covered

Covered Love – Continues

Chap 1.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Next story Chapter 2

.

covered1

.

Aku tidak pernah bermimpi akan mengalami kejadian seperti ini, mencintai seseorang tanpa peduli dengan perasaanku sendiri. Aku kira kejadian ini hanya ada disebuah film tapi ternyata aku salah. Aku merasakannya, sangat sakit dan aku menutupinya dengan sebuah senyuman. Sebuah kepura-puraan yang menyakitkan bukan?

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 1

Happy Reading

.

Selama ia bahagia, aku juga akan bahagia, sesederhana itulah apa yang ada dipikiranku.

Ia menyukainya, sejak lama… sejak mereka duduk dibangku sekolah dasar. Selama itupula mereka selalu bersama dalam menghadapi apapun. Awalnya ia tidak merasakan bahwa perasaan itu adalah cinta, ia hanya menganggap bahwa apa yang dirasakannya adalah rasa kasih sayang antar sahabat, tapi ternyata…. ia salah mengartikan perasaan itu.

Cinta itu datang disaat yang tidak tepat….

Berharap untuk menjadi kekasihnya.. apa itu adalah hal yang salah? aku terus berharap bisa menjadi kekasihnya, bersanding dengannya, terus tertawa bersamanya dan tidak pernah melihat dirinya bersama dengan orang lain.

Ia tahu bahwa orang yang dicintainya tidak pernah menganggapnya lebih dari seorang sahabat. Ia berusaha untuk menjadi yang terbaik… hingga saat ini mereka terus bersama-sama dalam ikatan ‘sahabat’.

Biarlah aku menanggung kesakitan ini sendiri, aku hanya ingin melihat dirinya tertawa, aku hanya ingin melihat senyum indah dibibirnya, hanya itu.

Namja manis itu tersenyum ketika melihat sosok ‘itu’, sosok yang ia cintai tengah tertawa lebar bersama teman-temannya. Tidak ada yang bisa ia lakukan saat ini, sejujurnya ia ingin sekali ikut berkumpul dan tertawa bersamanya.

Tapi saat ini ia sedang tidak ingin melakukannya, entah apa penyebabnya…

“Hyung…” suara lembut yang terdengar di gendang telinganya membuatnya sedikit terkejut lalu mengalihkan pandangannya. Ia melihat seorang namja manis berperawakan kurus tengah tersenyum padanya lalu ikut duduk disampingnya.

“Wookie? Kau tidak kekantin untuk istirahat?”

Namja manis itu menggeleng pelan. “Aku ingin menemanimu disini, sedari tadi aku melihatmu terus saja melamun sambil menatap sosok itu.”

Ia tersenyum kemudian menunduk. “Hanya itu yang bisa aku lakukan Wookie.”

“Kau bodoh hyung, sampai kapan kau akan memendam perasaan ini hah? Sudah hampir 13 tahun kau memendamnya, dan sampai sekarang? Kau belum pernah sekalipun mengatakan jika kau menyukainya.” Ujarnya emosi. Ia sangat mengerti jika namja yang juga tak kalah manis darinya itu sudah mencintai orang lain yang tak lain adalah sahabatnya sendiri sejak mereka duduk dibangku sekolah dasar.

Dan yang paling membuatnya emosi adalah…. namja manis itu tidak pernah sekalipun mengatakan yang sebenarnya.

“Aku tidak mau hubungan persahabatan kita putus Wookie, aku juga mengerti dan paham benar jika aku bukanlah type yang dia inginkan, aku yakin dia akan menolakku.” Tuturnya lembut seraya menatap sosok ‘itu’ lagi.

Senyuman indah terukir dibibir kissablenya melihat sosok yang ia cintai masih tertawa lebar bersama teman-temannya.

Sedangkan Wookie atau Ryeowook menggelengkan kepalanya jengah. “Aku tidak habis pikir padamu hyung, sampai kapan kau akan menyiksa perasaanmu hah?”

“Perasaanku sudah kebal dengan yang namanya ‘sakit’, yang aku rasakan saat ini hanyalah rasa bahagia jika melihatnya tertawa.”

“Hyung kau harus-“

“Sungie hyung!!” sebelum Ryeowook menyelesaikan kalimatnya, terdengar suara jeritan tidak jauh dari mereka. Keduanya terkejut mendapati sosok ‘itu’ tengah berlari menghampiri mereka.

“Kyu.”

“Kajja kita pulang!!” ajaknya seraya menyodorkan tangan kanannya, mengajak namja manis yang mengenakan cardigan berwarna hitam itu untuk pulang.

“Hng?” namja manis itu atau sebut saja namanya Sungie atau Yesung sedikit memiringkan kepalanya. “Memangnya kau tidak ada kelas siang ini?” tanyanya.

Namja bersurai hazzel –Kyuhyun- menggeleng pelan tapi sedetik kemudian ia mengangguk cepat lalu tertawa. “Sebenarnya ada hyung, hanya saja aku sedang malas mengikuti kelas siang ini, kita pulang saja ya hyung, kau sudah tidak ada kelas kan?”

Sejenak Yesung mengernyitkan dahinya, mencoba berpikir. Ia tahu bahwa sahabatnya ini memang sangat pintar dalam hal apapun, apalagi saat ini Kyuhyun sudah mendapatkan tawaran dari beberapa rumah sakit besar di Korea untuk menjadi seorang dokter.

Kyuhyun ada dijurusan kedokteran karena kecerdasan yang dimilikinya bisa dikatakan diatas rata-rata, ia mengambil jurusan itu karena memang itu adalah cita-citanya sejak kecil. sedangkan Yesung mengambil jurusan musik, jurusan yang memang ia inginkan sejak dulu. Ia suka menyanyi, menari bahkan membuat sebuah lagu.

Terkadang Kyuhyun selalu membantunya jika ia mendapatkan tugas dari dosen, sedangkan Yesung sendiri sampai saat ini tidak bisa membantu pekerjaan Kyuhyun karena ia sama sekali tidak mengerti dengan dunia kedokteran. Itu juga yang membuatnya merasa bahwa dirinya tidak pantas jika bersanding dengan seorang Cho Kyuhyun.

“Tapi Kyu-“

“Kyuhyun-ah!!” kali ini giliran Yesung yang akan mengucapkan sesuatu harus tertunda ketika mendengar suara lantang yang memanggil Kyuhyun.

“Ne? waeyo Hyukkie-ah? Kenapa kau berteriak hah!!” tanya Kyuhyun tak kalah terkejut mendengarnya.

“Itu….hosh…hosh….” nafas namja bergummy smile itu memburu, ia masih belum bisa melengkapi ucapannya karena berusaha menggapai oksigen sebanyak-banyaknya.

“Itu apa? Katakan yang jelas!!” Kyuhyun mulai penasaran, ia menggenggam erat bahu Hyukkie atau Eunhyuk itu.

“Sungmin….dia….hosh…hosh….dia sudah kembali dari Prancis.”

_Deg_

Bukan hanya Kyuhyun yang merasakan jantungnya berdegup sangat kencang, Yesungpun juga merasakannya, namun kali ini berbeda, bukan hanya berdegup sangat kencang melainkan rasa sakit yang lebih mendominasinya.

“Mwo? Jinjjayo? Lalu dimana dia sekarang?” tanya Kyuhyun menggebu-gebu, tidak memperdulikan Yesung dan Ryeowook yang saat ini sudah bangkit dari kursinya.

“Ada dikelas kita, kajja kita kesana!!” tutur Eunhyuk seraya menarik tangan Kyuhyun untuk segera pergi dari tempat itu.

“Kyu!!” tanpa sadar, Yesung menahan pergelangan tangan Kyuhyun yang hampir saja berlari mengikuti Eunhyuk. Namja berwajah putih pucat itu menoleh.

“Hng… mianhae hyung, sepertinya hari ini kita tidak bisa pulang bersama, kau pulangnya dulu, nanti aku hubungi ne!!” tandasnya kemudian mengacak-acak rambut Yesung dan berlari pergi meninggalkan dua orang namja yang berdiri mematung ditempatnya.

“Yesung hyung…..” lirih Ryeowook menatap miris sosok Yesung saat ini.

Namja manis itu tersenyum dan menatap iris kelam Ryeowook. “Nan gwaenchana…. Wookie-ah…”

.

 ::_COVERED_LOVE_::

.

Ini pilihanku, aku sudah memilihnya menjadi seseorang yang special dihatiku. Aku menyesal? Tidak. Tidak ada kata menyesal dikamusku jika menyangkut soal cinta. Ia adalah cinta pertama dalam hidupku, aku tidak pernah bisa mencintai orang lain, hanya dirinya. Sosok yang sekarang menjabat sebagai sahabatku.

“Kau bodoh Cho Kyuhyun!! Kau bilang akan menghubungiku eh? Bahkan 2 hari ini aku tidak melihatmu dikampus, kau juga tidak membalas pesan dan telponku. Sebenarnya kau itu kemana hah!!” monolognya kesal sembari menatap bingkai foto dirinya yang tengah dipeluk mesra oleh Kyuhyun disebuah taman.

Ya.. 2 hari ini setiap Yesung berada dikampus, ia tidak pernah melihat sosok Kyuhyun, ketika ia bertanya pada teman-temannya, tidak ada yang menjawab dimana Kyuhyun berada selama ini.

Ia sudah berusaha menghubungi ponsel Kyuhyun, namun hasilnya nihil. Tidak ada balasan sama sekali. Lalu sebenarnya Kyuhyun mengganggap Yesung sebagai apa huh? Sahabat? Yesung masih merasa sangat kesal.

Tapi tak lama kemudian, bibirnya yang tadi sempat mengerucut kini tengah mengembangkan senyumnya. “Kau tampan, tidak heran jika banyak yang menyukaimu, apalagi kau sangat pintar, sempurna.” Tuturnya lagi dan kali ini tangannya meraba bingkai foto tersebut.

_BRAK_

“Sungie Hyung!!”

_BUGH_

Tubuh Yesung yang memang saat itu ada disisi ranjang tempat tidurnya langsung terjatuh kelantai ketika pintu kamarnya terbuka dengan sangat keras, membentur kedinding dan membuatnya sangat terkejut.

“Appooooo~” eluhnya sambil mengusap-usap pantatnya yang terasa sedikit sakit.

“Eh? Sungie hyung.” Namja yang menyebabkan kerusuhan itu berlari ketika melihat Yesung kesakitan dilantai. “Hyung, gwaenchanayo?” tanyanya.

“Pabboya!! Kau tidak melihat aku kesakitan huh!! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu!!” celotehnya panjang lebar sembari menepis tangan namja itu yang mencoba untuk membantunya berdiri.

Tapi bukannya takut, namja berparas tampan atau panggil saja Kyuhyun malah terkekeh lalu ikut duduk disamping Yesung yang entah sejak kapan juga sudah duduk diatas ranjang. “Mianhae Sungie hyung, aku hanya terlalu bersemangat.”

“Dasar bodoh!!” celanya. Kyuhyun masih menunjukkan senyumannya hingga akhirnya alisnya bertaut melihat bingkai foto yang tergeletak diatas ranjang.

“Hng? Hyung… bukankah aku sudah memintamu untuk membuang foto ini?” tanyanya dengan meraih bingkai foto itu, sedangkan Yesung yang tersadar dengan apa yang diminta Kyuhyun langsung merampas bingkai foto itu.

“Berikan padaku!!” cetusnya.

“Hyung, apa kau tidak mendengarku? Aku sudah me-“

“Aku ingin menyimpannya saja, sebagai kenang-kenangan.” Senyumnya terlihat tak kala melihat bingkai foto itu lagi.

“Kembalikan!! Berikan padaku hyung!! Aku akan membuangnya!!” Kyuhyun sedikit meninggikan suaranya seraya bersiap-siap mengambil bingkai foto itu kembali.

“Tidak!! Kau tidak berhak mengambilnya, ini sudah jadi milikku dan aku tidak mau kau membuangnya.” Tandasnya lalu menyembunyikan bingkai foto itu dibelakang punggungnya.

“Hyung berikan padaku!!”

“Tidak, tidak akan!!”

“Yesung hyung!!” tatapan Kyuhyun kian menajam, Yesung memundurkan tubuhnya hingga membentur kepala ranjang. “Berikan!!”

_Sreek_

Kyuhyun berhasil merampas bingkai foto itu dari Yesung. “YA!! Kyuhyun-ah kembalikan padaku!!”

“Tidak!! Aku akan membuangnya, atau jika tidak aku akan membakar foto ini!!” mata Yesung seketika membulat. Apa alasan Kyuhyun begitu menginginkan foto itu untuk tidak berada ditangan mereka? Toh foto itu hanya memuat foto kemesraan mereka berdua, dalam artian hanya berpelukan layaknya seorang sahabat.

Sampai sekarang Yesung belum bisa mengerti maksud keinginan Kyuhyun. Ia bangkit dari duduknya, berdiri dan menyetarakan posisinya dengan Kyuhyun. “Kyu, jelaskan padaku kenapa kau benar-benar menginginkan foto itu musnah? Itu hanya foto kita!!”

“Tapi aku tidak menyukainya hyung!!”

“Pasti ada alasan kenapa kau tidak menyukainya.”

“Tidak ada alasan, kalau tidak suka ya tidak suka!! Apa kau tidak mengerti ucapanku hah!!”

“Aku tidak percaya, kau pasti punya alasan Cho Kyuhyun, itu foto biasa, tidak mungkin kau bisa sebenci itu.”

“APA KAU TIDAK MENDENGARKU KIM YESUNG!! TIDAK ADA ALASAN!! AKU HANYA TIDAK MENYUKAI FOTO INI!!!” Bentaknya yang sukses membuat Yesung memundurkan langkahnya pelan.

Sangat terkejut dengan apa yang diucapkan Kyuhyun barusan. Ini seperti bukan Kyuhyun yang ia kenal, Kyuhyun tidak pernah sekalipun membentaknya.

“Hng… mi…mianhae hyung, mianhae aku-“ ketika tangannya terulur untuk meraih pergelangan tangan Yesung, namja yang lebih pendek darinya itu langsung menepisnya kasar.

“Jangan menyentuhku!!”

“Hyung mianhae, aku tidak bermaksud membentakmu, aku hanya-“

“Kau ingin membawa foto itu? bawa saja, hancurkan!! Musnahkan sampai aku benar-benar tidak bisa menemukannya lagi!!” tuturnya dingin dengan kepala yang menunduk. Sedikitnya hal itu membuat Kyuhyun mulai takut melihat perubahan sikap Yesung.

“Hyung, aku-“

“Keluar!!”

Kyuhyun tersentak, Yesung memintanya keluar dengan suara yang kelewat dingin. Ia juga tidak pernah mendengar ataupun melihat sikap Yesung yang seperti ini. setahunya, Yesung adalah namja yang penyabar dan tidak pernah sekalipun mengeluarkan aura dingin.

Lalu sekarang? Apa karena bentakannya tadi sikap Yesung menjadi seperti ini? Kyuhyun tidak mau, ia benar-benar tidak mau melihat sikap Yesung seperti ini.

“Hyung-“

“AKU BILANG KELUAR!!”

_Greb_

_Bugh_

Kyuhyun dengan cepat memeluk tubuh Yesung sangat erat, dan akibat dari keterkejutan Yesung. tubuh Kyuhyun terdorong kearah ranjang dengan dirinya yang masih berada dalam pelukan Kyuhyun.

Alhasil, keduanya kini tengah berpelukan atau bisa dikatakan Kyuhyun memeluk Yesung yang saat ini ada dibawah tubuhnya. Mata Yesung melebar, jantungnya berdebar sangat kencang. Sikap dinginnya yang tadi keluar tiba-tiba menghilang seketika tanpa ia duga.

Ia masih tidak bereaksi saat Kyuhyun terus saja memeluknya. Yang ia rasakan hanyalah kehangatan, kehangatan seorang Cho Kyuhyun yang memeluknya, kehangatan yang sudah lama tidak ia rasakan dari Kyuhyun.

“Mianhae hyung, jeongmal mianhae.” Lirih Kyuhyun dengan terus mengeratkan pelukannya. Jujur, Yesung merasa nyaman berada dipelukan Kyuhyun, terlebih ia seperti sudah melupakan apa yang tadi terjadi.

Ia malah menutup matanya, menikmati setiap hembusan nafas Kyuhyun yang menerpa telinganya. “-alasanku….. hanya karena….. aku tidak mau kau…. jatuh cinta kepadaku hyung.”

_DEG_

Onix cerah yang tadinya tidak terlihat itu kini terbuka sempurna, deru nafasnya terasa tercekat, bisakah ia membenturkan kepalanya kedinding dan melupakan apa yang baru saja dikatakan Kyuhyun.

Apa tadi? Alasan Kyuhyun tidak menyukai foto itu hanya karena ia tidak ingin Yesung jatuh cinta kepadanya? Alasan macam apa itu? benar-benar sangat konyol!!

Yesung lantas memberontak dan melepas paksa pelukan Kyuhyun. “Ugh!!” Kyuhyun sedikit kesakitan ketika tangan Yesung mendorong kuat dadanya.

“Itukah alasanmu…. membenci foto itu?”

Kyuhyun yang sudah bangkit dari ranjang Yesung hanya mengangguk pelan. “Beri aku alasan, kenapa aku tidak boleh jatuh cinta kepadamu?”

“Hyung… haruskah ada alasan? Aku hanya tidak ingin menyakitimu, aku hanya ingin terus berada disisimu… sebagai sahabat, agar aku bisa selalu menjagamu!!”

Yesung terkekeh miris dan menunduk. “Ne.. arraseo, lagipula……” Yesung terdiam sejenak lalu mengangkat kepalanya.

“-aku juga tidak akan jatuh cinta kepada namja babbo sepertimu.”

“Mwo? Namja babbo?” Yesung mencoba tersenyum tulus, menutupi sakit hatinya yang kini terasa lagi.

Ya… ia sudah tahu jawabannya, Kyuhyun tidak akan pernah mencintainya, karena Kyuhyun hanya menganggapnya sebagai seorang sahabat, tidak lebih.

“Ne, kau babbo!! Namja babbo!!” ledeknya.

“Ish!! Awas kau hyung!! Rasakan ini!!” Kyuhyun mempercepat langkahnya mendekati Yesung lalu menggelitik perutnya hingga namja manis itu kembali tersungkur keranjang.

“Bwahahahahaha~~ Kyu…hentikan…. bwahahahahaha~”

.

“Hyung….”

“Hng?” keheningan terasa beberapa saat, keduanya kini tengah merebahkan tubuh mereka diatas ranjang seraya menatap langit-langit kamar Yesung yang sekarang tidak diterangi lampu.

“Aku jatuh cinta.”

Lagi-lagi ucapan Kyuhyun membuat hati Yesung mencelos, sangat sakit dan perih. Jatuh cinta? Bisakah Kyuhyun berhenti mengatakan kata cinta didepannya? Ia tidak ingin mendengar semua itu karena ia tahu bahwa hatinya akan sakit lagi dan lagi.

“Hmmm… benarkah? Siapa yeoja yang beruntung itu?” tanya Yesung tanpa menatap kearah Kyuhyun. Keduanya masih fokus kearah atap kamar itu.

“Dia namja hyung.”

_Glup_

Kali ini Yesung menolehkan kepalanya menatap Kyuhyun yang juga tengah tersenyum menatapnya. “Na…namja?”

Kyuhyun mengangguk lalu memutar kembali kepalanya menatap keatas. “Kau pasti tahu bukan beberapa hari yang lalu dia baru saja tiba di Korea setelah hampir 1,5 tahun berada di Prancis.”

Prancis? Sepertinya Yesung mulai bisa menebak siapa namja yang dimaksud Kyuhyun. Ia masih ingat ketika beberapa hari yang lalu Eunhyuk mengajak Kyuhyun untuk menemui namja yang baru saja pulang dari Prancis, yang tak lain adalah…..

“Sungmin? Lee Sungmin?”

“Bingo!!” Kyuhyun melipat kedua tangannya lalu menjadikan lipatan kedua tangan itu sebagai alas untuk kepalanya. “Huft… aku benar-benar jatuh cinta kepadanya hyung, dia sangat manis, pintar, baik, perfect!!” pujinya.

Tanpa sadar, Yesung yang ketika itu terus saja menatap Kyuhyun merasa benar-benar diabaikan, seperti dianggap tidak ada oleh Kyuhyun. Ia paham bahwa cinta dapat mengubah segalanya, mengubah sesuatu yang kecil menjadi besar, mengubah orang waras menjadi gila, mengubah rasa sedih menjadi bahagia.

Namun saat ini yang ia rasakan lain, cinta yang ia rasakan ini sungguh sangat menyakitinya, menenggelamkan perasaannya kesebuah jurang tak berujung. Yesung tidak bisa menggapainya, ia tidak tahu bagaimana cara sampai di ujung jurang tersebut.

“Sungie hyung, menurutmu jika aku mengutarakan cintaku, dia akan menerimanya?” tanyanya. Tapi cukup lama juga ia tidak mendapatkan balasan dari Yesung. “Hyung….” ia memutar kepalanya untuk menatap Yesung. “Hey Sungie hyung!! Apa yang kau lihat eh?” ujarnya seraya melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Yesung.

Yesung yang tersadar dengan apa yang ia lakukan langsung membuang muka kearah lain. “Hyung kenapa tidak jawab?”

“K…kau tanya apa?”

“Mwo? Kau tidak mendengarku daritadi? Aku sudah cerita panjang lebar ternyata kau tidak mendengarnya?” tukasnya mulai kesal.

“M…mian Kyu, aku kurang konsentrasi, mungkin karena terlalu lelah.” Jawabnya bohong. Terdengar helaan nafas panjang dari Kyuhyun.

“Begini hyung, apa menurutmu Sungmin akan menerima cintaku jika aku mengutarakan isi hatiku yang sebenarnya?”

Tepat sasaran. Entah sudah berapa pisau yang menancap dengan mudahnya dihati Yesung. jika ia bisa, ia ingin segera melompat dari puncak menara Eiffel hingga saat ia sudah sampai didasarnya, ia tidak akan lagi ingat bagaimana cara untuk bernafas.

Ini sungguh-sungguh menyakitkan, ia masih ingat ketika ia berkata kepada Ryeowook jika hatinya sudah kebal dengan rasa ‘sakit’, namun siapa sangka jika sampai saat ini ia masih merasa nafasnya tercekat setiap kali hatinya berdenyut menyakitkan.

Manusia tidak sesempurna itu bukan? Sekuat dan setegar apapun ia, ia adalah seorang manusia biasa yang dengan mudahnya merasakan sakit setiap orang yang dicintainya secara tidak sadar menyiksanya.

“-Sungie hyung, kau melamun lagi?” Kyuhyun menggoyang-goyangkan bahu Yesung.

“Cobalah, aku yakin dia tidak akan menolakmu.” Ucapnya kemudian. Walau sebenarnya ia tidak rela mengatakan semua itu, tapi kembali lagi dengan keputusan awalnya. Ia bahagia melihat Kyuhyun mendapatkan kebahagiaannya.

Malam itu ia tidak bisa sejenak memejamkan matanya, tubuhnya bersandar pada kepala ranjang dengan terkadang menatap sosok yang sudah terpejam disamping kanannya. Ia tersenyum lalu merapikan surai hazzel yang terlihat acak tersebut.

‘Semoga aku bisa terus menahannya Kyu, aku hanya takut suatu saat nanti aku tidak bisa lagi merasakannya, aku takut…. ya… aku takut jika aku tidak bisa lagi mencintaimu….’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Setiap kubuka mataku, yang kulihat adalah sosokmu, sosok yang sangat aku cintai. Pernah aku bermimpi suatu saat nanti aku akan terbangun oleh ciumanmu layaknya dongeng putri salju. Tapi aku sadar bahwa apa yang aku inginkan adalah sesuatu yang tidak mungkin. Aku tidak lagi berharap lebih, hanya melihatmu dan terus bisa mencintaimu adalah anugerah yang sangat berharga dalam hidupku.

Tuk…. Tuk…. Tuk…. Tuk….

Alunan suara pena yang membentur pelan keatas meja terus terdengar selama beberapa saat. Onix cerah itu tidak lagi fokus pada partitur lagu yang ada dihadapannya. Ia tengah menatap kearah luar jendela yang menurutnya lebih indah dari kertas partitur-partitur itu.

Sesekali ia menatap layar ponselnya, menunggu sebuah pesan atau bahkan panggilan dari orang yang ia tunggu, tapi sampai hampir 1 jam ia menunggu, tidak sekalipun ia melihat ponselnya bergetar.

Ia mulai gelisah, ia mengacak rambutnya frustasi kemudian mendesah berat. ‘Aku bisa gila jika terus seperti ini!!’ batinnya.

“HYUNG!!! YESUNG HYUNG!!!”

Yesung terjingkat kaget mendengar suara teriakan yang tiba-tiba menggema diruang kelasnya. Ia melihat ada 2 orang namja berlari menghampirinya.

“Hyung…hosh…hosh…Yesung hyung kau…hosh….harus ikut kami….hosh…hosh….” ucap namja tampan dengan surai reddish black itu sembari mengatur nafasnya.

“Mwo? Ikut kalian? Memang kalian mau mengajakku kemana? Kenapa tergesa-gesa seperti itu huh?”

“Sudah kau harus ikut bersama kami!!” namja dengan pipi tirus itu lantas menarik pergelangan tangan Yesung untuk secepatnya keluar dari ruangan.

“Hey… hey!! Kalian harus menjelaskannya terlebih dahulu!!” seru Yesung kesal sambil mencoba untuk tidak mengikuti pergerakan kedua namja itu.

“Kau akan melihatnya sendiri, ini tentang Kyuhyun.” Ucapan Donghae –namja bersurai reddish black- itu sontak membuat Yesung membulatkan matanya.

“Kyu….Kyuhyun?” keduanya mengangguk. “Kalau begitu cepat antarkan aku!!” tuturnya penasaran.

“Ppalliiii!!” mereka bertiga berlari menuju taman kampus yang terletak ditengah-tengah gedung megah tersebut.

Ternyata sudah banyak namja dan yeoja yang berkumpul dan memenuhi taman tersebut. “Aish~ ada apa ini sebenarnya? Bagaimana kita bisa melihat dengan jelas jika mereka berkumpul seperti ini!!” celoteh Yesung.

“Kita harus menerobosnya!!” usul Ryeowook –namja berpipi tirus- itu. Donghae mengangguk lalu mulai menerobos satu persatu namja serta yeoja yang berkumpul ditaman itu. “Permisi…. permisi…”

“Permisi…. kami mau lewat….”

“Jeongmal saranghae Minnie-ah, Nae namja chinguga Iss-Eulkka?”

_DEG_

Langkah Yesung terhenti seketika tepat didepan kedua orang namja yang ia kenal tersebut. Sosok yang menggunakan coat berwarna brown itu membawa kotak berwarna merah berbentuk hati dan menyodorkannya kearah namja manis yang mengenakan coat berwarna hitam tersebut.

Tubuhnya kaku secara tiba-tiba, jangankan untuk melangkah lagi, hanya untuk membuka bibirnya saja ia tidak mampu, semua terasa terkunci.

“Kyu-ah, aku….”

“Terima… terima…. terima….” sorak sorai orang-orang yang mengelilingi mereka terdengar ketika Sungmin mengatakannya dengan nada gugup. Sedangkan Yesung masih belum melakukan apapun, terkadang ia menatap kekanan dan kekiri, melihat sorak sorai yang terasa begitu menyakitkan dihatinya.

Wajar saja, Kyuhyun dan Sungmin adalah mahasiswa yang sangat terkenal dikampus ini, siapa yang tidak kenal mereka, calon dokter yang sudah dipastikan akan menjadi sukses setelah ini karena kepintaran mereka.

“Minnie-ah, saranghae….” ujar Kyuhyun lagi, kali ini ia berjongkok, menumpuhkan tubuhnya pada kaki kirinya.

“Terima… terima…. terima…..” mata Yesung mulai memanas, ia mencengkram ujung kemejanya.

“Hyung… mianhae, aku tidak tahu jika akhirnya seperti ini.” Tutur Ryeowook lirih sembari mengusap lembut bahu Yesung.

Yesung menggeleng kaku, menahan setetes liquid yang akan jatuh dalam hitungan detik. Ia mulai melangkahkan kakinya mundur secara perlahan seraya terus menunduk, tidak memperdulikan panggilan Ryeowook dan Donghae yang berbaur dengan suara sorak sorai orang-orang yang berkumpul disana.

“Ne, Geuleol Geyo.. nado saranghae Cho Kyuhyun.”

Tes…

Akhirnya apa yang tidak ia inginkan terasa sudah. ketika ia sudah bebas dari kerumunan orang-orang tersebut, liquidnya meleleh setelah ia mendengar jawaban dari Sungmin. Ia tersenyum miris sambil mengusap kasar airmatanya. “Chu…chukkaeyo….Kyunnie…..” lirihnya hingga detik kemudian ia berlari meninggalkan tempat itu.

Meninggalkan keramaian, gelak tawa serta kebahagiaan yang melingkupi tempat itu.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Harusnya aku tidak menangis, aku benar-benar cengeng, hanya karena ia mengutarakan rasa cintanya pada orang lain, airmata bodoh ini langsung keluar, ck… ini sungguh memuakkan. Aku seharusnya bahagia karena sahabatku sekarang sudah memiliki seorang pendamping. Dan aku? Aku akan terus mencintaimu walau aku sadar rasa ini seharusnya ku kubur dalam-dalam.

“Sungie hyuuuuuuuungggg……” namja bersurai hazzel itu tiba-tiba masuk kedalam ruangan yang tadinya hening, ia membuat keheningan yang dirasakan namja manis itu hilang. Ia memeluk erat tubuh mungil itu, sangat erat.

“K…Kyuuu…lepaskan….kau itu kenapa?” tanyanya pura-pura tidak mengerti, walau sebenarnya ia mengerti jika maksud kedatangan Kyuhyun kerumahnya pasti ingin memberitahukan tentang hubungannya dengan Sungmin.

“Aku bahagia hyung, gomawo…” ujarnya lalu melepaskan pelukannya, menangkupkan kedua pipi Yesung kemudian mengecup kening Yesung cukup lama. “Gomawo karena kau, aku akhirnya berani mengutarakan perasaanku. Dan yang membuatku bahagia… dia menerimaku hyuuuung…. aahhhhh…..” ia berteriak histeris karena kegirangan, berputar-putar tanpa tau lelah hingga pada akhirnya ia menghempaskan tubuhnya diranjang besar milik Yesung.

Sedangkan Yesung sendiri hanya tersenyum miris tanpa melakukan apapun. Terkadang ia menunduk dengan telapak tangannya yang terkepal cukup erat. “-tidak pernah aku sangka jika ternyata dia juga mencintaiku, haish… kenapa tidak daridulu saja aku mengutarakan rasa cintaku ini eh? Hahahahaha…” kekehnya pada diri sendiri.

Yesung bahagia? Tentu, bukankah dari awal sudah dikatakan bahwa Yesung akan bahagia jika melihat Kyuhyun bahagia walau sebenarnya ia tengah mengiris bagian terdalam hatinya sendiri. “Be…betulkah? syukurlah, aku bahagia mendengarnya.” Ujarnya sembari duduk diranjang. Menatap kyuhyun yang tidak sekalipun menghilangkan senyumannya.

“Tentu kau harus bahagia hyung.” Sahutnya. “Ah tunggu, apa kau tidak menyukai seseorang hyung?”

“Ne?” Yesung mengernyitkan dahinya heran.

“Iya, aku tidak pernah mendengar kau menceritakan soal orang yang kau sukai. Apa jangan-jangan kau tidak tertarik pada siapapun huh?” selidiknya.

“M…mwo? YA!! Apa yang kau katakan hah!! Aku normal, tentu saja aku tertarik pada seseorang.”

“JINJJA?? NUGU HYUNG!! NUGU???” pekiknya. Tapi kemudian mulutnya dibekap oleh Yesung karena sudah membuat kamarnya gaduh.

“Kecilkan suaramu babbo!!”

“Hng…mianhae…” lirihnya diiringi kekehan. “Katakan padaku hyung, kau tertarik pada siapa? namja atau yeoja? Bagaimana wajahnya? Lalu sikapnya? Aku harus mengenalnya terlebih dulu untuk bisa meyakinkan apa dia bisa menjagamu atau tidak.”

Pletak_

“Appoyooooo~~” setelah berucap panjang lebar, ia mendapatkan jitakan dan alhasil iapun terdiam seraya mengusap-usap kepalanya.

“Kau cerewet sekali hah? Untuk apa juga aku mengenalkannya padamu, itu bukan urusanmu.”

“Aniya… aniya… itu urusanku hyung, aku harus tahu apa dia nantinya bisa membuatmu bahagia atau tidak.” Yesung tercengang, Kyuhyun benar-benar terlalu perhatian kepadanya, jujur ia tidak sanggup jika terus seperti ini. Ia ingin Kyuhyun tidak terlalu berlebihan seperti ini karena itu hanya akan membuatnya semakin terluka.

Disamping Kyuhyun yang masih berceloteh panjang, Yesung hanya bisa fokus dan diam mematung menatap sosok itu. ingin sekali rasanya ia membungkam bibir itu agar berhenti berucap, namun sayangnya itu hanya khayalan, ia tidak mungkin melakukan hal gila seperti itu, tidak akan mungkin. ‘Kau… adalah orang yang aku cintai…. Kyu….’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Aku berusaha menutupi luka ini didepan semua orang, aku hanya akan menangis (lagi) jika aku berada ditempat sepi, disaat aku sedang sendiri. Terkadang aku sadar jika dirinya marah karena aku tidak pernah menceritakan lukaku padanya, namun tidak mungkin aku mengatakannya bukan? Bukankah sudah berulang kali kukatakan, aku… tidak… apa-apa… ya… tidak apa-apa…

Seperti hari-hari sebelumnya, ia dengan bosannya menatap kertas partitur dihadapannya. Tapi saat ini dengan hati yang kelewat gelisah. Biasanya tiap pagi Kyuhyun akan menjemputnya untuk berangkat ke kampus bersama-sama walau mereka beda kelas. Namun semenjak Kyuhyun mempunyai hubungan khusus dengan Sungmin, Kyuhyun berubah.

Yesung tersenyum memikirkan hal itu, mungkin jika saja ia mempunyai hubungan khusus dengan orang lain, ia juga akan berubah layaknya Kyuhyun, namun hingga saat ini ia tidak bisa melakukannya. Kenapa sangat sulit baginya untuk mencintai orang lain? Kenapa ia begitu mencintai orang yang selalu melukainya?

Sekuat apa perasaannya? Terbuat dari apa hatinya? Terkadang ia berpikir bahwa ia adalah orang yang paling bodoh didunia ini, terlahir dengan IQ super rendah hingga yang ada dimata, hati dan pikirannya hanya ada Kyuhyun, seorang Cho Kyuhyun.

“Sudahlah, ini sudah pilihan Kim Yesung, kau harus bisa menerimanya.” Lirihnya diiringi desahan pelan. Ia merapikan kertas partitur diatas mejanya lalu menyisipkannya disela-sela bukunya. Sudah sangat bosan berada didalam kelas yang sepi karena memang kelas sudah selesai sejak 2 jam yang lalu.

Ia berjalan gontai kedepan kelasnya hingga tanpa sengaja ia melihat kejadian yang sangat menyakitkan.

Brug_

Buku yang diisi dengan lembaran kertas partitur yang ia bawa itu sontak terjatuh kelantai tanpa disengaja ketika matanya menangkap sosok Kyuhyun tengah berciuman mesra dengan kekasihnya diujung koridor dekat dengan ruang kelasnya.

Ia menekan dadanya dan mencoba bernafas, Yesung memejamkan matanya, meneguk salivanya terus menerus, ia tidak bisa melihat semua ini, rasanya ia belum rela atau bahkan tidak akan pernah rela.

Tes…

Tanpa sadarpun liquidnya turun satu demi satu, menganak dan membekas dipipinya yang sudah mulai terlihat tirus. Tidak bisa, ini tidak bisa terus terjadi, sekuat apapun ia berkata, setegar apapun hatinya, ia tetap manusia biasa, yang bisa menangis dan merasa sakit ketika orang yang dicintainya tengah melakukan sesuatu yang menyakitkan tepat didepan matanya.

Yesung menatap kearah lain, bergerak membelakangi sosok Kyuhyun dan Sungmin, hingga ketika ia melangkahkan kakinya, suara Kyuhyun menginterupsinya untuk berhenti.

“Hyung!!”

Mau tidak mau satu langkah Yesungpun terhenti, ia masih belum berani memutar tubuhnya, hanya saja ia sudah membersihkan bekas airmatanya dan tersenyum, berpura-pura…. lagi.

“Hey kau mau kemana hyung?” tanya Kyuhyun ketika berdiri disamping Yesung, ia menarik lengan Yesung untuk menatap dirinya. “Hyung….”

Yesung tersenyum lalu perlahan menyingkirkan tangan Kyuhyun yang tengah menahan lengannya. “A..aku mau kekantin.” Ujarnya. “Mi..mianhae… aku tidak sengaja melihatnya.” Ia menunduk.

“Hng? Melihat?”

“Kau mau kekantin?” tanya Sungmin terlebih dahulu, Yesung mengangguk. “Bagaimana kalau kita bersama-sama kekantin, akan lebih menyenangkan bukan? Aku juga sudah lapar.” usulnya. Yesung terkejut, Sungmin mengajaknya ke kantin bersama-sama? Itu sama saja membunuhnya perlahan, bagaimana bisa Yesung melihat kemesraan Kyuhyun dan Sungmin? Bahkan untuk sekedar melihat mereka bergandengan tangan saja Yesung sejujurnya tidak kuat.

“Ti..tidak, tidak usah, tiba-tiba aku ingat jika aku harus segera pulang, eomma memintaku menemaninya berbelanja.” Selanya.

“Ne? Berbelanja? Sejak kapan kau mau menemani oemmamu belanja hyung?” sindir Kyuhyun seketika, benar yang dikatakan Kyuhyun, Yesung yang memang adalah seorang namja yang super baik menurutnya itu tidak akan pernah mau menemani ataupun disuruh untuk berbelanja, itu sangat membosankan, itulah yang ada dipikirannya.

“Hng… itu…” Yesung mulai bingung untuk mencari jawaban. Sedangkan Kyuhyun sudah berseringai karena ia tahu bahwa sahabatnya tersebut tengah mencari sebuah alasan.

“Hyung….”

“A..aku harus pergi Kyu, sungguh.. mianhae..” ia membungkuk sejenak lalu berlari meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin yang heran melihat sikap Yesung.

“HYUNG!! SUNGIE HYUNG!!”

Yesung mendengarnya, mendengar suara teriakan Kyuhyun memanggilnya, namun saat ini ia berpura-pura lagi tidak mendengarnya. Ia tidak mau terus menerus berada disana, hanya akan merasakan panas dimatanya jika melihat kemesraan keduanya.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Kemarin aku melihat mereka berpelukan, hari ini aku melihat mereka berciuman, lalu besok? Apalagi yang harus aku lihat dari mereka? Kenapa sulit sekali bagiku untuk bisa menerima segalanya? Sepintas terbesit keinginan di pikiranku untuk pergi, menjauh darinya, pergi untuk tidak lagi melihatnya, namun setiap aku akan mencobanya, aku tidak bisa… aku tidak bisa melakukannya. Aku ingin selalu bersamanya walau aku tahu itu hanya akan melukaiku.

“Hyung… saranghae.” Mata Yesung terbelalak lebar, apa tadi? Ia mendengar kata ‘saranghae’ ? walaupun bukan dari bibir Kyuhyun, namun ia tidak menyangka bahkan akan ada seorang namja yang menyatakan cinta kepadanya.

“H…Hae-ah…” lidahnya keluh. Tangannya kaku ketika namja bersurai reddish black itu menggenggam erat telapak tangannya.

“Jadilah milikku.” Yesung hanya menunjukkan ekspresi blank, sedangkan ia tidak merasakan apapun dihatinya. Sepersekian detik tidak ada suara yang terdengar hingga bibir kissable itu mulai terangkat, membentuk bulan sabit yang sangat indah.

“Hae-ah, mianhae….” Yesung menarik telapak tangannya untuk lepas dari genggaman Donghae lalu mengusap lembut surai itu. “Mianhae… aku tidak bisa menerimamu, karena aku sudah sangat bahagia menganggapmu sebagai dongsaengku, mianhae…”

Donghae menunduk dengan tersenyum tipis, jujur ia sangat kecewa dengan jawaban Yesung, namja yang ia cintai sejak ia masuk kekampus ini, ia berharap bahwa Yesung dapat menerima cintanya, tapi ternyata pikirannya salah.

“-Hae-ah, gwaenchanayo?” Yesung sedikit mengangkat dagu Donghae untuk tidak menunduk lagi.

Namja tampan itu mengikutinya lalu tersenyum lebih lebar dari sebelumnya. “Nan gwaenchana hyungie, aku mengerti.” Yesung ikut tersenyum hingga detik kemudian ia memutuskan untuk memeluk dongsaengnya tersebut. Memeluknya sangat erat sembari mengusap lembut punggung kekar tersebut.

“Mianhae…. Hae-ah….”

.

“MWO??? KAU GILA ATAU APA HYUNG??” Pekik Kyuhyun diiringi gebrakan meja diatas kertas partitur milik Yesung. sedangkan namja manis itu hanya menghela nafas panjang lalu membereskan kertas yang sedikitnya terjatuh kelantai.

“-apa yang kau pikirkan eh? Kau menolak namja pewaris kampus ini? haish… aku benar-benar tidak habis pikir, namja seperti apa yang membuatmu gila seperti ini hah!!” kekehnya.

Yesung tersenyum miris tanpa menatap kearah Kyuhyun, tidakkah ia tahu bahwa dirinyalah namja yang sudah membuat Yesung gila seperti ini? Ia merapikan kembali kertas-kertas tersebut lalu menyisipkannya disela-sela bukunya.

“Perasaanku datar padanya Kyu, tidak mungkin aku menerima dirinya hanya karena dia adalah pewaris kampus ini, aku tidak ingin menyakitinya.”

Kyuhyun menghembuskan nafas panjang lalu menarik kursi untuk duduk disamping Yesung. “Hyung, jawab jujur!! Siapa namja yang kau sukai itu?” Yesung tersentak, ia tidak berani menatap mata Kyuhyun yang seakan tengah memenjarakan dirinya. “-hyung, kenapa diam? Katakan siapa namja itu?”

“Kyu… aku…” tidak… Yesung tidak mau mengatakan yang sebenarnya, ia tidak mau mengambil resiko lebih dari ini, ia tidak mau Kyuhyun akan membencinya jika mengetahui apa yang sebenarnya.

“Sungie hyung~~ kenapa sulit sekali untukmu mengatakan yang sebenarnya kepadaku huh? Kau menganggapku sahabat bukan?”

Sahabat? Ya… Kyuhyun hanya menganggap Yesung tidak lebih dari sekedar sahabat. “Kyu… terkadang, sahabatpun tidak harus sepenuhnya tahu masalah yang dihadapi sahabatnya sendiri.” Ujarnya seraya menggenggam telapak tangan Kyuhyun. “Dan disini, aku tidak ingin memberitahumu, bukan karena aku tidak menganggapmu sebagai sahabat, namun aku pikir ini hanya masalah sepele dan hanya aku yang perlu tahu. Aku tidak mau menganggu kebahagiaanmu dengan kekasihmu.” Yesung tersenyum samar sembari bangkit dari tempat duduknya.

“Hyung….” Yesung melenggang pergi meninggalkan Kyuhyun dengan sejenak menutup matanya. memperbaiki kinerja otaknya yang tiba-tiba terasa berhenti mendadak.

Kyuhyun terdiam, ia hanya bisa menatap punggung Yesung hingga tidak terlihat lagi. Ia mulai merasa khawatir ketika ia melihat luka yang sangat mendalam dimata itu, mata seorang Kim Yesung yang dulu terlihat begitu ceria. Apa yang tengah disembunyikan Yesung? kenapa Kyuhyun baru menyadarinya sekarang.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Hari ini Donghae menyatakan cintanya padaku, tapi maaf, aku tidak bisa menerimanya karena memang aku tidak bisa mencintainya. Mencoba mencintai Donghae? Tidak.. tidak pernah bisa, berkali-kali aku tekankan, aku tidak bisa membuang perasaan ini pada orang lain. Seolah-olah yang aku kenal didunia ini, yang dapat mengambil hatiku ini hanyalah Kyuhyun. Dan hanya Kyuhyun pula yang dapat membunuh dan mengiris perasaanku.

Yesung menendang-nendang kerikil kecil yang menghalangi langkahnya. Tak peduli jika hari ini cuaca mulai terasa sangat dingin, hari terakhir dimusim gugur, setelah ini ia akan merasakan musim yang tidak ia sukai, musim yang akan membuat hatinya terasa beku dan dingin.

Tahun lalu, Kyuhyun masih sering menghangatkannya jika ia merasa kedinginan dimusim dingin, lalu sekarang? Ia yakin Kyuhyun tidak akan lagi melakukannya, Kyuhyun yang sekarang bukanlah Kyuhyun yang dulu, seorang namja yang dengan bebas melakukan apapun. Kyuhyun sekarang sudah mempunyai seorang namjachingu, dan itu artinya segala pergerakannya tidak sebebas dulu.

Yesung semakin keras menendang kerikil-kerikil itu hingga akhirnya….

PUK_

Kerikil yang ditendangnya tanpa sengaja mengenai kepala seseorang. “Appoo~~”

“Ahhh….” Yesung berlari menghampiri seseorang itu, seorang namja dengan pakaian resmi yang baru saja keluar dari mobil sportnya. “Hng… mianhae… mianhae aku tidak sengaja…” ucapnya terus menerus seraya membungkuk.

“Ya!! Lain kali hati-hati, untung hanya kerikil.” Eluh namja tersebut.

“Ne.. mian-“ ucapannya terhenti ketika melihat sosok tersebut. “S..Siwon hyung?”

“Hng?” namja tampan berpakaian resmi itu menoleh kearah Yesung lalu mengernyitkan dahinya. “Ne? Nuguseyo?” tanyanya.

“Ya!! Hyung kau tidak ingat siapa aku? Sombong sekali kau eh?” Yesung mengerucutkan bibirnya. “Aku Sungie, kau tidak mengingatnya?” namja dengan dimple smile itu kali ini memiringkan kepalanya hingga kemudian ia tersenyum.

“Hng? Sungie? Sungie…. AH!!! KAU KIM YESUNG??” Yesung mengangguk antusias lalu menghambur memeluk Siwon –namja tampan- itu.

“Bogosshipo hyung, kenapa kau baru kembali sekarang huh? Kau sudah tidak ingin berada di korea?” ocehnya sambil melepaskan pelukannya.

“Hahahaha.. bukan begitu Yesungie, setelah kuliah, aku tidak bisa meninggalkan perusahaan daddyku disana, jadi terpaksa aku harus menghabiskan waktuku untuk bekerja.” Siwon mengacak surai Yesung gemas. “Kau tidak kuliah? Dimana Kyuhyun? Kenapa kau sendirian?” tanyanya heran sesekali menatap sekitar, mencari keberadaan dongsaengnya.

Yesung tersenyum kecut lalu menatap dalam obsidian Siwon.

“Jadi dia sekarang sudah mempunyai seorang namjachingu?” Siwon terkejut, terlihat dari bola matanya yang membulat mendengar penuturan namja manis yang ada disebrang mejanya. Sedangkan Yesung sendiri tersenyum tipis sembari mengaduk-aduk coffeenya.

“Ne hyung.”

“Yesungie-“

“Sudahlah hyung, aku tidak ingin membahasnya.” Selanya. “Ah.. hyung, kapan kau kembali? Kenapa tidak mengabariku?” tanyanya mencoba mengalihkan pembicaraan, ia hanya tidak ingin moodnya kembali buruk jika memikirkan soal itu.

“Sungie-“

“Hyung.. kapan? Dan kau akan tinggal di Korea kan?” Siwon menghela nafas panjang melihat sikap Yesung, ia tahu jika namja manis itu mencoba membahas hal lain. Sepertinya ada yang tengah disembunyikan oleh Yesung.

“Tadi pagi, rencananya nanti malam aku mau mengajak keluargamu makan malam dirumahku, tapi sepertinya harus ditunda karena ada klien yang ingin bertemu denganku.”

Yesung terkekeh. “Ternyata kau tetap saja sibuk meskipun sudah berada di Korea hyung, ya sudah, kalau besok saja bagaimana? Lagipula terlalu mendadak jika kau mengundang keluargaku makan malam hari ini.”

Dimple indah itu terlihat sangatjelas, Siwon sedikit berdiri untuk mengacak surai Yesung. “Aku semakin gemas melihatmu Sungie, kau terlihat semakin cantik.”

“MWO? YA!! Hyung, aku tampan, aku seorang namja.” Celotehnya. Siwon tertawa keras melihat Yesung mengerucutkan bibirnya sembari terus berkomat-kamit.

“Ne… Ne.. Ne… kau tampan, tapi sayangnya mataku melihatmu sebagai namja yang cantik.” Yesung semakin menekuk wajahnya kesal, tidak peduli dengan Siwon yang masih saja tertawa.

“-kau masih mencintai Kyuhyun?”

DEG_

.

.

To Be Continued

.

.

Yayy New FF Special untuk Hana karena hng .____. Lupa kemarin ada acara apa hahaha /slap/lupakan/

Yg penting ini requestanmu ^^ otthae? Kurang nyesek? Gk ada angst atau bagaimana? ._. semoga kamu suka dan semuanya juga menyukainya ^^

KEEP?? DELETE?? Ditunggu Commentnya ^^

Gomawo #hugs

132 comments on “Covered Love – Continues

  1. hiks eon,, angst ? pairnya kyusung ? dan parahnya penasaran bgt buat nyoba baca dan akhirnya *jengjeng* aku nangis huhu T-T #plaak lebay

    eon, ceritanya bagus. trus (kyk) bener2 realita gitu. apa ini pengalaman ne ? kalo gitu, aku jadi mau privat bikin ff genre angst dari kisah aku sndiri#lho? mau ya ? ya ? ya ? *abaikan

    oke, akhir kata dari aku LANJUTKAN !!! haha
    maaf kalo kebanyakan curhat ya eon🙂

  2. aduh.., kyak’a di ff ni yesung bner2 di siksa ama perasaan cinta’a dngan kyuhyun,dan untuk siwon mga aja bs bantu yesung bwt ngurangin rasa skt’a ma kyuhyun,tp siwon cinta ga y ama yesung. Min ff nya cpt di lnjtin’a udh penasaran bgt nh ma kelanjutan’a. Gomawo (^_*)

  3. Godd….
    Damn of u! This fanfiction is really daebakkkkkk… I love this ff much but boleh ngk kalo nanti pairsnya jatuh di yekyu ngk di yewon. I more love yekyu than yewon.. Silakan dilanjutkan chapter 2!! Udh tidak sabar nih^^ semoga berjalan dengan lancar^^ fighting!!

  4. Eeh?._.a
    Apa ini kisah hana
    Owh owh owh…

    Itu kejam namanya
    Lebih baik milih daddy dr pd appa
    Eh tapi tapi daddy suka sama mommy kan yah?
    Ya haruslah pokoke*maksa*

    Aish
    Itu kyupil rasanya pengen aku gigit karena mengamabaikan mommy yang sungguh amat sangat indah #nah loh

    Aish
    Intinya aku gregetan sama appa
    Pengen lempar keneraka *iturumahappaOiiiiiii* -_-
    Ah ya baiklah
    Dilanjut eon Fighting!!!><
    Ntar klo ud update aku dikasih tau ya eon :*
    Papai^^~

  5. aaa keren2 ><
    rada kesal ama kyu !! == masa ga merasakan s'org uke paling cantik cinta ama dia ekekekekek..
    ya udh mom ama siwon ajj muahaha
    keren ah ff nya lanjut ke chap 2 ahh kkkkkk
    kamu author favorite daaahhh kyaaaa =3=/
    kenal kan ma aku akakak
    temennya si evil ana muehehehe *tabok ysitsmine*
    gkgkgkgk

  6. huks😥 knp nyesek gini yah?
    DAEBAK eonn😀 FF mu mmg sll m’nyentuh hti Q ‘plaak’ *apa deh?#
    mian, telat comment’a bru sempet baca sh😀 V

  7. Hai eon
    hisk hisk nyesek baca nya kyu jahat amat sih sama mommy #lemparkyukesurgabiarevilnyailang
    pairnya kyusungkan?
    Kesel ama kyu ngabai in mommy yang paling manis

  8. Ff nya keren (y)😀
    Sampe segitunya kyuhyun, sampe ga boleh nyimpen foto mereka cuma karena takut saling jatuh cinta, ckckckck. Kyuhyun kau telah membuat yesung sakit hati😥 sabar yaa yesung ….

  9. Ehemb. . .
    Ehehe. . . Hi e0n. . . Ep_ep KyuSung mank slalu kerent. . . *kibarbenderaDdangko huft. . . Dsar si Kyupil payah kagak peka *pout kaciant Encung.x khan ?!

  10. Kayaknya part ini aku udh comment deh unn xD
    Tapi comment lgi ah #slap

    Uhhh…
    Yeaungnya cinta sama kyu.
    Tapi kyunya enggak.
    Dia mlh jadian sama sungmin.
    Sungminnya ngapain sih pake dtg -_-

    Donghae mlh di tolak sama ye -_-
    Dan ryeowook yg ye cinta sam kyu.
    Ya!!
    Appa babbo!!
    #esmoni xD

  11. eonnie~~~

    nah..aku lupa ff mana saja yg blm aku RCL ㅠ.ㅠ otokkae???

    hadeh… –”
    eon ini ada DC nya gk???
    sukses banget buat hatiku jadi galau karena ff ini >.<
    andaikan kyu tahu perasaan yesung kedia??!!!

  12. #teriak pake toak
    Eonniiiiiii
    hiks hiks kangen ama ff eonni
    terpaksa ngubek2 blog eonn
    lupa terakhir baca ampe mana
    huuu sedih ya eonn
    #elap ingus

  13. kya…aku baru baca masa. aku emang sll kudet sih ToT . kasian si hae di tolak. ah kyuhyun-sshi apa yg kau lakukan huh, dasar tidak peka plakkk #gampar. ah aku mo lnjut dl yak.pay pay

  14. wow….ini keren….
    gak bisa bayangin kalo aku jadi yesung…
    mungkin aku udah nenggelemin diri ke laut #apadech
    ini baru permulaan tapi udah kerasa banget feel-nya…
    oke,,mau lanjut ke next chap dulu ahh

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s