Seeking Our Love – Chapter 7

Chapter 7.

Main Cast : Yesung, Siwon, Kyuhyun and other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Romance, Fluff, Hurt/comfort

Rate : T

Summary : Halangan Siwon untuk menyatakan apa yang dirasakan hatinya selalu datang, lalu bagaimana cara agar Yesung mengetahui isi hati Siwon yang sebenarnya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cerita ini terinspirasi dari video SEEKING FOR YOU, bisa dibilang mirip tapi juga tidak ^^~~ hope you like guys.

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 6 | Next Story Chapter 8

.

seeking7

.

Aku tidak mau menyakiti mereka, tapi kenapa pada kenyataannya disini aku adalah seorang yang sangat jahat? kenapa aku terus menyakiti mereka? Dan kenapa mereka seperti tidak pernah merasa sakit dengan apa yang aku lakukan? Apa sesakit itu luka yang aku torehkan sehingga mereka sudah kebas dan memilih untuk tetap bersikap seperti itu?

.

Ia merebahkan tubuhnya diranjang, mencoba untuk menutup mata, bermaksud untuk tidur? Tidak. Siwon tidak bisa tidur, ia hanya ingin merefresh otaknya, mengembalikan pikirannya seperti semula. Namun apa yang ia lakukan sia-sia, karena semakin ia mencoba untuk melupakan kejadian tadi, bayangan Yesung selalu muncul dibenaknya.

“Satu hal yang ingin aku tanyakan padamu Yesung. Apa kau mencintaiku…. Kim Yesung?”

“Jawab aku, apa kau mencintaiku? Atau malah… kau membenciku karena aku sudah melukai dia?”

 “Itulah jawaban Yesung!!”

Siwon terkekeh miris. Harusnya sejak awal ia tahu bagaimana hubungan Yesung dan Kyuhyun. Bukankah ia pernah melihat Kyuhyun memeluk hingga mengecup pipi Yesung didepan semua fans mereka? Didepan semua orang? Didepannya secara tidak langsung?

Kenapa tidak terpikir olehnya jika pertanyaannya tadi adalah hal konyol. Yesung tidak mungkin mencintainya karena Kyuhyun lebih berharga dibanding dirinya. Kalaupun saat ini ia memilih untuk mati, Yesung juga tidak akan ambil pusing. Sungguh Siwon merasa seperti orang bodoh, sangat bodoh.

“Aku… harus mulai berhenti mencintaimu…” ujarnya lirih. Semakin ia mencintainya Yesung, semakin ia merasakan luka dihatinya. Tapi apakah bisa ia berhenti mencintai Yesung? sosok yang sangat berarti dikehidupannya?

.

Cloudhy3424_Present

Seeking Our Love Chapter 7

Happy Reading

.

“Wonnie chagi~” Siwon membuka matanya ketika ia mendengar suara lembut yang sangat ia rindukan, dan saat ia membuka matanya, ia menemukan dirinya tengah tertidur dipaha seorang namja cantik berpakaian serba putih.

“Mom…Mommy?” Siwon menemukan Jaejoong, sang eomma tersenyum seraya mengusap lembut surai hitamnya. Siwon bangkit dan langsung memeluk tubuh sang eomma. “Mom, aku sangat merindukanmu, sungguh.”

“Mommy juga merindukanmu chagi.” Balas Jae sembari memeluk tubuh putranya tak kalah erat.

“Ta..tapi tunggu, ini dimana mom?” tanya Siwon dengan menatap sekeliling, apa ini surga? Kenapa disetiap mata memandang, ia melihat begitu banyak keindahan. Jae tidak membalas, ia hanya tersenyum seraya mengusap pipi Siwon.

“Kau semakin tampan chagi.”

“Mom~” Rajuk Siwon ketika Jae memujinya, bukan menjawab pertanyaannya.

“Kau ada masalah? Ceritakan pada mom, Wonnie.” Siwon menghembuskan nafas berat lalu menatap kearah lain. “Kau menentang rencana daddymu? Tidak menyetujui pertunanganmu dengan namja itu?”

“Aku….” Siwon tidak berani menatap mata Jae, walau ia tidak lama bersama dengan eommanya, tapi ia bisa merasakan bahwa setiap Siwon mencoba berbohong didepan mata Jae, sosok cantik itu akan langsung tahu jika Siwon sedang berbohong. “Aku….”

“Kau mencintai dia? Mencintai Kim Yesung?” Sahut Jae dengan mengusap lembut surai Siwon, sungguh ia sangat menyukai hal itu.

“Tapi…. dia akan menikah mom… Sebentar lagi.” Ucapnya lirih. Terdengar kekehan pelan dari Jae yang sontak membuat Siwon menoleh, menatap heran wajah sang mommy.

“Kau percaya jika dia tidak mencintaimu?”

“Apa?”

“Coba kau tanya pada hati kecilmu.” Tangan Jae terulur dan menyentuh dada putranya. “Disini, dihatimu yang paling dalam mengatakan bahwa kau percaya jika Yesung juga mencintaimu, namun kau terlanjur menyerah ketika tahu dia akan menikah.”

“Mom….”

“Kau sudah dewasa Wonnie, kau harusnya bisa berpikir jernih, berpikir menggunakan hati, jangan selalu terpengaruh dengan orang lain Wonnie.”

“Aku hanya tidak ingin melukainya mom, aku ingin dia bahagia, aku tidak mau menjadi perusak hubungan orang lain, apalagi sampai membuat Yesung menangis.”

“Percaya atau tidak, ia pasti sering menangis karenamu Wonnie.”

“Hng?” Siwon tersenyum miris setelah menatap wajah Jae, ia lantas membuang muka kearah lain. “Aku tidak tahu mom, aku bingung. Aku sungguh-sungguh tidak tahu apa yang harus aku lakukan.”

Jae tersenyum lalu memeluk tubuh Siwon sangat erat, mengusap punggung putra semata wayangnya tersebut, pelukan yang juga sangat Siwon rindukan. “Kau harus membuka matamu lebar-lebar, lihat sekelilingmu, lihatlah bahwa sebenarnya Yesung juga sangat mencintaimu Wonnie.”

Siwon tersenyum dengan membalas pelukan Jae, menenggelamkan kepalanya diceruk leher Jae. “Saranghae mom..”

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

Eomma, Appa dan Jongjin akan terlambat datang ke Seoul chagi, karena cuaca sedang buruk, jadi penerbangan menuju Seoul ditunda hingga cuaca sudah membaik.

Yesung terduduk melamun ditaman, ia menengadahkan kepalanya menatap awan mendung yang ia yakini sebentar lagi akan didampingi oleh hujan yang turun sangat lebat. Tapi saat ini ia masih belum mau beranjak dari kursinya. Ia masih memikirkan kejadian kemarin, kejadian dimana ia harus melihat kesakitan dimata Siwon.

Tapi ia juga berpikir keras, ia sangat yakin jika Kyuhyun juga merasa sakit karenanya. Ia sungguh bingung, tidak tahu harus melakukan apa, ia ingin mereka bahagia, namun kenapa ia malah membuat mereka sakit dan menderita?

‘Maafkan aku…’ Batinnya.

“Sunbae!!”

Yesung mengalihkan pandangannya ketika ia mendengar suara keras tidak jauh dari tempatnya duduk. Ia melihat seorang namja manis berlari untuk mengejar seseorang didepannya. Yesung memiringkan wajahnya sejenak hingga ia tersadar bahwa sosok yang tengah dikejar oleh namja manis itu adalah…

“Siwon?” Yesung bangkit dari kursinya lalu berupaya keras untuk ikut mengejar sosok itu.

.

“Sunbae!!” Kibum berlari mengejar Siwon yang berjalan cepat didepannya, ia tidak peduli dengan tatapan orang-orang yang menatapnya heran. “Sunbae tunggu aku!!”

Bugh.

“Appooo~~” lagi-lagi Kibum melenguh kesakitan saat Siwon kembali berhenti mendadak tanpa menatap kearahnya.

“Sudah aku katakan padamu Kibum, jangan pernah lagi mencoba mengejar atau berbicara denganku, karena pertunangan kita akan dibatalkan.” Ujar Siwon seraya menatap fokus kearah Kibum yang masih mengusap-usap hidungnya.

“Tidak!! Aku tidak mau, pertunangan kita tidak akan batal.”

“Kau keras kepala sekali eh? Harus kukatakan berapa kali lagi hah? Aku tidak tertarik padamu, lagipula aku yakin kau tidak mencintaiku begitupula aku, jadi untuk apa pertunangan ini terus dilanjutkan!!”

“Aku mencintaimu sunbae!!”

“Apa?” Siwon tercengang untuk beberapa saat hingga ia merasakan Kibum mendekatinya, mengulurkan kedua tangannya untuk mengusap lembut pipi berdimple itu.

“Ya… aku mencintaimu… Choi Siwon…”

Mata Siwon melebar seketika merasakan Kibum mencium bibirnya didepan semua orang.

.

“Aku mencintaimu sunbae!!”

“Apa?”

“Ya… aku mencintaimu… Choi Siwon…”

Yesung menghentikan langkahnya tepat beberapa meter dari tempat Siwon berciuman dengan namja manis itu. lagi-lagi ia harus merasakan hal lain dihatinya, sangat sesak. Hampir saja ia tidak bisa bernafas karena hal itu.

Matanya mulai memanas dan ia menekan kuat dadanya. Ia tidak mau melihat semua ini, ia ingin bertemu dengan Siwon untuk menjelaskan segalanya, menjelaskan apa yang ingin ia jelaskan tadi malam, tapi kenapa sekarang ia malah mendapatkan sakit seperti ini?

Apa ini balasan? Apa ini balasan dari Siwon karena kemarin ia telah melukai namja tampan itu?

Yesung melangkah mundur dengan sejenak ia menguatkan hatinya untuk tidak menangis. Ia mengutuk dirinya sendiri, kenapa ia harus ikut mengejar sosok Siwon jika pada akhirnya pemandangan ini yang harus ia dapatkan? Ia benar-benar menyesal, sungguh sangat menyesal.

Ia berpikir jika Siwon mencintainya sama seperti ia mencintai Siwon, namun ketika ia melihat Siwon berciuman dengan namja lain seperti ini. ia benar-benar mengubah pemikirannya. Siwon…. tidak… mencintainya…. itulah jawabannya.

.

“Ugh!!” Siwon mendorong kasar tubuh Kibum kebelakang. “APA YANG KAU LAKUKAN HAH!!” Bentaknya. Hampir saja ia melayangkan tangannya untuk menampar wajah Kibum sebelum akhirnya ekor matanya menangkap sosok Yesung yang tengah menunduk dan melangkah mundur. ‘Yesung…’

“Sunbae.. aku-“

“YESUNG!!” Siwon berlari mengejar Yesung yang juga berlari menembus kerumunan orang-orang yang tadinya memenuhi tempat tersebut. Ia tidak peduli dengan Kibum yang masih berdiri mematung ditempatnya tadi. “YESUNG TUNGGU AKU!!”

Siwon berlari kencang hingga akhirnya ia dapat menarik tangan mungil itu, membuat tubuh Yesung menghadap kearahnya. Nafas mereka memburu, dan Siwon masih melihat Yesung menundukkan kepalanya. “Yesung, aku-“

“Lepaskan aku!!” sela Yesung tanpa menatap obsidian itu, entah kenapa ia benar-benar tidak mau menatap wajah Siwon untuk saat ini. ia merasa begitu sakit dan kecewa.

“Yesung, kau harus mendengarkan penjelasanku, apa yang kau lihat tadi itu-“

“Benar.” Sahut Yesung lagi. “Apa yang aku lihat adalah benar, dia namja yang akan dijodohkan denganmu itu, benar bukan?”

“A..apa? s..siapa yang mengatakannya padamu?” Yesung tak menyahut, ia mengepalkan tangannya erat-erat ingin segera meninggalkan Siwon, namun kali ini genggaman Siwon cukup erat. Ia merasakan tangan Siwon mulai terulur dan menangkupkan kedua pipinya.

Yesung masih mencoba untuk menatap kearah lain walau Siwon sudah memenjarakan wajahnya. “Yesung lihat aku!!” Yesung masih tidak mau melakukannya. “lihat aku!!”

Chup~

Yesung terdiam sesaat setelah ia merasakan Siwon mengecup bibirnya, melumatnya pelan tanpa melepaskan tangannya yang terus berada dikedua pipi Yesung. walau sejujurnya apa yang dilakukan mereka adalah salah, namun Yesung tidak bisa membohongi dirinya sendiri jika ia menikmati ciuman Siwon.

Ciuman Siwon yang sangat ia rindukan. Awalnya ia masih terus diam dan hanya merasakan bibir tipis Siwon mengecap bibir kissablenya. Ini adalah ciuman yang tidak ia rasakan ketika ia berciuman dengan Kyuhyun. Dan Yesung sangat menyukai hal ini.

Tapi tak lama kemudian, Siwon melepaskan pagutan bibir mereka. Membersihkan bekas salivanya yang tercecer dikedua sudut bibir Yesung. “Apa kau mau mendengar sesuatu dari lubuk hatiku?”

“M..mwo?” Siwon tersenyum lalu mengalihkan tangan kanannya untuk menyentuh dada atas sebelah kirinya.

“Disini… disini ada-“

“Yesung hyung!”

“Siwon!” ucapan Siwon sontak terputus ketika mereka mendengar suara yang memanggil mereka. Baru saja Siwon ingin mengatakan yang sebenarnya, kenapa harus ada pengganggu lagi yang membuatnya mengurungkan niat awalnya huh?

“Hae, Hyukkie.”

Pletak_

“Appooo~”

“Apa yang kau lakukan pabbo!!”  seru Eunhyuk sembari menjitak kepala Siwon cukup keras.

“YA!! Hyukkie apa yang kau lakukan eh? Kenapa datang-datang sudah memukulku!!” ringis Siwon seraya terus mengusap kepalanya.

“Kau benar-benar pabbo Choi Siwon, kau tahu ini dimana hah? Dan kau mencium Yesung hyung sembarang seperti itu.”

Blush.

Wajah Yesung memerah seketika mendengar ucapan Donghae. Ia menundukkan kepalanya.

“Beruntung tidak banyak yang melihat, lebih baik kita secepatnya ke mobil dan pergi darisini,  keburu paparazzi datang dan memberitakan berita aneh-aneh tentang kalian.”

Siwon tercengang, betapa bodohnya dirinya. Ia tidak ingat jika Yesung yang sekarang adalah seorang artis, dan bisa dipastikan seluruh gerak-gerik Yesung akan dipantau oleh paparazzi.

Siwon menepuk keningnya keras. “Mwo!! Mianhae Yesung, aku-“

“Tidak ada waktu untuk bicara, cepat kita pergi darisini Siwon!!” Eunhyuk menarik tangan Siwon untuk secepatnya pergi dari tempat itu, dan spontan Siwonpun menarik tangan Yesung untuk mengikutinya.

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

“Aku sedang berjalan-jalan sebentar.”

“……………………”

“Ne, aku mengerti.”

“……………………”

Siwon melihat Yesung terus saja mondar-mandir dibalkon apartemen Donghae. Namja manis itu tengah mengangkat telpon dari seseorang dan Siwon tahu siapa yang menelpon Yesung saat ini.

Siwon berjalan mendekati Yesung ketika ia melihat Yesung sudah tidak menerima panggilan lagi. “Yesung,” panggilnya dan namja manis itu menoleh, mendapati Siwon tengah berjalan mendekatinya.

“Hng~ Siwon.”

“Maaf, tadi aku-“

“Sudahlah, tidak apa-apa.” Sahut Yesung mengikuti Siwon yang entah sejak kapan sudah menunduk.

“Aku tidak tahu lagi bagaimana caranya agar kau melihatku, oleh sebab itu aku melakukan hal bodoh seperti tadi, aku sungguh-sungguh minta maaf.” Sesal Siwon. Ia hanya takut jika Yesung akan membencinya seperti dulu. Ia tahu Yesung bukanlah namja yang mudah untuk didekati, bahkan bisa dibilang, awal mereka bertemu dulu seperti seekor kucing dan anjing.

“Ne, aku tahu kau memang bodoh Siwon.”

Glup.

Siwon melebarkan matanya mendengar ucapan Yesung, ia menatap tidak percaya sosok yang sudah berseringai tersebut. “M…mwo? apa kau bilang?”

“Aku bilang……” Yesung menatap obsidian Siwon lalu lebih menajamkan seringaiannya. “Aku tahu jika kau bodoh, makanya kau melakukan hal seperti tadi.”

“M…MWO?? YA!! YESUNG-AH!!” Seru Siwon tidak percaya.

“Ne? waeyo kau berteriak seperti itu eh? Aku hanya membenarkan ucapanmu tadi.” Yesung terkekeh sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

“Kau….” Siwon tidak bisa banyak berucap, ia hanya bisa berkomat-kamit seraya terus menatap wajah Yesung. ini yang ia sukai, ya walaupun terkadang ia cukup kesal mendengar ucapan Yesung. namun jika Yesung seperti ini, ia seperti melihat sosok ceria Yesung yang dulu, dulu saat mereka kali pertama bertemu.

Yesung terus terkekeh hingga tak lama kemudian ia terdiam, memfokuskan pandangannya kearah langit. Mendung, sedari tadi langit tidak menampakkan akan berubah menjadi cerah. Ia menggembungkan pipinya setelah menarik nafas panjang.

“Yesung.” Yesung tidak menjawab, ia hanya menoleh kearah Siwon lalu kembali menatap kembali kearah langit. “Yesung… aku mencin-”

JDAAARRR….

“AAHHH!!” Belum sempat Siwon menyelesaikan kalimatnya, suara petir menggelegar membuat semuanya berubah menjadi mencekam. Sebelumnya Siwon mendengar Yesung berteriak hingga saat ia melihat sosok Yesung, namja manis itu sudah memeluknya sangat erat. “Siwon… Siwon… aku takut….”

Tubuh mungilnya bergetar hebat, Siwon merasakannya walau bukan ia yang memeluk tubuh itu. Yesung ketakutan, ia sangat takut dengan petir? Itu yang ada dipikiran Siwon. “Sssttt… uljimma Yesung, kau tidak perlu takut, ada aku.” Siwon membalas pelukan Yesung tak kalah erat.

Ia mengusap-usap lembut punggung Yesung yang masih terasa bergetar hebat. “Aku…takut….”

“Uljimma, aku akan melindungimu.”

Percaya atau tidak, karena ucapan Siwon, Yesung sudah mulai merasa tidak takut lagi, deru nafasnya yang tadi sempat memburu kini mulai kembali normal, namun ia masih tidak mau melepaskan pelukannya ditubuh Siwon. Ia merasa sangat nyaman berada dipelukan namja tampan itu dan ia sangat-amat-menyukai-pelukan ini.

Tadinya Siwon memang sempat kecewa, kenapa setiap ia akan mengutarakan isi hatinya, selalu ada halangan untuk bisa mengatakannya. Dan ia tidak tahu lagi harus bagaimana agar secepatnya Yesung mengetahui isi hatinya.

.

“Petir diluar sangat menggelengar, hujannya juga deras sekali Kyunnie, apa kau tidak mau mencari Yesung.” ujar seorang yeoja paruh baya yang duduk disisi kiri Kyuhyun. Sedangkan namja tampan itu tengah menatap jauh kearah langit dari kamarnya.

“Aku sedang menunggu kabar dari seseorang tentang keberadaan Yesung hyung, eomma.” Jawabnya tanpa menatap kearah yeoja itu, eommanya sendiri.

“Kau sendiri sudah mencoba menghubunginya?” Kyuhyun mengangguk. Ia sungguh khawatir dengan keadaan Yesung saat ini. ia tahu bahwa Yesung takut akan petir, apalagi baru saja petir yang terdengar begitu menggelegar.

“Aku sudah berulang kali menghubunginya, tapi nomornya mendadak tidak aktif.”

“Lalu sekarang kita harus bagaimana Kyunnie? Eomma sangat khawatir dengan keadaannya.” Kyuhyun menatap eommanya lalu tersenyum.

“Eomma tenang saja, aku yakin setelah ini aku pasti bisa menemukan Yesung hyung.” ujarnya menenangkan seraya mengusap lembut bahu eommanya.

Drrtt… drrtt… drrtt…

Kyuhyun merasakan handphonenya berbunyi, buru-buru ia mengambilnya dan benar saja, itu adalah pesan dari seseorang yang sudah ia tunggu-tunggu.

“Wae Kyu? Pesan dari Yesung?” Kyuhyun menggeleng pelan sembari menatap kearah eommanya, ia lantas bangkit dari ranjang tidurnya. “Kyu kau mau kemana?”

“Aku mau menjemput Yesung hyung, eomma.” Serunya seraya berlari keluar dari kamarnya dengan sebelumnya mengambil coat yang menggantung ditiang gantungan. Hari ini eomma dan appa Kyuhyun sudah lebih dulu datang, sedangkan kakaknya mengatakan tidak bisa datang karena ada urusan mendadak diluar negeri.

Kyuhyun mempunyai satu orang kakak bernama Cho ahra. Sama seperti Yesung yang mempunyai seorang dongsaeng bernama Kim Jongjin. Dan mereka datang ke Seoul untuk mempersiapkan segala keperluan pernikahan Yesung dan Kyuhyun.

Kyuhyun menyewakan 2 buah kamar apartemen lagi untuk orangtuanya dan orangtua Yesung, karena ia tahu kamar apartemennya tidak mungkin cukup untuk menampung keluarga besarnya.

.

“Dia sudah tidur Wonnie?” Donghae masuk kekamar tempat Siwon berada, kamar kosong diapartemennya yang untuk sementara waktu adalah kamar Siwon tinggal.

Siwon mengangguk lalu mengusap lembut surai Yesung. “Dia takut akan petir Hae.”

“Aku mengerti, kau harus menjaganya Wonnie, diluar hujan deras, tidak menutup kemungkinan masih akan ada petir seperti tadi.”

“Ne Hae-ah, aku akan disini untuk menjaganya.” Donghae tersenyum kemudian menepuk pelan bahu Siwon.

“Katakan secepatnya atau kau akan menyesal seumur hidupmu.” Bisik Donghae yang membuat Siwon membulatkan matanya. Semenit kemudian ia mendengar pintu kamar itu tertutup lagi, menandakan bahwa Donghae sudah keluar dari kamar.

“Katakan secepatnya atau kau akan menyesal seumur hidupmu.”

‘Lalu bagaimana cara aku mengatakannya Hae? Selalu ada hambatan ketika aku berniat untuk mengutarakannya.’ Siwon mendekatkan wajahnya, mengamati dengan jelas setiap lekuk indah wajah Yesung yang kini terpejam. “Aku mencintaimu…. Kim Yesung….”

Chu~

Siwon mengecup barang sejenak bibir kissable itu lalu naik keatas ranjang, ikut merebahkan tubuhnya disamping Yesung. ia menarik tubuh mungil itu untuk masuk kedalam pelukannya, ikut tertidur dan memberikan kenyamanan bagi namja yang ia cintai.

Ketika Siwon memejamkan matanya, tanpa diduga, onix cerah itu terbuka. Ia menatap wajah Siwon yang kini tertidur. Ia tersenyum bahagia, sejujurnya tadi ia hanya berpura-pura tidur. Ia hanya ingin tahu apa yang akan Siwon ucapkan padanya.

Dan sekarang ia tahu, ia mengerti dan paham apa yang akan dikatakan Siwon. Siwon juga mencintainya sama seperti ia mencintai Siwon. Yesung sungguh bahagia. Ia menenggelamkan kepala dan tubuhnya lebih dalam didekapan hangat Siwon, merasakan jika Siwon semakin memeluknya erat, tidak berniat untuk melepaskannya. ‘Aku…. juga mencintaimu… Choi Siwon….’

.

~~Seeking_Our_Love~~

.

DUGH!! DUGH!! DUGH!!

Namja itu berdiri didepan pintu apartemen yang masih tertutup dengan terus mengepalkan tangannya erat-erat. Tidak ia pedulikan walau sekarang tubuhnya sudah basah kuyup karena hujan yang mengguyur kota itu.

DUGH!! DUGH!! DUGH!!

“YA!! AKU TAHU KAU ADA DIDALAM CHOI SIWON!! CEPAT KELUAR!!!” pekiknya keras seraya terus menggedor pintu itu. sekali lagi ia tidak peduli dengan pandangan orang-orang yang seakan-akan memandangannya kesal. Lorong apartemen itu memang sepi, namun masih ada beberapa orang yang berlalu lalang disekitarnya.

“CHOI SIWON CEPAT BUKA!! ATAU AKU AKAN BENAR-BENAR MENDOBRAK PINTU INI!!”

DUGH!! DUGH!! DUGH!!

.

DUGH!! DUGH!! DUGH!!

“YA!! AKU TAHU KAU ADA DIDALAM CHOI SIWON!! CEPAT KELUAR!!”

Siwon terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara jeritan diluar apartemennya. Ia mengerjapkan matanya berulang kali lalu mengusap wajahnya. Saat ia mendudukkan tubuhnya, ia melihat Yesung juga terbangun. Sepertinya namja manis itu tengah terganggu dengan suara gedoran pintu tersebut.

“Yesung, kau sudah bangun?”

“Hng~ siapa itu Siwon?”

“Aku tidak tahu.”

“CHOI SIWON CEPAT BUKA!! ATAU AKU AKAN BENAR-BENAR MENDOBRAK PINTU INI!!”

Yesung terkejut sesaat ia sudah bisa menelaah suara siapa itu. “Itu… Kyuhyun…” ujarnya lirih.

“Ne? Kyuhyun?”

.

CKLEK_

“YA!! APA KAU TIDAK PUNYA TATA KRA-!!” Bentak Donghae ketika ia membuka pintu itu lebar-lebar, tapi sesaat kemudian ia tidak bisa melanjutkan ucapannya melihat Kyuhyun tengah dikuasai emosi berdiri didepannya, terlihat ekspresi dan tatapan sadis namja berwajah putih pucat itu.

“Mana dia!!” tanya Kyuhyun dingin, sangat dingin. Donghae pun tidak bisa berbuat banyak, ia masih belum bisa mengendalikan pikirannya. Jujur ia sedikit takut melihat Kyuhyun seperti ini, walau ia tidak terlalu dekat dengan Kyuhyun, tapi setidaknya ia dapat merasakan aura menyeramkan didalam diri Kyuhyun. “AKU BILANG MANA DIA!!”

“Siapa maksudmu Kyu?” tanya Eunhyuk enteng, Ia tidak takut walaupun ia juga melihat sikap Kyuhyun yang berubah drastis. Namja berwajah putih pucat itu masih melemparkan tatapan membunuh kearah Eunhyuk dan Donghae.

“Jangan ditutupi lagi!! aku tahu didalam ada Siwon dan Yesung!!”

Glup.

Kedua namja yang tengah menghadang Kyuhyun itu meneguk salivanya susah. Bagaimana bisa Kyuhyun mengetahui jika Yesung dan Siwon ada di apartemen ini? seingat mereka, Kyuhyun tidak tahu tempat tinggal Donghae karena memang mereka tidak dekat. Lalu, siapa yang memberitahunya?

“Siapa yang mengatakan seperti itu eh?”

“Minggir Eunhyuk-ah atau aku juga akan menghajarmu!!” Kyuhyun mulai melangkah maju, namun Eunhyuk lagi-lagi menghadangnya, diikuti dengan Donghae yang juga mulai menghapus rasa takutnya.

“Kau tidak boleh masuk, ini apartemenku Kyuhyun-ah, kau harus meminta ijin terlebih dahulu kepadaku.” Cetus Donghae.

Kyuhyun berseringai lalu terkekeh lirih. “Meminta ijin?”

Bugh!!

Kyuhyun mendorong tubuh Eunhyuk yang memang berada tepat didepannya hingga terjerembab kelantai. Ia lantas mulai mencari keberadaan Yesung dan Siwon yang ia tahu ada diapartemen itu.

Darimana Kyuhyun tahu jika Yesung dan Siwon ada di apartemen Donghae? Seperti yang kita tahu tadi, Kyuhyun tengah menunggu kabar dari seseorang bukan? Dan tadi ia mendapatkan sebuah pesan masuk di handphonenya.

Cha.. Kyuhyun menyewa beberapa orang untuk terus memantau pergerakan Yesung, tapi sayangnya tadi para orang sewaan Kyuhyun harus kehilangan jejak ketika Yesung masuk kedalam mobil bersama Siwon, Donghae dan Eunhyuk.

Alhasil, mereka harus mencari dengan susah payah keberadaan Yesung hingga akhirnya mereka menemukannya dan memberitahukannya kepada Kyuhyun.

“KELUAR KAU CHOI SIWON!!”

BRAK!!

Kyuhyun membuka setiap ruangan yang ada diapartemen itu, mulai dari kamar mandi, kamar utama, ruang ganti, gudang hingga akhirnya ia sampai disatu ruangan yang belum ia buka. Tangannya sudah sangat gatal untuk segera menghabisi namja itu, namja yang ia yakini ada didalam kamar tersebut.

“Tunggu Kyuhyun-ah!! Kau tidak boleh semena-mena seperti itu!!” pekik Donghae kesal, Kyuhyun sudah keterlaluan, ini apartemen miliknya dan Kyuhyun dengan mudahnya masuk dan mengobrak-abrik isi didalamnya.

“Diam kau!!”

“Aku yang harusnya berkata seperti itu!!” Kyuhyun menoleh kebelakang untuk sekedar menatap Donghae dan Eunhyuk, kemudian ia tersenyum meremehkan hingga ia kembali fokus pada pintu itu.

Tangannya terulur meraih knop pintu dan mendorongnya kebelakang.

Cklek_

.

“Ne? Kyuhyun?” Yesung mengangguk lalu membuka selimut yang menutupi tubuhnya.

“Kita harus keluar Siwon, Kyuhyun bisa membunuhmu jika dia tahu kita berada dikamar yang sama.” Yesung takut, ia sangat takut melihat bagaimana sikap Kyuhyun jika sedang dirasuki oleh kecemburuan. Ia bangkit dari ranjangnya, tapi mendadak ia merasakan pusing dikepalanya. “Akh!!”

Yesung terjatuh kembali, terduduk diatas ranjang. “Yesung kau kenapa?” tanya Siwon cemas, ia meraih tubuh Yesung lalu memeluknya lagi.

“Kepalaku pusing, mungkin efek karena tiba-tiba terbangun dari tidur, ugh!! Pusing sekali Siwon.” eluhnya.

“Kau istirahat saja ne? Biar aku yang menghadapinya.” Yesung menggeleng seraya melepaskan diri dari pelukan Siwon.

“Kau tidak bisa melawannya sendiri, aku tidak mau terjadi sesuatu padamu.”

Deg!!

Siwon tercengang. Tidak mau terjadi sesuatu pada Siwon? tanpa sadar, ucapan Yesung tadi membuat dimple itu terlihat indah. Tanpa peduli apapun, Siwon langsung merekuh tubuh Yesung, memeluknya sangat erat, membiarkan Yesung terus meronta dipelukannya.

“Siwon lepaskan aku, kalau Kyuhyun tahu kau bisa mati.”

“Aku tidak peduli, meskipun aku mati aku tidak peduli, asalkan aku selalu bersamamu.” Sontak Yesung yang tadinya sempat memberontak terdiam seketika. “Aku tidak peduli apapun, karena yang aku pedulikan adalah keadaanmu Yesung, aku mencintaimu…”

CKLEK_

BRAK_

Pintu itu terbuka sempurna setelah membentur dinding dengan sangat keras. Memperlihatkan dua namja yang tengah melepaskan pelukan mereka tepat didepan mata Kyuhyun.

Kyuhyun benar-benar ingin membunuhnya, membunuh namja itu. kedua tangannya terkepal erat hingga memperlihatkan buku-buku jarinya yang memutih.

“Kyu, aku bisa jelaskan semuanya.” Ujar Yesung seraya mendekati Kyuhyun. Tidak… Yesung tidak mau melihat Kyuhyun yang seperti ini, aura ini sungguh menakutkan dan Yesung yakin pasti akan terjadi sesuatu pada Siwon. “Kyu aku-“

PLAK!!

Bugh!!

“Akh!!” tubuh mungil Yesung membentur dinding dengan cukup keras setelah Kyuhyun menampar pipinya.

“YA!! JANGAN MENYAKITI YESUNG!!” pekik Siwon tidak terima. Hampir saja ia berlari menghampiri Yesung yang terduduk dilantai, tapi ternyata Kyuhyun lebih dulu menahan bahunya.

“Kau… membangunkan macan yang sedang tidur Choi… Siwon…” desisnya.

BUGH!!

BRAAK!!

Tanpa ampun Kyuhyun menonjok wajah Siwon hingga namja tampan itu terlempar ke meja nakas disamping ranjang. “SIWON!!”

Donghae dan Eunhyuk bermaksud untuk berlari menolong Siwon tapi seketika tangan Siwon terangkat keatas, meminta mereka untuk berhenti. “Bawa….. pergi Yesung!!” pintanya sembari mengusap darah yang ada disudut bibirnya.

“Tapi Siwon, kau-“

“Aku mohon….. Hae, bawa Yesung pergi!!”

“KALIAN TIDAK BOLEH MEMBAWA YESUNGKU!!”

Srett!!

“Akh!!” Yesung meringis kesakitan ketika Kyuhyun menarik lengannya.

“JANGAN SAKITI DIA CHO KYUHYUN!!”

BUGH!!

Berganti Siwon yang memukul keras-keras wajah Kyuhyun hingga terjerembab kelantai, sontak genggaman tangan Kyuhyun pada lengan Yesung terlepas. “CEPAT BAWA YESUNG PERGI!!” Seru Siwon yang sudah mengunci pergerakan Kyuhyun dengan duduk diatas tubuh Kyuhyun.

“Aku tidak mau pergi tanpamu Siwon!!”

“KAU HARUS PERGI YESUNG!! HYUKKIE CEPAT!!”

“YA!! JANGAN SEKALI-SEKALI KELUAR DARI SINI DENGAN MEMBAWA YESUNG!!”

BUGH!!

“AKH!!” Lagi-lagi Siwon melayangkan pukulannya kearah wajah Kyuhyun.

“Siwon-“

“CEPAT PERGI YESUNG-AH!!” Jeritan Siwon kali ini langsung membuat Donghae dan Eunhyuk menarik kuat-kuat tangan Yesung untuk keluar dari kamar itu.

“Kita harus pergi hyung.”

“Tidak tanpa Siwon, Hae!! Aku mohon!!”

“Kita harus pergi, ini keinginan Siwon!!” mereka berdua terus memaksa Yesung berlari kecil untuk mengambil mobil di basement. Yesung meronta, ia tidak ingin Siwon ataupun Kyuhyun terluka, tapi kenapa sekarang ia malah harus lari seperti ini? Ini bukan keinginannya, sungguh….

Siwon dan Kyuhyun pasti terus mencoba untuk saling membunuh untuk memperebutkan dirinya. Yesung menangis, ia terus menangis dan membiarkan matanya memburam karena airmata. ‘Mianhae….hiks….mianhae…..’

“Donghae, Hyukkie?” seorang namja berperawakan tinggi besar berdiri tepat dihadapan mereka, menatap senduh kearah Yesung yang terlihat kesakitan menahan darah yang masih saja keluar dari pelipisnya.

.

“Apa maumu hah? Cepat lepaskan aku pengecut!!” desis Kyuhyun seraya menajamkan matanya menatap obsidian Siwon.

“berhentilah bersikap seperti ini Kyu!! Kau tahu Yesung sudah tidak mencintaimu, kenapa kau terus memaksanya seperti itu huh!!” Siwon masih mencengkram kedua tangan Kyuhyun yang berada dilantai yang terasa begitu dingin, dengan tubuhnya yang berada diatas tubuh Kyuhyun, bertumpu pada kedua lututnya.

“Kau bercanda, eh?” kekeh Kyuhyun. “Kalau bukan karena kau datang dikehidupannya, dia pasti sudah bahagia bersamaku. Kau yang menghancurkan segalanya, kau namja yang tidak tahu malu Choi Siwon.”

“DIAM!! Kau seharusnya membuka matamu, dia sudah tidak mencintaimu, dia hanya mengalihkan rasa cintanya padaku dengan berpura-pura mencintaimu.” Kekehan Kyuhyun tadi berubah menjadi senyuman miris.

“Kau tidak tahu apa-apa tentang dia, jadi jangan pernah menyimpulkan suatu hal yang tidak mungkin. AWAS!!”

BUGH!!

BRAKK!!

“UGH!!”

Entah mendapat kekuatan darimana, Kyuhyun mendorong tubuh Siwon cukup kuat lalu meninju ulu hati namja tampan itu hingga dari bibirnya mengeluarkan banyak darah. “Akh!!” Siwon merintih kesakitan.

“Begitu saja kau sudah merasa kesakitan eh? Bagaimana bisa kau menjaga Yesung!!” Kyuhyun tertawa meremehkan seraya berdiri, lalu meletakkan kaki kanannya diperut Siwon yang saat itu masih dalam keadaan terlentang dilantai.

BUGH!!

“AKH!!” Siwon kembali memuntahkan darah yang cukup banyak dari bibirnya ketika Kyuhyun menginjak-injak perutnya kuat-kuat. “Akh!! Kyuh…akh!!” tangan kekar itu meraih kaki Kyuhyun, ingin memindahkan kaki itu agar tidak berada diperutnya lagi, namun Kyuhyun seakan seperti baja yang sulit untuk dialihkan.

Ini sungguh sangat sakit, tubuh Siwon terasa remuk, tapi ketika bayangan Yesung tiba-tiba terlintas dibenaknya, ia mulai merasakan sedikit kekuatan lebih. Sekuat tenaga ia menarik kaki kanan Kyuhyun yang berada diperutnya hingga Kyuhyun tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya.

BUGH!!

Satu pukulan berhasil Siwon layangkan lagi. Dan Kyuhyun tidak tinggal diam, ia terus membalas pukulan Siwon. Bertubi-tubi dan sangat keras.

BAGH!!

BUGH!!

BRAK!!

Mereka tidak peduli dengan keadaan mereka yang sudah sangat mengerikan. Darah berceceran dimana-mana, bahkan mata mereka sudah tidak terbuka sempurna, melainkan menyipit karena pukulan satu sama lain.

Deru nafas mereka memburu hingga akhirnya keduanya terjatuh kelantai dengan bertumpu pada lutut mereka. “Aku…..akh….mencintai…Yesung….Kyu….!!” ujar Siwon lirih. Ia menekan dadanya kuat-kuat karena mulai merasakan sesak. “Sangat…..akh….mencintai….nya….”

BRUK!!

Tubuh Siwon lebih dulu tumbang karena pukulan yang terlampau banyak yang ia dapatkan dari Kyuhyun. Siwon memang sengaja tidak terlalu banyak membalas pukulan Kyuhyun karena ia sangat tahu jika Yesung tidak ingin ia menyakiti Kyuhyun. Siwon lebih rela tubuhnya hancur daripada harus membuat Yesung menangis karena tahu ia menghajar kekasihnya… oh atau bisa dikatakan ‘tunangan’-nya.

Kyuhyun tersenyum miris disisa-sisa kekuatannya, ia memandang tubuh Siwon yang sudah tidak sadarkan diri tidak jauh darinya. Lama ia berada dalam posisi seperti itu hingga akhirnya ia merasa tubuhnya tidak mampu lagi menahan berat tubuhnya.

Sebelum tubuh itu benar-benar tergeletak dilantai, Kyuhyun tersenyum, senyuman yang tidak pernah ia tunjukkan selama ini.

BRUK!!

.

~~Seeking Our Love~~

.

Namja manis itu masih menunduk disamping ranjang pesakitan milik ‘tunangan’nya. Tidak sekalipun ia berusaha untuk meninggalkan tempat itu karena ia tahu bagaimana kondisi tunangannya tersebut.

Sesekali ia mendesah berat, jujur ia ingin sekali keluar dari tempat itu dan beranjak untuk menghampiri sosok yang juga sama hancurnya seperti tunangannya tersebut, namun ia tidak mau melakukannya karena ia tahu itu adalah hal yang sangat salah.

Bagaimana mungkin ia berada dikamar orang yang ia cintai, sementara tunangannya sendiri juga dalam keadaan yang sangat mengkhawatirkan? Yesung tidak mau egois, dari awal ia sudah memilih jalan seperti ini, mau tidak mau ia harus terus menjalaninya, tidak ada pilihan lain.

“Eungh~~” lenguhan namja berwajah putih pucat itu terdengar ditelinganya, ia mulai mengangkat kepalanya dan menatap sosok itu.

“Kyu.. kau sudah sadar?” tanyanya menyakinkan, ia bangkit dari kursinya untuk sekedar melihat lebih dekat wajah Kyuhyun saat ini. “Kau mau minum?” tawarnya.

Sedang Kyuhyun sendiri tidak bereaksi, ia hanya sekilas menatap kearah Yesung ketika matanya sudah terbuka sempurna hingga detik selanjutnya ia menatap kearah lain. Yesung tahu Kyuhyun sedang sangat marah padanya. “Kyu?”

Kyuhyun menggeleng pelan masih tanpa menatap kearah Yesung. wajah tampan itu terlihat penuh dengan luka yang kini tengah terbalut kasa. Yesung mencoba mengulurkan tangannya untuk mengusap surai hazzel Kyuhyun, namun seketika tangannya ditepis oleh Kyuhyun. “Kyu…..”

Kyuhyun masih belum mau berbicara, ia tidak mau menatap Yesung, bahkan ia tidak mau jika Yesung menyentuhnya. Ia sudah sangat merasa sakit hati dengan sikap Yesung tadi, diam-diam ia juga memikirkan apa yang dikatakan Siwon padanya saat itu, namun keegoisan masih terus ada dan tertanam diotaknya.

“Kyu… mianhae…. aku…..”

Cklek_

Pintu berwarna putih diujung kamar terbuka dan menampilkan sosok namja berjas putih tengah berjalan mendekati dengan seorang suster dibelakangnya. “Dok.”

“Kyuhyun sudah sadar?” tanya namja yang dipanggil dokter oleh Yesung. Yesung mengangguk lalu membiarkan dokter mulai memeriksa keadaan Kyuhyun. “Bagaimana keadaanmu Kyu? Sudah lebih baik?” Kyuhyun tidak bereaksi, ia juga tidak mau bersuara, ia hanya menatap datar kearah dokter lalu sekali lagi membuang tatapannya kearah lain.

Sang dokter tersenyum, seakan mengerti apa maksud dari tatapan Kyuhyun barusan. Ia lantas memeriksa apa saja yang dibutuhkan Kyuhyun saat ini. “Bagaimana dok? Apa lukanya serius?” Yesung sedikit takut untuk bertanya, namun ia memberanikan dirinya karena ia juga khawatir melihat keadaan Kyuhyun saat ini.

“Bisa kita bicara diluar Yesung-ssi?” ujar sang dokter. Yesung mengernyitkan dahinya bingung hingga kemudian ia mengangguk.

“Kyu, aku keluar sebentar, nanti aku akan kembali.” bisiknya ditelinga Kyuhyun yang terus saja menatap kearah luar jendela. Kyuhyun memejamkan matanya ketika Yesung mengecup lembut pipinya, rasanya sungguh hangat bagi dirinya, ciuman Yesung memang selalu membuatnya tenang, tapi sejujurnya, dihatinya saat ini tidak ada ketenangan, ia sangat takut, takut akan kehilangan Yesung, namja yang sangat ia cintai.

Ia masih tidak menyahut sampai Yesung mulai berjalan keluar dari kamar, hingga akhirnya setelah ia mendengar suara pintu yang tertutup, ia baru mengedarkan pandangannya menatap pintu itu, tersenyum miris seraya menekan dadanya kuat-kuat. ‘Disini….. sakit…..sungguh….. ini sangat sakit.’

.

“Saya tidak tahu apa masalah yang sedang dia hadapi Yesung-ssi, tapi kalau saya lihat dari cara dia menatap tadi, sepertinya dia tengah tertekan dan tidak bisa keluar dari masalah yang sedang dia hadapi.” Terang sang dokter dan Yesung hanya bisa diam mematung dalam langkahnya.

Yesung merasakan tangan dokter itu menyentuh bahunya, seolah-olah tengah memberinya semangat. “-bantu dia mencari jalan keluar Yesung-ssi, tidak baik untuk kesehatannya jika dia terus seperti ini, kau mengerti maksudku kan?”

Onix Yesung menatap dalam iris namja paruh baya yang ada dihadapannya saat ini. “-hanya kau satu-satunya kunci utama agar dia kembali mendapatkan semangat hidupnya.” Ujar dokter lalu melenggang pergi meninggalkan Yesung.

Apa maksud dari ucapan dokter tadi? Apa itu maksudnya Kyuhyun tengah kehilangan semangat hidupnya? Yesung sebenarnya tahu kunci dari masalah ini ada pada dirinya.

Ia mengusap kasar wajahnya, mencari sebuah cara agar ia tidak lagi menyakiti ‘mereka’.

.

TO BE CONTINUED

.

Yayy ^^ 2 chapter terakhir.. adakah yang masih menunggu FF gaje ini *reader:Tidak *me: oke saya akan tetap mempublishnya /slap/authortaktahudiri wkwkwkwk

Mianhae ini lama sekali postnya ^^ karena beberapa minggu yg lalu lagi hiatus sementar *sigh* ^^

Semoga kalian tidak bosan membaca ff ini ^^

Next!! Leave a comment please ^^

#hugs

99 comments on “Seeking Our Love – Chapter 7

  1. Huuwwaaa kenapa jadi ngerasa kasian sama Kyuhyun ?? Yg sabar ne abang Kyu😀
    Ditunggu yaa kelanjutannya ^^ fighting …. !!!

  2. akhirnya update jg oen ^^

    uhhh,,gila pertengkarannya bikin deg2n oen….
    masing2 dri mrka tak mau mengalah tuk mendapatkan Mommy…

    Appa dach sadar,,trus nasib daddy gmna Oen ???

    di tgu chap selanjutnya ya Oen ^^

  3. eonnie kog ga blang2 uda update ?
    tpi gpp deh biar telat baca.a aku tetep comment ,
    ada aja dh halangan siwon nyatain prasaanya . tpi jadi ksian jga ama kyu😦 pokoknya di tunggu kelanjutanya🙂

  4. ini ff yewon kan unn?

    tp konflik’y d’bikin mnjurus k’kyusung yaa,,
    keren.. alur ga bsa ktebak sma reader😀 ko bisa? pengen donk.. xD
    prjuangan’y sesuatu bgt gtu nyampe 2 tkoh utama bersatu *hualah*
    next ><

  5. Bisakah aku mengatakannya? bahwa disini yesung begitu ‘egois’. Bisakah dia menentukan sikpanya? Bukankah jika terus seperti ini semua akan tersakiti, baik hatinya, kyuhyun ataupun siwon? Dia harus memilih, dengan begitu paling tidak hanya satu orang yang akan mengorbankan segalanya.

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s