Covered Love – Chapter 4

Chap 4.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 3 | Next story Chapter 5

.

covered4

.

Mengorbankan nyawa demi orang yang dicintai? Apapun akan aku lakukan untuk membuatnya bahagia, tidak peduli dengan kebahagiaanku sendiri. Aku memang egois, tapi entahlah, aku merasa keegoisanku ini karena aku tidak pernah bisa berhenti mencintainya.

Adakah cara untuk membuatku kehilangan rasa cinta ini? apakah hanya dengan kehilangan nyawa, semua rasa ini bisa pergi dengan indahnya? Aku juga ingin bahagia, aku juga ingin merasakan dicintai oleh orang yang aku cinta, aku tetap berharap bahwa Tuhan akan berbaik hati mengabulkan apa yang aku minta suatu saat nanti.

.

“Tidak!! KYUHYUN-AH!!!” Yesung menjerit lalu berlari sangat kencang kearah Kyuhyun dan Sungmin yang memang tidak jauh darinya. Tapi kejadian yang mengerikan datang tepat ketika Yesung berhasil sampai ditempat Kyuhyun. “AWAS!!!”

BUGH!!

DOR!!

DOR!!

“AKH!!!” suara tembakan sebanyak dua kali terdengar keseluruh penjuru kampus itu, tubuh Yesung yang tadinya sempat mendorong tubuh Kyuhyun dan Sungmin kini malah terhempas ketanah dengan banyak darah yang keluar dari dada sebelah kanannya.

“YESUNG HYUUUUNG!!!!” Teriakan Kyuhyun sangat kencang, ia menghampiri Yesung dengan cepat dan memeluk tubuh mungil itu. sedangkan Sungmin yang masih tidak tahu dengan apa yang terjadi masih membatu dalam langkahnya. “Yesung hyung.. bangun….hiks… aku mohon sadarlah hyung!! Yesung hyung buka matamu!!!!”

Kyuhyun menggoyang-goyangkan kasar tubuh yang sudah terpejam itu, ia melihat begitu banyak darah yang keluar, tangan kekarnya sempat menyentuh dada Yesung yang dipenuhi darah.

Airmata Kyuhyun turun dengan derasnya, kejadian ini terlalu cepat dan Kyuhyun belum melakukan apapun kecuali memeluk tubuh itu, membiarkan tubuhnya dipenuhi darah Yesung.

“YESUNG HYUUUUUUUUUUNG!!!!!”

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 4

Happy Reading

.

Namja berwajah putih pucat itu tidak henti-hentinya menangis, ia merasa airmatanya tidak mau berhenti sejenak, sesekali ia mengusap kasar wajahnya, mengacak surai hazzelnya yang kini benar-benar tak beraturan.

“Kyu… kita harus membawa Yesung hyung kerumah sakit sekarang!! Dia harus cepat diselamatkan!!”

Masih terngiang ditelinganya saran dari Ryeowook ketika ia tidak melakukan apapun tadi, tiba-tiba semua terasa begitu menyakitkan dan terlalu cepat sehingga ia hanya bisa terdiam dan memeluk tubuh Yesung.

“Kyunnie kita harus kerumah sakit!! Sadarlah Kyu!!”

Suara Sungmin saat itu, Kyuhyun masih merasakan tepukan tangan Sungmin dibahunya, Menyadarkannya dari lamunan ketika seharusnya Yesung harus secepatnya dibawah kerumah sakit.

“Aku sudah menelpon polisi, dan secepatnya mereka akan mengejar penembak tersebut.” Suara Sungmin kembali terdengar ditelinganya. “Kyu… kau harus yakin, Yesung hyung pasti selamat.” Kali ini ia merasakan tangan namjachingunya itu mengusap lembut bahunya, memeluknya dari samping dengan cukup erat.

Tapi kali ini Kyuhyun benar-benar tidak mendapat ketenangan dipelukan Sungmin, ia melepaskan kedua tangan Sungmin yang melingkar dipinggangnya dan berdiri. “-kau mau kemana Kyu?” tanya Sungmin melihat Kyuhyun beranjak pergi dari tempat itu.

“Aku ingin menyelamatkan Yesung hyung dengan tanganku sendiri.”

“Apa?” Sungmin tercengang, itu artinya Kyuhyun akan masuk keruang operasi dan melakukan tindakan operasi yang sama sekali belum pernah ia lakukan. “Kau jangan bertindak bodoh, Dokter pasti bisa menyelamatkan Yesung, kau belum pernah melakukan operasi, kau bisa-“

“TAPI YESUNG HYUNG SEPERTI INI KARENA MENYELAMATKAN KITA!!” Suara Kyuhyun menaik, ia tidak peduli jika yang dibentaknya saat ini adalah namjachingunya sendiri. Yang ia pedulikan saat ini adalah keselamatan Yesung.

Hatinya terasa begitu sesak hingga sesekali ia memukul kuat dadanya, mencoba mengambil nafas sedalam-dalamnya. “Dokter tidak mungkin memperbolehkanmu masuk kedalam, operasinya sedang berjalan.”

“Aku tidak mau kehilangannya.” Ucapnya yang telak membuat Sungmin melebarkan matanya.

“Aku tidak mau kehilangannya.”

.

Tanpa sebelumnya meminta ijin terlebih dahulu, Kyuhyun membuka ruang operasi yang ternyata tidak terkunci. ia melihat ada beberapa suster dan dokter yang tengah berdiri disekitar tubuh Yesung yang tidak bergerak.

“Hey, siapa kau!! Cepat keluar!! Kami sedang melakukan operasi!!” satu dari ketiga dokter yang ada diruang operasi tersebut berlari menghampiri Kyuhyun dan berusaha mendorong tubuh Kyuhyun untuk keluar dari ruangan itu. “Cepat keluar!!”

Tapi Kyuhyun tetap kukuh dengan pendiriannya, ia tidak sekalipun mengikuti kemauan dokter tersebut hingga salah satu dokter yang mengetahui kejadian itu berlari menghampirinya. “Kyu?”

“Biarkan aku mengikuti operasi ini.” Ujarnya lirih tanpa mengalihkan pandangannya pada tubuh Yesung yang berada dibalik tirai berwarna putih.

Kedua dokter itu terkejut, mereka saling berpandangan dengan menautkan alisnya. “Kau siapa?” Dokter berbadan kecil yang tadinya berniat mendorong Kyuhyun keluar mulai bertanya.

“Dia Kyuhyun, Cho Kyuhyun.. calon dokter yang menjadi incaran beberapa rumah sakit besar di Seoul.” Sahut dokter yang berbadan tambun. ia mengalihkan pandangannya untuk menatap Kyuhyun. “Apa kau yakin? Kau bahkan belum pernah melakukan tindakan operasi sebelumnya.”

“Aku yakin bisa melakukannya, aku mohon biarkan aku melakukannya, dia…. sangat berarti bagiku.”

“Tidak bisa, kau belum berpengalaman, kau bisa membuatnya terbunuh.”

“Sudahlah Lee, baiklah jika itu maumu Kyu, lakukan!! Kami akan membantumu.” Akhirnya Kyuhyun mendapatkan persetujuan dari kepala dokter tersebut. Salah satu suster berlari keluar untuk mengambilkan pakaian yang harus dikenakan Kyuhyun.

Setelah semuanya siap, kali ini Kyuhyun mendekati sosok Yesung yang masih terpejam. Sosok yang biasanya selalu ia goda, sosok yang biasanya selalu tersenyum kepadanya, kini hanya bisa diam dan menutup matanya.

Tubuh mungil itu penuh dengan banyak bantuan alat untuk menopang hidupnya. Kyuhyun  menatap miris, ia mendekatkan wajahnya ketelinga Yesung, sedangkan tangannya menggenggam erat tangan kanan Yesung. “Berjuanglah hidup hyung, demi aku.. aku mohon…” bisiknya.

Kyuhyun memejamkan mata erat, melihat begitu lemahnya sosok sang namja manis. jika saja ia bisa, ingin sekali ia berteriak dan meminta Yesung untuk membuka matanya, jika saja ia bisa, ia ingin menggantikan kesakitan yang Yesung rasakan sekarang.

namun saat ini ia harus melakukan tugasnya, ia harus berhasil atau ia akan kehilangan sosok itu, sosok Yesung yang selama ini selalu berada didekatnya.

“Saranghae…. hyung….”

Deg_

Operasi itupun dimulai, dengan bantuan 3 dokter dan beberapa suster yang berada diruangan tersebut. Kyuhyun dengan penuh keyakinan berusaha mengeluarkan 2 peluru yang bersarang didada kanan Yesung.

Sesekali ia menatap kearah Yesung yang masih terpejam, sesekali pula ia menatap monitor pengukur detak jantung Yesung yang masih bergerak normal. ‘Aku mohon hyung, bertahanlah.. demi keluargamu dan demi aku…’ batinnya terus menerus.

.

“Sungmin-ah!!” namja manis yang sedari tadi menundukkan kepalanya sendiri diruang tunggu itu mengangkat kepalanya mendengar beberapa langkah kaki yang berlari menghampirinya. Ia melihat setidaknya ada 5 orang yang berlari kearahnya.

“Siwon hyung..” ia berdiri ketika melihat ternyata sosok tersebut adalah Siwon, keluarganya dan juga orangtua Yesung.

“Bagaimana keadaan Yesung?”

“Dimana Kyuhyun?”

“Apa yang terjadi sebenarnya?” Sungmin mendapatkan banyak pertanyaan dan ia tidak tahu harus menjawab apa. hingga kemudian Siwon membuat keluarga tenang sejenak.

“Biarkan Sungin menjawab satu persatu, kita butuh ketenangan.”

“Operasinya masih berjalan, dan Kyuhyun…. dia…..” Sungmin menghentikan ucapannya dan menunduk.

“Dia? Kenapa? Dimana Kyuhyun? Sungmin-ah cepat jawab aku!!”

“Dia… Kyuhyun…..”

“Sungmin-ah cepat jawab dimana Kyuhyun?”

“Dia ada diruang operasi, dia memutuskan untuk turun tangan hyung.”

“MWO?” Serempak dua keluarga tersebut terkejut. Tidak menyangka bahwa Kyuhyun akan melakukan hal gila seperti ini.

“APA DIA GILA HAH!! BAHKAN DIA BELUM MENJADI DOKTER!! KENAPA DIA SENEKAT ITU!!” Siwon menggoyang-goyangkan tubuh Sungmin kasar.

“Siwon tenanglah chagi, kau harus percaya pada dongsaengmu. Kyuhyun pasti bisa melakukannya.” Mrs. Cho memeluk tubuh Siwon yang kini dikuasai emosi.

“Tapi dia bodoh mom, bagaimana jika terjadi sesuatu pada Yesung? aku tidak akan pernah memaafkannya jika dia tidak berhasil melakukan operasi itu!!”

BRAK!!

Siwon menendang keras kursi ruang tunggu tersebut, tidak peduli dengan pandangan orang-orang yang menatap mereka heran. ‘Jika kau gagal, aku akan langsung membunuhmu Cho Kyuhyun!!’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Kita butuh darah, dia kehilangan banyak darah.” Ucap salah satu dokter. Sedangkan Kyuhyun mulai gelisah, denyut jantung Yesung yang tadinya normal kini terlihat mengkhawatirkan.

“Darahnya AB, suster cepat cari stock darah yang tersedia.”

“Baik dok!!”

“Kyu, apa kau masih kuat?”

“Dia harus selamat!! Aku yakin dia akan selamat!!” ujarnya seraya fokus menatap sosok Yesung, sesekali ia melirik kearah monitor pengukur detak jantung Yesung lagi dan lagi. Dokter Lee yang tadinya sedikit meragukan Kyuhyun kini menepuk pelan bahu Kyuhyun.

Ia tidak menyangka bahwa dokter muda seperti Kyuhyun bisa menjalani operasi yang bahkan baru pertama kali ia lakukan. “Dia akan selamat, kita harus berusaha Kyu.” Kyuhyun menoleh menatap sosok dokter Lee dan tersenyum tipis.

Ia mendekatkan kembali kepalanya kearah wajah Yesung, menatap lebih dekat sosok tersebut. “Hyung… kau tidak akan meninggalkanku, dan aku tidak akan pernah memperbolehkanmu pergi dariku…”

Kyuhyun mengecup pipi Yesung berulang kali. “Berjuanglah… berjuanglah hidup hyung… aku mohon….”

.

“Suster!!” Siwon yang mengetahui seorang suster keluar dari ruang operasi tersebut lantas berlari menghampiri suster itu, diikuti dengan orang-orang yang berada disekitarnya.

“Suster bagaimana keadaan anak saya?”

“Ne suster, apa operasinya berhasil? Yesung selamat kan?”

“Jusunghamnida, Yesung-ssi saat ini butuh darah, dia kehilangan banyak darah dan saya harus secepatnya mengambil stock darah yang ada, jusunghamnida saya tidak bisa banyak menjawab.” Suster itu membungkuk lalu berlari meninggalkan mereka.

“Bagaimana ini yeobo, aku tidak mau kehilangan Yesung.” Mrs. Kim mulai menangis dipelukan suaminya, sedangkan Siwon sendiri memejamkan mata, menarik nafas panjang dan menyandarkan tubuhnya pada dinding yang ada dibelakangnya.

‘Yesung, kau harus selamat…’

.

“DASAR BODOH!! AKU MENGIRIMKU UNTUK MEMBUNUH KYUHYUN, BUKAN MALAH MELUKAI ORANG LAIN!! KENAPA KAU TIDAK BISA BEKERJA DENGAN BAIK HAH!!”

Seorang namja bertubuh kekar itu sedikit menjauhkan ponsel dari telinganya mendengar suara teriakan yeoja dari sebrang line, ia menunduk dan berkali-kali meminta maaf karena kesalahan yang sudah ia lakukan.

“Ma…maafkan saya nona, saya sudah membidik kearah Kyuhyun dan sudah bersiap melepaskan pelatuk pistol saya, tapi-“

“AKU TIDAK MAU MENDENGAR ALASANMU!! LAKUKAN TUGASMU DENGAN BAIK ATAU AKU YANG AKAN MEMBUNUHMU DASAR BODOH!!” Klik.

Telpon itu terputus secara sepihak.

BRAK_

Namja tersebut menendang kuat kursi kayu yang ada didepannya, mengakibatkan kursi tersebut hancur dan anak buah yang ada disekitarnya hanya menunduk takut.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Suster yang berada didepan Kyuhyun sesekali mengulurkan tangannya yang menggenggam sebuah saputangan untuk menghapus peluh yang terlihat dikening namja tampan itu.

sudah hampir 5 jam mereka melakukan operasi dan sampai saat ini mereka masih berusaha untuk menyelamatkan nyawa namja manis tersebut.

Hingga tak lama setelahnya, tubuh Kyuhyun terperosot kelantai dengan nafas yang terengah-engah.

“Kau berhasil Kyuhyun-ah!!” Dokter Lee kembali menepuk bahu Kyuhyun ketika melihat namja tampan itu terduduk lemas.

“Kau hebat!! Kau berhasil menyelamatkan nyawanya.” Berbagai pujian datang ditelinganya, dokter-dokter tersebut bergantian memberi pelukan karena akhirnya ia dengan bantuan para dokter itu berhasil menyelesaikan operasi yang tepat dilalui selama 5 jam.

Kyuhyun tidak percaya ia akan melakukan hal gila seperti ini, hal gila yang belum pernah sekalipun terlintas dibenaknya. Ia tersenyum tipis lalu berusaha untuk berdiri, menatap sosok Yesung yang kini belum sadarkan diri, namun ia merasa tenang karena ia berhasil melakukannya.

“Kita akan memindahkannya terlebih dahulu, Yesung-ssi harus membutuhkan banyak istirahat, kau mengerti Kyu?”

“Ne dok, ghamsa hamnida atas bantuannya.” Ia membungkuk lalu dibalas oleh ketiga dokter yang ada didepannya. Ia lantas menatap sosok Yesung kemudian mengarahkan bibirnya mengecup kening namja manis itu.

‘Terima kasih…’

.

Kyuhyun keluar dari ruang operasi sedari mengusap keringat yang ada diwajahnya, ia terkejut ketika sampai diluar ruangan. Keluarga Yesung, orangtua serta Siwon dan juga Sungmin berada disana.

“Kyuhyun-ah!!”

“Kyunnie!!” mereka berlari menghampiri Kyuhyun, dan hanya Sungmin yang langsung memeluk tubuh Kyuhyun sangat erat.

“Bagaimana Kyu? Bagaimana keadaan Yesung?”

Berbagai ekspresi ditunjukkan oleh orang-orang disekitarnya, terutama ekspresi Siwon yang mungkin saat ia mengatakan ‘gagal’, Siwon akan langsung membunuhnya.

Cukup lama ia diam dan membuat kecemasan yang mendalam diwajah-wajah itu, hingga kemudian ia tersenyum hangat. “Yesung hyung selamat, operasinya berhasil.”

“Mwo? Jinjjayo?” Kyuhyun mengangguk mantap.

“Ah… Kyunnie, aku tidak menyangka kau berhasil melakukannya.” Sungmin semakin erat memeluk tubuh Kyuhyun.

“Benar kau berhasil?” tanya Siwon sedikit curiga, pertanyaan tersebut sontak membuat Sungmin melepaskan pelukannya. Kyuhyun tersenyum tipis lalu menatap fokus kearah Siwon.

“Aku tidak mau mempermainkan nyawa orang lain hyung, apalagi itu nyawa Yesung hyung, kau tenang saja, aku benar-benar berhasil melakukannya.” Siwon yang tadi tidak menunjukkan senyuman kini merubah mimik wajahnya.

“Baru kali ini aku mengatakannya, ini adalah kali pertama… “ Siwon berjalan mendekati Kyuhyun dan berseringai. “Aku bangga padamu Kyuhyun-ah.” Bisiknya tepat ditelinga Kyuhyun.

“Cha… kau memang harus bangga pada dongsaengmu ini hyung.” Siwon tersenyum lebih lebar lalu merentangkan tangannya, memeluk tubuh Kyuhyun yang selama ini tidak pernah ia peluk, merasakan betapa dekatnya dirinya dengan Kyuhyun.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Namja manis itu masih terbaring tak berdaya diatas ranjang,  tetesan demi tetesan cairan infus terus menerus masuk kedalam tubuh mungilnya. Tubuhnya yang saat ini masih memerlukan alat-alat kedokteran, membuatnya terlihat begitu lemah.

Ia belum membuka matanya, ia belum bereaksi pasca operasi yang sudah ia jalani 3 hari yang lalu.

Sedang namja tampan yang mengenakan coat coklat itu masih saja menatap senduh wajah manis yang masih terpejam diranjang pesakitan tersebut. Ia tidak tersenyum sama sekali, hanya mendesah lirih sembari merapatkan tangannya pada tangan mungil diranjang.

“Ayo buka matamu Hyung, aku sangat merindukanmu.” Bisiknya terus menerus, terkadang ia mengusap pipi chubby yang kini terlihat tirus, uh… sungguh ia tidak mau jika harus kehilangan sosok itu.

Ia lebih mendekatkan wajahnya pada pipi itu lalu mengecupnya cukup lama. “Aku minta maaf..”

Chu~

Entah sadar atau tidak, ciuman yang tadinya hanya ia sasarkan dipipi Yesung, kini beralih pada bibir tipis yang sudah tidak berwarna pink lagi. Sekedar menempel, namun ia merasakan hal lain dihatinya.

“Kyu…”

“Ah…” ia menjauhkan bibirnya seketika saat mendengar suara seorang namja memanggilnya, ia menoleh dan langsung menunduk ketika melihat siapa orang yang memergoki dirinya sedang mencium bibir Yesung.

.

“APA? Ja… jadi….”

“Ye, dia yang melakukannya, karena dia pikir kau bekerja terlalu lambat.”

“DASAR BODOH!!” Serunya tanpa sadar, tapi semenit kemudian ia menurunkan volume suaranya, “Aku sudah memintamu untuk menjaga dia baik-baik dan katakan bahwa aku akan melakukan apa yang dia inginkan, tapi tidak seperti ini, ini terlalu terburu-buru!!” namja manis itu menghentakkan kakinya kasar, tangan kanannya yang tidak memegang apapun terkepal, sesekali ia melirik kekanan dan kekiri untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang berlalu lalang disekitarnya.

“Aku juga sudah mengatakan seperti itu berulang kali padanya, tapi dia mengatakan bahwa dia sudah tidak sabar untuk membunuh Kyuhyun, melihatmu bersama Kyuhyun semakin membuatnya geram.”

“SHIT!! Apa yang dia pikirkan hah!! Jelas-jelas ini semua aku lakukan karena keinginannya, tapi kenapa dia malah berbuat senekat ini!!”

“Aku tidak tahu Minnie-ah, yang aku tahu dia masih akan terus berusaha membunuh Kyuhyun tanpa mau lagi menunggumu bergerak.“

Sungmin berdecak, ia memijat pelipisnya yang terasa berdenyut, kenapa masalah ini semakin rumit. “Sial!! Dia sudah tidak berpikir dengan logis, kalau terus seperti ini, semuanya bisa terbongkar.”

“Minnie-ah, lebih baik kau segera kembali ke Prancis dan memberinya pengertian, hanya kau yang bisa membuatnya tenang dan tidak bertindak gegabah seperti ini.”

“Ye, arraseo. Setelah acara pertunanganku dengan Kyuhyun, aku akan langsung kembali ke Prancis.”

“Ye, lebih cepat lebih baik, lalu bagaimana dengan orang yang terkena tembakan itu, dia baik-baik saja?”

“Aku rasa dia baik-baik saja, Kyuhyun sendiri yang turun tangan dalam operasi tersebut.”

Namja yang ada disebrang line terkekeh, “Benar-benar namja yang sempurna, terlalu baik untuk dibunuh.”

“Aku juga berpikir seperti itu.”

“Sudahlah, kau harus tetap mengikuti kemauan dia, ingat rencana awalmu Minnie-ah, hapus semua rasa yang ada dihatimu.”

“Aku mengerti.”

“Tetap waspada, aku akan terus mengabarimu jika ada kabar baru disini.”

“Ye… gomawo Jongjin-ah..”

Klik. Sungmin mengeraskan rahangnya, ia benar-benar tidak menyangka bahwa ‘dia’ akan melakukan lebih dari apa yang ia pikirkan. Ini terlalu gegabah, dan Sungmin tidak menyukai hal ini.

Ia mengacak rambutnya frustasi, menatap geram langit biru diluar jendela lorong rumah sakit.

‘Sial!! Aku harus segera kembali ke Prancis.’

.

“Si…Siwon… hyung….” Kyuhyun meneguk salivanya susah, terkadang ia menunduk untuk memutus kontak mata namja tampan yang berdiri tidak jauh darinya itu.

“Apa maksudmu dengan menciumnya?” tandas Siwon seraya berjalan lebih dekat.

“Hyung…a…aku…”

“Kau tahu apa yang kau lakukan ini salah?”

“Hyung aku bisa menjelaskannya, aku-“

“Apa kau sudah mulai mencintainya?” sela Siwon sebelum Kyuhyun menyelesaikan kalimatnya.

“A…apa?”

“Katakan!! Apa kau mencintainya?”

“A…aku…” Kyuhyun merasa sangat bingung, jujur saja ia tidak mengerti apa yang dirasakan hatinya saat ini. Dan ia juga tidak sadar jika tadi ia mencium bibir Yesung.

“Kyu-“

Cklek_

Ucapan mereka terputus ketika melihat pintu kamar itu terbuka, sosok namja manis masuk kedalam dengan senyum lebarnya. “Kyunnie…”

“Ba…baby…” Siwon menatap jengah sosok Sungmin yang kini berjalan mendekati Kyuhyun lalu melingkarkan tangan dilengan dongsaengnya.

“Kau sudah selesai kan? Ayo pergi, lagipula ada Siwon hyung yang akan menjaga Yesung hyung.” Kyuhyun menatap Siwon ragu-ragu, tapi iapun akhirnya mengangguk pelan untuk mengiyakan ajakan Sungmin.

“Ka..kajja baby… aku pergi dulu hyung, to..tolong jaga Yesung hyung.”

Siwon tidak bergeming, ia membiarkan dua orang itu pergi dan menghilang dari balik pintu, kedua tangannya terkepal sangat erat, bisakah mereka berhenti menunjukkan sikap yang menurutnya membosankan itu?

Bisakah mereka tidak menunjukkan keromantisannya didepan Yesung? ya.. walaupun saat ini Yesung masih belum membuka matanya, tapi ia yakin bahwa Yesung bisa merasakan keberadaan Kyuhyun dan Sungmin disisinya.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Seminggu berlalu sangat cepat, namun sampai saat ini tidak ada kabar gembira yang memberitahukan bahwa Yesung telah sadarkan diri.

Namja tampan dengan dimple itu masih setia menemani sosok manis yang tergolek tak berdaya diatas ranjang, sesekali ia mengusap lembut pipi hingga surai hitam Yesung.

ia sedikit lega karena Dokter mengatakan bahwa keadaan Yesung sudah lebih baik dari hari-hari sebelumnya walau nyatanya sampai saat ini sang namja manis belum juga membuka matanya.

Ia berdiri dari kursi yang terletak disamping ranjang lalu mengecup pipi yang terlihat tirus itu, mencium aroma obat yang menguar dari tubuh mungil didepannya.

“Kau terlihat lebih lemah dari biasanya Sungie, apa kau sudah tidak kuat lagi hum? Apa kau menyerah? Tapi kau sudah berjanji tidak akan berhenti bukan? apa kau lupa dengan ucapan keras kepalamu itu huh?” tanyanya beruntun yang sudah dipastikan tidak akan mendapat balasan dari Yesung.

Siwon memandang setiap lekuk indah wajah Yesung yang terlihat begitu tenang, walau sangat pucat, bibir ranum yang tidak lagi berwarna pink, namun entahlah, Siwon menyukai sosok manis didepannya saat ini.

Ah… cukup!! Siwon tidak bisa seperti ini!! ia menjauhkan wajahnya pada Yesung, berhenti memandang sosok malaikat yang tidak kunjung tersadar itu. melangkah mendekati jendela yang ada disisi kiri ranjang Yesung, menatap kearah luar dengan hembusan nafas berat.

‘Aku tidak bisa terus seperti ini, kau tidak bisa mencintainya Siwon, tidak bisa!!!’

“Eungh….”

Siwon yang kala itu memejamkan mata dan menyandarkan kepalanya didinding sebelah jendela tersadar mendengar ada suara lirih yang sangat ia kenal. Ia memutar tubuhnya dan menemukan gerakan kecil dijari-jari mungil Yesung.

“Yesungie!!” ia berjalan cepat mendekati, menggengam erat jemari yang bergerak itu. “Yesungie kau sudah sadar?”

“Eungh….”

Namja manis itu hanya mengerang lirih, tidak mengucapkan kata-kata lain. “Yesungie buka matamu!!” pinta Siwon. Tangan kirinya menggenggam erat tangan kiri Yesung, sedangkan tangan kanannya bergerak mengusap lembut pipi Yesung.

“K…Ky…Kyu…hy…hyun….”

Satu kata akhirnya terlontar dari bibir tipis Yesung, sangat lirih dan terdengar berat. “Ye? Kau bicara apa Sungie?” tanya Siwon yang memang tidak paham dengan ucapan Yesung yang masih saja memejamkan mata.

“K…k…ky…kyu…h…hy…hyun….”

Tes….

Siwon tersentak, ia mulai bisa merangkai kata yang diucapkan Yesung dan saat itu juga ia melihat setetes liquid meluncur dari sudut mata Yesung yang tak kunjung terbuka.

“Yesungie, Kyuhyun baik-baik saja, dia sedang kuliah, tapi dia berjanji akan kesini setelah kuliah.” Terang Siwon, ‘Walau aku tidak yakin juga, karena ini sudah hampir sore, dan aku yakin kuliahnya sudah berakhir beberapa jam yang lalu.’ Batinnya kemudian sesaat melihat jam dinding.

Tes….

Liquid itu kembali terlihat, Siwon tahu jika Yesung ingin sekali mengatakan sesuatu, namun namja manis itu tidak kuat bahkan hanya untuk membuka matanya. Ia hanya bisa terus menangis dalam diam.

“Yesungie kau kenapa? Kenapa kau menangis? Kau harus percaya padaku, Kyuhyun baik-baik saja.” Siwon menangkupkan kedua pipi Yesung, berharap sekali Yesung berusaha membuka matanya, sangat sakit apa yang dirasakan Siwon jika melihat Yesung seperti ini.

“Yesungie aku mohon berusahalah!! Buka matamu Sungie, bicaralah!!”

Tes….

Jika tadi Yesung masih berusaha mengerang dan bersuara lirih, kali ini ia tidak melakukan apapun kecuali mengeluarkan liquid dari sudut matanya, jemarinya yang tadi sempat bergerak kini kembali diam, seakan-akan tidak ada kekuatan untuk melawan apapun.

Ia seperti kehilangan hidupnya, ia seperti kehilangan semangatnya, ia seperti bukan Yesung yang biasa terlihat kuat walau terus tersakiti.

“Yesungie… aku mohon….”

Dan obsidian itupun meleleh melihat seberapa lemah tubuh mungil Yesung. ia merekuh tubuh Yesung, memeluknya erat seraya terus menangis, membiarkan setiap tetesan liquidnya merembes disekitar leher Yesung.

.

“Kyunnie.. lihatlah, setelan ini sepertinya cocok untuk acara pertunangan kita nanti.” namja manis yang terlihat begitu gembira itu terus saja berceloteh sembari membuka catalog yang ada dihadapannya.

Melihat dan memilih-milih pakaian untuk keduanya diacara pertunangan mereka nanti, tapi berbeda dengan namjachingunya yang saat ini hanya menatap kosong kearah depan.

Dengan hanya bersandar pada punggung sofa, namja berwajah putih pucat itu tidak sekalipun menunjukkan senyumannya, tangan kirinya yang melingkar dipinggang namjachingunyapun tidak bergerak seperti biasa, ia seperti tengah memikirkan seseorang yang tidak ada disampingnya beberapa minggu ini.

Merasakan kesepian tidak melihat tawa namja itu, merasakan kerindukan tidak melihat ocehan panjang sosok manis itu.

“Kyunnie, kau mau yang mana? Yang putih, abu-abu atau krem?” tanyanya lagi. dan sampai pertanyaan yang kesekian kalipun ia tidak mendapatkan jawaban dari Kyuhyun –namjachingunya-.

Ia mulai memutar kepalanya kesamping, melihat caramel kekasihnya yang tidak sekalipun bereaksi. “Kyunnie….” tangannya bergerak melambai didepan sepasang caramel itu. “Kyunnie-ah, kau kenapa?” berulang kali.

“Kyuhyun-ah!!” hingga setelah suaranya sedikit meninggi, sosok tampan itu mulai tersadar dari lamunannya.

“Ah.. n…ne baby, wae?”

Sungmin terdiam, ia memicingkan matanya melihat gelagat aneh kekasihnya, “Ada yang kau pikirkan?”

“Ye? Pikirkan? Ah.. aniya, aku tidak memikirkan apapun.” Bohongnya.

Disaat seperti ini ia benar-benar tidak bisa berkonsentrasi jika harus diminta untuk memberikan saran pakaian yang harus dikenakan diacara pertunangan mereka, karena saat ini yang ia butuhkan hanyalah Yesung, namja yang entah kenapa membuat pikirannya tidak terkontrol.

“Kau bohong, lalu kenapa tidak menjawab pertanyaanku?”

“Eh? Kau bertanya apa?” Kyuhyun mengernyit heran sembari memberikan pelukan dari samping, menyandarkan kepalanya dibahu kanan sang namja. “Mianhae baby, aku sedang lelah, kalau masalah pakaian kita, aku terserah kau saja, aku menyukai semua pilihanmu.” Terangnya dengan tersenyum manis.

Sungmin memang mendapati suatu yang ganjal diwajah Kyuhyun, tidak seperti biasanya dan terlihat seperti tengah menyembunyikan sesuatu.

Sedang Kyuhyun kembali memejamkan matanya dan menghela nafas panjang.

Ddrrtt…. ddrrtt…

Ia merasakan getaran ponsel diatas meja, setelah melepaskan pelukannya, iapun mengambil ponsel itu dan melihat ada panggilan masuk dari hyungnya.

Perasaannya bercampur aduk, antara bahagia atau malah takut jika ternyata hyungnya menelpon untuk memberitahukan sesuatu yang buruk. Tanpa menunggu lagi Kyuhyunpun menerima panggilan itu.

“Yeoboseyo….”

“……………………..”

Disela Kyuhyun menerima panggilan, Sungmin kembali membuka-buka lembaran demi lembaran catalog berisi foto contoh pakaian yang cukup mahal.

“JINJJA?”

Ia tersentak ketika suara Kyuhyun meninggi, ia heran kenapa wajah Kyuhyun yang tadinya tersenyum secara paksa kini menunjukkan hal lain, senyuman indah Kyuhyun kembali.

“Kyunnie ada apa?”

“Ye.. aku akan kesana hyung.” Klik.

Ia memutus telponnya dan terus tersenyum.

“Kyunnie apa yang terjadi?”

“Yesung hyung, baby!!”

Sungmin mengernyit, “Hng? Yesung hyung? Ada apa dengannya?”

“Dia sudah sadar, Siwon hyung mengatakan padaku jika Yesung hyung baru saja sadar.”

“Jinjja?” Kyuhyun mengangguk antusias. “Baiklah, tunggu apalagi, kita kerumah sakit sekarang!!”

“Ye, kajja!!” Tanpa sebelumnya menggandeng tangan Sungmin, Kyuhyun lebih dulu berlari keluar dari tempat itu, meninggalkan Sungmin yang menatap heran sosok Kyuhyun.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“K…Kyuhyun… di..mana… hyung?” suara Yesung terdengar serak, tubuhnya masih tergolek lemas diranjang dengan masih mengenakan selang pernafasan dihidungnya.

“Kyuhyun sedang menuju kesini Sungie, kau tenang ne,”

Yesung menggeleng lemah, tangannya menggenggam erat tangan Siwon yang berada disisinya, “Kyu….hyun… dia…..da…lam…. baha….ya…. hyung…”

“Hng?” Siwon mengernyit heran, tapi kemudian ia tersenyum dan mengecup kening Yesung. ia berpikir bahwa Yesung masih butuh ketenangan saat ini, karena masih sangat takut dan trauma atas kejadian yang terjadi beberapa minggu lalu.

“Tenang Sungie, tidak akan terjadi apa-apa pada Kyuhyun, aku sudah meminta polisi untuk menyelidiki kasus penembakan ini.”

Tes….

Entah apa yang dipikirkan Yesung, hatinya benar-benar ketakutan saat ini, apalagi saat itu ia melihat ada seseorang yang berusaha untuk menembak Kyuhyun, ia takut terjadi sesuatu kepada Kyuhyun, ia takut karena ia tahu Kyuhyun sedang dalam bahaya.

“Ssstt… uljimma, jangan menangis ne…” Siwon mengulurkan ibu jarinya untuk menghapus liquid yang merembes dari onix cerah itu. sadar atau tidak, berulang kali Siwon mengecup pipi dan kening Yesung, seakan-akan ia begitu rindu dengan sosok dihadapannya saat ini.

“Hyung….”

Suara bass yang tertangkap kedua telinga mereka sontak membuyarkan keheningan yang tercipta dari Siwon dan Yesung. mereka menatap kedua sosok namja yang masih menautkan jemari mereka rapat sembari mencoba menetralkan pernafasannya, seperti selesai berlari berkilo-kilo meter.

Yesung memang bahagia, ia melihat Kyuhyun tersenyum ke arahnya, tapi yang membuat semuanya musnah adalah dua tangan yang saling merapat itu seolah-olah tidak akan pernah terlepas.

Siwon juga merasakannya, ia menatap sosok Kyuhyun dan Sungmin lalu mengarahkannya ke arah Yesung. namja manis itu memudarkan senyumannya yang tadi sudah sempat mengembang.

Siwonpun merasakan Yesung tengah menggenggam erat tangannya, serasa ingin mengatakan bahwa kali ini ia tidak cukup kuat melihat apa yang ada dihadapannya.

Siwon kembali menatap Kyuhyun, “Kyu…” ucapnya seraya memberikan aba-aba untuk melepaskan pagutan tangan mereka melalui obsidian tajamnya.

Kyuhyun yang mengerti lantas melepaskan genggaman tangannya dan mulai berjalan mendekati Yesung. “Hyung… Sungie hyung….” lirihnya.

Perlahan Siwon mulai beralih tempat, membiarkan Kyuhyun lebih dekat dengan Yesung, iapun membawa Sungmin untuk keluar dari ruangan itu.

Entah kenapa sejenak Sungmin terlihat tidak rela membiarkan Kyuhyun bersama Yesung saat ini, tapi ketika Siwon menarik pelan tangannya untuk segera keluar, iapun mengikuti. Membiarkan kedua namja yang masih larut dalam keheningan.

Cukup lama mereka diam, hanya saling memandang, menyelami manik kembar keduanya.

“Kyu….” Yesung mulai bersuara walau terdengar lirih. Kyuhyun lebih mendekatkan wajahnya lalu tanpa sadar mengecup lama kening Yesung, membuat setidaknya onix Yesung yang tadi sempat memanas mulai terasa normal dan tertutup perlahan.

Merasakan kehangatan yang diberikan Kyuhyun diciuman itu, “Maaf hyung,”

“Kau… baik-baik… saja?” Kyuhyun mengangguk sembari mengusap lembut surai hitam Yesung.

“Aku baik-baik saja, kau? Apa masih terasa sakit?”

Yesung tidak bisa berbohong, ia memang masih merasakan sakit didada sebelah kanannya, dengan mengerucutkan bibirnya, Yesung mengangguk pelan lalu menyentuh dada sebelah kanannya, “Disini… sakit,” eluhnya.

Kyuhyun tersenyum, entah sadar atau tidak, ia mengecup tempat yang ditunjuk oleh Yesung, sedang namja manis itupun hanya bisa mengerjap-erjapkan matanya, sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

Cup~

Tidak satu dua kali Kyuhyun mengecup dada sebelah kanan Yesung, tapi berkali-kali hingga kemudian Kyuhyun tersenyum dan kembali fokus pada onix Yesung, “Kau hanya perlu beristirahat agar lukanya cepat kering dan tidak terasa sakit lagi.”

Yesung masih merasa jiwanya keluar dari tubuhnya saat ini, cukup menatap caramel Kyuhyun serasa membuatnya merasa tenang dan kehilangan rasa sakit yang ia katakan tadi.

“Sungie hyung..” Kyuhyun melambai-lambaikan tangannya ketika Yesung tidak bereaksi, “Hyung, gwaenchanayo? Mana yang sakit? Cepat katakan padaku?”

‘Hatiku Kyu… hatiku sangat sakit, seperti tercabik-cabik,’ batinnya, tapi ia tahu ia tidak mungkin mengatakan yang sejujurnya. Ia hanya tersenyum dan menggeleng pelan. “Aku… baik-baik saja…”

“Boleh aku memelukmu hyung?” pinta Kyuhyun tiba-tiba. Yesung lagi-lagi harus merasakan harapan, harapan bahwa dirinya mungkin bisa bersama Kyuhyun walau pada kenyataannya tidak.

Seperti menggantungkan sebuah benda pada kayu yang tipis dan rapuh, yang sewaktu-waktu bisa terjatuh, seperti itulah apa yang dilakukan Yesung saat ini.

Ia terus membuat harapan bahwa suatu saat ia akan bisa bersama dengan Kyuhyun, walau nyatanya semua itu hanya sebuah harapan kosong yang malah membuat dirinya hancur berkeping-keping.

Yesung mengangguk dan langsung merasakan pelukan hangat Kyuhyun, walau ia sedikit meringis kesakitan karena pelukan Kyuhyun terlalu erat hingga membuat dadanya kembali sakit.

“Gomawo hyung, gomawo karena kau sudah berjuang keras untuk melawan kesakitanmu.”

“Hng?” Yesung mengernyit, tidak paham dengan ucapan Kyuhyun.

“Gomawo karena kau sudah berjuang hidup demi aku.”

DEG_

Kyuhyun melakukan hal gila yang belum pernah ia lakukan seumur hidupnya, tapi karena semua itu ia berhasil menyelamatkan nyawa Yesung. dan kini, ia merasakan hal lain dihatinya, apakah ia benar-benar sudah menyadari apa yang dirasakan hatinya?

.

To be continued

.

Saya tau di chapter ini benar2 membosankan >_< .. saya sendiri tidak yakin dengan chapter ini, tapi karena saya dikejar2 (?) trus, akhirnya saya mengeluarkannya seperti ini TT_TT …. maafkan saya *pundung* ..

apakah masih harus diteruskan penyiksaan (?) ini? atau ada yg meminta untuk berhenti sampai disini FF nya???

Hana…. mianhae… ini semakin membingungkan dan gak jelas TT_TT

Next!! Leave a comment please ^^

#Hugs

114 comments on “Covered Love – Chapter 4

  1. gk blg apa ya,aku SHOCK!!!

    sungmin dibalik penembakan itu????

    ommonaaaaaa????

    ada apa ini??? knapa sungmin mendadak jd pembunuh???

    kereeennn!!!/plaak

    ishh..ada dendam apa sih kok sampsi.kyuhyun yg jd target pembunihan gtu.hm…jgn blg endingnya yesung dikorbanin lg.
    mhuahahahahahaha…klu iya,saya suka itu /diklewangclouds

    xDD

  2. untung sungie gak mati,
    sungmin kerjasama ma sapa tuh?
    kyu kayaknya mulai sadar nih klo dia ada rasa ma yesung
    ayo next update nya ditunggu eonie

  3. sungmin ada hubungan’a sama penembakan itu yaa ? tp knpa ? dia pnya dendam sama kyu atau apa ?
    daebak ,tp mkin rumit ,kayak’a kyu jg mulai sadar dia cinta yesung ,ahh ayo lanjut ! ^^

  4. Unnie~
    perasaan kemaren aku udh komen, tapi aku cek lagi kok ngga ada? u,u

    okedeh, karena saya reader yg baik, jadi saya komen ulang😄

    kirain abis yg kemarin tu kisah ini bakal nemu titik terang,
    ternyata malah tambah rumit
    Aku benci ‘DIA’ disemua ff dhy unn!!
    Pasti bikin penasaran ><

    Syukurlah dokter2 itu ngga kolot (?)
    mau ngijinin Kyuhyun yang notabene belum punya gelar apa-apa buat ikut operasi serius😄
    padahal setauku dokter yg udh profesional sekali pun ngga boleh lho ikut operasi orang terdekatnya,
    katanya emosinya pasti lg ngga stabil, jd bsa membahayakan kondisi pasien wkwkwk
    tapi Cho Kyuhyun emang hebat, bisa mendapatkan kepercayaan gitu aja😄

    Yosh!
    Aku udh agak lupa apa yg aku bca kemaren kkk #plakk
    pokoknya kalo ini ngga masuk lagi aku mau nyeburin diri ke jurang!!

  5. Hana datang!! xDD
    oke, ini menurut Hana, cuma menurut Hana lho!!! diawal sedikit aneh dengan Kyu yg dibolehin ikut operasi dg begitu mudahnya, ia dia jenius tpi kan… abaikan~~!! xDD

    Jadi semua rencana itu berhubungan dengan Sungmin? Emang siapa yang mau balas dendam sama Kyu? Siapa?? *kepo*

    Dan uhhh… kau membuat perasaan mereka semakin rumit ramyun :’)) apakah Siwon akan masuk kedalam rasa sakit itu dengan mencintai Yesung? Apakah Siwon juga akan ikut merasakannya? :’)
    Yesungie, dia berharap lebih. dan semoga Kyuhyun tidak mengecewakannya lagi. Bukankah sudah ada rasa cinta dihati Kyuhyun? Hanya saja, dia belum sadar. Lebih jauh lagi dan berharap semua akan menjadi jauh lebih baik :’)

    Hahh~~ penantian Yesung akhirnya terbalas sedikit demi sedikit bukan? Dan pengorbanan Siwon berubah menjadi perasaan yang lain. Dan jika Kyuhyun benar-benar mencintai Yesung, semua akan terasa buruk untuk Siwon :’)

    Sungmin, apakah dia juga mulai mencintai Kyuhyun? Jika iya, maka akan ada yang tersakiti, lagi.

    Lanjut ramyunnn!!! pokoknya lanjut eoh!!
    Gomawo :*

  6. pengen banget getok author.
    kenapa jongjin jadi pemeran jahat,muka imut gitu gak cocok jadi penjahat,cocok nya jadi anak manis duduk dirumah nunggu mama pulang…. ^^
    lanjut petir ya thor kalau gak express juga boleh hehehe

  7. Huwa. . . Huwi. . . Huwo. . . Encung skmat dan udah sdar tambh sma Kyupil yg udah mulai mencintai Encung,😀 ugch,. Co cweet na. . . Tuch khan bner si Choi ntu pzti bkalan cinta sma Encung ?! Tpi e0n, nae bingung antra stats Kyupil sma Choi, mreka saudra bkan ?! Kandung kah ?! Marga mreka k0k beda ?! *kepoakud #Plakk

    eh truzt cpa tuch yg udah nembk Encung ?! Pxa dendam pa dy sma Kyupil smpek pngen ngbunuh sgala *pout truzt pa hbungan.x sma Umin ?! Woah,. Bner” kgak bres nich . . . *geleng”alapengacara #Plakk

  8. kyu kayak PHP amat yak…
    kan kesian Ye.. sebenernya kyu itu suka sma yesung tapi ketutupan sma gelar sahabat.. isshhh nyebelin.

    eonn bikin Kyu ngerasa kehilangan sosok yesung nde jeball..
    dan itu pinky pink lagi yg berulah? ckckc puk /tabok/

    jaa lanjutkaann eon 0.09

  9. dari awal sudah berharap kalo sungmin
    emang punya niatan lain sama KYU…
    teruuuuuuusss…
    KYu berpaling deh ke Yesung……

    dan ternyata….
    Umin pembunuh bayaran, ya saeng……………?? ckckck.

    tapi siapa yoeja yg maw bunuh KYU…?

    eeeiiii……….
    KYU….mulai berasa….
    suiir suiiir sama Yesung….
    oo>…………oooo/…

    inikah nama nya Cintaaaa………oooohhhh inikah cinntaaa……?????

  10. aduh oppa knp kau bgtu ykin untuk mmliki Kyuppa sech smpe2 drimu trtmbk n koma slm 3 hri….Mnding ma Q ja aaahhaaiii…….

    Eonnie ff ni chaptered’y mpe kya sntron Trsnjung ja yg smpe brpa rtus gtu duech…hehehe mianhe y eon

  11. huwaaaaa~
    lama g buka WP Dhy unn, a jd k’tinggalan bnyk_

    ini msh nyesek kya chap sblm’a_
    hiks,, keren!
    mga Next chap’a mkn nyesek!! ‘PLAAK’

  12. kyuhyun-ah….pliz dong sadar dikit yesung cinta mati tuh ko masih aja nempel sih ma umin…….sungmin ko di sini sadis amat ya thor….kan umin manis buuuaaangeeettttt……

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s