Serenade of the Endless Love – Chap 3[END]

Chap 3 of 3

Main Cast : Ye-Won / Won-Ye slight Kyu-Sung

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance dan sedikit angst ._.

Rate : T

Summary : Yesung harus menghadapi kenyataan yang amat menyakitkan untuknya, apakah ia bisa bertahan? Apakah ia akan kembali tersenyum seperti sebelumnya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC, Death chara.

CR : This story special for @Magie_April and all reader ^^. Thanks to tetua a.ka @trias89 for the title ^^

DON’T LIKE DON’T READ!!!

Previous story Chapter 2

.

serenade3

.

Aku hanya ingin memiliki sebuah cinta yang abadi. Aku hanya ingin memiliki seseorang yang mencintaiku selamanya, menjagaku selamanya dan akan merasakan rasa pahit dan manisnya cinta bersamaku, tapi apakah aku akan bisa mendapatkan semua itu? Apakah garis takdir aka menuntunku untuk meraih apa yang aku ingin?

.

“Hng~ oppa mau pulang?” tanya Yeoja itu sambil merapikan rambutnya yang sedikit acak. Yesung hanya mengangguk seraya membalas dengan tersenyum manis. “Apa oppa sudah makan? Bagaimana kalau kita makan dulu oppa?”

“Apa?” Yesung sedikit heran melihat yeoja itu, ia sedikit memiringkan wajahnya lalu tersenyum lagi. “Mianhae Yuri-ah, tapi aku tidak bisa, aku harus cepat pulang.”

“Ne? Tapi ini kan masih jam 9 oppa, kita makan dulu ya, di restaurant depan gedung itu.” Pintanya manja dengan bergelayut dilengan Yesung.

“Hng~ Yuri-ah, jangan seperti ini!!” Yesung mencoba melepaskan tangan yeoja itu dari lengannya pelan, tidak ingin menyakiti sang yeoja.

“Oppa~ ayolah, hanya sebentar~”

“Yuri-“

“Baby.” Baritone lembut yang terdengar dari arah pintu membuat Yesung ataupun Yuri tersentak.

“S-siwon?”

.

Happy reading

.

melihat bahwa namja itu adalah Siwon membuat Yesung langsung menjauhkan tubuhnya dari Yuri. Siwon hanya diam menatap Yesung dan Yuri bergantian. “W-wonnie.” Melihat expresi Siwon yang terlihat mulai kesal membuat Yesung berlari menghampirinya. “Wonnie ayo pulang!!” ajaknya tanpa memperdulikan Yuri yang masih mematung menatapnya.

“Apa yang dia lakukan padamu?” Yesung yang sedang bergelayut ditangan Siwon langsung menatap namja tampan itu.

“Dia mau mengajakku makan malam Wonnie, tapi tunggu!! Kenapa kau ada disini? Bukankah aku sudah memintamu untuk tetap beristirahat di apartemen, eh?” Yesung menghentikan langkahnya, diikuti oleh Siwon.

“Aku ingin menjemputmu, memang tidak boleh, huh?”

“Aniya, aku tidak mengatakan seperti itu bukan?” Yesung mengerucutkan bibirnya , melipat kedua tangannya didepan dada lalu menatap kearah lain. Sejenak Siwon tersenyum lalu meraih dagu Yesung.

“Aku merindukanmu baby.”

“Hng?” Yesung sedikit heran dengan sikap Siwon akhir-akhir ini, entah apa yang dirasakan Yesung, seperti akan ada sesuatu yang terjadi setelah ini. Tapi Yesung selalu menepis pikiran buruknya tentang hal itu. “I miss you too Siwonnie.”

Lagi-lagi Siwon tersenyum lalu mengikis jarak diantara mereka, Siwon mendaratkan ciumannya tepat dibibir Yesung, melumatnya pelan tidak peduli dengan bulir-bulir salju yang sudah turun sejak beberapa bulan yang lalu. Ciuman mereka semakin menuntut hingga Yesung mulai melingkarkan tangannya dileher Siwon, sedangkan tangan kanan Siwon menekan tengkuk leher Yesung.

Tangan kirinya memeluk pinggang Yesung. Keduanya sangat menikmati ciuman itu, terkadang kepala mereka saling berpindah dari kanan kekiri untuk lebih memperdalam ciuman mereka. Tapi seketika ciuman lembut itu berubah menjadi ciuman yang meyakitkan. Mata Yesung yang tadinya menutup akhirnya terbuka saat merasakan sesuatu yang basah menyentuh wajahnya.

Dan kali ini Yesung hanya bisa mematung, tidak membalas ciuman Siwon. Ia terus membiarkan Siwon yang masih melumat bibirnya dengan sebuah cairan yang meluncur dari kedua matanya yang masih tertutup. Siwon menangis, entah apa yang sedang ia pikirkan, tiba-tiba Yesung merasakan sesak didadanya, melihat Siwon menangis membuatnya sakit.

Lama mereka dalam posisi itu hingga akhirnya Siwon melepaskan ciuman mereka, menghapus saliva yang ada disekitar bibir Yesung. “Mianhae Baby.” Ujarnya dengan terkekeh.

“Apa aku bersalah?” tanya Yesung dengan masih tidak bereaksi dalam langkahnya.

“Hng? Bersalah? Apa yang terjadi?”

“Katakan!! Apa aku bersalah Siwon? Apa aku membuatmu menangis? Apa aku menyakitimu?” tanyanya berbondong-bondong. Sedangkan Siwon hanya menunduk, tersenyum hingga akhirnya ia memutuskan untuk memeluk tubuh Yesung. “Katakan Siwon!!”

“Aku tidak apa-apa baby, aku hanya sangat merindukanmu.” Jawabnya lalu melepaskan pelukannya. “Ayo kita jalan-jalan!!” Siwon menarik tangan Yesung untuk segera meninggalkan tempat itu, tapi lagi-lagi Yesung menahannya. “Baby~

“Katakan Siwon!! Jangan membuatku takut, apa yang terjadi?”

“Tidak terjadi apa-apa, sungguh!!” Siwon mencoba menenangkan Yesung, ia mengacak rambut Yesung lalu mengecup kening itu cukup lama. “Kajja kita jalan-jalan!!” mendengar kesungguhan dari Siwon membuat Yesung akhirnya mengikuti langkah Siwon.

Mereka sampai disungai han, tempat yang dipilih Siwon untuk menikmati malam bersama orang yang ia cintai. Mereka duduk disebuah bangku yang sedikitnya tertutupi salju tebal. Yesung menyandarkan kepalanya didada Siwon, kedua tangannya bertautan dengan tangan Siwon, menyalurkan rasa hangat untuk keduanya. “Wonnie.”

“Ne?” Siwon membenarkan posisi kepala Yesung lalu mendekap erat tubuh mungil itu.

“Berjanjilah selamanya kau tidak akan meninggalkanku.” Siwon tidak berekspresi, tatapannya datar dengan terus menatap kedepan. Beberapa saat tidak ada suara dari keduanya, hening, sangat hening. “Siwon?” Yesung sedikit mendongakkan kepalanya untuk menatap Siwon, tapi dengan cepat Siwon menarik kepala Yesung untuk kembali ia dekap. “Siwon.”

“Kita kesini untuk menikmati pemandangan bukan? Jadi jangan membicarakan yang lain.”

“Siwon aku-“

“Kau tidak mau aku marah kan baby?”

“Tapi-“

“Sssttt!!” Yesung sedikit menghela nafas berat, antara kesal dan takut. Ia lebih mendekatkan tubuhnya, semakin menenggelamkan kepalanya hingga aroma tubuh Siwon tercium oleh hidungnya, sangat nyaman dan sangat ia sukai.

“Saranghae.”

“Aku lebih mencintaimu Kim Yesung.” Tutur Siwon lalu mengecup puncak kepala Yesung berulang kali. Yesung ingin menangis, perasaannya benar-benar membuatnya kalut.

Siwon tidak pernah seperti ini sebelumnya, lalu apa yang harus ia lakukan? Bahkan Siwon tidak ingin membahas hal lain. Yesung hanya takut kehilangan Siwon, kehilangan orang yang sangat ia cintai akan membuat hidupnya hancur. Siwon adalah satu-satunya semangat hidup yang ia punya, setelah kedua orangtuanya meninggal, hanya Siwon yang ia punya.

.

::-Serenade of the Endless Love-::

.

Setelah hari itu, Yesung benar-benar merasakan ketakutan dihatinya, bukan takut karena penyakit Siwon yang kambuh, bahkan hingga sampai saat ini Siwon tidak pernah mengeluh jika dadanya terasa sakit.

Hanya saja sikap Siwon yang terlalu memanjakan dan terlalu perhatian kepada Yesung membuat namja manis itu takut. Tidak kali ini saja Siwon seperti ini, dulunya Siwon juga selalu perhatian dan memanjakan Yesung, tapi lagi-lagi masalah hati, Yesung selalu merasa tidak tenang setiap Siwon bersikap seperti itu padanya akhir-akhir ini.

Hingga sampai hari itu tiba, hari dimana Yesung dan Kyuhyun akan tampil untuk kali pertama didepan ribuan fans mereka. Pagi-pagi sekali sebelum Siwon terbangun dari tidurnya, Yesung sudah pergi dari apartemen dan hanya memberikan note serta sarapan pagi untuk Siwon.

“Hng~” Siwon bergeliat resah merasakan sinar mentari yang mengenai matanya. sedikit demi sedikit ia membuka matanya dan melihat Yesung sudah tidak ada disampingnya. “Baby.” Siwon bangkit dari ranjangnya, berjalan menuju ruangan lain di apartemen itu, tapi ia hanya menemukan secarik note yang menempel di lemari es dapurnya.

Aku harus menyiapkan konserku nanti malam Wonnie, jadi aku harus berangkat pagi-pagi. Tiket VIP untukmu ada dimeja dekat piring nasi goreng buatanku, itu sarapanmu pagi ini. Jangan lupa mandi, makan, minum obat dan istirahat ne ^^~

Aku akan menunggumu nanti malam, aku berjanji tidak akan mengecewakanmu. Saranghae~

Choi Yesung ^^

Siwon tersenyum lalu melihat sepiring nasi goreng yang dibuat dengan bentuk hati, diatasnya ada sebuah telur yang juga dicetak secara special dengan bentuk wajah Siwon. “Bagaimana bisa aku memakan sarapan buatanmu jika seindah ini baby.” Lirih Siwon dengan terus tersenyum. Siwon tidak tega saat akan memakan nasi goreng buatan Yesung, tidak tega karena tatanan dan bentuk yang terlihat diatas piring benar-benar cantik dan menyerupai dirinya.

Disamping piring terdapat secangkir expresso kesukaannya tidak lupa dengan sepotong waffle serta selembar tiket VIP untuk konser Yesung nanti malam. Ia mengambil handphonenya yang ada dilaci nakas kamarnya, mengetik sebuah pesan untuk Yesung.

Baby!! Apa kau tadi sudah memberiku ciuman? Aish~ kenapa kau tidak membangunkanku dulu, huh? Aku jadi tidak bisa merasakan bibirmu -_-.

Send.

.

Yesung duduk disofa dengan menyandarkan tubuhnya kepunggung sofa, latihan pagi yang cukup melelahkan, ia meneguk air mineral yang ada dimeja hingga tiba-tiba ia melihat handphonenya bergetar diatas meja. ‘Siwon?’ ia tersenyum melihat sebuah pesan dari Siwon. ‘Aish~ dasar pervert!!’ batinnya dengan mengerucutkan bibirnya, ia pun mengetik balasan untuk Siwon.

Sudah pangeranku, aku sudah memberimu ciuman termanis yang kupunya, kau saja yang tidur terlalu nyenyak, uhh!! Aku lelah Wonnie, tapi juga bahagia karena nanti malam aku akan berdiri diatas panggung dengan ribuan pasang mata.

Send.

Sembari menunggu pesannya dibalas oleh Siwon, Yesung memilih untuk melihat-lihat fotonya bersama Siwon yang ada digalery handphonenya. Tidak henti-hentinya ia tersenyum melihat berbagai macam expresi yang ia buat bersama Siwon. Betapa ia sangat mencintai Siwon.

Kibum… kalian pasti bertanya dimana Kibum bukan? Kibum memutuskan untuk pergi dari Korea, memutuskan untuk melupakan Siwon, bukan karena ia menyerah, tapi karena ia berpikir ia terlalu gila jika terus bersikap seperti ini, dan bukan hanya Siwon yang akan terluka, tapi hatinya dan juga hati Yesung akan ikut terluka.

Drrtt… Drrtt…

Yesung kembali melihat pesan masuk yang ia peroleh dari Siwon.

Kau ingin kupeluk? Bukankah jika kau lelah kau selalu ingin kupeluk, hmm? Pagi ini aku benar-benar sangat amat merindukanmu baby, apa aku boleh kesana sekarang? Aku ingin bertemu denganmu.

Yesung tersenyum tipis, menggigiti bibirnya seraya membalas pesan dari Siwon.

Ya!! Kau benar-benar pervert Wonnie -_- .. hahahaha~ kau sangat mencintaiku eh? Kenapa setiap hari kau selalu mengatakan bahwa kau merindukanku? Kkk~ aish~ tapi mianhae Wonnie, aku sibuk sekali, jadi kalaupun kau kesini, aku tidak bisa menemanimu😦 lebih baik kau istirahat dirumah, dan datanglah saat konserku nanti malam, okay ^^!!

Baiklah Wonnie, aku harus latihan lagi dan menyiapkan kebutuhanku untuk nanti malam, nanti aku akan mengabarimu lagi.. Saranghae Wonnie~ … peluk dan cium untukmu nae yeobo~ hehehe~

Send.

Setelah terkirim, Yesung meletakkan handphonenya keatas meja dan kembali melakukan latihannya yang sempat tertunda.

.

::-Serenade of the Endless Love-::

.

Malam tiba, Yesung terlihat sangat gugup saat melihat berpasang-pasang mata sudah memenuhi tempat konsernya, tatanan lampu yang terlihat begitu terang, serta panggung yang sangat megah membuat ia berkali-kali lipat merasakan kegugupan.

“Hyung!!” Yesung terjingkat saat ada yang menepuk bahunya, ia menoleh dan melihat Kyuhyun terkekeh melihat expresinya.

“YA!! Cho Kyuhyun!! Bisakah kau tidak mengagetkanku huh? Kalau aku mati bagaimana!!”

“Hahahaha!!” Kyuhyun tertawa menggelegar seraya memegangi perutnya. “Kau lucu hyung!! Kenapa wajahmu segugup itu eh? Aku saja terlihat tenang.”

“Ish!! Ini konser perdana dan terlihat begitu megah bodoh, bagaimana bisa aku bersikap tenang?”

“Tenanglah baby hyung, ada Cho Kyuhyun disini!!”

Pletak.

“Appo~” Kyuhyun meringis saat Yesung menjitak kepalanya. “Hyung kau jahat sekali padaku?”

“Aku tidak peduli.” Tandasnya pura-pura kesal lalu mengarahkan lagi tatapannya kearah orang-orang yang ada didepan panggung.

.

Yesung berputar-putar diruang make up, tangan kanannya menggenggam erat handphonenya. Sedari tadi ia sudah mencoba berulang kali menghubungi Siwon tapi tidak ada jawaban, bahkan pesan dari Yesungpun tidak balas. Yesung begitu cemas, ia tidak lagi merasa gugup akan konser yang ia jalani sebentar lagi, ia hanya takut pada keadaan Siwon.

“Hyung, bisakah kau duduk? Aku pusing melihatmu terus berputar-putar seperti itu!!” pinta Kyuhyun dengan fokus pada PSP yang ada ditangannya.

“Siwon tidak menjawab telponku Kyu, bahkan ia tidak membalas pesanku.”

“Mungkin dia sudah ada didalam dan tidak mendapatkan sinyal.” Yesung terdiam, benar juga yang dikatakan Kyuhyun, kenapa ia tidak berpikir sejauh itu, eh? Yesung menepuk keningnya.

“Aish~ aku benar-benar bodoh, bisa saja kan?” tanyanya entah pada siapa, Kyuhyun tersenyum dengan menggelengkan kepalanya.

.

“Hmm~ permisi!! Permisi!!” Siwon terus berlari menembus kerumunan orang yang berkumpul didepan sebuah gedung tempat berlangsungnya konser Yesung dan Kyuhyun. “Ahh~ bagaimana bisa masuk jika berdesakkan seperti ini?” Siwon terlihat frustasi, ia mencoba mencari celah untuk bisa sampai dipintu masuk. Tapi kesialan menimpanya, saat ia merogoh saku celananya, seketika matanya membulat. “Tiketnya?”

Siwon berpikir sejenak dan lagi-lagi ia merutuki kebodohannya, Tiket VIP yang diberikan Yesung tertinggal diatas  meja depan ruang TV karena keteledoran dirinya, mencoba untuk kembali ke apartemenpun percuma, karena konser akan dimulai beberapa menit lagi, dan juga jarak antara gedung konser dan apartemennya cukup jauh. “Aish~ apa yang harus aku lakukan!!” ia mengacak rambutnya mencoba untuk berpikir jernih.

“Oppa.” Siwon terkejut saat ada yang menarik lengannya. Terlihat seorang yeoja menangis disampingnya.

“Eh? Ada apa? apa aku menyakitimu? Kenapa kau menangis?”

“Apa oppa mau membeli tiketku hiks? Aku baru diberi kabar jika eommaku masuk rumah sakit dan aku harus segera kesana oppa, sayang sekali jika tiket ini tidak dipergunakan.” Siwon terperangah. “Tapi tiket ini bukan tiket VIP oppa, hanya-“

“Berapa kau menjualnya?” sahut Siwon sebelum yeoja itu menyelesaikan kalimatnya.

“1500won.” Tanpa berpikir panjang, Siwonpun langsung mengeluarkan dompetnya untuk membayar tiket yang ada ditangan yeoja itu. “Eh oppa ini terlalu banyak.” Tutur yeoja itu saat menerima kelebihan uang dari Siwon.

“Ambil saja, ibumu sedang sakit bukan? Semoga cepat sembuh ne!!” Siwon tersenyum lalu mengacak rambut yeoja itu.

“Gomawo oppa, jeongmal gomawo.” Siwon melihat sang yeoja membungkuk kearahnya lalu berlari meninggalkan Siwon.

Tribune standing? Oke tak masalah, yang terpenting aku bisa menyaksikan penampilan Yesungieku.” Lirihnya.

.

::-Serenade of the Endless Love-::

.

Yesung berdiri didepan ribuan pasang mata yang menatap kearahnya dan Kyuhyun, matanya mencoba mencari sosok Siwon ditribune VIP. Ada 1 kursi kosong tepat didepannya. ‘Itu kursi Siwon, dimana dia? Apa dia tidak melihat konserku?’

Yesung sedikit tersentak saat Kyuhyun menepuk bahunya, memintanya untuk menyapa fans yang sudah hadir malam ini. Dan konser itupun akhirnya berlangsung, walau pikiran Yesung tengah kalut karena tidak melihat Siwon, tapi ia mencoba untuk tenang dengan bantuan Kyuhyun.

Tanpa Yesung tahu, Siwon tengah menatapnya jauh dengan tersenyum. ‘Baby, penampilanmu benar-benar sangat bagus.’ Batinnya dengan terus melihat Yesung yang berlari kesana kemari, bernyanyi hingga menari bersama Kyuhyun.

Sempat terbesit perasaan cemburu melihat Yesung harus satu panggung dengan Kyuhyun, tapi bagaimanapun perasaannya, ini adalah cita-cita Yesung yang akhirnya tercapai. Berdiri diatas panggung yang megah dengan ribuan pasang mata yang menyaksikan penampilannya.

Siwon menunduk lalu mengeluarkan sesuatu dikantung coatnya. Kotak merah berbentuk hati yang diisi dengan sepasang cincin yang ia beli beberapa hari yang lalu. ‘Setelah konser ini kita akan menikah baby.’

Dugh!!

“Eh!!” Siwon terkejut saat ada yang menyenggolnya dari belakang, membuat kotak merah yang ia bawa terjatuh. “Ya!! Bisakah kalian berhati-hati!!” cetus Siwon kesal. “Aish~ dimana jatuhnya?” Siwon mencoba mencari dimana kotak merah itu terjatuh. Dan seketika tubuhnya terhempas kelantai saat para fans yang ada disekitarnya mulai meloncat-loncat karena lagu dari Kyuhyun dan Yesung. “Akh!!”

Siwon mencoba berdiri saat menemukan kotak merah yang ia cari, tapi lagi-lagi beberapa fans itu membuatnya terjatuh kelantai. “Akh!!” Siwon meringis kesakitan karena tubuhnya terus terjatuh dan terinjak. Saat ia berhasil berdiri, dua orang yeoja yang tidak sengaja terjatuh mendorong Siwon hingga tubuh Siwon terjatuh lagi dengan posisi terlentang.

BUGH!!

“AKH!!!” Siwon melebarkan matanya dengan darah yang keluar dari bibirnya saat beberapa kaki tidak sengaja menginjak dadanya. Nafas Siwon tercekat, dadanya terasa sangat nyeri hingga untuk bernafas saja ia tidak bisa.

BUGH!!

“AKH!! YESUNG-AKH!!!” berkali-kali dada Siwon terinjak oleh fans yang meloncat-loncat gembira, mereka tidak melihat jika Siwon ada dibawah mereka menahan sakit yang amat sangat. ‘Yes-sungie!!! Yes-sung!!!’

“HEY!! ADA ORANG DIBAWAHMU!!” Jerit salah satu yeoja yang melihat Siwon terkapar dilantai dengan banyak darah yang keluar dari bibirnya. Mereka langsung menatap kebawah dan melihat Siwon sudah memejamkan matanya.

“AAAAAHHH!!!” Beberapa fans histeris melihat kondisi Siwon, mereka memanggil  para medis dan security untuk membawa tubuh Siwon keluar dari tribune.

‘Yesungie, saranghae.’

.

DUG!!

Ngiiiiiiing~

Microphone yang dibawa Yesung terjatuh bersamaan dengan dirinya yang tiba-tiba terjatuh tanpa tahu sebabnya, suara yang ditimbulkan microphone itu membuat hampir seluruh fansnya menutup telinganya rapat-rapat. “Hyung kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun dengan mengambil microphone Yesung serta membantu namja manis itu.

“Siwon.” Ucapnya tiba-tiba.

“Siwon? Ada apa hyung?” lirih Kyuhyun mencoba untuk tetap bersikap tenang, karena mereka masih berada diatas panggung.

“Siwon, Kyu… Siwon!!”

“Hey Siwon kenapa? Dia pasti baik-baik saja!! Konsernya masih berlanjut hyung.” Kyuhyun mencoba memeluk Yesung erat dan terus berbisik, memberikan ketenangan untuk Yesung. Hal itu membuat fans mereka menjerit bahagia.

.

GIVE ME FIVE!!” para crew, Kyuhyun dan Yesung tersenyum bahagia saat akhirnya konser yang digelar 4 jam itu berakhir dengan sukses. Yesung mendudukkan tubuhnya di sofa dan mengambil nafas panjang.

“Bagaimana konser hari ini? Kau puas?” tanya Kyuhyun dengan duduk disamping Yesung, menyerahkan sebotol air mineral untuk Yesung.

“Ne, aku puas!! Ternyata seperti ini rasanya menyanyi didepan banyak orang, benar-benar menyenangkan.” Jawabnya dengan tersenyum manis.

“Yesungie.” Seorang namja menghampiri mereka berdua saat melihat mereka tengah beristirahat.

“Ne manager hyung, ada apa?”

Handphonemu daritadi berbunyi, mungkin ada yang penting.” Ujar namja yang juga manager dari Kyuhyun dan Yesung. Sejenak Yesung menatap Kyuhyun bingung, iapun mengambil handphonenya dan melihat ada 60 panggilan tidak terjawab dari orang yang sama.

“Dr. Kris.”

“Apa?”

Drrrtt… Drrttt…

Pesan masuk Yesung terima dari Dr. Kris, dengan cepat Yesung membukanya.

Yesung-ah, cepat kerumah sakit!! Sekarang!!

Yesung mengernyitkan dahinya. “Ada apa hyung?”

“Dr. Kris memintaku kerumah sakit sekarang.” Tiba-tiba mata Yesung terbuka sempurna. Ia teringat Siwon, tanpa menunggu waktu lama, iapun mengambil coatnya dan berlari keluar dari ruangan itu. Dengan sebelumnya meminjam kunci mobil seorang crew yang ia kenal.

‘Siwon.. Siwon.. Siwon…’ pikirannya berkecamuk, ia merasa takut saat ini, benar-benar takut. Ia menekan gas kuat-kuat, ingin segera sampai dirumah sakit yang jaraknya cukup jauh dari tempatnya berada tadi. “AH SHIT!!!” pekiknya kesal melihat jalan yang terlihat begitu padat. “Bagaimana bisa sampai dirumah sakit jika terus seperti ini.

Yesung memukul-mukul kemudinya, menekan bel berulang kali. Tapi semuanya sia-sia karena jalan yang ia lewati sangat padat. Yesung terjebak ditengah-tengah mobil yang berhenti. “ARRRGGGHHH!!!” Lagi-lagi Yesung menjerit frustasi, pikirannya tidak bisa berhenti memikirkan Siwon. Ia mulai membuka pintu mobilnya, tidak mungkin ia terus berada disana.

Yesung memutuskan untuk berlari menuju rumah sakit yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer dari jarak ia terjebak macet.

Hosh~ hosh~ hosh~

Dan disinilah Yesung sekarang, berada dilorong rumah sakit. Ia berlari menuju kamar yang diberitahukan Dr. Kris sebelumnya. Yesung mengambil nafas panjang saat sampai didepan pintu berwarna putih dihadapannya.  Sejenak ia memejamkan matanya lalu mulai meraih knop pintu itu.

Perasaan takut langsung meraup kedalam hatinya, ia melihat dua suster dan seorang pendeta tengah menunduk. Selangkah demi selangkah Yesung mendekat hingga ia melihat Dr. Kris menutup tubuh Siwon sepenuhnya dengan kain putih. “YA!! APA YANG KAU LAKUKAN!!!”

BUGH!!

Tanpa pikir panjang Yesung memukul wajah Dr. Kris saat dokter itu menutupi tubuh Siwon hingga sampai wajah. “Yesung-ah.” Dr. Kris meringis kesakitan dengan memegangi sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.

“APA YANG KAU LAKUKAN KRIS!! KAU MEMBUAT SIWON TIDAK BISA BERNAFAS!!” jeritnya histeris, ia membuka kain putih yang menutupi Siwon dan seketika tubuhnya terasa kaku. Wajah Siwon terlihat begitu pucat, bibir yang tadi pagi masih terlihat merah sekarang berubah menjadi sangat pucat.

Tangan Yesung terasa dingin saat ia mulai menyentuh wajah Siwon. “S-siwon, hey sayang bangunlah!!” lirih Yesung dengan mendekati wajah Siwon, ia terus menepis pikiran buruknya tentang Siwon. “Siwon bangunlah!!” kali ini suaranya mulai terdengar bergetar. “Siwon,”

“Siwon sudah meninggal beberapa menit yang lalu Yesung-ah.” Terang Dr. Kris dengan menyentuh bahu Yesung.

“DIAM KAU!!” Lagi-lagi Yesung mendorong tubuh namja tampan itu. “SIWON MASIH HIDUP!!” Yesung membingkai kembali wajah Siwon, mengecupi bibir Siwon, melumatnya terus menerus hingga liquidnya mulai mengalir, merasakan tidak ada balasan dari Siwon. “Siwon bangun!! Ayo Bangun!!” Yesung menggoyang-goyangkan tubuh Siwon perlahan, dengan terus mengecup setiap inci wajah Siwon yang terlihat memutih layaknya kapas.

Dadanya terasa sesak, nafasnya benar-benar tercekat, ia tidak bisa percaya jika Siwon meninggalkannya seperti ini. “SIWON BANGUN!!! KATAKAN BAHWA KAU HANYA TIDUR!!! BANGUN!!” Yesung berteriak, mengguncang-guncangkan tubuh Siwon dengan kasar.

“Yesung-ah hentikan!!” Dr. Kris mencoba menarik tubuh Yesung untuk tidak melakukan hal itu lagi pada Siwon, tapi kekuatan Yesung kali ini lebih besar dari apapun, ia terus mendorong siapa saja yang ingin memisahkan dirinya dengan Siwon.

“Siwon ayo buka matamu, kau mengatakan kita akan menikah bukan? Kau berjanji akan menjagaku bukan? Kau sudah berjanji tidak akan meninggalkanku bukan?” suara Yesung mulai terdengar parau, liquidnya yang terus turun membuat ruangan itu terasa begitu menyakitkan, bukan hanya Yesung yang menangis, tapi beberapa orang yang ada diruangan itupun ikut menangis, ikut merasakan apa yang dirasakan Yesung.

Kehilangan seseorang yang dicintai adalah hal yang paling menakutkan didunia. “Siwon kau sudah berjanji bukan? Jika kau pergi, kau harus mengajakku!! Ajak aku Siwon!! Kau tidak boleh pergi sendiri, aku tidak mau hidup sendiri tanpamu!! Aku tidak bisa…hiks.” Yesung tidak bisa menahan isakannya lagi, ia menangis kencang dengan memeluk tubuh Siwon sangat erat, menenggelamkan kepalanya diceruk leher Siwon. “Siwon.”

“Hyung, aku-“ Kyuhyun yang baru saja tiba diruangan itu sangat terkejut melihat kondisi Yesung saat ini, namja manis itu terus menangis histeris dengan memeluk tubuh Siwon. “S-Siwon.” Ia berjalan mendekati Yesung, memutar tubuh Yesung secara perlahan, melihat betapa hancurnya sosok manis yang tadi masih bisa tersenyum bahagia. “Yesung hyung.” Kyuhyun menangkupkan wajah Yesung, memaksa untuk saling berpandangan. “Yesung hyung!!”

“S-Siwon… K-kyu… hiks…” Kyuhyun mengerti, ia sangat mengerti, iapun sangat merasakan apa yang dirasakan Yesung, ia memeluk tubuh Yesung dengan sangat erat. “D-dia tidak mungkin meninggalkanku Kyu!! Aku yakin dia hanya tidur!! Dia berpura-pura lagi agar aku tidak terlalu sibuk dengan pekerjaanku!! Hiks!!”

Kyuhyun memilih untuk diam dengan terus mengeratkan pelukannya, membiarkan Yesung terus menangis kencang didadanya, membiarkan pakaian yang dikenakannya basah karena airmata kesedihan. “Dia pasti bangun kan Kyu? Siwon pasti membuka matanya kan?” tanyanya saat ia melepas paksa pelukan Kyuhyun. Tapi lagi-lagi tidak ada jawaban dari Kyuhyun. “KYUHYUN-AH KENAPA KAU DIAM!! KATAKAN!! SIWON PASTI MEMBUKA MATANYA KAN!!”

“Hyung-“ Yesung mengeleng kuat-kuat saat Kyuhyun hampir mengucapkan sesuatu.

“DIAM!!! DIAM!! DIAM!!!” Pekiknya seraya menutup kedua telinganya, ia kembali menatap Siwon, tersenyum miris sembari mengecup pipi Siwon. Pipi yang tidak akan lagi menunjukkan dimple smile. Jemari Yesung menyentuh bibir Siwon lalu mengecupnya sekali lagi. “Aku-“

“Nikahkan mereka pendeta.” Tutur Kyuhyun seketika, Yesung membulatkan matanya dan menatap kearah Kyuhyun.

“Tapi-“

“Aku bilang nikahkan mereka!!” Kyuhyun menghapus kasar airmatanya, suaranya meninggi setiap mendengar penolakan dari pendeta ataupun Dr. Kris.

“Kyuhyun-ah tapi itu tidak mungkin!!”

“AKU BILANG SEGERA NIKAHKAN MEREKA!!!” bentak Kyuhyun dengan menunjuk kearah Yesung dan Siwon. Nafasnya memburu menahan isakan yang hampir lolos lagi dari bibirnya.

“B-baiklah.” Kata pendeta itu dengan berjalan mendekati Yesung dan Siwon. “Bagaimana dengan-“ lagi-lagi pendeta itu tidak bisa melanjutkan ucapannya saat melihat Kyuhyun menyerahkan kotak berwarna merah.

“Kyu.” Yesung hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat.

“Siwon datang hyung, dia melihat konser kita, crew kita menemukan kotak merah ini ditribune standing.” Yesung terdiam sejenak lalu tersenyum disela-sela airmata yang masih terus lolos dari onixnya.

“Ucapkan janji pernikahanmu Yesung-ssi.” Yesung menarik nafas panjang, menggenggam erat tangan Siwon.

‘Itu adalah keinginan kalian, menikah. Kau memang harus menikah dengan Yesung, Siwon-ah. Walau kau sudah tidak berada didunia ini lagi.’

“Aku…….. Kim Yesung……… menerima……… Choi….. Si….won…..” Yesung menghentikan ucapannya saat tangisnya kembali pecah, ia tergugu dalam tangisnya, ia tidak kuat, hatinya benar-benar tidak kuat saat melihat tubuh Siwon yang tidak bergerak lagi, mana Siwon yang selalu memanggilnya ‘baby’? mana Siwon yang selalu memeluknya erat? Mana Siwon yang terus memberinya semangat?

Yesung tidak bisa meneruskan janji pernikahannya, ia merosot kelantai dengan menekan dadanya. “Aku tidak bisa Kyu…hiks… aku tidak bisa…” suaranya terdengar sangat parau. Kyuhyun berjongkok lalu mengangkat dagu Yesung.

“Kau harus melakukannya hyung, bukankah itu keinginan kalian?”

“Aku tidak bisa!! Aku sungguh-sungguh tidak bisa…hiks….” Yesung semakin histeris saat Kyuhyun kembali memeluknya. “Aku tidak bisa…ini…terlalu..menyakitkan…hiks…”

Kyuhyun memeluknya sangat erat, mengusap pelan punggung Yesung. “Aku ingin Siwon kembali, aku ingin Siwon kembali….” bukankah itu hal yang tidak mungkin? Siwon sudah pergi, Siwon meninggal karena tidak kuat menahan sakitnya dan juga luka saat menyaksikan konser tadi.

Penyakitnya membuat Siwon harus kehilangan nyawanya. Tapi Yesung tidak bisa menerima kepergian Siwon, ia terlalu mencintai Siwon, sangat mencintai namja bermarga Choi itu. Kyuhyun menengadahkan kepalanya, mencoba menghentikan tangisannya ketika tiba-tiba matanya menangkap sosok Siwon yang duduk diatas ranjang. ‘Siwon?’ batinnya.

Siwon menangis, menangis pilu dengan terus menatap kearah Yesung yang ada dipelukan Kyuhyun. ‘Bantu dia melupakanku Kyu.’

‘Siwon.’

‘Jaga dia, aku tidak bisa menjaganya lagi.’

‘Hentikan!! Apa yang kau lakukan? Kau tidak melihatnya? Kau tidak melihat kesakitan yang dirasakan Yesung?’

‘Aku lebih sakit saat melihat dia seperti ini.’ Kyuhyun terus menatap Siwon yang tidak berhenti meneteskan airmatanya.

‘KAU BODOH CHOI SIWON!! KAU SUDAH BERJANJI AKAN MENJAGANYA!! KAU SUDAH BERJANJI AKAN MENIKAHINYA BUKAN? LALU KENAPA KAU MALAH MENINGGALKANNYA? MENGAPA KAU KEMBALI MEMBUATNYA MENANGIS HAH!!!’ Jerit Kyuhyun dalam hati. wajahnya benar-benar merah, ingin rasanya ia berteriak lantang hingga terdengar oleh orang-orang yang ada diruangan itu, tapi Kyuhyun tidak bisa melakukannya.

Siwon bangkit dari ranjangnya lalu berjongkok disamping Kyuhyun dan Yesung. ‘Mianhae Kyu, aku memang selalu menyakitinya, aku selalu membuat dia menangis, tapi kau harus tahu bahwa aku sangat mencintainya.’ Ucap Siwon dengan mencoba meraih tubuh Yesung, tapi saat ia tidak bisa meraihnya, lagi-lagi ia menangis dengan menutup mulutnya rapat-rapat. ‘Aku harus pergi.’

‘Siwon aku mohon-‘

‘Bantu dia untuk bangkit Kyu, hanya kau yang bisa melakukannya.’

‘SIWON!!’ Kyuhyun melihat Siwon berdiri lalu berjalan menuju jendela yang ada diruangan itu, seketika sebuah cahaya yang amat terang membuat Kyuhyun memejamkan matanya hingga saat ia membuka matanya kembali, sosok itu telah tiada. Sosok Siwon telah pergi dari hadapannya, untuk selama-lamanya.

“Aku mencintaimu Choi Siwon. Sangat mencintaimu.” Lirih Yesung yang masih bisa didengar oleh Kyuhyun, tidak ada lagi suara tangis dari Yesung, tidak ada lagi isakan pilu yang terdengar. Semuanya seketika menghilang bersamaan dengan kepergian Siwon.

.

::-Serenade of the Endless Love-::

.

Yesung menunduk dengan terus menatap bingkai foto yang ada didepan nisan bertuliskan nama ‘Choi Siwon’. Ia tidak memperdulikan orang-orang yang sudah hampir meninggalkan makam itu satu persatu. Yesung tidak sekalipun lelah menatap foto orang yang sangat ia cintai tersebut. Ia mendudukkan tubuhnya disamping gundukan tanah itu dan membiarkan tetesan salju menemaninya.

“Hyung, ayo kita pulang.” Tutur Kyuhyun yang ternyata terus berada disisi Yesung, ia mengusap pelan bahu Yesung.

“Pulanglah dulu Kyu, aku masih ingin disini, aku masih ingin menemani Siwon.” Tandasnya tanpa menatap kearah Kyuhyun.

“Tapi cuacanya semakin buruk hyung, saljunya semakin tebal.”

“Aku tidak peduli, kumohon tinggalkan aku sendiri.”

“Tapi-“

“Aku mohon Kyu!!” Kyuhyun terdiam hingga akhirnya ia memutuskan untuk duduk disamping Yesung.

“Aku sudah berjanji pada Siwon, aku akan terus menemani dan menjagamu, jadi aku akan berada disini bersamamu.” Yesung tidak menjawab, membiarkan Kyuhyun disampingnya.

Yesung mulai mengulurkan tangannya, menyentuh foto Siwon dan tersenyum tipis. “Apa kau merindukanku Siwon?”

“Setiap hari aku merindukanmu baby, aku tidak tahu apa yang sudah meracuni otakku, kenapa setiap hari aku selalu merasa rindu padamu, bahkan setiap hari pula rasa rinduku padamu selalu bertambah.”

“Hah, aku masih ingat, kau bahkan tidak pernah sekalipun berhenti mengatakan jika kau merindukanku. Dan kau tau… aku juga sangat merindukanmu.”

“Baby, kau menyukai awan bukan? Lihatlah keatas, arahkan tanganmu keatas dan cobalah meraihnya, ambil awan itu lalu dekatkan tanganmu kedada sebelah kiri. Itu akan membuatmu merasa lebih tenang.”

Yesung menengadahkan kepalanya kelangit, dan lagi-lagi ia tersenyum. “Tidak ada awan, karena  semua awan-awan itu mengikutimu Siwon.”

‘Yesung Hyung.’

“Siwon meninggal 5 menit sebelum kau datang Yesung-ah, sebelumnya dia memintaku memanggil seorang pendeta untuk menikahkan dia denganmu. dia mencoba bertahan disela-sela kesakitan yang dia rasakan, dia ingin mengatakan sekali lagi padamu jika dia sangat mencintaimu. Tapi ternyata Siwon tidak cukup kuat menahan kesakitannya hingga dia memutuskan untuk lebih dulu menutup mata sebelum kau datang menemuinya.”

“Ne, kau sangat benci menunggu, itulah sebabnya kau meninggalkanku sebelum aku datang.”

Yesung tersenyum miris lalu merogoh secarik kertas disaku coat hitamnya, kertas yang ia temukan dibawah bantal tempat Siwon tidur. Iapun membukanya secara perlahan.

Aku benar-benar berterima kasih kepada Tuhan, karena Tuhan sudah memberiku kesempatan hidup setelah aku koma. Aku tahu kau pasti akan merasa aneh saat melihat perubahan sikapku setelah aku terbangun dari koma.

Aku hanya ingin membuatmu bahagia disisa-sisa hidupku baby. Aku hanya ingin mencoba memberitahukan kepadamu bahwa rasa cintaku benar-benar sangat besar. Aku ingin sekali mengabulkan permintaanmu untuk menikah, tapi aku tidak tahu apa aku bisa melakukannya atau tidak.

Hey baby!! Kau tahu saat aku koma, aku bertemu dengan Tuhan, Tuhan mengatakan kepadaku jika suatu saat nanti kita akan bertemu lagi, ditempat lain yang pasti berkali-kali lipat lebih menyenangkan. Tidak ada tangis, tidak ada kesakitan, semuanya tergantikan oleh rasa bahagia.

Aku…tidak bisa menjagamu baby, oleh sebab itu aku menyerahkanmu kepada Kyuhyun. Aku yakin dia pasti bisa menjagamu, karena dia adalah orang yang tidak akan pernah bisa melihatmu terluka. Dia sangat mencintaimu sama seperti aku mencintaimu. aku tahu pasti akan sulit bagimu untuk mencintai orang lain, tapi kau harus berusaha, kau harus bangkit.

Kau percaya janji Tuhan kepada kita bukan? Kita akan bertemu baby, aku berjanji. Tetaplah tersenyum, tetaplah menjadi Kim Yesung-ku yang selalu ceria, dan ingat satu hal… jangan menangis lagi, karena wajahmu terlihat buruk jika sedang menangis.

Aku mencintaimu Kim Yesung.. ah~ tidak… Choi Yesung… kau adalah Choi Yesung…  aku akan selalu merindukanmu Sungie baby, setiap hari, setiap saat dan setiap waktu.

Saranghae~ nareul saranghae~

Choi Siwon.

Yesung melipat kembali kertas yang ia baca, sekilas ia menghapus airmata yang sempat lolos dari matanya yang tengah memakai kacamata hitam. Ia tersenyum lalu mendekatkan wajahnya pada foto Siwon. Mengecup foto itu cukup lama, hingga ia merasakan sesuatu yang hangat melingkupi keningnya. ‘Aku tahu itu pasti kau Siwon, kau pasti ingin mengatakan bahwa kau merindukanku bukan?’

Yesung menjauhkan kepalanya dari foto Siwon lalu menatap kearah Kyuhyun. “Ayo pulang.”

“N-ne?” Yesung tersenyum lalu meraih tangan Kyuhyun, menggenggamnya erat lalu berjalan meninggalkan pemakaman itu.

Aku akan menjaganya Siwon-ah, aku tidak akan membuatnya menangis, aku akan membuat Yesung selalu tersenyum sama seperti saat dia bersamamu. Aku akan membuat dia tertawa, membuat dia merasakan kebahagian setiap hari. Aku berjanji. Aku tidak akan pernah mengecewakanmu. – Cho Kyuhyun

Aku mungkin hanya bisa menganggap Kyuhyun sebagai dongsaengku, karena yang ada dihatiku hanya ada satu nama.. yaitu Choi Siwon, seorang namja yang membuat perubahan dikehidupanku. Aku minta maaf jika selama ini aku selalu membuatmu kecewa, aku minta maaf. Ingatlah satu kalimat yang akan terus terlontar dari bibirku, yaitu… saranghae… Choi Siwon. – Kim Yesung

Aku percaya kalian, aku percaya padamu Kyuhyun-ah, aku juga mempercayaimu Sungie baby, aku mencintai kalian. Terima kasih telah membuat hidupku berarti, terima kasih atas semua yang kalian berikan kepadaku. Aku harap kita akan bertemu lagi suatu saat nanti. kau harus bahagia bersama Kyuhyun, baby. Dia sangat mencintaimu. Kalian harus bahagia, ya.. harus bahagia walaupun tanpa….. aku. –Choi Siwon

.

Cinta tidak selalu berakhir dengan indah, kehidupan memang terlalu mudah jika diucapkan, tapi terlalu sulit untuk dijalani. Terkadang manusia bisa menerima garis takdir yang sudah ditetapkan oleh Tuhan, tapi terkadang juga manusia bersikeras tidak mau menerima kenyataan yang ada didepan matanya.

Bukankah selama kita tidak bisa menerima kenyataan itu, selama itu pula kita akan merasakan sakit? bukankah lebih baik jika kita terus menjalani apa yang sudah digariskan Tuhan kepada kita? Menerima semua kenyataan  yang ada didepan mata kita?

.

.

~END~

.

.

Huwaaahh otthae??? Akhirnya tamat ^^~ Untuk Gie Chagi ^^ otthae? Mianhae gak nyesek ataupun buatmu dan kalian-kalian yang baca menangis ^^~. Author sudah berusaha keras ^^

Jadi sekarang please~ leave a comment ^^

Ah dan satu lagi ^^ kabar gembira😀 FF ini akan ada lanjutannya ^^ jadi tidak tamat sampai disini ^^ akan ada multichap dimana menceritakan kehidupan Kyuhyun dan Yesung ^^ … apa ada yang menginginkannya???? *tunjuk tangan ne* kkk~

Gomawo #hug

66 comments on “Serenade of the Endless Love – Chap 3[END]

    • Andwe andwe andweeee…
      kenapa harus meninggal???
      Kenapa author jahat,,, author berani beraninya menguras air mataku… (∏へ∏) hiks hiks hiks
      Kenapa FFnya sesedih ini???

      But is deeebbbbaaakkkkk chingu…
      di Chap terakhir ini, air mata tak berhenti mengalir…
      hiks hiks… bahkan saat nulis coment ini pun masih sama…
      SRRROOOOTTTT *buangingus

      Oke ditunggu terusan FF yg lainnya…
      Fighting… Q(^-^Q)

  1. Yey daddy mati….
    #Baca doa
    #tebar bunga*plakk
    Semoga daddy bahagia d’surga ne*dipelototindaddy

    Kasihan banget daddy matinya ngenes krna d’injek2 Fans didukung sma penyakitnya pulak
    Ini WOW bgt!!#plakk-.-

    Itu ibaratnya sequel ne eon??
    aku mau..
    #tunjuk tangan (o.o)/

  2. kyaaa~ lg sedih dngn fbku yg bermsalah (?)*curhat LOLXD* dan skrng baca fic wondad yg meninggalnya tragis banget mana di injek2 fans kyusung.. Nambah sedih nih~ Ngeri unn O.o jadi ff ini DC yaa u,u

    semoga siwon bahagia disana (?) dan kyusung jg bahagia nanti.. ^^~

    eh? Ada lanjutannya lg? Menceritakan KyuSung? Aku mauu.. Aku mauu.. Lanjutt unn kkk~😀

  3. WAAA…Siwonnya bubbye…pdhal lg hepi2 ngeliat selcanya…
    Skrg tongkat estafetnya diserahkan ke tgn Kyupil…semoga Kyu bs bkin Encung hepi lg…
    Mo bkin mcm sequel gtu ya saeng..MAUUUU *angkatSUMPIT*😀

  4. yakkkk siwon mati tragis bener .
    g jd sedihnya , kan janji tuhan mereka ktm lagi dan bahagia he..he

    sekuel mau..mau..mau
    di tunggu y ^^

    good ff saeng, fighting.^^

  5. u bner2 daebak chingu…ni endnya bner2 d’luar dugaan q.mskipun udh nyangka siwon mati tp gag nyangka bnget mtiny dgn cra sprti itu.

    buat lgi n lgi ff yg kren2 ne?yg endnya yewon ja.hehe

    keep writing n hwaiting

  6. kenapa siwon harus mati dgn cara spt itu?huhu

    kasian yesung..kyu juga kasian
    ayo sungie buka hatiMu utk kyu

    sequel?multy chap?
    Aku mau,,aku mau,,aku mau#ala upin ipin
    *tunjuk tangan*

  7. daddy mati ??
    T^T ,semoga tenang dialam sana._.
    *dilirikDaddy
    mommy nganggap appa sebagai dongsaeng aja ?? andwe !! T^T
    ada sequelnya ??
    kya..kya..mau donk :3 :3
    Kyusung harus bersatu!
    *kibarBendera
    papah Kibum tau ga daddy mati ya?? papah nanti sama siapa ??
    sama aku aja yu :*
    *digaplok

  8. CHAGIYAAAAA!!!

    Knp cuma siwon aja yg mati?? Kirain ye bakal ikut mati juga!! ‎​​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

    Ish~ siwon mati-nya menghenaskan bgt!! Ke injek2 fans yesung.😄

    Hng!! Sequel?? Jeongmal??
    Huwaaaa… Aseeekkk sequel eung!!

    Sequel-nya ganti rate yah!! Jd rate M. ㅋㅋㅋ *kedip-kedip menggoda*

    Aku suka dhy ff-nya. Gomawo chagi~ *cipok basah dhya*

  9. Huweeeeee…. **nangis guling2an

    tega kali kau min…;( bener2 sedih ini mah.**itu aja ah komen nya. Gomawo

    kira2 ada squelnya ga??? Hehe**ngarep

  10. Ini sukses bikin aku nangis… Terharu bget…

    Gak bisa nahan tangis hiks pas Siwon keinjek ma para tu yeoja hiks..

    Apalagi pas Kyu suruh YeWon nikah wlauptn Siwon udah gak da..

    HUAAAAAAA… Author emang daebbak…

    1000 jempol gajah buat author..

  11. Hueeeee ~
    Eonni aku nangis sumpah feel nya dapet banget .

    sedih banget daddy meninggal T___T

    daddy padahal udah janji setelah mommy konser bkalan nikahin mommy tapi daddy malah pergi T_T

    Kasian mommy dad mommy terpukul karna kau sudah pergi dad untuk slama2nya😥

  12. Siwon matiny tragis bgt . . TT___TT
    Bkin mewek pz Yesung jerit2 dRS ,mana pgi YeWon g smpet ktmu tp mlm ny Siwon udh ga da
    Feeling Yesung kuat jg y dy udh khawatir da pa2 eh tau ny Siwon mati
    Chingu knp kau pisahkan YeWon ?? Ayo bkin ff lg tp yg happy ending *modus bgt* wkwkwk
    Keep writing

  13. T^T
    siwon !! kasian dia😦
    tapi bagaimana pun dia sudah berjuang, aku salut ama dia bisa bertahan sejak dari bangun dari koma🙂
    itu semua demi kau yesung >,<

    ah~ aku kirain yesung mau nikah ama siwon , ternyata dia gak bisa ! sumpah ! nyesek banget unn T^T

    kyu, jaga yesung ne😀
    jadi, yesung mau nikah ama kyuhyun kah ??

    a-yo dilanjut😛
    aku mau tau kelanjutan nya !
    semoga yesung mau bangkit seperti apa yang dikatakan siwon😀

    daebak ^^

  14. waaa..tragis gtu cara matinya, diinjak2.author tega ih~ TAT

    yah gpplah, happy kyusung deh..berbahagialah kalian berdua sampai selamanya🙂

  15. unnieeeee kenapa ff nya akhir akhir ini pada angsty semua ;;~;;
    tega banget unn ngebunuh siwon huweeee *peluk melo*
    aku butuh yewon fluff aku butuh yewon fluff *disumpel*
    Aaahh untung ada cho kyu , dia semacam serep yaa unn xD mwahahahaah *ditendang babe kyu*
    mana sambil dengerin gray paper nih unn tanggung jawab bikinin ff fluff pokoknya .3. *maksa* xD
    aaaaaaak siwon sian jadi korban nontom konser =.= lagian yeoja pada brutal banget ._.
    ehh unnie lagi suka exo kah ?? *just asking* :p
    nice fic unnie as always xD chuchuchu

  16. huweeee……….siwon meninggal.. T_T
    ga bisa bayangin gimana keadaan siwon waktu dikonser yesung, didorong”, diinjek” dan tidak ada yg menyadarinya, huweeeeeeeeee….sedih sekali saia.. T_T

    padahal siwon berencana untuk menikahi yesung, bahkan disaat terakhir pun siwon sampe memanggil pendeta untuk menikahkan mereka,huweee.. T_T

    huweeee..sedih banget ini…😥

    semoga suatu saat nanti mereka bisa bersatu dan bahagia :’)
    semoga siwon yesung dan kyu bahagia🙂

  17. Aku ikutan acungin jempol deh..eh sekalian tangan.a juga “̮ ĦI²:DĦI²:DĦI²:DĦI²”̮

    Daddy pergi,,,,, aah huwee😦 hiks hiks
    Knpa dad ninggalin mom eoh??
    Tapi semoga aja d kehidupan yang akan datang mereka bisa bersama n bahagia,tapi buat S³ќªяa̐ηġ biarin mom bareng appa dulu deh #plaak😀
    Appa pasti bisa bahagiain mom К̲̮̲̅͡oк̲̮̲̅͡,percaya deh🙂
    Ayo d buat squel.a unn buat yang kyusung.a :))

  18. kkk~ hutangku banyak bgt ya eon? xD mianhae~ ini aja bacanya disela2 kesibukan belajar -____- *sok rajin*

    *tarik appa, peluk erat* sabar ne appa, hana tau kok rasanya sakit bgt. pada akhirnya mom tetep ga cinta kan sama kmu .___.v
    ini yg pesen chagimu ya eon? pantes aja. angst, DC -___- seneng bgt ma genre ini *ga sadar diri*
    yoweslah, ga tau mau komen apa. lanjut k yg lain dulu lah😀 pay!

    • ahahahah eon tau km kan lagi sibuk ber-ehem (?) ria sama chagimu #lho kkk~
      eaaaa curhat niyeee ceritanya wkwkwkw
      iya iya -_- angst, DC >_<
      dan eon juga belum ada ide buat ff kalian TT_TT *kill me now*

  19. hueeeeh, daddy q dibunuh ama dhy *nangis ngadu dipelukan yeye chagiya*

    aq ga trima, pokoknya aq kagak terima.. balikin wondad, dongsaeng *goyang2 bahu dhya kasar*

    yg plg bikin ga rela tu krn pas nonton konser pake acara diinjek2 sgala.. Dhya kejam!! *lari slow motion ala film india*

  20. Huweeeeeeee….
    aku belum baca dari part awal,,
    tapi, tapi, tapi kenapa harus sad end???
    huweee, nangis dulu sblum baca.-,-

  21. Siwon meninggalkan yesung selamanya dan kyu yang akan menggantikan siwon menjaga yesung……tapi hati yesung hanya untuk siwon…………
    Aq harap yewon benar2 saling mencintai selamanya,,,tidak ada yang bisa menghapus cinta mereka.

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s