Seeking Our Love – Chapter 3

Chapter 3.

Main Cast : Yesung, Siwon, Kyuhyun and other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Fluff, Hurt/comfort

Rate : T

Summary : Masa lalu Yesung datang dan menghantui dirinya, lalu bagaimana dengan kehidupan dia selanjutnya? Akankah semenarik sebelum masa lalunya itu datang?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cerita ini terinspirasi dari video SEEKING FOR YOU, bisa dibilang mirip tapi juga tidak ^^~~ hope you like guys.

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous story Chapter 2 | Next story Chapter 4

.

seeking3

.

Ia mencoba mengubur dalam-dalam masa lalunya, mencoba melupakan rasa sakit yang dulu pernah dibuat oleh orang yang ia cintai. Tapi ternyata cukup sulit.. ah~ tidak, ini sangat amat sulit. Melupakan seseorang yang sudah mengena dihati adalah hal yang sangat sulit.

Walau sesakit apapun ‘dia’ menyakiti, sekeras apapun ia mencoba mengubur kenangan itu, sulit baginya untuk melupakan ‘dia’. Karena…. ia sangat mencintai ‘dia’, sosok dimasa lalunya.

.

Siwon berjalan tak tentu arah, ia sengaja meninggalkan mobilnya didepan cafe tersebut. Kali ini ia hanya ingin menikmati kesendiriannya dengan berjalan-jalan, mencari udara segar untuk sekedar mengurangi beban yang ada dihati dan pikirannya.

Hingga tak jauh dari tempat ia berdiri, ia melihat sosok itu, sosok yang selama ini mengganggu pikirannya. Yesung.. namja manis itu ada diseberang jalan, tengah berjalan dengan tenang menyusuri setiap baris toko-toko yang berjejer didaerah padat penduduk tersebut.

Tanpa sadar Siwon mulai melangkah maju, selangkah demi selangkah ia berjalan perlahan untuk menghampiri Yesung yang ada disebrang jalan. Ia tidak peduli dengan suara klakson yang seakan memintanya untuk berhati-hati dalam menyebrang, karena saat ini, matanya seperti tertutup oleh apapun, hanya Yesung yang ada dipenglihatannya saat ini. “HEY ANAK MUDA CEPAT MINGGIR!!!” Seseorang menjerit kepada Siwon saat melihat sebuah mobil berkecepatan tinggi tengah melaju kearahnya. “HEY AWAS!!!”

Siwon tidak mendengarnya, telinganya serasa tuli, iapun tidak mendengar bahwa mobil itu sudah berulang kali menekan klakson dengan keras. “YA!! AWAS!!!”

Ckiiitt..

Bruuuaakkk…

.

Cloudhy3424_Present

Seeking Our Love Chapter 3

Happy Reading

.

“Ugh!!” Siwon memejamkan matanya kuat-kuat, ia merasakan ada yang menindih tubuhnya. ‘Ada apa ini?’ batinnya saat menyadari apa yang baru saja terjadi.

“Kau bodoh!! akh!!” suara itu, suara yang sangat dikenal oleh Siwon. Ia mengangkat sedikit kepalanya dan melihat sosok yang membuatnya gila ada diatas tubuhnya sedikit merintih kesakitan.

“Ye….Yesung-ah…” ujarnya lirih. Yesung berhasil menolong Siwon dari mobil yang hampir menabrak namja tampan itu, tapi sebagai gantinya, kakinya terasa begitu sakit, karena saat ia berlari mendorong Siwon ketepi jalan, kakinya terkilir dan iapun jatuh diatas tubuh Siwon.

“Kau mau bunuh diri hah?” tanya Yesung dingin, ia mencoba bangkit dari atas tubuh Siwon, tapi tiba-tiba tangan kanan Siwon melingkar dipinggang Yesung, menahan pergerakan namja manis itu. “Lepaskan aku!! Apa yang kau lakukan!!” ronta Yesung. Siwon masih belum bereaksi.

Obsidiannya terus menatap intens wajah Yesung, ia tidak peduli dengan bisikan orang-orang yang menatap kearah mereka. “Tuan lepaskan aku!! Kau tidak sadar kita berada dimana hah!!” Yesung terus menerus menggerakkan tubuhnya agar Siwon mau menyingkirkan tangannya dipinggang Yesung, tapi sepertinya saat ini namja bermarga Choi itu seakan tidak mendengar apapun.

“SIWON-AH!!” terdengar suara jeritan tidak jauh dari mereka, dan spontan Siwon melepaskan tangannya, membiarkan Yesung bangkit dan membersihkan pakaiannya. Ia meringis kesakitan saat kakinya terasa begitu sakit.

“Siwon kau baik-baik saja?” namja bergummy smile itu mendekati Siwon dan membantu namja tampan itu untuk berdiri, begitu juga Donghae. Sedangkan tatapan Siwon masih tetap fokus kearah Yesung yang sudah berjalan pergi meninggalkannya.

“Siwon-ah apa kita perlu kerumah sakit?” tanya Donghae sekali lagi.

“Aku harus mengejarnya.” Lirih Siwon dengan melepaskan tangan Eunhyuk yang ada dilengannya.

“Apa? apa yang kau ucapkan?”

“Aku harus mengejarnya Hyukkie, harus..akh!!” Siwon menghentikan langkahnya sejenak saat merasakan sakit dipunggungnya. Bagaimana tidak, Yesung sedikit keras mendorong Siwon hingga punggung namja tampan itu harus terhempas kuat ketepi jalan.

“Siwon kita harus kerumah sakit!!”

“Benar kata Hae-ah, kita kerumah sakit ok!!”

“Tidak!! Aku harus mengejarnya!!” bantah Siwon seraya terus menghentakkan tangan Donghae dan Eunhyuk yang mencoba menahannya.

“Tapi kau-“

“AKU BILANG TIDAK!! AKU HARUS MENGEJARNYA!! APA KALIAN TIDAK MENDENGARKU HAH!!” Bentak Siwon. Apa yang ia lakukan saat ini sontak membuat beberapa pasang mata yang masih menatap mereka terkejut. Siwon tidak peduli, tanpa mengucapkan sepatah katapun, ia berlari dari tempat itu untuk menyusul Yesung.

Terkadang ia meringis kesakitan karena punggungnya terasa retak, tapi ia terus berlari untuk mengejar Yesung. “YESUNG-AH!! Akh!! Ye…Sung-ah.. tunggu…akh…aku…” seru Siwon saat ia hampir berhasil menyusul Yesung yang berjalan cepat didepannya.

Namja manis itu tidak menoleh sama sekali, ia seperti tidak mendengar suara teriakan Siwon. Terlihat seperti pura-pura, tapi Yesung memang melakukannya, ia terus berjalan tanpa memperdulikan baritone tegas yang memanggilnya. “Ye…sung…”

BRAK!!

“Argh!!!” Seketika saat mendengar suara debuman yang cukup keras, Yesung menghentikan langkahnya, ia memutar tubuhnya dan melihat Siwon merintih kesakitan ditanah. Tubuh namja tampan itu melengkung dengan getaran yang dikatakan cukup mengkhawatirkan.

Yesung ingin tidak peduli dengan apa yang ia lihat, tapi tiba-tiba langkahnya memintanya untuk berlari menghampiri Siwon. Sejenak ia memejamkan matanya. “Shit!!!” Yesung berlari menghampiri Siwon dan menyentuh bahu namja yang merintih kesakitan tersebut. “Hey tuan kau baik-baik saja?”

“Akh!!! Ye…sung….”

“Aku ada disini, kau baik-baik saja? Aku akan membawamu kerumah sakit.” Yesung merasa begitu cemas melihat wajah itu, wajah yang biasanya membuatnya kesal seperti berubah menjadi sangat lemah. Yesung tidak bisa membohongi hatinya jika ia khawatir, ia takut terjadi sesuatu kepada Siwon, tapi ia tidak bisa mengatakannya secara langsung.

.

“Bagaimana keadaan dia Dok?” tanya Yesung sesaat setelah Dokter selesai memeriksa Siwon yang terbaring diatas ranjang rumah sakit.

“Dia baik-baik saja, punggungnya mengalami benturan cukup keras namun tidak terlalu melukai organ atau tulang punggungnya, dia hanya membutuhkan banyak istirahat agar kesehatannya cepat membaik.”

“Oh, terima kasih Dok.” Yesung membungkuk dan membiarkan sang Dokter keluar dari ruangan tersebut. “Kau dengar tuan, kau harus banyak istirahat agar kesehatanmu cepat membaik.”

“Terima kasih Yesung-ah.”

“Untuk apa? kau tidak perlu berterima kasih tuan.” Ujar Yesung masih dengan tampang dinginnya.

“Tolong jangan memanggilku tuan, aku Siwon, kau bisa memanggilku Siwon.” Siwon mencoba tersenyum disela-sela tubuhnya yang masih terasa begitu sakit.

“Oh..ok..” Yesung mengalihkan pandangannya kearah lain, menatap jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 5 sore. “Aku harus pulang, ini sudah sore.” Ujarnya seraya berjalan akan meninggalkan Siwon, tapi tiba-tiba Siwon menahan pergelangan tangan Yesung. “Hng?”

“A..apa kau…harus…pulang sekarang?” tanya Siwon cukup ragu. Cukup lama ia tidak mendengar jawaban dari Yesung, hanya tatapan malas yang ia dapatkan dari namja manis itu, hingga mau tidak mau Siwonpun harus melepaskan tangannya yang tengah menahan pergelangan tangan Yesung. “Ehm..mianhae…”

Yesung menggelengkan kepalanya pelan seraya berseringai. “Siwon-ah.” Siwon dan Yesung menoleh ketika mendengar dan melihat dua sosok yang selalu ada didekat Siwon, siapa lagi kalau bukan…

“Hyukkie-ah, Hae-ah.. darimana kau tahu aku ada disini?” tanya Siwon sembari mengernyitkan dahinya heran.

“Kami mencari posisimu sekarang dari GPS!!” jawab Donghae dengan berjalan mendekati ranjang Siwon.

“Eh? Yesung-ah?” Eunhyuk terkejut ketika melihat Yesung berada ditempat itu.

“Ah ne? Mianhae, aku harus pergi, annyeong!!” tuturnya lalu tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada Siwon, ia berlari keluar dari kamar itu.

“Hey Yesung-ah!!!”

“Kenapa dia? Sepertinya dia takut melihatmu Hyukkie!!” Ejek Donghae seraya terkekeh.

“YA!! Apa yang kau ucapkan itu Hae-ah, kau mau aku hajar!!” Eunhyuk memberikan deathglare kepada Donghae dengan tatapan membunuhnya. “Eh tapi tunggu!! Kenapa dia ada disini Siwon-ah? Dan apa hubunganmu dengannya? Kenapa sepertinya kau dekat dengannya?” Eunhyuk memberondong berbagai pertanyaan kepada Siwon.

“Benar, cepat jawab semua pertanyaan Hyukkie, Siwon-ah!! Sejak kapan kalian saling mengenal?”

“I..itu…aku…” Siwon mengalihkan pandangannya kearah lain, ia bingung harus menjawab bagaimana, sedangkan kedua temannya tersebut terus saja memaksanya bicara.

“Cepat katakan Siwon-ah!!”

“Aku…itu…begini….”

“YA!! Sejak kapan tuan muda Choi Siwon menjadi susah berbicara seperti ini hah!!!” celetuk Eunhyuk mulai kesal, ia berkacak pinggang seraya menghentak-hentakkan kakinya keatas lantai.

“Maja!! Sejak kapan eh?”

“Argh!! Ok !! Aku akan menceritakan semuanya!!” Siwon frustasi, ia menatap kedua temannya itu bergantian lalu menghembuskan nafasnya berat,menceritakan dari awal apa yang sebenarnya terjadi.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Argh!! Sakit!!” rintih Yesung dengan memegangi pergelangan kakinya yang mulai membengkak. Ia mengompresnya dengan air hangat seraya terus merintih kesakitan. “Aish~ kenapa sesakit ini, ugh!!” sesekali ia menengadahkan kepalanya keatas menahan kesakitan yang terus menerus ia rasakan.

Ting…Tong….

Yesung memiringkan kepalanya, menerka-nerka siapa yang menekan bel apartemennya malam-malam begini.

Ting…Tong….

Lagi-lagi Yesung yang masih ada diatas sofa mulai penasaran. “Ne!! Gidariseyo~” ujarnya sedikit keras. Ia meletakkan handuk untuk mengompres kakinya itu kedalam baskom dan berjalan perlahan menuju pintu.

Ting….Tong…

“Ne~”

_Cklek_

“Nuguse-“ wajah yang semula memperlihatkan senyuman indah dibibirnya tiba-tiba berubah menjadi datar. Tidak ada senyuman, bahkan yang terlihat adalah kebencian yang mendalam. “Kau.” Yesung tersenyum sinis lalu berusaha menutup pintu itu kembali.

“Hyung tunggu!!” namja yang ada didepan pintu apartemen Yesung itu menahan pintu yang hampir ditutup Yesung. “Hyung aku mohon!! Aku akan menjelaskan semuanya!!”

“Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi!! Semuanya sudah jelas!!” Yesung terus menerus mencoba menutup pintu itu walau apa yang ia lakukan sia-sia, namja itu lebih kuat darinya hingga akhirnya Yesung tersungkur kelantai yang ada dibelakangnya saat namja itu mendorong kuat pintu apartemen.

“Ugh!! Akh!!” Yesung meringis kesakitan dengan lagi-lagi menyentuh pergelangan kakinya.

“Yesung hyung kau baik-baik saja!!” namja bersurai hazzel itu terlihat khawatir melihat Yesung kesakitan, ia mendekati Yesung dan hampir menyentuh pergelangan kaki yang terlihat membengkak tersebut, namun suara Yesung lebih dulu menginterupsinya.

“Jauhkan tanganmu dari kakiku Cho Kyuhyun!!” tandas Yesung dengan penuh penekanan.

“Yesung hyung… mianhae…”

“Untuk apa kau datang kesini? Bukankah kau sudah sukses disana? Kau sudah menjadi penyanyi terkenal? Lalu untuk apa kau kesini? Kau ingin mengejekku karena sampai sekarang aku belum berhasil hah!!” Yesung sangat kesal, hatinya begitu sakit melihat namja itu lagi karena mau tidak mau kenangan menyakitkan itu lagi-lagi terputar.

“Hyung…” Kyuhyun melepaskan kacamata yang ia pakai dan memperlihatkan sepasang caramel cerah yang hampir mengeluarkan cairan panas. Yesung sama-sama terluka melihat hal itu, tangannya ingin terulur untuk meraih wajah itu, jujur ia sangat merindukan Kyuhyun, walau namja itu sudah menyakitinya, tapi ia tidak bisa membohongi apa yang dirasakan hatinya saat ini.

Yesung lebih memilih memalingkan wajahnya kearah lain. “Pergi Kyu!!”

“Hyung..aku…”

“Aku bilang pergi darisini!!”

“Tapi hyung.. aku ingin..”

“APA KAU TIDAK MENDENGARKU? AKU BILANG PERGI DARISINI!!” Yesung berteriak dan membuat Kyuhyun memundurkan langkahnya kebelakang. Ia tidak tahu jika Yesung bisa semarah ini padanya. “CEPAT PERGI!! AKU BILANG PERGI!! PERGI!!”

“A..aku pergi hyung, aku akan pergi.. tapi aku akan kembali lagi!! mianhae….” tuturnya seraya berjalan keluar dari apartemen itu. Yesung enggan menatap wajah Kyuhyun hingga ia mendengar suara debuman pelan dari pintu yang tertutup. Ia menunduk seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat.

‘Kenapa kau kembali? Kenapa kau harus menemui aku huh?’ batinnya. Ia menekan dadanya cukup kuat, kenapa terasa begitu menyakitkan? Bukankah ia mencoba untuk melupakan Kyuhyun, tapi mengapa hingga saat ini ia tidak juga bisa melupakan sosok itu? lalu bagaimana dengan perasaan aneh yang ia rasakan saat bersama dengan Siwon?

.

Drrtt.. Drrtt.. Drrtt..

Yesung mengambil handphonenya yang tergeletak diranjang ketika merasakan getaran. Ia pun melihat ada sebuah pesan dari ‘dia’.

Hey namja pabbo, apa kau sudah tidur?

Yesung tidak bereaksi saat membaca pesan itu, tapi iapun tidak berniat untuk tidak membalas pesan itu, dengan cepat iapun mengetik sebuah pesan balasan.

Belum.

Send.

.

Siwon tersenyum melihat bintang yang sepertinya mengajak dirinya berbicara dari jauh, walau saat ini tubuhnya hanya bisa tergeletak lemah diatas ranjang pesakitan. Ia mengernyitkan dahinya ketika mendapat balasan singkat dari Yesung.

Hng? Wae? Ini sudah tengah malam, kenapa belum tidur? Apa kau memikirkan sesuatu?

Send.

Siwon sedikit heran, jawaban Yesung sangat singkat dan yang lebih anehnya, namja itu seolah-olah tidak marah saat Siwon memanggilnya ‘Babbo’, padahal biasanya, Yesung akan langsung membalas dengan kata-kata tak kalah menyebalkan.

.

Yesung tidak merubah sedikitpun ekspresi wajahnya, ia menatap kearah luar jendela kamarnya sebelum akhirnya membalas pesan itu lagi.

Tidak sedang memikirkan sesuatu!! Aku hanya tidak bisa tidur.

Send.

Benar, Yesung tidak bisa menutup matanya walau hanya sekejap, sosok itu selalu mengganggu pikirannya, mengapa disaat Yesung sudah mulai bisa bangkit dari keterpurukan dimasa lalu, masa lalu itu datang lagi kepadanya dan akhirnya membuka luka lama yang belum juga bisa terkubur dihatinya.

Drrtt… Drrtt… Drrtt..

Tidurlah, ini sudah sangat larut, kau bisa sakit Yesung-ah. Dan ya… jika kau tidak keberatan dan punya sedikit waktu, bisakah kau datang menemuiku besok?

Yesung mengernyitkan dahinya, satu masalah belum selesai, kenapa sekarang ia kembali harus berpikir masalah lain? Kenapa Siwon seperti ingin terus dekat dengannya? Yesung memang tidak merasa risih jika Siwon berada didekatnya, hanya saja ia takut jika lama kelamaan perasaannya merasakan hal lain.

Ia takut terluka lagi, ia takut harus merasakan cinta lagi, takut jika suatu saat ia akan kembali merasakan sakit.

Besok aku sibuk, maaf aku bisa tidak datang menemuimu. Aku harus tidur, selamat malam.

Send.

Setelah memastikan bahwa pesannya terkirim, Yesung menghela nafas panjang sembari meletakkan handphonenya kembali keatas meja nakas. ‘Cukup!! Jangan terlalu dalam… aku mohon…’

.

Siwon kecewa melihat jawaban Yesung, ia ingin sekali bertemu dengan namja manis itu, apalagi disaat ia hanya bisa berbaring lemah dirumah sakit. Entah apa yang ia rasakan, hatinya ingin hanya Yesung yang berada disisinya saat ini, merawatnya saat ia sakit dan terus ada disetiap Siwon membuka matanya.

Tapi apa yang Siwon pikirkan berbeda jauh dengan kenyataan, hal itu tidak mungkin terjadi. ‘Kau harus bangun Siwon, kau tidak boleh terus bermimpi!!’ Siwon terkekeh miris setelah meletakkan handphonenya disamping ranjangnya. ‘Tapi….aku….mulai merasakannya…’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Untuk apa kau kesini lagi?” Yesung menatap dingin sosok yang berada didepan pintu apartemennya saat ini. Ia bersandar pada dinding yang ada dibelakangnya dengan melipat kedua tangannya didepan dada.

“Aku sudah mengatakannya bukan, aku akan kesini lagi!! Dan… ini untukmu hyung.” Kyuhyun membawakan setangkai bunga mawar merah dan sontak membuat Yesung mengernyitkan dahinya heran.

“Bunga? Apa selama ini kau yang mengirimiku buket bunga mawar?”

“Ne? Buket bunga mawar?”Yesung terdiam tanpa mengambil setangkai bunga yang disodorkan Kyuhyun padanya. Benar-benar tidak ada niat untuk menerima pemberian Kyuhyun.

“Ah.. sudahlah!! Lupakan!! Bawa kembali bungamu, aku tidak menyukainya.” Ketus Yesung lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun yang mematung didepan pintu apartemen Yesung.

‘Aku tidak akan menyerah hyung, aku tahu kau masih mencintaiku.’

.

Yesung berjalan seraya terus menghela nafas, pikirannya berkecamuk, mengapa Kyuhyun masih berusaha menemuinya? Padahal jelas-jelas ia tidak ingin melihat sosok itu lagi, hanya akan terus membuat dadanya sesak jika memikirkan namja itu.

Perlahan ia mulai menghentikan langkahnya ditengah kerumunan pejalan kaki, menengadahkan kepalanya, melihat awan yang tengah berjalan beriringan, melihat betapa bebasnya burung-burung yang berterbangan diatas sana.

-ccc-

“Aku akan menjadikanmu seorang penyanyi terkenal Kyunnie-ah, tapi sebagai syaratnya, kau harus ikut denganku ke Amerika. Disana kau akan kukenalkan dengan saudaraku untuk mendidikmu menjadi seorang penyanyi, bagaimana?” tawar seorang namja dengan seringainya melihat namja berwajah putih pucat itu menunduk seakan berpikir dengan tawaran yang ia berikan.

“-kau tidak harus menjawabnya sekarang Kyunnie-ah, akan kuberi waktu 2 hari untuk memikirkannya baik-baik, setelah kau berhasil memutuskannya, kau hanya perlu menghubungiku dan setelah itu kita akan pergi ke Amerika.”

“Berapa lama? Berapa lama aku akan berada disana?” tanyanya cepat.

“Hng? Tergantung, aku tidak bisa memastikan seberapa lama kau akan disana.” Kyuhyun kembali menunduk dan tidak melihat senyuman sinis dari namja yang ada dihadapannya tersebut.

“Ne? ke Amerika?” Yesung terkejut, ia menatap tidak percaya wajah tampan yang ada dihadapannya saat ini. sedangkan Kyuhyun mencoba meraih tangan Yesung dan mencium telapak tangan mungil itu.

“Mianhae baby hyung, tapi ini adalah kesempatan besar, aku tidak mau menyia-nyiakannya. Sungmin hyung mengajakku pergi kesana untuk dididik menjadi seorang penyanyi terkenal.”

“Jadi kau akan pergi meninggalkanku? Kau lebih memilih untuk pergi bersama dia untuk meraih cita-citamu? Bukankah kau sendiri yang berjanji bahwa kita akan meraih mimpi kita bersama-sama?”

“Itu… aku ingat baby, aku sangat ingat, tapi aku sadar aku mungkin tidak bisa melakukannya.”

“Wae? Kau menyerah? Kau tidak ingin meraih semuanya bersama-sama? Bersamaku? Katakan Kyu!!” Yesung menarik tangannya yang ada digenggaman Kyuhyun lalu fokus pada caramel cerah itu.

“Hanya ini satu-satunya cara hyung, aku akan kembali setelah aku sukses menjadi seorang penyanyi disana, aku akan membawamu bersamaku, aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini hyung, aku harap kau mengerti!!”

Yesung tersenyum miris lalu menatap kearah lain. “Pergilah!! Itu maumu kan? Pergi dan jangan pernah temui aku lagi.” ujarnya lalu bangkit dari kursi yang ia duduki.

Baby-“

“Jangan lagi memanggilku seperti itu!!” sahut Yesung dingin. Suaranya hampir bergetar tapi ia berusaha menutupinya.

“Hyung……. aku mencintaimu, aku harap kau akan menungguku sampai aku kembali, aku berjanji tidak akan lama, aku akan selalu mencintaimu hyung, selamanya.” Tuturnya seraya mendekati Yesung, mengecup kening Yesung dan berlalu pergi dari hadapan namja manis yang tengah menunduk itu.

‘Jangan pergi Kyunnie.. kumohon..hiks…’

-ccc-

“Tidak akan lama ne?” Yesung terkekeh miris seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. “Omong kosong, kau kira 3 tahun itu waktu yang singkat?” Yesung kembali melangkahkan kakinya, menyusuri jalanan tanpa tahu kemana arah langkah kakinya.

‘3 tahun aku terpuruk karenamu!! 3 tahun aku tidak bisa melupakanmu, bahkan sampai sekarang aku masih terus memikirkanmu, aku masih terus merasakan luka dan kesakitan yang kau torehkan padaku. Dan sekarang kau kembali dan dengan mudahnya mengatakan maaf?’

Yesung terus melangkahkan kakinya tanpa berhenti memikirkan hal yang mengganjal pikirannya. Kyuhyun membuatnya tidak bisa berkonsentrasi memikirkan hal lain. Hingga tanpa diduga ia sampai disuatu tempat yang tidak ia sadari. Ia mendongak menatap tempat itu dan seketika matanya membulat. ‘Seoul Internasional Hospital’’

“A-apa? Kenapa aku disini?” Yesung memutar tubuhnya membelakangi rumah sakit itu, masih diam dalam langkahnya dan berpikir keras. “Tidak… aku tidak bisa menemuinya sekarang.” Lirihnya. “Tapi aku sudah sampai disini, kenapa tidak aku coba menjenguknya saja.” Ia memutar tubuhnya lagi menatap rumah sakit itu, melangkah pelan untuk masuk kedalam rumah sakit tersebut.

Tapi langkahnya terhenti kembali. ‘Aniya Yesung-ah!!! Kenapa kau malah ingin melangkah masuk, eh!!’ jeritnya dalam hati. ia menggeleng-gelengkan kepalanya, sangat bingung dengan apa yang akan ia lakukan.

Sekali lagi ia memutar tubuhnya membelakangi rumah sakit itu, beranjak pergi dari tempat itu secepatnya. “Yesung-ah?” tapi satu langkahnya terhenti seketika mendengar suara yang memanggilnya. Ia menoleh dan melihat seorang namja tampan dengan memakai topi hitam tengah berjalan kearahnya. “Kau Yesung kan?”

Yesung memicingkan matanya, melihat namja yang berjalan menghampirinya. “Ne, nuguseyo?”

“Ah~ aku Donghae, sahabat Siwon.”

Glup.

Yesung meneguk salivanya susah, baru saja ia ingin pergi dari tempat itu, mengapa ia malah bertemu dengan sahabat Siwon? Yesung tersenyum dan membalas jabatan tangan dari Donghae. “N-ne, Yesung imnida.”

Donghae tersenyum dengan sedikit membuka topinya keatas. “Kau kesini untuk menjenguk Siwon, ne?”

“Apa? Ah~ aku kesini-“

“Hae-ah!!” ucapan Yesung terputus ketika mendengar seseorang memanggil Donghae, keduanya menoleh kearah satu titik tidak jauh dari tempat mereka berdiri. Dua orang namja.

“Hyukkie-ah!!” seketika mata Yesung membulat melihat satu dari dua orang namja tersebut.

“Eh? Yesung-ah?” sapa Eunhyuk saat ia sampai didepan Donghae dan Yesung, tapi saat ini mata Yesung terus fokus pada namja yang ada disamping Eunhyuk, namja yang tidak ingin ia temui.

“Siapa dia Hyukkie?” tanya Donghae heran melihat sosok namja berambut hazzel itu.

“Ah kenalkan!! Dia teman kecilku yang aku ceritakan dulu, dia baru pulang dari Amerika, namanya Kyuhyun, kau pasti mengenalnya Hae-ah, dia seorang penyanyi.”

Ucapan Eunhyuk tidak membuat Yesung bereaksi, bahkan tangannya sudah terkepal kuat ingin segera menghajar namja yang ada dihadapannya saat ini.

“Tunggu!! Penyanyi yang sering aku nyanyikan lagunya itu? just once? The way to break up? lalu…”

“Iya… itu dia!! Ini dia penyanyinya!!” sahut Eunhyuk kemudian.

“Ommo~ aku beruntung bertemu denganmu, naneun Donghae imnida.” Ujar Donghae dengan mengulurkan tangannya. Kyuhyun yang tadi sempat tercengang menatap Yesungpun mulai bisa mengontrol pikirannya. Ia tersenyum dan meraih tangan Donghae.

“Kyuhyun imnida.” Yesung mengalihkan pandangannya kearah lain.

“Yesung-ah kau kenapa? Kau mengenalnya kan?” tanya Eunhyuk yang melihat suatu keganjalan diwajah Yesung.

“Aku tidak mengenalnya.” Jawab Yesung tanpa menunggu lama. Ia berjalan masuk kedalam rumah sakit itu, membiarkan ketiga namja yang masih berdiri diam menatap kepergiaannya yang tiba-tiba.

‘Hyung…’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Aku kira kau tidak akan datang karena pesanmu tadi malam mengatakan kau sedang sibuk.” Tutur Siwon dengan membenahi selimutnya. Ia duduk dengan bersandar pada bantal yang ada dibelakang punggungnya.

“Aku tidak sengaja lewat depan rumah sakit ini, jadi kuputuskan untuk menjengukmu sebentar. Maaf aku tidak membawakan sesuatu untukmu.” Jawabnya datar.

“Aku tahu kau itu pelit, jadi kau pasti tidak akan membawakan sesuatu untukku.” Yesung mendengus kesal mendengar ucapan Siwon, tapi ia sedang tidak ingin beradu mulut dengan namja itu. ia mencoba mengalihkan pandangannya kearah lain hingga  kemudian alisnya berkerut melihat sepiring makanan yang belum terjamah sedikitpun.

“Kau belum makan?”

Siwon menatap enteng kearah yang ditunjuk Yesung. “Aku belum lapar.”

“YA!! Apa kau gila hah!! Kau masih ingin berlama-lama disini? Cepat makan atau aku akan marah besar.” Seru Yesung dengan menyodorkan sepiring makanan itu. Siwon sedikit heran dengan ucapan Yesung. ‘makan atau ia akan marah besar?’ Siwon terkekeh pelan lalu meraih piring itu.

“Wae? kenapa kau yang akan marah? Kau itu pabbo atau apa Yesung-ah!!”

“Jangan banyak tanya Siwon-ah!! Cepat makan!! Aku sedang tidak ada mood untuk bertengkar denganmu.” Siwon heran, sangat heran. Ini bukan yang diinginkan olehnya, Yesung yang seperti ini sangatlah membosankan baginya. Ia suka jika Yesung membalas ucapannya dengan kasar hingga akhirnya mereka harus beradu mulut.

Menurut Siwon, itu adalah moment yang sangat membahagiakan untuknya, tapi sekarang? Ia sungguh-sungguh merindukan sosok Yesung yang seperti dulu. “Kau kenapa?” tanya Siwon dengan membiarkan makanannya ada diatas pangkuannya.

“Apa? Aku tidak apa-apa, sudah cepatlah makan!! Aku bosan melihat makanan itu berada dipangkuanmu tanpa tersentuh olehmu.”

“Siwon-ah!!” terdengar suara derap langkah kaki yang memasuki ruangan itu, sontak Yesung dan Siwonpun menoleh kearah suara itu berasal. Ketika Yesung melihat bahwa ternyata Kyuhyun juga memasuki ruangan itu, buru-buru ia mengambil piring ada dipangkuan Siwon.

“Biar aku menyuapimu Siwonnie.” Tuturnya lembut dengan senyum termanisnya. Hal itu langsung mendapat tatapan terkejut dari Siwon. Apa yang terjadi sehingga Yesung memanggilnya semanis itu, sungguh Siwon benar-benar merasa terkejut sekaligus bahagia dengan semua itu.

Kyuhyun yang melihat Yesung tengah menyuapi Siwon dengan halus mulai terlihat cemburu, ia menggigit bibirnya kuat-kuat dengan mengepalkan tangannya cukup erat.

“Ciyeeee~ romantis sekali lagi, eh? Kita jadi iri.” Ledek Donghae dengan melingkarkan tangannya dipundak Eunhyuk. Sedangkan Yesung dan Siwon menunduk karena malu, dan.. ya… apa yang dipikirkan Yesung saat ini? kenapa ia juga merasa malu atas ucapan Donghae padanya. Wajah Yesung dan Siwon sama-sama memerah.

“Hahahahaha~ sepertinya kita salah tempat Hae-ah, bagaimana jika keluar darisini?” Usul Eunhyuk sembari melirik tajam.

“Majayo~ kita seharusnya pergi!! Kajja Kyuhyun-ah!!” Saat Donghae menarik tangan Kyuhyun, tiba-tiba namja berjuluk fishy itu tercengang. Tangan Kyuhyun terasa begitu dingin, caramel cerah itu memancarkan hal yang sangat menakutkan, Donghae menatap kedua tangan Kyuhyun yang terkepal erat, seolah-olah ia membenci apa yang ia lihat saat ini.

Eunhyuk yang melihat Donghae terdiam mulai khawatir, iapun menatap kearah yang dilihat Donghae, sosok Kyuhyun yang terlihat menyeramkan. “K-kyu… gwaenchanayo?” tanya Eunhyuk lirih. Merasa keganjilan diruangan itu membuat Yesung dan Siwon ikut menatap kearah namja yang berdiri tidak jauh dari ranjangnya tersebut.

Yesung meneguk salivanya susah, tatapan itu, mata itu…. tidak… tidak lagi… jangan…. Yesung menyerahkan piring itu kepada Siwon dan tanpa banyak bicara lagi ia menarik tangan Kyuhyun untuk segera keluar dari ruangan itu, menyisahkan tanda tanya besar diantara Donghae, Eunhyuk maupun Siwon.

Donghae dan Eunhyuk saling bertatapan bingung, berbeda dengan Siwon yang menunjukkan reaksi aneh diwajahnya ketika melihat pintu ruangannya tertutup.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

PLAK!!

Satu tamparan penuh diterima namja berwajah putih pucat tersebut, ia membiarkan pipinya merasakan panas akibat dari tamparan Yesung. “Sadarlah Cho Kyuhyun!! Apa yang kau lihat hah!!”

Nafas Kyuhyun memburu, Yesung sangat paham akan hal itu, Kyuhyun berubah, Kyuhyun akan berubah setiap merasakan cemburu yang berlebihan. Ia akan menjadi seorang namja yang sangat kasar dan bisa membunuh siapapun yang sudah membuatnya cemburu.

Hal ini memang sempat terjadi sebelumnya, seorang namja yang dulu pernah dekat dengan Yesung harus dilarikan keruang ICU karena kecemburuan Kyuhyun. Kyuhyun tidak menyukai jika ada namja yang menyukai Yesung, dan Kyuhyun melihat tatapan Siwon kepada Yesung bukanlah tatapan seorang teman, itulah sebabnya rasa cemburu yang ada dihati Kyuhyun mencuat kepermukaan.

“Siapa dia hyung? Apa kau juga menyukainya?” tanya Kyuhyun dengan suara tegasnya, ia menatap tajam onix bening yang ada dihadapannya saat ini.

“Apa yang kau ucapkan itu hah!!”

“Jawab aku hyung, apa kau mempunyai perasaan yang sama seperti yang dia rasakan?”

“Cukup Kyuhyun-ah!! Pertanyaanmu benar-benar gila!!”

“Kim Yesung jawab aku!! Apa benar itu semua!!” suara Kyuhyun mulai menaik, kedua tangannya mencengkram bahu Yesung dan mendorongnya kedinding.

“Ugh!! Kyuhyun-ah lepaskan aku!!” Yesung memberontak setelah dirasa Kyuhyun mulai menyakitinya. “Kyuhyun-ah….”

“KATAKAN ATAU AKU AKAN MEMBUNUHNYA!!”

“MEMANG SIAPA KAU!!!” Jeritan Yesung sontak membuat Kyuhyun terdiam, namja manis yang ia kenal sangat lembut bisa berubah menjadi seperti ini? “KAU TIDAK PERLU MENCAMPURI KEHIDUPANKU LAGI!! KAU BUKAN LAGI BAGIAN DARI HIDUPKU!! KAU PAHAM!!”

“Hyung….”

“KAU MENYAKITIKU!! KAU SANGAT MENYAKITIKU CHO KYUHYUN!! KAU PEMBOHONG DAN AKU SANGAT AMAT MEMBENCIMU!!!” hatinya terasa begitu sakit dan terluka, liquid yang sedari tadi ia coba untuk tahan mulai mengalir dan membentuk sebuah anak sungai dikedua pipi itu. “Kau tahu betapa hancurnya aku setelah kau pergi huh? Aku mencoba bangkit sendiri tanpa siapapun, tanpa kau!! Aku datang ke Seoul untuk meraih mimpiku sendiri, aku ingin membuktikan padamu bahwa….” Yesung mengambil nafas sejenak. “BAHWA AKU BISA MELAKUKANNYA WALAU TANPA DIRIMU!!”

Greb!

Kyuhyun langsung meraih tubuh Yesung, memeluknya sangat erat, tidak membiarkan tubuh yang memberontak itu terlepas. “Aku minta maaf hyung, maafkan aku, kumohon.”

“Lepaskan aku!!” Yesung tidak mau mendengar kata-kata itu, ia terus memukuli tubuh Kyuhyun dan memberontak, tidak ingin lagi jatuh terlalu dalam seperti masa lalunya. “Lepaskan aku!!”

“Aku tahu aku bersalah, tapi bisakah aku menebus semuanya, aku melakukan ini semua demi kebaikan kita, demi kebahagiaanmu.” Demi kebaikan? Demi kebahagiaan? Kalimat itu membuat Yesung mematung, kebaikan siapa? kebahagiaan siapa? Yesung tidak merasakan semua itu.

Ia tersenyum miris dan membiarkan Kyuhyun memeluknya terus menerus. “Kau ingin menebus kesalahmu?” tanyanya lirih. Dan Yesung hanya merasakan bahwa Kyuhyun mengangguk sebagai jawabannya. “Kalau begitu.. bisakah kau pergi dari hidupku? Aku ingin melupakanmu, aku ingin menjadi Kim Yesung yang baru tanpa dihantui sosokmu.”

“Apa?” Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap Yesung tidak percaya. “Kau bicara apa hyung? Katakan kau hanya bercanda kan?”

“Apakah aku mengatakan jika aku bercanda?”

“Aku tidak mungkin melakukannya, aku kembali seperti janjiku, aku akan membawamu bersamaku, kita akan pergi darisini dan hidup bahagia.”

“Hidup bahagia? Sebahagia apa huh?” tangan Yesung terulur untuk melepaskan kedua tangan Kyuhyun yang ada dipundaknya. “Aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan jika bersamamu Kyu.”

“Hyung, aku mohon beri aku kesempatan.” Kyuhyun benar-benar memohon, bahkan kali ini ia rela merendahkan harga dirinya, berlutut didepan Yesung yang sama sekali tidak bereaksi. “Aku berjanji tidak akan melakukannya lagi, aku akan membuatmu bahagia, tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya, mengobati luka yang ada dihatimu.”

“Lukaku akan kututup sendiri tanpa bantuanmu Kyu.” Terangnya lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun yang masih berlutut seraya menundukkan kepalanya.

‘Tidak hyung.. aku tidak akan membiarkanmu menutup lukamu sendiri, aku akan mengobatinya. Aku mencintaimu, sungguh.’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

Siwon bersandar pada kepala ranjang kamarnya, hari ini ia sudah diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit. Sebenarnya ia harus merasa bahagia karena ia tidak lagi terpenjara diruang pesakitan itu, tapi ternyata hatinya tidak sebebas itu. kenangan beberapa hari yang lalu membuatnya terus berpikir keras.

Yesung sama sekali tidak menjenguknya lagi ataupun menghubunginya. Ia khawatir dengan keadaan namja manis itu, lagi-lagi ia harus merasakan suatu rasa yang membuat hatinya kosong. Berulang kali ia mencoba mengirim pesan ataupun menghubungi Yesung, tapi kekecewaan yang selalu ia terima.

‘Apa yang sebenarnya terjadi padamu Yesungie?’ batinnya dengan terus menatap burung-burung yang berlarian diluar jendela kamarnya. Entah apa yang terjadi, ia terus melihat bayangan Yesung diantara awan-awan yang menggantung angkuh diatas sana. ‘Aku…merindukanmu….’

.

Namja itu duduk ditepi ranjangnya dengan pandangan kosong, pikirannya tidak bisa fokus, bahkan saat ia bekerja sebagai penyiar sebuah radio, pekerjaannya tidak sebagus biasanya. Ia mengusap kasar wajahnya seraya menghela nafas panjang. ‘Cukup!! Aku mohon pergi dari pikiranku…. Siwon…’

Bagaikan sebuah video yang terus terputar, sosok tampan itu terus membuat ia merasa sesak. Jika bisa, Yesung ingin sekali menghentikannya, tapi sayangnya itu semua tidak mungkin. Bayangan itu terus saja menghantui pikirannya. Kenapa? Sebenarnya apa yang membuat ia tidak bisa melupakan sosok itu?

Yesungpun tidak mengerti, hanya saja ada suatu keganjalan dihatinya yang membuat dirinya terus mencari tahu. Yesung mencoba melupakan dengan tidak merespon seluruh pesan dan telpon dari sosok itu, ia hanya ingin memastikan bahwa dirinya tidak ingin lagi terjebak dalam suatu rasa yang bisa sewaktu-waktu menyakitinya. ‘Maaf..’

.

Dentingan piano terdengar begitu lembut mengalun diantara begitu banyak pasang mata yang tengah menyaksikan dirinya terduduk didepan sebuah piano besar.

Nor.. gidaryowasso (I’ve been waiting for you)

Nega nae sarangingor nan midgoissoji (I’ve been believing that you are my love)

Unmyongira marhagoshipo (I would like to call you my destiny)

Saraon nar boda.. niga do sojunghanikka (Since you are more important than my past life)

Ia mendengar mereka tengah berbisik, tapi ia tidak peduli, ia terus memainkan tuts piano itu sepenuh hatinya, memberitahukan bahwa dirinya sangat mencintai orang itu. orang yang selama ini menjadi malaikat dihatinya.

Oraedongan gamchwoduodon.. nae maumur (For a long time, I hide my heart)

Nege jugoshipo (I would like to give you all of it)

Ia tidak pernah sekalipun memberikan hatinya untuk orang lain, ia hanya ingin membahagiakan ‘dia’.. ‘dia’ yang sudah menjadi bagian dari hidupnya.

Gidarirgge (I’ll be waiting)

Saranghargge (I’ll be loving you)

Norur wihae modungor da jur so inunde (For you, I’m willing to give up anything)

Nae sarmui namun haengbogur boryodo (Even if I abandon all the rest of happiness in my life)

Norur sarangharsuisso (I can still love you)

Katakan bahwa ia egois, sangat egois. Tapi semua ini ia lakukan karena ia sangat mencintai sosok itu. namja yang sudah merebut semua yang ada didalam dirinya. ‘Aku mencintaimu… aku sangat mencintaimu… dan aku akan selalu mencintaimu….’

No apadon goya (You were in pain)

Norur himdurge haedon (Because you’ve started to blame me)

Naega nomu miwojyo (The one who let you down)

Jigyojurgge (I’ll be protecting you)

Bisakah semua kembali seperti semula dengan cinta yang masih sangat terasa dihatinya? Bisakah ia bersikap egois untuk mendapatkan apa yang ia cinta? Ia terluka.. ia sangat terluka ketika ucapan ‘sakit’ itu terputar di memorynya.

Saranghargge (I’ll be loving you)

Niga apahanmangum naega do jarhargge (I’ll make up for all the things I did that harmed you)

Naesarmui namun haengbogur boryodo (Even if I adandon all the rest happiness in my life)

Norur sarangharsu isso (I can love you)

Noman jigyonaer su isso (I can protect you)

Ia sadar bahwa selama ini ia sudah dengan mudahnya meninggalkan ‘dia’ dan melupakan janji yang ia buat, janji untuk melindungi ‘dia’. Tapi tidak bisakah janji itu ia buktikan kali ini? Kali ini saja! Bisakah ia memulainya dari awal lagi?

Ia ingin melindunginya.. ia dapat melindunginya.. karena ia sangat mencintainya.. cinta yang begitu besar didalam hatinya, cinta yang tidak bisa ia lupakan walau 3 tahun berlalu begitu saja.

Kedua caramel indah yang sedari tadi tertutup itu mulai terbuka bersamaan dengan tuts terakhir yang ia mainkan. Tidak ada senyum yang terukir diwajah itu walau ia mendengar suara gemuruh tepuk tangan dari orang-orang disekitarnya.

Suara jerit orang-orang yang memanggil dirinyapun tidak ia hiraukan, ia merasakan kehampaan dalam dirinya, tidak ada rasa bahagia walau ia tahu banyak dari mereka adalah fans fanatiknya.

Kyuhyun mulai bangkit dari kursinya, berjalan meninggalkan piano itu dengan didampingi beberapa bodyguard untuk melindunginya dari fans. Kyuhyun memakai kacamatanya dan menunduk, menghindari tatapan mata fans yang seakan mengerti kepedihan hatinya saat ini. ‘Yesung hyung.. aku membutuhkanmu…’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Kau mau kemana Siwon?” langkah Siwon terhenti ketika mendengar baritone dari appanya. Ia menoleh dan mencoba untuk tidak menunjukkan wajah kesalnya.

“Aku mau keluar sebentar dad, ada urusan.” Ujarnya.

“Dengan keadaan seperti itu? apa kau tidak merasakan jika kau belum sembuh benar? Bahkan wajahmu masih terlihat pucat Siwon.”

“Aku baik-baik saja dad, aku sudah bukan anak kecil yang harus terus tidur didalam kamar.” Tuturnya. Ia membalikkan tubuhnya lagi untuk segera pergi dari tempat itu, tapi lagi-lagi suara Yunho membuatnya mau tidak mau menghentikan langkahnya.

“Cukup Siwon!! Kembali kekamarmu!! Dad tidak ingin terjadi sesuatu padamu!! Kau harus istirahat dikamar sampai kau sembuh.”

Siwon terkekeh dengan melirik kearah Yunho. “Berhenti mengaturku dad, aku tidak menyukainya!!” tandasnya lalu tanpa mendengar ucapan Yunho lagi, ia berjalan menuju keluar rumah dan langsung melajukan mobilnya keluar dari kediaman itu.

Tangan Yunho terkepal erat melihat sikap buruk Siwon padanya, ia sangat paham apa yang membuat Siwon menjadi seperti ini. Kematian Eommanya, itu yang membuat Siwon menjadi seorang namja yang seperti ini.

Tidak lama kemudian, mobil Siwon berhenti tepat disebuah apartemen, ia masih duduk didalam mobilnya dengan sesekali menatap kearah pintu masuk apartemen itu. hatinya ragu untuk melakukannya. Tapi ia juga tidak bisa terus berada disitu, ia ingin bertemu dengannya, dengan ‘dia’ yang selalu berada dipikirannya.

Hingga akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari mobilnya, berjalan perlahan memasuki lorong apartemen itu. walau sebenarnya tubuh kekar itu belum benar-benar sehat, tapi Siwon tidak memperdulikannya, kesakitan yang mendera tubuhnya tidak lebih dari torehan sebuah pensil yang menusuk tangannya, tapi kesakitan yang mendera hatinya seperti sebuah bom yang bisa membunuhnya kapanpun ia mau.

Saat Siwon hampir sampai didepan pintu apartemen Yesung, ia melihat sesosok namja yang pernah ia lihat, namja yang memakai coat coklat itu terus memandang diam pintu apartemen yang seakan tidak mau terbuka. Siwon mulai mendekat untuk benar-benar memastikan sosok itu.

Ketika langkahnya hampir mendekati sosok tersebut, Siwon lebih dulu mematung saat caramel yang beberapa hari lalu terlihat begitu tajam kini menunjukkan begitu banyak luka. Siwon tercengang melihatnya, ia tidak bisa mengeluarkan suara. Obsidiannya terus saja bertatapan dengan caramel itu.

Tangan namja bersurai hazzel itu mengepal erat hingga menunjukkan buku jarinya yang memutih. Kedua alis Siwon bertaut, ada perasaan tidak suka melihat sosok yang ada dihadapannya saat ini. Seperti sesuatu yang akan membawanya kesebuah jurang yang lebih menyakitkan daripada ini.

.

Yesung melangkahkan kakinya kesebuah lorong dengan menenteng begitu banyak perlengkapan dapur yang ia butuhkan. Langkah mantap yang ia tunjukkan tadi seketika melemah ketika melihat dua orang namja yang saling bertatapan penuh arti berada didepan pintu apartemennya.

Tubuhnya melemas berpikir bahwa ia harus berhadapan lagi dengan orang-orang yang sudah membuat hatinya begitu bingung. Ia menunduk seraya mengambil nafas panjang lalu kembali melangkahkan kakinya mendekati dua orang tersebut.

“Yesungie / Sungie hyung.” Ujar Kyuhyun dan Siwon bersamaan saat Yesung berhenti tepat ditengah-tengah mereka. Tangan mungilnya merogoh saku jaketnya untuk mengambil sebuah kunci, lalu tanpa berucap sedikitpun, ia mendorong pintu itu dan segera masuk kedalam, membiarkan dua orang namja itu mematung seakan merasa bahwa Yesung menganggap mereka tidak ada.

Pintu itu kembali tertutup rapat, tidak membiarkan Kyuhyun ataupun Siwon untuk memasuki apartemennya. Yesung bersandar pada pintu apartemen yang sudah ia kunci rapat, ia tidak ingin berdebat dengan mereka, ia tidak ingin berbicara dengan mereka.

“Apa maumu?” Yesung mendengar suara Kyuhyun lebih dulu menginterupsi keheningan yang menerpa 2 namja diluar apartemen tersebut.

Masih tidak ada suara dari Siwon, Yesung semakin menajamkan telinganya seraya menutup kedua matanya.

“Aku hanya ingin bertemu dengannya…. karena….. aku merindukannya.” Mata Yesung terbuka sempurna, jantungnya berdetak sangat cepat mendengar ucapan Siwon. Kantung yang ada dikedua tangannya seketika terjatuh kelantai hingga membuat semua isi didalamnya tercecer keluar.

.

Kyuhyun yang tadi masih fokus pada pintu yang tertutup itu mulai mengarahkan pandangannya kearah Siwon. “Ne? Kau merindukannya?” ledek Kyuhyun seraya terkekeh. Siwonpun mulai menatap wajah itu dengan tampang datarnya. “Kau tidak tahu siapa aku?”

“Aku tidak mau tahu siapa kau.” Sontak Kyuhyun yang tadi masih terkekeh mulai terdiam dan menatap tajam sosok itu.

“Tapi sayangnya aku akan memberitahumu tuan, aku.. Cho Kyuhyun… namjachingu Yesung hyung.”

Deg!

Siwon melebarkan matanya, tiba-tiba ia merasakan kepalanya berdenyut dan berputar-putar. Ia mencoba menutup matanya sejenak lalu membukanya kembali. “Wae? Kau harusnya sadar tuan, dia adalah kekasihku, jadi kau tidak boleh merindukannya.”

Lagi-lagi Siwon meneguk salivanya dengan susah, wajahnya semakin memucat, ucapan Kyuhyun benar-benar membuat tubuhnya semakin lemah. Ingin sekali Siwon tidak percaya dengan ucapan namja itu, tapi apa yang Kyuhyun berikan padanya saat ini sangat meyakinkan bahwa namja itu adalah kekasih Yesung.

“Liontin itu berisi fotoku dan Yesung hyung, Yesung hyungpun juga mempunyai liontin yang sama seperti itu.” terang Kyuhyun sembari menyerahkan sebuah liontin berbentuk kura-kura. Obsidian Siwon tiba-tiba mengabur, ia menyentuh kepalanya yang terasa begitu sakit.

“A…aku harus pergi…” tutur Siwon seraya mengembalikan liontin itu kepada Kyuhyun, ia memutar tubuhnya dan berlari keluar dari apartemen itu. Kyuhyun berseringai ketika ia berhasil membuat namja tampan itu terlihat begitu kacau.

_Cklek_

“Siwon!!” Tatapan Kyuhyun terarah pada sebuah suara yang sangat ia kenal, pintu apartemen yang tadinya tertutup itu tiba-tiba terbuka dan memperlihatkan sesosok namja manis.

“Sungie hyung…”

“Dimana Siwon?” tanya Yesung saat ia tidak melihat Siwon, ia mencoba mengedarkan pandangannya. “SIWON!!” Ia melihat bayangan Siwon jauh dari pintu apartemennya, berlari keluar meninggalkan dirinya dan Kyuhyun. “SIWON!!”

.

Kenyataan yang menyakitkan harus diterima oleh Siwon, ia tahu bahwa ternyata Yesung sudah mempunyai seorang namjachingu. Apa yang akan ia lakukan setelah ini? Apakah benar-benar tidak ada harapan baginya untuk mencintai seorang Yesung?

.

TO BE CONTINUE

.

Semakin membingungkan bukan??? ^^ Kyuhyun sudah benar-benar muncul… bagaimana?

Next aja ya ^^ silahkan tinggalkan comment guys ^^

Gomawo… kisseu ^^~~

70 comments on “Seeking Our Love – Chapter 3

  1. ”Melupakan
    seseorang yang sudah mengena dihati
    adalah hal yang sangat sulit.
    Walau sesakit apapun ‘dia’ menyakiti,
    sekeras apapun ia mencoba mengubur
    kenangan itu, sulit baginya untuk
    melupakan ‘dia’. Karena…. ia sangat
    mencintai ‘dia’, sosok dimasa lalunya.”

    #tendang ramyun!!!
    ya!!! eon!!! bikin sakit hati tau!! ←_←

    ck. tu namja beneran kyu… dan yah… hana paling ga suka kalo sifat kyu kyk gini.
    kyu, knpa kau hrus kembali? meminta maaf k ye? tp bukankah ye sudah ‘menolak’mu? tidak bisakah kau pergi? jika kau bnr2 mencintainya biarkan dia bahagia dg caranya sendiri! *puk2 kyu*
    dan untk siwon… dad!! fighting!! berusaha lebih keras atuh.. jangan menyerah *elus abs siwon* #plaak

    lanjut eon!! kilat lah!! dan kilat jg buat ff hana :3 gomawo…

  2. Yesung udah suka ma siwon tuch..tp takut aja buat menjalin kembali suatu hubungan..
    tp kacian jg kyu.nya..
    bingung.in.. u,u
    milih wonsung,kacian kyu.nya..
    milih kyusung,kacian siwon.nya..
    yesung ga dapet dua2.nya,kacian wonkyusung..

    penasaran sama ending yg bakal d kaci chingu.. ^^
    lanjut chingu..
    gpl y..hehe😄

  3. waduh mkin seru critany,
    kyu yg kmbali saat yeppa dh ngrasa suka sma siwon.

    daebakk, ditunggu lnjutanny ne🙂

  4. huweeeeeeee kenapa jadi angsty gini unn T,,T
    padahal awalnya uda berantem berantem mesra (?) gitu yewonnya >< *ciyum yeye*
    aaaahh ternyata kyu ninggalin yesung uda sama abah won aja mommy -3-
    kyu agak psikopat gitu yaah unn :O
    seruuuuuuu😄 entah kenapa pengen tadi ada adegan berantem kyu sama siwon mumpung siwonnya masih sakit trus ntar masuk icu *ditendang abah*
    unnie bahasanya dalem euyy😄
    next next……………..
    eh unn itu lagunya pernah dinyanyiin yesung kah ?? yg saranghargae .-.
    bener gak ??
    ditunggu update selanjutnya unn -3- chuuuchuuuchuuu

  5. wah akhirnya kluar jga nie ff. ah kashn wonppa hrs tw kyata2n yg myakitkan. tp tenang za wonppa kyu cma bgian drie msa lalu yeppa za kok, q yakin yeppa bkalan cinta ma u kok. moga2 za endingx yewon n yg jlas hrs happy end……………

  6. Appa nyeremin -,-
    Masa klo cemburu lgsung memasukkan(?) org ke icu? -_-
    Ckckckc, appa bukan evil lg namanya tp ud ‘devil’
    Hm…..

    Mommy jgn bingung><
    pilihlah daddy jd pacarmu yg pasti setia menemanimu#plakkk@,@

    Daddy HWAITING!!!!\(^,^)/

  7. nyesekkkkkkkkkkk !!! tp q suka hahahahaha #aneh
    klo yesung suka ama siwon, kyu bwt q aja ya ….. #plakkk

    next ch bwt yewon moment ne ckckckck😀
    (y)

  8. konflik’y udah mulai keliatan y,,,
    huee kenapa jdi sedih begini
    semua(yesung,kyu,siwon) merasakan rasa sakit yang hampir sama

    itu tdi endinh’y yesung ngejar siwon kan??
    Semoga kyu mau melepas yesung
    tpi pasti gk semufah itu y?!
    Ok next,,,jangan lama” update’y donk!!!

  9. Kyu kok seram banget ya, karna cemburu lngsung buat orang masuk ICU masa O.o
    Kyu juga Egois nih, sdhlah appa byarkan kali ini WonYe bersatu..😀 appa harus mengalah ne ._.v

    Y jangan bimbang, pilih dad saja🙂
    Dan untuk Dad masih ada harapan dong,!!! Hwaiting , berjuang terus jangan menyerah kkkkk~v
    Lanjuttttt!!!!

  10. ap ini ??
    Smakin mnarik…

    Kyu cmburu’a mnyeramkan !!
    Aigoo~

    momdad,, aku ingin klian brsatu…
    Jgn kmbali pd appa, mom…
    #d’getok kyu

    yosh~
    lanjuutt !!🙂

  11. ulalalalala…*buttdance
    SIWON vs KYUHYUN memperbutkan hati YESUNG…oh yeaaa…

    pertempuran 3 hati sepertinya semakin seru *halah/

    aigooo…siwon tertekan sekarang,sosok yg mampu membuatnya melupakan masa llunya ternyata sdh ada yg punya.

    tenang aja,Siwonnie,authornya cma mw menyiksa batinmu dan yesung sedkit aja, kok….sukur2 happy ending,klu sad ending saia yg tebar dollar kesenangan *jiwaangstshipperkumat
    *digamparYWS
    😀

  12. Yesung bener2 benci ya sma kyuhyun. Tpi kyuhyun ga akan pernah nyerh tuh ya…

    Tpi yesung dah mulai suka sma siwon yeeeeeeyyy….

    Mau kyusung/yewon yg penting yesung bahagia… **peluk yesung

  13. wah..smkn runcing “pertempuran” antara won vs kyu..tp dsini kyu-nya bnr2 evil seada2nya…jealous dikit lgsg keluar tanduknya, sereeem…
    walah..siwonnya kabur gara2 dgr kata2nya kyupil..kejaaaaaaaaaaaaarrrr…tangkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaap..*kok kyk buronan*
    Baiklah, aku tunggu TBCnya, nnt sajennya ditmbhin ama pocky almond crush😀

  14. Kyyaaa…………….
    si Kyu main ngaku aja kl dia namja chingu Yesung..

    woooii.mantan …mantaannn….
    eehh siwon main kabur aja………

    tapi Yesung bakalan milih sapa yaaaa…….!!!!!!
    TBC mulu……
    pake lama lagi…………0x0

    • ahahaha mianhae ^^
      karena mau unas dan kasihan yg gabisa baca ntar malah ketinggalan jauh *wink jadi terpaksa postnya diperlama *request’an juga sih* hahahaha
      begitu ceritanya eon ^^
      tapi gomawo ne eon😀

  15. Kyuhyun muncul… Ngeri jugaini si kyu…
    Yeaung udah mai suka sama siwon kah ??? Uuuu esung keluar apartemennya telat… Siwon udah pergi dia baru keluar… Jadi salah paham la jadinya…

  16. emmm, brharapnya siwon pingsan ditengah jalan, ye khawatir, menghampiri trus nangis.. Kyu liatnya jd sgt trluka, tangannya mengepal, buku jariny memutih, lalu berujar ‘hyung, ap bnar yg aq liat ini? tatapan dan tingkahmu pd namja itu, knp seolah2 mengatakan bhwa kau mencintainya? apakah rasa cintamu pd q tlah trkikis habis?!’

    dah ah, pokokny buruan lanjut!!!

  17. Aish!! Si kyupil ganggu aja coba!! *jitak kyupil*

    Beneran deh, kyu itu egois bgt.
    Mana nyeremin pula.😄
    Massa cemburu ampe bikin anak org masuk RS!! Aiiiihhhh!!

    Pokoknya harus WONYE!! WONYE!!

    Eh, tp knp hyuk bisa kenal yesung yah??
    Hyuk temen kecilnya kyu??

    Aish, beneran makin rumit niihh.
    Kasian bgt yesung dibuat bingung!!

    Mian baru coment, kmrn baru baca atasnya doang!! Trs lupa lg chap sebelumnya. Makanya skrg baru bisa baca dan coment. *alasan*

    Chap selanjutnya jgn terlalu lama dong chagi, ntar jd lupa lg chap sebelumnya. *reader cerewet*

    Fighting chagiya~ ╭( ‘̀⌣’́ )งː̖́

  18. “Lukaku akan kututup sendiri tanpa bantuanmu Kyu.”
    lalu kyu blng
    ‘Tidak hyung.. aku tidak akan membiarkanmu menutup lukamu sendiri, aku akan mengobatinya. Aku mencintaimu, sungguh.’
    uhhhhhhh~ sumpah ngena banget ke hati,

    lanjut chingu jangan lama lama ya~ 🙂

  19. yang di takutkan muncul juga>>>> appa was coming mengganggu hubungan dad and mom >< arght…… g suka dech klo tiba-tiba kyak gini tapi seru !!!!!!

    Mom sepertinya udh mulai mencintai daddy ne ^^

    Lanjut Oen ^^

  20. Kyu kembali ke hidup yesung…terus gimana kelanjutan hubungan yekyu ya padahal yewon kayaknya mulai saling suka tuh?

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s