Covered Love – Chapter 3

Chap 3.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous story Chapter 2 | Next Story Chapter 4

.

covered3

.

Rasanya cukup menyakitkan, atau bisa dikatakan ini sangat menyakitkan.. apakah kalian bisa membayangkan jika kalian berada diposisiku? Jika kalian memintaku untuk berhenti, jawabannya adalah tidak, aku tidak bisa. Aku juga tidak tahu terbuat dari apa perasaanku ini, kenapa aku masih kuat bertahan walau ia terus menyakitiku. Tapi hanya satu yang aku tahu, perasaanku mengatakan bahwa aku terlalu mencintainya…

.

“Sungie ayo kita menyebrang!!” ketika Siwon hendak meraih tangan Yesung, ia terkejut melihat kedua onix cerah Yesung mengeluarkan liquid yang cukup deras. Menangis tanpa mengeluarkan isakan dan fokus pada satu tatapan.

Obsidiannya pun terarah kearah dimana Yesung menatap, seketika ia membulatkan matanya, tangannya terkepal kuat hingga ia hanya mampu menarik Yesung kedalam pelukannya, membawa tubuh itu untuk tidak menatap pemandangan itu lagi. “Jangan lihat, aku mohon!! Tutup matamu…. Sungie….”

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 3

Happy Reading

.

“Urhm…..” Sungmin memiringkan wajahnya ketika Kyuhyun mengecupi lehernya, membuat kissmark disekitar leher itu hingga sedikitnya ciuman Kyuhyun mulai turun hingga sampai dinipple-nipplenya.

Tapi tiba-tiba ekor mata Kyuhyun seperti menangkap sesuatu yang ganjil diluar sana. Ia mengarahkan pandangannya kearah luar jendela yang memang tembus pandang. Matanya menyipit melihat dua orang yang berjalan membelakanginya, ia seperti mengenal kedua sosok tersebut.

Yang satu mengenakan coat putih polos dengan celana hitamnya, dan satu lagi coat coklat dengan tas bermotif hitam putih. “Hng? Kenapa berhenti Kyunnie?” tanya Sungmin melihat Kyuhyun tampak berpikir keras.

Lampu sudah berganti hijau, dan mobil yang mereka tumpangipun kembali berjalan, saat itu mereka membawa seorang sopir pribadi dari keluarga Sungmin. ‘Tas itu, tas Yesung hyung, tapi dia sedang bersama siapa?’ batinnya.

“Kyunnie kenapa diam saja?” namja tampan itu mengambil nafas panjang sambil mengusap kasar wajahnya.

‘Astaga apa yang baru saja aku lakukan!!’ ia menghempaskan tubuhnya kearah jok mobil dan membiarkan Sungmin terus saja bertanya tentang apa yang tiba-tiba terjadi padanya. Ia merutuki kegiatan yang sudah ia lakukan dengan Sungmin.

Walau hanya sekedar pemanasan tanpa melakukan ‘itu’, namun ia tahu ini sudah salah, sangat salah, “Mianhae…. mianhae…”

.

“Minumlah!!” akhirnya mereka kembali lagi masuk ketaman itu, duduk disebuah kursi dengan Siwon yang menyodorkan sebotol air mineral kepada Yesung.

Terlihat sekali namja manis itu sangat kacau, wajahnya pucat karena terlalu lelah menangis. Dan yang membuatnya sakit, pemandangan itu masih saja terus terputar diotaknya, seperti sebuah dejavu yang menyakitkan baginya.

“-apa kau kuat berjalan sampai mobil?” tanya Siwon menyakinkan mengingat raut wajah Yesung persis seperti mayat hidup. Merasa diabaikan dan sama sekali tidak ditatap oleh Yesung, Siwon mengulurkan tangannya, menangkupkan kedua pipi Yesung dan….

Tes….

Kembali liquid itu jatuh dan membuat nanar hati Siwon. dengan ibu jarinya, Siwon menghapus airmata itu secara perlahan. “Sakit? Aku tahu itu sangat sakit, bisakah kau berhenti sekarang?”

Tes….

Tidak satu dua kali tetesan itu terus merembes dan menganak sungai dikedua pipi Yesung. dan tanpa lelah Siwon terus menghapus airmata itu hingga tiba-tiba tubuh lemah itu terjatuh tepat dipelukan Siwon.

Siwon terdiam melihat Yesung pingsan akibat terlalu lelah, ia mengusap lembut surai Yesung dan tangan kirinya yang bebas tengah terkepal erat hingga memperlihatkan buku jari-jarinya yang memutih. “Aku mohon…. berhenti…. Yesungie….”

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Kyuhyun heran ketika masuk ke halaman rumah Yesung, ada sebuah mobil sport berwarna putih yang sangat ia kenal terparkir didepan rumah itu. Iapun turun dari mobilnya dan berlari masuk kedalam rumah tersebut.

Ia mencari-cari seseorang yang berada dirumah itu, tapi saat ini rumah Yesung benar-benar terlihat sepi tanpa penghuni. Ia berinisiatif untuk langsung kekamar Yesung, tapi seketika tangannya yang hampir saja meraih knop pintu kamar itu terhenti saat mendengar Yesung seperti berbincang-bincang dengan seseorang.

“Gomawo hyung sudah mengantarku pulang, mianhae aku benar-benar merepotkanmu ditaman.”

‘Taman?’ pikir Kyuhyun. Ia lebih mendekatkan telinganya kearah pintu.

“Aniya, itu tugasku Yesungie, aku yang mengajakmu ke taman jadi aku harus bertanggung jawab untuk mengantarmu pulang.”

‘Siwon hyung.’ Tangan kanannya terkepal, dan ia menggunakan tangan kiri untuk membuka pintu kamar itu.

Kyuhyun melihat Yesung berada diatas ranjang dengan selimut tebalnya, wajahnya sangat pucat dan apa itu… ada jarum infus ditangan kirinya.

“Kyu?”

“Ye…Yesung hyung, apa yang terjadi padamu?” Kyuhyun berlari menghampiri Yesung lalu berjongkok untuk lebih melihat sosok Yesung yang berebah diranjang, Tidak memperdulikan hyungnya yang duduk didekatnya.

“-hyung, kau sakit apa? tadi kau masih baik-baik saja dikampus.” Kyuhyun menggenggam erat tangan Yesung.

Dengan sebelumnya bertatapan dengan Siwon, Yesung mulai tersenyum tipis lalu menarik tangannya yang ada digenggaman Kyuhyun, mengarahkannya untuk mengusap surai hazzel milik namja tersebut. “Nan gwaenchana, Siwon hyung terlalu berlebihan saja hingga meminta dokter memberiku infus seperti ini.”

“Apa?” Kyuhyun menatap Yesung dan Siwon bergantian. “Apa maksudmu hyung? Yesung hyung sakit apa? kenapa kau meminta dokter memasangkan infus padanya?” tanyanya pada Siwon dengan wajah menantang.

Sedang Siwon sendiri terkekeh sembari menggelengkan kepalanya. “Kau calon dokter bukan? Harusnya kau tahu penyakit apa yang diderita Yesung.” Siwon bangkit dari duduknya, disusul dengan Kyuhyun yang juga ikut menyetarakan tingginya dengan Siwon.

“Apa maksudmu hyung? Selama aku mengenal Yesung, yang aku tahu dia tidak mengidap penyakit apapun, dia baik-baik saja dan dia sehat!! Aku yakin itu!!” melihat perdebatan semakin memanas, sekuat tenaga Yesung bangkit dari tidurnya untuk mengubah posisinya menjadi duduk.

“Oh… berarti kau memang harus disekolahkan lagi Kyuhyun-ah.”

“Kau-“

“Cukup!! Cukup…. aku bilang cukup!!”

“Yesungie istirahatlah dulu!!” Siwon lebih dulu menghampiri Yesung lalu memberikan sebuah bantal untuk menjadi sanggahan punggung Yesung dikepala ranjang.

“Kau sakit apa hyung? Katakan padaku? Apa yang kau sembunyikan dariku?” tanya Kyuhyun bertubi-tubi.

“Kyu… aku tidak sakit, aku baik-baik saja.” Tuturnya dengan mencoba meraih tangan Kyuhyun, tapi terus saja ditepis oleh namja itu. ‘Aku memang tidak mempunyai penyakit kronis, karena sakitku hanya dihati, sakitku karenamu, sakitku karena aku terlalu mencintaimu, itulah yang Siwon coba sampaikan kepadamu.’ Batinnya.

“Kau bohong!!” Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya, langkahnya mulai mundur secara perlahan. “Ternyata kalian sama saja, kalian semua sama-sama menyembunyikan sesuatu dariku!! Ok jika itu mau kalian!! LAKUKAN SEMAUMU HYUNG!!” Setelah puas mengatakan semua itu, ia berlari keluar dari kamar Yesung dengan membanting pintu sekeras mungkin.

Siwon dan Yesung memejamkan mata mereka mendengar suara debuman itu. “Aku harus pergi Yesungie, aku harus mengejar dia!!” tandasnya lalu berjalan keluar dari pintu itu.

Yesung tidak sempat mengucapkan apapun, ia mematung seraya menatap nanar pintu yang sudah tertutup itu, semuanya semakin rumit dan ia tidak tahu harus melakukan apa.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Kyu!! Kyuhyun-ah berhenti!!” Siwon sedikit berlari lalu ketika ia berhasil menyusul Kyuhyun, ia menarik tangan dongsaengnya tersebut agar tidak masuk kedalam mobilnya.

“Apa lagi!!” Kyuhyun menghentakkan tangannya kasar, menatap tajam obsidian Siwon yang berada tepat didepannya.

“Kau itu kenapa hah? Kenapa kau marah?”

“Kenapa aku marah?” tanya Kyuhyun dengan senyum kecutnya. ia melipat kedua tangannya sambil menyandarkan tubuhnya pada mobil dibelakangnya.

“Apa kau cemburu aku dekat dengan Yesung?”

“Mwo? Untuk apa aku cemburu, aku mempunyai Sungmin, dia namjachinguku, calon tunanganku, jadi aku tidak akan cemburu meskipun kau ataupun Yesung bersama orang lain.”

Siwon mulai kesal, tangannya terkepal ingin sekali menghajar namja yang ada didepannya saat ini, kalau bukan karena ia menyayangi dongsaengnya tersebut, Siwon pasti sudah membunuh Kyuhyun saat ini.

“Yang kau pikirkan hanya Sungmin, Sungmin dan Sungmin, apa tidak pernah terlintas dipikiranmu bagaimana Yesung? apa penyakit yang dideritanya?”

“AKU TIDAK PEDULI HYUNG, AKU SEPERTI INI KARENA KALIAN!!”

_PLAK_

Siwon tidak bisa lagi menahan pergerakan tangannya, ia menampar keras pipi Kyuhyun hingga sudut bibir Kyuhyun memerah. “Kau benar-benar kekanakan Kyu, aku beri tahu padamu, Yesung tidak mengidap penyakit kronis, hanya saja penyakit yang dideritanya saat ini hanya satu orang yang bisa menyembuhkannya, dan orang itu bukan aku, coba kau tanyakan pada hati kecilmu.”

Puas akhirnya mengatakan apa yang ingin ia katakan, Siwon lantas berjalan kearah mobilnya yang memang terletak disamping mobil Kyuhyun. Mulai memacu mobilnya untuk keluar dari rumah tersebut.

Kyuhyun masih mematung, ia memikirkan kata-kata Siwon…

“Kau benar-benar kekanakan Kyu, aku beri tahu padamu, Yesung tidak mengidap penyakit kronis, hanya saja penyakit yang dideritanya saat ini hanya satu orang yang bisa menyembuhkannya, dan orang itu bukan aku, coba kau tanyakan pada hati kecilmu.”

Lagi. Kyuhyun mencoba mencerna kata-kata Siwon dan kali ini ia mengarahkan kakinya untuk berjalan masuk kembali ke arah rumah Yesung.

sakit? hanya bisa disembuhkan oleh satu orang? Kyuhyun terus berpikir, selama ia belajar dibidang kedokteran, ia tidak pernah sekalipun tahu soal jenis penyakit seperti itu.

Cklek_

Kyuhyun masuk dan menemukan Yesung terpejam diranjangnya, ia lebih dekat melangkah lalu duduk disisi ranjang, menatap setiap lekuk wajah manis didepannya saat ini. terlihat pucat dan…. tatapan mata Yesung tadi seperti seseorang yang kehilangan semangat untuk hidup.

Ia mengulurkan tangannya, mengusap lembut surai Yesung lalu mengecup kening namja manis itu.

“Hng….” Yesung melenguh dengan sedikit demi sedikit membuka matanya, menatap sosok Kyuhyun yang kini tersenyum kearahnya.

“Kenapa bangun hyung?”

Salahkah jika kali ini Yesung hanya bisa terdiam? Ia terkejut karena Kyuhyun lagi-lagi mengecup keningnya, walau hanya kening, namun itu sudah sangat berarti baginya. “-Sungie hyung? Kau melamun?”

“A…aniya, aku kira kau pulang.”

Namja berwajah putih pucat itu menggeleng pelan. “Rumahmu sangat sepi dan kau sedang sakit, sepertinya aku harus disini untuk merawatmu.” Terangnya.

Yesung bahagia, sontak ia tidak bisa mengucapkan sesuatu kecuali tersenyum tipis, walau dihatinya memaksa untuk tidak berharap lebih. Kyuhyun menemaninya karena ia sakit, bukan karena alasan lain dan ia paham akan hal itu.

“Aku tidak apa-apa Kyu, kau pulanglah.”

Kyuhyun menggeleng kuat lalu berpura-pura cemberut. “Jangan keras kepala Sungie hyung, sekarang kau diam disini dan aku akan membuatkanmu sup.” Ia bangkit dengan sebelumnya mengusap lagi surai Yesung.

“Tapi Kyu-“

“Tidak ada kata tapi, aku dokter disini, arraseo!!” keras kepala? Jika Yesung berpikir Kyuhyun juga keras kepala tidak salah kan? Sama seperti yang diucapkan Siwon tadi, ia dan Kyuhyun sama-sama keras kepala.

Yesung tersenyum dan membiarkan Kyuhyun keluar dari kamarnya, ia menghela nafas berat sembari menatap langit-langit kamarnya. Jika memang hari ini Tuhan memberinya kebahagiaan, walau hanya sehari, ia benar-benar bersyukur dan berharap hari ini tidak akan pernah berlalu.

.

Yesung fokus menatap sosok Kyuhyun yang kini berada didepannya, memutar-mutar sendok dimangkuk berisi sup jagung buatannya, entah bagaimana rasanya karena kini wajah Yesung berubah menjadi ketakutan, ia sepertinya tidak yakin akan memakan sup buatan Kyuhyun tersebut.

“Sekarang buka mulutmu hyung.. aaa….” titah Kyuhyun seraya menyodorkan sesendok sup jagung kepada Yesung, sedang Yesung sendiri sedikit memundurkan tubuhnya masih dengan mengantupkan bibirnya rapat.

Ia menggeleng kuat sambil menutup mulutnya dengan tangan ketika Kyuhyun semakin mendekatkan sendok itu kepadanya. “Ya!! Hyung buka mulutmu, aku sudah susah payah membuatkannya.”

Yesung kembali menggeleng hingga ia melihat Kyuhyun menghela nafas panjang. “Baiklah jika kau tidak mau makan.” Tutur Kyuhyun sedih. “-aku tahu sup buatanku ini sangat tidak enak.” ia meletakkan mangkuk keatas meja disampingnya dan Yesung tahu ia sudah mengecewakan Kyuhyun.

Secepat mungkin ia meraih mangkuk itu lalu mendekapnya. “Mi..mian Kyunnie… apa kau marah padaku?”

Berganti Kyuhyun yang menggeleng, masih dengan memasang wajah sedih…ah atau bisa dibilang super sedih. Ia menunduk tanpa mau menatap kearah Yesung. “Kyunnie…mianhae….” rengek Yesung dengan menarik-narik tangan Kyuhyun. Ia menggunakan tangan kirinya untuk membawa mangkuk itu. “-kyu….”

“Jangan dimakan hyung, kau pasti tidak menyukainya, itu tidak enak, aku tidak sepintar Siwon hyung atau dirimu dalam hal memasak.” Kali ini ia tersenyum dengan tangannya yang terulur untuk meraih mangkuk tersebut.

“A…aniya!!” tolak Yesung. “Aku akan memakannya, kau sudah berusaha membuatkannya untukku.” Terangnya. Ia mulai fokus kepada sup itu yang memang terlihat….errr….aneh….

Sedangkan tanpa diduga Yesung yang kini menatap sup jagungnya, Kyuhyun tengah berseringai. ia berpura-pura eh? Yesung sama sekali tidak menyadarinya, ia menganggap Kyuhyun bersedih karena Yesung menolak makanan darinya.

“Hmm…” Yesung memasukkan sesendok sup kedalam mulutnya dengan wajah yang kelewat takut. Ia memejamkan matanya kuat-kuat ketika menguyah sup jagung itu. Kyuhyun benar-benar tidak berbakat dalam hal memasak.

“Bwahahahahahahahaha….” suara tawa Kyuhyun meledak dan sontak membuat Yesung terjingkat, namja manis itu membuka matanya, mengedipkannya berulang kali ketika menatap Kyuhyun. “Bwahahahahaha… rasanya tidak enak hum? Kenapa ekspresimu seperti itu hyung.. bwahahahaha…”

Yesung masih mengeluarkan ekspresi bingungnya, cukup lama.. hingga akhirnya ia memukul kepala Kyuhyun cukup keras.

PLETAK_

“Aw… appoo~~” ringis Kyuhyun seraya mengusap-usap kepalanya. “Hyungie kenapa memukulku? Ini sakit sekali~~~”

“Dasar bodoh!! Jadi kau hanya berpura-pura sedih huh? Kau mempermainkanku?”

“Aniya.. aku tidak mempermainkanmu hyung, aku hanya….”

“Hanya apa huh?” Yesung mengomel panjang lebar dan hanya dibalas cengiran dari Kyuhyun. Hingga tiba-tiba semua ucapan Yesung terhenti ketika wajah Kyuhyun bergerak mendekati wajahnya.

Wajah manis itu memerah merasakan deru nafas Kyuhyun yang menerpa wajahnya, sangat hangat namun ia merasa begitu malu. Sangat jelas ia melihat wajah tampan Kyuhyun saat ini.

Yesung merasakan denyut jantungnya sangat cepat, tangannya terasa berkeringat, apa yang akan Kyuhyun lakukan padanya? Kenapa wajah Kyuhyun semakin lama semakin mendekat?

Apa namja tampan itu berniat mencium Yesung? pikiran Yesung berkecamuk, tanpa sadar ia menutup matanya, membiarkan hembusan nafas Kyuhyun menghangatkan wajahnya.

“Dasar bodoh, ada sisa makanan dibibirmu hyungie.”

Jleb_

Seketika mata Yesung terbuka sempurna, Kyuhyun tidak menciumnya, namja tampan itu hanya membersihkan sisa makanan dibibir Yesung dengan jemarinya. Yesung semakin malu, ia menunduk, bisa-bisanya ia berpikir bahwa Kyuhyun akan menciumnya huh?

“Kenapa hyung? Wajahmu merah sekali.” Tanya Kyuhyun melihat perubahan sikap dari Yesung.

“Hng…aku…itu…aku…” Yesung gelagapan, apa yang harus ia katakan? Sungguh ia merutuki apa yang sudah ia lakukan tadi.

Lagi-lagi tanpa Yesung tahu, Kyuhyun berseringai dengan lebih menatap Yesung yang masih menunduk. “Ah… kau mengira aku akan menciummu hum? Mianhae hyung, aku tidak mungkin menciummu karena aku sudah mempunyai Sungmin.”

Glup_

Entah Kyuhyun itu bodoh atau ia terlalu polos, ucapannya sontak membuat Yesung menatap takut wajah Kyuhyun saat ini. Dan ia hanya terdiam melihat Kyuhyun tertawa keras.

Kyuhyun menertawainya? Salahkah Yesung jika ia sedikit berharap? Ia mencintai Kyuhyun, begitu mencintai namja tampan itu, tapi kenapa Kyuhyun seolah-olah tidak peduli dan tidak mau tahu tentang perasaannya.

Yesung tersenyum miris dan membiarkan Kyuhyun masih menertawainya, mungkin jika ia menjadi Kyuhyun, ia juga akan tertawa sekeras itu. tidak apa-apa, setidaknya Yesung bisa melihat tawa Kyuhyun saat ini walau tawa itu begitu menyakitkan untuknya.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Aku ini bodoh, aku tahu.. aku orang terbodoh yang memilih untuk terus disakiti. Tidak peduli kata-kata orang yang mengatakan aku ini buta atau apapun itu, tapi ini perasaanku, hatiku, dan cintaku. Sekuat apapun ia mencoba menyakitiku, aku tidak peduli, karena sampai saat ini, detik ini, rasa cintaku selalu bertambah untuknya.

“BERHENTI YESUNGIE!! AKU MOHON BERHENTI!!!”

Yesung sedikit menjauhkan ponselnya dari telinganya ketika mendengar suara jeritan dari sebrang telpon. Ia tersenyum sembari menundukkan kepalanya, menendang-nendang kerikil yang menghalangi pandangannya.

“Aku… tidak mau hyung, aku tidak bisa.”

“KAU BODOH YESUNGIE!! SAMA SAJA KAU SEDANG BUNUH DIRI!! BERHENTI MENCINTAINYA ATAU KAU-“

“Aku tidak bisa hyung!! Aku sama sekali tidak bisa!!” sahut Yesung memotong ucapan namja disebrang telpon. “Ini keputusanku, aku mohon jangan memintaku untuk berhenti.”

Suara helaan nafas terdengar dari sebrang, Yesung tahu namja yang tengah menelponnya kali ini mencoba mengendalikan emosinya. “-Wonnie hyung, kau masih disana?” tanya Yesung ketika tidak mendengar apapun dari sebrang telpon.

“Aku tidak tahu terbuat dari apa hati dan perasaanmu itu, kalau aku jadi kau, mungkin aku akan bunuh diri saat itu juga.”

Yesung terkekeh mendengar ucapan namja tersebut. “Sayangnya aku bukan namja yang mudah menyerah Wonnie hyung, tenang saja, aku kuat!! Namja yang kuat, bukankah ada kau yang akan selalu menemaniku hum?” Yesung mengerucutkan bibirnya walau ia tahu Siwon tidak akan melihat wajah imutnya saat ini.

“Ne, kau benar.. aku berjanji akan selalu menemanimu setiap-“

“Setiap aku membutuhkanmu hyung.” Selanya lagi. Siwon terkekeh keras disambut dengan kekehan Yesung juga. “Baiklah hyung, aku harus kembali kekelas, nanti aku hubungi lagi.”

“Ah ne, tetap kabari aku kalau setan itu membuat gara-gara denganmu.”

“Arraseo hyungie chagi, aku matikan ne? Annyeong~”

“Ne, annyeong Yesungie. Tetap tersenyum dan jadilah namja yang kuat!!”

Yesung tersenyum sebelum akhirnya menutup telponnya. Ia menghembuskan nafasnya panjang sembari menatap langit siang ini, tidak secerah biasanya karena salju yang turun hampir menutupi seluruh tempat disekitarnya.

‘Ne, aku akan menjadi namja yang kuat, tidak peduli seluka apa perasaanku nanti.’

Yesung berbalik dan melangkahkan kakinya menyusuri lorong kampusnya ketika lagi-lagi langkahnya terhenti melihat Kyuhyun tengah berlari menghampirinya. “Kyu?”

“Hyung…hosh…hosh…” Kyuhyun menetralkan pernafasannya sejenak, ia berhenti tepat didepan Yesung yang menatap heran kearahnya. Apa yang Kyuhyun lakukan hingga ia harus berlari seperti itu?

“Kau kenapa?”

“Hyung gawat!!” wajah Kyuhyun kali ini berubah menjadi sangat bingung, berulang kali ia berkata bahwa saat ini keadaan sedang gawat, membuat Yesung semakin heran dan mengernyitkan dahinya.

“Hey, katakan dengan jelas, apa yang terjadi?”

“Hyung kau harus membantuku!!”

“Okay, katakan pelan-pelan apa yang harus aku lakukan?”

“Sungmin marah padaku hyung, dan aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan agar dia tidak marah lagi.”

Yesung terdiam, Sungmin? Lagi-lagi Sungmin? Telinganya kembali menangkap nama Sungmin? Yesung masih tidak bereaksi ketika Kyuhyun menceritakan apa yang membuat Sungmin marah kepada Kyuhyun.

Hanya saja, perasaannya yang bereaksi, tanpa Kyuhyun sadari tangan kanan Yesung tengah mencengkram ujung coat yang dipakai namja manis itu.

Mata Yesung memanas melihat sesuatu yang tampak dileher Kyuhyun yang sedikit terbuka, tidak terlalu jelas memang, namun ia yakin sesuatu itu sangat….. menyakitkan.

Tanpa sadar, ketika Kyuhyun masih serius menceritakan kronologi pertengkarannya dengan Sungmin, tangan kiri Yesung terulur dan menyentuh sesuatu dileher Kyuhyun.

“Hng?” Kyuhyun terkejut, ia lantas menepis tangan Yesung dan merapatkan coatnya hingga lehernya kembali tertutupi, bodohnya dirinya yang tidak memakai scraf hingga sesuatu itu terlihat oleh sahabatnya sendiri. “Hyung… ini….”

“K…kau…me…lakukannya?” tanya Yesung lirih menutupi suaranya yang mulai bergetar, oh Tuhan…. Yesung saat ini benar-benar merasakan jantungnya diremas kuat, ia mencoba melebarkan matanya agar sesuatu yang coba ia tahan itu tidak turun.

“Ti..tidak hyung, aku tidak melakukan apa yang kau pikirkan, kami….. kami hanya…..” Kyuhyun menundukkan kepalanya, tidak berani menatap wajah Yesung saat ini, dan saat itulah setetes liquid meluncur tanpa diketahui Kyuhyun.

Ini sangat menyakitkan, memang kemarin ia baru saja melihat Kyuhyun dan Sungmin berciuman hingga melakukan hal yang tidak Yesung mengerti dimobil, tapi ia tidak percaya jika saat ini mata kepalanya sendiri menangkap bekas itu dileher Kyuhyun, bekas kissmark yang tidak terlalu jelas.

Yesung mengepalkan tangannya sedari memundurkan sedikit langkahnya. “Mi…mianhae, aku pergi dulu Kyu!!” tanpa pikir panjang, Yesung memutar tubuhnya dan berlari meninggalkan Kyuhyun yang menatapnya heran.

Ia terus berlari dengan penglihatan yang memburam karena tertutupi oleh airmata yang turun dengan derasnya. ‘Tidak… kenapa kau melakukannya Kyu, aku tidak apa-apa jika kau berpacaran dengannya, tapi aku belum siap melihat semua itu, aku belum siap jika….arrgghhhhh….’

Batinnya menjerit, ia sama sekali belum siap jika Kyuhyun harus melakukan semua itu dengan kekasihnya, ia tahu ia bukanlah siapa-siapa, ia tidak berhak meminta apapun dari Kyuhyun.

Disini ia adalah sahabat, hanya sahabat. Jika orangtua Kyuhyun saja memperbolehkan, kenapa ia yang hanya seorang sahabat malah menentangnya?

Yesung merasa ia begitu egois. Disela-sela larinya yang semakin kencang, ia mengacak kasar rambutnya hingga tanpa diduga ia menabrak seseorang yang ada didepannya.

Bruak_

Yesung terpelanting cukup jauh kebelakang. Tapi anehnya ia tidak mengeluh kesakitan, ia malah menunduk dan mencengkram kuat dadanya. Rasanya begitu sesak dan nafasnya terlihat memburu.

“Yesung hyung!!” pemuda yang menabrak atau lebih tepatnya bertabrakan dengan Yesung tadi berlari menghampiri namja manis yang masih meringkuk dilantai tersebut. “Hyung kau kenapa? Apa ada yang sakit?” tanyanya bertubi-tubi.

Yesung yang bisa mengenali suara siapa yang tengah berbicara dengannya itu mulai mengendalikan emosinya. Sejenak ia memejamkan matanya, masih membiarkan pemuda tersebut terus melontarkan berbagai pertanyaan.

“Yesung hyung…kau….” pemuda yang tengah meraih kedua bahu Yesung itu terdiam tak kala melihat Yesung menatapnya dengan senyuman. Senyuman yang sangat menyakitkan untuknya.

“Hae-ah…” lirih Yesung sembari mencoba untuk berdiri, diikuti dengan pemuda yang ternyata adalah Donghae itu.

“Hyung… kau….” mata Donghae menangkap kesakitan diwajah itu, masih ada bekas airmata dikedua pipi Yesung, ia tidak membalas senyuman Yesung, ia malah menatap namja itu dengan pandangan yang sulit diartikan.

“Mianhae, aku tadi tidak melihatmu, mian… apa kau terluka Hae?” tanya Yesung dengan sedikit memiringkan kepalanya, menunjukkan wajah imutnya yang ia yakini tidak akan berguna saat ini.

“Apa dia melukaimu…. lagi?” pegangan Donghae pada kedua bahu Yesung mulai menguat, Yesung sendiri meringis merasakannya, ia melihat kekanan dan kekiri, terlihat jelas urat tangan Donghae yang serasa ingin keluar.

“Ne? Nuguya?” ujarnya berpura-pura tidak mengerti. Ia mengerucutkan bibirnya seraya menepuk kedua pipi Donghae dengan tangan mungilnya. “Hey sadarlah Hae-ah, kau itu kenapa?” ia masih menepuk-nepuk pipi Donghae hingga tak lama setelahnya wajah Donghae yang tadi sempat emosi mulai mencair.

Melihat senyuman dan merasakan tangan Yesung diwajahnya membuat emosi Donghae seketika mencair, sehebat itukah Yesung? bahkan luka yang tadi Yesung rasakan dan dilihat oleh Donghae mulai memudar. Kalau saja bisa, Donghae ingin bertepuk tangan, tertawa keras dan mengatakan ‘kau hebat hyung!!’

Namun sayangnya ia tidak bisa, meskipun saat ini Yesung sudah benar-benar berhasil menutupi lukanya, tapi Donghae tidak sebodoh itu, ia yakin bahwa Yesung berusaha membuatnya tenang.

Donghae memutuskan untuk membawa tubuh itu kedalam pelukannya, menenggelamkan wajah Yesung didadanya. Ia tidak berucap satu katapun, membiarkan denyut jantungnya dirasakan oleh Yesung.

‘Andai saja dirinya juga bersikap seperti ini…’ batinnya. Yesung menutup matanya, mencoba mencari kehangatan dan ketenangan dipelukan tersebut. Namun semenit kemudian ia kembali membuka matanya, ia tidak mendapatkannya, pelukan yang diberikan Kyuhyun tidak ia rasakan pada Donghae. ‘Mianhae….’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“YA!! Aku memesankanmu makanan untuk dimakan, bukan untuk dilihat seperti itu Sungie-ah!!” celetuk Siwon yang melihat Yesung hanya menatap datar makanan didepannya. Sedang ia sendiri yang tadi dengan enaknya memakan makanannya kini menghembuskan nafasnya berat. Meletakkan sendok dan garpu yang ia pegang ke atas piring.

Yesung masih diam, tatapan sayunya tetap fokus pada satu titik. “-apa kau tidak menyukai bulgogi yang aku pesankan?”

“Hyung.. aku mau pulang..” lirihnya. Ia mengalihkan pandangannya untuk menatap obsidian Siwon.

“Kau mau pulang? Kau bahkan tidak menyentuh satu sentipun makanan itu.”

Yesung menggeleng tanpa senyum yang biasa ia tunjukkan, malam ini ia benar-benar merasa tidak nyaman melakukan apapun. Bahkan sewaktu Siwon menjemputnya dikampus tadi, ia tidak secerewet biasanya.

“Makanlah sedikit saja, kau bisa sakit lagi Sungie.”

Yesung kembali menggeleng. “Aku tidak lapar.”

“Sungie-“ belum sempat Siwon menyelesaikan kalimatnya, ia melihat Yesung bangkit dari kursinya dan berjalan keluar dari restaurant tersebut.

Dengan sebelumnya meletakkan beberapa lembar uang untuk membayar makanannya, Siwon berlari menyusul Yesung yang sudah lebih dulu keluar. “-Sungie tunggu!!” Siwon meraih tangan Yesung dan memutar tubuh itu. benar-benar seperti mayat hidup, apa ia tidak bisa membuat Yesung tersenyum seperti biasanya?

“Aku mau pulang….hyung…” tuturnya pelan sembari menunduk, menghindari kontak mata dengan Siwon. sepersekian detik keheningan menerpa mereka hingga akhirnya Siwon menggeleng pelan.

“Baiklah, aku akan mengantarmu pulang.” Siwon membukakan pintu mobil untuk Yesung lalu iapun masuk kedalam mobilnya.

Dalam perjalanan pulang, keduanya memilih untuk diam dalam keheningan, hanya sesekali Siwon mencuri pandang sosok Yesung yang duduk disebelahnya dengan pandangan kosong kearah luar jendela.

Perjalanan yang membosankan, Siwon sebenarnya berani mengatakan apa yang dirasakan Yesung saat ini, tapi sikap namja manis itu membuat Siwon mengurungkan niatnya, mungkin Yesung ingin menyendiri untuk sementara waktu.

Klek_

“Gomawo hyung.” Tutur Yesung sembari membuka pintu mobilnya. “Mianhae aku tidak memintamu untuk masuk kedalam rumahku dulu, tidak apa-apa kan?”

Siwon tidak menatap kearah Yesung, ia fokus kedepan lalu mengangguk. Yesung tersenyum sejenak berharap Siwon akan menatapnya, tapi sampai ia keluar dari mobil lalu berjalan kesisi sebelah kiri tempat Siwon duduk didepan kemudi, namja berdimple smile itu sama sekali tidak menatapnya.

Yesung mulai merasa bersalah, sepertinya Siwon marah karena sikapnya, baru saja ia membuka bibirnya akan mengeluarkan satu kalimat, mobil yang dikemudikan Siwon sudah melaju kencang meninggalkan Yesung yang terpaku didepan gerbang rumahnya.

“Mianhae hyung…” lirihnya sampai akhirnya mobil Siwon hilang dari pandangannya. Yesung mulai berjalan masuk kedalam rumahnya, beberapa minggu ini ia akan tinggal dirumah itu sendirian, mengingat keluarganya kini tengah berada Cheonan, begitupula maid yang bekerja dirumahnya.

Sesampainya dikamar, ia melemparkan tasnya ke ranjang dan iapun merebahkan tubuhnya diranjang besarnya. Pikirannya menerawang jauh, tatapannya hanya ia tujukan pada langit-langit kamarnya.

Sejenak terbayang diingatannya ketika tadi siang ia melihat kissmark dileher Kyuhyun, lalu bertabrakan hingga Donghae memeluknya, dan yang terakhir, wajah tampan Siwon yang ia rasakan tengah marah kepadanya. Hari ini ia begitu merasakan menjadi orang yang benar-benar payah.

Ia terkekeh lalu menutup matanya dengan lengan kanannya, membiarkan tangan kirinya meremas ujung selimut diranjangnya.

Cklek_

“Sungie hyung…” hingga tiba-tiba ia terkejut mendengar suara itu, suara yang sangat ia kenal, ia setengah bangkit dari tidurnya dan melihat seorang namja berjalan santai masuk kekamarnya.

“Kyuhyun-ah!! Bagaimana kau bisa masuk?!” tanyanya heran, ia bangkit dan menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang, sedangkan Kyuhyun berseringai lalu menarik kursi putar yang ada didepan meja komputer Yesung.

“YA!! Jawab pertanyaanku, bagaimana kau bisa masuk? Seingatku, aku sudah mengunci gerbang dan pintu rumahku.” Omelnya.

Kyuhyun masih berseringai lalu menunjukkan beberapa kunci didepan Yesung. “Kim Ahjumma menyerahkan kunci gerbang dan rumah ini kepadaku, agar aku bisa sewaktu-waktu datang kerumah ini.” Jawabnya telak membuat tanda tanya besar diotak Yesung.

“Mwo? Eomma?” Kyuhyun mengangguk. Untuk apa eomma Yesung menyerahkan kunci rumah tersebut kepada orang lain, ya.. walaupun Kyuhyun adalah sahabat sekaligus teman kecil Yesung, tapi Yesung masih heran, sebegitu percayakah orangtuanya kepada sosok tampan dihadapannya saat ini.

“Kau baru pulang? Darimana saja?” tanya Kyuhyun seraya memicingkan wajahnya.

Sedangkan Yesung terkejut, apa ia harus jujur dan mengatakan yang sebenarnya? “-aku tadi melihat mobil Siwon hyung didepan kampus, apa dia menjemputmu?”

“A..apa?” Yesung terkejut, apa selama ini Kyuhyun selalu memantaunya?

“Semenjak Siwon hyung datang, kau jadi dekat sekali dengannya…” tutur Kyuhyun lalu menarik nafas panjang. “Tapi… entah kenapa aku tidak menyukai kedekatanmu dengannya hyung..” Kyuhyun mengarahkan pandangannya kearah jendela yang tidak tertutupi tirai, memperlihatkan malam yang hingga saat ini terus didampingi oleh turunnya salju.

Sedang Yesung sendiri tercengang mendengarnya. Bolehkah Yesung berpikir bahwa Kyuhyun cemburu? Bukankah Siwon adalah hyungnya sendiri? Dan memang sejak kecil Siwon juga yang menjaga dirinya dan juga Yesung, lalu kenapa ia mengatakan bahwa ia tidak menyukai kedekatan Siwon dengan Yesung?

Kyuhyun terkekeh lalu menatap kearah Yesung. “Aku bodoh kan hyung?” tanya Kyuhyun kemudian berjalan kearah jendela. “Sudahlah, lupakan apa yang aku ucapkan tadi, anggap saja aku tidak pernah mengatakan apapun.”

Yesung cukup bahagia, bolehkah ia sedikit berharap lagi? Jika Kyuhyun tidak menyukai kedekatannya dengan Siwon, apa bisa diartikan bahwa Kyuhyun sedikit menyimpan perasaan kepada namja manis itu?

Bibir tipis itu mengembangkan senyumnya lalu berjalan mendekati Kyuhyun, memposisikan tubuhnya dengan Kyuhyun dan tanpa sadar ia tersentak mendapati kepala Kyuhyun yang bersandar dibahu kanannya. “Hyung….”

Jantung Yesung terasa berdetak semakin cepat, sudah lama sekali Kyuhyun tidak mengeluarkan suara manja seperti ini, apalagi saat ini bukan hanya kepala Kyuhyun yang bersandar dibahu Yesung, kedua tangan Kyuhyun melingkar dipinggang ramping Yesung, memeluknya dari samping.

Kyuhyun sedikit menundukkan tubuhnya karena memang dirinya lebih tinggi dibanding Yesung. “Sungie hyung…” panggilnya lagi.

“Hng…. n..ne?” ia gugup, sangat gugup. Ia tidak percaya jika Kyuhyun akan melakukan semua ini padanya, ingin sekali dirinya meminta kepada Tuhan untuk menghentikan waktu, ia ingin terus seperti ini, tidak peduli dengan kesakitan yang sebelumnya sudah ia rasakan.

“Aku….”

“Wae Kyu?” Yesung penasaran Kyuhyun tidak kunjung mengatakan apa yang ingin ia katakan. Yesung sedikit melirik kearah Kyuhyun yang masih menyamankan kepalanya dibahu Yesung. “Katakan ada apa?”

“Aku…..”

“Kyu-ah….”

“Aku….lapar hyung….” tutur Kyuhyun pada akhirnya, ia melepaskan pelukannya dan memandang Yesung dengan mencoba meluncurkan puppy eyes. Sedangkan Yesung yang terkejut hanya memasang wajah datarnya. “Hyuuuung~~~” rajuknya semakin keras.

“………..” Yesung berdecak kesal, ia menghentak-hentakkan kakinya sembari melipat kedua tangannya didepan dada.

“Buatkan aku ramen ne? Aku ingin makan ramen buatanmu, jebaaalll~~” wajah Kyuhyun semakin dibuat memelas, ia yakin bahwa Yesung tidak akan mampu menolak keinginannya.

Dan benar saja, tak lama setelah itu Yesung berceloteh panjang lebar seraya berjalan keluar dari kamar. Kyuhyun yang puas langsung berlari mengejar Yesung yang sudah berjalan keluar kamar.

.

“Kyu.. sepertinya kita harus ke supermarket untuk membeli bahan-bahannya.” Tutur Yesung dari balik lemari tempat bahan-bahan makanan. Kyuhyun yang berada dibelakangnya ikut melihat isi lemari tersebut yang ternyata tidak selengkap biasanya. “Kyu….”

“Hng… kajja kita berangkat!!” Kyuhyun menarik tangan Yesung untuk segera keluar dari rumahnya, ia sudah sangat kelaparan karena hari ini ia tidak makan siang mengingat hubungannya dengan Sungmin sedang tidak baik.

Yesung terpaku melihat Kyuhyun menaiki sebuah motor yang selama ini belum pernah Yesung lihat. “Ya!! Sampai kapan kau berada disana hyung? Cepat naik!!” Kyuhyun menepuk-nepuk jok belakang motornya.

“I…ini motor siapa Kyu? Aku tidak pernah melihatnya.” Tanya Yesung seraya berjalan mendekati Kyuhyun.

“Oh… Ducati ini diberikan Sungmin padaku kemarin hyung, katanya agar aku dan dia bisa berjalan-jalan tanpa terkena macet.” Tuturnya.

Yesung mulai memudarkan senyumnya, ia yang tadi berniat menaiki motor itu tiba-tiba menciutnya nyalinya. Motor yang akan ia tumpangi adalah hadiah Sungmin untuk Kyuhyun, apa ia bisa menaiki motor yang nantinya akan semakin membuatnya cemburu?

“Hyungie-ah, ayo cepat naik!! Perutku sudah lapar!!”

“Ungh… Kyu, kita jalan saja bagaimana? Lagipula supermarketnya tidak jauh darisini.”

“Aniya… aniya… aku sudah sangat kelaparan hyung, aku bisa mati jika terus seperti ini, ppalliiiii hyung!!!” Kyuhyun menarik tangan Yesung agar secepatnya menaiki motornya. Dan mau tidak mau Yesungpun mengikutinya.

Dengan berat hati, ia menaiki motor tersebut, tangan Kyuhyun menarik kedua tangan Yesung untuk melingkar dipinggangnya. Sontak tubuh Yesung kini memeluk tubuh Kyuhyun dari belakang dengan sangat erat. Posisi duduknya yang lebih tinggi dari Kyuhyun membuat dirinya bisa meletakkan dagunya dibahu kiri Kyuhyun.

“Pegangan yang erat hyungie!!” Kyuhyun menyalakan motornya lalu setelah melirik kebelakang dan melihat Yesung memeluknya sangat erat dengan mata tertutup, ia mulai melajukan motornya dengan sangat kencang menuju supermarket tersebut.

Dalam perjalanan, Yesung merasakan gejolak dihatinya, perasaan bahagia dan perasaan takut, ia bahagia karena tidak menduga akan mengalami hal ini bersama Kyuhyun, tidak sekalipun ia berpikir akan bisa memeluk Kyuhyun cukup erat seperti ini, bahkan ia bisa merasakan aroma maskulin tubuh Kyuhyun yang terasa dileher jenjang namja berwajah putih pucat itu.

Tapi ia takut, sangat takut jika nantinya ia juga akan melihat bagaimana kemesraan Kyuhyun dan Sungmin ketika menaiki motor ini, ia tahu cepat atau lambat kejadian itu akan terjadi, dan Yesung harus bisa menerima segalanya, menerima rasa sakit yang sudah ‘biasa’ ia rasakan.

.

“Bagaimana? Apa rasanya enak?” selidik Yesung dengan mendekatkan wajahnya kearah Kyuhyun yang tengah mencicipi ramen buatannya.

Namja tampan itu mengernyitkan dahinya, memutar-mutar kepalanya pelan sembari merasakan ramen tersebut. “Rasanya……” ia menghentikan ucapannya dengan terus merubah-rubah mimik wajahnya.

“Kyu, cepat katakan bagaimana rasanya? Apa tidak enak? Tidak seperti biasanya?”

Kyuhyun mulai berseringai melihat wajah Yesung yang takut akan rasa masakannya, serasa tidak kuat lagi menahan tawanya, akhirnya tawa kerasnya memenuhi ruangan itu, ia tertawa sesekali terbatuk karena makanan yang masih ia kunyah.

Yesung tercengang, lagi-lagi namja itu mempermainkan dirinya? Wajah ketakutannya tadi berubah menjadi datar, sangat datar. Ia menyandarkan tubuhnya kearah kursi dengan melipat kedua tangannya didepan dada.

“Puas-puaslah kau terus mempermainkanku Kyu…”

“Bwahahahahahaha….” namja tampan itu masih tidak mengurangi suara tawanya, ia memegangi perutnya yang mulai terasa kram. “hahahaha… kau…hahahah.. lucu sekali hyungie…. bwahahahaha…”

Pletak_

Hingga akhirnya Yesung memukul kepala Kyuhyun dengan sendok makannya. “APPOOOOO~~~~” Kyuhyun berteriak merasakan kesakitan dikepalanya. “Hyungie-ah kenapa memukulku dengan sendok?”

“Kau mau aku pukul dengan apa? piring? Atau peralatan dapur hah?” Kyuhyun mengerucutkan bibirnya, mencoba bersikap imut dan Yesung hanya menggelengkan kepalanya. “Aku tidak akan mengasihanimu walau kau bersikap imut didepanku.”

“Kau jahat sekali hyung.. hiks…” kali ini Kyuhyun berpura-pura terisak. “Aku kan hanya menggodamu, masakanmu sangat enak seperti biasanya… hiks…” mendengar isakan Kyuhyun terus menerus membuat Yesung frustasi.

Namja manis itu mengacak rambutnya sedari berdiri dari kursinya, melenggang meninggalkan Kyuhyun yang mengganti isakannya dengan kekehan. Berhasil membuat Yesung kesal lagi hum?

“Hyungie-ah tunggu aku!!!” Kyuhyun berdiri dari kursinya dan berlari mengejar Yesung. “Malam ini aku tidur disini, kita tidur bersama hyungie~~~~”

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Aku bahagia, pagi ini aku melihat wajahnya yang tertidur pulas disampingku, tadi malam sebelum tidur ia lagi-lagi menggodaku dengan terus menggelitik perutku ketika aku tidur. Uh.. aku sangat kesal padanya, tapi disisi lain aku benar-benar sangat bahagia. Entah bagaimana caraku untuk menunjukkan rasa bahagiaku ini. Aku berharap Tuhan akan selalu memberikanku kebahagiaan seperti ini. Gomawo…. saranghae… Cho Kyuhyun….

“HYUNG!!! YESUNG HYUNG!!!” Seorang namja manis dengan tubuh mungilnya berlari tergesa-gesa ketika melihat Yesung berjalan santai dilorong kampusnya. Mendengar suara itu memanggilnya cukup keras, Yesungpun menghentikan langkahnya dan menatap kearah suara itu datang.

Yesung mengernyitkan dahinya, “Wookie? Ada apa? kenapa kau berlari seperti itu?” ia menyentuh kedua bahu Ryeowook yang kini naik turun karena mencoba mengambil oksigen.

“Kyuhyun… dia…hyung…”

“Hng? Kyuhyun? Kenapa? Ada apa dengannya Wookie?”

“Dia…. bernyanyi hyung… di…depan….”

“Apa?” Yesung terkejut, selama ia mengenal Kyuhyun, namja tampan itu tidak pernah mau bernyanyi didepannya, ia sangat tahu jika dirinya meminta Kyuhyun untuk bernyanyi, namja itu akan beralasan jika ‘Suaraku tidak sebagus dirimu hyung… aku tidak bisa bernyanyi…’ atau apapun itu.

Kyuhyun memang sering membantunya, tapi tidak urusan bernyanyi, Kyuhyun sama sekali tidak pernah bernyanyi didepan Yesung, dan kali ini ia mendapat kabar jika Kyuhyun bernyanyi? Tanpa pikir panjang, Yesung berlari kearah depan kampus, tempat yang diberitahukan Ryeowok padanya.

Hosh..hosh..hosh…

Sayangnya ketika ia sampai didepan, atau lebih tepatnya halaman depan kampus, bukannya mendengar suara nyanyian Kyuhyun, ia malah mendapatkan pandangannya yang menyakitkan lagi.

Kyuhyun… namja tampan itu lagi-lagi membuat hatinya remuk, didepannya tepat Yesung melihat Kyuhyun berciuman mesra dengan Sungmin, bahkan ciuman itu bukan ciuman ringan, ciuman menuntut yang sama sekali membuat orang-orang disekitarnya terpukau.

Ryeowook yang berdiri dibelakang Yesung membelalakkan matanya, ia tidak menyangka bahwa ia akan membuat Yesung sakit. Ia menatap sosok Yesung yang kini terpaku seraya terus menatap lurus pemandangan didepannya. “Yesung…hyung…”

Mata Yesung memanas, ia tidak bisa mengalihkan pandangannya kearah lain, karena sekali saja ia menatap kearah lain, sudah dipastikan airmatanya akan langsung jatuh terus menerus. “Hyung… mianhae, aku tidak bermaksud membuatmu sakit hyung, tadi Kyuhyun benar-benar bernyanyi, aku-“

“Tak apa Wookie, aku mengerti.” Sahut Yesung, ia menarik nafas panjang dan mengusap kasar wajahnya, menyembunyikan setetes liquid yang lolos dari kedua matanya. Yesung menatap kearah Ryeowook dan tersenyum, ia menepuk bahu namja mungil itu untuk memberitahukan bahwa dirinya ‘baik-baik saja’.

Ketika Yesung sudah mengalihkan pandangannya kearah lain, ia bermaksud memutar tubuhnya untuk meninggalkan tempat itu, tapi tiba-tiba ekor matanya menangkap sesuatu yang aneh dibelakang pohon jauh dari tempatnya berdiri.

Yesung memicingkan matanya agar lebih jelas menatap sosok itu, tapi seketika matanya membulat sempurna ketika melihat sesosok namja yang berada dibelakang pohon besar itu membawa sesuatu ditangannya. Yesung menatap sosok Kyuhyun dan Sungmin yang masih berciuman lalu dengan cepat menatap sosok namja itu lagi.

“Tidak!! KYUHYUN-AH!!!” Yesung menjerit lalu berlari sangat kencang kearah Kyuhyun dan Sungmin yang memang tidak jauh darinya. Tapi kejadian yang mengerikan datang tepat ketika Yesung berhasil sampai ditempat Kyuhyun. “AWAS!!!”

BUGH!!

DOR!!

DOR!!

“AKH!!!” suara tembakan sebanyak dua kali terdengar keseluruh penjuru kampus itu, tubuh Yesung yang tadinya sempat mendorong tubuh Kyuhyun dan Sungmin kini malah terhempas ketanah dengan banyak darah yang keluar dari dada sebelah kanannya.

“YESUNG HYUUUUNG!!!!” Teriakan Kyuhyun sangat kencang, ia menghampiri Yesung dengan cepat dan memeluk tubuh mungil itu. sedangkan Sungmin yang masih tidak tahu dengan apa yang terjadi masih membatu dalam langkahnya. “Yesung hyung.. bangun….hiks… aku mohon sadarlah hyung!! Yesung hyung buka matamu!!!!”

Kyuhyun menggoyang-goyangkan kasar tubuh yang sudah terpejam itu, ia melihat begitu banyak darah yang keluar, tangan kekarnya sempat menyentuh dada Yesung yang dipenuhi darah.

Airmata Kyuhyun turun dengan derasnya, kejadian ini terlalu cepat dan Kyuhyun belum melakukan apapun kecuali memeluk tubuh itu, membiarkan tubuhnya dipenuhi darah Yesung.

“YESUNG HYUUUUUUUUUUNG!!!!!”

.

Yesung tertembak ketika berusaha menyelamatkan Kyuhyun dan Sungmin dari seseorang yang tengah memantau pasangan tersebut. Ia merelakan tubuhnya demi orang yang ia cintai. Apakah Yesung akan selamat? Atau Kyuhyun malah harus kehilangan sosok tersebut?

.

.

To Be Continued

.

Ooookaaay >_<” saya tau ff ini semakin WEIRD sangat wkwkwkw…. gatau mesti gimana lagi TT_TT .. mianhae hana chagi,, kau suka? *tidaak* oke eon pergi *tarik yemom* /slap/

Yg penting yang udah baca wajib comment ^^

Gomawo #hugs

143 comments on “Covered Love – Chapter 3

  1. huweee,,,, kok kyu oppa di sini jahat yaa,gak sadar” lagi??*di jitak kyu oppa
    kenapa yesung oppa selalu menderita, eonny aku nda tega lihat yesung ke tembak, jadi inget yeye mau wamill huweeeee *ada yang jual tisyu???
    terus terus nanti yeye selamat kan?? ah harus pokoknya eonny, ni endingnya kyusung kan? iya kan?? *maksa
    ah mungkin habis kejadian ini kyu oppa jadi sadar akan perasaan yeye ,, *reader sok tau,,
    ah pokoknya chap. selanjutnya di update kilat ya eonny?? *di tabok eonny,,
    ganbate buat selalu berkarya ,, Hwaitiing eonny dhy.. ^^

  2. Kyaaa!!
    Apa ini???
    Ige mwoyaaa???!!
    Kenapa para author jahat banget nyiksa Yesungie T.T
    #pukulpukulmesra (?)

    Itu sumpah Kyuhyun sama sungmin keterlaluan banget
    make out dimana2 -_-
    bahkan dimobil itu hampir NC an kan? *jitak kyuhyun*

    ini kesian bgt si wookie, padahal niat dia baik,
    tapi selalu aja akhirnya malah nyakitin Yesung *pukpuk wookie*

    Ini yang aku tunggu-tunggu!😄
    Yesung terluka secara psikis Kyuhyun ngga sadar-sadar,
    jadi mungkin dengan tertembaknya Yesung bisa membuka mata Kyuhyun kkkk~

    Tapi orang yg nembak itu siapa sih?
    Nekat bgt di tempat rame -_-

    Okesip.
    Ditunggu lanjutnyya unn😀
    Mian aku langsung komen di part 3 ya Wkwkwk

  3. eonnieeee
    kyaaaawwww mian baru bisa bca ff eonnie lagi T^T
    /deep bow/

    si mom kayaknya lebih baik meninggal ajah deh eonn
    /slap/
    kasian di sakitin sama daddy terus
    /lemparin daddy/

  4. Aarrh dasar kyu pabo kenapa ga bsa ngerasain perasaan’a yeppa k dia sh padahal yg lain mengetahuinya
    Mungkn jika yesung ga ada baru nyadar kali ya,,
    Daebak bwt author d tunggu kelanjutan’a

  5. kyu g peka bgt sih sebel jadinya
    sedih. . .sedih huks T^T
    jd inget yesung bentar lg mau wamil
    di tunggu chap selanjutnya ,hwaiting!!

  6. oh tidaaaaakkk….yesung dyiiiiiing!!!

    sapa yg jd tersangkanya disini?? ada dua org sie,tp gk yakin jg.ya udh,aku relain yesung pergi deh,biar dia bahagia di surga aja,drpd didunia fana yg penuh pendritaan plus cinta tak terbalaskan *plaak/digaparclouds*

    😀

    ah yakin dah,setelah ini pasti prasaan kyuhyun brubah 100%,*lirikauthor*
    😉

  7. Kyu sbenernya suka gx sii sma yesung ??
    Bias ku tersiksa gra” sii magnae evil T.T
    Hiks hiks.. Yg sbar yeppa😥
    Yesungie sma wonppa aja, wonppa lebih baik dri kyuppa..

    Siapa yg nembak yesungie ??
    Knp gx berhenti” sii penyiksaan yesung ku😥

  8. okewwwwww gue cuma mau bilang KYUHYUN PABOOOOOOOOOOOOO !!!! ish sebel banget gue sama babe kyu unn ><
    demiapaa kalo yeye mati gue tendang juga si cho kyu u.u
    *jambak dhy unnie*
    kayaknya kyu ada masalah yaa ._. apa malah si sungmin '-')?
    aah molla yg penting lanjut unn '-')9 *lempar sepatu*
    hwaiting unn -3- chuchuchuuuu

  9. makiinn miriss😦
    yesung ktembak lagi -.-

    d’sini yewon cuma brothership yah ??

    Yosh~
    lanjuutt !!🙂

  10. yesung oppa ditembak siapa tuh?penasaran updatenya cepetan ya puissss.
    eon minta pass betrayal in love semua chapter dong

  11. *pletak!* ikutan yeye mukul Kyu…

    haiiz..tiap baca ff ini entah kenapa rasanya bnr2 pgen bejek bejek si kyu deh…grrr.. evikyu….

    itu endingnya apa2an tuh…jgn bikin yeye matiiiiii…pweeeaseee… eh tp gpp deng klo yeye mati ntr kan si Kyu jg nyesel setengh mati knp dy dlu nelantarin yeye..haha *plak* reader kejam…XD
    tapi yg mw nembak KyuMin itu sapa yaaaa????

    next!

  12. What?? Kenapa? Siapa? Omo kebanyakan pertanyaan pusing sndri ==
    author ssi pls cepet akhirin penderitaan yesungie dong kesian hiks T.T

  13. aku gereget banget dech sama kyu ,gak peka sama perasaan yesung ,itu lagi kyumin gak tau tempat make out dimana mana .xD
    ehh siapa yg nembak ? kyu pnya musuhkah ? omo kasian yesung ,ayo lanjut ! chap depan bkin kyu tau cintanya yesung ^^

  14. Ini pairnya kyusung kan????kyu lama banget sadarnya….kayaknya yesung harus lebih dekat lagi sama siwon biar kyu cpt sadar he..he…cpt di lanjut ya oenn….penasaran nich..yesung jgn terlalu disiksa donk…

  15. ya ampunnnn…makin kesini makin gregetannn ihhhhh…
    sebel banget liat kyu yang ga pekaaaa…
    tapi lbh sebel lagi liat yesung yang oon banget…
    beteee ihhhh…

    aduh giman ini rumit banget sih kisah merekaaa…
    tapi tapi tapiiii
    aku sukaaa..
    berasa banget angst nyaaa..
    hehehe…

  16. aduh kenapa bukan sungmin aja si yg ketembak *dilempar kaos pink ma minnie
    tapi emang seruan klo yesung yg ketembak,
    biar kyu nyesel & perhatian ma yeye
    eon updatenya jangan lama2 napa

  17. Yak e0n, kalo smpek Encung mati awazt jjah *ngasahgolok bleh bkin Encung koma ato lupa ingatan but . . . Jngan da DC pwesee, hiks,,, bkin ajah si Kyupil mendrita krna tau smua.x *pout

  18. Yak e0n, kalo smpek Encung mati awazt jjah *ngasahgolok bleh bkin Encung koma ato lupa ingatan but . . . Jngan da DC pwesee, hiks,,, bkin ajah si Kyupil mendrita krna tau smua.x *pout ,

  19. huuwaaa……….doorr…………

    Yesung ketembank doong.

    teruusss………………

    sapa ya h yang nembak…..
    musuhnya sungmin….
    or

    Kyupil/…………..

    eerrgghh…..gregetan liat Yesung…
    isshh pingin dicium aja x
    pasrah banget sama cinta nya ke KYU………….

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s