Fall Too Deep – Chapter 2

Chap 2.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, fluff, Fantasy

Rate : T – M

Summary : Kyuhyun dan Yesung merencanakan sesuatu yang besar, akankah rencana mereka berjalan dengan lancar?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Nb : FF lanjutan dari Serenade of the Endless Love. Jika ada yang belum paham boleh membaca FF sebelum ini terlebih dahulu ^^. Gomawo and hope you like guys. #kisseu

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous story Chapter 1

.

fall2

.

Mencoba memulai dari awal, mencoba untuk melupakan masa lalu dan mencintai masa depan.

.

Happy Reading

.

“Siwon….”

“Aku sangat membutuhkanmu baby, kau adalah orang yang sangat aku cintai, selamanya aku tidak akan bisa melupakanmu walau dunia kita berbeda.”

“Lalu…apa aku boleh….menolak untuk ikut….denganmu?” tanyanya pelan, kedua tangannya mulai terkepal erat.

“Wae? Bukankah kau sendiri yang mengatakannya? Kau ingin ikut denganku? Tidakkah kau ingat semua kata-katamu itu?”

“Aku…..mencintainya Siwon, aku…..mencintainya.”

“Sebesar kau mencintaiku?” Bahu Yesung bergetar saat merasakan sepasang tangan melingkar dilehernya, meletakkan dagunya dibahu Yesung. “Apa cintamu padanya sebesar cintamu padaku?” bisiknya ditelinga Yesung.

“Mianhae…..Siwon, mianhae…..” Yesung semakin tergugu, ia tidak bisa melakukan apapun ketika lengan itu semakin melingkar kuat dilehernya.

“Aku ingin kau ikut denganku baby.”

.

Cloudhy3424_Present

Fall Too Deep chapter 2

Happy Reading

.

“Aku….tidak mau….hiks…tidak…mau….”

“Tapi kau harus ikut denganku, kau akan bahagia bersamaku.”

“Aku….tidak mau….kumohon…hiks…” sejenak tidak ada suara yang terdengar lagi, hanya suara hembusan air conditioner yang terdengar melingkupi ruangan itu. Suara isakan Yesungpun semakin tidak terdengar.

Pelukan Siwon tidak mengendur sama sekali, sangat erat, bahkan ia tidak peduli jika apa yang ia lakukan bisa membunuh Yesung. Nafas Yesung mulai tercekat, terlihat dari tubuhnya yang mencoba untuk mengambil nafas sebanyak-banyaknya. “Aku…mencintainya…Siwon…..mianhae…”

.

“Dia pasti menyukai apa yang aku bawa ini.” Kyuhyun melangkah menyusuri lorong apartemennya dengan membawa akuarium berisi seekor kura-kura kesukaan Yesung. Perasaannya sedikit gelisah saat hampir sampai didepan pintu apartemennya.

Tapi ia langsung menepis pemikirannya, ia memasukkan kode pintu apartemennya hingga akhirnya terbuka. “Yesung hyung, lihat!! aku membawa sesuatu untukmu.” Serunya dengan kembali menutup pintu apartemennya.

“Hyung!!! Yesung hyung~” Kyuhyun memutari tempat biasa Yesung menghabiskan waktu seharian didalam apartemen, ia melihat ada makanan yang sudah tersaji diatas meja makan. “Hyung kau dimana?” Kyuhyun mulai khawatir karena Yesung sama sekali tidak menjawab panggilannya.

Ia meletakkan akuarium yang ia bawa keatas meja lalu berjalan kearah kamar Yesung, ia berpikir bahwa namja manis itu pasti sedang berada dikamarnya.

_Cklek_

“Hyung~” ucapnya pelan. Ruangan yang biasanya terlihat terang kini terlihat sangat gelap, gorden yang tadi pagi masih terbuka lebar kali ini tertutup rapat. Dan yang membuat Kyuhyun berkali-kali lipat terlihat begitu terkejut adalah Yesung tidak sendirian diatas ranjang.

Namja manis itu tengah terdiam mematung dan membiarkan sesosok namja berpakaian hitam tengah memeluknya sangat erat, tidak ada niat untuk membiarkan Yesung terlepas. “S-siapa kau!! YA!! CEPAT LEPASKAN YESUNG HYUNG!!”

“Kau ingin mencuri milikku?”

Kyuhyun terperangah, ia sangat mengenal suara itu, suara yang beberapa tahun lalu sempat berbicara dengannya. “Kau berhasil membuat milikku jatuh cinta kepadamu, dan sekarang kau ingin merebutnya?”

Kyuhyun tidak bersuara, ia membiarkan sosok itu berbicara. Hanya satu yang ia khawatirkan, keadaan Yesung saat ini, Kyuhyun melihat Yesung seperti seorang mayat hidup, hanya terus menunduk seperti enggan mendengarkan mereka.

“Bukankah kau sendiri yang mengatakannya padaku jika aku harus membuatnya mencintaiku huh?” Kyuhyun mulai memberanikan dirinya, terdengar suara kekehan lirih.

“Ne, aku memang pernah mengatakan semua itu, aku sangat ingat. Tapi ternyata aku tidak bisa, aku tidak bisa melepaskan Kim Yesungku.”

“JANGAN EGOIS KAU CHOI SIWON!!! KAU SUDAH TIDAK SEHARUSNYA BERADA DISINI!! DUNIAMU BERBEDA DENGAN YESUNG HYUNG!!” Kyuhyun tidak peduli dengan nafasnya yang mulai memburu karena teriakannya.

“Aku egois? Kenapa aku tidak pernah menyadarinya, eh?”

“LEPASKAN YESUNG!! KAU BISA MENYAKITINYA!!”

“TIDAKKAH KAU SADAR BAHWA SEBENARNYA KAU YANG LEBIH MENYAKITINYA HAH?” Tidak kalah dari suara Kyuhyun sebelumnya, suara Siwon terdengar lebih kejam. “Jika memang duniaku dan Yesung berbeda, aku akan membawanya bersamaku.” Tutur Siwon dengan mengecupi pipi Yesung lembut, tidak peduli jika Yesung tidak meresponnya sama sekali.

“Siwon….”

“Kau menyadarinya? Apa kau sadar jika kau sudah sangat menyakitinya? Kau tidak tahu bahwa dia selalu menangis karenamu? Apa kau tidak tahu jika dia sangat mencintaimu?”

Kyuhyun menunduk, ia sadar bahwa ia sudah sangat menyakiti Yesung. “Mianhae.”

“Apa kau menepati janjimu? Kau mengatakan padaku jika kau tidak akan menyakitinya bukan? Mana janjimu Cho Kyuhyun? Kenapa kau malah membuat orang yang aku cintai menangis?” sejenak Siwon menghentikan ucapannya dan entah sejak kapan ia sudah berdiri dengan menggendong tubuh Yesung bridal style yang masih belum bereaksi sama sekali.

“Mianhae Siwon.. mianhae… aku sadar bahwa aku sudah sangat menyakitinya, tapi kumohon, jangan bawa dia bersamamu.”

Dugh.

Kyuhyun berlutut didepan Siwon, membiarkan liquidnya mengalir dari caramel cerahnya, menangis karena hatinya terasa begitu sakit. Tidak lagi, Kyuhyun tidak mau lagi harus kehilangan orang yang ia cintai.

“Aku mohon Siwon..jangan bawa dia… aku sangat mencintainya.”

“K-kyu~” Yesung mulai bersuara, walau tatapannya masih belum bisa menatap kearah lain. “K-kyuhyun-ah~”

Sedangkan Siwon menatap sosok Yesung yang ada digendongannya. “Kyuhyun-ah, hiks~”

Kyuhyun tidak meresponnya, ia masih memohon kepada Siwon agar merubah keinginannya. “Sa-ranghae.”

Siwon terkejut, ternyata orang yang ia cintai sudah sangat mencintai orang lain. Ia terus menatap sosok Yesung lalu mulai mengecup kening namja manis itu. “Si…..won, hiks~”

“Kau sangat mencintainya baby?” Yesung mulai bereaksi, ia menatap dalam obsidian milik Siwon, jujur ia sangat merindukan mata itu, mata yang selalu membuatnya tenang, tapi saat ini ia sangat sadar bahwa dunianya dan Siwon sudah berbeda.

“Aku…mencintainya sama seperti aku..mencintaimu…Siwon…” Yesung merentangkan tangannya, melingkarkannya dileher Siwon, menangis sekencang-kencangnya. Meluapkan semua kerinduannya, memberitahukan bahwa dirinya sangat mencintai Siwon walaupun ia juga mulai mencintai orang lain.

“Aku selalu mencintaimu Siwon, tapi….. bolehkah aku membuka hatiku untuk Kyuhyun? Bolehkah aku mencintainya?”

Siwon terdiam, ia membiarkan Yesung masih terus menangis dipelukannya, merasakan sakit yang dirasakan oleh Yesung. “Bangun Kyuhyun-ah!!” pinta Siwon tegas. sedangkan Kyuhyun mulai menatap kearah Siwon. “Apa kau tidak mendengarku? Cepat bangun Cho Kyuhyun, aku tidak mau orang yang akan bersama Yesung terlihat begitu lemah seperti itu!!”

“A-apa?” antara percaya dan tidak percaya, Kyuhyunpun mulai bangkit, berdiri untuk menyetarakan posisinya dengan Siwon.

“Berjanjilah satu hal padaku, tetap jaga Yesung, cintai dia, dan jangan pernah sekalipun kau melukainya, karena saat aku tahu kau melukai Yesung, saat itu pula aku akan membawa Yesung bersamaku, kau mengerti?”

“S-siwon?”

“Apa kau mengerti ucapanku?” Kyuhyun membulatkan matanya, begitu pula Yesung, namja manis itu mulai melepaskan pelukannya dan menatap intens wajah Siwon.

“Wonnie?” Yesung membingkai wajah tampan yang ada dihadapannya itu, tersenyum walau saat ini ia belum bisa menghentikan airmatanya. “Wonnie…hiks~”

“Ya!! Baby jangan menangis lagi, kau terlihat sangat buruk. Jangan menangis!! Kau dengar!!”

“Wonnie..hiks~”

“Cho Kyuhyun, aku percaya janjimu, jaga Yesungku baik-baik.” Tukas Siwon lalu menyerahkan tubuh Yesung yang ada digendongannya kearah Kyuhyun. Tapi Yesung malah melingkarkan tangannya keleher Siwon, tidak ingin melepaskannya. “Baby lepaskan, kau ingin bersama Kyuhyun bukan?”

“Siwon~”

“Hyung ayo.” Sedikit kasar, Siwon melepas paksa tangan Yesung hingga tubuh Yesung beralih kegendongan Kyuhyun.

“Siwon…..”

“Kau harus bahagia baby, kau mengerti?” Siwon mengusap lembut surai lembut milik Yesung, lalu mengecup keningnya cukup lama. “Saranghae.”  Ujar Siwon.

Yesung kembali mengarahkan tangannya untuk menyentuh kedua pipi Siwon, lalu sedikit menarik kepala Siwon untuk mengecup bibir tipis Siwon. Menautkan bibir mereka walau saat ini posisi Yesung ada digendongan Kyuhyun.

Namja berkulit putih pucat itu langsung menatap kearah lain saat ciuman Siwon dan Yesung semakin menuntut, bahkan Yesung mulai melingkarkan tangannya dileher Siwon, tidak peduli bahwa ia sudah mulai kehabisan nafas.

Kyuhyun sakit, ia merasa sangat sakit, ia menggigit bibir bawahnya. Jujur Kyuhyun tidak ingin melihat keadaan seperti ini, orang yang ia cintai tengah berciuman didepan matanya dan dengan suara isakan yang lolos saat ciuman mereka hampir terlepas.

“Siwon, jebal.” Pinta Yesung seraya menggenggam erat tangan Siwon, tidak memperbolehkan namja tampan itu pergi dari sisinya.

“Kyuhyun sudah berjanji akan mencintaimu baby, dia tidak akan menyakitimu lagi, kau harus percaya padanya.”

“Hyung uljimma!!”

“Aku harus pergi, terima kasih Kyuhyun-ah.”  Siwon tersenyum lalu mulai memundurkan langkahnya, Yesung yang mengerti arti dari semua itu langsung meminta turun dari gendongan Kyuhyun. Saat ia akan berlari untuk meraih tangan Siwon, Kyuhyun lebih dulu menahan pergelangan tangannya.

“Dia tidak boleh pergi Kyuhyun-ah!! Lepaskan aku!!!” Yesung mencoba memberontak dengan menghentak-hentakkan tangannya, tapi Kyuhyun sama sekali tidak bergeming, ia hanya menatap diam kearah Siwon dengan terus mengencangkan genggamannya. “KYUHYUN-AH LEPASKAN AKU!!!” Yesung mulai menjerit melihat Kyuhyun hanya diam. “SIWON BERHENTI!! KAU TIDAK BOLEH PERGI!! KITA AKAN BERSAMA!!”

Siwon hanya terus tersenyum hingga terlihat sebuah cahaya putih memasuki kamar itu, menyilaukan, membuat Yesung maupun Kyuhyun menutupi matanya karena silaunya.

“Aku mencintaimu Sungie baby, jaga dia Kyuhyun-ah, terima kasih.”

Satu kalimat penuh diucapkan oleh Siwon sebelum akhirnya cahaya menyilaukan itu membuat sosok Siwon pergi dari pandangan Kyuhyun dan Yesung.

“TIDAK!! CHOI SIWOOOOOOOOOON!!!!”

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Makan malam yang sama sekali tidak menggairahkan untuk Yesung. namja manis itu terus saja terdiam dengan mengaduk-aduk makanannya, membiarkan makanan yang sudah ia buat sepenuh hati hancur begitu saja.

Kyuhyunpun tidak menyentuh sendok atau apapun yang ada diatas meja, caramel cerahnya hanya mampu menatap sosok Yesung yang sepertinya kehilangan gairah untuk hidup. Sedangkan Sungmin yang baru saja pulang dari acara jalan-jalannya hanya bisa diam dan membiarkan keheningan menyelimuti mereka bertiga.

“Hyung, ayo kita bicara berdua.” Pinta Kyuhyun. Yesung menggeleng pelan dengan masih melakukan apa yang ia lakukan sedari tadi pada makanannya. “Hyung, kita harus bicara!! Aku tidak mau kau terus seperti ini.” lagi-lagi Yesung menggeleng. Sejenak Kyuhyun menarik nafas panjang hingga akhirnya ia bangkit dari kursinya.

Ia mengambil alih sendok yang tadi dibawa Yesung lalu menarik tangan itu untuk berdiri dari tempat duduknya. “Lepaskan aku Kyu!! Aku tidak mau!!!” rontanya dengan mencoba melepaskan tangan Kyuhyun yang menarik tangannya.

Kyuhyun tidak mendengarkan ucapan Yesung, ia terus saja menarik tangan Yesung untuk pergi dari meja makan menuju kekamarnya. Sungmin tersenyum miris melihat kejadian itu, ia menatap makanannya dan mulai memakannya, tidak peduli jika ia merasa sudah tidak dianggap oleh Kyuhyun ataupun Yesung.

.

BLAM.

Pintu kamar itu tertutup dengan cukup keras, Kyuhyun mengarahkan Yesung untuk duduk diatas ranjang, sedangkan ia berjongkok dengan menumpukan tubuhnya pada kedua lututnya. “Hyung, tatap aku!!” ujarnya melihat Yesung tidak menatapnya sama sekali. Onix Yesung hanya terus menatap kearah lain. “Hyung aku mohon tatap aku!!” kali ini Kyuhyun menarik dagu Yesung, memaksa agar manik kembar mereka saling bertatapan.

Terlihat lagi… Kyuhyun hanya bisa menghela nafas panjang saat mendapati Yesung menangis. “Bukankah Siwon sudah mengatakannya? Bukankah dia sudah memintamu untuk tidak menangis lagi?”

“………………….” Yesung mencoba untuk mengalihkan pandangannya lagi, tapi Kyuhyun dengan kuat mengunci pergerakan kepalanya.

“Jangan menatap kearah lain!! Tatap orang yang sedang berbicara denganmu, kau paham!!” suara Kyuhyun mulai terdengar meninggi. Yesung melebarkan matanya, Kyuhyun sedang terbawa emosi, tatapan matanyapun mulai terlihat tajam dan menakutkan.

“Hmmm… mianhae hyung, aku tidak bermaksud-“

“Aku tahu semua ini salahku.” Potong Yesung. “Aku tahu kau pasti tersiksa karenaku. Jika saja aku tahu semua akan menjadi seperti ini, lebih baik aku memutuskan untuk pergi bersama Siwon.”

Kyuhyun membelalakkan matanya, namja yang ada dihadapannya saat ini benar-benar membuatnya kesal, ia merasa seperti tidak mengenal sosok Yesung yang seperti ini. “Ulangi hyung!! Kau bicara apa?”

“Kyu…aku-“

“AKU BILANG ULANGI APA YANG KAU UCAPKAN BARUSAN!!” Kyuhyun marah, ia sangat marah melihat Yesung seperti ini. apa maksud dari semua ucapannya? Kenapa kata-kata Yesung membuat hatinya terasa begitu sakit? terasa begitu terluka?

“KATAKAN SEKALI LAGI!! AKU TIDAK MENDENGARNYA!!” Yesung terlihat begitu ketakutan, ia hanya menunduk tanpa mengucapkan sepatah katapun. “Kau itu kenapa hyung? Kau bilang kau mencintaiku!! Tapi kenapa kau malah berbicara seperti itu?”

“A-aku…takut…” ucapnya kemudian.

Kyuhyun kembali menghembuskan nafasnya berat lalu merekuh tubuh Yesung, memeluknya sangat erat, membenamkan kepala Yesung untuk lebih mendekat kedadanya, membiarkan namja manis itu mulai terisak. “Uljimma hyung, kau tidak perlu takut.” Tuturnya dengan mengusap pelan punggung Yesung.

“Hiks….aku….takut…Kyu….” Kyuhyun melepaskan pelukannya, menangkupkan kedua pipi Yesung, mengecup kening namja manis itu sepintas lalu tersenyum.

“Apa yang kau takutkan hyung? Ada aku disini, aku akan menjagamu.”

“Mianhae Kyu.” Kyuhyun terdiam lalu tanpa sadar mulai mendekatkan bibirnya kearah Yesung, mengikis jarak diantara mereka, saling menautkan bibir mereka dengan rasa asin yang diperoleh dari airmata Yesung yang masih terus keluar.

Sangat lama. Kyuhyun menelusupkan lidahnya kebibir Yesung, mengeksplor rongga hangat didalamnya, mengabsen deretan gigi putih yang berjejer. Tangan Yesung hanya bisa tergeletak tanpa melakukan apapun saat ciuman Kyuhyun mulai menuntut.

Kyuhyun mengangkat tubuhnya perlahan, mendorong tubuh Yesung untuk berebah ke ranjang, tanpa sebelumnya menghentikan ciuman mereka. “Engh~” Yesung mulai mengerang saat Kyuhyun menindih tubuh mungilnya, semakin memperdalam ciuman mereka.

“Kyuh….ah…” hingga akhirnya desahan-desahan itu keluar dari bibir Yesung, seakan menghapus suara isak tangis yang sebelumnya terdengar dikamar itu. Kyuhyun mulai menurunkan ciumannya, mengecup leher jenjang Yesung dengan sedikitnya memberikan kissmark disekitarnya. “Hng….Kyuh…geumanhaeeh…” Yesung bergeliat resah, ia mencoba menarik kepala Kyuhyun agar menjauh dari tubuhnya.

Tapi gagal, Kyuhyun semakin mengecupi tubuh Yesung dengan sangat kasar, bahkan t-shirt tipis yang dikenakan Yesung mulai sedikit robek karena tangan Kyuhyun. “Kyuh….jebaallll….hiks…” Yesung tidak mau, ia tidak mau melakukan hal ini dengan Kyuhyun.

Bukan karena ia tidak mencintai Kyuhyun, Yesung sangat mencintai Kyuhyun sama seperti ia mencintai Siwon, tapi saat ini Yesung belum siap jika harus melakukan hal ini dengan Kyuhyun. Ia terus terisak saat Kyuhyun semakin akan melucuti satu persatu kain yang melekat ditubuh mungilnya. “Kyuuuh…..ah….gumanhaeeee… jebaaalllll….hiks…”

Cukup lama Kyuhyun tidak merespon ucapan Yesung, hingga akhirnya ia tidak kuat lagi, tidak kuat lagi mendengar isakan yang semakin terdengar keras. “Sstttt~ hyung, uljimma.” Kyuhyun yang masih berada diatas tubuh Yesung terus membelai pipi Yesung, sesekali ia menghapus airmata yang mengalir dari kedua pelupuk matanya. “Uljimma, mianhae.”

“Hiks…” Kyuhyun membaringkan tubuhnya disebelah Yesung, menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka, menarik tubuh Yesung untuk lebih mendekat hingga ia bisa memeluk hangat tubuh Yesung yang masih bergetar karena ketakutan.

“Mianhae…Kyu….”

“Gwaenchana… aku mengerti… mianhae hyung… saranghae.” Kyuhyun sedikit melonggarkan pelukannya lalu mengecup kening Yesung hingga kemudian ia kembali memeluk tubuh Yesung, tertidur dalam hangatnya dua tubuh yang saling bersatu. “Saranghae…”

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Kyuhyun membuka matanya perlahan, bergeliat pelan diatas ranjang, meraba sisi tempat tidur bagian kirinya. Tidak ada siapapun. Caramelnya pun terbuka sempurna dan benar.. tidak ada siapapun dikamar itu kecuali dirinya. “Hyung!!” Kyuhyun bangkit dari tidurnya, membenarkan pakaian yang sempat terlihat acak karena kejadian semalam.

“Yesung hyung!!” ujarnya dengan mencoba mencari diluar kamar. Tidak ada orang. Matanya tertuju pada secarik note yang tergeletak diatas meja makan.

Aku mengunjungi makam Siwon, kau tidak perlu khawatir. Aku akan pulang secepatnya.

Seperti itulah note yang ditulis Yesung, Kyuhyun duduk dikursi meja makan, mengusap wajahnya frustasi. ‘Apa yang harus aku lakukan sekarang’

.

Namja manis itu masih berjalan perlahan melewati berpuluh-puluh gundukan tanah yang terlihat disetiap mata memandang. Tangan kanannya masih setia membawa buket bunga mawar, tidak ada senyum yang terlihat diwajahnya, hanya tatapan datar yang melingkupi wajah manisnya.

Hingga langkahnya terhenti disebuah nisan yang selalu ia datangi, nisan bertuliskan nama Choi Siwon, namja yang sangat ia cintai. “Annyeong Wonnie, aku datang lagi.” Sapanya lalu duduk disamping makam tersebut, tangan kanannya meletakkan buket bunga yang ia bawa keatas gundukan itu.

“Aku harap kau tidak bosan aku terus mengunjungimu.” Kekehnya. “Hng~ Wonnie, kau tahu, aku sedang sangat bingung sekarang. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya aku rasakan, tapi jujur, aku merasa sangat bersalah kepada Kyuhyun.” Yesung mulai menceritakan apa yang ia rasakan, sesekali terdengar helaan nafas panjang dari bibir mungilnya.

“-perasaan ini muncul saat itu Wonnie, saat kau datang untuk menjemputku. Aku memang mencintai Kyuhyun, tapi aku juga sadar bahwa rasa cintaku padamu tidak pernah bisa dihentikan walau kau sudah tidak ada disisiku. Apa aku egois? Apa aku sudah membuat Kyuhyun berharap kepadaku? Wonnie aku butuh nasihatmu.”

“-aku berpikir aku tidak pantas bersama Kyuhyun, karena aku masih belum bisa mencintai dia sepenuhnya, rasa cintaku masih terbagi olehmu. Bukankah aku benar-benar bodoh? Aku konyol bukan? Aku tidak mau menyakiti Kyuhyun, aku tidak mau dia terus memaksakan diri seperti itu, aku tahu dia sakit karena aku masih sangat mencintaimu, tapi….” Yesung menundukkan kepalanya.

“Wonnie apa yang harus aku lakukan? Aku tidak bisa melupakanmu, aku ingin mencintai Kyuhyun sepenuhnya, tapi aku takut… aku sangat takut…”

“Kau takut aku akan menyakitimu jika kau mencintaiku sepenuhnya?” Yesung tersentak, baritone yang ia dengar tiba-tiba membuatnya mengangkat kepalanya. Ia menoleh.

“Kyu.”

“Aku tidak pernah memaksamu untuk mencintaiku sepenuhnya hyung, aku tahu kau sangat mencintai Siwon, aku tidak apa-apa jika kau membagi cintamu, yang terpenting kau selalu berada disisiku, itu sudah cukup.”

“Kyu, tapi-“

“Aku memang sakit, setiap kau mengigau nama Siwon, setiap kau melamun karena Siwon, setiap kau menangis karena merindukan Siwon, aku selalu merasakan sakit disini.” Terang Kyuhyun dengan menyentuh dada sebelah kirinya. “Aku sakit hyung, kenapa kau tidak pernah bisa melupakan Siwon, kenapa dipikiranmu hanya ada nama Siwon, apakah tidak pernah sedikitpun kau memikirkanku? Bermimpi tentangku? Mengigaukan namaku?”

Yesung mulai bangkit dari duduknya, menatap intens caramel Kyuhyun yang mulai terlihat buram. Yesung ingin menangis, ia ingin menangis karena Kyuhyun, ia bisa merasakan apa yang dirasakan Kyuhyun, merasakan kesakitan disetiap ucapan Kyuhyun.

“Tapi aku tetap  berusaha untuk mengabaikan kesakitan ini, aku terus menjagamu dan…. mianhae karena aku juga sudah menyakitimu.” Kyuhyun menunduk. “Mianhae hyung.. mianhae…Aku yang bersalah…mianhae….”

“Kau itu bicara apa?” Yesung berjalan mendekati Kyuhyun, lalu mengarahkan tangannya untuk mengangkat dagu Kyuhyun. “Aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau meminta maaf, aku tahu semua itu bukan salahmu Kyu, jadi berhenti meminta maaf ne?”

“Hyung, aku sangat mencintaimu, aku tidak peduli dihatimu masih ada Siwon, aku tidak peduli walaupun kau tidak bisa melupakan Siwon, tapi kumohon hyung, jangan pernah pergi dari hidupku.”

“…………….” Yesung terdiam, tatapannya masih saja fokus kedalam caramel cerah milik Kyuhyun. “Aku….sudah memutuskan….”

“…………….”

“Aku sudah memutuskannya Kyu.” Kyuhyun menutup matanya, menunggu keputusan Yesung yang ia rasa akan menyakiti hatinya.

“Putuskan hyung, aku tidak akan memaksamu, itu semua pilihanmu.”

“Aku…memutuskan….untuk….” Yesung membingkai wajah Kyuhyun lalu tersenyum. “Hey, buka matamu, aku sedang bicara!!” tutur Yesung mencoba mencairkan suasana.

“N-ne?”

“Aku sedang bicara pabboya, tatap orang yang sedang berbicara denganmu, kau paham!!” Yesung mencoba mengulang apa yang Kyuhyun ucapkan waktu itu, dan sontak apa yang dilakukan Yesung membuat Kyuhyun sedikitnya menunjukkan senyum dibibirnya. “Dengarkan aku baik-baik Cho Kyuhyun.”

“……………..”

“Bantu aku untuk mencintaimu sepenuhnya.” Mata Kyuhyun melebar sempurna. Apa yang baru saja ia dengar? Apa telinganya masih berfungsi? Kenapa Kyuhyun merasa tidak yakin dengan apa yang ia dengar?

“-bantu aku untuk melupakan Siwon, aku tahu mungkin akan sangat sulit karena aku sangat mencintai Siwon, tapi aku yakin kau pasti bisa melakukannya. Aku tidak mau terus menyakitimu karena aku masih mencintai Siwon, aku hanya ingin mencintai satu orang, yaitu kau Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun yang selama ini menjagaku, yang selama ini selalu bersamaku. Apa kau bisa melakukannya?”

“H-hyung? K-kau serius?”

“Apa wajahku terlihat sedang bercanda huh?” Yesung mengerucutkan bibirnya. “Aku tidak bercanda Kyu-ah, apa kau bisa melakukan apa yang aku minta? Apa kau sanggup?”

“Aku akan menikahimu.” Dan setidaknya satu kalimat yang dilontarkan Kyuhyun membuat Yesung tercengang, matanya terbuka sempurna antara percaya dan tidak. “Hanya itu satu-satunya cara untuk melakukan apa yang kau minta. Aku akan menikahimu hyung, jika kau mau hari ini juga kita menikah.”

“T-tapi Kyu, aku-“

“Aku tidak mau terlalu lama menunggunya, aku tidak mau terlalu sering menyakitimu, Siwonpun pasti akan menyetujuinya, bukan begitu Siwon-ah?” Kyuhyun menatap sesosok yang mungkin hanya bisa ia lihat. Sosok Siwon yang tersenyum kearah mereka.

“Siwon?” Yesung ikut menatap kearah yang ditatap Kyuhyun, tapi ia sama sekali tidak melihat apapun. “Apakah ada Siwon? Dimana dia Kyu?”

“Dia sudah berdiri disampingmu, ah~ tidak, lebih tepatnya disamping kita.” Terang Kyuhyun dengan tersenyum kearah sosok Siwon berada. Yesung masih terlihat bingung, ia tidak melihat apapun, ia tidak melihat sosok yang dikatakan Kyuhyun. “Kau tidak bisa melihatnya hyung.”

“Hng?” Yesung memiringkan kepalanya, terlihat sangat lucu yang sontak membuat Kyuhyun ataupun sosok Siwon tersenyum kearahnya. “Ah~ majayo, aku tidak mempunyai indera keenam sepertimu Kyu.” Kyuhyun tersenyum lalu mengusap surai hitam milik Yesung.

“Menikahlah secepatnya Kyu, dengan begitu dia pasti akan segera melupakanku dan akhirnya mencintaimu sepenuhnya.”  Tutur Siwon dengan bergantian menatap Kyuhyun dan Yesung.

“Apa kau merestui pernikahan kami Siwon-ah?” Yesung hanya menatap Kyuhyun yang sepertinya serius dengan ucapannya. Dan tatapan Kyuhyunpun tidak pada Yesung, melainkan kearah yang tidak bisa dilihat oleh Yesung.

“Aku akan selalu merestui kalian jika itu memang membuat kalian bahagia, yang terpenting jangan pernah menyakitinya, kau paham!!”

“Apa yang Siwon katakan Kyu?”

“Dia merestui pernikahan kita hyung asal itu bisa membuat kita bahagia.” Terang Kyuhyun. Yesung menganggukkan kepalanya sembari berpikir.

“Kyu, katakan pada Siwon, apa aku boleh melupakan….hng~ tidak…tidak.. maksudku apa aku boleh mencintaimu sepenuhnya? Dan itu artinya rasa cintaku padanya akan-“

“Aku mengerti hyung.” Sahut Kyuhyun. Siwon tersenyum dan mengangguk ketika tatapan Kyuhyun kembali kearahnya. “Dia tersenyum dan mengangguk hyung, itu berarti jawaban dia…iya.”

“Betulkah? Apa dia tidak marah? Apa dia tidak akan membenciku? Apa dia-“

Baby hyung cukup!!” Kyuhyun meletakkan satu jarinya didepan bibir Yesung, menghentikan berbagai pertanyaan yang dilontarkan Yesung.

“Kyu~ aku hanya takut-“

“Aku tidak akan membencinya, aku tidak akan marah padanya, tapi aku akan selalu mencintainya walau dia sudah mencintaimu sepenuhnya.”

“Wae Kyu? Kenapa kau tersenyum seperti itu?” tanya Yesung melihat Kyuhyun tersenyum dengan mengarahkan kepalanya kesamping –sosok Siwon-. “Kyu~”

“Siwon berkata dia tidak akan membencimu, tidak akan marah padamu, tapi akan selalu mencintaimu walau nanti kau sudah mencintaiku sepenuhnya.” Yesung terdiam untuk beberapa saat. Ia masih memikirkan apa yang baru saja diucapkan Kyuhyun padanya, masih tidak bisa mempercayai bahwa Siwon berkata seperti itu padanya.

Yesung menundukkan kepalanya. “Apa aku sudah menyakitinya Kyu?”

“Apa? hyung kau itu bicara apa?” Kyuhyun mengangkat dagu Yesung. “Kau tahu Siwon sedih melihatmu seperti ini, jangan berpikir seperti itu, dia bahagia jika melihatmu bahagia, itulah sebabnya dia menyerahkanmu padaku.”

“Tapi aku merasa-ehmp-“ Yesung tidak bisa melanjutkan ucapannya saat bibir Kyuhyun lebih dulu membungkamnya, menghentikan celotehan bibir tipis itu. Mengecup  lembut bibir manis namja yang sangat ia cintai.

“Berhenti berpikiran buruk, kau mengerti?” pintanya seusai mengecup bibir Yesung. “Kita pulang sekarang ne? Kita siapkan acara pernikahan kita.” Kyuhyun mulai menggandeng tangan Yesung untuk segera meninggalkan pemakaman itu sesaat sebelum Yesung menahannya.

“Gidariseyo, aku ingin mengucapkan beberapa hal untuk Siwon, boleh kan?” Kyuhyun menghela nafas lalu tersenyum.

“Ne.”

“Aku tidak tahu dimana posisimu sekarang Siwon, aku hanya ingin mengatakan terima kasih, terima kasih karena selalu mencintaiku, terima kasih karena selalu membahagiakanku, terima kasih karena selalu menjagaku dan….terima kasih telah mengirimkan sesosok malaikat yang akan menjadi pendampingku.” Ujarnya dengan menatap kearah Kyuhyun. Ia tersenyum hingga kemudian mengalihkan pandangannya kembali kearah batu nisan yang ada dibawahnya.

“-kau adalah sesuatu yang indah yang pernah Tuhan berikan padaku, aku tidak pernah menyesal telah mencintaimu, dan maafkan aku jika mulai sekarang aku akan menyakitimu, maafkan aku Siwon.”

“Siwon sudah memaafkanmu hyung.” Tutur Kyuhyun dengan mengusap lembut bahu Yesung. “Kajja kita pulang!!”

Yesung mengangguk seraya tersenyum. “Siwon-ah, datanglah diacara pernikahanku dan Kyuhyun ne?”

“Ne hyung, Siwon pasti akan datang.”

“Kyuhyun-ah~” Kyuhyun memeluk tubuh Yesung dengan mengecup puncak kepala Yesung.

“Saranghae hyung.”

“Nado Kyu, gomawo.” Kata Yesung dengan membalas pelukan Kyuhyun.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

“Hyung kita cari cincin kita sekarang?” tanya Kyuhyun yang masih melihat Yesung berada didapur bersama Sungmin.

“Hng? Cincin?” Sungmin terlihat bingung mendengar ucapan Kyuhyun, ia menatap Yesung dan Kyuhyun bergantian.

“Ne, Minnie hyung, aku dan Yesung hyung akan menikah.”

PRANGG!!

“A-apa?”

Piring yang tadinya dibawa Sungmin terjatuh kelantai. “Sungmin-ah?”

“Hng..maaf…” ujarnya lalu mengambil pecahan piring yang ada dilantai. “Maaf…..” ia ingin menangis, hatinya begitu sakit mendengar bahwa orang yang ia cintai akan menikah, bahunya mulai bergetar tapi ia masih berusaha untuk tidak menangis didepan Kyuhyun ataupun Yesung.

“Sungmin-ah kau baik-baik saja?” tanya Yesung dengan menyentuh bahu Sungmin yang bergetar.

“N-ne gwaechanayo!!!” sahutnya cepat lalu membuang piring yang pecah itu kedalam tong sampah. “A-aku kembali kekamar dulu.” Lanjutnya lalu berlari meninggalkan dapur itu. Kyuhyun berjalan mendekati Yesung yang masih fokus menatap kepergian Sungmin.

“Apa kita menyakitinya Kyu?” tanyanya datar walau terlihat sedikit raut kesedihan diwajahnya. “Benar kita menyakitinya Kyu?”

“Hyung, ini hanya masalah waktu, tenanglah dia akan kembali seperti semula.” Ujar Kyuhyun seraya memeluk tubuh Yesung erat.

“Aku tidak mau menyakiti siapapun Kyu, aku tidak mau…”

“Kau tidak menyakitinya hyung, aku yang menyakitinya, jadi berhenti menyalahkan dirimu sendiri ne?”

.

_Cklek_

“Minnie hyung.” Sapa Kyuhyun seraya membuka pintu kamar Sungmin perlahan. “Aku ingin bicara, aku masuk ne?” Kyuhyun miris melihat Sungmin tengah tergugu diatas tempat tidurnya, namja manis itu menekuk kedua lututnya dengan menenggelamkan kepalanya disela-sela kaki.

Kyuhyun duduk diranjang yang sama dengan Sungmin lalu mengusap lembut bahu Sungmin. “Hyung, mianhae…”

“Hiks…” tidak ada jawaban yang terlontar, hanya suara isakan yang semakin lama semakin terdengar keras, Kyuhyunpun menarik nafas panjang sebelum akhirnya menarik tubuh Sungmin masuk kedalam pelukannya, memeluknya sangat erat seraya mengusap lembut punggung Sungmin.

“Mianhae hyung..mianhae…”

“Kenapa Kyu? Kenapa kau harus menikah dengannya? Kenapa tidak denganku? Aku tahu aku bersalah karena aku sudah mengabaikanmu dulu, tapi sekarang aku ingin bersamamu Kyu, aku sangat mencintaimu.”

“Aku tahu hyung, aku tahu…. aku minta maaf, bukankah aku sudah mengatakannya? Aku juga sangat mencintaimu, tapi itu dulu hyung, dulu sebelum akhirnya Yesung hyung datang dikehidupanku, sekarang yang aku cintai adalah Yesung hyung. Aku mohon mengertilah hyung.”

Sungmin menarik tubuhnya menjauh dari Kyuhyun, menepis tangan Kyuhyun yang mencoba untuk meraih tubuhnya lagi. “JANGAN SENTUH AKU!! KAU SELALU MELUKAIKU KYU!! APA KAU TIDAK TAHU JIKA AKU SANGAT MENCINTAIMU HAH!!! KAU MENCOBA MENUTUP MATAMU!!”

“Hyung aku mohon dengarkan aku!!” Kyuhyun terus berusaha untuk mendekap Sungmin walau nyatanya apa yang ia lakukan selalu ditepis oleh Sungmin. “Aku tahu hyung, aku melihatnya, kau sangat mencintaiku, tapi kumohon hyung, aku sangat mencintai Yesung hyung.”

“CUKUP KYUHYUN-AH, CUKUP!! CUKUP!!” Sungmin menutup kedua telinganya sambil terus menangis pilu.

“Hyung dengarkan aku, aku mohon maafkan aku.”

“CUKUP!! AKU BILANG CUKUP!!!” Sungmin terus berteriak hingga akhirnya mau tidak mau Kyuhyun mendorong tubuh Sungmin untuk berebah diranjang, mengunci pergerakan tubuh Sungmin agar tidak memberontak lagi. Wajah mereka sangat dekat, manik kembar mereka saling bertatapan, suara deru nafas merekapun saling terasa satu sama lain.

Kyuhyun menindih tubuh Sungmin, berusaha menenangkan namja manis itu. “Aku mohon maafkan aku hyung.”

Sungmin terdiam mematung menatap caramel Kyuhyun yang seakan membuat tubuhnya membeku. tak lama kemudian ia merasakan bibir Kyuhyun menyapu lembut bibirnya. Melumatnya pelan disela-sela airmata yang masih turun dari kedua matanya. Sungmin tidak memberontak lagi, ia menikmati ciuman yang diberikan Kyuhyun padanya. Sangat nikmat dan menenangkan.

Tanpa mereka duga, sesosok namja tengah terdiam didepan pintu kamar yang terbuka itu, matanya memanas, bahunya bergetar. Yesung ingin berteriak saat melihat kejadian itu, melihat Kyuhyun berada diatas Sungmin dan…..mereka berciuman.

Yesung memilih untuk menunduk dan menutup pintu kamar itu pelan, agar tidak menimbulkan bunyi yang akan menganggu apa yang sedang mereka lakukan. Setelah pintu itu tertutup, Yesung terduduk disamping pintu tanpa  alas apapun, ia membiarkan lantai yang dingin menerpa tubuhnya. “Aku mengerti Kyu, aku tidak apa-apa, lakukan apa yang harusnya kau lakukan.” Lirihnya lalu menenggelamkan kepalanya disela-sela kakinya yang ia tekuk.

Menangis dalam diam karena rasa sakit yang ia rasakan. “Benar…aku tidak apa-apa.”

.

“Hyung, apa tidak apa-apa jika kami tidak memberitahu Kyuhyun kalau kau ada disini?” tanya Eunhyuk meyakinkan dengan memberikan segelas minuman hangat.

“Tak apa Hyukkie. Gomawo.” Ujarnya setelah menerima segelas minuman yang diberikan Eunhyuk.

“Hyung, sebenarnya apa yang terjadi padamu dan Kyuhyun? Apa dia membuat masalah lagi?” kali ini Donghae yang duduk disebelahnya mencoba bertanya. Tapi lagi-lagi Yesung menggeleng pelan.

“Tidak, hanya sedang introspeksi diri saja sebelum kita menikah.”

“M-MWO?” pekik Donghae dan Eunhyuk bersamaan,

“Menikah hyung?”

“Dengan Kyuhyun?”

“Kapan?”

“Kenapa kau tidak memberitahu kami?”

“Aish~ bisakah kalian bertanya satu persatu huh?”Yesung mengerucutkan bibirnya lucu sambil menyesap minumannya kembali.

“Hng~ baiklah, mianhae hyung, sekarang ceritakan kapan kalian menikah? Lalu kenapa menjelang pernikahan kalian, kau malah memilih kabur dari apartemen?”

“Benar kata Hyukkie, apa kau tidak mau menikah dengan Kyuhyun hyung?”

“Bu-bukan begitu Hae-ah, Hyukkie-ah, hanya saja aku butuh waktu untuk berpikir, dan aku pikir Kyuhyun juga membutuhkannya.”

“Tapi bukan seperti ini caranya hyung, kalian seharusnya menyiapkan pernikahan kalian matang-matang, kalau perlu kita akan membantu kalian menyiapkan segalanya.”

“Donghae benar, kita akan membantumu.”

“Terima kasih, tapi sepertinya untuk saat ini tidak perlu.” Donghae dan Eunhyuk bertatapan bingung hingga tak lama kemudian handphone Yesung berbunyi.

Namja manis itu merogoh saku celananya dan melihat ada panggilan masuk dari Kyuhyun. “Dari Kyuhyun? Cepat angkat hyung!! Dia pasti mengkhawatirkanmu.” Tutur Eunhyuk.

“Tapi-“

“Sudah jangan terlalu banyak berpikir, cepat angkat hyung!!” sejenak Yesung mengambil nafas panjang lalu akhirnya menekan tombol berwarna hijau dihandphonenya.

“Ye-yeoboseyo?”

“YA!!! Baby hyung kau berada dimana? Kenapa lama sekali mengangkatnya? Kenapa tidak membalas pesanku? Dimana kau sekarang!! Ini sudah larut malam!!” Yesung sedikit menjauhkan handphone itu dari telinganya saat mendengar teriakan Kyuhyun.

“Hng~ mianhae Kyu, untuk malam ini saja aku ingin menginap dirumah temanku, boleh kan?”

“Apa? menginap dirumah temanmu? Nugu? Donghae dan Hyukkie?”

Mata Yesung melebar, bagaimana jika Kyuhyun tahu ia sedang berada di apartemen Donghae dan Eunhyuk. “A-anio Kyu, aku dirumah teman sekolahku dulu, jangan mencariku ne? Malam ini saja, besok pagi aku akan segera pulang.” Pintanya. Malam ini Yesung memang tidak ingin bertemu dengan Kyuhyun terlebih dahulu. Entah apa yang sedang ia pikirkan, tapi hatinya masih menolak untuk bertemu.

“Tapi hyung-“

“Aku mohon Kyu.” Keheningan terasa beberapa saat, tidak ada suara yang terdengar diantara mereka.

“Baiklah jika itu maumu, aku tidak akan memaksamu untuk pulang.” Suara Kyuhyun terdengar sedih, Yesung merasa sangat bersalah, ingin sekali ia mengatakan ‘aku akan pulang’ tapi lagi-lagi hatinya menolak untuk mengucapkan hal tersebut.

“Istirahatlah Kyu, selamat malam.”

“Saranghae hyung.”

Pip.

Yesung terlebih dulu mematikan telponnya lalu meletakkan handphonenya secara kasar keatas meja. “Hyung gwaenchanayo?” tanya Donghae dengan mengusap lembut bahu Yesung.

“A-aniyo, aku ingin istirahat, boleh kan?” pinta Yesung dengan bangkit dari sofanya. Ia berjalan perlahan menuju kamar yang terletak disudut ruangan.

“Apa yang kau pikirkan sama sepertiku Hae-ah?” tanya Eunhyuk setelah menatap kepergian Yesung dibalik pintu.

“Sepertinya begitu.” Mereka bertatapan sejenak lalu mengangguk.

Yesung merebahkan tubuhnya diranjang, menatap langit-langit kamarnya. Pikirannya terus saja terfokus pada Kyuhyun. Rasanya ia begitu kejam telah melakukan hal seperti itu. Yesung memiringkan tubuhnya kekanan dan menatap lampu tidur yang menyala terang disampingnya. “Kyu…..mianhae….”

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Yesung tertidur dengan posisi miring hingga pagi tiba. Ia merasakan tubuhnya terasa berat saat berusaha untuk memutar tubuhnya. “Hng~” Yesung mulai membuka mata perlahan dan melihat ada tangan yang melingkar dipinggangnya. Ia memutar kepalanya kebelakang dengan posisi tubuh yang masih miring.

Matanya membulat melihat sosok itu, sosok seorang Kyuhyun yang masih tertidur lelap dibelakangnya. “K-kyu.” Yesung masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat, berulang kali ia mengucek matanya tapi apa yang ia lihat selalu sama. Hingga tak lama kemudian Yesung melihat Kyuhyun mulai bergeliat dan membuka matanya perlahan.

“Hng~ baby hyung kau sudah bangun?” tanyanya seraya tersenyum menatap namja manis yang masih menampakkan wajah terkejut tersebut. “Hyung, gwaenchana?” tanyanya lagi dengan menepuk pipi Yesung.

“Ah, n-ne? k-kenapa kau ada disini?” lirihnya dengan memutar tubuhnya untuk menghadap kearah Kyuhyun.

“Aku tidak bisa tidur tadi malam, jadi aku memutuskan untuk mencarimu hyung, dan ternyata….”

“Hae dan Hyukkie memberitahumu?” sahut Yesung dengan memicingkan sebelah matanya. sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum lebar. “Aish~ mereka berdua benar-benar tidak bisa menjaga mulut.” Gerutu Yesung kemudian, lalu mendudukkan tubuhnya diatas ranjang.

“Hyung, memangnya ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba bersikap seperti itu padaku? Kalau aku salah, tolong beritahu aku apa kesalahanku hyung agar aku bisa merubahnya.” Kyuhyun mensejajarkan tubuhnya dengan Yesung, menarik pelan bahu Yesung agar menghadap kearahnya. “Hyung, kita akan menikah bukan? Aku tidak mau kita terus seperti ini hyung, aku-“

“Kyu,” potong Yesung sebelum Kyuhyun menyelesaikan kalimatnya. “Mianhae.” Ia menundukkan kepalanya dalam. “Mianhae, aku memang selalu menyusahkanmu, aku selalu menuruti keegoisan yang ada didalam diriku.”

“Hey!! Hey!! Kau itu bicara apa hyung?” Kyuhyun mengulurkan kedua tangannya, menyentuh kedua pipi Yesung hingga wajah mereka terasa begitu dekat. “Aku tidak suka kau berbicara seperti itu, aku mohon jangan pernah mengatakan hal itu lagi, kau tidak pernah menyusahkanku hyung, sungguh.”

“Tapi aku selalu membuatmu terluka Kyu, aku bukan-“

“Aniya, malah aku yang merasa selalu melukaimu hyung, aku yakin kau berbuat seperti ini karena aku sudah melukaimu lagi bukan? Benar begitu bukan?” Yesung tidak menjawab, benar yang dikatakan Kyuhyun, ia seperti itu karena ia merasakan sakit lagi ketika melihat Kyuhyun berciuman dengan Sungmin.

“A…aku…tidak suka…melihatmu berciuman dengan Sungmin.” Ujarnya sangat lirih, namun masih bisa terdengar jelas oleh telinga Kyuhyun.

“Kau melihatnya? Karena itu kau jadi seperti ini?”

“Kyu, aku tahu aku egois, tapi aku-ehmp!!” Yesung membelakkan matanya saat Kyuhyun membungkam bibirnya, mengecap manis bibir kissable itu, ciuman yang didasari atas rasa cinta. Kyuhyun ingin menunjukkan kepada Yesung bahwa apa yang ia lakukan sekarang ini atas dasar cinta, bukan karena alasan yang lain.

“Apa kau masih belum mempercayainya? Apa kau masih belum merasakan jika aku mencintaimu?” tanya Kyuhyun seusai ciuman itu berakhir.

“Aku…..”

“Minggu depan kita menikah.”

“Apa?”

“Ne, minggu depan kita menikah, apa kau tidak mendengarnya huh?”

“T-tapi a-apa tidak terlalu mendadak?”

“Aku pikir tidak, karena Hae dan Hyukkie akan membantu kita mempersiapkan pernikahan kita hyung.”

“Kyu.” Kyuhyun tersenyum lalu menarik tubuh Yesung kedalam pelukannya, memeluknya sangat erat sesekali mengecupi puncak kepala Yesung, menyalurkan rasa cinta yang ada dihatinya.

“Saranghae hyung, saranghae.”

“Kyu….nado….saranghae…”

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Hari-hari beratpun dimulai, Kyuhyun dan Yesung mempersiapkan acara pernikahan mereka. Ya… walaupun tidak akan semeriah pernikahan pada umumnya, namun pernikahan adalah suatu acara yang sakral dan akan terus terkenang seumur hidup mereka.

Dengan dibantu oleh Donghae dan Eunhyuk. Mereka mulai membeli berbagai keperluan serta menyebarkan undangan pernikahan Kyuhyun dan Yesung. Sedangkan Sungmin? Namja manis itu memilih untuk kembali ke amerika malam itu juga.

“Hah~ aku lelah~” Yesung meregangkan tubuhnya diatas sofa apartemennya setelah seharian mencari keperluan untuk pernikahannya. Ia menatap kearah Kyuhyun yang masih sibuk berkutik dengan laptop yang ada dihadapannya. “Kyunnie kau sedang apa?”

“Hng? Aku sedang mencari tiket pesawat untuk kita.” Yesung mengernyitkan dahinya lalu menatap layar yang ada didepan Kyuhyun.

“Untuk?” tanyanya kemudian. Kyuhyun tersenyum lalu melirik kearah Yesung yang terlihat begitu bingung. “Kyunnie-ah~”

“Bulan madu.” Singkat. Itulah jawaban Kyuhyun yang langsung mendapat pandangan terkejut dari Yesung.

“Bu…bulan madu? Kita? Berdua? Kemana?”

“Hahahahaha~ wajahmu lucu sekali baby.” Kyuhyun tertawa seraya mengacak-acak rambut Yesung.

“YA!! Kyuhyun-ah!! Berhenti mengacak-acak rambutku!!” Yesung memukuli tangan Kyuhyun yang terus mencoba mengacak rambutnya. Hingga akhirnya Kyuhyun menghentikan tangannya dan berganti menarik tubuh Yesung lagi masuk kedalam pelukannya.

Baby, beberapa hari lagi keluargaku akan datang ke Seoul, untuk sementara mereka akan tinggal disini bersama kita, kau tidak keberatan bukan?”

“Hng? Tentu saja tidak Kyunnie, mereka juga kan keluargaku, aku sangat senang jika mereka bisa berada disini bersama kita.” Ujar Yesung dengan mengeratkan pelukannya.

“Baguslah jika kau setuju.”

“Tapi tunggu Kyu!!” Yesung melepaskan pelukannya dan menatap Kyuhyun lekat. “Kau bilang kita akan berbulan madu bukan? memangnya kau akan mengajakku berlibur kemana?”

“Kanada.”

“M-MWO??? KANADA? KAU SERIUS?” Pekik Yesung terlihat begitu antusias dengan ucapan Kyuhyun. Kyuhyun hanya mengangguk dan terus tersenyum. “KYAAAA~ GOMAWO KYUNNIE, JEONGMAL GOMAWO~” Yesung berteriak sambil memeluk erat tubuh Kyuhyun. “Sudah lama sekali aku ingin kesana Kyu.”

“Ne, aku tahu baby, kau dulu ingin kesana bersama Siwon bukan?” Yesung diam mematung lalu melepaskan pelukannya.

“Da…darimana kau tahu?” Kyuhyun mengusap lembut surai hitam milik Yesung. “Pasti Siwon yang memberitahumu bukan?” Kyuhyun kembali tidak bersuara, ia hanya mengendikkan bahunya.

Yesung menghela nafas berat seraya duduk tenang disamping Kyuhyun. “Itu memang cita-citaku Kyu, dulu Siwon berjanji padaku jika kita menikah, kita akan berbulan madu disana, tapi ternyata…..” Ia menghentikan ucapannya dan menunduk.

Baby sudahlah.” Kyuhyun mengusap lembut bahu Yesung, mengerti jika kekasihnya tersebut selalu bersedih setiap mengingat akan Siwon.

“Dia mengingkari janjinya, dia lebih dulu meninggalkanku sebelum kita menikah, bukankah itu sangat menyebalkan Kyu?” tanya Yesung dengan mengerucutkan bibirnya. “Kau… Cho Kyuhyun!! Tidak akan mengingkari janjimu bukan?” selidik Yesung dengan lebih menyipitkan kedua matanya.

“Memang kapan aku berjanji padamu Kim Yesung?” Goda Kyuhyun dengan berseringai. “Aku tidak mengatakan janji bukan?” Yesung semakin mengerucutkan bibirnya, membuat mau tidak mau Kyuhyun yang tadi berniat menggodanya tidak bisa menahan tawa kerasnya.

Kyuhyun tertawa keras dengan memegangi perutnya yang terasa sedikit kram. “YA!! Berhenti menertawaiku Cho Kyuhyun!! Tidak ada yang lucu.”

“Kau lucu baby, sungguh!! Bwahahahaha!! Kau benar-benar lucu!! Hahahahahaha!!” bukannya menghentikan tawanya, Kyuhyun semakin mengencangkan suara tawanya.

“KYUHYUN-AH!!!”

BUGH!!

Yesung yang tadinya bermaksud mendorong tubuh Kyuhyun pelan ternyata malah membuat namja tampan itu terdorong keras jatuh dari sofa. Dan iapun mau tidak mau terjatuh tepat diatas tubuh Kyuhyun. “Ugh!!” mereka berdua bertatapan dalam posisi seperti itu.

Kedua tangan Kyuhyun melingkar dipunggung Yesung, sedangkan kedua tangan Yesung berada didada Kyuhyun. “K-kyu…” Yesung meneguk salivanya dengan susah, tatapan Kyuhyun benar-benar membunuhnya, wajahnya memerah karena Kyuhyun terus menatapnya. “Kyu…” Yesung mulai memberontak, beranjak bangkit dari atas tubuh Kyuhyun, tapi lagi-lagi tangan namja berwajah putih pucat itu membuat Yesung tidak bergerak.

“K-kyu…lepaskan…aku….”

“Wae? Bukankah beberapa hari lagi kita menikah?”

“T-tapi….” Yesung terdiam, ia menatap intens caramel milik Kyuhyun tanpa bersuara lagi. wajah Kyuhyun mulai mendekati wajah Yesung, ingin segera menautkan bibir mereka, tapi saat bibir mereka hampir menyatu, sebuah suara membuat keduanya terkejut hingga langsung menjauhkan wajah mereka.

Ting.. Tong…

Mereka bertatapan bingung mendengar suara bel apartemen yang berbunyi. “Apa kau menyuruh Donghae dan Hyukkie kesini baby?” tanya Kyuhyun seraya duduk disofa dengan Yesung.

“Aniya Kyunnie, mereka mengatakan hari ini ingin tidur diapartemen karena terlalu lelah.”

“Lalu? Siapa?”

Ting… Tong…

.

Apakah rencana pernikahan Yesung dan Kyuhyun akan berjalan lancar? Lalu siapa yang datang ke apartemennya? Yesung akan menerima sebuah kejutan yang tidak pernah ia duga, apakah kejutan yang akan ia terima?

.

To be continue

.

Chapter 2 comeback (?) ^^ otthae?? Mian kalo ceritanya semakin ngarang hahaha… ini pyur fantasy ya ^^ anggap aja Kyuhyun disini bisa melihat hal-hal gaib, dan untuk yang Yesung bisa ciuman sama roh Siwon, hmmm .___. Anggap aja itu kegilaan (?) author pada WonYe hahahah /slap/

Next??? Leave a comment ^^

Gomawo #hugs

88 comments on “Fall Too Deep – Chapter 2

  1. hadoohh!! si kyu ni mencla-mencle,cinta ma yesung tapi si sungmin disosor juga,maunya apa ni anak!!!
    wah..udah mo merit aja,honeymoonnya ke kanada…ada NC-nya dong!!*nyengir gaje*
    itu yg dateng sapa?yesung mo dapet kejutan?…
    as always..update kilatt!!!!!!!..gomawo:)

  2. Waaaa ceritanya makin keren..

    Yesss.. KyuSung mau nikah.. Tinggal nunggu undangan plus baby KyuSung#readersarap

    thor.. Pleasee ya thor jgn tambahin konflik lgi. Udah deh begini za.. So sweeet gtu..

    Tpi penasaran juga itu siapa.. Cepet d lanjut thor..
    🙂

  3. wuuuuahhhh asliii seruu bgt ff nya chinguu ..!!! ihk.. seremmm masa siwon nya muncul..dan giituu mereka rebutan yeppa,..dan akhirnya siwon mengihklaskan yeppa buat kyu,ckckck yeppa maruk nie suka ama 22nya hhe^^
    waduh siapa tuh tamu tak di undang ???mudah2an ajh kyu ama yeppa jadii nikah..
    pallii lanjutt ..!!!!penasaraaaaaaan ……..

  4. smoga aja wkt menjelang pernikahan & saat pernikahan kyusung berjalan lancar #amienn
    ahhhh,, tamu.a mengganggu aja !!! lgi mau ciuman ada tamu, huh !

    unn d next chap sungie jgn d buat menderita lgi dong … (y)

  5. esegede kyusung nikah cuuuyyy…..
    cie ella yg maw nikah, undang-undang dong hehehe🙂
    nah loh siapa tu yg datang tiba2 ganggu aja *otakyadong
    eh iy stu lgi mian gk sempat coment di chap sebelumnya alnya bru baca sekarang sih ehehehe….
    keep writhing

  6. siwon baik mw nyrahin yeppa k’kyu.

    kira” siapa tmu yg mngganggu KyuSung moment??
    jngan smpe itu yg bkal mngganggu hua KyuSung >_<

    ditunggu lnjutanny ne🙂

  7. woah keren!! >< oyeh… Kyusung!! mau nikah
    duh lega.. siwon dah mulai relain mommy..
    tapi sungmin.. ==?? omo!! dah nyerah akhirnya balik ke Amrik..

    aku reader baru.. kyaa telat #plak

    ditunggu chap selnjtnya ^^ *lempar koin

  8. fiuhhh
    akhirnya Kyusung Bersatu..
    ntar nikah undang” yah,,
    trus yg dteng itu siapa,? awas aja klo tu orang jd tembok hub Kyusung… #bawaParang

    kagak sabar nunggunya,
    chap depan ada eNCe yah?? ~plakk yadong~

    lanjut eon.. hwatting ( 0.0)9

  9. aku pikir td gendre’y bakal berubah jd horror,,hehe

    perasaanku ko gk enak y?keluarga kyu mau berkunjung?takutya ntr keluarga kyu gk setuju lagi yesung jd calon ‘istri’ kyu

    itu ‘tamu’ yang berkunjung couple eunhae kah??
    Ok drpda banyak pertanyaan
    mending nunggu kelanjutan’y ajah…

  10. **tendang tamunya #ganggu aja

    lanjuuut…. Mudah2an gada sedih2han lgi ya.
    Jgn bilang klo tamunya bawa masalah baru !!!
    ANNDDWWWWAAAAEEEE !!!!

  11. next chap~ next chap~🙂

    ga mau tau, pokoknya kyusung harus bener-bener nikah di chapt selanjutnya .. please eonn🙂 *turtle eyes (?)*

    jangan lama-lamaaaaa, gomawo🙂

  12. aduh sempat merinding juga waktu siwon datang n berniat membawa yesung itu.makin dibayangin, suasananya makin serem!untung siwon nya baik, jd dia gak maksa.

    yak, aku tunggu kelanjutannya ya^^

  13. Chagi, bukannya td itu yemom dicekik wondad yah? Kok si mommy malah diem kyk patung gtu? ._.
    Pas si daddy nyium mommy, itu bener2 fantasy tinggkat dewa chagiya.

    Si kyupil kagak sabarab amat coba, mentang2 bentar lg mau nikah udah nyosor-nyosor duluan.😄

    Siapa tuh yg dateng?? Jgn bilang itu pengganggu lagi?! -_-
    Tp aku pikir mngkin itu org tua kyu ato yemom, maybe!!

    Chagi, si kyu ama yemom kan dulunya penyanyi. Apa mereka ga akan jd penyanyi lg gtu??

    CHAGIYA~ ditunggu kyusung ence-nya oke😉

  14. Kyaaaaaaaaa kyusung mau nikah ^^

    aduh ma , ni ch bener bikin hati meleleh, tuh kyusung momentnya sweeett and romantic .

    eh siapa tuh yg datang ganggu aja -_-

    eh unn ko agak g tenang y, jngan ampe dech ad konflik lg yg gangu kyusung, tp liat gaya dhy pasti muncul konflik eh unn ko agak g tenang y, jngan ampe dech ad konflik lg yg gangu kyusung, tp eh unn ko agak g tenang y, jngan ampe dech ad konflik lg yg gangu kyusung, tp liat gaya dhy pasti muncul konflik eh unn ko agak g tenang y, jngan ampe dech ad konflik lg yg gangu kyusung, tp liat ga

  15. yeeey akhirnya update juga..
    sedikit bingung sih pas Siwon dateng terus meluk Yesung, dan lebih anehnya Kyuhyun bisa ngeliat juga, tapi ya ini bergenre fantasy..
    yah, satu harapanku bahwa pernikahan Kyuhyun sama yesung bisa berjalan lancar tanpa ada masalah yang ditimbulkan dengan kedatangan keluarga kyuhyun..

  16. chap ini sedikit ribet.. tapi aq paham ceritanya…
    kyu punya ibdra ke 6 knp di ch 1 g diktkan? siwon knp bisa dtng n mau rebut ye?
    ah bnyk pertannyaan saya kkkk

    oka ceritanya semakin buagus dan menarik kok… siapa yg dtng itu??
    lanjutt

    • hng ._. soalnya kayaknya diff sebelum ini *serenade of the endless love* Kyu juga pernah ngomong sama roh yesung wkwkwk
      kirain sudah tau XDD *ditonjokreader* wkwkw
      gomawo ne😀

  17. um, ya WonYe momentnya fantasy banget ya😀 ah, dhy unn seperti.a ngga rela banget kalau Daddy meninggal, sampai2 Dad masih bisa ciuman sama Mom kkkk~^^

    Ming ke Amerika? Nah gitu dong mengalah, byarkan KyuSung bahagia dan menikah nanti🙂
    Dan itu ‘tamu’ yg brkunjung siapa?? Jangan bilang itu orang ketiga dlm hub KyuSung lg -_- dan tentang pernikahan KyuSung nanti lancar kan??

    Yoshhhhh Lanjuttttt!!!!

  18. yeah~
    benar2 fantasy…🙂

    yesung nyium siwon yg brstatus hantu itu ssuatu banget loh…😀

    tapi,, siapa kira2 yg dtang k’aprtement kyusung ??
    Kluarga kyu kah ??
    Aku punya firasat buruk,,
    smoga yg ku pikirkan tidak trjadi..
    #brdoa

    next !!🙂

  19. Ff ini romance wow bangettt…
    Kkkkk~
    Ayo Kyunieee…
    Hwaitinggg…
    Berdoa mudah2an pernikahannya kyu sama yesung sukses😀
    Ayo…
    Buat anak yg banyak….
    Mommyyyy
    Apppaaaaa
    Hwaiiittiinnggg….

    Unni ff ini Mpreg ne?
    Iya dongg..😀

  20. huh……. dasar ababil…… kyupa bener2 mencla-mencle…….. oenni…… di lanjutin ya, yang lebih waw gtu… (aku otaknya gak yadong) hehe…… konflik agak di tmbah dikit gak papa…. tpi jngan banyak-banyak……. pokoknya yeppa harus tambah cinta sama kyupa…….. oenni, lw mau minta pw gmana??????? jebal….:'(

  21. Daddy oh daddy…..(asal nyanyi)#plakk -,-

    Sungguh daddy tidak apa-apa mommy nikah sama appa? Kalau begitu aku juga gpp daddy *nah lo??*._.😀

    Aku bisa merasakan gimana jd sungmin, kasihan dirimu ahjumma(?) #pukpukpuk ^^
    Aku juda ngerti gmna jd appa, aku tau ciuman itu hanya perpisahan, tapi akan lebih ku tau jika aku yg merasakan#plakkkk><

    Aku makin ngaco-_-

    Intinya aku nunggu honeymoon eonni~ah
    Kkkkkk
    Always 'lugu' :-*

  22. Waduh waduh ..
    nyesek bgt ni😥
    nggak tega liat yeye galau terus😦
    tapi untung ada kyu yg bisa njagain yeye ..

    aduh si pengetuk pintu (?) itu ganggu aja ..
    klau si misterius nggak ganggu kyusung pasti dah melakukan hmmm itu lho #yadong kumat

    next eonni ..
    gomawo (mian ikut baca)

  23. “….aku tidak
    apa-apa jika kau membagi cintamu, yang
    terpenting kau selalu berada disisiku, itu
    sudah cukup.” wktu bagian ini hana langsung nangis eon😥
    bukankah cinta selalu seperti itu?? selalu ada pihak yg tersakiti di atas kebahagiaan mereka.
    salut buat kyu,. akhrnya, setelah menunggu dan memperjuangkan perasaannya, dia mendapatkan cinta ye. :’)
    menunggu… itu adl hal yg sangat2 melelahkan dan… menyakitkan…

    itu siapa yg dtg?? ayolah ramyun… jangan menyiksa mereka lg… biarkan mereka bahagia…🙂

    • =_= author hana emang pinter bgt buat kata-kata puitis wkwkwkw… tambah cinta deh eon padamu #lho wkwkwkwk

      sepertinya eon nyindir ya disitu *lirik hana* kkk~
      gomawo ditunggu sajoooooooooooooo wkwkwkw😀

  24. aduuh…
    sapa lagi siih yang ganggu…

    adegan mesum KYUSUNG
    bentar lagi ..

    ehhh…
    ting…tong……..

    ada tamu tak diundang..

    tapii….uuppzz..

    sapa tuh,,,, saeng…!!!!

  25. akhirnya Siwon ridho n ikhlas jg ngelepas Encung…Masa mo maen bawa aja *jitak Siwon* Tp kasian jg si Ming, broken hearted huhuhu…
    eeeaaa..ada yg mo namu tuh..siapakah gerangan??
    Ditunggu TBCnya *bersiap mluncur ke bulan*

  26. Kyu dan yesung sama-sama saling nyuakitin, tapi yang paling sakit sungmin, kasian dicampakan kyu….
    .
    .
    Itu yang dateng pasti keluarganya kyu ya #readersotoy
    .
    Oke Lanjut chingu^^

  27. waaaaaaaaaaaa
    serem juga waktu siwon nampakin dirinya
    kirain siwon mau ngambil yesung T.T
    untung ga jadi
    itu yg dateng siapa? pertanda buruk kah? atau pertanda baik?
    update kilatttttt

  28. Kyaaaa!
    Aq suka!!aq suka!!

    Akhrx Yesung Oppa gk mendrita di ff eonny. ,hehehe
    eon,aq ktngglan ff eonny yg lain x.,jd bru smpat bca ff yg ini!

    O ya eonny,mkash y??
    Ff x eonny pngobat(?) kegalauan aq ,krna kbr Yesung Oppa yg mw wamil!!
    Skali lg, .gomawo!!*hugs

    1 lg. .chapter x jngn baxk2,ne??hehehe:)

  29. Si kyu, nenangin si nenangin, tp kn ga perlu pake nyium sungmin segala,ck -,-

    kaburnya yesung gagal gara” eunhae, bangun tidur tiba” udah ada kyu aja disampingnya, dasar eunhae…tp saia suka itu,hhe..

    Saia jg mau dong dpt adegan kaya yesung, digendong siwon abis itu digendong kyu trus dicium yesung*plak*hihi.. V

  30. Hadohhh ini kyusung buat gw melting yaaaa..
    Kyu terlalu baik malah..
    ‎​”̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ..

    Aq sk tuh pas kyu dtg ke rumahnya donghae..
    Gitu bangun..ternyata kyu uda meluk yesung..
    Kyyyyaaaaa sweet bangetttt..

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s