Coined – Chapter 5[END]

Chap 5 of 5

Main Cast : Yesung-Jongwoon, Kyuhyun, Siwon and other cast

Pairing : Pairing lainnya akan muncul seiring berjalannya cerita

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fantasy, Romance, Hurt/Comfort

Rate : M

Summary : Jongwoon sadar dan ia mengerti perasaan Yesung kepada Kyuhyun, lalu apa yang akan ia lakukan? Bagaimana juga dengan Siwon yang ternyata mencintai Jongwoon?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC, NC.

^^ Don’t like Don’t read Don’t bash and Don’t be a Silent Reader ^^

Previous Story Chapter 4

.

coined5

.

Jika memang harus seperti itu, tidak ada yang bisa dipertahankan bukan? takdir memang terkadang pahit, tapi takdir juga telah mempunyai rahasia yang tidak pernah kita duga. Lalu apakah kita harus selalu mengikuti apa kata takdir? Atau kita harus berusaha merubahnya sesuai dengan keinginan kita?

.

“Yesungie,”

“Aku… akan membiarkan dia memilih, memilih jika memang dia masih mencintaimu.”

“Geumanhae.”

“Aku akan memberikan semua kebahagiaanku untuknya.”

“Geumanhae, jebal!!”

“Dan sampai saat itu tiba, aku akan tetap menunggunya membuka mata.”

Greb.

.

Happy Reading

.

Kyuhyun memeluk erat tubuh Yesung, namja manis itu tidak bisa lagi menahan perasaan sedihnya, ia menangis dipelukan Kyuhyun, menangisi semua yang sudah ia lakukan selama ini. “Semua salahku, Jongwoon seperti ini karena aku.”

“Berhenti menyalahkan dirimu sendiri Yesungie, kau tidak bersalah, aku yang bersalah, aku yang membawamu kedalam hubungan ini, aku yang membuat masalah ini semakin rumit, aku-“

“Saranghae Kyuhyun-ah.” Kyuhyun terpaku mendengar ucapan Yesung, ia melepaskan pelukannya dan menatap intens mata itu. “Mianhae, mianhae karena aku telah mencintaimu.”

Kyuhyun tersenyum tipis lalu mendekatkan bibirnya, menghapus jarak diantara mereka, menyatukan apa yang sudah ingin mereka satukan. Ciuman yang sebenarnya, yang hanya didasari oleh ketulusan dan kebenaran cinta. Mereka berdua merasakannya, merasakan jika ternyata keduanya menyimpan satu rasa yang sama.

Satu rasa yang datang secara tiba-tiba, satu rasa yang membuat keduanya merasakan hal yang aneh dihatinya, yaitu Cinta.. Cinta yang tumbuh selama beberapa bulan bersama. Kyuhyun menyukai sikap Yesung, memang benar ia mencintai Jongwoon, tapi rasa cinta itu tidak lebih dari sekedar ‘memiliki’ bukan cinta sebenarnya yang ia rasakan pada Yesung.

.

::COINED::

.

Hari ke 20 semenjak Jongwoon belum mau membuka matanya, belum mau menyadarkan dirinya sendiri. Dan selama itu pula, Yesung, Kyuhyun dan juga Siwon bergantian datang untuk menjaga namja manis itu.

Siwon rela mengorbankan pekerjaannya demi Jongwoon, ia rela tidak kembali ke Italy hanya untuk menunggu Jongwoon membuka matanya.

“Istirahatlah Siwonnie, kau pasti lelah.” Suara itu menyadarkan Siwon, ia menoleh dan melihat Yesung datang bersama Kyuhyun.

“Biarkan kami yang menjaganya.” Lanjut Kyuhyun seraya duduk di sofa depan ranjang Jongwoon.

“Aniya, aku masih ingin berada disini.” Tutur Siwon seraya menggenggam erat tangan Jongwoon. Kyuhyun sangat menyadari bahwa namja yang ada dihadapannya saat ini sangat mencintai Jongwoon, ia hanya tersenyum lalu menghampiri Siwon, menepuk pelan bahu namja tampan itu.

“Dia akan sadar secepatnya, lebih baik kau menyiapkan diri agar saat Jongwoon sadar, dia akan melihatmu lebih tampan, tidak seperti ini.”

“Gurae, kau terlihat kacau Choi Siwon.” Sahut Yesung seraya mengerucutkan bibirnya.

“Geundae-“

“Ungh~” mereka diam saat merasakan suara yang tidak diduga. Ketiganya menatap kearah ranjang, Jongwoon mulai menggerak-gerakkan tangannya pelan, matanyapun mulai terbuka sedikit demi sedikit.

“Jongwoon, kau sudah sadar?”

“Jongwooniie.”

“I-ini di-mana?” satu kalimat terlontar dari bibir mungil Jongwoon saat ia benar-benar membuka matanya.

“Aku akan memanggil Dokter.” Kyuhyun berlari keluar untuk memanggil Dokter, dan tak lama kemudian kondisi Jongwoonpun mulai diperiksa.

.

“Mianhae Jongwoon,” sesal Yesung seraya menunduk disamping Jongwoon yang masih berebah diranjang. “Selama ini aku terus berpikir untuk membencimu, aku selalu melakukan tindakan anarkis untuk membuatmu dipojokkan oleh Appa dan Eomma, dan soal perkataanku saat itu….”

“Lupakan Yesungie,” tutur Jongwoon, tangannya meraih tangan Yesung erat. “Aku memang sempat marah saat itu, tapi aku sudah melupakan semuanya.”

“Dan.. Soal ciuman saat itu…”

“Kau mencintai Kyuhyun, begitu pula sebaliknya.”

“Aniya… Kyuhyun mencintaimu.”

“Dia hanya ingin memilikiku, dia tidak benar-benar mencintaiku, dia hanya ingin aku selalu berada disampingnya.”

“Jongwoon… aku…”

“Aku sudah melihatnya.”

“Apa?” Jongwoon terkekeh seraya memukul pelan tangan Yesung.

“Kau kira aku tidak melihatnya, eh? Tubuhku memang tidak bisa bergerak, tapi saat itu aku memantau kalian, aku melihat apa yang terjadi selama aku tidak sadarkan diri.”

“………………” raut wajah Jongwoon berubah, ia hanya tersenyum tipis.

“Awalnya aku sangat sedih saat tau Kyuhyun mulai mencintaimu, tapi aku juga bahagia karena kau bisa mendapatkan orang yang kau cintai.”

“Jongwoon-“

“Dan aku benar-benar menyadari, rasa cintaku kepada Kyuhyun mulai memudar, memudar ketika melihatmu dan dirinya saat itu, aku tidak membencimu, aku tidak menyalahkanmu Yesungie, sungguh.”

“Lalu?”

“Aku akan melupakannya, karena Kyuhyun lebih memilihmu.”

“Jongwoon,”

“Hey, tenanglah!! Aku tidak apa-apa, aku turut bahagia melihatmu dengannya.”

“Tapi dia yang sudah menyelamatkanmu 5 tahun yang lalu.”

“5 tahun memang terlihat sangat lama, tapi jika kau menjalaninya itu akan sangat cepat, kau tidak perlu merasa bersalah Yesungie.”

“Jongwoonnie,” Jongwoon dan Yesung menoleh, dilihatnya sosok Kyuhyun tengah menatap mereka miris.

“Kyunnie, mendekatlah, mengapa kau berdiri disana, huh?”

“Mianhae.”

“Berhenti meminta maaf, aku membenci kata-kata itu.” Tandas Jongwoon seraya mengerucutkan bibirnya. “Mendekatlah!! Ppalli!!” Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekat, berdiri disamping Yesung yang menunduk. “Wae? Mengapa kalian menunduk seperti itu?”

“Jongwoonnie-“

“Kyu, kau sudah bersama dengan Yesung, aku harap kau akan menjaganya, sayangi dia sepenuh hatimu, jangan pernah menyakitinya.” Sahut Jongwoon terlebih dahulu.

“Kau-“

“Aku baik-baik saja, kalian tidak perlu mengkhawatirkanku.” Yesung mendekatkan tubuhnya untuk merekuh tubuh orang yang ia sayangi tersebut, tubuh saudara kembarnya sendiri.

“Aku bangga Jongwoon, aku bangga karena memiliki seorang saudara sepertimu, bodohnya aku karena baru saja menyadarinya.” Jongwoon tersenyum sembari membalas pelukan Yesung, mengusap pelan punggung Yesung.

“Aku menyayangimu Yesungie.”

“Nado.” Walaupun masih terasa sakit, tapi Jongwoon yakin akan bisa melalui semuanya, ia berusaha untuk melupakan Kyuhyun dan hanya menganggap sebagai seorang saudara, tidak lebih.

.

::COINED::

.

Aku minta maaf Jongwoonnie, aku harus kembali ke Italy karena terjadi sesuatu diperusahaanku. Aku tidak tau kapan akan kembali, mungkin akan sangat lama karena aku sudah meninggalkan pekerjaanku terlalu lama.

Tolong jaga dirimu baik-baik, aku akan berusaha untuk tetap menghubungimu.

Siwon

Jongwoon tersenyum miris dikamarnya, surat yang tiba-tiba ia terima membuatnya sedikit terkejut. Semenjak ia membuka matanya, hanya sekali ia bertemu dengan Siwon, setelah itu, Siwon tidak pernah lagi menampakkan dirinya, dan saat Jongwoon mulai menunggu kehadiran Siwon, ia baru menyadari jika Siwon telah kembali ke Italy untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.

7 bulan berlalu begitu saja.

Hari ini adalah tepat hari pertama salju mulai turun, awal ia bertemu dengan Siwon satu tahun silam. Selama itu pula, Siwon mengingkari janji, ia tidak pernah sekalipun menghubungi Jongwoon.

“Jongwoonnie,” baritone lembut membuatnya tersadar, memecah lamunannya. ia menoleh dan melihat Yesung tengah berjalan kearahnya.

“Kau sedang apa? apa kau mau membantuku menyiapkan acara pernikahanku lusa?” Jongwoon hanya tersenyum. Benar, lusa adalah hari pernikahan Yesung dan Kyuhyun, Jongwoon bahagia… ia benar-benar bahagia walau seharusnya yang bersanding dengan Kyuhyun adalah dirinya.

“Maja!! Kajja kita persiapkan semuanya!!” ajak Jongwoon lalu menarik tangan Yesung untuk mempersiapkan segalanya.

Hingga hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Jongwoon dan Yesung tengah berada diruang make up, mereka sama-sama gugup, Oh~ lihatlah, bukankah Yesung yang akan menikah? Mengapa Jongwoon ikut merasa gugup?

“Jangan seperti itu Yesungie, kau membuatku ikut merasa gugup.” Ujar Jongwoon kesal saat melihat Yesung terus saja berputar-putar untuk mengatasi rasa gugupnya.

“Aku.. sangat gugup, sungguh.” Jongwoon terkekeh lalu mendekati Yesung.

“Kau gugup, eh?” tanyanya dengan merapikan setelan jas berwarna putih yang melekat ditubuh Yesung, sedangkan Jongwoon mengenakan setelan jas berwarna abu-abu. “Tarik nafas dan pejamkan matamu, semua akan baik-baik saja.”

“Ne, arrayo, gomawo Jongwoonnie.” Yesung memeluk erat tubuh itu. “Kau yang terbaik.”

Saat acara hampir dimulai, Yesung sengaja meminta kepada Jongwoon untuk membantunya berjalan kedepan altar. Awalnya ia terkejut, bukankah seharusnya sang Appa yang menemaninya menuju altar. Tapi karena Yesung terus saja merengek, mau tidak mau Jongwoonpun menyanggupinya.

Yesung tersipuh malu saat melihat namja tampan berjas putih tengah tersenyum kearahnya didepan altar, berbeda dengan Jongwoon yang mengernyitkan dahinya saat melihat seorang namja yang memakai setelan jas sepertinya berdiri disamping Kyuhyun dan membelakangi para tamu.

“Siapa namja itu Yesungie? Bukankah seharusnya dia tau bahwa ini pernikahanmu?” tanya Jongwoon lirih ditelinga Yesung.

“Molla,” jawab Yesung singkat seraya tersenyum. Mereka berdua berjalan perlahan menuju altar dengan suara kagum dari para tamu.

“Ini pengantinmu Cho Kyuhyun.” Kata Jongwoon seraya menyerahkan tangan mungil Yesung kepada Kyuhyun. Tanpa menunggu waktu lama, Kyuhyun meraih tangan Yesung dan tersenyum.

“Gomawo Jongwoonnie.” Jongwoon tersenyum dan mengangguk.

“Dan kau pengantinku Kim Jongwoon.”

Deg.

Jongwoon membatu, suara itu sangat ia kenal, tubuhnya tiba-tiba terasa kaku, ia mendengar suara kekehan dari Yesung dan juga Kyuhyun. “Kau tidak mau naik ke altar bersamaku, huh?” lagi. Dan kali ini Jongwoon menatap sumber suara yang berada tepat disampingnya.

Betapa terkejutnya dia saat melihat sosok itu, sosok yang sangat ia rindukan, sosok yang hampir 7 bulan ini tidak ia temui. “Would you marry me, Kim Jongwoon?”

“Si-siwon?” namja berdimple smile itu tersenyum seraya membuka tangan kanannya, berharap Jongwoon akan meraih uluran tangannya.

Jongwoon tidak bisa berbuat banyak, semua begitu cepat terjadi dan membuatnya bingung. “Ayo Jongwoon, raih tangannya, kita akan menikah bersama-sama.” Lirih Yesung terlihat sangat bersemangat.

Sedangkan dibangku tamu, Kibum, Heechul dan Donghae tersenyum tipis. Mereka sedikit kecewa dengan apa yang terjadi saat ini, tapi mungkin hanya dengan ini Yesung ataupun Jongwoon akan merasakan kebahagiaan. “Jongwonnie, kau tidak mau menikah denganku?” tanya Siwon lagi.

“……………”

“Kajja Jongwoonie, raih tangan Siwon!!” Ucap Kyuhyun, sejenak Jongwoon menatap kearah Yesung dan Kyuhyun yang seakan memberinya semangat. Begitu pula saat ia menoleh kebelakang, para tamu, teman, orangtua serta kerabat seperti berbicara ‘raih… raih… raih…’ hingga akhirnya ia kembali menatap kearah Siwon.

Namja tampan itu tidak bereaksi, ia masih cukup ragu dengan ekspresi yang ditunjukkan namja manis itu. “Aku tidak akan memaksamu.” Tukas Siwon seraya akan menarik uluran tangannya lagi, tapi tiba-tiba Jongwoon meraih tangan kekarnya.

I do, Bisakah kita secepatnya menikah?” keheningan terasa sangat pekat, ucapan Jongwoon membuat semua orang yang berada ditempat itu terkejut, beribu-ribu terkejut.

Tanpa menunggu waktu lama, hanya dengan senyuman semua itu bisa diartikan. Sekarang berdiri 4 orang namja yang secara kebetulan atau tidak berdiri didepan altar, menantikan ucapan sang pendeta untuk menikahkan mereka.

“Cho Kyuhyun, bersediakah kau menjadi pendamping Kim Yesung mulai saat ini, menjaganya selalu, membahagiakannya selalu, merawatnya saat ia sakit, menghibur saat ia sedang terpuruk dan jatuh sakit, dan selalu berada di sampingnya hingga maut memisahkan?” tanya sang Pendeta. Kyuhyun tersenyum.

“Ya, saya bersedia.” Yesung menghembuskan nafasnya perlahan untuk mengatasi rasa gugupnya.

“Kim Yesung, bersediakah kau menjadi pendamping Cho Kyuhyun mulai saat ini, menjaganya selalu, membahagiakannya selalu, merawatnya saat ia sakit, menghibur saat ia sedang terpuruk dan jatuh sakit, dan selalu berada di sampingnya hingga maut memisahkan?”

“Saya bersedia.” Dengan ucapan Yesung, sang Pendeta mengarahkan tatapannya kearah Siwon dan Jongwoon.

“Choi Siwon, bersediakah kau menjadi pendamping Kim Jongwoon mulai saat ini, menjaganya selalu, membahagiakannya selalu, merawatnya saat ia sakit, menghibur saat ia sedang terpuruk dan jatuh sakit, dan selalu berada di sampingnya hingga maut memisahkan?” Siwon tersenyum manis, menunjukkan dimple smile andalannya, ia menatap Jongwoon yang tengah menunduk.

“Saya bersedia.”

“Kim Jongwoon, bersediakah kau menjadi pendamping Choi Siwon mulai saat ini, menjaganya selalu, membahagiakannya selalu, merawatnya saat ia sakit, menghibur saat ia sedang terpuruk dan jatuh sakit, dan selalu berada di sampingnya hingga maut memisahkan?” Jongwoon diam, ia masih saja menunduk selama beberapa menit.

“Jongwoonie,” lirih Yesung saat melihat Jongwoon masih terus menunduk.

“Kenapa? Apa yang terjadi?” terdengar riuh pertanyaan para tamu saat Jongwoon tidak menjawab pertanyaan sang Pendeta.

“Saya ulangi, Kim Jongwoon, bersediakah kau menjadi pendamping Choi Siwon mulai saat ini, menjaganya selalu, membahagiakannya selalu, merawatnya saat ia sakit, menghibur saat ia sedang terpuruk dan jatuh sakit, dan selalu berada di sampingnya hingga maut memisahkan?” dan kali ini Siwon sendiri yang menatap lekat sosok itu.

“Tidak usah dipaksa jika kau belum siap Jongwoonnie.” Suara Siwon membuat Jongwoon tersadar, ia mengangkat kepalanya dan tersenyum.

“Saya bersedia pendeta.” Ucapnya tiba-tiba. Terdengar helaan nafas panjang dari para tamu, sedangkan Siwon masih terus menatap wajah Jongwoon.

“Mulai hari ini, saat ini, detik ini, kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri hingga maut memisahkan.”

PLOK.. PLOKK… PLOOK…

“CHUKKAEYO!!” Suara kebahagian terdengar sangat jelas dari seluruh penjuru gereja.

“Silahkan memasangkan cincin dijari pasangan dan silahkan memberi ciuman kepada masing-masing pasangan.” Kyuhyun dan Siwon mengambil cincin yang ada disaku mereka dan menyematkan cincin itu dijari Yesung dan Jongwoon.

“Saranghae Jongwoonnie.” Lirih Siwon tepat saat cincin itu melekat dijari manis Jongwoon.

“Nado saranghae Wonnie-ah.” Ucapnya dengan berganti menyematkan cincin dijari manis Siwon, mereka berdua mulai mendekatkan bibir mereka, mulai memberikan ciuman didepan semua orang.

“HUWAAAAA~” teriakan dari Leeteuk membuat Kyuhyun dan Yesung yang masih saling menatap terkejut, mereka menoleh kebelakang dan melihat Siwon menggendong tubuh Jongwoon dengan masih menautkan bibir mereka.

“Aku juga tidak mau kalah Baby.” Tutur Kyuhyun lalu melumat bibir tipis Yesung, menekan kuat tengkuk Yesung untuk memperdalam ciuman mereka.

Begitu membahagiakan. Yesung, Jongwoon, Siwon maupun Kyuhyun sama-sama merasakan kebahagian ganda. Mereka tidak peduli walau mereka sedang berada didepan banyak orang, mereka hanya ingin semua orang tau bahwa cinta mereka tidak sekecil orang melihat, cinta mereka terlalu besar sampai kapanpun.

“GANBEI!!!”

Ting….

Suara gelas yang bersentuhan penanda bawa pesta meriah yang diadakan ditaman rumah keluarga Kim sedang berlangsung. Terlihat kebahagian disetiap mata memandang. Tapi ternyata ada sesuatu yang membuat senyum dari Kyuhyun menghilang.

“Kyuhyunnie.” Kyuhyun terpaku mendengar suara itu, ia tidak berani memutar tubuhnya kebelakang. Sedangkan Jongwoon dan Siwon tersenyum tipis melihat ada 3 orang yang mereka kira adalah tamu tengah tersenyum.

“Kyunnie lihat!! Mereka keluargamu bukan?” tandas Yesung seraya membantu Kyuhyun memutar tubuhnya, dan benar saja, dua orang paruh baya dan seorang yeoja cantik hampir meneteskan airmata karenanya.

“Kyunnie-ah~” mereka bertiga memeluk erat tubuh Kyuhyun yang masih belum bereaksi.

“Kami sangat merindukanmu.”

“Eomma.” Lirih Kyuhyun.

“Apa kau tidak merindukan Noona? Mengapa kau diam seperti itu, huh?”

“Noona.”

“Mianhae Kyuhyun-ah, semuanya salah Appa, jika Appa tidak egois, kau tidak akan seperti ini, tapi kau harus tau, Appa dan Eomma memutuskan untuk kembali bersama, dan kita akan menjadi keluarga yang utuh lagi.” Terang namja paruh baya itu seraya menghapus airmata yang menetes.

“Jin-jja? Kalian tidak berbohong?” Jongwoon mendekati Yesung dan mengusap pelan bahu namja manis itu.

“Beberapa bulan yang lalu Yesung mendatangi kami dan mengatakan jika kau akan menikah, Yesung juga yang akhirnya membuat mata Appa terbuka dan menginginkan keluarga kita kembali seperti semula.”

“Ye-yesung?” Kyuhyun menoleh kebelakang, ia melihat Yesung tersenyum dan mengangguk disamping Jongwoon.

“Appa mohon maafkan Appa Kyuhyun-ah.” Tanpa diduga, Kyuhyun mulai melebarkan senyum lalu meraih tubuh sang Appa.

“Aku yang seharusnya minta maaf Appa, aku terlalu kekanakan hingga memutuskan untuk pergi menjauh dari kalian.”

“Tidak ada yang bersalah, sekarang kita harus membuka lembaran baru.”

“Eomma?” Kyuhyun berganti memeluk tubuh Eommanya.

“Chukkaeyo Kyunnie-ah, kau lebih dulu menikah daripada Noona.” Kyuhyun kembali terkekeh lalu memeluk tubuh yeoja cantik tersebut. Yeoja yang juga adalah Noonanya.

“Jadi… apakah pesta ini bisa kita lanjutkan?” tanya Heechul memecah keseriusan diantara mereka.

“PPALLI!!!!”

Semua itu bisa berubah bukan? Keluarga Kyuhyun yang tadinya hancur akhirnya utuh lagi, kebahagian yang diidam-idamkan oleh semua orang.

Kyuhyun menjadi seorang namja yang lebih baik, ia memutuskan membawa Yesung ke Kanada untuk memulai hidup barunya.

Sedangkan Siwon membawa Jongwoon ke Italy, karena ia tidak bisa meninggalkan perusahaannya disana.

.

::COINED::

.

“Uhhh~ Wonnie-ah, aku lelah~ aaahhh~ gumanhae~ jebaal~” Jongwoon mencengkram siku meja kantor Siwon.

“Akuuhh~ masih ingin melakukannya lagih~ Baby~ Ooohh~” ujar Siwon seraya terus menyodok hole Jongwoon.

“Wonniehh~ kita lanjut-kan aaahh~ dirumah~ Oohhh~ Ini kantor~” Ucap Jongwoon terbata-bata saat Siwon tidak memberikan kesempatan untuk dirinya menghirup udara bebas.

Siwon hanya berseringai, ia sangat sadar bahwa mereka tengah melakukan adegan berbahaya itu dikantornya, karena beberapa hari ini Siwon tidak bisa pulang kerumah, sehingga ia meminta Jongwoon untuk datang ke kantornya.

Setelah merapikan dan mengkosongkan meja kerjanya, Siwon malah meletakkan tubuh Jongwoon diatas meja dan melakukan apa yang beberapa hari ini tidak mereka lakukan.

“Kau tenang saja Baby, semua akan baik-baik saja, Uuhh~ kau masih ketat!!” Tanpa menghiraukan telpon yang berdering, Siwon terus menatap ‘lapar’ namja yang ada dihadapannya saat ini.

“Ad-dah telpon Wonnieh~ Oohhh~ Gumanhaee~” Jongwoon sudah tidak bisa menahannya, junior Siwon yang tidak bisa dikatakan kecil itu terus memanjakan holenya.

Matanya tertutup rapat, ia menggigit bibir bawahnya kuat-kuat agar desahannya tidak terdengar keluar ruangan. Dengan berpegangan pada pinggul Jongwoon, sesekali Siwon mengecup hingga menggigit ringan nipple-nipple Jongwoon, lalu membuat kissmark disekitar tubuh putih itu.

“Kauh~ tauh Babyh~ akuh tidak pernah tahan jika melihat tubuhmu inih~ Ooohhh~” racau Siwon.

“T-tapi inih kantor-Aaahhhh~ Ehmmpppp~” Jongwoon membekap mulutnya sendiri dengan menggeleng-gelengkan kepalanya kuat saat junior Siwon tepat menusuk titik prostatnya.

Siwon tersenyum tanpa mengurangi tempo tusukannya, ia mengulurkan tangan kanannya untuk menyentuh bibir Jongwoon. “Mendesahlah, akuh~ ingin mendengarnyah babyh~”

Jongwoon tetap menolak meskipun jemari Siwon mulai memainkan bibirnya. Sekuat tenaga ia menahan desahannya, tapi percuma saat Siwon menggigit nipple sebelah kanannya. “ARRHHHHH~ SIWONNIE~ OOHHHH~ THERE~ PPALLIIIII~” Pekik Jongwoon tidak bisa menahan apa yang ia rasakan saat ini, ia sangat mengerti bahwa suaranya pasti akan terdengar keluar ruangan Siwon, tapi kali ini ia mencoba untuk tidak peduli dan mengikuti kata-kata Siwon.

“Jah~ terus sepertih ituh babyh~ Aaahhhh~”

Faster~ Wonnieh~ Aaaahhhh~” tanpa menunggu waktu lama, Siwon menambah kecepatan tusukannya, ia merasakan hole Jongwoon mulai menghimpit juniornya. Begitu pula dirinya yang merasa juniornya mulai berkedut cepat.

“Ak-kuh keluar Babyh~ Oohhhhh~”

“Aaahhhh~ Deeper~ Wonnieh~ AAAAHHHHHH~”

Splurt.

Siwon tersenyum seraya mengatur nafasnya saat berhasil mengeluarkan cairan putih kentalnya dihole milik Jongwoon, begitu pula namja manis itu yang mengeluarkan cairannya di atas perutnya hingga mengenai perut Siwon juga, terkadang ia masih menutup matanya karena terlalu lelah. “Gomawo Baby, chu~” Siwon mengecup kening Jongwoon lama.

Siwon kembali menatap Jongwoon dan menghapus peluh yang ada diwajah manis tersebut. “Saranghae Kim Jongwoon, kau adalah yang terindah untukku.”

“Nado Wonnie-ah.” Jongwoon kembali menutup matanya saat Siwon melumat lembut bibirnya, ciuman lembut yang akhirnya menjadi ciuman yang menuntut.

.

::COINED::

.

“Kyunnie~” Yesung merajuk dengan melingkarkan tangannya dileher Kyuhyun yang tengah memainkan sebuah melody dengan pianonya.

“Hng?” tanpa menghentikan permainan pianonya, sesekali Kyuhyun hanya melirik kearah Yesung.

“Kyunnie~” namja tampan itu tersenyum, seakan mengerti dengan arti suara Yesung. Iapun menghela nafas panjang dan menghentikan permainan pianonya. Ia memutar tubuhnya untuk menghadap namja yang sangat ia cintai itu.

“Ne? Kau meminta sesuatu dariku?” tanyanya seraya melingkarkan tangannya dipinggang Yesung, ia mendongakkan kepalanya karena memang Kyuhyun dalam posisi duduk sedangkan Yesung dalam posisi berdiri.

Yesung hanya tersenyum sambil menunjuk-nunjuk bibirnya. “Mwo? Kau ingin aku menciummu?”

“Lebih~”

“Aish, istriku sedang bergairah, eh?” ledek Kyuhyun seraya menarik hidung Yesung lalu menggoyang-goyangkannya pelan.

“Aish~ jangan menggodaku.” Yesung melipat kedua tangannya didepan dada sambil mengerucutkan bibirnya lucu.

“Aigo~ lihatlah jika istriku sedang merajuk, kau ingin aku melakukannya sekarang, huh?” sebelum Yesung mengatakan sesuatu, Kyuhyun sudah lebih dulu bangkit dan mendorong tubuh Yesung pelan kearah pilar besar yang ada dibelakangnya.

“Urhm~” desah Yesung saat Kyuhyun melumat bibirnya, menerobos rongga hangat miliknya dan mengeksplor bagian dalam bibirnya dengan lembut. Sesekali mereka saling menyesap lidah pasangan dan memberikan gigitan ringan disekitarnya.

“Uhrm~ kau membuatku tidak bisa menahannya Baby. Slurp~”

“Uuughhh~ Kyunniehh~” Racaunya. Kyuhyun menjilat leher putih yang sudah sedikit berkeringat itu, dengan kedua tangannya yang bergerak lincah membuka satu persatu kancing kemeja Yesung.

Mengerti bahwa ini akan berlangsung lama, Kyuhyun menggendong tubuh Yesung untuk dibawanya kekamar, melemparkan perlahan tubuh mungil itu ke ranjang lalu menindihnya.

Sembari melucuti tubuhnya dan tubuh Yesung, Kyuhyun mulai mengeksplor seluruh tubuh yang terekspos sempurna itu, memberikan ciuman ringan dan membuat kissmark disekitarnya.

Tubuh Yesung bergeliat kecil saat Kyuhyun sampai dibagian intimnya, mulai menjilati batang juniornya yang sudah sangat menegang. “Arrhhh~ Kyuhhh~ kulum~ Ooohhh~”

As you wish baby~ slurp~

“Ooohhh~ Ppalliiii~” Kyuhyun mulai mengulum pelan junior Yesung. Kedua tangannya keatas untuk memainkan nipple-nipple Yesung. Sedangkan namja manis itu hanya bisa terus mendesah, kedua tangannya menarik-narik sprei yang ada dibawahnya. “Ngghhh~ Kyuuuhh~ Faster~

Sesuai keinginan, Kyuhyun mulai mempercepat apa yang sedang ia lakukan. Sedangkan Yesung mulai mengulurkan tangannya untuk meraih kepala Kyuhyun. “Kyuhhh~ gumanhaeeee~ jebaaalll~”

“Hng?” Kyuhyun mengangkat kepalanya lalu mendekatkannya kearah Yesung. “Wae?”

Fuck me!!” lagi-lagi namja tampan itu terkekeh dan menggeleng pelan, sejak kapan Yesung menjadi sangat perajuk seperti ini, eh? Bahkan seingat Kyuhyun, terakhir mereka melakukan semua itu, Yesung mengeluh lelah dan tidak ingin melakukannya lagi, tapi sekarang?

Oh~ lihatlah betapa wajah lugunya membuat Kyuhyun ingin segera memakannya. Kyuhyun berseringai untuk beberapa saat.

Jleb.

“ARGH!!!” tanpa diduga, Kyuhyun berhasil menembus hole Yesung tanpa kesulitan, ia menggoyang-goyangkan pinggulnya untuk mendapat respon dari hole itu. “Ugh~ Kyunniehhh~”

“Hng~ Wae Baby? Kau mau apa sekarang?”

“Ppalli~ jangan mempermainkankuh~” sungguh Kyuhyun tidak mengerti apa yang merasuki tubuh Yesung saat ini, tapi jujur ia sangat menyukai sifat dan sikap Yesung yang seperti ini.

Setelah puas menggoyang-goyangkan pinggulnya, perlahan Kyuhyun menarik juniornya untuk keluar dari hole Yesung, lalu tanpa menunggu namja manis itu mengambil nafas, ditusuknya lagi hole tersebut dan langsung menggerakkannya in out dengan tempo cepat.

“Ungh~ Kyuuhhh~ Ooohhhh~ More~ fuck me~ jebaaaaal~ Aaaahhh~”

You’re very naughty babyh~ Ooohhhhh~” Kyuhyun memilin tonjolan pink milik Yesung dengan terus menusuk hole itu, mencari titik yang ditunggu-tunggu oleh mereka berdua.

Kiss me Kyuhhh~ juseyo~” Yesung menarik kepala Kyuhyun lalu melumat bibir Kyuhyun, mengecap setiap rasa yang ada dibibir itu. Tangan Yesung mulai menyusup kehelaian rambut Kyuhyun, lalu menariknya untuk semakin memperdalam ciuman mereka.

“Urhm~ Babyh~ perlukah aku menambah sesuatu di hole mu, hum?” tanya Kyuhyun seraya  berseringai.

“M-mwo? Se-suatu apa?” tangan Kiri Kyuhyun membuka laci nakas yang ada disamping tempat tidurnya lalu mengeluarkan sesuatu.

Glup.

Yesung meneguk salivanya dengan susah. “Vi-vibrator?” Kyuhyun tersenyum seraya meletakkan toy sex disamping Yesung.

“Atau kau mau ini?” lagi, Kyuhyun mengeluarkan sesuatu dari laci nakas itu, mata Yesung membulat.

“A-andwaeyo~ aku tidak mau memakai itu!!” sahut Yesung seketika saat melihat Kyuhyun membawa cock ring.

“Kau tidak mau?” Yesung menggeleng. “Baiklah, kita akan bermain dengan Vibrator ini saja, ne?” mau tidak mau Yesung menggangguk pelan. Perlahan Kyuhyun mengeluarkan juniornya dari dalam hole tersebut.

“Ungggh!!” racau Yesung. Ia mengambil nafas panjang ketika mendengar vibrator yang ada ditangan Kyuhyun mulai bergetar. Dan Yesung langsung membungkam mulutnya saat dirasa vibrator yang bergerak cepat itu masuk kedalam holenya. “ARGGHHHHH~ KYUNNIEEEEEEEHHHHH~” pekiknya dengan mencoba menggerak-gerakkan tubuh bagian bawahnya.

Ia tau bahwa Kyuhyun menyalakan vibrator tersebut dalam mode maksimum dan itu semakin membuat Yesung ingin segera mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuhnya. “Baby, jika kau keluar terlebih dahulu, aku akan memasangkan cock ring padamu.” Bisik Kyuhyun lalu menjilat daun telinga Yesung.

“Ka-Kajjah~ Kyunnieeeh~” Kyuhyun mulai memposisikan juniornya tepat dihole Yesung yang sudah terisi penuh oleh vibrator tersebut, dengan susah payah Kyuhyun menusuk hole itu sehingga vibrator yang tertanam di hole Yesung semakin masuk kedalam. “UNGH~ KYUUUHHHHH~”

Sejenak Kyuhyun menusuk hole itu perlahan dengan membelai halus rambut Yesung, namja manis itu menutup matanya rapat-rapat untuk menutupi airmata yang ingin jatuh karena rasa sakit dan penuh yang ia rasakan dibagian bawah tubuhnya.

Kyuhyun mulai memanjakan Yesung, ia mengocok pelan junior Yesung sembari mengecupi tubuh yang sudah terlihat kontras dengan warna biru keunguan itu. Seraya terus mendesah, terkadang Yesung menjambak rambut Kyuhyun untuk sekedar melampiaskan keinginannya.

“AHHHHH~ THERE~ DEEPER~ KYUUUHH~”

“Aaaaahhhh~ Babyh~ kauh~ ugh~~”

“ANIYAAAAAA~ AAAHHHH KYUUUHHH~” Junior Yesung berdenyut, begitu pula Kyuhyun, hanya membutuhkan beberapa kali tusukan merekapun mengeluarkannya secara bersama-sama.

Splurt.

Nafas mereka memburu, Kyuhyun tersenyum puas melihat Yesung mulai memejamkan matanya. terlalu lelah? Sepertinya iya. Setelah puas mengeluarkan cairan kental miliknya di hole Yesung, perlahan Kyuhyun mengeluarkan juniornya dan juga vibrator yang masih bergerak di hole Yesung. “UNGH~” Yesung meracau lagi, ia membuka matanya perlahan. “Kyunnieh~”

“Ne?” Kyuhyun meletakkan vibrator tersebut kelantai lalu merebahkan tubuhnya disamping Yesung, menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.

“Gomawo.”

“Akan kuturuti semua yang kau mau Baby, apapun itu.” Ujar Kyuhyun lalu merekuh tubuh Yesung dalam pelukannya, tertidur dalam indahnya malam yang mereka lalui berdua.

.

::COINED::

.

2 bulan sudah mereka menikah, dan selama itu tidak pernah ada masalah dalam kehidupan mereka. Yesung ataupun Jongwoon juga masih sering mengabari satu sama lain.

::ITALY::

“Wonnie-ah,”

“Ne Baby?” tanya Siwon dengan terus fokus pada map-map yang ada diatas meja kerja rumahnya.

“Aku merindukan Yesung, kapan kau ada waktu libur? Aku ingin ke Kanada untuk menemui mereka.” Siwon menghela nafas panjang lalu membuka kacamatanya. Ia menarik tubuh Jongwoon untuk duduk dipangkuannya.

“Aku belum tau, pekerjaanku masih sangat banyak.”

“Kau seorang presdir, kenapa pekerjaanmu tidak bisa dipindahkan ke sekretarismu, huh? Sama saja bohong jika kau memegang semuanya.” Namja bermarga Choi itu tersenyum lalu membelai halus rambut Jongwoon, mengecup sepintas pipi mulus tersebut.

“Baiklah my princess, secepatnya aku akan meliburkan diri.”

“Jeongmal?” Dengan anggukan singkat, mampu membuat Jongwoon tersenyum bahagia. “Gomawo yeobo, saranghae. Chu~” ujar Jongwoon lalu mengecup bibir tipis Siwon. “Boleh aku menelpon Yesung dan mengatakan sesuatu yang membahagiakan untuk kita?” Lagi-lagi Siwon mengangguk.

Dengan cepat Jongwoon mengambil handphone Siwon lalu mencari nomor Yesung dan meloudspeaker panggilan tersebut. Cukup lama dirasa panggilan itu tidak dijawab oleh Yesung.

::KANADA::

Baby, Siwon menelpon.” Jerit Kyuhyun yang masih fokus pada PSPnya, sedangkan Yesung sendiri sedang sibuk berada didapur.

“Kyu, bisakah kau mengangkatnya terlebih dahulu, aku masih sibuk.”

“Aniya, aku tidak bisa melepaskan ini, tinggal satu level lagi dan aku akan memenangkannya.”

“Ish~ selalu seperti itu.” Kesal Yesung seraya melepas apron yang ia pakai, lalu berjalan cepat menuju depan ruang tv, tepat dimana ia meletakkan handphone dan melihat Kyuhyun sibuk bermain dengan PSPnya. “Kau seperti anak kecil, menyebalkan.”

“Tudeol gajima nae chagiya~” ucap Kyuhyun lagi tanpa menatap kearah yang bersangkutan. Yesung mengerucutkan bibirnya lalu menatap handphone yang ada ditangannya. Iapun menekan tombol receive.

“Yeoboseyo.”

“Yeoboseyo Yesungie, apa kau sedang sedang sibuk?” Yesung mengernyitkan dahinya karena ternyata yang menelponnya adalah Jongwoon.

“Aniya Jongwoonie, waeyo? Tidak biasanya kau menelpon pagi-pagi sekali.” Kata Yesung sambil meloudspeaker telponnya, lalu meletakkan handphone itu keatas meja.

“Memang aku tidak boleh menelponmu pagi-pagi, hum? Aku hanya ingin menebak jika sekarang Cho Kyuhyunmu itu sedang bermain dengan selingkuhannya bukan?”

Tepat sasaran. Kyuhyun langsung tersedak dan mempause permainannya.

“YA!! Jongwoonnie, jangan menebak asal-asalan, aku tidak sedang bermain dengan PSPku, aku sedang bermain sesuatu yang mengejutkan dengan istriku.” Sahut Kyuhyun sambil melingkarkan tangannya dipinggang Yesung.

“Ish~ apa-apa’an kau Kyunnie, lepaskan!!” ronta Yesung.

“Hahahahaha~ kau tidak pintar berbohong Kyu, aku sangat mengerti, bahkan sekarang aku dan Siwon sedang menebak jika kau sedang memaksa Yesung untuk masuk kedalam pelukanmu bukan?” lagi-lagi ucapan Jongwoon seperti bisa menembus kehadapan Yesung dan Kyuhyun secara langsung.

“Maja Jongwoonnie, setiap hari ia terus saja bermain dengan selingkuhannya, bahkan terkadang ia tidak menghiraukanku.” Eluh Yesung sembari menatap Kyuhyun penuh kesal.

“Pukul saja dia Yesungie.” Sahut Siwon dari sebrang telpon, terdengar suara tawa menggelegar dari Siwon dan Jongwoon, dan disambut hangat dengan cengiran dari Yesung. Kyuhyun hanya mendengus kesal karena ketiga orang tersebut selalu memojokkan dirinya.

“Yesungie” / “Jongwoonnie” Yesung dan Jongwoon sama-sama berucap bersamaan membuat mereka terkekeh.

“Okay, bicaralah dulu!!” pinta Jongwoon mengalah.

“Andwaeyo, kau bicaralah dulu!!”

“Baiklah, bagaimana jika kita mengucapkannya bersama-sama?” usul Jongwoon, Yesung dan Kyuhyun bertatapan heran lalu mengendikkan bahunya.

“Jika itu maumu.”

“Siap!! Hana… dul… set…”

“Aku ingin memberimu kabar baik.” / “Aku ingin memberimu kabar baik.” Kalimat yang sama dan diucapkan secara bersama-sama, oh~ betapa kompaknya saudara kembar ini.

“Hahahaha~ baiklah, kabar baik apa yang ingin kau berikan padaku?”

“Aniya, kau saja yang menyampaikan terlebih dahulu. Ugh~” Yesung sedikit melenguh saat Kyuhyun mengeratkan pelukan dipinggangnya sembari mengecupi leher jenjang istrinya.

“Kyunnie-ah, gumanhae!! Jangan mengganggu kita terlebih dahulu.”

“Aigo~ kau benar-benar jahat Jongwoonnie, baiklah aku tidak akan melakukan sesuatu pada Yesungieku.”

“Good boy.”

“Lupakan soal Kyuhyun, bagaimana jika kita mengucapkannya secara bersama-sama.” Keheningan terasa beberapa saat.

“Ide yang bagus, kau siap?”

“Ne.”

“Hana…”

“Dul…” terdengar jantung mereka berdetak sangat kencang menunggu sesuatu yang mereka tunggu-tunggu dan….

“Set….”

“AKU HAMIL!!!”

.

::COINED::

.

KIM’s LETTER

-Kim Jongwoon-

Sifat iriku saat kecil membuatku membenci Yesung, Yesung selalu dibangga-banggakan karena dia adalah anak yang sangat pintar, selalu meraih ranking pertama dan selalu memenangkan semua lomba yang diadakan di sekolah ataupun luar sekolah. Appa selalu memberi apapun yang diinginkan Yesung, mengabulkan seluruh keinginan Yesung.

Sedangkan aku? aku juga meraih ranking disekolah walau hanya masuk ke 10 besar, tapi aku tidak sepintar atau secerdas Yesung, appa selalu memberiku buku-buku pelajaran agar aku bisa menjadi seperti Yesung. Aku tidak mau appa terus membanding-bandingkan aku dengan Yesung. Itulah sebabnya aku membenci Yesung sejak kecil, sejak kita duduk dibangku TK hingga akhirnya aku harus berangkat bersama appa ke Canada.

-Kim Yesung-

Aku tidak pernah membenci Jongwoon, aku selalu bersikap baik padanya, aku selalu ingin membantu dia untuk belajar agar appa juga memperhatikan dirinya seperti aku. Tapi dia selalu menolakku dan terus bersikap kasar padaku. Aku sangat sadar bila dikeluarga ini, appa sangat ingin Jongwoon seperti diriku, tapi aku tahu, setiap orang tidak akan mau jika harus dibanding-bandingkan ataupun dituntut untuk menjadi seperti orang lain.

Aku mencintai Jongwoon, tidak pernah terbesit perasaan benci kepadanya, hingga suatu hari. Dia benar-benar menutup hatiku untuk mencintainya, aku membencinya karena dia mendorongku kepinggir jalan hingga aku terjerembab ke dalam selokan. Aku mulai menutup hatiku untuk bersikap baik, karena tidak satu dua kali dia melakukan hal yang sama seperti itu padaku. Dia jahat, dia sangat kasar padaku, aku menganggap dia tidak pernah berharap mempunyai saudara kembar sepertiku. Aku membencinya, walau aku rasa dilubuk hatiku paling dalam, aku masih mencintainya.

Aku benar-benar bersikap dingin padanya, menganggap bahwa dirinya hanya pengganggu dikehidupanku. Tapi setelah aku bertemu Kyuhyun, lalu bertemu lagi dengannya, aku baru menyadari bahwa sebenarnya Jongwoon tidak seperti itu. Aku dan dia saling mencintai layaknya seorang saudara.

Dan sekarang aku benar-benar tidak ingin membenci atau melukainya, aku bahagia karena dia juga ikut bahagia dengan orang yang ia cintai.

Aku mencintaimu Kim Jongwoon… -Yesung

Aku mencintaimu Kim Yesung… –Jongwoon.

.

.

~END~

.

.

ENDING~ ^^~ Jangan timpuk author yaaaa~ emang sengaja buat gantung seperti trias eon yang suka bikin ff gantung -_-..

Gimana encehnya -_- weird kan dan gak hot n pendek bgt >< mianhae, kayaknya gegara author tobat bikin enceh, sekarang jadi gk ada feel lagi wkwkwkw #plakplakplak

Mianhae mengecewakan reader >_<”

Sekian dan gomawo udah terus ngikutin ff2 disini ^^ leave a comment juseyo ^^

68 comments on “Coined – Chapter 5[END]

  1. happy ending,,,,,,semua berada ditempat yg seharusnya…

    Y ini gantung ceritanya,,,yewoon hamil’y bareng hehe gmn lo mereka punya anak kembar
    juga,,hehe bakal rame

    itu wonwoom nc’an dikantor,diatas meja pula gk bisa bayangin,,,hot bget,kyusung apalagi,,tumben yesung yg agresif?

    Ok,,,,ditunggu ff laennya….

  2. sipp Happy End #kiss dhy

    tumben ncnya g bikin hot and cool, tp menyebabkan fantasy liar he..he..he

    good ff saeng, di tunggu ff yang lainnya (^_^)

  3. Unn yakin tobat ?? .-. Yakin ?? *mikir keras*
    Huwooo huwoooo encehnya wonwoon kurang panjaaaang -3- masa gaada foreplaynya sih ._. *kedip kedip innocent*
    Sukak deh kalo happy ending semua gini :33 kyaakyaaa
    karena endingnya gantung berarti masih boleh request sequel dong yaaaaa xD mwahahaha *kabur ke italy*
    Pas bagian siwon ngelamar trus jongwoon mikir keras agak aneh unn ._. Agak bingung apa yg sebenernya dipikirin jongwoon -3-
    Tetep awesome unn as always :3 berhubung uda hamil tinggal nungguin dedeknya lahir deh *melo eyes*
    Bikinin special chap honeymoon mereka dong unn ._.v *banyak maunya*
    Okeippp daripada tambah bawel mau pamit aja deh saraaaaannnnggggg unn <3<3<3 *kawin lari bareng jongwoon*

  4. kyaaaa~~~ eonny, ><
    akhirx aq bsa coment, ^^ tpi ini nyempet2in bca lho,
    mian bgtzzz di ff lainx eon, blum aq bca. ntr law aq udah slesai UAS n UAN bru aq bca, biar khusyuk gto hehehe🙂

    oke, bkin sequel donk…
    dsitu yesung n jongwoon nglahirin bareng n won kyu panic ^^

    oya eon, hrusx itu ch 5, kok jdi ch 4 lge?? o_O?
    di mention jga gto. ini aq yg salah atw eon yg salah?

    • hahaha ne gwaenchana saeng ^^
      semangat buat UN nya ya😀
      hahahah sequel ya -_-
      ntar deh coba eon pikirin ulang kkk~
      iya mian mian kemarin salah nulis kkk~
      sekarang udah balik kok jadi chap 5 hahaha

      gomawo😀

  5. Yeeaaayyy!! Happy ending (งˆ▽ˆง)

    Aku suka ence-nya siwoon!! Ugh..aahh..oohh.. Dikantor gitu lho, dan lagi si daddy niat bgt bersihin meja kerja-nya buat tmpat bercinta. ㅋㅋㅋ

    Klo kyusung?? Vibrator-nya itu lho chagi, knp kau senang sekali menempatkan dua benda dalam satu tempat (vibrator + *tiiiitttt*) -___-
    Emang dah, kau itu yadong akut. Sedang dlm masa bertobat aja ence-mu seperti itu!! Apalagi klo lg semangat bikin ence!! Huwaaaa… Begimana nasib 2 uke manis itu!!😄

    Yewoon hamil?? Waahh.. Chukahae (з´⌣`ε) (з´⌣`ε) (з´⌣`ε)

    • -_- maksudmu apa chagiya??? #lumatbasah
      iya dong, pas itu daddy minta aku buat video’in mereka -this and that- dikantor wkwkwkw

      -_- aku semangat kalo km post ff mu buat aku itu hahahaha

  6. hwaaaaa…ha…ha…. akhirnya hapy ending ya eon emang daebak benerlah hahay… q sk bngt ma karakter jongwoon yg dewasa disini trus mau merelakan kyu wat yesung tp untungnya jongwoon dapet yg lebih baik hehe…. ok lah q puas bngt ma critanya.. gomawo eonie.

  7. yeay happy end…suka..suka…><
    so sweet bget bsa nikah breng..kwkwk
    dsini yesung agresif bget deh #plak
    tuh orang emang pervert.a mintak ampun //lirikkyu ma wonppa😄
    pkoknya puas ma endingnya^^
    ktunggu ff author yg lain🙂
    keep writing!! n fighting!!!
    gomawo😀

  8. Numpang baca😄
    Boleh kan?#kedip” GJ *plakk

    YeWoon hamil kah? huwaaa chukkaeyoo ^0^ #heboh sndiri

    Ceritanya gantung thorr! berharapnya sih bakal dibuatin sequel ~,~😄 #plakk

    Oh ya.. aku boleh minta PWnya Betrayal in Love gak? #puppy eyes

    Yos! yesungdahlah., saya pamit dulu(?)
    Ditunggu sequel ama ep ep lainnya XDD #kaburrrrrr

  9. aaaaahhhhh…………
    jongwoon baik bgtz bsa maafin yesung wlaupn dya dah myakitimu. q slalu syang ma jongwoon tp np ya pek skaran q te2p g suka ma yesung. ah pdahl q dah mksain bwat ska jga ma yesung tp te2p g bsa. tauk ah yg pntng happy end. pling suka pas momentx siwon ma jongwoon i love this couple……………….

  10. eaaa..

    happy ending *lambe boxer sikembar*
    😉

    dan oh,yea…itu encehnya ya…ckckckck…detail bow.O,o
    tp hasilnya mantap jg lah,sikembar pd hamil tepat waktu,bebarengan pla.yrus anaknya bakalan kembar jg..
    awkawkawkawk…

    oh ya,chinguuuuuuuu….aku blm baca betrayal in lov mulai dr 1,2-dst ,blh dpt PWnya ndak??
    klu blh dm ke twitt aja yah @yowonelf13,itu jg klu blh, klu gk jg gpp…soalnya saia pencinta ff yg berbau2 angst plus deathchara,jd sayang klu dilewatkan.hehehehe….

  11. SEQUEL!!!SEQUEL!!

    eon sudah mulai menggantung ff mu eoh….-__- kalo begitu ff ku aku gantungkan saja seperti dhy eon sama tetua ya??? hahahaha.. sepertinya seru tub kalo ff ku jg ikut ngegantung xD

    akhirnya mereka bahagia…yey..happy ending..

    gk mau tau harus ada SEQUELNYA RAMYUN !!!

  12. yeaaaa happy end

    aduh siwon so sweet apa kurang ajar ya?gak ada kabar terus tiba2 ada di pelaminan xixixixixi

    mmm itu encehannya bikin ke innocenant aku ilang (?)😄.

    Wah chukkae ya akhirnya kim twins hamil.

  13. Aaaaaaaaaaaaa…….
    SEQUEL!!!! >.<

    Yey!!! Pair tebakanku benar
    Kyusung, Siwoon :-*

    Siwoon nc'an dikantor??
    Gk tau tempat
    Daddy always pervert -.-
    Klo Kyusung Aku gk bisa bayangin NC nya, mommy agresif ne?? Aku gak tw menau soal vibrator
    Yeskie anak 'lugu'
    Yeah~
    #cipok mommy n dad

    SEQUEEELLLLL
    #ngilang

  14. aku hamiiiillll!!!! ya ampun aku hamill #eh
    ane merinding, ada unsur2 mistisnya. si jongwon jd roh ngambang *merinding
    jgn2 q mandi diintip dia lagi kan ga keliatan dianya <_< *gamungkin

    bagus bagus lah ffmu hahaha

  15. aish, jadi Yesung yg sama Kyu dan Jongwoon sama daddy .. umbb, gpp deh kyu gk jadi sama Jongwoon.. Setelah baca ff END nya suka sama KyuSung kkkk~
    Ahaha, dhy-unn mau tobat buat NC?? yakin tha?? Jangan tobat ne unn, sdh terlanjur (?) eon jago buat NC-an wkwkwkwk .V.

    Dan apa itu? YeSung dan Jongwoon hamil ?? whoaa~ chukkae.. Sebntar lagi punya baby ^^

    Nice fic.. ^^~

  16. happy ending * tebar bunga
    hiks jongwoon kenapa nggak mati biar siwon jd jodi (jomblo ditinggal mati)
    chukkae ya akhirnya hamil jg
    ck gimana gak hamil orang wonkyu pervert banget
    tiap hari lemonan mulu

  17. kayaknya aq udah baca ni lama, tpi lom komen.. hehe *rubbed the back of my neck*

    so glad finally it has a happy ending *throw confetti*

    btw, mereka hobi ya seneng2 ga kenal tempat *nonton yewon kyusung sambil ngemil tulang ikan*

  18. eh bener tuh…
    semuanya hobbi bangt
    bercinta
    gak pada tempatya………..

    wwowooo…….KYU…………
    sereeeemmmmmm aagghhh……..!!!!!!!!

    siwwooonnnn………wwwoooowwwwwww…………
    segitu nafsu nyaa……………!!!!!!!!

  19. Thor.. Ikut baca ne..

    Qu review lgsung d chap akhir za ne..

    Seneng bgt akhirnya mereka bhagia..

    SiWoon KyuSung.. Ahhhhh susah si byangin Yesung punya kembaran. Tpi entah kenapa qu lbih nge feel ke Jong Woon..

    Daebbak thor..

  20. Woah~ akhr.na happy ending yak e0n😀 jdi keluarga yg bhagia ne ?!

    Encung with Kyupil dan Woon with Choi. Kkk~

    nae spicles e0n, khbisan kta” nie ep_ep krent, adakah sequel.na ?! Kalo kgak ada musti bkin *maksa #Plakk

  21. yeahh….walo commentnya telat,malumi aja ya eon…

    ntar buat skuelnya ya….

    tpi antar kta aja hahahaha……

  22. siwon tega banget ya ninggalin jong woon tanpa kabar sama sekali…
    tapi seneng banget akhirnya yesung nikah sama kyu dan jong woon nikah sama siwon…siwon bener2 bikin kejutan buat jongwoon tuh..
    akhirnya mereka bahagia terutama jong woon yang selama ff ini menderita terus…
    tapi kog siwon nglakuin itu ke yesung di kantor ya..dasar Mr.Pervert..hehehe

    seneng banget pokoknya coz happy ending😀

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s