaku?”

“…………” tidak ada jawaban dari Kyuhyun, ia masih diam seraya terus memandang setiap inci wajah manis yang sangat mempesona itu.

“Kau tau jika aku sudah menghampiri seseorang seperti ini, berarti dia akan mati. Apa kau tidak takut?”

“Tidak.” Jawab Kyuhyun singkat. Sosok itu memang sangat mempesona dan selalu membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa tidak bisa mengontrol tubuhnya untuk melangkah.

Tapi yang membuat namja manis itu mengernyitkan dahinya dan mengigit bibir bawahnya adalah namja yang ada dihadapannya kini tidak mempunyai rasa takut sedikitpun kepadanya. “Kau sudah siap mati?” tanyanya lagi.

“Kau tidak akan membunuhku manis.”

Blush.

Tanpa sadar namja manis yang memakai jubah itu membulatkan matanya tidak percaya, selama ia hidup yang sudah tidak bisa dikatakan pendek, baru kali ini ia mendengar ada seorang namja yang tidak takut kepadanya dan dengan gampangnya mengucapkan kata ‘manis’ kepadanya.

“Kau tidak kenal siapa aku?” bisik namja manis itu ditelinga Kyuhyun, hembusan nafas yang menerpa telinga Kyuhyun cukup membuat namja tampan bermarga Cho itu menutup matanya, merasakan kenyamanan yang memang terasa aneh. “Aku adalah Kim Yesung,”

Ya.. siapa yang tidak mengenal Kim Yesung, seorang anak dari Yunho dan Jaejoong yang juga seorang keluarga Vampire terkenal di dunia. Keluarga yang tidak pernah menampakkan diri didepan umum, dan hanya akan keluar dari istana mereka saat malam menjelang.

Seluruh kota selalu dengan rapat mengunci pintu dan memberikan sebuah jimat untuk melindungi rumah mereka saat malam menjelang, karena mereka tau bahwa keluarga Yunho akan mendatangi mereka untuk mencari dan menghisap darah segar.

“Oh~ jadi kau yang bernama Kim Yesung, anak dari Yunho, pemimpin Vampire itu?” tanya Kyuhyun tanpa terdengar ketakutan, dan itu semakin membuat Yesung geram. “Aku tidak menyangka bahwa anak seorang Vampire sangat manis.”

“Berhenti mengatakan aku manis!! Aku tidak menyukainya!!”

“Tapi kau memang sangat manis-ugh!!” Kyuhyun menutup matanya rapat-rapat saat tangan mungil Yesung mencekik kuat lehernya. “Ugh!!” Kyuhyun kesakitan, ia merasakan tidak bisa bernafas saat semakin lama Yesung mencekiknya kuat-kuat. “Ke-na-pa k-kau mem-bu-nuh or-rang… aghh!!”

“Hahaha!! Pertanyaan yang seharusnya tidak perlu kau lontarkan!! Aku seorang Vampire, jadi jelas aku membutuhkan seseorang untuk bisa kuhisap darahnya.” Yesung mengendorkan cekikannya lalu menjilat leher Kyuhyun. “Slurp~ uhh~ darahmu terlihat sangat manis.” Ujarnya.

Kyuhyun hanya memejamkan matanya kuat-kuat, tangannya tidak bisa berbuat apa-apa karena ia merasa tubuhnya terkunci, hanya masih bisa melihat dan bersuara. Sedangkan Yesung merasa sangat bahagia saat melihat Kyuhyun, namja yang ia lihat mempunyai darah segar yang mengalir dileher jenjang itu. “Aku ingin segera menghisap darahmu. Slurp~

“Hisaplah!!” ucap Kyuhyun tiba-tiba, membuat namja manis itu kembali menatap Kyuhyun tidak percaya. Mimpi apa Yesung semalam bisa menemukan namja seaneh Kyuhyun, yang rela menyerahkan darahnya begitu saja. “Hisaplah!! Karena aku yakin kau tidak akan melakukannya, aku sangat yakin.”

“Kau benar-benar percaya diri.” Kekeh Yesung, ia diam dan saling menatap dalam mata Kyuhyun. Begitu pula Kyuhyun yang terus menatap ke arah Yesung. mereka masih saja terus bertatapan dalam, tidak saling bicara dan membiarkan satu sama lain masuk ke dalam suatu dimensi yang tidak pernah mereka rasakan sebelumnya.

Tanpa diduga, Kyuhyun mulai melangkahkan kakinya ke depan, mendekati Yesung yang masih diam dan fokus menatap mata Kyuhyun. Yesung seperti merasa sedang terhipnotis oleh tatapan Kyuhyun. Sampai-sampai ia tidak merasakan bahwa sekarang wajah mereka saling mendekat.

Kyuhyun sedikit menarik dagu Yesung ke atas dengan lembut dan masih membuat Yesung terdiam. Hembusan nafas mereka saling beradu, menimbulkan kesan hangat dicuaca sedingin itu.

Sedikit demi sedikit Kyuhyun mulai menghapus jarak di antara keduanya. Mendekatkan bibirnya dibibir tipis Yesung, mulai mengeksplor secara perlahan, mengecup lembut kulit tipis namja berjubah hitam tersebut.

Yesung terdiam dan menutup matanya tanpa sadar. Ia masih tidak menyangka bahwa sekarang bibirnya tengah dikecup oleh orang yang baru saja ia kenal, Tunggu… Yesung tidak mengenal siapa namja yang tengah menciumnya.

Ciuman yang sangat lama, ciuman tiba-tiba yang baru saja Yesung rasakan untuk kali pertama selama ia hidup menjadi seorang Vampire. Ciuman dengan seorang namja yang tanpa sepengetahuannya telah bertindak hal yang sangat mengejutkan.

“Naneun Cho Kyuhyun imnida….. Yesungie!!” bisik Kyuhyun ditelinga Yesung seraya berseringai. Hingga menit berikutnya Kyuhyun berjalan meninggalkan Yesung yang masih terpaku dan membuka matanya.

Yesung berdiri tanpa bergerak sedikitpun, tatapannya fokus ke depan, ia terlihat sangat terkejut dengan kejadian yang baru saja ia terima. Seorang Vampire mendapatkan ciuman dari seorang manusia biasa? Apa yang harus ia lakukan setelah ini?

.

::Bloody Eternity::

.

Yesung tengah terduduk diranjang kamarnya. setelah kejadian malam itu, Yesung menjadi suka melamun. Ia lebih banyak menghabiskan waktu dikamarnya untuk sekedar duduk tanpa melakukan apapun.

Tanpa sadar pula Yesung selalu menyentuh bibirnya, memikirkan kejadian dimana namja bernama Kyuhyun itu mengambil ciumannya.

“Yesungie.” Sebuah suara yang tiba-tiba muncul di samping Yesung tidak membuat namja manis itu bereaksi. “Ada masalah?”

“Aniya.” Jawabnya tanpa melihat namja cantik yang tengah mengelus surai lembutnya.

“Lalu mengapa akhir-akhir ini Mom lihat kau lebih banyak berdiam diri dikamar, hum?”

“Aku hanya ingin dikamar, sedang tidak ingin berkumpul Mom.”

“Kau sedang jatuh cinta?”

Glup.

Kali ini pertanyaan sang Eomma membuat Yesung memutar kepalanya, menatap wajah cantik sang Eomma. “Siapa yang membuatmu jatuh cinta?”

“Apa? Ti-tidak Mom, aku tidak jatuh cinta, Vampire tidak boleh jatuh cinta.” Tuturnya seraya kembali menatap ke arah depan.

“Siapa yang mengatakan Vampire tidak boleh jatuh cinta, eh? Lalu bagaimana kau bisa lahir jika Mom dan Dad tidak saling mencintai hingga akhirnya menikah?” Yesung tersenyum seraya menggelengkan kepalanya pelan, ucapannya tadi benar-benar sangat bodoh. “Kau boleh mencintai seseorang sayang, tapi ingat.” Jaejoong mengelus kembali kepala Yesung lalu memeluknya erat. “Kau tidak boleh mencintai seorang manusia biasa.”

Yesung membulatkan matanya dipelukan Jaejoong, apa maksud dari ucapan Eommanya. Ia menarik tubuhnya keluar dari pelukan sang Eomma, lalu menatap mata indah itu. “Tidak boleh mencintai manusia biasa? Wae Mom?”

“Karena Keluarga kita akan membunuhnya.” Yesung diam mendapati jawaban dari Jaejoong, ia berdiri dari ranjangnya dan berjalan menuju cermin kesayangannya. Tanpa sepengetahuan Yesung, ternyata Jaejoong tengah berseringai menatap anak kesayangannya tersebut.

“Karena Keluarga kita akan membunuhnya.” Ucapan sang Eomma masih terus terputar di otak Yesung. apa benar bahwa karena ciuman seketika itu, Yesung sudah jatuh cinta? Ia tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya.

Yesung tidak pernah sekalipun merasakan jatuh cinta, tapi mengapa setelah kejadian itu ia merasa menjadi sosok yang lain dari biasanya? Ia merasa bahwa Kyuhyun adalah namja yang berbeda dari yang lainnya, dan itu semakin membuat Yesung tidak tau apa yang sebenarnya dirasakan hatinya.

“Mom dan Dad akan secepatnya mengenalkanmu dengan dia” Yesung memutar tubuhnya dan menghadap sang Eomma.

“Maksud Mommy? Dia siapa?” Jaejoong tersenyum lalu berdiri dan kembali mendekati Yesung, merapikan pakaian yang dikenakan namja manis tersebut.

“Mom dan Dad akan secepatnya menikahkanmu dengan seorang pangeran, kau akan tau nantinya!!”

“Aniya Mom, aku tidak mau.” Ujar Yesung seraya membelakangi tubuh Eommanya. “Aku bahkan tidak mengenalnya, bagaimana bisa aku menikah dengannya. Aku tidak pernah merasakan jatuh cinta. Aku tidak mau menikah tanpa didasari rasa cinta.” Terangnya panjang lebar.

Tapi bukannya langsung menjawab ucapan Yesung, Jaejoong lantas memeluk tubuh putranya tersebut dari belakang dengan sangat erat. “Kau pasti akan menyukainya sayang, Mommy sangat yakin.”

“Kenapa Mom bicara seperti itu?”

“Nanti kau juga pasti mengerti.” Ujar Jaejoong lalu tiba-tiba menghilang dari kamar Yesung, membiarkan Yesung dengan berbagai pertanyaan di otaknya.

.

::Bloody Eternity::

.

Brukk.

“Ugh!! Darahmu benar-benar tidak enak, kau membuatku ingin muntah.” Cercah Yesung didepan seorang namja yang sudah tidak bernyawa ditanah. Ia menghapus bekas darah yang masih menempel disekitar bibirnya lalu berdiri, beranjak pergi dari tempat itu.

“Kenapa kau masih menghisap darah, huh?” suara itu.. suara yang ia dengar saat itu, Yesung terpaku dan tidak berani memutar tubuhnya kebelakang.

Tap.

Tap.

Tap.

Suara langkah kaki mulai mendekat, tangan mungil Yesung terkepal merasakan langkah namja itu mendekatinya. “Berhenti.” Ujarnya seketika. Ia memutar tubuhnya dan melihat namja yang menghentikan langkahnya karena ucapannya barusan.

Lagi-lagi kedua pasang mata indah itu saling menatap dalam. Dan kembali Yesung merasa jika menatap mata itu, tubuhnya kembali terkunci. mata itu.. mata seseorang yang belum pernah ia lihat seumur hidupnya, mata yang selalu menarik tubuhnya masuk ke suatu tempat dimana ia tidak bisa mengendalikan tubuhnya.

Kyuhyun berjalan mendekati Yesung, mengulurkan tangannya untuk menghapus sisa darah yang ada dibibir tipis itu. “Berhentilah menghisap darah orang lain Yesungie, mereka juga butuh kehidupan.” Terang Kyuhyun dengan masih menyentuh kedua pipi Yesung.

‘Kenapa? Lagi-lagi tatapan itu membuatku terjerat dalam suatu ruang yang tidak aku ketahui, hanya untuk menggerakkan tubuhku saja aku tidak mampu, siapa dia sebenarnya?’ batin Yesung, ia tidak mampu menggerakkan seluruh tubuhnya, ia hanya bisa terus menatap Kyuhyun yang masih menyentuh kedua pipinya.

“Aku akan memberikan sesuatu yang akan membuatmu berhenti menghisap darah.” Kyuhyun menarik dagu Yesung dengan lembut dan tanpa sadar lagi-lagi Yesung menutup matanya saat ia merasa Kyuhyun akan menciumnya.

Benar saja, Yesung tidak mampu melakukan apapun saat bibir Kyuhyun kembali mengeksplor bibir tipisnya. Rasanya sangat manis dan kali ini Yesung merasakan ketenangan dalam ciuman itu. Ciuman kedua yang ia rasakan dengan orang yang sama.

Kyuhyun menelusupkan lidahnya masuk kedalam rongga hangat Yesung, mengabsen setiap deret gigi Yesung dengan rasa yang bercampur menjadi satu. Kyuhyun juga merasakan sisa darah yang tadi dihisap oleh Yesung.

Ciuman lama yang kembali Yesung rasakan, ia tidak membalas ciuman itu, ia hanya bisa memejamkan matanya dan merasakan lidah Kyuhyun dengan lihainya memanjakan bibirnya. “Aku berjanji akan membuatmu tidak menghisap darah lagi Yesungie.” Bisik Kyuhyun lalu pergi dari hadapan Yesung.

‘Yesungie?’ tanya Yesung dalam hati. Kyuhyun memanggilnya ‘Yesungie’ dan itu terdengar sangat manis ditelinganya. Tanpa sadar sebuah senyuman tipis tercetak dibibir Yesung, ia menunduk dan memejamkan matanya kuat-kuat. ‘Tidak!! Aku seorang Vampire, aku tidak boleh jatuh cinta kepada manusia biasa sepertinya.’

Yesung mengepalkan tangannya kuat-kuat. Ia tidak bisa mengerti mengapa setiap ia bertemu dengan Kyuhyun, dunia yang ia lihat sangat terang. Tidak ada kegelapan yang ia rasakan setiap harinya.

.

::Bloody Eternity::

.

Namja manis yang memakai pakaian serba hitam itu tengah terduduk dibelakang sebuah piano besar dengan memainkan melody ‘The thing you are to me’ , melody indah yang menelusup ke gendang telinganya.

Ia bermain dengan cukup tenang, memejamkan matanya dan mengulang kejadian-kejadian dimana ia bertemu dengan Kyuhyun, ciuman yang sangat tidak terduga, dan ucapan-ucapan Kyuhyun kepadanya.

“Yesungie.” Yesung membuka matanya dan seketika menghentikan permainan pianonya saat mendengar suara Heechul. Namja manis itu menoleh kebelakang dan melihat Heechul tengah tersenyum manis padanya.

“Hyung dengar beberapa hari ini kau tidak keluar malam untuk mencari darah, apa yang terjadi?” tanya namja cantik itu sambil berjalan mendekat dan duduk dibangku yang sama dengan Yesung. “Kau bisa mati jika tidak mencari darah untuk kau minum Yesungie.”

“Aku sedang tidak ingin menghisap darah Hyung.” Ujarnya seraya menunduk.

“Ne? wae? Kita adalah Vampire, dan Vampire tidak bisa hidup tanpa darah.” Yesung hanya tersenyum, hingga Heechul menarik dagu Yesung untuk melihat lebih jelas wajah dongsaengnya. “Kau pucat Yesungie, Hyung tidak pernah melihat wajahmu yang seperti ini.”

Heechul sangat khawatir saat melihat kondisi Yesung saat ini, sudah hampir 3 hari dia tidak menghisap darah dari seseorang. “Ayo kita kekamarmu, Hyung akan memberimu sesuatu.” Yesung mengernyitkan dahinya seraya ikut melangkahkan kakinya kearah kamar.

Cklek.

Pintu besar itu terbuka, Heechul lebih dulu masuk kedalam kamar diikuti Yesung yang ada dibelakangnya. Yesung kembali mengeryit heran saat melihat seseorang tengah berbaring di atas ranjang tidurnya. Kedua tangannya diikat ke atas ranjang, lalu kedua kakinyapun diikat kuat-kuat.

“Siapa dia Hyung?” tanya Yesung tidak mengerti, Heechul hanya berseringai lalu menghampiri seseorang yang ternyata adalah namja. Yesung melihat Heechul mengecupi setiap senti wajah namja yang berbaring diranjangnya tersebut, lalu menjilat leher namja itu dengan penuh kelembutan.

“Hisaplah darahnya Yesungie, darah seorang namja yang belum pernah melakukan ‘kegiatan’ itu sangatlah segar, cobalah.” Heechul menarik tangan Yesung untuk mendekat dan seketika mata Yesung membulat.

‘Dia.’ Seorang namja yang ia temui malam itu, yang bersama dengan Kyuhyun.

“Hyung akan pergi, segera hisap dan Hyung akan membuang tubuhnya keluar dari istana ini.”

Blam.

Pintu itu tertutup dengan sangat keras, sedangkan Yesung tengah menatap kearah namja tersebut. Pikirannya berkecamuk, ia ingin sekali menghisap darah namja itu. ia bisa melihat peredaran darah namja tampan yang berbaring itu sangat menggiurkan.

“Kau teman namja itu?” tanya Yesung seraya membuka lakban yang menutupi bibir namja berpakaian biru tersebut.

“Argh! Aku Donghae, aku teman Kyuhyun, namja yang kau temui malam itu. tolong lepaskan aku.” Pinta Donghae memelas, matanya sudah berkaca-kaca, mungkin tidak menunggu waktu lama, butiran-butiran bening itu akan mengalir seketika.

Yesung cukup berpikir kuat, ia mendekatkan wajahnya lalu membelai halus wajah Donghae, meneliti dan melihat aliran darah yang terlihat jelas dileher mulus Donghae. “Tapi darahmu sangat menggiurkan Hae-ah. Slurp~” ujarnya seraya menjilat leher Donghae. Sedangkan namja tampan itu hanya bisa memejamkan matanya kuat-kuat. Jujur ia sangat takut, takut dengan namja manis yang ada diatasnya saat ini.

“Aku mohon,” Yesung mengangkat tubuhnya dan menatap wajah itu, menatap setiap inci wajah serta mata namja yang berada dibawahnya, mencari kesamaan yang ia lihat di mata Kyuhyun. Tapi hasilnya sia-sia, Yesung tidak melihat ada yang sama dengan Kyuhyun.

Selama ini pun Yesung tidak pernah melihat tatapan mata itu, tatapan seorang Kyuhyun yang membuatnya terhipnotis saat itu juga.

“Berhentilah menghisap darah orang lain Yesungie, mereka juga butuh kehidupan.” Suara itu, suara itu tiba-tiba terlintas dibenak Yesung.

“Aku akan memberikan sesuatu yang akan membuatmu berhenti menghisap darah.” Kali ini Yesung mengernyitkan dahinya, memikirkan kata-kata Kyuhyun. Ia bangkit dari ranjangnya lalu membenarkan pakaiannya.

Ia terkekeh, seorang Yesung yang dulunya tidak mempunyai hati ataupun rasa kasihan bisa berubah drastis karena ucapan seorang namja yang baru saja ia kenal? Yesung menggelengkan kepalanya. Merutuki apa yang terjadi saat ini.

“Aku berjanji akan membuatmu tidak menghisap darah lagi Yesungie.” Yesung melepaskan ikatan tangan dan kaki Donghae saat ucapan terakhir Kyuhyun kembali teringat di pikirannya.

“Cepat bangun dan aku akan segera membantumu keluar dari tempat ini.” perintah Yesung tegas. Tanpa menunggu waktu lama, Donghaepun bangkit dari ranjang besar itu dan membenarkan pakaiannya.

Yesung tidak mungkin membiarkan Donghae keluar sendiri dari istananya, karena ia tau, manusia biasa tidak akan bisa keluar hidup-hidup dari tempat ini. Yesung menggandeng tangan Donghae lalu tiba-tiba raga serta tubuh mereka sudah tidak berada ditempat itu lagi.

.

::Bloody Eternity::

.

Wust.

“KYUHYUN-AH!!” Donghae berteriak lalu menghambur memeluk Kyuhyun yang tengah memainkan PSP nya di ranjang kamar.

“YA!! Hae-ah!!” Kyuhyun memberontak karena pelukan Donghae yang tiba-tiba ia rasakan membuatnya kalah. “LEPAS!!” rontanya. “Eh? Ke-kenapa kau bisa berada dikamarku? Sejak kapan?” tanya Kyuhyun saat ia sadar darimana Donghae bisa masuk ke dalam kamarnya.

Donghaepun melepaskan pelukannya lalu menatap ke arah sosok yang membawanya kekamar Kyuhyun. “Dia.” Tunjuk Donghae, Kyuhyunpun menatap kearah yang ditunjuk Donghae. Tidak ada ekspresi yang ditunjukkan Kyuhyun, ia hanya diam lalu bangkit dari ranjangnya.

Sejenak, Yesung mengalihkan pandangannya saat Kyuhyun seperti mengajaknya untuk bertatap mata. Ia tidak mau lagi mata itu membuatnya terhipnotis. “Keluarlah Hae-ah, cepatlah pulang.” Pinta Kyuhyun tanpa menatap yang bersangkutan, karena ia masih terus fokus pada Yesung yang berdiri disudut kamarnya.

“N-ne, hati-hati Kyu.” Donghae mengusap lembut pundak Kyuhyun lalu keluar dari kamar Kyuhyun. Lebih tepatnya keluar dari apartemen itu.

“Kau….” Kyuhyun tidak bisa mengucapkan apa-apa lagi, ia masih terkejut dengan apa yang ia lihat saat ini. seorang Vampire seperti Yesung membiarkan mangsanya hidup begitu saja?

“Kau….. tidak menghisap darahnya?” tanya Kyuhyun terkejut.

“Kau berjanji akan memberikan sesuatu yang membuatku berhenti menghisap darah bukan?” terang Yesung seraya berjalan menerawang kamar Kyuhyun. “Aku ingin tau apa yang ingin kau berikan padaku? Apa benar itu akan membuatku berhenti menghisap darah?”

“……….” tidak ada suara dari Kyuhyun, matanya tetap tertuju kedepan walau ia tau Yesung sudah tidak berada dihadapannya.

“Aku seorang Vampire yang hanya bisa hidup dengan darah.” Kyuhyun tersenyum lalu memutar tubuhnya, menatap ke arah Yesung.

“Aku akan menyerahkan tubuhku.”

Deg.

Yesung terdiam, ia menoleh ke arah Kyuhyun yang tengah tersenyum ke arahnya. “Mworago?”

“Ne, aku akan menyerahkan tubuhku untukmu Yesungie.” Lagi-lagi keheningan menerpa keduanya, tapi Yesung tidak terlalu fokus menatap mata Kyuhyun.

“Hahahaha!! Untuk apa, eh? Aku tidak butuh tubuhmu, aku hanya butuh darah.” Tawa Yesung menggelegar. Itu benar-benar sangat konyol bagi Yesung.

“Aku sangat yakin Yesungie, ayo kita melakukannya. Dan aku menjamin kau akan berhenti menghisap darah.” Kyuhyun berseringai saat Yesung tidak melihatnya.

“Melakukan? Melakukan apa?” Yesung benar-benar tidak mengerti maksud dari ucapan Kyuhyun. Tiba-tiba ia mengernyitkan dahinya saat melihat Kyuhyun mulai melucuti satu persatu pakaian yang ada ditubuhnya. “Stop!!” pinta Yesung, tapi Kyuhyun tidak menghiraukannya, ia masih terus membuka pakaian yang melekat indah ditubuhnya.

“Aku bilang berhenti!!” kali ini suara Yesung terdengar sangat dingin. “Berhenti!!” ucapnya bertepatan dengan pakaian Kyuhyun yang sudah terjatuh ke lantai. Dilihatnya tubuh Kyuhyun yang sudah terekpos sempurna dalam keadaan naked.

“Wae? Aku sudah berjanji bukan? aku tidak akan mengingkarinya.” Ujar Kyuhyun tanpa takut dengan berjalan mendekati Yesung.

“Apa maksudmu, eh? Kau adalah manusia biasa, aku bisa membunuhmu sewaktu-waktu.” Ancam Yesung saat Kyuhyun terus saja melangkah maju ke arahnya. “Jangan macam-macam Kyuhyun!!” taring Yesung sudah keluar membuatnya terlihat kejam, serta kuku-kuku panjangnya terlihat begitu mengerikan.

Greb.

‘Argh!!’ Eluh Kyuhyun dalam hati bersamaan dengan pelukan yang ia berikan kepada Yesung. kuku-kuku tajam Yesung merobek kulit tubuhnya yang tidak tertutupi apapun. Tapi Kyuhyun tidak menyerah, ia terus mengeratkan pelukannya.

“Lepas!!” suara itu sangat mengerikan, Kyuhyun sangat merasakan aura hitam disekitarnya, tapi ia sama sekali tidak takut, ia sudah berjanji untuk menyerahkan sesuatu itu bukan? jadi Kyuhyun akan menepati janjinya.

“Aku bilang lepas atau kuku-kukuku ini akan menembus jantungmu.”

“Tidak akan Yesungie.” Tutur Kyuhyun dengan masih memeluk erat tubuh Yesung. “Argh!!” racau Kyuhyun saat Yesung mulai melukai tubuhnya. Sekuat tenaga Kyuhyun menahan kesakitan itu, ia pun merobek pakaian yang dikenakan Yesung, beruntung saat itu Yesung tidak memakai jubahnya hingga Kyuhyun masih bisa merobek baju yang dikenakan Yesung tanpa kesulitan.

Sreeek.

Tubuh Yesung terekpos sempurna, tubuh putihnya mengeluarkan aroma sedap yang berbeda dengan tubuh lain pada umumnya. Bukan aroma yang menjijikkan, melainkan aroma yang membuat orang lain akan terus ingin memeluknya. “Kau!!!” geramnya.

Yesung terus melukai tubuh Kyuhyun hingga terlihat darah yang sudah bercecer ditubuh putih namja berkulit putih pucat itu.

DUGH.

Tubuh mungil Yesung membentur dinding saat Kyuhyun berusaha membuat Yesung terpenjara. “Ugh!” seketika ia tidak bisa menggerakkan tangannya yang entah sejak kapan sudah terikat kebelakang tubuhnya.

“Kau harus menikmatinya Yesungie, aku sudah berjanji bukan?” Yesung membulatkan matanya, ikatan tangannya terlalu kuat hingga ia tidak bisa membuat tangannya terlepas, bahkan tiba-tiba ia merasa tidak bisa menggunakan kekuatannya saat itu.

“Siapa kau sebenarnya Kyu? Katakan!!” tanyanya dingin.

“Aku? Hanya seorang manusia biasa Yesungie,” Yesung mencoba melepaskan diri dari Kyuhyun, tapi seolah-olah ia merasa sangat lemah saat ini.

“Uh!!” Yesung menggigit bibir bawahnya dan memejamkan matanya rapat-rapat saat Kyuhyun mulai mengecupi leher jenjangnya.

Kyuhyun menekan kedua pundak Yesung ke dinding lalu melumat bibir tipis itu, membuat taring yang tadinya terlihat menakutnya menghilang seketika. Lidah lincah Kyuhyun mengeksplor seluruh bagian didalam rongga Yesung, menyisipkan saliva dengan mencoba menghisap lidah manis Yesung.

Sedangkan Yesung berusaha untuk membuat Kyuhyun berhenti melakukan itu. ia masih terus memberontak walau seluruh tubuhnya sudah terkunci. “Ugh!! Kyu!!” mendengar Yesung mengeluh seperti kehabisan nafas membuatnya berhenti dan menatap manis ke arah Yesung. “Cepat lepaskan aku!! Aku seorang Vampire, aku tidak bisa melakukan hal ini denganmu.”

“Mwo? Betulkah? Kita belum mencobanya bukan?”

“Ta-tapi aku-ehmp!!” lagi, Kyuhyun membungkam bibir Yesung dengan cepat, memberikan gigitan-gigitan kecil dibibir tipis itu.

“Yesungie, dengarkan aku!! Aku tau kau adalah seorang Vampire yang mempunyai hati, buktinya kau melepaskan Donghae begitu saja. Itu berarti kau mempunyai kemauan untuk tidak mencari korban lagi.”

“Aku-“

“Kita akan mencoba melakukannya, tapi jika kita selesai melakukan ini kau masih ingin mencari korban untuk kau hisap darahnya, aku.. Cho Kyuhyun akan selalu menyiapkan korban untuk kau hisap darahnya. Bagaimana?” tawar Kyuhyun dengan seringaian yang tercetak jelas diwajahnya.

Yesung benar-benar tidak mengerti dengan namja yang ada dihadapannya sekarang. Ia tidak yakin bahwa Kyuhyun adalah seorang manusia biasa, mengapa ada manusia seperti Kyuhyun? Yang tidak takut saat melihat seorang Vampire seperti Yesung?

“Aku selalu menepati janji Yesungie, kau tidak perlu takut aku akan melarikan diri.”

“Kalau kau mengingkari janjimu, aku akan menghisap darahmu saat itu juga.”

“Lakukan jika kau mau.” Tukas Kyuhyun seraya tersenyum. sejenak Yesung berpikir akan melakukan hal itu dengan Kyuhyun, ia tidak paham apa yang terjadi setelah ia melakukan hal tersebut dengan seorang manusia biasa.

Kyuhyun mulai membuka celana yang dikenakan Yesung, melucuti sisa-sisa pakaian yang melekat ditubuh namja manis itu. “Aku tidak mau menyentuhmu.” Tutur Yesung tiba-tiba membuat Kyuhyun menatapnya heran.

“Ne?”

“Ikat tanganku keatas kepala ranjang, aku tidak ingin tanganku menyentuh tubuhmu.”

“Jika itu maumu, akan kulakukan.” Kyuhyun lantas membuka ikatan tali yang ada ditangan Yesung, lalu menuntun namja manis yang sudah dalam keadaan naked itu ke ranjang. Mengingkat kedua tangan Yesung ke atas kepala ranjang,

Kyuhyun diam dan menatap tubuh putih yang terekspos di hadapannya, ia tidak menyangka akan melakukan hal ini untuk kali pertama dengan seorang Vampire. Ia terkekeh seraya menggeleng-gelengkan kepalanya pelan. “Wae? Kenapa kau tertawa?”

“Anii, hanya saja aku tidak yakin akan tega melakukan ini padamu.”

“Hng? Lakukan saja, aku tidak akan merasakan sakit!! Aku seorang Vampire.”

“Ne.. Ne.. arrayo!!” Kyuhyun benar-benar berpikir Vampire yang ada dihadapannya saat ini sangatlah lugu dan menggemaskan. Ia seperti bukan Yesung, anak dari keluarga Vampire yang ditakuti oleh seluruh dunia.

Pikiran-pikiran itu segera ditepis oleh Kyuhyun, ia mulai tidur di atas tubuh Yesung dengan bertumpu pada kedua lututnya. Mulai mengecupi bagian-bagian yang ada pada tubuh Yesung.

Sejenak Kyuhyun mengecup lembut kening Yesung hingga membuat namja manis itu memejamkan matanya. ‘Apa ini? perasaan apa ini? kenapa rasanya sangat nyaman?’ batin Yesung lalu membuka matanya saat Kyuhyun mulai menurunkan ciumannya. Mengecup mata, hidung pipi hingga ke bibir Yesung.

Melumat pelan agar tidak menyakiti Yesung. Kyuhyun mengecup setiap senti leher putih Yesung dan memberikan kissmark disekitarnya. Yesung hanya mengerang tanpa mengeluarkan suara, Kyuhyun melihat Yesung menggigit bibir bawahnya agar suara desahannya tidak terdengar oleh Kyuhyun dan dirinya.

“Mendesahlah Yesungie, jangan ditahan.” Pinta Kyuhyun seraya menyentuh bibir Yesung dengan jemarinya. Kyuhyun menggeser-geserkan hidungnya ke hidung Yesung yang semakin membuat jantung Yesung berdebar sangat kencang.

“Argh!!” Racau Yesung karena tanpa diduga, Kyuhyun langsung menghisap nipple-nipplenya, menggigit dan memberikan tanda-tanda kemerahan disekitar nipple-nipple itu. “Argh!! Kyuuhh!!!” kedua tangan mungil Yesung yang terikat keatas tergenggam kuat, ingin rasanya ia melepaskan ikatan tangan itu, tapi mengingat bahwa itu adalah permintaannya, Yesung hanya bisa mendesah tertahan.

Kyuhyun semakin menurunkan ciumannya saat ia merasa ada yang menyodok bagian perutnya, ia mulai menjilat seluruh bagian tubuh Yesung hingga sampai di junior milik namja manis itu. “Slurp~

“Ehmp!!” lagi, lagi dan lagi Yesung tidak mengeluarkan desahannya, ia mengantupkan bibirnya rapat-rapat saat lidah Kyuhyun menjilati batang juniornya yang sudah meninggi.

‘Kita lihat saja sampai kapan kau bisa menahan desahanmu Yesungie!!’ batin Kyuhyun berseringai sambil akan mengulum junior Yesung. bersamaan dengan bunyi ‘flop’, Kyuhyun mengulum junior Yesung lalu meng-in out-kan bibirnya secara perlahan.

Yesung mengangkat kepalanya ke atas hingga terpapar leher putih nan menggoda itu, memejamkan matanya rapat-rapat dan mengepalkan erat tangannya. “Eeehmmmppp!!!” ia masih terus menerus menahan desahannya saat semakin lama gerakan Kyuhyun semakin cepat ia rasakan. Dan tanpa diduga…

Jleb.

“ARGH!!” terdengar jeritan saat satu jari tangan Kyuhyun menusuk hole milik Yesung, terlihat tubuh mungil itu bergeliat dan sedikit terangkat ke atas. “Argh!!” masih terdengar eluh kesakitan dari Yesung.

“Wae Yesungie?” tanya Kyuhyun berpura-pura tidak mengerti.

“Sa-sakit Kyuh!! Argh!!” racaunya seraya mencoba menggerak-gerakkan tubuh bagian bawahnya yang terasa penuh karena jemari Kyuhyun yang masuk kedalam holenya.

“Ini kali pertama kau melakukannya?” tanya Kyuhyun lagi. Yesung yang masih memejamkan matanya hanya bisa mengangguk tanpa bersuara. “Kita lakukan secara perlahan Yesungie, karena ini juga kali pertama aku melakukannya.”

Terdengar deru nafas Yesung yang belum teratur, Kyuhyun tau bahwa namja manis itu belum bisa membiasakan tubuhnya, ia masih terlihat kesakitan. Kyuhyun tersenyum karena baru kali ini ia melihat seorang Vampire merasa kesakitan.

Kyuhyun mencoba menggerakkan jemarinya didalam hole Yesung secara perlahan, terlihat lagi tubuh Yesung bergeliat kecil, ingin segera menyesuaikan satu jari Kyuhyun tersebut. “Apa masih terasa sakit?”

Yesung menggelengkan kepalanya pelan, dan saat itu juga Kyuhyun kembali memasukkan satu lagi jarinya hingga ada dua jari yang tertanam dihole itu. “Ugh!!” kembali Yesung melenguh merasakan perih. ‘Sakit!! baru kali ini aku merasakan sakit seperti ini!! arghh!!’ batinnya.

Tanpa menunggu lagi, Kyuhyun melakukan gerakan scissoring untuk mempercepat hole Yesung terbuka. Untuk mengurangi rasa perih yang diterima oleh Yesung, kembali Kyuhyun mengulum junior Yesung dan menggerak-gerakkan kepalanya in out secara perlahan.

“Argh!! Kyuh!!” Yesung ingin sekali meraih kepala Kyuhyun dan mengecup bibir itu, tapi saat ini tangannya terikat kuat, ia mencoba menarik-narik tangannya tapi tidak pernah bisa terlepas.

“Kyuh!! Kiss me!! Jebaaal!!” terdengar rajukan dari Yesung, membuat Kyuhyun mengangkat kepalanya dan menatap wajah manis Yesung. “Jeball~” Kyuhyun tersenyum lalu mengangkat tubuhnya. Cukup kesulitan mengingat ia masih menanamkan dua jari tangan kanannya dihole Yesung.

Tapi dengan cara yang Kyuhyun miliki. Ia berhasil meraih bibir Yesung, dan tanpa diduga, Yesung menjadi lebih agresif dibanding sebelumnya. Ia menggigit bibir Kyuhyun lalu menghisap lidahnya. Saling bertukar saliva tanpa bisa menyadari apa yang sudah ia lakukan kepada Kyuhyun.

Kyuhyun memejamkan matanya saat merasakan sakit dibibir dan lidahnya. Ia harusnya sudah memahami apa konsekwensi jika berhubungan intim dengan seorang Vampire. Kyuhyun menahan kesakitan yang ia rasakan, ia hanya tidak ingin Yesung akan kecewa jika mendengarnya mengeluh.

Ia sudah tidak bisa merasakan bibirnya lagi karena sekarang bau anyir lebih mendominasi dan menusuk indera penciumannya. Rasa anyir yang ia rasakan disekitar bibirnya. Kyuhyun merapatkan matanya lalu mulai meng-in out-kan dua jari tangannya dihole Yesung. “UGH!!”

‘ARGH!!’ Kyuhyun sangat merasa kesakitan dibibir dan lidahnya saat Yesung menggigitnya cukup kuat. Nafasnya memburu saat itu juga, tapi ia tidak berniat untuk mengakhiri ciuman itu secara sepihak, ia membiarkan Yesung mengecupnya hingga ia puas.

“Selesaikan Kyu!! Argh!!” akhirnya ciuman itu dilepaskan oleh Yesung, namja manis itu tidak berani membuka matanya, sedangkan Kyuhyun sudah hampir mati karenanya. Matanya terlihat menyenduh, kekuatannya seperti dihisap oleh Yesung, darah masih terus saja mengalir dari bibirnya yang sudah robek karena gigitan Yesung.

Tanpa menunggu waktu lama, dan dengan masih berusaha mengumpulkan tenaga yang tersisa, Kyuhyun memposisikan juniornya tepat dihole Yesung yang sudah memerah dan ingin segera dimasuki. Perlahan ia menggesek-gesekkan ujung juniornya dipintu masuk hole itu yang langsung mendapatkan erangan nikmat dari Yesung. “Urhm!!”

Yesung sudah berani mengeluarkan suaranya walau masih dengan menutup mata. yang membuat Kyuhyun sangat bernafsu adalah melihat tubuh itu, tubuh putih yang tereskpos sempurna tanpa celah, serta kedua tangannya yang diikat keatas membuat Yesung berkali-kali lipat terlihat sangat sexy.

“Kau siap Yesungie?” tanya Kyuhyun meyakinkan dan hanya di sambut anggukan pelan dari Yesung. “Bersiaplah, akan sedikit terasa sakit.” Tangan Yesung mengepal sangat kuat, mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi setelah ini.

Jleb.

“AAARRGGGHHHHH!!!” Suara lantang dari Yesung langsung menggema dikamar itu, liquid bening mengalir disudut matanya, tubuh mungil itu sedikit terangkat ke atas merasakan perih dan panas yang ia rasakan, Yesungpun menggigit bibir bawahnya kuat-kuat hingga mengeluarkan darah. “Sa-kiiiiiiiitttt!!!”

Kyuhyun tidak bereaksi, pandangannya sedikit mengabur saat itu juga, sepertinya ia tidak kuat untuk melanjutkan kegiataan ini, kesadarannya hampir saja hilang, beruntung ia tidak selemah itu. Tangan kirinya menyentuh pinggang Yesung sedangkan tangan kanannya tengah mengocok pelan junior Yesung. “Arrggghhhh!!” masih terdengar eluh kesakitan dari Yesung.

kuku-kuku jari tangannya kembali terlihat meruncing dan siap untuk segera menusuk siapapun yang ada dihadapannya. Beruntung Kyuhyun mengikatnya sangat kuat, tapi apa memang Kyuhyun seberuntung itu?

“Aku akan menggerakkannya saat kau tidak merasa sakit lagi Yesungie.” Ujar Kyuhyun lirih dan terlihat sangat lemah. Cukup lama Kyuhyun mendiamkan juniornya tertanam dihole Yesung, hingga ia merasakan juniornya berkedut.

“Ppalliii!!” mendengar perintah Yesung, Kyuhyun lantas mengangguk lalu mulai meng-in out-kan juniornya dengan tempo pelan, tidak lupa ia mengocok junior Yesung bersamaan dengan alur tusukannya. “Aaaaahhhh~” desahan demi desahan dari Yesung terdengar indah ditelinga Kyuhyun.

“Ooohhh~ Kauh~ ket-taaat~ yesungie~” racau Kyuhyun setiap hole Yesung mengimpit kuat juniornya. “Aaahhh~”

More~ Kyuuuuhhh~ Ooohhhh~ faster~” permintaan Yesung membuat Kyuhyun tersenyum tipis, sepertinya Vampire ini sudah mulai mengikuti permainannya, sepanjang permainan itu, Yesung tidak pernah membuka matanya, ia masih terus menutup matanya kuat-kuat dan mengeluarkan desahan.

“Kyuuuuuhh~” Dengan tanpa dimintapun Kyuhyun mempercepat alur tusukannya, menusuk dan mencari titik kenikmatan Yesung, berkali-kali Kyuhyun mencoba menemukannya disisi tubuhnya yang sudah mulai sangat melemas dan hanya menyisahkan beberapa tenaga.

Kyuhyun.. ia benar-benar ingin membuktikan kata-katanya, ia tidak ingin mengecewakan Yesung walau pada saat ini keringat dingin mengucur deras dari tubuhnya. “ARGH!! KYUUUH!! THERE!!! PPALIIIII!!!” jeritan Yesung melengkapi bahwa tusukan Kyuhyun kali ini tepat sasaran. Dengan tempo sangat cepat, berkali-kali Kyuhyun menusuk sweetspot Yesung membuat namja manis itu mendesah sangat keras. “Aaaaahhh!!! KYUUHHH!!! THERE!! FASTER!!!!

“Ooohhhh~ Yesungieehhh~ aaaahhhh~” denyutan junior terasa satu sama lain, dan mereka berduapun merasakan hal yang sama. “Ak-kuh tidak kuat!! Aku keluaaaaarrrrr!!”

“AAAAHHHHHHHHH!!!”

Splurt.

Akhirnya cairan putih kental itu keluar secara bersamaan. Cairan milik Kyuhyun masuk kedalam hole Yesung dan cairan milik Yesung tumpah ke perutnya, membasahi perut Kyuhyun juga. Deru nafas mereka saling beradu, layaknya selesai berlari maraton bermil-mil.

Dengan tenaga yang tersisa, Kyuhyun menarik juniornya keluar dari hole Yesung secara perlahan. “ARGH!!” masih terdengar suara kesakitan dari Yesung saat junior itu keluar, bercak-bercak kemerahan terlihat dijunior yang tidak terbilang kecil itu.

Kyuhyun merangkak keatas untuk melepaskan ikatan tangan Yesung, sedangkan Yesungpun juga membuka matanya perlahan dan terkejut melihat keadaan Kyuhyun saat ini.

BUGH.

Tubuh Kyuhyun terjatuh ke lantai dan ia pun tidak sadarkan diri.

.

Apa yang terjadi selanjutnya? Mengingat bahwa mereka baru saja melakukan hal gila yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya?

.

.

~T.B.C~

.

Holaaaaa~ FF absurd yang baru saja Author buat wkwkwkw~ gimana? Keep or Delete? Terserah Reader ^^. FF ini hanya 3 chapter, entah kenapa tiba-tiba pengen bikin FF kayak gini hehehe~

Mian kalo Reader gak suka ^^. Leave a comment please ^^

Gomawo~

101 comments on “Bloody Eternity – Chapter 1

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s