Seeking Our Love – Chapter 2

Chapter 2.

Main Cast : Yesung, Siwon, Kyuhyun and other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Fluff, Hurt/comfort

Rate : T

Summary : Siwon semakin dekat dengan Yesung, tapi suatu hari ada kejadian yang membuat Yesung benar-benar kecewa kepada Siwon.

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cerita ini terinspirasi dari video SEEKING FOR YOU, bisa dibilang mirip tapi juga tidak ^^~~ hope you like guys.

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous story Chapter 1 | Next story Chapter 3

.

seeking2

.

Ia tidak pernah mengira bahwa kehidupannya di kota akan sesulit ini, dan lagi ia harus bertemu dengan seorang namja yang menurutnya sangat membuat kesal dirinya. Ia hanya ingin berusaha meraih apa yang ia inginkan, namun ternyata sesuatu yang lebih besar tengah menunggunya didepan mata.

.

“Malam ini aku akan menginap disini.”

Glup!!

Yesung membulatkan matanya dan sontak menghentikan acara makannya saat mendengar perkataan Siwon. “M-mwo? Bisa kau ulangi?”

“Kau tidak mendengarnya? Aku….menginap….disini…!! kau paham!!” tutur Siwon lagi lalu berjalan masuk kedalam kamar Yesung.

“YA!! KENAPA KAU MASUK KEKAMARKU HAH!!” Pekik Yesung dengan mencoba berlari menghampiri Siwon, tapi…

BLAM!!

Pintu itu sudah lebih dulu tertutup dan terkunci dari dalam.

Dok.. dok… dok….

“YA!!! NAMJA GILA CEPAT BUKA PINTUNYA!!!”

“Aku adalah tamu jadi aku berhak tidur dikamar, kau… tidur saja disana.”

“M-mwo?? TAPI AKU TUAN RUMAHNYA!! CEPAT BUKA!!” Yesung terus menggedor pintu kamarnya, tapi Siwon sama sekali tidak bereaksi. “Aish!! Aku benar-benar gila karenamu namja bodoh!!” gerutu Yesung dengan mengacak rambutnya frustasi. “Aaaahhhhh!!!!”

.

Cloudhy3424_Present

Seeking Our Love Chapter 2

Happy Reading

.

Pagi menjelang saat suara burung mulai terdengar indah diluar sana. “Ugh!!” Siwon bergeliat dari ranjang sebelum bangkit dan berjalan keluar dari kamar.

Ia sedikit terkekeh melihat Yesung yang tidur meringkuk diatas sofa tanpa selimut ataupun bantal. Siwon menatap jam didinding masih menunjukkan pukul setengah 5 pagi, dan memang ia terbiasa bangun pagi setiap hari.

Sejenak ia kembali kekamar untuk mengambil selimut dan juga bantal lalu berjalan mendekati Yesung. Siwon berjongkok didepan Yesung yang masih menutup matanya, terlihat begitu tenang dan….manis.

Aish~ apa yang sedang ia pikirkan eh? Kenapa tatapannya terus fokus pada satu titik? Satu titik yang tiba-tiba membuat hatinya bergemuruh. Siwon langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia sedikit mengangkat kepala Yesung untuk memberinya sebuah bantal, lalu menutupi tubuh mungil itu dengan selimut tebal yang ia bawa.

Lagi-lagi ia tidak bisa mengontrol hati dan tatapannya, Siwon mendekatkan wajahnya untuk sejenak melihat lebih dekat wajah itu, hingga tanpa diduga Siwon mendekatkan bibirnya untuk sejenak merasakan bibir kissable yang terlihat merah merekah itu, sangat lama walau hanya menempel tanpa bergerak sedikitpun.

‘Ugh!!’ entah sadar atau tidak, saat mengetahui apa yang sudah ia lakukan, buru-buru Siwon menarik wajahnya untuk menjauh dari wajah Yesung.

“Hng~” Yesung bergeliat kecil dengan masih menutup matanya, sepertinya namja manis itu tengah bermimpi indah. Tunggu? Mimpi indah? Apa itu artinya ciuman yang baru saja diberikan Siwon padanya adalah mimpi indah baginya? Entahlah.

Siwon memegang bibirnya dengan terus menatap wajah Yesung yang masih terlelap, iapun menggeleng-gelengkan kepalanya lalu berlari menuju kekamar mandi. ‘Apa yang sudah aku lakukan??? Arrggghhh!!! Kau bodoh sekali Choi Siwon!!!’

.

Terima kasih atas tumpangannya, sebagai balasannya aku membuatkanmu sarapan, aku tidak tahu bagaimana rasanya, yang penting kau harus memakannya sampai habis, kau paham!!

Aku harus berangkat kesekolah, nanti sepulang dari sekolah aku akan kembali kesana.

Yesung menatap secarik note yang tergeletak dimeja makan dengan sebuah ramen yang masih terlihat mengepulkan asap. Yesung terkekeh sambil menggelengkan kepalanya ketika memikirkan apa yang sudah dilakukan Siwon padanya.

Dan yang lebih bodohnya, ia tidak melakukan apapun!! Ia benar-benar mengutuk dirinya sendiri karena sudah bertindak sebodoh ini.

Yesung duduk dikursi meja makan, lalu menutup matanya rapat-rapat, memikirkan sesuatu yang menganjal pikirannya, sesuatu yang sampai saat ini belum bisa ia lupakan, sesuatu yang mungkin sangat menyakitkan untuknya.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Hey!! Choi Siwon!!!” langkah tegas namja tampan bernama Choi Siwon itu tidak sekalipun menunjukkan akan berhenti, ia tetap membiarkan suara-suara yang ia kenal itu memanggilnya berulang-ulang.

“YA!! Siwon-ah!!”

“Ck!! Bisakah kau menghentikan langkahmu, eh?” akhirnya dua orang yang daritadi mengejar Siwon mulai bisa menyamakan posisinya. “Ish~ apa kau tidak mendengar kami, huh?”

“Bisakah kalian diam? Hari ini aku benar-benar tidak ingin bertengkar dengan kalian.” Ujarnya datar, seperti biasa. Tapi hal itu membuat Donghae dan Eunhyuk hanya bisa diam mematung dengan saling bertatapan.

“K-kau kenapa?”

“Aniya, aku tidak apa-apa.” kali ini ia tersenyum tipis.

“M-mwo??? A-apa aku bermimpi? D-dia tersenyum?” tunjuk Eunhyuk takut ketika Siwon sudah meninggalkan mereka.

“Dia…mulai….berubah Hyukkie-ah.”

.

Daddy sudah memintamu untuk pulang tadi malam, tapi kenapa kau malah mengabaikan perintah daddy, hm?” Siwon mendengus kesal saat suara berat sang Daddy menginterupsinya untuk berhenti.

Ia tidak menoleh kebelakang saat ia sedang berada di anak tangga untuk naik kelantai atas, kamarnya. “Bukankah aku juga sudah mengatakannya dad? Temanku sakit, dia di apartemen sendirian, jadi aku menemaninya.”

“Kau tahu tadi malam keluarga Jessica kesini? Kau tahu Jessica mencarimu? Dia mencoba menghubungimu tapi handphonemu tidak aktif.”

“Aku malas berurusan dengan yeoja pabbo seperti dia!!”

“SIWON!!!”

“Ah…sudahlah dad, aku bosan berdebat dengan dad, tidak akan ada penyelesaiannya.” Tandasnya dengan sedikit melirik kearah Yunho lalu meninggalkan tempat itu untuk menuju kekamarnya.

“ARGH!! SHIT!!”

BRAK!!

Siwon melemparkan tasnya kelantai dengan cukup keras hingga membuat barang-barang yang ada didalamnya bertebaran keluar. “Mom!! Andai kau masih ada disini.” Lirihnya dengan menunduk.

.

“NE? Anda tidak bercanda? Mulai nanti malam?” wajah Yesung berbinar saat menerima telpon dari seseorang.

“Ne, Yesung-ssi, nanti malam kau sudah boleh siaran, dan partnermu adalah Leeteuk, aku harap kau tidak akan mengecewakan kami.”

“Le-leeteuk? Leeteuk super junior?

“Maja, wae? Apa kau tidak mau?

“A-aniya!! Itu merupakan impian saya PD-nim, saya benar-benar berharap bisa bertemu ataupun bekerja sama dengannya. Sekali lagi terima kasih PD-nim.”

“Ne, baiklah, persiapkan dirimu baik-baik, saya tunggu kau nanti malam.”

“Allgesseumnida. Ghamsa hamnida.”

“Ne.”

Pip. Yesung mematikan telponnya, mengambil nafas perlahan lalu menghembuskannya hingga akhirnya…. “KYAAAAA!!! AKHIRNYA AKU BISA MELAKUKANNYA!!!” teriaknya bahagia sambil melompat-lompat kegirangan.

“Apanya yang bisa melakukan?” Yesung menghentikan langkahnya, memutar tubuhnya dan menemukan sosok tampan yang beberapa hari ini selalu membuatnya kesal.

“Untuk apa kau kesini?” tanya Yesung dengan mulai menghapus raut wajah gembiranya.

“Ne? Kenapa pertanyaanmu seperti itu?” Yesung duduk didepan sofa lalu mulai menyalakan televisinya.

“Apa kau tidak ada pekerjaan lain selain membuatku kesal?” tanyanya tanpa menatap kearah Siwon, ia masih menekan-nekan remote TV untuk sekedar mengalihkan kekesalannya.

“Mwo?” Siwon mengernyitkan dahinya lalu mendengus kesal. “Hey!! Aku kesini karena ini!!” namja tampan itu menyodorkan bungkusan berwarna putih kearah Yesung. “Ambillah!! Ini makanan kesukaanmu bukan?”

Yesung melirik kearah bungkusan yang tepat berada disebelahnya, tercium aroma yang benar-benar sangat ia sukai. ‘Ramen?’ batinnya. Dengan masih bertampang kesal, Yesungpun menerima bungkusan yang ia yakin berisi ramen kesukaannya. “Tunggu!! Darimana kau-“

“Pasti menanyakan darimana aku tahu ramen itu makanan kesukaanmu bukan?” sahut Siwon dengan terkekeh geli. Sedangkan Yesung hanya mengangguk imut. Oh~ wajah kesalnya seperti melunak saat ia menerima makanan kesukaannya. “Hanya anak kecil yang mengigau dengan berkata seperti ini ‘Eomma, aku rindu masakanmu, aku ingin kau membuatkan ramen kesukaanku, eomma~’ aish~ benar-benar seperti anak kecil!!” tutur Siwon dengan menirukan gaya seorang Yesung yang tengah mengigau.

Sontak apa yang dilakukan Siwon membuat wajah Yesung memerah. “Berapa umurmu sebenarnya huh? Aku tidak percaya jika kau lebih tua dibanding aku.” Cibir Siwon lagi.

“A-aku….itu….arrghhh!!! terserah kau lah!!” Yesung frustasi sambil mengacak rambutnya. “Apa maumu sekarang tuan?” tantang Yesung dengan menatap obsidian Siwon.

“Mauku? Aniya, aku tidak mau apapun darimu, lagipula….” Siwon menggantungkan ucapannya seraya menatap Yesung dari atas hingga bawah. “Tidak ada yang menarik didirimu.”.

“M-MWOYAA??? KENAPA KAU BEGITU MENYEBALKAN HAH!!”

“Aku? Aku menyebalkan?” Siwon menunjuk dirinya sendiri. “Aku menyebalkan katamu? Kau yang menyebalkan!!”

“ANIYA!! KAU YANG MENYEBALKAN TUAN!!! KAU ADALAH NAMJA-YANG-SANGAT-AMAT-MENYEBAL-KAAAAAAN!!!”

“MWO? KAU BILANG AKU MENYEBALKAN? YA!! AKU TIDAK MENYEBALKAN!!”

“TAPI KAU MEMANG MENYEBALKAN!!”

“TIDAK!!”

“IYA!!”

“TIDAK!!”

“MENYEBALKAN, MENYEBALKAN, MENYEBALKAN!!”

“YA!! STOP!!” Siwon menghentikan perdebatan mereka, karena ia sudah tahu bahwa semua tidak akan selesai, namja yang ada dihadapannya saat ini benar-benar tidak tahu kata ‘mengalah’, dan ya.. sama seperti dirinya. “Ok ok!! Aku terima!! Aku menyebalkan!! Tapi kau harus ingat!! Kalau aku menyebalkan, aku tidak mungkin membawakan makanan untukmu.”

Yesung terdiam, benar yang dikatakan Siwon. Walau ia masih merasa Siwon sangat menyebalkan tapi namja tampan itu masih membawakan makanan untuknya. “Terima kasih.” Ucap Yesung lirih dengan menundukkan kepalanya.

“Ne? Kau bilang apa?” Siwon memicingkan matanya, sejujurnya ia mendengar apa yang dikatakan Yesung, hanya saja sifat evilnya kembali merasuk kedalam jiwanya. “Aku tidak mendengarnya.”

“T-terima kasih.” Lagi-lagi Yesung hanya mengucapkannya lirih.

“Aish~ apa suaramu sepelan itu? Aku tidak bisa mendengarnya bodoh.”

Yesung terlihat mulai kesal lagi, ia menarik nafas panjang lalu menatap wajah Siwon. “Terima-kasih-tuan.” Tuturnya dengan penuh penekanan.

“Nah, itu baru jelas. Ok sama-sama. Segeralah makan!! Dan tunggu, kau belum menjawab pertanyaanku tadi?” Siwon duduk disebelah Yesung yang mulai mengaduk-aduk ramen dengan sumpit yang juga tersedia dikantong itu.

“Pertanyaan apa?” tanyanya lagi sembari memakan ramennya dengan lahap.

“Kau tadi melompat-lompat sambil mengatakan jika kau bisa melakukannya, melakukan apa?”

“Apa aku perlu mengatakannya?” kali ini Siwon yang mulai merasa kesal, ia mencoba bertanya baik-baik, tapi kenapa jawaban Yesung seperti itu?

Siwon menghela nafas berulang kali seraya mencari-cari acara televisi yang menurutnya lebih menarik. Berbicara dengan Yesung benar-benar membuatnya mati. Keheningan terasa, hanya suara decak makanan serta suara TV yang mendominasi ruangan itu. Sesekali Siwon melirik kearah Yesung yang masih memakan ramennya dengan terkadang tertawa melihat acara TV yang menurutnya sangat lucu.

“Hahahahaha~ konyol sekali, kenapa bisa jatuh seperti itu, eh? Hahahahaha~ uhuuukk!!!” Yesung tersedak karena tawa disela-sela kunyahan makanannya.

“Ya!! Ya!! Kau kenapa?” Siwon mengambilkan segelas air lalu menyerahkannya kepada Yesung. “Kalau sedang makan jangan tertawa!! Kau benar-benar sangat bodoh!!” Yesung melirik kearah Siwon saat selesai meminum air yang diberikan Siwon. “Kenapa melihatku seperti itu?”

“Ck!!” decak Yesung. “Gwaenchana, terima kasih karena selalu memanggilku bodoh.”

“Karena kau memang bodoh.” Tandas Siwon sambil fokus kembali kedepan, membiarkan Yesung menggerutu tentangnya.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

2 hari ini Siwon sama sekali tidak mengunjungi Yesung di apartemennya. Ia sibuk dengan pekerjaan barunya selesai pulang dari sekolahnya, yaitu belajar untuk mengelola perusahaan yang akan ia pegang saat ia lulus dari sekolahnya.

“Arghhh!!” Siwon mengacak-acak rambutnya ketika melihat begitu banyak file yang ada dimeja kantor rumahnya. Yunho memberikan beberapa file yang harus Siwon pelajari sehingga mau tidak mau Siwonpun mengikuti perintah appanya, “Sial!!! Aku benar-benar gila karena ini!! Arghhh!!” ia frustasi, file-file itu sangat tidak ia mengerti.

Ia melemparkan semua berkas yang ada diatas mejanya kelantai dan terus menggerutu. Hingga tiba-tiba terpikirkan suatu hal saat ia menatap handphonenya. Dimple smilenya terlihat seketika.

Hey pabbo!! Kau sedang apa sekarang? Ah~ 2 hari aku tidak ke apartemenmu, apa kau tidak merindukanku, huh?

Send.

Sembari menunggu balasan dari ‘dia’, sosok yang membuat Siwon bersemangat, ia menyandarkan tubuhnya ke kursi kerjanya dengan menatap langit-langit kamarnya. ‘Indah.’

Drrtt…. Drrtt….

Aku sedang terganggu karena pesan tidak bergunamu tuan yang sombong. Dan ingat!! Aku tidak akan merindukanmu, malah aku sangat berterima kasih pada Tuhan karena dia tidak mengirimmu ke apartemenku.

Siwon tersenyum semakin lebar,  sesegera mungkin ia membalas pesan dari Yesung.

Benarkah kau tidak akan merindukanku? Bagaimana jika nantinya aku membuatmu merindukanku? Oh~ atau kalau tidak aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku, otthae?

Send.

“Siwon-ah!!” Siwon mengalihkan matanya dari layar handphone ke baritone berat yang masuk kedalam kamarnya.

Dad, ada apa?” tanyanya dengan meletakkan kembali handphonenya keatas meja.

“Nanti malam kau ikut daddy bertemu klien.”

“Nanti malam? Kemana? Dan dad… aku-“

“Tidak ada penolakan Siwon-ah!!” sahut Yunho ketika merasa anak satu-satunya itu akan menolak untuk ikut. “Kita akan membicarakan sebuah kerja sama, jadi kalaupun kau tidak mau, daddy akan tetap memaksamu.”

Siwon menatap datar kearah Yunho dan menghembuskan nafasnya pelan. “Ok!! Terserah daddy saja, aku sudah seperti seorang tawanan yang tidak bisa kemana-mana, huh!! Benar-benar menyebalkan.” Gerutunya.

“Ini demi kebaikanmu Siwon-ah.”

Drrtt….. Drrtttt…..

Mendengar suara getaran handphone, Siwon buru-buru mengambil handphonenya tapi ternyata Yunho sudah lebih dulu mengambilnya. “Dad!!!” Seru Siwon mencoba mengambil handphonenya lagi.

In your dream tuan sombong, Tuhan tidak akan sekejam itu padaku, membuatku jatuh cinta pada namja sombong dan menyebalkan sepertimu.

“Namja sombong dan menyebalkan?” ulang Yunho dengan menatap kearah Siwon.

Dad berikan padaku!! Itu milikku!!” seru Siwon sekali lagi dan kali ini ia berhasil merebut handphonenya.

“Siapa dia? Teman dekatmu? Atau bahkan kekasihmu?”

“D-dia….” Siwon terlihat kebingungan, ia mencari kata yang pas untuk menjadi jawaban atas pertanyaan sang Appa. “Dad…dia…”

Daddy tidak peduli apa yang kau lakukan Siwon-ah, tapi dad berharap kau tidak akan mengecewakan daddy!!” potong Yunho lalu berjalan keluar dari ruangan itu. Meninggalkan Siwon yang mulai terlihat kesal seraya menggertakkan rahangnya.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

Siwon sudah bersiap-siap untuk bertemu dengan klien bersama appanya. Setelah benar-benar yakin dengan penampilannya, Siwon mulai menemui Yunho agar segera pergi menemui klien appanya.

Sepanjang perjalanan tidak ada perbincangan diantara mereka berdua, Siwon sibuk menatap kearah luar jendela, sesekali bayang-bayang wajah Yesung membuatnya tersenyum tipis. Wajah namja manis itu sangat membuatnya tergila-gila.

Hingga tanpa sadar mobil yang mereka tumpangi telah sampai disebuah gedung besar yang menjulang tinggi. “Ini tempatnya? Sukira Radio? Apa Dad bercanda?” tanya Siwon tidak percaya. Ia keluar dari mobil sedan hitamnya dan menatap gedung itu hingga kelantai paling atas.

“Ayo masuk Siwon-ah!!” ajak Yunho dengan berjalan mendahului Siwon, disusul dengan Siwon yang mengikutinya dari belakang. Disetiap lorong gedung yang mereka lewati, banyak sekali yeoja serta namja yang menatap kagum kearah Siwon.

Siwon memang terlihat begitu gagah dan tampan, dengan tuxedo hitam yang melekat indah ditubuh kekarnya.

“Ah~ gurae!! Malam ini benar-benar special Teukie hyung, dan ya… aku kembali bersemangat untuk menemani kalian hingga tengah malam nanti!!”

Siwon mengernyitkan dahinya saat mendengar suara seseorang, suara yang pernah ia dengar, tapi ia masih belum bisa meyakinkan apa benar itu ‘dia’.

Hingga tatapannya terpaku pada sebuah kaca besar didalam ruang siaran. Melihat seseorang yang selama ini membuatnya tergila-gila, seseorang yang beberapa hari ini tidak ia temui.

Siwon melihat Yesung. Ya, namja manis itu tengah tertawa lebar saat sedang melakukan siaran radio bersama Leeteuk, salah satu member Super Junior. Siwon mematung menatap Yesung, ia tidak sadar bahwa ia hampir kehilangan sosok Appanya yang sudah berjalan terlebih dahulu didepannya.

‘Sial!! Kenapa kau sangat manis Yesungie?’ Gumamnya dalam hati. Tanpa diduga ia tersenyum lagi, Yesung berhasil membuat Siwon seperti orang gila, tersenyum tanpa sebab.

“Siwon-ah?” baritone berat milik Yunho yang entah sejak kapan sudah berada disamping Siwonpun tidak membuat namja tampan itu terkejut. Obsidiannya masih fokus pada sosok Yesung yang terus tertawa didalam ruangan tersebut. “Siwon?” Yunho terlihat heran dengan sikap aneh yang ditunjukkan anaknya.

Iapun ikut menatap kearah dimana mata Siwon tertuju. Yunho mengernyitkan dahinya melihat sosok itu, sosok yang dilihat Siwon, namja manis yang masih tidak bisa menghentikan tawanya. “Siwon-ah!!” kali ini Yunho mencoba menepuk bahu Siwon

“N-ne d-dad?” Siwon terkejut, ia meneguk salivanya dengan susah mengetahui bahwa appanya sudah berdiri angkuh disampingnya.

“Apa yang kau lihat?”

“A-apa? a-aniya dad, aku tidak melihat apa-apa, hanya berpikir apa mereka tidak merasa lelah harus terus berbicara seperti itu hingga tengah malam.” Terang Siwon mencoba menutupi apa yang sebenarnya ia lihat. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal melihat expresi yang ditunjukkan Yunho.

“Hng? Kau yakin?”

“N-ne dad, kajja dad!! kita harus menemui klien daddy kan?”Siwon mendorong tubuh Yunho untuk segera pergi dari tempat itu. Tapi sebelumnya ia kembali tersenyum saat melihat Yesung didalam sana.

.

“Huh!! Akhirnya selesai juga!!” ujar Yesung dengan bergeliat kecil diatas kursi putarnya.

“Menyenangkan bukan?”

“Ne Teukie hyung, terima kasih untuk malam ini.” Yesung bangkit dari kursinya lalu membungkukkan badannya.

“Hahahaha!! Tidak perlu seperti itu, kita kan partner. Oh ya, kau mau pulang kan? Ayo sekalian aku antar!!”

“Ne? Ah~ aniya hyung, aku bisa pulang sendiri, lagipula apartemenku tidak seberapa jauh darisini.”

“Betulkah? Tapi ini sudah malam sekali Yesungie.”

“Tidak apa-apa, aku sudah terbiasa hyung.”

“Baiklah jika itu maumu, aku pulang dulu ne!!” Yesung mengangguk seraya tersenyum dan membiarkan Leeteuk keluar dari ruang siaran.

“Huh!! Lelah sekali!!” lirihnya dengan sesekali memiringkan kepalanya kekanan dan kekiri.

“Yesung-ah!!” Yesung yang saat itu menutup matanya sejenak, membukanya kembali mendengar suara yeoja memanggilnya.

“N-ne Jung noona, ada apa?”

“Ada yang menunggumu sejak tadi di lobby, cepat temui dia.”

“Apa? menungguku di lobby? Sejak tadi? Nugu?”

“Aniya~ dia tidak mau menyebutkan namanya.”

“Oh~ baiklah, aku sekalian pulang ne noona, terima kasih untuk malam ini.”

“Ne, kau juga!! Jangan lupa besok kau harus siaran lagi.”

“Tentu, annyeong~” Yesung membungkuk sekali lagi lalu keluar dari ruangan tersebut dengan meneteng tas ranselnya. Ia bersenandung hingga sesampainya di lobby langkahnya terhenti. Matanya memicing untuk melihat seorang namja dengan coat hitam tengah tertidur dengan posisi duduk.

Yesung berjalan perlahan untuk mendekati hingga saat ia sampai tepat didepan namja yang tengah tertidur itu, raut wajah gembiranya berubah menjadi sangat datar. ‘Aish~ namja menyebalkan ini ternyata.’

“YA!! Cepat bangun!! Kenapa kau tidur disini hah!!” ujar Yesung dengan sedikit menaikkan nadanya. Kakinya menendang-nendang pelan kaki Siwon membuat namja tampan itu mulai membuka matanya perlahan

“Hng~ hey, kau sudah selesai siaran ternyata.” Siwon yang dengan terpaksa terbangun dari tidurnya tersenyum tipis melihat Yesung tengah menatap jengah kearahnya.

“Darimana kau tahu aku disini?” Yesung melipat kedua tangannya tanpa sekalipun merubah mimik wajahnya.

“I-itu…aku….” Siwon bingung mencari jawaban yang tepat, tidak mungkin ia mengatakan yang sejujurnya jika tadi ia sempat datang ke gedung Sukira bersama Appanya. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal seraya terus mencari sebuah jawaban. “I-itu….”

“Ah!! Sudahlah!! Kau pasti mengikutiku kan?” sahut Yesung dengan tatapan dinginnya.

“Ne?”

“Hah!! Padahal aku sudah merasa lega karena beberapa hari ini aku tidak bertemu denganmu, ternyata Tuhan tidak mengabulkan permintaanku lagi.”

“M-mwo? Apa maksudmu?”

“Lupakan!!” dengan sekali lirikan, Yesung melangkahkan kakinya meninggalkan Siwon yang masih terpaku dengan semua yang diucapkan Yesung. Tapi tidak lama, bibir Siwon mengembangkan senyuman manisnya.

“Hey tunggu aku!!” Siwon beranjak dari tempatnya, berlari mengejar Yesung yang sudah berjalan terlebih dahulu didepannya.

.

“Hey Yesung-ah, apa kau tidak lapar? Aku merasa lapar, apa kau mau menemaniku makan? Ah~ tapi kau seharusnya mentraktirku makan karena sekarang kau sudah menjadi penyiar sebuah radio besar bukan?” celoteh Siwon dengan menatap sekeliling, sedangkan Yesung hanya mendengus kesal dengan terkadang melirik kearah Siwon. “Gajimu pasti sangat besar, jadi kau wajib men-“

“Ok ok!! aku akan mentraktirmu makan, puas!!” potong Yesung kemudian.

“Hahahaha~ itulah jawaban yang aku tunggu sejak tadi Yesung-ah.” Tawa Siwon menggelegar lalu mengacak-acak rambut Yesung.

“YA!! Jangan mengacak-acak rambutku!! Aku butuh waktu untuk menatanya kembali!!”

“Hahahaha~ ne ne, mianhae Yesung-ah. Aku terlalu bahagia.”

“Ish~ aku benar-benar tidak beruntung telah mengenalmu.” Lirih Yesung dengan wajah kesalnya, walau sejujurnya saat Siwon mengacak-acak rambutnya, jantungnya terasa berdetak lebih cepat dari sebelumnya.

.

“Gomawo Yesung-ah sudah mentraktirku  makan, lain kali-“

“Lain kali kau yang harus mentraktirku makan!!” lagi-lagi Yesung menyahut sebelum Siwon menyelesaikan kalimatnya. Siwon terdiam mematung didepan pintu apartemen Yesung.

“Baiklah, lain kali aku akan mentraktirmu makan, kau tenang saja.” Jawab Siwon dengan menunjukkan dimple smilenya.

“Ya sudah cepatlah pulang, aku ingin istirahat.” Pinta Yesung dengan mulai membuka pintu apartemennya, tapi lagi-lagi ia terkejut saat Siwon terus mengikutinya dari belakang. “YA!!! Sampai kapan kau akan mengikutiku seperti itu huh? Cepat pulang karena aku mau tidur!!” Yesung mendorong tubuh Siwon agar tidak masuk kedalam apartemennya, tapi tiba-tiba tangan Siwon menggenggam erat kedua tangan Yesung yang ada didada kekar namja bermarga Choi tersebut.

Deg!

Yesung mendadak diam mematung ketika jantungnya berdetak lebih cepat lagi, bahkan tubuhnya terasa bergetar, apa yang ia rasakan? Kenapa semua begitu terasa aneh baginya? Bahkan Yesung sendiri tidak membuka suara sama sekali, ia terus menatap obsidian tajam milik Yesung hingga tanpa sadar wajah keduanya terlihat semakin dekat.

Deru nafas mereka terasa satu sama lain, wajah Yesung sangat merah karena hal itu, ia meneguk salivanya cukup susah hingga tanpa sadar ia memejamkan matanya, merasakan semakin lama wajah Siwon semakin mendekatinya. Berpikir bahwa bibir keduanya agar bersatu saat itu juga.

“Dasar bodoh, ada sisa makanan dibibirmu.” Ujar Siwon dengan menyentuh bibir tipis milik Yesung. Sedangkan namja manis yang mengira Siwon akan menciumnya langsung membuka matanya lebar-lebar, ia sangat malu karena ternyata Siwon tidak melakukan apa yang ia pikirkan. Ia diam saat jemari jemari Siwon berlarian dibibirnya. Perasaannya semakin berkecamuk, antara marah, kesal, bahagia dan juga….senang.

“Hng!!” Yesung menepis tangan Siwon saat ia kembali mendapatkan kesadarannya. Kemudian ia mendorong tubuh Siwon keluar dari pintu apartemennya.

BLAM!

Pintu apartemen Yesung tertutup dengan suara debuman yang cukup keras, Yesung terduduk tepat dibelakang pintu apartemennya, nafasnya memburu seketika, ia menyentuh dadanya dengan terkadang menggeleng-gelengkan kepalanya cukup kuat. ‘Tidak!! Tidak!! Tidak!! Itu tidak mungkin, tidak boleh!! Ingat!! Tidak boleh!!’ batinnya seraya mengacak-acak rambutnya.

Sedangkan Siwon yang berada didepan pintu apartemen yang tertutup itu masih belum beranjak dari tempatnya. Matanya tidak beralih pada kedua tangannya yang tadi dengan hebatnya menyentuh bibir kissable itu, ia tersenyum bahagia, rasa bahagia yang tiba-tiba mencuat dihatinya. ‘Aku mencintainya? Betulkah itu? jika tidak, mengapa jantungku berdetak cepat seperti ini? Tuhan apa benar yang aku rasakan ini?’ gumamnya.

Ia menutup kedua matanya sejenak, mencoba mencari jawaban atas pertanyaan yang baru saja ia lontarkan, mencari kebenaran yang ia rasakan dihatinya. Hingga kemudian obsidian itu kembali terlihat, dimple indah dikedua pipinya terlihat begitu menawan, sepertinya ia sudah tahu jawabannya. ‘Kim Yesung, eh?’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Bulan depan kau boleh kembali ke Seoul untuk sementara waktu, dan kau harus  berjanji akan membawa dia kesini bersamamu, kau mengerti? Aku butuh seseorang sepertimu disini, dan aku yakin dia sama hebatnya denganmu.” ujar namja paruh baya yang tengah duduk dibelakang meja besar disebuah ruangan.

“Aku mengerti, aku akan membawa dia kesini bersamaku.” Jawab namja bersurai hazzel yang mengenakan tuxedo putih berdiri didepan namja paruh baya tersebut.

“Baiklah, kau boleh pergi!!” namja bertuxedo putih itu membungkuk lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut. Dengan sebuah seringaian yang tercetak dibibir indahnya.

‘Aku berjanji akan membawanya bersamaku, karena aku sangat yakin bahwa dia masih mencintaiku, ya.. aku yakin itu.’ batinnya dengan terus melangkah.

.

Sedangkan ditempat lain, Namja manis yang sudah bersiap-siap untuk keluar dari apartemennya itu dikejutkan dengan banyaknya buket bunga mawar merah yang memenuhi depan pintu apartemennya. Bahkan hampir orang-orang yang juga tinggal di apartemen itu cukup terkejut melihat apa yang terjadi saat ini.

“A-apa-apaan ini? Kenapa ada banyak bunga seperti ini didepan pintu apartemenku eh?” tanya Yesung yang masih terlihat shock dengan apa yang ada dihadapannya.

“Yesung-ah, ini semua milikku? Aigo~ kekasihmu benar-benar romantis.” seru seorang namja yang tengah melingkarkan tangannya dipinggang kekasihnya.

“Hng~ a-aniya, aku tidak tahu ini milik siapa.”

“Kalau ada didepan pintu apartemenmu, berarti itu milikmu.”

“Ta-tapi-“

“Sudah cepat masukkan kedalam apartemenmu daripada membuat penuh lorong ini!!” Yesung terdiam sejenak hingga akhirnya mulai memasukkan satu persatu buket bunga tersebut kedalam apartemennya.

“Merepotkan!! Huft!!” eluhnya dengan menghapus peluh yang ada dikeningnya.

Drrt… drrt…. drrtt…

Yesung merasakan handphonenya bergetar disaku celananya, tanpa menunggu waktu lama iapun merogoh sakunya dan melihat ada sebuah pesan dari nomor yang tidak ia kenal.

Hari ini indah bukan? Seperti keindahan bunga-bunga mawar yang aku kirimkan kepadamu.. apa kau suka? Aku harap kau menyukainya. Karena bunga itu adalah lambang dari perasaanku saat ini, perasaan yang berbunga-bunga ketika melihatmu.

“Ne? Siapa yang mengirim pesan ini?” tidak ada nama, Yesungpun tidak bisa menghubungi nomor tersebut, atau lebih tepatnya nomor tersebut tidak menjawab telponnya.

1 hari…

5 hari….

10 hari…..

15 hari……

Yesung menghentak-hentakkan kakinya dilantai cukup keras, rahangnya mengeras dengan raut wajah yang sangat kesal. Hari ke-10 dan hingga saat ini, ia masih saja terus menerima buket-buket bunga tersebut.

Yesung kembali mengacak rambutnya, mencoba berpikir siapa yang terus mengiriminya bunga seperti ini. Entah mendapat pemikiran darimana, satu sosok itu tiba-tiba terlintas dipikirannya, buru-buru ia mengambil handphonenya yang ada di atas meja dan mengetik sebuah pesan singkat.

.

Sedangkan disuatu tempat, disebuah ruangan dengan kesunyian yang mencekam, terlihat beberapa namja yang tengah duduk melingkar disebuah meja. Mereka tengah fokus menatap layar persegi yang ada dihadapan mereka saat ini. Sesekali terdengar helaan nafas dari bibir mereka.

Dan namja itu, namja berdimple smile itu tengah memijat-mijat pelipisnya yang terasa berdenyut. Hampir 2 minggu ini, Appanya meminta dirinya untuk datang ke perusahaan dan menghadiri rapat besar dengan para Direktur. Dan… inilah hasilnya, ia terus menggerutu tidak jelas. Beruntung para Direktur yang sedang berada bersamanya tidak mendengar suara kekesalannya.

Drrttt… drrtt… drrtt….

Hingga akhirnya keheningan yang terasa itu terpecah sesaat setelah terdengar suara getaran handphone diatas meja. Mereka saling menatap satu sama lain karena rasa aneh, biasanya setiap mereka mengadakan rapat besar seperti ini, mereka diwajibkan untuk me-non-aktifkan handphone agar tidak menganggu rapat, tapi sekarang? Oh~ apakah Siwon tidak tahu akan hal itu?

Dan dengan mudahnya tanpa mengucapkan sepatah katapun, ia mengambil handphonenya dan melihat ada sebuah pesan singkat dari seseorang. Tanpa sadar, bibir yang tadinya tidak bereaksi itupun mulai mengembangkan senyumannya, ‘Yesungie?’

Namja pabbo, aku ingin bertemu denganmu sekarang!! Ada yang harus aku bicarakan!! Penting!! Aku tunggu kau ditaman kota. Jangan terlambat, kau mengerti!!

Siwon mengernyitkan dahinya bingung, apa ia sedang bermimpi? Yesung mengirimkan sebuah pesan untuknya? Dan isinya adalah…. mengajak Siwon bertemu dengannya? Siwon menggigiti bibir bagian bawahnya, ia ingin berteriak karena bahagia, namun ia sadar bahwa posisinya saat ini tidaklah memungkinkan.

“Siwon-ssi, apa ada masalah?” tanya seorang namja yang mungkin berusia sekitar 40an kepada Siwon saat melihat Siwon terlihat bingung.

“Siwon-ssi, apa rapat ini masih bisa dilanjutkan?” tanya namja yang kini duduk disebelah kiri Siwon.

“Hng~ jusunghamnida.” Siwon mulai beranjak dari kursinya lalu membungkuk. “Rapat ini ditunda sampai besok, sekali lagi saya minta maaf, saya harus pergi. Permisi!!” ujar Siwon cepat lalu tanpa menunggu lama, setelah mengambil jas yang ia letakkan disandaran kursi, Siwon berlari keluar dari ruang rapat menuju basement untuk mengambil mobilnya.

Dalam perjalanan menuju tempat yang ia tuju, seukir senyum terus saja menempel indah dibibirnya, rasanya sungguh menyenangkan, ia begitu merindukan Yesung, hampir 2 minggu ia tidak bertemu dengan Yesung karena kesibukannya. Dan sekarang ia tidak mungkin menyia-nyiakan pertemuan ini.

“Tunggu!!” Siwon yang saat itu sudah menghentikan mobilnya tidak jauh dari taman tempat ia akan bertemu dengan Yesung terlihat berpikir sejenak, ia menunduk dan melihat apa yang ia kenakan saat ini. Setelan jas yang terlihat begitu rapi dan terlalu resmi. “Hng~” Siwon menaikkan satu alisnya. “Tidak mungkin aku bertemu dengannya seperti ini.”

Siwon melirik kekursi belakang mobilnya hingga akhirnya ia tersenyum.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

Yesung memejamkan matanya, menerima dengan leluasa setiap hembusan angin yang menerpa wajahnya, terasa begitu tenang dan menyegarkan baginya. Terkadang suara burung yang berkicau seakan mengajaknya bernyanyi, dan tanpa sadar iapun bersenandung pelan, menyanyi dengan diiringi burung-burung tersebut.

Tap… tap… tap…

Senandung Yesung terhenti saat mendengar suara langkah kaki yang mendekat. Ia membuka matanya perlahan dan menghembuskan nafasnya berat. “Kau terlambat 10 menit tuan.” Ujar Yesung seraya mengarahkan onix cerahnya kearah obsidian yang tengah berdiri disampingnya.

Namja tampan itu tersenyum lebar dengan membenahi rambutnya yang terlihat sedikit berantakan. “Mianhae Yesung-ah.”

“Hah!! Baru pertama aku mengajakmu bertemu, kau sudah terlambat seperti ini, huh?”

“Hng… tadi ada sesuatu yang harus aku kerjakan sebelum kesini, jadi aku terlambat, mianhae Yesung-ah.” Yesung menatap jengah kearah Siwon lalu tersenyum sinis.

“Terlalu banyak alasan.” Ujarnya dengan melipat kedua tangannya didepan dada. “Ah~ baiklah, aku tidak punya banyak waktu untuk bertemu denganmu, aku hanya ingin tanya satu hal.” Siwon mengernyitkan dahinya bingung seraya duduk disamping Yesung.

“Satu hal? Apa?” Yesung mengarahkan pandangannya kearah Siwon, menatapnya lekat hingga tanpa diduga, seukir seringaian tercetak dibibirnya.

“Kau itu tidak bisa memakai baju atau bagaimana huh?” ledek Yesung dengan mulai tertawa keras.

“Apa?” Siwon semakin bingung, kenapa namja manis itu tertawa keras dihadapannya, bahkan Yesung sampai memegangi perutnya yang berarti tawanya begitu keras. Siwon menatap pakaian yang ia kenakan dan seketika matanya membulat sempurna.

“Bwahahahahahahahahaha!! Kau…hahahaha….apa kau diajari memakai baju terbalik seperti itu huh? Hahahahahah…” Yesung terus saja tertawa, membuat wajah Siwon semerah merahnya karena malu. Siwon baru menyadari bahwa kaos yang ia kenakan terbalik, yang seharusnya berada didalam menjadi diluar dan begitu pula sebaliknya.

Ia begitu tergesa-gesa saat melepaskan pakaian resminya tadi hingga tidak menyadari bahwa kaos yang ia pakai tidak sesuai yang seharusnya. Siwon diam dengan wajah yang masih terlihat begitu malu. Tanpa pikir panjang, iapun melepaskan kaos yang ia pakai hingga namja manis yang tadi tertawa itupun tiba-tiba diam mematung.

Keheningan terasa begitu pekat diantara mereka, onix Yesung tidak berkedip sedikitpun saat melihat tubuh sixpack milik Siwon, bahkan ia terus meneguk salivanya susah. “Apa yang kau lihat?” tanya Siwon ketika Yesung terus saja menatap kearahnya, dan spontan Yesung langsung membuang wajahnya kearah lain.

Rona merah memenuhi wajahnya, Yesungpun merasakannya, panas. “A…i..itu…aku….”

“Kau terpesona dengan tubuhku huh?” Siwon berseringai dengan mendekatkan wajahnya kearah Yesung.

“A…aku….itu…ti…tidak….a..aku….” Yesung masih berusaha mencari jawaban yang tepat, sejujurnya iya.. Yesung terpesona dengan tubuh Siwon yang terlihat begitu indah. hanya saja ia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya bukan?

“Sudah jujur saja, aku tahu jika kau terpesona Yesung-ah!!” semakin dekat, bahkan Yesung bisa merasakan hembusan nafas Siwon yang menerpa wajahnya walau saat ini ia tengah melemparkan pandangan kearah lain. “Yesung-ah…”

“TIDAK TU..Ehmp!!” Ketika Yesung berteriak dan mengarahkan wajahnya untuk menatap Siwon, tanpa sengaja bibir mereka bersentuhan. Untuk sepersekian detik, tidak ada yang bisa mereka lakukan. Masih tetap membiarkan bibir keduanya bersentuhan.

Mata Yesung membulat seketika, bagaimana bisa ia hanya diam tanpa melakukan apa-apa, jantungnya terasa berdetak lebih cepat, apalagi saat obsidian Siwon seakan menariknya masuk lebih dalam.

Begitu juga yang dirasakan Siwon, ia tidak bereaksi sama sekali, memang bukan kali pertamanya bibirnya bersentuhan dengan Yesung, karena sebelumnya ia juga pernah merasakan bibir Yesung saat itu, tapi tetap saja, jantungnya terus terpacu sangat cepat.

Hingga tanpa sadar, tangan Siwon mulai berjalan ketengkuk Yesung, membelainya sejenak lalu kemudian menekannya cukup kuat. Ciuman yang tadinya hanya sekedar bersentuhan kini berubah menjadi lumatan. Siwon membelai halus bibir tipis Yesung, berusaha meminta ijin agar lidahnya bisa masuk kedalam rongga itu.

Cukup lama hal itu ia lakukan, entah sadar ataupun tidak, Yesung yang semula membulatkan matanya karena terkejut, saat ini tengah menutup matanya, kepala keduanya miring dengan arah berlawanan untuk lebih memperdalam ciuman mereka.

Yesung merasakan ketenangan saat bibirnya dimanjakan oleh bibir Siwon, lidah Siwonpun mulai menelusup masuk kedalam ketika bibir kissable itu sedikit terbuka, mengeksplor bagian didalamnya tanpa berbuat kasar. ‘Apa ini? kenapa rasanya begitu menakjubkan? Aku sampai tidak bisa melakukan apapun, kenapa aku membiarkan namja ini mencium bibirku? Oh~ tidak, ciuman pertamaku!! Dia mengambil ciuman pertamaku!!’ jerit Yesung dalam hati.

Siwon terus melumat bibir Yesung hingga tak lama kemudian, karena mulai merasa persediaan kantung udara didalam tubuh mereka seakan menipis, Siwonpun menghentikan ciumannya, menjauhkan bibirnya dari bibir Yesung. terlihat saliva mereka yang tercecer disekitar bibir mereka. “Mi…mianhae…Yesung-ah…” ujar Siwon kemudian. Jemarinya terulur untuk menghapus bekas saliva yang terlihat disekitar bibir tipis itu.

PLAK!!

Tanpa diduga, Yesung menampar keras pipi Siwon. Ia bangkit dari kursinya dan menatap marah kearah Siwon. “KAU LANCANG TUAN!!” pekik Yesung keras lalu berlari meninggalkan tempat itu, meninggalkan Siwon yang masih terpaku dengan apa yang baru saja terjadi.

Siwon menyentuh dadanya yang tiba-tiba terasa sesak, ini adalah kali pertama ia merasakan sesak didadanya, rasanya begitu menyakitkan hingga kerelung hatinya. Nafasnya seakan tercekat menerima kemarahan namja manis itu. ‘Sakit’ gumamnya.

‘Kenapa? Kenapa Yesung-ah? Apa kau menyesal telah menamparnya? Apa kau menyesal karena membentaknya? Kenapa hatimu terasa begitu sakit saat ini? apa kau mulai menyukainya? Apa benar yang kau rasakan ini? kau gila!! Kau bodoh!!’ rutuk Yesung dalam hati seraya terus berlari menembus kerumunan orang-orang yang berlalu lalang disekitarnya.

‘Bahkan kau tidak tahu siapa nama namja itu, namja yang dengan mudahnya mengambil ciuman pertamamu, bahkan kau tidak pernah memberikan ciuman pertamamu kepada namjachingumu sendiri!!’

DEG!!

Yesung mematung dalam langkahnya. Namjachingu? Kenapa tiba-tiba ia merasakan sakit dihatinya?

‘Aku mencintaimu Yesungie baby hyung, aku akan selalu bersamamu.’

Suara itu terputar diotaknya, memory itu kembali mengingatkan dirinya atas kejadian yang tidak ingin ia ingat.

‘Jadi kau akan pergi meninggalkanku? Kau lebih memilih untuk pergi bersama dia untuk meraih cita-citamu? Bukankah kau sendiri yang berjanji bahwa kita akan meraih mimpi kita bersama-sama?’

Onix cerah itu mulai terlihat buram, Yesung ingin menangis ketika mengingat hal itu, apa ia masih bisa menganggap orang itu sebagai namjachingunya? Orang yang lebih memperdulikan dirinya sendiri daripada kekasihnya?

‘Hanya ini satu-satunya cara hyung, aku akan kembali setelah aku sukses menjadi seorang penyanyi disana, aku akan membawamu bersamaku, aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini hyung, aku harap kau mengerti!!’

Kenapa sampai saat ini Yesung belum bisa melupakannya? Ini sudah 3 tahun berlalu tapi ia masih tetap memikirkan kejadian itu. hatinya benar-benar terluka, sangat terluka.

‘Pergilah!! Itu maumu kan? Pergi dan jangan pernah temui aku lagi.’

‘Tidak…. kau bukan lagi namjachinguku, kau tidak peduli kepadaku, kau hanya peduli pada karirmu sendiri, aku membencimu, aku benar-benar membencimu.’ Yesung menundukkan kepalanya, memejamkan matanya kuat-kuat, mencegah airmata yang ingin lolos dari pelupuk matanya. ‘Aku tidak mau mengingatmu lagi, sungguh!!’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

Siwon duduk dengan terus menatap secangkir expresso yang ada diatas meja, tidak dihiraukannya obrolan dari kedua temannya tersebut, Eunhyuk dan Donghae, karena saat ini pikirannya sedang tertuju pada satu arah.

Dua minggu berlalu semenjak kejadian itu, kejadian dimana dengan beraninya Siwon mencium bibir Yesung. dan setelah hari itu, Yesung benar-benar tidak mau membalas pesan ataupun menerima telpon dari Siwon. Bahkan saat Siwon menemuinya di apartemen, Yesung benar-benar tidak mau membukakan pintu untuk Siwon.

Begitu juga saat Yesung menjalani siaran di Sukira, ketika Siwon ingin bertemu, Yesung selalu meminta tolong kepada crew lain untuk mengatakan kepada Siwon jika ia tidak mau lagi bertemu dengan Siwon.

Siwon mengerti bahwa Yesung sangat marah padanya, dan hal itu semakin membuat Siwon kacau. Ia tidak bisa fokus mengerjakan apapun semenjak Yesung bersikap seperti ini padanya. Ia merasa satu hal yang menyenangkan dikehidupannya mulai menghilang secara perlahan, dan Siwon tidak bisa bangkit dengan mudah.

Cinta pertama? apa ini yang namanya cinta pertama? Siwon terus mencari-cari jawaban atas pertanyaan hatinya. Ia tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya, rasanya begitu sakit, kekosongan hati Siwon begitu menyakitkan, sama seperti saat ia kehilangan Eommanya 8 tahun yang lalu.

Siwon menjadi pribadi yang dingin dan tertutup, ia tidak mau berteman dengan siapapun kecuali Donghae dan Eunhyuk, iapun menjadi seorang namja yang sangat kasar dan pembantah. Tapi akhirnya sedikit demi sedikit sikapnya berubah setelah mengenal Yesung. lalu sekarang? Apa Siwon harus kembali menjadi pribadi yang buruk saat merasakan kekosongan dihatinya lagi?

Siwon mengusap kasar wajahnya, menatap kearah lain dengan terus menggigiti bibir bagian bawahnya. ‘Sial!! Apa yang harus aku lakukan sekarang? Kau benar-benar membuatku gila Yesung-ah!!’ batinnya.

“Siwon-ah, kau baik-baik saja?” tanya Donghae ketika melihat Siwon terlihat begitu kacau. Donghae dan Eunhyuk saling menatap bingung, tidak biasanya Siwon seperti ini.

“Siwon-ah, apa kau sakit?” kali ini Eunhyuk mencoba bertanya. Ia menepuk bahu Siwon pelan.

“Aku… baik-baik saja.” Donghae dan Eunhyuk melebarkan matanya, bukan karena melihat raut wajah Siwon, melainkan mendengar suara Siwon yang terdengar sedikit aneh. Baritone yang biasanya terdengar tegas, kali ini terdengar begitu lirih, seakan tengah menahan begitu banyak luka didalamnya.

Siwon masih tidak ingin menatap kedua temannya tersebut, tatapannya terus saja ia lemparkan kearah luar, menatap mobil-mobil dan juga pejalan kaki yang melewati cafe tersebut. “Tapi kau terlihat tidak seperti biasanya Siwon-ah, apa kau….” Eunhyuk menghentikan pertanyaannya saat Donghae menggenggam lengannya dan menggeleng. Memintanya untuk membiarkan Siwon sendiri.

Benar, pikiran Siwon saat ini benar-benar sangat kacau, tidak bisa berpikir bahwa semua baik-baik saja. Walau ia berkata baik-baik saja, namun dihatinya begitu terluka. Ia menghembuskan nafasnya perlahan lalu menunduk. “Aku harus pergi Hae-ah, Hyukkie.” Ujar Siwon dengan bangkit dari kursinya.

“Hng? Kau mau kemana Siwon-ah? Kau belum menyentuh minumanmu, itu minuman kesukaanmu bukan?”

“Aku sedang tidak ingin menikmatinya Hyukkie-ah, aku pergi.” Jawabnya lirih lalu berjalan meninggalkan Donghae dan Eunhyuk dengan berjuta pertanyaan.

“Dia seperti sedang patah hati.”

“Kau benar Hae-ah.” Sahut Eunhyuk dengan menatap Siwon keluar dari cafe tersebut. “Tapi siapa yang berhasil membuat dia seperti itu?”

.

Siwon berjalan tak tentu arah, ia sengaja meninggalkan mobilnya didepan cafe tersebut. Kali ini ia hanya ingin menikmati kesendiriannya dengan berjalan-jalan, mencari udara segar untuk sekedar mengurangi beban yang ada dihati dan pikirannya.

Hingga tak jauh dari tempat ia berdiri, ia melihat sosok itu, sosok yang selama ini mengganggu pikirannya. Yesung.. namja manis itu ada diseberang jalan, tengah berjalan dengan tenang menyusuri setiap baris toko-toko yang berjejer didaerah padat penduduk tersebut.

Tanpa sadar Siwon mulai melangkah maju, selangkah demi selangkah ia berjalan perlahan untuk menghampiri Yesung yang ada disebrang jalan. Ia tidak peduli dengan suara klakson yang seakan memintanya untuk berhati-hati dalam menyebrang, karena saat ini, matanya seperti tertutup oleh apapun, hanya Yesung yang ada dipenglihatannya saat ini. “HEY ANAK MUDA CEPAT MINGGIR!!!” Seseorang menjerit kepada Siwon saat melihat sebuah mobil berkecepatan tinggi tengah melaju kearahnya. “HEY AWAS!!!”

Siwon tidak mendengarnya, telinganya serasa tuli, iapun tidak mendengar bahwa mobil itu sudah berulang kali menekan klakson dengan keras. “YA!! AWAS!!!”

Ckiiitt..

Bruuuaakkk…

.

Apa  yang terjadi sebenarnya? Siwon begitu kacau dan seperti kehilangan semangat hidupnya saat melihat Yesung tidak ingin bertemu ataupun berbicara dengannya. Apa ia benar-benar sudah mencintai Yesung? Lalu apakah Siwon akan selamat dari mobil yang tengah melaju kencang kearahnya? Atau malah terjadi sesuatu yang membuat ia tercengang?

.

.

TO BE CONTINUE

.

Chapter 2 update ^^ otthae? Apa ada yang masih penasaran ^^ ah sebenarnya author gak yakin juga ngetiknya -_- tapi daripada mengecewakan reader lebih baik di post deh kkk~

Mianhae jika mengecewakan ^^ hope you like guys… dan bagi yang pengen liat videonya ini

 SEEKING FOR YOU

Terakhir ^^ leave a comment please ^^

~Hugs~

67 comments on “Seeking Our Love – Chapter 2

  1. wah wah wah choi siwon lagi GALAU #nari harlem shake
    namjachingu.a yesung tuh kyuhyun kah ???
    APA !!! siwon ketabrak ??? #sok kaget

    # I LIKE THIS FF^^

    Lanjut…..

  2. Eh itu apa?? Siwon di tabrak mobil???

    Jdi yesung namjachingunya kyuhyun..
    Yg ngirim bunga kyuhyun ya bjannya siwon??

    Kyaaaaa lanjuuuut…..

  3. first kah :O *celingukan*
    yeaaayyy xD
    itu mantannya yeye siapaaa >< *plak*
    menyatukan yewon emang perlu banyak perjuangan *koprol*
    eh jan bilang yeye ngeliat trus nyelametin siwon kyaaaaa xD romantisssss
    lanjut unn xD neeeexxxtttttttt
    jan lama lama unn *lempar tuket mubank* ._.v

  4. waduh coi siwon sudah mulai gila gegara seorang yesung eoh???
    Bru ‘ngeh’ jadi selama ini yesung belom tau nama’y siwon?
    Oy,,,aku twu namjachingu’y yeye itu kyu kan?dan dy orang yg udah ngirimin yesung buket bunga mawar#sok tau

    siwon ketambrak?andwae…….
    Itu pasti ada orang yang nolongin dia

  5. semoga siwon g’ apa2,,,
    pacar nya si yesung itu kyuhyun y???
    dan yg ngirimin yesung bunga pasti kyuhyun y????

    update soon!!!

  6. tbc gangguuu!!!*tendangtbc*
    wah..siwon nyuri cium waktu yesung tidur,ntar perawannya yesung yg diambil:)))
    kok siwon ditampar?perasaan sama2 menikmati deh #halah
    yg ngirim bunga namjachingunya yesung?si kyupil kah #soktau
    wadoohhh!!kok ada tabrak2kannya…
    makin seru,bikin penasaran..update kilat!!!!gomawo:)

  7. DADDYYYYYYYY#sinetron mode on*plakkk

    Aduh aku gk yakin daddy ketabrak, kalau bkan ad org yg nolongin brarti mobil itu menghindar*analisaku
    Wkwkwk😄

    Yosh daddy sweet banget dah
    always pervert!!!
    Eh tapi tapi namjachingu or mantan namjachingu mommy itu psti appa😀
    Tp dsni Evil cho appa belum nampak
    *Sibuk gentayangan#plakk-,-

    Yosh YEWON/WONSUNG
    Asupan yg aku butuhkan saat ini
    Chu~ *cipok yewon><
    Update besok eon!!

    Hahaha😄

  8. Keren keren keren!!!!
    pasti namjachingu yesung itu kyu kan??? sotoy..hehe
    ga sabar kyu,yesung,siwon ketemu jadi 1..pasti seru..
    penasaran sama masa lalunya yesung..gmana dulu kyusung bs jadian..

    update cepet donk chingu..
    ^^

  9. Siwon kTabrak?
    Yesung pny namjachingu?Kyu kah?
    Yesung ude mulai ska tp knp g mau gt . . Qambil ni Siwon ny klo Yesung g mau . .wkwk
    Tp kra2 Yunho stju g klo YeWon jdian?chingu ibuny Siwon mati knp?
    Cpt lanjot y ^^

  10. kyaaaaaaa~!!!! Yesung benar2 membuat dad gila .v.
    Ah, dan apa itu? Dad ketabrak beneran? Atau dad selamat karna ada yg menolong.a mungkin? dan mksud unn mungkin akan terjadi sesuatu yg membuat dad tercengang apa?? Aish, penasarann~

    um, ya itu mantan namjachingu Y pasti appa ku ne unn hahaha😄
    Lanjuttttttttttt ^^~

  11. hohoho…

    pacar yeye pasti kyupil deh,ato kibum *plaak*

    dan menurut hsl penerawangan sbg peramal *eh?* kyknya yeye deh yg menyelamatkan siwon dr kecelekaan itu,
    hmmm….penasaran

  12. huwaaa~
    ad’ap dgn daddy ku ??
    Kau kacau skali d’cuekin mommy,,
    smoga kau tidak knapa2 dad… u,u

    yg ngirimin mommy bunga,, ap jgn2 namjachingu’a yah ??
    Tapi siapa namja itu ??
    Aigoo~
    pnasaran aku… –”

    ck~ shrus’a kau tidak mncium mommy,, dad..
    #miris
    tapi ta’ pa’lah,,
    aku snang krna ad moment itu…🙂

    next !!!😀

  13. Siwon galau eoh?? ㅋㅋㅋ

    Si mommy kok marah sih pas siwon nyium dia?? Kan dia jg menikmatinya!! Ish~

    Eh? Jadi ye udah punya namjachingu? Nugu? Kyuhyun kah?
    Yang ngirimin bunga itu namjachingu-nya mommy yah??

    Chagi, kukira si mommy bakal jadi penyanyi nantinya. Tp ternyata jadi penyiar toh!!

  14. oh ya ampun sweet banget

    siwon terkena virus cinta tuh, ampe jadi galau begitu ^^

    eh yg kirim yesung bunga kyu kah ???

    hadohhhh siwon tertbrak, ishhhh penasaran ch 3 update kilat y !!!

    daebak , good ff sangie unn sukaaaaa banget

    gomawo hug dhy ^^

  15. Hehehe…. Baru inget klo belum kelar baca🙂

    Haaaahhh sepertinya………….*sambil menerawang* Siwon Gak knapa-napa🙂

    Mungkin, Gak sengaja di tolong ama Kyu????*soktau

    Laaaaaaaaannnnjuuuuuuuutttttt /maksa

  16. yg ngirim bunga ke apartment ye bukan won kan?? kelihatannya bukan dh *sok tau bgt*
    terus, apakah mantan ye dg namja bersurai hazzel itu adalah orang yg sama? kyu? ._.
    lanjut eon… penasaran lho ya… :3

  17. siwon ini bnr2 dah, pinter bgt mengambil kesempatan dlm kesempitan kalo di dpn yesung mah😄

    tu secret admirernya yeye chagiya pasti daddy kan…

    Yun appa strict bgt jadi ortu, kewalahan ga ada jae umma ya..

    Ini update lagi kapan? ayo cepetan!!

  18. eeeaaa…sgtu galaunya si Siwon, sampe dunia beserta isinya seolah raib, cuma ada Ensung aja di matanya *ngok* si Encung ngambeknya lama amat, sampe anak org kelimpungan kyk gtu *tengok Siwon* btw..btw…itu bebungaan asal muasalnya dr siapa? dr Kyupil kah? *pede bahwa sosok misterius itu = Kyupil*😛
    ayo apdet lg Dhy, smkn cpt smkn bnyk dpt sumpitnya😀

  19. Yesung knp nampar siwon? Kan kasian siwon..😦

    namjachingu yesung tega sekali ninggalin yesung demi karirnya..😦

    omo..siwon mo ketabrak? ‘o’

  20. momy kau benar2 bisa membuat dady jadi kacau xD,,ciuman pertama Hoh.mom kenapa? dady napa tuch>>> jangn blng daddy tertabrak mobil…tidak !!!!!!!!!!!!!!!!

    Lanjut Oen ^^

  21. Adduh bang Kyuppil gngguin ajjh nch pke acra muncul sgla gih, tau gi seru jdinya kgk srru lgi dch ..
    #hehe~

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s