Covered Love – Chapter 5

Chap 5.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 4 | Next Story Chapter 6

.

covered5

.

Dia memang namja yang berbeda dari yang lainnya, namja yang bisa membuat hatiku merasakan suka duka dalam menjalani hidupku ini. Kehidupanku memang lebih berwarna karena dirinya, lebih berwarna karena aku tidak hanya merasakan bahagia, namun juga rasa sakit yang entah disengaja atau tidak telah ditorehkan didalam hatiku.

.

“Boleh aku memelukmu hyung?” pinta Kyuhyun tiba-tiba. Yesung lagi-lagi harus merasakan harapan, harapan bahwa dirinya mungkin bisa bersama Kyuhyun walau pada kenyataannya tidak.

Seperti menggantungkan sebuah benda pada kayu yang tipis dan rapuh, yang sewaktu-waktu bisa jatuh, seperti itulah apa yang dilakukan Yesung saat ini. Ia terus membuat harapan bahwa suatu saat ia akan bisa bersama dengan Kyuhyun, walau nyatanya semua itu hanya sebuah harapan kosong yang malah membuat dirinya hancur berkeping-keping.

Yesung mengangguk dan langsung merasakan pelukan hangat Kyuhyun, walau ia sedikit meringis kesakitan karena pelukan Kyuhyun terlalu erat hingga membuat dadanya kembali sakit.

“Gomawo hyung, gomawo karena kau sudah berjuang keras untuk melawan kesakitanmu.”

“Hng?” Yesung mengernyit, tidak paham dengan ucapan Kyuhyun.

“Gomawo karena kau sudah berjuang hidup demi aku.”

DEG_

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 5

Happy Reading

.

Lagi. Yesung merasakan hal aneh didadanya, sedikit sakit namun juga terdapat kebahagian didalamnya. Berjuang hidup demi Kyuhyun? Apakah Kyuhyun sudah bisa merasakan apa yang dirasakan Yesung?

“K…kyu…”

“Ah hyung, kau harus cepat sembuh, karena kau harus menemaniku.” Sahut Kyuhyun sebelum Yesung menyelesaikan kalimatnya.

“Ye? Me…menemani…mu? kemana?”

Kyuhyun terkekeh lalu mengacak surai Yesung, “Kau tidak sadarkan diri terlalu lama hyung, apa kau lupa kalau acara pertunanganku dengan Sungmin akan digelar?”

Dan kali ini kebahagiaan yang tadi sempat ia rasakan musnah seketika, ia yang tadinya tersenyum mulai memudarkannya, tersenyum ambigu ketika Kyuhyun dengan polosnya menceritakan hal-hal yang terjadi selama Yesung belum sadarkan diri.

Mungkin ini adalah takdirnya, tidak akan pernah memiliki apa yang menjadi impiannya, tidak pernah bisa bersama dengan orang yang ia cintai, orang yang paling berharga dihidupnya, lalu untuk apa ia tetap bertahan hidup jika terus merasakan sakit seperti ini?

Tidakkah ia merasakan perih mendengar semua ucapan Kyuhyun? Tidakkah ia merasakan sesak didadanya jika Kyuhyun lagi-lagi menyebut nama namja lain didepannya? Kenapa ia masih bisa tersenyum walau dihatinya terasa begitu sakit? Kenapa? Kenapa ia bisa berbuat seperti itu??

“Hyung, aku bingung harus mengenakan pakaian yang seperti apa diacara pertunanganku nanti, dan aku tahu hanya kau yang mengerti kesukaanku, oleh sebab itu aku mengajakmu untuk membantuku memilihnya, kau mau kan?”

Siapa yang bodoh disini? Kyuhyun? Yang entah ia terlalu polos atau apa hingga tanpa sadar ia menyakiti hati seorang malaikat seperti Yesung?

Atau disini Yesung yang paling bodoh karena memilih untuk terus disakiti? Memilih untuk tetap mencintai orang yang jelas-jelas membuatnya terluka? Memilih Kyuhyun yang tidak mengerti perasaannya?

“Yesung hyung? Kenapa melamun? Apa kau tidak mau membantuku?”

“Ye? Ke… kenapa kau bertanya seperti… itu?” senyuman palsu itu kembali terlihat, begitu menyakitkan, serasa tidak ada lagi cahaya disenyumannya, semua terasa gelap.

“Karena kau diam saja hyung, aku pikir kau tidak mau membantuku.” Kyuhyun menunduk sedih, kesedihan yang tidak sebanding dengan kesedihan Yesung.

Yesung mengulurkan tangannya, menggenggam erat tangan Kyuhyun, “Aku akan membantumu Kyunnie.”

Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan Yesung, “Jinjja? Kau mau membantuku?”

“Mengurus semuanya, untuk kebahagiaanmu.”

Kalimat terakhirnya terasa begitu sangat menyakitkan. Untuk kebahagianmu… kebahagiaan seorang Kyuhyun, lebih rela mengorbankan perasaannya untuk kebahagiaan orang yang ia cintai. Lebih rela melihat orang yang ia cintai tersenyum bahagia bersama orang yang dicintai.

Sesosok manusia dengan hati malaikat yang memilih untuk merasakan sakit didunia secara terus menerus, membiarkan tumpukan luka itu terus menutupi jalan pernafasannya, dan hingga sampai saat ini… ia masih bertahan dengan semua itu.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Yesung mengayun-ayunkan kakinya di udara, kedua tangannya menggenggam erat rantai besi yang hampir berkarat dikedua sisi tubuhnya. Senandung lirih terdengar indah walau tersamar oleh deru angin yang menerpa tubuh mungilnya.

Suara ayunan yang bergoyang, suara burung yang berterbangan seakan menemani kesendirian yang sudah hampir beberapa jam ini sudah ia lalui.

Ia sendirian, menunggu seseorang yang hingga sampai saat ini belum menunjukkan batang hidungnya.

Yesung mendesah ketika ia sudah menyelesaikan nyanyiannya, ia menoleh kekanan dan kekiri untuk melihat apakah orang yang ia tunggu sudah datang, tapi ternyata terhitung sudah hampir 3 jam ia berada ditaman itu, sosok yang ia tunggu tak kunjung datang.

Tangan mungilnya bergerak masuk kedalam saku celana yang ia pakai, mengambil ponsel miliknya dan berusaha untuk menghubungi orang tersebut, tapi semuanya sia-sia ketika suara operator lain yang menjawab panggilannya.

“Huft…. kau dimana Kyu?” desahnya resah.

Entah Kyuhyun lupa atau memang sengaja tidak datang, hari ini ia berniat mengajak Yesung memilih-milih pakaian untuk acara pertunangan dirinya dengan Sungmin 2 hari lagi. Kyuhyun meminta Yesung untuk menunggunya ditaman tidak jauh dari pusat kota, tapi sekarang?

Yesung menengadahkan kepalanya, menatap langit sore kala itu dengan suara-suara burung yang masih bernyanyi, berterbangan dan menari diatas langit. Kedua sudut bibir kissablenya tertarik keatas, tersenyum samar.

Tap… Tap… Tap…

Derap langkah kaki yang seperti setengah berlari terdengar mendekat, senyuman samar yang ia tunjukkan semakin jelas terlihat tak kala suara hembusan nafas yang terengah-engah mendekatinya.

“Hyung… hosh…hosh…hosh… mianhae…. aku… hosh… terlambat.” Baritone bass terdengar sampai tepat disebelahnya.

Masih dengan tersenyum walau nyatanya ia sudah sangat lelah menunggu lama ditempat itu, ia menoleh, mendapati Kyuhyun masih mencoba mengatur nafasnya dengan surai hazzelnya yang terlihat tidak beraturan.

“Tidak apa-apa,” ucapnya seolah-olah ia tidak mempermasalahkan keterlambatan Kyuhyun yang sudah sangat membuatnya kelelahan.

“Tadi keluarga besar appa sampai dirumah hyung, jadi aku harus menemani mereka dulu sampai beberapa saat, aku tidak mungkin meninggalkan mereka yang datang jauh-jauh kan?”

Bukankah ini jaman modern? Kenapa ia tidak menelpon atau mengirim pesan kepada Yesung? Yesung bukannya tidak mau bertanya macam-macam, ia hanya tidak mau ikut campur atau memperbesar masalah, ia mengangguk dan menganggap Kyuhyun tidak sengaja melakukannya.

“Aku lapar, bisakah kita pergi sekarang?” pinta Yesung dengan mengerucutkan bibirnya yang entah sejak kapan sudah berdiri dihadapan Kyuhyun.

Kyuhyun mengangguk lalu keduanya pun berjalan meninggalkan taman.

“Kau sudah lama menunggu disana?” tanya Kyuhyun yang saat itu sudah berada didepan kemudi, mengemudikan mobilnya secara perlahan melewati jalanan padat kota Seoul.

Sedang Yesung menatap kearah kaca samping mobil, menatap berpuluh-puluh pohon yang sudah ia lewati. Bukannya tidak berniat menatap Kyuhyun, tapi entah kenapa ia merasakan sakit lagi didadanya, haruskah ia kembali berbohong dan mengatakan bahwa ia baik-baik saja sedangkan hatinya kembali rusak oleh kelakukan Kyuhyun?

“Hyung-“

“Aniya, aku juga baru datang, tadi eomma memintaku untuk membantunya dirumah sebelum aku ketaman.” Ucapnya yang lagi-lagi harus berbohong. Ia menatap kearah Kyuhyun dan tersenyum, senyuman yang sangat menyakitkan yang pastinya tidak dirasakan oleh Kyuhyun.

Yesung sangat pintar menyembunyikan lukanya, Yesung sangat pintar berakting seolah-olah dirinyia baik-baik saja.

Kyuhyun membalas senyuman Yesung dan mengangguk, ia merogoh saku celananya, mengambil ponsel miliknya dan mencoba menghubungi seseorang, awalnya Yesung mengernyit melihat apa yang dilakukan Kyuhyun, tapi ketika kedua sudut bibir Kyuhyun terangkat, tersenyum sangat lebar, ia mulai mengetahui siapa yang tengah dihubungi oleh Kyuhyun.

“Ye, yeoboseyo baby,”

Yesung menunduk, mencoba untuk kembali tersenyum walau nyatanya ia tidak bisa, matanya semakin memanas ketika ia mencoba untuk tersenyum. Ini lebih menyakitkan daripada ketika ia merasakan tembakan didadanya.

“Ye, aku sedang bersama Yesung hyung, kita bertemu disana?” Kyuhyun mendapati Yesung yang masih menunduk tanpa tahu apa yang terjadi, ia tidak berpikir apapun, ia tersenyum karena Yesung, sahabatnya selalu ada setiap ia membutuhkannya.

Yesung mengangkat kepalanya, bersandar pada jok mobil dengan wajah datarnya, menatap kembali jalanan luar yang semakin membuatnya sakit. Disetiap ia memandang, ia terus melihat beberapa pasangan yang bercanda, memeluk, tertawa, bergandengan hingga terkadang berciuman.

Ia ingin merasakan semua itu, merasakan cinta yang sebenar-benarnya, melakukan semua itu dengan orang yang ia cintai, Kyuhyun… dengan Kyuhyun, ia ingin melakukannya dengan Kyuhyun, tapi apakah bisa? Apakah ia bisa mendapatkan orang yang ia cintai?

“Ye baby, tunggulah, tidak lama lagi aku akan sampai disana.”

“……………”

“Ok.. bye.. I love you…”

“……………”

I love you??? I love you???

Kata-kata itu langsung terputar dengan indahnya dibenak Yesung, kata-kata itu seperti sebuah tali yang mengunci pergerakannya, lalu senyuman Kyuhyun diakhir kata-kata itu seperti sebuah pisau yang langsung menghujam jantungnya, tidak membuatnya mati secara langsung, namun menyakitinya secara perlahan, membunuhnya sedikit demi sedikit.

Klik.

Kyuhyun mematikan telponnya lalu kembali memasukkan ponsel itu kedalam saku celananya. Masih dengan tersenyum, ia kembali menatap Yesung yang tidak bosan-bosannya menatap kearah luar jendela.

“Apa pemandangan diluar begitu indah sehingga kau terus menatap ke luar hyung?” kekeh Kyuhyun disela pertanyaannya.

Yesung menarik sudut bibirnya, tersenyum tipis. “Ye, ini lebih indah daripada aku harus melihat wajah bodohmu itu.”

Ia tertawa kemudian dibalik semua luka yang masih ia rasakan, Kyuhyun pun ikut tertawa dengan sebelumnya mengacak surai hitam Yesung. “Kau jahat sekali padaku hyung, padahal aku dongsaeng terbaik yang pernah kau punya.”

Yesung memang tertawa, ia tertawa karena Kyuhyun memang pintar membuatnya tertawa dibalik semua yang sudah ia lakukan pada Yesung.

Itulah kehebatan Kyuhyun, seorang namja yang mampu memutar balikkan perasaan Yesung, hingga namja manis itu tidak bisa melakukan apapun kecuali diam dan menerima semua yang terjadi.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Yesung berdiri didepan etalase yang memamerkan beberapa pakaian mewah disebuah toko terkenal didalam sebuah mall. Namun matanya tidak tertuju pada pakaian yang terpajang didepannya, sorot matanya fokus pada kedua namja yang berada didepan ruang ganti tidak jauh dari tempatnya berdiri.

Sosok Kyuhyun yang tertawa lebar, sedangkan kekasihnya berusaha untuk memilihkan pakaian yang cocok untuk Kyuhyun. Lalu untuk apa ia tetap berada disana? Bukankah ia harus segera pergi daripada terus menatap tidak jelas pemandangan tersebut?

“Ini bagus, lihatlah!!”

Yesung mendengar ucapan Sungmin, dan ia melihat Sungmin memutar-mutar tubuh Kyuhyun untuk melihat contoh pakaian yang dikenakan calon tunangannya tersebut.

“Tapi aku tidak suka warna ini baby, kita ganti ya…”

Namja manis itu tidak bereaksi, hanya terus berada ditempatnya, tanpa senyum, tanpa apapun yang terlihat diwajahnya.

Ia hanya berkhayal jika saat ini ia berada diposisi Sungmin, tertawa layaknya namja manis itu, memegang kedua pipi Kyuhyun, mengecup sekilas bibirnya, memeluknya, menggenggam erat tangannya, ugh…. semua itu terasa menyakitkan jika harus terus dibayangkan.

“Tapi ini bagus, sangat cocok untukmu.”

“Kita tanya Yesung hyung saja, dia pasti bisa menilainya.”

Yesung yang mendengar namanya disebut langsung menatap kearah lain, berpura-pura melihat berderet pakaian mewah didepannya.

“Hyung, menurutmu bagaimana? Apa ini terlihat bagus?” tanya Kyuhyun sesampainya ia dan Sungmin berada dekat dengan Yesung.

Yesungpun menoleh dan melihat penampilan Kyuhyun yang menurutnya sangat terlihat tampan, andai saja ia yang menjadi pasangannya.. ah.. lupakan, jangan lagi mencoba berandai-andai tentang sesuatu yang tidak mungkin.

“Hng… warnanya sudah bagus, tapi sepertinya tidak perlu banyak ukiran dibagian depan,” saran Yesung dengan tersenyum manis.

“Cha… aku juga berpikir seperti itu hyung, tapi babyku ini….” Kyuhyun menghentikan ucapannya lalu mengacak surai Sungmin. “Dia menyukai model yang seperti ini.”

“Ini bagus Yesung hyung, di Prancis, model seperti ini yang paling laku.” Sahut Sungmin sambil mengerucutkan bibirnya, merasa kesal dengan kelakukan Kyuhyun yang mengacak rambutnya.

Yesung mengangguk ragu tanpa menghilangkan senyumannya, “Ah… ye… mianhae, aku tidak tahu apa-apa soal itu.” ia menunduk.

“Ya!! Baby jangan berkata kasar seperti itu pada Yesung hyung.” Kyuhyun bergerak mendekati Yesung lalu melingkarkan tangannya dibahu Yesung. “Yesung hyung itu paling tahu apa kesukaanku, jadi apapun pilihannya pasti bagus untukku.”

“Kyu sudahlah, kau harus mengikuti apa kata Sungmin.” Yesung mencoba melepaskan tangan Kyuhyun yang berada dibahunya.

“Tapi hyung-“

Yesung mengangguk seperti berkata ‘kau harus percaya pada pilihan Sungmin’. Hingga kemudian Kyuhyun mendesah dan berjalan menjauhi keduanya.

“Baiklah, aku akan mengambil ini.” ujarnya.

“Yayy….” Sungmin bersorak sembari berlari menghampiri Kyuhyun, meninggalkan Yesung kembali didalam langkahnya yang tertahan oleh pilihannya sendiri.

Tersenyum tipis dengan menatap kedua tangannya, entah apa yang sedang ia pikirkan saat ini.

‘Entah sampai kapan… aku akan terus mencintaimu seperti ini….’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Hari ini… hari dimana Kyuhyun akan benar-benar jauh dariku. Aku siap? Benarkah aku sudah siap menerimanya? Kenapa sepertinya sangat sulit bagiku hanya untuk mengucapkan ‘selamat’ huh? Dan ini… kenapa cairan bodoh ini terus saja mengalir dan membuat kedua pipiku basah? Uh… sudahlah Yesung.. kau itu namja yang harus siap menerima semua pilihanmu..

Lalu… apakah aku akan tetap bertahan untuk terus mencintainya? Apakah aku harus terus berada disisinya? Berpura-pura bahwa aku baik-baik saja? Menutupi semua luka yang entah sudah berapa lama aku rasakan.

Selama ini Yesung sudah bersusah payah untuk membantu Kyuhyun mempersiapkan acara pertunangan sahabatnya tersebut dengan Sungmin.

Dan hari ini, ia sudah bersiap-siap didepan cermin kamarnya, menatap dirinya yang mengenakan setelan berwarna hitam, menatap betapa menyedihkan dirinya saat ini. Menatap seluruh kesakitan yang terlihat diwajahnya.

‘Aku harus tersenyum bukan? Ini acara pertunangan Kyuhyun, aku harusnya bahagia karenanya.’ Ia menarik kedua sudut bibirnya dengan jari telunjuk tangannya. Tersenyum secara paksa hanya didepan cermin, karena setelah ia memutuskan untuk keluar dari kamar, ia harus tersenyum lebar seperti yang orang-orang itu lakukan nanti.

Langkahnya perlahan masuk kedalam kediaman besar rumah Kyuhyun, ia dan juga keluarganya menuju ketaman belakang rumah Kyuhyun, tempat dimana acara pertunangan itu akan berlangsung.

Begitu banyak tamu yang diundang dalam acara tersebut, ia mengedarkan matanya, mencoba mencari dimana keberadaan Kyuhyun, namun hingga saat ini ia tidak bisa menemukannya.

Ia menunduk melihat kedua orangtua Kyuhyun berjalan mendekatinya, setelah berbincang-bincang beberapa saat, ia memutuskan untuk berjalan menjauh, membiarkan kedua orangtuanya larut dalam perbincangan resmi dengan orangtua Kyuhyun.

Ia mendekati kolam renang yang ada didekat taman itu, menatap bayangannya yang bergerak diatas air yang tengah diterangi oleh bulan.

Ia sedikit terkejut melihat bayangan yang tadinya hanya satu kini ada dua, dan itu artinya ia tidak sendirian, disampingnya juga ada orang yang melakukan hal sama seperti dirinya.

Ia mengangkat kepalanya dan menoleh kearah samping.

“Sendirian?”

Yesung tersenyum, melihat siapa orang yang berada didekatnya, “Ye, apa kau melihat aku bersama orang lain huh?” ia kembali mengarahkan pandangannya kearah air kolam, melihat bayangannya lagi dan lagi.

“Dimana orangtuamu?”

“Sedang bersama ahjussi dan ahjumma.”

“Kenapa kau ikut kesini?” pertanyaan tersebut sukses membuat Yesung terkejut, ia lantas memutar tubuhnya dan menatap intens obsidian tajam sang namja tampan.

“Apa maksudmu hyung?”

Obsidian itu menyipit, dimple indahnya terlihat, “Bukankah acara ini malah akan membuatmu sakit? Kenapa kau keras kepala sekali?”

“Kyuhyun sahabatku dan ini adalah acara pertunangannya,”

“Tapi aku tahu sejujurnya kau tidak mau datang kesini kan? Kau tidak mau melihat acara pertunangan ini kan?”

“Cukup hyung, aku tidak mau mendengar ucapanmu.” Yesung beranjak pergi dari tempat itu, ia bersusah payah untuk bisa menerima segalanya dan datang ketempat ini, tapi kenapa..  kenapa Siwon semakin membuatnya tidak bisa menerima apa yang akan terjadi.

“Yesungie!!” Tangan kekar Siwon berhasil menahan pergelangan tangan Yesung. keduanya masih berdiri tanpa bertatapan, saling membelakangi layaknya tidak mau melihat satu sama lain

“Aku tahu tidak ada gunanya lagi aku menasihatimu, ini adalah pilihanmu, tapi satu yang ingin aku katakan.” Siwon berhenti sejenak, memutar tubuhnya dan menatap punggung namja manis itu, masih menggenggam erat pergelangan tangan Yesung.

“Larilah kepadaku jika kau tidak kuat dengan semua ini, aku tidak tahu sampai kapan kau bisa bertahan, yang aku tahu, manusia punya batasan tersendiri, dan aku yakin suatu saat nanti kau tidak akan lagi bisa bertahan setegar ini.”

Benar yang dikatakan Siwon, sedikitnya hal itu membuat Yesung tersenyum tipis. Ia memutar tubuhnya lagi dan menatap namja tampan yang lebih tinggi darinya itu.

“Aku mengerti hyung, kau tidak perlu khawatir, sampai saat ini aku masih bertahan karena aku masih sangat mencintainya.”

Siwon ikut tersenyum dan menggeleng, “Kau adalah namja terbodoh yang pernah aku kenal Yesungie, tapi aku bangga padamu.” Siwon menepuk-nepuk kepala Yesung lalu mengacaknya pelan.

“Ya!! Hyung… hentikan!! Kau menghancurkan tatanan rambutku!!” ia mengerucutkan bibirnya disambut tawa oleh Siwon yang benar-benar tidak mengerti kenapa didunia ini masih ada namja seperti Yesung.

.

Dan acarapun dimulai, taman kediaman rumah Kyuhyun begitu penuh dengan para undangan. Sosok yang ditunggu-tunggu diacara itupun akhirnya terlihat.

Kyuhyun, berjalan dengan menautkan jemari tangannya pada tangan sang kekasih yang juga berjalan bersebelahan dengannya. Yesung yang melihatnya mulai menarik nafas panjang, ia yang saat ini berada disebelah Siwon hanya bisa tersenyum tipis.

Kyuhyun terlihat begitu tampan, dengan balutan jas yang dipilihkan Sungmin beberapa hari yang lalu, sedang Sungmin sendiri terlihat manis dengan apa yang ia kenakan, serasi dengan yang dikenakan Kyuhyun.

Namja tampan itu melemparkan pandangannya kearah namja manis yang berdiri disamping hyungnya, dan iapun menerima balasan senyuman dari sosok tersebut.

“Kau baik-baik saja?” bisik Siwon sembari mendekatkan wajahnya kearah telinga Yesung, melihat bagaimana sikap namja manis disebelahnya itu sekarang.

Senyuman yang benar-benar dipaksakan, bahkan yang Siwon lihat, itu bukanlah senyuman, melainkan sebuah tangisan pilu yang menyakitkan.

“Jangan tersenyum lagi, aku sakit melihat senyumanmu Yesungie,” ucap Siwon lagi, dan Yesung langsung tersadar dari lamunannya, ia menatap kearah Siwon yang dengan tegas menatap onix miliknya yang memanas seketika.

“H…hyung…” Siwon mengernyitkan kedua alisnya mendengar suara Yesung yang sudah terdengar parau, benar-benar menutupi bahwa saat ini ia sudah menangis, menangis dalam diam.

“Kita pergi sekarang?” ajak Siwon seraya menyentuh pergelangan tangan namja bertubuh mungil itu. sedang Yesung menggeleng, menolak dengan halus.

“Selamat malam, selamat datang dikediaman keluarga Cho,” sapaan dari MC membuat mereka mulai fokus lagi pada acara, begitu pula Yesung dan Siwon, namun Siwon sama sekali tidak melepaskan genggaman tangannya, bahkan yang tadinya hanya menggenggam pergelangan tangan Yesung, kini mulai turun dan merapatkan tangan kekar itu kedalam dekapan telapak tangan mungil Yesung, menautkan jari-jari mereka cukup rapat.

“Malam ini, adalah malam yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan yang sedang dimadu cinta ini, Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin.” Seluruh pasang mata kini tertuju pada Kyuhyun dan Sungmin, pasangan yang saling menatap dengan senyuman manis penuh cinta, senyuman yang semakin menghujam tepat dijantung Yesung.

Tanpa sadar, Yesung mengeratkan genggaman tangannya, dadanya begitu sesak, apalagi ia mulai kesulitan dalam bernafas, entah apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Kaki-kakinya seakan tidak mau menopang berat tubuhnya lagi, terasa lemas. Dan ia hanya bisa berdoa untuk tetap terus bertahan sampai acara ini berakhir.

Siwon memahami apa yang terjadi pada Yesung, ia hanya melirik kearah namja manis itu berada, menatap tak adanya senyum cerah yang terlihat dibibir kissable itu.

Hingga tak lama setelah MC itu berbicara panjang lebar, ditambah dengan sambutan-sambutan dari appa Kyuhyun, sekarang giliran Siwon untuk maju dan memberi sepatah dua kata sambutan diacara pertunangan dongsaengnya tersebut.

“Aku kedepan dulu Yesungie, tetaplah disini.” Lirih Siwon seraya mengusap lembut surai hitam Yesung, meninggalkan Yesung yang masih berdiri ditempatnya.

“Selamat malam, selamat datang diacara pertunangan dongsaengku Kyuhyun dengan pasangannya,” Siwon sengaja tidak mau menyebut nama Sungmin, dan itu membuat keganjalan diantara orang-orang ditempat tersebut.

Tatapan Siwonpun terkadang hanya fokus pada sosok Yesung yang tersenyum kearahnya.

Cih!! Itu senyuman yang membuat Siwon ingin bunuh diri, sangat menyakitkan!!

“Saya tidak bisa berbicara banyak karena saya tidak ingin melakukan kesalahan, jadi saya hanya ingin mengucapkan selamat padamu Kyuhyun-ah,” Siwon menatap kearah Kyuhyun dengan senyum tipisnya, “Dan kau juga,” lagi-lagi Siwon tidak mau menyebutkan nama Sungmin secara terang-terangan.

Kalimat Siwonpun mendapat banyak pertanyaan diberbagai pihak yang datang diacara tersebut, ini sungguh aneh bagi mereka. Namun Siwon melakukan semua ini seolah-olah untuk menjaga perasaan Yesung, jika ia terlalu banyak berbicara untuk memberi sambutan, ia takut jika Yesung tidak akan kuat mendengarnya.

Puas dengan sambutan kelewat singkat miliknya, Siwon berjalan kembali kearah tempatya berasal tadi.

Sedang Yesung sudah mulai merasakan pening dikepalanya, pandangannya mengabur, kepalanya terangkat keatas tanpa sebab, yang pasti tubuhnya serasa tidak bisa lagi digerakkan.

“Yesungie….”

Ia mendengar suara Siwon semakin mendekat kearahnya, samar-samar ia melihat Siwon berlari kearahnya, namun tubuhnya mulai goyah, semuanya gelap dan hanya suara debuman tubuh dan air yang terdengar seketika.

JBURR_

Kaki Siwon terhenti melihatnya, sosok Yesung yang tiba-tiba terjatuh kebelakang dan tenggelam dikolam renang rumahnya.

Semua pasang matapun menatap kearah kegaduhan itu, termasuk Kyuhyun yang saat itu fokus pada Sungmin.

“YESUNGIE!!!” Siwon berteriak lantang, dadanya terasa sesak  melihat hal itu, buru-buru ia berlari mendekati pinggir kolam diikuti dengan gemuruh langkah kaki yang mengelilingi dirinya. “YESUNGIE!!!” Lagi-lagi ia berteriak melihat tubuh Yesung yang semakin tenggelam dikolam renang tersebut.

JBURR_

Tanpa pikir panjang Siwon melompat masuk kedalam kolam, berenang menyelamatkan tubuh Yesung yang sudah tidak sadarkan diri.

“Yesung hyung!!! Hyung!!!” seru Kyuhyun yang berada dipinggir kolam, menunggu Siwon kembali membawa Yesung keluar dari kolam.

Suasana mencekam, tak hanya Kyuhyun, keluarganya dan orangtua Yesung yang khawatir, tapi semua yang datang diacara tersebut ikut merasakan kekhawatiran.

Hingga tak lama kemudian Siwon terlihat dengan membawa tubuh mungil yang tengah terpejam , Kyuhyun semakin khawatir melihat wajah pucat Yesung. ia membantu Siwon mengangkat tubuh Yesung keluar dari air dan meletakkan tubuh itu dipinggir kolam.

“Yesung hyung, hyung irreona!!” Kyuhyun mengecek pergelangan tangan Yesung, lalu ia menekan-nekan perut Yesung untuk mengeluarkan air yang pasti masuk dan memenuhi paru-paru namja manis itu. “Yesung hyung!!”

“Beri nafas buatan!!” suara orang-orang yang berada disekeliling mereka sontak membuat Siwon, Kyuhyun dan Sungmin yang berada disamping kanan kiri Yesung membelalak lebar.

“Iya beri nafas buatan!!”

“Sungie….” eomma Yesung sudah menangis dipelukan suaminya, ia hanya berdoa dan berharap Kyuhyun akan menyelamatkan nyawa anaknya tersebut.

“Yesung hyung irreona!! Kajja buka matamu hyung!!” Kyuhyun masih menekan-nekan perut Yesung, “Tidak ada cara lain, aku harus memberinya nafas buatan.” Tanpa peduli dengan sosok Sungmin yang ada disebelahnya, Kyuhyun mendekatkan bibirnya untuk memberi nafas buatan, Sungmin sendiri sudah menutup matanya rapat-rapat, ia tidak kuat melihat namjachingunya berciuman dengan namja lain didepannya.

Tapi sebelum bibir itu benar-benar menempel, Siwon sudah menghalanginya terlebih dahulu, “Biar aku yang melakukannya!!” dengan cepat mengatakan semua itu, Siwon lantas mendorong tubuh Kyuhyun sedikit kebelakang dan menempelkan bibirnya tepat dibibir kissable Yesung yang sebelumnya ia buka sedikit, memberikan nafas buatan sembari menekan-nekan perut Yesung.

Kyuhyun terpaku, matanya terbelalak lebar dan terasa panas, yang lebih membuatnya aneh, hatinya seperti diremas oleh sesuatu yang menyakitkan, jantungnya berdetak sangat cepat melihat hyungnya terus menerus memberi nafas buatan pada Yesung, mengecup bibir kissable yang entah sejak kapan ingin ia rasakan lagi.

“Kyu….” Sungmin mengusap bahu Kyuhyun, menyadarkan namjanya dari lamunan panjang yang tidak Kyuhyun duga, lamunan ketika melihat hal yang menyakitkan didepannya.

Kenapa? Kenapa ia merasakan sakit melihat semua itu? rasanya begitu membuat sesak dan ia tidak bisa bernafas. Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya kasar, tidak… ini salah, ia terus bergumam dan menyalahkan dirinya sendiri, ia sudah mempunyai Sungmin, tidak seharusnya ia merasa….. cemburu –mungkin- melihat kedekatan Siwon dan Yesung.

“Uhukk…” hingga ia benar-benar tersadar saat namja manis itu memuntahkan air kolam dari bibirnya, wajahnya sangat pucat dan ia masih memejamkan matanya rapat.

“Yesungie….”

“Hyung… Yesung hyung….”

“Ky…y….u…uhukk….” Yesung berbicara tidak terlalu jelas, suaranya terbata-bata dan itu membuat orang-orang disekitarnya semakin cemas.

“Yesungie jangan bicara dulu, kami akan membawamu kerumah sakit.”

“Uhuukk…..” dan setelah terbatuk untuk yang kesekian kalinya, Yesung kembali tidak sadarkan diri.

“Yesungie!!! Yesungie!!” Siwon menggoyang-goyangkan tubuh mungil Yesung, ketika tidak ada pergerakan lagi, buru-buru ia menggendong tubuh itu dan berlari masuk kedalam rumahnya, diikuti dengan orangtua Yesung yang mengekor dibelakangnya.

Mereka bergegas untuk pergi kerumah sakit tanpa peduli lagi bahwa acara pertunangan Kyuhyun belum berakhir.

‘Kyu? Benarkah? Apa aku tidak salah mendengarnya?’ Kyuhyun bergumam dalam hati dengan memfokuskan pandangannya kearah pintu dimana tidak terlihatnya lagi sosok Siwon, Yesung dan orangtua Yesung. ‘Kau memanggilku hyung? Apa benar kau memanggilku?’

Sadar atau tidak, Kyuhyun menyentuh dada sebelah kirinya, meremasnya perlahan tanpa ada senyum yang mengembang dibibirnya, merasa sedikit sakit dan sesak ditempat yang sama.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Cahaya terang menyusup masuk diruangan serba putih tempat seorang namja manis masih menutup matanya, tapi sedikit demi sedikit terlihat pergerakan dari tubuh mungil itu. terlihat sekali bahwa ia tidak menyukai sebuah cahaya yang langsung menerpa kelopak matanya.

Sayup-sayup terdengar suara burung yang berkicau diluar ruangannya, perlahan ia memutar kepalanya kekiri, menatap kearah luar jendela dimana ia melihat dua ekor merpati bertengger dijendelanya yang sengaja dibuka.

Dua ekor merpati yang sangat cantik dan indah itu menatap kearahnya, sesekali berkicau seakan tengah mengajaknya berbicara. Bibir kissablenya bergerak, menaik keatas, tersenyum tipis tanpa mengeluarkan suara.

Ia mengerti bahwa saat ini ia tengah sendirian diruangannya, dan ia merasa sangat kesepian, tapi karena hadirnya dua ekor merpati itu, ia serasa mempunyai teman.

Namun sepintas ketika bayangan acara pertunangan Kyuhyun terputar diotaknya, senyuman itu kembali hilang dan rasa sakit kembali datang.

Tanpa sadar dua ekor merpati itu semakin masuk kedalam ruangannya, lalu bertengger diatas tubuhnya yang tertutupi selimut tebal.

Yesung mengarahkan tangannya perlahan ingin membelai dua ekor merpati cantik itu, tapi ketika ia berhasil mendekatkan tangannya, suara pintu yang terbuka membuat dua ekor merpati cantik yang menemaninya berlari keluar dari ruangan melalui jendela.

Yesung kecewa melihatnya, baru saja ia merasa senang karena ditemani oleh dua merpati cantik, tapi sekarang ia harus merasa kesepian lagi.

Suara langkah kaki masuk kedalam ruangannya dan Yesung berpura-pura menutup matanya lagi.

“Pagi Yesung hyung…”

‘Suara itu.. Kyuhyun… itu Kyuhyun….’

Yesung merasakan Kyuhyun mengecup keningnya cukup lama sembari menggenggam erat tangannya, “Hey kenapa kau belum membuka matamu hum? Uh… aku merindukanmu hyung…”

‘Kyu….’

Kyuhyun mendekatkan wajahnya mengusap-usapkan hidungnya pada pipi Yesung, lalu mengecupnya beberapa kali, “Hng… hyung, kau tahu hari ini Sungminie berangkat ke Prancis untuk beberapa bulan, dan aku akan kesepian tanpanya.” Wajah Kyuhyun berubah sedih.

Begitupula Yesung yang awalnya sudah merasakan bahagia dihatinya, ucapan Kyuhyun telak membuat tubuh Yesung serasa ditusuk ribuan jarum.

‘Cukup Kyu…. apa kau tidak menganggapku ada?’

“Aku awalnya takut jika acara tadi malam akan batal hyung, dan saat itu aku juga ingin berlari mengikuti Siwon hyung untuk mengantarmu ke rumah sakit, tapi Sungmin dan orangtuaku bilang bahwa pertunangan harus terus dilaksanakan karena tidak ada waktu lagi,”

‘Cukup Kyu.. aku mohon hentikan!! Jangan lagi mengatakan apapun!!’ Yesung ingin sekali berteriak, namun ia masih berusaha mengontrol emosinya, tapi ia tidak bisa mengontrol saat liquidnya meluncur dengan indahnya dikedua sudut mata yang tertutup.

Kyuhyun tidak mengetahui ketika Yesung menangis, karena ia fokus menatap luar jendela yang terlihat begitu cerah, “Aku sudah bertunangan dengannya hyung, dan sekarang dia meninggalkanku, huh… dia begitu menyebalkan,” bibirnya mengerucut.

“Hyung, apa kau juga bahagia dengan apa yang aku rasakan?” tanya Kyuhyun seraya memutar kepalanya menatap wajah Yesung, dan saat itu juga ia terkejut melihat setetes demi setetes liquid yang meluncur dari kedua sudut mata Yesung.

“Hey kau kenapa hyung? Apa kau bahagia? Atau malah sebaliknya?” Kyuhyun menghapus liquid tersebut dengan ibu jarinya, mengecup mata Yesung bergantian, “Aku tahu kau bahagia, karena kau adalah hyung yang paling aku sayangi.”

‘Hanya hyung? Benarkah hanya hyung? Tidak bisakah aku memilikimu Kyu? Tidak bisakah?’

Kyuhyun menatap benda bulat yang melingkar ditangan kirinya, “Aku harus pergi hyung, nanti aku kembali lagi setelah mengantar Sungmin ke bandara.”

‘Tidak Kyu… jangan pergi, aku mohon!!’

Chu~

Tubuh Yesung terasa menegang tiba-tiba saat bibirnya terasa berat, saat bibirnya merasakan sesuatu yang basah dan manis. Tidak… apakah Kyuhyun mencium bibirnya? Benarkah? Yesung ingin sekali membuka matanya, tapi ia tidak mau melakukanya, hanya tetap diam dan merasakan lumatan lembut dibibirnya.

“Ah.. maaf hyung, maaf.” Ujar Kyuhyun setelah ia menyudahi ciuman tak terduga itu, “A…aku harus pergi.” Kyuhyun berlari keluar dari ruangan, benar-benar tidak menduga bahwa ia bisa mencium hingga melumat lembut bibir kissable Yesung.

Ia mengusap kasar wajahnya dan menutup pintu ruangan Yesung perlahan, ‘Dasar bodoh!! Apa yang aku lakukan!!!’

Mendengar suara pintu sudah tertutup, Yesung membuka matanya perlahan, jemari mungilnya menyentuh bibir kissablenya yang masih basah karena lumatan Kyuhyun, ‘A…apakah… aku bermimpi?’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Hati-hati baby, kabari aku jika kau sampai di Prancis,” Kyuhyun memeluk tubuh Sungmin dan mengecup berulang kali puncak kepala tunangannya tersebut.

“Kau tenang saja Kyunnie, aku akan mengabarimu. Baiklah aku harus pergi.” Sungmin melepaskan pelukannya, sejenak mereka berciuman tepat didepan umum, tidak peduli dengan tatapan orang-orang yang menatap aneh kearah mereka.

Kyuhyun maupun Sungmin sama-sama menikmati apa yang mereka lakukan, “Saranghae Kyunnie…”

Dan entah apa yang terjadi, Kyuhyun serasa sulit mengatakan hal yang diucapkan Sungmin, “Kyunnie kau kenapa?” tanya Sungmin melihat mimik wajah Kyuhyun yang tiba-tiba berubah.

“Ne? Ah… gwaenchana…”

“Saranghae…” lagi, Sungmin mengatakan hal yang sama seperti sebelumnya. Tapi tetap saja tidak ada jawaban dari kyuhyun, bahkan Kyuhyun sendiri merasa aneh dengan dirinya yang hanya diam tidak seperti biasanya.

Jujur saja ia ingin segera pergi dari bandara dan menemui Yesung yang masih berada dirumah sakit, namun ia tahu ia tidak mungkin melakukan hal itu jika Sungmin masih ada disisinya.

“Ah… ya sudah, aku pergi dulu.” Ujar Sungmin pada akhirnya, sedikit kecewa dengan sikap Kyuhyun. Sungmin melambai, tersenyum lebar dan berjalan meninggalkan Kyuhyun yang masih membatu dalam langkahnya.

Ia begitu aneh memang, ia sendiri tidak tahu apa yang membuatnya seperti ini. Biasanya ia akan merasa sedih jika Sungmin pergi cukup jauh darinya, tapi tidak untuk sekarang ini, ia merasa…. semua biasa-biasa saja.

Ia menggelengkan kepalanya pelan, setelah melihat Sungmin sudah hilang dari pandangan, barulah ia melenggang pergi meninggalkan bandara, memacu mobilnya cukup kencang kearah rumah sakit.

.

“Hyung…. Wonnie hyung…” namja manis yang duduk diatas ranjang pesakitan itu sedari tadi terus menerus memanggil namja tampan yang duduk disofa depan ranjangnya.

“Hmm…” namja berdimple itu hanya bergumam tanpa mengalihkan matanya dari buku yang ia baca, terlihat sangat serius.

“Aku sakit apa?”

“Kata dokter kau terlalu lelah dan banyak pikiran,” ucapnya enteng, sebenarnya ia tidak bermaksud bersikap cuek kepada Yesung, namun ia sedikit kesal dengan sikap keras kepala Yesung, rasanya kalau ia tidak menganggap Yesung sebagai dongsaeng tercintanya, ia akan membiarkan namja itu mati begitu saja.

“Oh… bolehkah aku pulang? Aku bosan berada disini,” bibirnya mengerucut, wajahnya memancarkan cahaya cerah, ah.. atau simpulkan saja ia sedang meluncurkan puppy eyes andalannya.

Bugh_

Buku tebal yang ada ditangan Siwon tertutup dengan suara debuman yang cukup keras, obsidian tajam milik Siwon menancap langsung kearah onix Yesung, “Tidak sebelum kau benar-benar sehat.”

“Tapi aku baik-baik saja hyung, aku tidak sakit, aku bosan berada disini, aku ingin pulang kerumah, tidur dikamarku,”

“Tidak, jangan keras kepala Yesungie.”

“Hyuuuuung~~~” ia merengek layaknya anak kecil yang meminta permen kepada orangtuanya, sedang Siwon sendiri menggigit bibir bawahnya, ia sungguh tidak kuat melihat wajah menggemaskan itu, serasa ia ingin menerkam wajah Yesung saat ini.

“Ah hampir lupa, orangtuamu berangkat ke Cheonan tadi pagi karena urusan penting, mereka menyerahkanmu padaku selama mereka tidak bersamamu, jadi kau harus mengikuti apa kataku, arraseo!!”

“Ye? YA!! KENAPA MEREKA PERGI? Aku kan sedang sakit,” bibir kissable yang tadinya sudah sedikit tersenyum kini kembali mengerucut.

Siwon menggelengkan kepalanya, tersenyum tipis seraya bangkit dari sofa, berjalan mendekati Yesung, “Kau sedang sakit huh?” tanya Siwon dengan menyentuh ujung hidung mancung Yesung lalu menggoyang-goyangkannya.

Yesung masih dengan mengerucutkan bibirnya, “Tapi bukannya tadi kau mengatakan bahwa kau baik-baik saja? Kau tidak sakit? Kau ingin pulang?”

Yesung lantas melebarkan matanya, menatap horor mimik wajah Siwon disampingnya. Namja tampan itu melipat kedua tangannya didepan dada. Tak lama setelahnya Yesung terlihat salah tingkah karena ucapannya sendiri.

“Hng… itu… aku… sebenarnya… begini hyung… aku… hng….”

“Cukup bicaranya dan sekarang kau harus istirahat!!” sahut Siwon sambil mendorong pelan tubuh Yesung untuk kembali berebah diranjang.

“Tapi hyung… aku…”

“Cukup bicaranya atau kubungkam bibirmu itu Yesungie!!”

Glup_

Yesung menelan bulat-bulat salivanya, ia langsung menutup bibirnya dengan telapak tangan mungilnya, menggeleng dengan wajah takut yang sangat menggemaskan.

Siwon terkekeh lagi, mendaratkan bibirnya untuk mengecup lembut kening Yesung, menarik selimut Yesung sampai sebatas dada, “Tidurlah, aku akan menjagamu.”

“Hyung..”

“Hng?”

“Tidak jadi.” Siwon mengernyit heran untuk kesekian kalinya.

“Tidur Yesungie.”

Yesung memejamkan matanya perlahan, tapi sedetik kemudian ia kembali membuka matanya, “Wonnie hyung…”

“Apa lagi?”

Yesung sebenarnya ingin mengatakan apa yang dirasakan hatinya ketika Kyuhyun mencium bibirnya tadi, tapi ia tidak punya cukup keberanian untuk mengatakannya, “Tidak… tidak apa-apa,”

“Sungie-ah, kalau kau terus berbicara, aku akan meminta dokter untuk membiusmu sekarang juga.”

Yesung terkekeh lalu menutup matanya rapat-rapat, mendatangkan senyum lebar dari bibir Siwon ketika onix Yesung sudah bersembunyi dibalik kelopak matanya.

‘Entah kenapa aku merasa nyaman berada didekatmu Yesungie.’ batin Siwon seraya mengusap surai hitam Yesung terus menerus, memberikan kenyamanan pada namja manis yang tengah terlelap itu.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Dia sedang tidur, lebih baik kau jangan mengganggunya dulu,” pinta Siwon sembari menutup ruangan Yesung.

Tidak sengaja pula ia berpapasan dengan Kyuhyun yang akan masuk kedalam ruangan tersebut, “Aku tidak boleh masuk?”

“Tidak untuk sekarang ini, dia butuh istirahat!! Lebih baik kau pulang.”

“Lalu kau?”

“Orangtuanya memberiku tanggung jawab untuk menjaganya Kyu, jadi aku akan berada disini untuk menjaganya.”

“Kalau begitu aku juga akan berada disini untuk menjaganya.”

Siwon menatap datar sosok dongsaengnya itu, ia lantas menggeleng, “Terserah kau saja.”

“Annyeong Kyu…. annyeong Siwon hyung…”

Mereka menoleh bersamaan kearah suara itu datang….

Kyuhyun dan Sungmin akhirnya bertunangan, tapi saat ini Sungmin harus kembali ke Prancis karena suatu hal, apa sebenarnya yang sedang dilakukan Sungmin? Lalu bagaimana dengan Yesung? apakah ia akan tetap menyimpan perasaan itu? ataukah ada orang lain yang akan membuatnya melupakan cintanya pada Kyuhyun?

.

.

To be Continued

.

Huwaaaaaa~~ sumpah… bolehkah aku discontinued FF ini aja >_< ?? aku merasa gak ada feel lagi buatnya TT_TT.. hana chagi and all reader.. mianhae~~~

Gimana menurut kalian??? Leave a comment please >////<

#hugs

136 comments on “Covered Love – Chapter 5

  1. eonnie….mkin lma bca ff ni srsa dri Q da dtgh2 mrka…g kbyang alur’y mluz bgt eon kya jln tol # opo iki…

    Tuh kn eonnie mlai dh tkut2in Q klo ff ni mo discontiuned…jebal eon jgn…bgus bnr dh ff’y sprti yg mmbwt ff ni dh cntik mnz lcu unyu2 XD…..

    Hehehe…update klat y eon HWAITING

  2. buat yesung ngelupain cintanya kyu donk… ya meskipun ga spnuhnya ngelupain paling ngga bikin kyu sadar akan arti yesung buat dia gtu… biar kyu nyesel /biar adil jgn ye aja yg sakit di sini/ wkkk… # ank mommy yg baik :-* #di goreng kyu

    gomawooo….😉

  3. jngn lakukn itu,,crhta’a lg seru’a tuch…
    Kyu da mulai mnyadari prasaan’a…
    So jebal dilanjutkn ne… :-S

  4. jngn lakukn itu,,crita’a lg seru’a tuch…
    Kyu da mulai mnyadari prasaan’a…
    So jebal dilanjutkn ne… :-S

  5. LAAAAAAA !!! n maaf q br RnR. pkkx, q cm minta laa(jgn) d discontinued baik yg ni / yg lainx. ttp q tnggu! makasih

  6. Andwae!! Jangan didiscontinued, jebal~ eonnie bilang udah g’ ada feel waktu buat ff ini? Tp aku sebagai reader merasakan feelnya ketika membacanya, aku ikut terhanyut dengan jalan ceritanya ^^…
    Jadi, tetaplah semangat! Fighting! (^o^)9

  7. oenni, sumpah aku geregetan…. oenni ayolah langsung chekck aja… cepetan maksudnya…. hemh, udah gerah ngeliat si sungmin itu…. hahaha lanjut oenni😀

  8. sprty g ada yg bs bt sungie mlpkn cnty ma kyu?!!!
    wlpn trs sdh gra2x sft kyu yg polos
    aplg sft sungie yg kras kpla……
    bnr2x mrptkannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
    (dewdew 90)

  9. Huks ini sebenernya yang bodoh siapa sih?
    Yesung yang terus-terusan bertahan padahal hatinya terluka?
    Atau Kyuhyun yang ngga sadar2 kalo sebenernya dia sama yesung itu saling mencintai?
    Atau siwon yang ngga cepet-cepet ngungkapin perasaannya sama Yesung dan lebih memilih nunggu Yesung sampe cape mencintai Kyuhyun?
    Atau emang semuanya bego? ><

    kirain habis kejadian itu kyuhyun bisa langsung cepet sadar, eh ternyata tetep aja tunangan sama sungmin -_-
    huks sumpah kesian banget sama Yesung T.T
    dia sampe nyebur ke kolam renang gitu ;;;

    okesip, ditunggu lanjutannya!
    Asap!!
    Gamau tau, pokoknya gaboleh discontinued!
    Titik!!!
    Ps : mian telat komen😄

    • yg bodoh itu yg nulis dan yg membuat inspirasi *tunjuk2 yg comment* wkwkwkwkw
      karena aku terinspirasi cerita angst yewonmu yg selalu nyiksa mom, jadi disini jg disiksa wkwkwkw
      gomawo~~~

  10. Musti apdate nie e0n !? Scepat.na !? *maksa

    Kyu ntu bner” kagak peka yak ?! Xebelin gt rasa.na pngen tendang tu pantat.na evil *esmosi Kciant Encung~ knpa dirmu slalu trsiksa ?! *pundung

    menurut nae Kyu disni PHP dech ke Encung. Jhat beud pngent beud jambak, tendang, cekek Kyu sma Umin krna udah bwt Encung sdih *pout

  11. ANDWAE…!! #triak pke toa
    jangan discontinued..!!
    Lgi seru” ny eon msa mau d stop sih.. Lanjut ne, jangan nakut”in pke kta2 ‘discontinued’…😥
    d tnggu next chap ny eon….

  12. dulu udah pernah baca tapi belum riview gara gara ga tau caranya, dan skarang aku mau riview^^
    tapi mianhae sebelumnya karena langsung di capt 5 hehe..

    huaaa yesung kenapa kau begitu baik eoh??
    kyu juga kenpa bodh banget si -_-
    hatinya udah bilang cnta, tapi egonya nolak ><

    lanjut eon^^

  13. Woah,,,jgn brnti dong chingu,,,
    Ceritanya lgi seru jg,,,
    Q bacanya ja smpek kebawa prasaan.
    Tpi chingu,klo bisa,jgn sbulan skali dong dipublis,lamaaaaaaa,,,,,,
    G sabar nunggunya,,,

  14. baru tau ff ini ‘-‘
    aku beneran nangis baca ff ini eon T^T
    yesung kuat banget ya.. klo aku udh g bakal bisa sekuat yeye..

    kyu kapan sadar yesung cinta sama dia?
    kyu udh mulai cemburu nih.. dia nyium yeye krn alasan apa?

    lanjut ya eon. jgn discontinued T_T

  15. Omg Keerennnnnnn bangetttt critanyaaa aaaaaaa sungieee T.T
    Lanjutttt dongggg aaaaaa love it >.< smangat nulis critanyaaa….hwaiting!!!

  16. Jangaaaaaaaan hana-ya, jgn didiscontinue dong.. Ga seru ah kl ngegantung gitu saeng..
    Lanjutttt Yªªª;)Yªªª;)Yªªª😉 ?
    Ditunggu loh..

  17. Sbenernya gak kuat baca.a , gak kuat yesung d sakitin terus . Mga dia jdi cinta ma siwon gtu ya dkit jga gpp lah , biar kyu cemburu , itu yg trakhr muncul syapa ? N sbnr.a sungmin k prancis ngpain ? Penasaran😛 tetep lanjut ya eonnie ..😉

  18. Sumpah, dr awal bca sampai akhir bnr” g bisa diem *nangis*
    huft~ knp air mta Q g hbs” cba?

    Dhy unn, your d’best!!
    hati Q ikut t’iris” jd’a_ huks:-/

    DAEBAK!!

    cpa lg itu yg dtg?! ‘PLAAK’

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s