loving

Loving You is like Breathing – Chap 1 of 2 `END`

Chap 1 of 2

Main Cast : Kyu-Sung / Ye-Kyu

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Fantasy, Hurt/Comfort

Rate : M

Summary : Yesung hamil dan ia harus menerima kenyataan bahwa Kyuhyun tidak percaya bahwa janin yang ada dirahimnya adalah hasil dari perbuataan Kyuhyun, lalu apa yang akan dilakukan Yesung untuk dapat membuat Kyuhyun sadar?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC, NC.

CR : This story request by Someone, ElfCloudRani and all reader ^^.. ^Saranghae^

^^ Don’t LIKE Don’t READ!! ^^

.

loving1

.

Aku akan tetap berusaha mempertahankannya, ini adalah takdirku, dan aku tidak bisa menolaknya. Aku akan membuat ia menerima kehadiran takdir ini, walau harus dengan kesakitan yang terus aku rasakan.

Mianhae.. jika aku akan terus bersikap egois dan keras kepala.

.

Happy Reading

.

“Chukkae Yesung-ssi, kau hamil 2 bulan!! Kau harus menjaga kandunganmu baik-baik, arra!!”

Apa jadinya bila seorang namja mempunyai takdir bahwa ia bisa mengandung layaknya seorang yeoja?

“Kau mempunyai rahim, namun bisa dikatakan tidak sekuat rahim seorang yeoja.”

Ia menunduk, mengeratkan tangannya dimantel yang ia pakai. Matanya mulai memanas menghadapi suatu takdir yang ia hadapi saat ini.

.

Yesung berjalan gontai kerumahnya, sesekali matanya menatap map yang ada ditangan kanannya. Entah sudah berapa kali ia menghembuskan nafasnya.

Ia menunduk didepan dua orang namja yang duduk disofa. Tubuhnya bergetar saat merasakan seorang namja yang tadinya duduk mulai berdiri dan berjalan mendekatinya.

PLAK.

‘Argh!!’ ia tidak mengeluarkan suara, isakan? Ingin sekali ia mengeluarkannya, tapi ia tidak mau terlihat lemah didepan kedua orangtuanya.

“Siapa yang menghamilimu?” tanya tegas namja kekar yang tengah melipat kedua tangannya didepan dada.

“…………….” Yesung tidak menjawab, ia masih menunduk dengan menggigit bibir bagian bawahnya.

“YESUNG-AH TATAP APPA!!! SIAPA YANG MENGHAMILIMU!!”

Greb.

Yesung merasakan ada yang memeluknya sangat erat. Aroma ini, aroma yang sangat ia sukai, Yesung tidak bisa menahannya lagi, ia begitu lemah saat sang Eomma memeluknya dengan sangat erat.

“Kanginie, kumohon jangan terlalu keras pada Yesungie, kita selesaikan baik-baik.” namja manis yang tengah memeluk Yesung mencoba menenangkan suaminya yang terlihat sangat marah.

“TEUKIE-AH-”

“Kumohon.” Sahut Leeteuk, sang Eomma.

“Kyuhyun, Cho Kyuhyun yang menghamiliku Eomma, dia yang membuatku hamil.” Tandas Yesung dengan suara yang bergetar dipelukan Leeteuk.

“A-apa?”

“K-kyuhyun? Cho Kyuhyun? Anak dari Cho Yunho?” Yesung mengangguk pelan. Tangan Kangin terkepal ingin segera menghabisi namja yang sudah membuat anaknya hamil itu. Kangin dan Leeteuk tidak bisa berbuat banyak saat membaca isi dari map yang menyatakan bahwa Yesung hamil walau ia adalah seorang namja.

“Kita harus bagaimana Kanginie? Yesung harus segera menikah.” Leeteuk masih mengeratkan pelukannya seraya mengusap punggung anak satu-satunya tersebut.

“Kita harus kesana, kita harus meminta pertanggung jawaban mereka.” Tukas Kangin dingin, tatapan matanya terlihat sangat dendam.

.

::Loving_You_is_like_Breathing::

.

“Jusunghamnida Tuan, tapi jika tuan tidak mempunyai janji sebelumnya, tuan tidak bisa masuk.” Beberapa security dan juga bodyguard yang berdiri didepan gerbang besar nan menjulang membuat ketiga orang namja itu hanya bisa diam.

“Tapi kami harus bertemu dengan Cho Yunho-ssi, ada sesuatu yang harus kita katakan, ini sangat penting!!” ujar Leeteuk mencoba menenangkan suasana yang terlihat mulai kacau karena Kangin terus memaksa untuk masuk.

“Kami mohon, ini adalah kebijakan dari Tuan besar.”

“Ta-“

“Ada apa ini?” ucapan Leeteuk terpotong saat seorang namja cantik dengan balutan kemeja putih tengah berjalan mendekati gerbang. “Mianhae, ada yang bisa saya bantu?” Leeteuk, Kangin dan Yesung tidak bisa berucap banyak saat melihat namja itu.

Bodyguard serta security yang tadinya terlihat berdiri menantang tiba-tiba membungkuk seperti takut akan namja itu. “K-Ka-mi-“

“Tidak usah takut, aku Jaejoong, aku istri Cho Yunho.” Kata namja cantik itu seraya tersenyum sangat manis. Leeteukpun tersenyum menanggapinya, berbeda dengan Kangin yang masih menampakkan wajah dendamnya.

“Ehm, Jae-ssi, aku Teukie, ini suamiku Kangin dan ini anakku Yesung, kami ingin bertemu dengan Yunho-ssi untuk membicarakan sesuatu.” Terang Leeteuk.

“Bertemu dengan Yunho? Membicarakan apa jika boleh tau?”

“Mianhae, tapi bolehkah kita bicara didalam, ini sangat serius.” Jaejoong tersenyum lalu mengangguk.

“Kajja!! Kita masuk!!” mau tidak mau security yang tadinya mencegah ketiga namja yang ingin masuk kedalam rumah itu akhirnya menyerah. Mereka membiarkan Leeteuk, Kangin dan Yesung masuk kedalam rumah bersama Jaejoong.

“Tunggu disini sebentar, aku panggilkan suamiku.” Mereka bertiga duduk didepan diruang tamu dengan terkadang menatap keseluruh penjuru ruangan itu. tapi tidak untuk Yesung, Ia masih saja menunduk karena takut menghadapi apa yang akan terjadi setelah ini.

“Aku Yunho, siapa kalian?” suara tegas yang terdengar membuat ketiganya menoleh dan mendapati seorang namja bertubuh kekar tengah berjalan mendekati mereka. Ia duduk bersama istrinya didepan Kangin, Leeteuk dan Yesung.

BRAK!!

Tanpa menunggu waktu lama, Kangin meletakkan map merah itu keatas meja dengan sangat keras, membuat Jae ataupun Yunho mengernyit heran. “Kalian baca itu!!”

“Maksudmu apa? kenapa kau tidak bersikap sopan, eh?” cetus Yunho tak kalah dingin. Jae hanya mengelus pundak Yunho lalu mengambil map merah tersebut. Membacanya dengan terkadang menatap sosok Yesung yang masih menunduk.

Setelah membaca map tersebut, berganti Yunho yang membacanya dan ternyata reaksi yang ditunjukkannya sama dengan reaksi Jae. “D-dia namja bukan? Bagaimana bisa hamil?” tanya Jae pada akhirnya.

“Ne, dia namja special yang mempunyai rahim untuk mengandung!!” jawab Kangin dengan nada dinginnya.

“Lalu maksud kalian memberikan map ini kepada kita apa? kalian butuh uang untuk menggugurkan kandungannya? Atau apa?”

“Tutup mulutmu Yunho-ssi!!” Kangin sangat marah, ia merasa telah direndahkan oleh namja yang ada dihadapannya saat ini. “Kami tidak butuh uangmu, kami hanya butuh tanggung jawab.”

“Tanggung jawab? Tanggung jawab apa? bahkan kami tidak mengenal kalian!!”

“Anakmu yang sudah menghamili Yesung.”

Glup!!

Yunho dan Jaejoong bertatapan. “Apa maksudmu? Anak kami menghamili anakmu?”

“Ne, dan dia harus menikahi Yesung!!”

“Bwahahahahahahahahahah!! Lelucon macam apa ini, hah? Hahahahahahaha!!” Yunho tertawa keras sedangkan Jae hanya menatap miris kearah Yesung yang mulai terlihat bergetar menahan tangisnya. “Anakku siapa? Siwon? Kyuhyun? Tidak mungkin!! Lagipula tidak ada bukti yang menyatakan bahwa anakku menghamili anakmu!!”

“Terserah jika kau tidak percaya, tapi ini buktinya!!” Kangin menyentuh pundak Yesung. “Yesung adalah buktinya, dia korban atas anakmu Cho Kyuhyun!!”

“A-apa? K-kyuhyun?” Jaejoong bersandar pada sandaran sofa dengan kasar, ia sangat terkejut saat nama anak kesayangannya disebut-sebut. “Ti-tidak mungkin.”

“Yesungie, ceritakan semuanya!!” pinta Kangin. Sejenak keheningan menyelimuti mereka. Yesung memejamkan matanya dengan terus menarik nafas panjang, iapun mulai mengangkat kepalanya dan menatap fokus kearah dua namja dihadapannya.

“Se-benarnya, hari itu….”

-CCC-

“Kyunnie, kita mau kemana?” tanya Yesung bingung saat Kyuhyun terus menarik tangannya.

“Sudahlah masuk dulu ke mobil, aku akan memberitahumu nanti, kau pasti menyukainya.” Jawabnya dengan terkadang tersenyum menatap Yesung. Namja manis itu hanya bisa mengendikkan bahunya. Ia masuk kedalam mobil Kyuhyun dan melaju kencang ke suatu tempat.

Tak lama berselang, mereka sampai disebuah villa keluarga yang terlihat cukup besar. Pemandangan disekitarnyapun sangat indah. Yesung berlari kesana kemari menghirup udara yang sangat sejuk.

Greb.

“Kau suka Baby?” bisik Kyuhyun dengan diselingi tiupan-tiupan kecil ditelinga Yesung.

“Hng~ aku suka Kyunnie, uhh~ jangan menggodaku seperti ituh~” lenguh Yesung dengan mencoba menjauhkan kepalanya dari Kyuhyun.

“Wae?” kali ini Kyuhyun mulai mengecup perlahan leher Yesung. Ia tidak membiarkan Yesung terlepas darinya. Sedangkan namja manis itu terus saja melenguh saat Kyuhyun mengecupi lehernya, lalu membuka kancing kemeja bagian atas milik Yesung, menariknya kekanan agar terlihat bahu mulus Yesung.

“Kyu~” Yesung menepis tangan Kyuhyun saat ia merasa tangan nakal itu mulai menggerayangi tubuhnya.

“Wae Baby? Aku hanya ingin merasakan milikku!!” Yesung mengerucutkan bibirnya. Ia mendorong tubuh Kyuhyun kebelakang, lalu iapun berjalan kedepan. “Kajja kita masuk!!” tandas Kyuhyun dengan menarik kuat pergelangan tangan Yesung.

“Eh!!”

Bugh!!

“Ugh!!” Yesung memejamkan matanya saat tubuh mungilnya dihempaskan ke ranjang. “Kyu, kau mau apa?” tanyanya dengan mulai menarik selimut tebal untuk menutupi tubuhnya, ia melihat Kyuhyun berseringai dengan membuka satu persatu kancing kemeja yang Kyuhyun kenakan. “Kyu, kau jangan macam-macam!!”

“Ehmp!!!” tanpa diduga, Kyuhyun menindih tubuh Yesung lalu melumat bibir tipis itu, menyusupkan lidahnya masuk untuk mengeksplor bagian didalamnya. Yesung menarik-narik sprei yang ada dibawahnya karena merasa ciuman Kyuhyun semakin berlebihan. “Kyu-ehmp!!”

Yesung mencoba memberontak, tapi tiba-tiba kedua tangannya ditarik keatas oleh Kyuhyun, lebih tepatnya diikat kuat keatas kepala ranjang. “Aahh~ Kyu apa yang kau lakukan!! Cepat lepaskan aku!!” ronta Yesung saat Kyuhyun melepaskan ciumannya.

“Sudah nikmati saja Baby, aku janji kau akan puas.” Bisik Kyuhyun seduktif dengan menjilati daun telinga Yesung. Namja manis itu menutup matanya kuat-kuat, menahan desahan yang ingin keluar saat Kyuhyun menjilat daun telinganya. “Urhm~ aku sudah tidak sabar.” Kyuhyun membuka laci nakas untuk mengambil sesuatu.

“Kyu kau tidak-ehmp!!!” ternyata namja berwajah putih pucat itu mengambil sebuah lakban lalu menutup bibir tipis Yesung dengan lakban yang ia bawa dengan sebelumnya mengecup kembali bibir itu. “Ehmmmppp!!” Yesung ingin berteriak, namun ia tidak bisa berbuat banyak, lakban yang ada dibibirnya membuatnya tidak bisa membuka mulutnya.

“Begini lebih baik, aku tidak ingin kau berteriak-teriak Baby~ slurp~” Kyuhyun mengecupi dan menjilat seluruh wajah Yesung lalu turun keleher jenjang itu, menggigitnya ringan dan memberikan kissmark disekitar leher itu.

Yesung mengangkat kepalanya keatas dan menutup matanya kuat-kuat, tangannya terkepal ingin segera lepas namun itu semua tidak akan terjadi. Liquid bening mulai  mengalir disudut mata Yesung, isakan tertahan membuatnya tak mampu melakukan apapun.

Sreek!!

Kyuhyun menyobek kemeja yang dikenakan Yesung hingga tubuh putih itu terpampang jelas. Kyuhyun mulai melucuti semua kain yang melekat ditubuh Yesung maupun tubuhnya hingga mereka sama-sama naked. Ia melihat Yesung menatapnya senduh, memohon untuk tidak melakukan apa yang ingin ia lakukan, sesekali Yesung menggeleng-gelengkan kepalanya.

Tapi tidak untuk Kyuhyun, ia mulai mengulurkan kedua tanganya, memilin dua tonjolan berwarna pink yang mulai menegang karena sentuhan awalnya. “Ehmppp!!” Yesung kembali memejamkan matanya dengan terus menengadahkan kepalanya keatas, membuat leher jenjangnya terekspos sempurna.

Kyuhyun menjulurkan lidahnya untuk bergerilya disekitar tubuh putih itu, lalu saat sampai di nipple-nipple Yesung, ia mulai menggigit ringan nipple itu dan menjilatnya. Memberikan tanda merah kebiruan disekitar tonjolan pink tersebut.

“Urhm~” Kyuhyun mendesah, ia terus mengecupi nipple-nipple itu secara bergantian, lalu menurunkan ciumannya terus kebawah hingga sampai dipusar Yesung, menelusupkan lidah lincahnya kedalam hingga membuat Yesung sedikit bergeliat geli.

“Ehmmpppppp!!!” Kyuhyun tersenyum, ia masih membiarkan mulut Yesung tertutupi lakban. Tapi tiba-tiba ia mengangkat kepalanya dan berseringai.

Kyuhyun kembali membuka laci nakas itu untuk mengambil sesuatu. Ya.. penutup mata, ia menutupi mata Yesung dengan kain hitam agar caramel indahnya tidak bertatapan langsung dengan manik kelam yang bisa membuatnya luluh. “Ehmmpppp!!” Yesung semakin memberontak, ia tidak bisa melakukan apapun, tidak bisa mengeluarkan suara, tidak bisa melihat apa yang dilakukan Kyuhyun, yang ia rasakan hanyalah kegelapan dan dingin yang menembus kulit tubuhnya.

“Kau hanya perlu merasakannya, arraseo baby!!” bisik Kyuhyun lagi. Kyuhyun mulai berdiri dengan tumpuan lututnya. Tubuh Yesung kaku saat merasakan dingin di batang junior serta twins ballnya.

“Ini akan seru Baby, aku ingin mencoba hal baru denganmu.” Ujar Kyuhyun saat selesai memasangkan sebuah cock ring di junior Yesung, ia menjilat batang junior  itu dan merasakan tubuh Yesung bergeliat lagi.

“Ehmmppp!! Ehmpppp!!” Kyuhyun sebenarnya merasa kasihan, namun ia masih ingin bermain-main dengan namja manis itu.

Drrttt!! Drrtttt!!

Telinga Yesung seperti menangkap sesuatu yang ganjil, Kyuhyun mengangkat kedua kaki Yesung agar mengangkang. “Ah lebih baik jangan dulu.” Tutur Kyuhyun lalu suara getaran yang tadinya Yesung dengar sudah tidak ada lagi. Kyuhyun mulai membungkukkan tubuhnya, kembali menelusuri wajah, leher, tubuh hingga junior Yesung, menjilatnya terus menerus dan tak menghiraukan getaran tubuh Yesung.

“EHMPPPPPPPPPP!!!” Suara teriakan tertahan Yesung terdengar sesaat Kyuhyun memasukkan satu jarinya menembus hole Yesung. “EHMMPPPPPPP!!” Yesung masih mencoba bicara, kepalanya bergerak kekanan dan kekiri, sakit. Tubuh bagian bawahnya terasa sangat sakit dan perih.

“Sakit kah?” Kyuhyun terkekeh, tidak mungkin Yesung menjawabnya dengan mulut yang tertutupi lakban seperti itu. Ia mulai mengulurkan tangan kirinya untuk membuka lakban yang ada dibibir tipis itu.

“Ah!! Kyu aku mohon!! Gumanhaeee!!” suara Yesung langsung terdengar, bergetar. Sepertinya ia ingin menangis namun tidak ada isakan yang terdengar. “AAHHHH!!!”

“Aish~ ternyata suaramu semakin membuat libidoku naik baby~

“Kyu~ ARGHHHHHH!!” Yesung memekik ketika satu jari Kyuhyun yang ada diholenya mulai bergerak. “Kyuhhhh~ ARGHHHH~ SAKIIIIT~” Kyuhyun tidak peduli, ia menambah satu jari lagi untuk masuk kedalam hole itu, menembus dinding rektum yang belum pernah dimasuki apapun. “ARRGHHHHHHH!!!”

Sangat perih, Yesung menggigit bibir bawahnya hingga berdarah, ia tidak peduli karena sekarang tubuhnya terasa sangat sakit dibanding darah yang ada dibibirnya. “Sakitnya hanya sebentar, setelah ini akan terasa nyaman.” Kyuhyun memutar-mutar jari kirinya disekitar nipple bagian kanan Yesung. Sedangkan kedua jari kanan yang ada di hole itu mulai bergerak secara scissoring untuk membuat hole Yesung sedikit lebih lebar.

“Argghhh~ Kyuuuhh~” awalnya tubuh Yesung masih kaku karena terasa sangat sakit, tapi lama kelamaan ia mulai menikmati setiap tusukan yang Kyuhyun berikan padanya walau nyatanya hole itu mulai mengeluarkan darah. “Urhhmmmm~”

Kyuhyun tersenyum, ia menarik kedua jarinya keluar dan langsung mendapatkan desahan kecewa dari Yesung. “Hnggg~”

Ddrrrrtt… drrtttt…

Yesung kembali mendengar suara getaran tak jauh darinya. “K-kyu~ apa itu? K-kau tidak-ARRGGGHHHHHH!!” Yesung berteriak kencang saat tiba-tiba sesuatu yang besar dan bergetar menembus dinding rektumnya lagi.

Penutup mata berwarna hitam itu terlihat mengeluarkan cairan bening yang bisa dipastikan adalah cairan airmata Yesung, ia menangis karena rasa sakit yang ada diholenya. “Lebih menarik jika harus seperti ini Baby.” Ujar Kyuhyun lalu menjilat sisa cairan yang ada dikedua jari kanannya.

Namja manis itu melenguh tertahan, sebuah vibrator dengan getaran yang sangat cepat mempermainkan dinding rektumnya. Sesekali ia merasakan vibrator itu menyentuh titik prostatnya. “Ahhhh~”

“Haruskah aku memberimu butt plug juga hmm?” seringai Kyuhyun yang pasti tidak bisa dilihat oleh Yesung. Ia menggeleng lemah.

“Kyuh~ Aahhh~ kumohon~” Kyuhyun masih terus membiarkan tubuh Yesung tidak dijamah, membiarkan tubuh mungil itu melenguh karena vibrator yang bergetar cepat diholenya. Junior Yesung terlihat semakin menegang, tapi ia tidak akan bisa mengalami klimaksnya karena Kyuhyun memasangkan sebuah cock ring.

Yesung benar-benar sangat tersiksa. “Kyuh~ Kumohon~ Aaahhhh~ sen-tuhhh~ ak-kuuhhh~ Ooohhh~” Yesung tidak bisa bertahan, tubuhnya ingin segera disentuh. Rasa sakit yang ia rasakan berlipat ganda.

“Bukankah kau tadi tidak mau hmm?” ledek Kyuhyun.

“Kyuuhhh~ jeb-baaall~ Uuhhh~”

“Baiklah, baiklah, jika itu maumu.” Kyuhyun mengecupi nipple kiri Yesung dan nipple kanannya ia pilin dengan tangannya.

“Hnnnggg~ Kyuuhh~ Saakiiit~ Kumohon~ lepaskan ses-suatuh yang ad-daah~ aahh~ dijuniorkuhh~” Yesung ingin merasakan klimaks, rasa sakit karena tidak bisa mengeluarkan sesuatu didalam tubuhnya membuat nafasnya tidak beraturan.

“Nikmati saja Baby, slurp~”

“Hnngggg~ Aaaahhhh~” Kyuhyun mulai menegakkan tubuhnya, ia berdiri dengan menumpukan tubuhnya kembali dengan lutut tepat dikanan dan kiri perpotongan leher Yesung. Memposisikan juniornya tepat dibibir Yesung.

“Lakukan!!” Kyuhyun menggesek-gesekkan juniornya dibibir tipis Yesung, dengan kedua tangannya berpegangan pada dinding didepannya. “Uuhhhh~ lakukan Baby~”

“Kyuhhh~” awalnya Yesung takut akan melakukannya, tapi tubuhnya benar-benar ingin sentuhan lebih dari Kyuhyun. Iapun menjulurkan lidahnya, mulai menjilati ujung junior Kyuhyun.

“Ooohh~ Begitu Babyh~ kajjah~ Uuh~” Kyuhyun memejamkan matanya sambil mengangkat kepalanya keatas, merasakan nikmat yang Yesung berikan padanya. “Kulum Baby~ Ppaliii~ Ahhh~”

Bunyi ‘flop’ terdengar saat bibir Yesung penuh dengan junior Kyuhyun yang terbilang cukup besar. Ia menyesap junior itu kuat-kuat dengan sesekali memainkan junior Kyuhyun dengan lidahnya. “Urhm~ Baby~ Nice~ Ooh~” Kyuhyun mulai menggerak-gerakkan pinggulnya maju mundur, membantu Yesung untuk lebih bisa mengulum juniornya yang ada dibibir kissable itu.

“Hnnggg~ Urrhmm~”

“Jaaah~ Oohh~ Baby~” Kyuhyun mempercepat gerakan in out-nya didalam mulut itu, Yesung sedikit tersedak ketika junior Kyuyun menyentuh kerongkongannya, namun ia masih bisa menahannya lagi dan lagi. “Aahhh~ aku tidak kuat Baby~ Oohhh~”

Splurt.

Kyuhyun mengatur nafasnya saat ia berhasil mengeluarkan cairan spermanya dimulut Yesung hingga tercecer keluar. Ia terkekeh pelan lalu melumat bibir kissable itu, membagi sisa cairan yang masih ada dibibir Yesung. “Kyuhh~ kumohon lepaskan~” rengek Yesung. “Sakiiit~” Kyuhyun menatap junior Yesung yang sudah sangat merah karena klimaksnya tertahan, dan ia yakin saat cock ring itu dilepas, junior itu akan langsung menyemburkan cairan yang sama seperti miliknya.

“Baiklah, karena aku masih punya rasa kasihan, aku akan melepaskan cock ring itu.” Ujarnya lalu beralih mendekati junior Yesung, melepaskan cock ring yang melekat dikejantanan Yesung.

“Uhhh~” Yesung melenguh saat juniornya terlepas dari jeratan cock ring tersebut. Ia menggigit bibirnya saat merasakan Kyuhyun mengulum juniornya yang langsung mengeluarkan cairan putih kental yang amat banyak. “Aahhh~” nafasnya memburu, ia cukup lega karena akhirnya bisa mengeluarkan apa yang sudah ingin keluar sedari tadi.

Setelah puas menyesap dan membersihkan sisa cairan yang ada dijunior Yesung, Kyuhyun kembali melumat bibir tipis tu, menelusupkan lidahnya, membagi cairan milik Yesung hingga tercecer disekitar bibir mereka. “Kita lanjutkan acara utama ne? slurp~”

“Aahh~” Kyuhyun memutar tubuh Yesung untuk membelakangi tubuhnya, memperlihatkan hole yang sudah merah merekah karena getaran vibrator yang masih tertanam didalamnya. “Kyuuhh~” Yesung meletakkan kepalanya dibantal yang ada dibawahnya, tubuhnya melenguh kebawah saat Kyuhyun menjilati holenya. “Aahhhh~ Kyuuh~ Gumanhaee~”

“Urhm~” Kyuhyun terus menerus menjilat cairan-cairan yang keluar dari hole itu, sesekali menyisipkan lidahnya untuk menggerayangi sesuatu didalamnya.

“Kyuuh~ Ppalliiii~” Yesung tidak bisa menahannya, juniornya kembali berkedut karena Kyuhyun terlalu lama mempermainkan holenya. “Aaahhh~ Kyuhhh~ akuh~ keluar~ Ehmp!!”

Splurt.

Tubuh mungil itu hampir terjatuh saat ia mengeluarkan cairan keduanya, tapi dengan sigap Kyuhyun meraih tubuh itu. Ia mengangkat pinggang Yesung lalu memposisikan juniornya untuk masuk kedalam hole Yesung. “Kyuh~ ARRGGHHH!!” Yesung kembali berteriak, holenya terasa penuh. Sesuatu yang juga lebih besar dari vibrator yang ada didalamnya membuatnya tersentak.

Perih dan panas menyerta ditubuhnya, ia mengepalkan tangannya kuat-kuat, menenggelamkan kepalanya dibantal untuk mencegah jeritan yang keluar dari bibirnya. “Uhh~ Kau ketat sekali baby~” Kyuhyun memutar-mutar pinggulnya, memperlebar hole yang sempit itu.

“Ah~ Oh~ Kyuh~”

Kyuhyun bergerak maju mundur untuk menusuk dinding rektum itu dengan sesekali bergerak memutar. Tangan kirinya mengocok junior Yesung, dan iapun tidak membiarkan bibirnya diam. Kyuhyun mengecupi punggung putih yang ada dihadapannya, memberikan kissmark hingga terlihat kontras ditubuh putih Yesung.

“Ah~ Kyuh~ Faster~ Ooohhh~”

“Hnggg~ kauh~ ketagihan~ hng? Oohh~” Ledek Kyuhyun dengan berseringai. Tangan kanannya mempermainkan twins ball milik Yesung.

“Kyuuhh~” rajukan Yesung semakin terdengar sangat indah ditelinga Kyuhyun. Tanpa banyak bicara, Kyuhyun semakin mempercepat tusukannya, berulang kali dan ditempat yang sama, membuat vibrator yang ada dihole Yesung berhasil menyentuh titik kenikmatan.

“AAHHHH~ KYUHHH~ THERE~

“Uhhh~ Baby~ Akuh~ sukaah~ Oohh~”

“KYUHH~ DEEPER~ PPALIII~” tusukan Kyuhyun tidak terkendali, sangat cepat hingga terkadang kepala Yesung membentur kepala ranjang. “AAHH~”

“Hnggg~ Urhmm~” suara decitan ranjang terdengar, ruangan berAC itu tidak lagi terasa dingin, tubuh mereka mengeluarkan cairan panas. Desahan-desahan dari keduanya terus terdengar. “OHHH~ Aku keluar Baby~ Urhmmm~”

“AAAHHHH KYUUHH!!!” Kyuhyun terus mengocok cepat junior Yesung dan dengan dua tusukan terakhir, mereka berhasil mengeluarkannya bersama-sama.

Bugh.

Tubuh Yesung tumbang kebawah dengan junior Kyuhyun yang masih tertanam didalamnya. Cairan sperma milik Kyuhyun memenuhi hole itu hingga meluber keluar. Mereka berdua terlihat  masih menetralkan pernafasan mereka. Tangan Kyuhyun mulai bergerak untuk mengambil vibrator yang ada dihole Yesung. “Argh!!” eluhan Yesung terdengar bersamaan dengan vibrator yang keluar dari holenya.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya disamping Yesung, membuka penutup mata yang daritadi menutupi mata Yesung. Ia mengecup kedua mata Yesung bergantian lalu berpindah kebibir tipis yang sangat mencanduinya. “Kyu.”

“Mianhae aku berbuat kasar,” ujarnya. Yesung hanya tersenyum lalu lebih menenggelamkan tubuhnya didada Kyuhyun, merasakan pelukan hangat dari orang yang ia cintai.

-CCC-

“Setelah kejadian itu, aku selalu berusaha menghubungi Kyuhyun, tapi panggilanku selalu ditolak olehnya. Dan saat Dokter mengatakan bahwa aku hamil, aku berusaha keras untuk menemuinya, meminta pertanggung jawaban kepadanya, namun lagi-lagi ia seperti seorang presiden yang sulit sekali ditemui.” Terang Yesung panjang lebar dengan sesekali mengusap wajahnya frustasi.

Yunho menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, sedangkan Jae hanya bisa diam dan terus mendengarkan cerita dari Yesung. “Aku benar-benar tidak bisa percaya Kyuhyun melakukan hal sekotor ini!!” Yunho mengepalkan tangannya kuat-kuat.

“Sabar Sayang.” Jae mengelus pundak Yunho untuk menenangkan suaminya yang mulai emosi.

“Lalalalala~ Aku pulang Mom, Dad. Lalalala~” terdengar senandung merdu dari suara yang dikenal oleh Yesung, ia semakin menunduk. Sedangkan Yunho bergerak dari kursinya.

“Berhenti Kyuhyun-ah!!”

“Hng?” spontan Kyuhyun menghentikan langkahnya dan menatap sang Appa. “Wae Dad?” tanyanya enteng.

PLAK!!

“Argh!” tangan kekar itu menampar kuat pipi Kyuhyun hingga memerah. “Dad!! Kenapa kau menamparku, huh? Apa yang sudah aku lakukan?”

“TANYAKAN PADA DIRIMU APA YANG SUDAH KAU LAKUKAN PADANYA!!!” Bentak Yunho dengan menunjuk kearah Yesung. Kyuhyun mengernyitkan dahinya lalu menatap kearah yang ditunjuk oleh Yunho.

Wajah Kyuhyun langsung terlihat sangat datar, tidak ada senyum yang tadinya terlihat. “KATAKAN!! BENAR KAU SUDAH MENGHAMILINYA?”

“MWO? Menghamili?” nada suara Kyuhyun tak kalah tinggi. “Bwahahahahahahahahaha!! Lelucon apa ini, hah? Siapa yang mengatakan aku menghamilinya Dad? Bahkan aku tidak mengenalnya!!” ujarnya sinis dengan menatap sosok Yesung.

“Kyu,” Yesung tidak percaya Kyuhyun mengatakan hal seperti itu. “Kyu, ini anakmu!! Aku hamil!! Aku benar-benar hamil!!” seru Yesung dengan berdiri dari tempat duduknya. Disusul Kangin, Leeteuk dan juga Jaejoong.

BULLSHIT!! Tidak mungkin ada seorang namja yang hamil!! Dan jangan pernah mengatakan bahwa aku menghamilimu, karena aku tidak mengenalmu!!”

“KYUHYUN-AH!!” Bentak Yunho lagi. “JANGAN BERBOHONG!! KATAKAN YANG SEBENARNYA!!”

Dad!! Aku tidak berbohong, aku tidak mengenalnya, aku hanya tau dia adalah seorang namja penjual diri. Dan kalaupun dia hamil,  aku yakin anak yang ada didalam kandungannya bukan anakku!! Dia suka bergonta ganti pasangan Dad, jadi tanyakan saja padanya, SUDAH BERAPA NAMJA YANG TIDUR DENGANNYA!!”

PLAK!!

Kali ini tanpa diduga, Yesung yang entah sejak kapan sudah berada didepan Kyuhyun menamparnya kuat-kuat. “Aku tidak menyangka kau berkata seperti itu Kyu, Apa kau tidak ingat 2 bulan yang lalu kita pergi ke villa keluargamu dan kau menyetubuhiku? Apa kau tidak ingat bahwa selama 4 bulan terakhir kau mengatakan mencintaiku? Apa kau tidak ingat BAHWA KITA BERPACARAN!! APA KAU TIDAK INGAT!!!” Jerit Yesung dengan menahan airmata yang sudah ingin turun.

Kyuhyun menunduk, apa yang dikatakan Yesung semuanya benar, ia memang mengatakan Cinta kepada Yesung, ia memang sedang berpacaran dengan Yesung, tapi semua itu ia lakukan untuk pelampiasan.

“Apa benar yang dikatakan Yesung? Lalu bagaimana dengan Sungmin? Mengapa kau malah mau bertunangan dengannya minggu depan, hah?” suara Yunho mulai melemah.

“Aku mencintai Sungmin Dad, dan aku akan tetap bertunangan dengannya.”

BUGH!!

BRAAK!!

Tubuh Kyuhyun terlempar saat Kangin memukul wajah Kyuhyun hingga terpental jauh. “Kyunnie!!” Jaejoong berlari menghampiri anaknya.

“KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB BRENGSEK!! KAU YANG SUDAH MENGHAMILI ANAKKU!!”

“Ada apa ini?” sebuah suara tenang membuat ruangan yang diselimuti emosi itu sedikit terkendali. “Dad, Mom, Kyuhyun-ah!!” namja tampan yang menenteng tas kerjanya berlari menghampiri Kyuhyun dan Jaejoong. “Kau baik-baik saja?”

“Siwon~”

Mom ada apa? kenapa Mom menangis?” tanya Siwon dengan menghapus airmata yang turun dari mata indah Jaejoong.

“DONGSAENGMU ITU SUDAH MENGHAMILI ANAKKU!!”

DEG!!

Siwon terpaku mendengar suara itu, ia menoleh dan melihat namja manis yang sudah terisak dengan menundukkan wajahnya berdiri disamping sang Appa. “Yesungie?”

“Siwon? Kau mengenalnya?” tanya Jaejoong.

“N-ne Mom, dia-“

“Awas!!!” Kyuhyun dengan kasar mendorong tubuh Jae dan Siwon untuk menjauh darinya, ia berlari meninggalkan tempat itu untuk masuk kedalam kamarnya.

“KYUHYUN-AH!!”

“Apa yang sebenarnya terjadi Dad?” Siwon bingung dengan semua ini, mengapa semuanya tiba-tiba kacau. Tapi tak lama setelah itu, Yunhopun mulai menceritakan kronologinya.

“Bagaimana menurutmu Siwon?” namja berdimple smile itu mengusap kasar wajahnya dengan hembusan nafas yang berat.

“Mau tidak mau Kyuhyun harus bertanggung jawab Mom, Dad. Ini semua kesalahan Kyuhyun.”

“Apa kau yakin Kyuhyun melakukan semua ini? Apa semua yang dikatakan Kyuhyun adalah bohong?”  tanya Yunho meyakinkan.

“Ne, yang aku tau memang beberapa bulan yang lalu, aku selalu melihat Yesung dan Kyuhyun jalan dan bermesraan berdua. Dia berbohong jika mengatakan tidak mengenal Yesung, dan dia sangat berbohong jika mengatakan bahwa Yesung adalah namja penjual diri.”

“Siwon.” Lirih Yesung dengan menatap senduh kearah Siwon.

“Aku mengenal Yesung Mom, dia adalah namja yang sangat baik, jujur dulu aku pernah menyukainya, tapi ternyata dia lebih menyukai Kyuhyun.”

“Mianhae.”

“Tidak perlu meminta maaf Yesungie, itu pilihanmu.” Siwon tersenyum manis, menutupi luka yang masih menganga dihatinya. “Aku akan berbicara dengan Kyuhyun.” Lanjut Siwon dengan berdiri dari sofa.

“Wonnie~”

“Ne, Mom?”

“Tanpa kekerasan, jebal!!”

Siwon tersenyum, “Jika memungkinkan.” Iapun meninggalkan tempat itu dengan raut wajah yang terlihat sangat dingin.

.

::Loving_You_is_like_Breathing::

.

BRAK!!

Siwon membuka pintu kamar Kyuhyun dengan sangat keras, hingga pintu berwarna putih itu membentur dinding yang ada dibelakangnya. Terlihat namja dengan wajah yang lebam tengah memainkan PSPnya diranjang tidur. “Kyu!!”

Siwon berjalan mendekat dan berdiri tepat disisi Kyuhyun. “Kyuhyun-ah!!”

“…………….” serasa berbicara dengan angin, namja berambut hazzel itu tidak menghiraukan panggilan dari Hyungnya.

SREET!!

“Hng!!” Kyuhyun menggigiti bibirnya dengan menatap kearah lain saat PSP yang tadinya ada ditangannya direbut paksa oleh Siwon.

“Kyu-ah, kita bicara baik-baik!!”

“Kembalikan PSPku Hyung.”

“Kyu-ah dengarkan aku!!”

“Aku bilang kembalikan PSPku Hyung!!”

“Kau-“

“KEMBALIKAN BODOH!!”

BRAAAK!!

Pyaarrr~

“Aku kembalikan bukan?” Siwon tersulut emosi, terlihat dari obsidiannya yang semakin menajam, ia membanting PSP kesayangan Kyuhyun kelantai hingga hancur berkeping-keping. Iris caramel Kyuhyun menatap benci kearah namja yang ada disampingnya.

Ia terkekeh lalu berdiri, menyetarakan posisinya dengan Siwon. “Apa maumu Hyung, kau benar-benar ingin kuhajar, hah?”

“Kau ingin menghajarku? Kajja lakukan? Karena setelah itu kau akan kubunuh!!”

“Hah!! Sangat konyol, seorang Malaikat seperti Cho Siwon akan membunuh seorang iblis seperti Cho Kyuhyun? Itu tidak mungkin terjadi!!” ujarnya enteng dengan melipat kedua tangannya didepan dada.

“Kau harus menikah dengan Yesungie!!”

“Apa? dapat kau ulangi lagi apa yang kau katakan barusan?”

“Aku bilang… kau harus menikah dengan Yesungie!!” Ucapnya lagi dengan penuh penekanan.

“Bwahahahahahahaa!!! Kau percaya dengan apa yang namja bodoh itu katakan? Tidak ada bukti yang menyatakan bahwa aku menghamilinya Hyung!!”

“……………” Siwon lebih memilih diam dan mendengarkan.

“Dia kesini dengan membawa surat keterangan dari Dokterpun tidak menjamin bahwa janin yang ada dirahimnya adalah anakku, aku yakin bahwa tidak satu dua kali dia melakukan semua itu dengan seorang namja, dia pasti-“

PLAK!!

Lagi-lagi tamparan keras Kyuhyun rasakan, dan kali ini Hyungnya sendiri yang menamparnya. “Aku mengenal Yesungie, dia bukan namja yang seperti itu Kyuhyun-ah!! Harusnya kau bangga karena ada seorang namja yang sangat mencintaimu. Namja yang berbeda dari namja-namja lainnya.”

“Hah!! Kau sudah dibutakan olehnya Hyung, aku tidak akan mau menikah dengannya!! Aku akan tetap bertunangan dengan Sungmin Hyung, toh tidak ada bukti yang membuktikan semuanya!! Aku tidak percaya walau ada surat seperti itu.”

“Kau butuh bukti? Akan kutunjukkan buktinya!!” Siwon mengambil sebuah tablet yang ada ditas yang masih ia bawa lalu menunjukkan sesuatu kepada Kyuhyun.

Kyuhyun membelalakkan matanya sempurna, ia menatap takut kearah Siwon lalu fokus lagi dengan Video yang terputar di tablet Siwon. “Kau kira aku tidak tau? Aku tidak sebodoh yang kau kira Cho Kyuhyun!! Aku sudah menyuruh beberapa orang untuk terus memantaumu, dan benar bukan video itu adalah videomu? Aku bisa mengatakan kepada polisi bahwa kau memperkosa Yesung!!”

Glup!!

Benar, bisa dikatakan saat itu Kyuhyun memaksa Yesung untuk melakukan hubungan intim dengan cara yang kasar dan juga menyakitkan untuk Yesung. “Menikah atau aku akan menyerahkan video itu kepada polisi, kau akan masuk penjara dan keluar dari keluarga Cho. Pikirkan itu Kyuhyun-ah!!” Ancam Siwon lalu mengambil tabletnya kembali, membanting pintu dengan sangat keras.

“ARGHHHH!!!!” Kyuhyun menjerit frustasi, ia membanting barang-barang yang ada dikamarnya. “Cho Siwon sialan!! Kau mengancamku!!” ia berkacak pinggang dengan terus menggertakkan rahangnya. “Siaaaaalll!! Mau tidak mau aku harus menikah dengannya!! Aku tidak mau masuk penjara dan keluar dari keluarga ini, tidak mau dan tidak akan pernah mau!!”

Dear Minnie Hyung Chagi..

Mianhae, aku harus membatalkan pertunangan kita, Daddy menyuruhku untuk meneruskan study S2 ku di Inggris. Dan itu artinya aku akan tinggal lama disana. Mianhae karena aku harus meninggalkanmu, tolong lupakan aku dan carilah seseorang untuk mendampingimu Chagi, karena aku tidak mungkin lagi bersamamu.

Daddy juga menjodohkanku dengan seorang yeoja pilihan Daddy, kumohon maafkan aku Minnie Hyung, aku tau aku bersalah. Jujur aku sangat mencintaimu, namun aku tidak bisa berbuat banyak jika mereka terus memojokkanku. Kumohon maafkan aku.

Selamanya akan mencintaimu..

Cho Kyuhyun.

.

::Loving_You_is_like_Breathing::

.

::JEJU ISLAND::

3 bulan berlalu semenjak pernikahan tertutup Kyuhyun dan juga Yesung. Mereka dipindahkan kerumah Kyuhyun yang berada di Jeju. Namun pernikahan idaman yang diimpikan Yesung tidak sesuai keinginan.

Kyuhyun selalu mengacuhkannya, selalu bersikap kasar padanya, bahkan bisa dibilang Kyuhyun tidak bisa menjadi seorang suami yang Yesung inginkan.

“Kyu, ayo bangun!!” Yesung mengusap halus surai hazzel milik namja yang masih menutup matanya tersebut. Ia tidak membalas perlakuan kasar yang Kyuhyun berikan padanya, jujur ia sangat mencintai Kyuhyun walau ia sadar Kyuhyun tidak mencintainya.

“Kyunnie~ ayo bangun ini sudah pagi.” Iris caramel itu terbuka sedikit demi sedikit, dan saat merasakan sebuah tangan mengusap rambutnya, dengan kasar ia menepis tangan itu dan mendorong tubuh Yesung untuk tidak mendekatinya. “Ah!!” tubuh Yesung terdorong kebelakang, beruntung ia masih bisa menyeimbangkan tubuhnya.

“Untuk apa kau masuk kekamarku? Cepat keluar!!” bentaknya dengan bangkit dari tidurnya.

“A-aku hanya ingin membangunkanmu, ini sudah pagi, makanan sudah siap diatas meja.”

“Jangan berpura-pura baik kepadaku, cepat keluar!!” Yesung menunduk, ia tersenyum tipis dan mengangguk.

“Baiklah, aku tunggu dimeja makan. Cepatlah mandi.” Ujarnya lembut.

“Jangan mengaturku!!” kasar. itulah yang Yesung rasakan selama ini, Kyuhyun yang ia kenal dulu tidak ada lagi, terkadang Yesung menangis jika merasakan sakit didadanya. kenapa ia harus mencintai seorang namja yang tidak mencintainya? Kenapa ia harus mencintai namja yang selalu bersikap kasar padanya?

Hampir 3 jam Yesung duduk dimeja makan sendirian, ia terus menatap jam dinding yang terus berdetak tanpa henti.  Ia memegangi perutnya yang sudah terasa sangat lapar, tapi Yesung tidak mau mengambil sesuap makanan terlebih dahulu sebelum Kyuhyun datang dan duduk dimeja makan bersamanya. “Sabar Baby, setelah ini kita akan makan. Kita tunggu Daddy dulu ne!!” Lirih Yesung dengan mengusap halus perutnya.

Tidak satu dua kali Yesung diabaikan sepertinya, tapi setiap hari. Setiap hari setelah ia menikah dengan Kyuhyun.

Cklek.

Yesung tersenyum dan bangkit dari kursinya saat sosok Kyuhyun terlihat berjalan menghampirinya. “Kyu, kau sudah selesai? Kajja kita makan!!” Ajak Yesung. Kyuhyunpun duduk dimeja makan tanpa menghiraukan Yesung.

“Makanan apa ini??”

PRAANG!!

Kyuhyun menarik celemek yang menutupi meja itu, hingga seluruh makanan yang ada diatas meja terjatuh kelantai. Yesung memejamkan matanya kuat-kuat mendengar kegaduhan dari gelas dan piring yang berjatuhan.

“MAKANAN SAMPAH!! AKU AKAN MAKAN DILUAR!! HABISKAN SEMUA MAKANANMU INI!! AKU TIDAK AKAN MAU MENYENTUHNYA!!”

BRAAK!!

Kyuhyun berjalan meninggalkan Yesung yang masih menunduk. Terlihat seluruh makanan tercecer dilantai. Yesung menggigit bibir bawahnya lalu memunguti satu persatu pecahan gelas dan kaca yang bertebaran dilantai. “Tuan muda Yesung. Biar saya saja yang membersihkannya.” Seorang maid berlari menghampiri Yesung untuk membantu namja yang tengah memunguti sisa-sisa pecahan piring dan gelas tersebut.

“Mianhae Ahjumma, ini salahku.” ujar Yesung lirih, menahan getaran dan isak tangis yang ingin keluar.

“Aniya Tuan muda, ini bukan salah Tuan muda, sebaiknya Tuan muda beristirahat dan saya akan membuatkan makanan untuk Tuan.” Jawab sang maid dengan masih membantu Yesung.

“Tidak perlu, aku-argh!!” Yesung melenguh kesakitan dengan meremas kuat perutnya. “Argh!!”

“Tuan muda kenapa???”

“S-sakit!! argh!!”

“Tuan muda Yesung, anda tidak apa-apa? Tuan muda!!”

“Argghhhhh!!”

Bugh.

Tubuh Yesung roboh, tidak kuat menahan kesakitan yang mendera perutnya. Beruntung maid yang sedang bersama Yesung dengan sigap menerima tubuh Yesung yang sudah tidak sadarkan diri. “TOLOOOONG!!!”

.

“Hmmm!!” helaan nafas dari seorang Dokter membuat Yesung mengernyitkan dahinya. Yesung bangkit dari tidurnya dan bersandar pada kepala ranjang.

“Ada apa Hyung? Semua baik-baik saja bukan?” namja cantik dengan mata kucing itu masih menghela nafas panjang lalu duduk diranjang yang sama dengan Yesung.

“Berapa hari kau tidak makan?”

Yesung tercengang. “A-apa?”

“Katakan Yesungie, berapa hari kau tidak makan?”

Yesung menundukkan kepalanya. “S-satu.”

“Apa Kyuhyun bersikap kasar kepadamu? Apa dia tidak memperbolehkanmu makan?” Yesung menggeleng dengan kuat. “Lalu mengapa kau sampai telat makan, huh? Kau tau, janinmu kekurangan nutrisi dan vitamin, jika terus seperti ini kau bisa kehilangan janinmu, kau paham!!”

Manik kelam Yesung menatap fokus kearah Namja yang terlihat emosi tersebut. Takut, ia takut jika kehilangan janinnya, namun ia juga tidak bisa makan jika Kyuhyun tidak mau makan bersamanya. “Dimana Kyuhyun sekarang?”

“Heechul Hyung, kumohon!! Ini semua bukan salah Kyuhyun, ini salahku.”

“Jangan berbohong!!”

“Aniya, aku tidak berbohong, sungguh!!” Heechul hanya bisa menggelengkan kepalanya, bagaimana bisa Yesung masih menutupi kesalahan Kyuhyun yang jelas-jelas sudah sangat menyiksanya. Ia memaksa Yesungpun percuma karena Yesung tidak akan pernah mau jika suaminya tersebut disalahkan.

“Kenapa kau masih sangat mencintainya hah? Jelas-jelas kau tau jika dia tidak mencintaimu.” Heechul, adalah seorang Dokter yang juga teman dari Yesung di Jeju. Ia sangat memahami siapa Kyuhyun dan siapa Yesung, ia sempat menolak saat Yesung dan Kyuhyun menikah, namun apapun alasannya, ia bukanlah siapa-siapa.

Ia tidak bisa menentang pernikahan itu. dan pada akhirnya, inilah yang terjadi. luka.. luka yang Heechul lihat didiri Yesung. Yesung kembali menunduk, tersenyum dan mengusap halus perutnya. “Karena anak diperut ini adalah anak Kyuhyun, Hyung. Aku sangat mencintainya sama seperti aku mencintai Kyuhyun.”

“Kau gila Yesungie!!” Yesung tersenyum, tidak menanggapi ucapan Heechul. “Aku tidak bisa berbuat banyak, kau terlalu keras kepala.”

“Ne, itulah aku!!” Yesung menatap Heechul dan meraih tangan namja cantik itu. “Hyung, biarkan aku menjalani semua ini tanpa ada orang yang tau, hanya kau yang tau bagaimana sikap Kyuhyun selama ini padaku. Aku akan berusaha membuat Kyuhyun mencintaiku sampai kapanpun.”

Heechul merekuh tubuh Yesung, memeluknya dengan sangat erat. “Percayalah takdir Yesungie, takdir yang aku percaya akan membawamu kedalam kebahagiaan kelak. Aku akan terus berada disampingmu jika kau membutuhkanku.”

“Arrayo Hyung, gomawo.”

.

::Loving_You_is_like_Breathing::

.

Namja bersurai hazzel dengan gardigan yang melekat ditubuhnya itu tampak tergesa-gesa memasuki rumahnya, ia menghampiri seorang maid yang tengah membersihkan meja makan. “Ahjumma, untuk apa kau menelponku?” tandas Kyuhyun yang langsung menghentikan aktifitas yeoja paruh baya tersebut.

“Tuan muda Kyuhyun, mianhae. Saya menelpon karena tadi Tuan muda Yesung pingsan.”

“Mwo?” pekiknya, lalu semenit kemudian ia terkekeh. “Kau menelponku karena namja bodoh itu pingsan? Kau gila hah!!” kekehan Kyuhyun berubah menjadi kilatan emosi.

“Mianhae Tuan muda, tapi saya tidak tau harus menelpon siapa selain Heechul-ssi, Dokter Tuan muda Yesung dan anda Tuan.” Kyuhyun kembali terkekeh lalu melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu.

Tapi tak jauh darinya berdiri, Kyuhyun kembali memutar tubuhnya menatap maid yang tengah menunduk itu. “Aku peringatkan padamu!! Jangan pernah memberitahuku jika terjadi sesuatu pada namja bodoh itu, karena aku sama sekali tidak tertarik dan tidak peduli dengannya. Jika kau masih ingin bekerja disini, ku harap kau menuruti apa kataku!! Kau paham!!”

Terlihat bahu yeoja itu bergetar karena takut, ia membungkukkan badannya. “N-ne Tuan Muda.”

.

“Ahjumma, apa Kyuhyun sudah pulang?” tanya Yesung kepada maidnya yang membawakan segelas susu hangat dan juga vitamin kekamarnya.

“Sudah Tuan muda.”

“Apa dia dikamar?”

“Ne.” Yesung tersenyum lalu menyibakkan selimutnya. “Tuan muda mau kemana?” Yeoja paruh baya itu terlihat cemas saat Yesung berusaha untuk bangkit dari ranjang tidurnya.

“Aku mau menemui Kyuhyun, aku harus menyiapkan makanan untuk dia ahjumma, ini tugasku. Dia pasti belum makan malam.” Sergah Yesung dengan terus memaksakan tubuhnya yang masih terasa lemas untuk keluar dari kamarnya.

“Tapi Tuan muda-“

“Gwaenchana!! Kau tidak perlu cemas!!” sahut Yesung meninggalkan yeoja yang ada dikamarnya. Ia berjalan menuju kekamar Kyuhyun yang ada disudut rumah mewah itu, dengan nampan berisi sepiring makanan serta coffee hangat untuk suaminya.

Tok.. Tok.. Tok..

Dengan wajah yang dibuat secerah mungkin disamping menahan kesakitan yang mendera tubuhnya, Yesung terus menampakkan senyumannya. Hingga tak lama kemudian, pintu berwarna coklat itu terbuka. Menampakkan seorang namja berwajah putih pucat tengah menatapnya datar, rambutnya acak-acakkan, serta kemeja yang ia gunakan sedikit terbuka.

“Untuk apa kau kesini?” Kyuhyun tidak tersenyum, sungguh apa yang terlihat saat ini sangat membuat Yesung sedih, namun Yesung berakting, seolah-olah Kyuhyun tersenyum kearahnya, senyuman indah yang dulu ia lihat dibibir Kyuhyun.

“Kau pasti belum makan, aku bawakan makan malam untukmu Kyu.” Ujar Yesung dengan menyodorkan nampan yang ia bawa. Kyuhyun tidak menyahut, ia malah melipat kedua tangannya didepan dada. Kyuhyun berseringai sambil menyandarkan tubuhnya kedinding. “Ini ambillah Kyu-“

“Chagi~ kau lama sekali, hmm?”

Glup.

Tubuh Yesung kaku saat mendengar suara rengekan manja dari seorang yeoja. “Ne Chagiya, gidariseyo!!” jawab Kyuhyun dengan tenangnya. Suara yeoja itu berasal dari dalam kamar Kyuhyun.

Yesung membatu, tangannya bergetar, hatinya perih saat itu juga. Sesak. “K-kyu s-suara s-siapa itu?”

“Kau mau tau, hm?” tantang Kyuhyun. “Lihatlah!!” Tangan kekar Kyuhyun menarik tubuh Yesung untuk sedikit masuk kedalam kamarnya. Mata Yesung membulat ketika melihat seorang yeoja tengah tidur diranjang king size milik Kyuhyun hanya dengan menggunakan pakaian dalam. “See? Bahkan dia lebih indah daripada kau namja bodoh!!” Kyuhyun lantas mendorong tubuh Yesung untuk kembali keluar dari kamarnya.

BLAM.

Pintu itu tertutup dengan sangat keras, menyisahkan Yesung yang masih menatap miris pintu itu. hatinya kembali terluka dan kali ini amat sangat terluka. Bagaimana bisa ia membiarkan seorang yeoja masuk kedalam kamar suaminya. Bahkan Yesungpun belum pernah sekalipun tidur diranjang yang sama dengan Kyuhyun selama ia menikah.

Liquid kesakitan meluncur satu demi satu dari manik kelam milik Yesung, ia menunduk, tidak membiarkan satu isakan lolos dari bibirnya, kedua tangannya masih mencoba untuk kuat membawa nampan berisi makanan tersebut. Walau sejujurnya ia sudah tidak kuat lagi.

Mommy kuat, sungguh Mommy kuat Baby, Mommy mohon jangan menangis, jangan membenci Daddymu. sebenarnya Daddymu sangat mencintai kita, namun untuk saat ini dia hanya ingin sendiri dulu. Mommy mohon jangan ikut merasakan sakit seperti yang Mommy rasakan. Mommy masih kuat menahan semuanya, masih sangat kuat.’

.

::Loving_You_is_like_Breathing::

.

Ia tidak tidur, membiarkan tubuhnya semakin lemah. Lingkaran hitam terlihat dimatanya, tatapannya hanya terus fokus kearah luar jendela yang ia lihat dari kamar tempat ia tidur. Berkali-kali hembusan nafas terdengar dari bibirnya, sangat menyakitkan saat malam tadi ia mendengar suara desahan-desahan nista dari kamar Kyuhyun, yang memang kamarnya tidak jauh dari kamar utama yang Yesung tempati.

Yesung tidak menutup telinganya, ia membiarkan suara itu terdengar jelas, sangat jelas. Hampir 3 jam Yesung tidak beranjak dari kamarnya, bahkan untuk sekedar mengubah posisi duduknya saja ia tidak melakukannya.

Cklek.

Hingga suara pintu yang terbuka membuatnya menoleh, ia sedikit terkejut saat mendapati seseorang yang masuk kedalam kamarnya.

.

Siapa namja yang masuk kedalam kamar Yesung? Apakah Yesung akan berhasil membuat Kyuhyun menerima bayi yang ada dirahimnya? Ataukah pengorbanan Yesung selama ini akan sia-sia?

.

.

T.B.C

.

.

Otthae??? Author datang dengan new FF KYU-SUNG again -_- bosan ya? *reader : iya tor #slap .. ini request’an dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya dan juga elfcloudRani… hahaha..

Semoga tidak kecewa ne ^^ author sudah berusaha keras dan hasilnya jadi awut-awutan seperti ini ^^

Gomawo and leave a comment jebal ^^

132 comments on “Loving You is like Breathing – Chap 1 of 2 `END`

  1. yakkkk Cho KYuhyun ,,,
    apa2 kau eoh ?????????
    seteLah kau meLakukannya ,,
    KAu tak MAu mengakuinya ,,

    ish ,, KAu mau MAti ditangan Clouds? Kau mau CLouds meLemparimu dengan PSP hm ??????*ya jdi gue yg stress gegara Yesung Tersiksa*

    aishh KYu ,,Bersikap baik LAh KAu pada IStri MAnis Muh Itu …….

  2. urrie Yesung selalu aja
    dibuang sengsara
    kalo di couple in sm si iblis KYU….
    but…

    they are the real couple who I like…..!!!!!!!

    oottohkee.!!!!!

  3. Yak! Cho evil, jahat kali kau pada mommyku #getokkyupil
    .
    Mommy kau pindah kehati daddy aja #kedipkedipmata
    .
    .
    Langsung tancap gas ke chap 2 kkk~😄

  4. Yak! Cho evil, jahat kali kau pada mommyku eoh #getokkyupil
    .
    Mommy kau pindah kehati wonnie daddy aja #kedipkedipmata
    .
    .
    Langsung tancap gas ke chap 2 kkk~😄

  5. annyeong eonnie…*lambai lambai* hehhrhe

    tck…sudah berapa ama ini ff aku bstu baca sekarang..mianhae^^

    KYAAAA..APA-APAAN KAU EVIL CHO??? *tendang kyu*

    beraninya menyakiti Yesungie….
    kasihan Yesung nya ㅠ.ㅠ

  6. Jahat sekali kau Kyuh,, tidak menyangka kyuhyun seperti itu,, Mau kahh kalau dirimu di jejelin sepatu sama Clouds,, tidak mau bertanggung jawab eoh??

  7. Gpapa kok min^^ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ bgus aku sukaa…

    Tetep (ง’̀⌣’́)ง semangat yaa min, lanjutin ff nya hehe..

    Annyeong!

  8. huwaaa..aku ketinggalan😦
    baru baca… yahh oen ni epep nyesekk bikin hatiku bergetar nahan sakit yg dirasain momye #cek ileh lebayyy
    disini yg bikin nyesek cz si jyu cuma mainin encung.. appa tunggu karmanya #plakk
    okk lanjut bca chap selanjutnya😀
    yuhuuuu..kyusung i’m coming hehheh

  9. annyeong eonnie…^^
    aku reader baru…
    salam kenal…:)
    pas nemu ni ff langsung baca…
    huwwaaa. . . . .
    cerita.a sedih banget…
    kenapa kyu jahat bgt ma yesungie…
    lanjutin ff nya eon…^^
    gak sabar nunggu chap berikut.a . . . .
    #gomawo

  10. YAK!!! kenapa KAU jhat bnget EVILKYU hwee gk rela jg kal0 yemom truz d siksa
    *narik paksa yemom k kmar siwon.mian thor baru nemu nih ff sumpah nyeseek bngt
    chap 2 mana manaaaa
    aq dataaang*plaak enak ja l0e bilang nemu ff gue,gue gk prnah buang tw *0.0″

  11. Rasanya pengen banget narik kyu, bawa dia keatas menara effil, trus dorong deh tuh si kyupil dari atas,, biar terjun bebas,, dan hancur berantakan *dibunuhsparkyu

    Yesungie harus kuat ne…

    next

  12. Whoa……panas. Nc nya panas!!! Kyu….kau mau kurajam huh..Dasar tak bertanggung jawab. Huks, nyesek. Mending Kyusung cerai trus yesung kawin ama siwon aja. Pasti siwon mau tuh :p

  13. annnyeong chingu..
    aq reader baru di rmh anda ini…
    hufftt kyu nya jahat bnget yaa.. haaahh.. siapa yg masuk k’kmr nya yesung oppa… siwon kh… pngen liat kyu oppa nyesel udh menelantr kn yesung oppa…

  14. Kasian yesung,udah gak mau d’angep sma kyuhyun,d’siksa,msih aja cinta
    kyuhyun jahat
    makasi ffnya
    kenalkan aku reader baru

  15. Unnie! /lambai tangan/ aku paling suka deh ff di blog ini. Menyayat hati banget ceritanya, apalagi ada yesung oppa kyaaaa! Paling suka deh kalo baca ff kyusung trus yesungnya ditindas /plaak/ padahal aku clouds/ ini blog favorite aku!!

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s