poss

Possessive – Continues

Chap 1.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fluffy, Romance

Rate : M

Summary : Bagaimana jika seorang Couple yang terbilang aneh di Super Junior menemukan seorang anak yang menganggap Yesung adalah Mommynya? Apa yang akan dilakukan Yesung, Kyuhyun dan member Super Junior yang lain?

Warning : Yaoi, Typo(s), NC, alur cepat, Mpreg, OOC.

Cr : this is request story by Winz a.ka sjflywin saeng chagi, Rina Eon Happy birthday to you guys ^^V

All reader ^^… hope you like ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Next Story Chapter 2

.

poss1

.

“ARRGGHHH!!!”

Suara teriakan lantang disebuah kamar membuat beberapa namja yang terbilang ketampanannya diatas rata-rata itu mendesah malas. Ini sudah kesekian kalinya mereka mendengar suara teriakan dipagi hari.

Bukan mereka tidak mau menolong, tapi memang mereka tahu apa yang sedang terjadi saat itu.

“KYU-AH… AKH….. ANDWAEEEE!!!”

Namja mungil yang tengah menekuk kakinya disofa semakin mengeratkan pelukannya pada namja manis yang duduk disebelahnya, ia menenggelamkan wajahnya diceruk namja yang menjabat sebagai kekasihnya itu.

Ia takut, ia merasa merinding tiap kali mendengar suara teriakan yang dilanjutkan dengan desahan-desahan diapartemen tersebut.

“A…aku tidak kuat….” ujarnya lirih.

Namjanya yang tengah memeluk hanya tersenyum sambil mengusap lembut punggung namja mungilnya. sedangkan namja tampan lainnya yang juga sudah tidak kuat mendengar suara-suara nista tersebut hanya bisa mematung.

“Hng… Hae-ah… bisakah kita kekamar sekarang?” pinta namja bergummy smile yang entah kenapa wajahnya memerah ketika mengatakan semua itu.

“Ne? untuk apa kekamar? Aku masih ingin menonton televisi Hyukkie..”

“Ta…tapi aku….” jujur saja, Eunhyuk –namja bergummy smile- ingin kekamar karena tiba-tiba saja ia ingin melakukan sesuatu dengan Donghae –namjachingunya-, mungkin efek suara-suara yang ia dengar dari kamar lain diruangan itu.

CKLEK_

Hingga kemudian mata mereka beralih kearah pintu yang kini terbuka, pintu yang memang berada tidak jauh dari tempat mereka duduk didepan ruang televisi.

“Eungh….” namja berwajah putih pucat yang kini tersenyum… ah… lebih tepatnya berseringai itu membenarkan coat yang ia pakai, lalu memakai dengan benar tas ranselnya. “Hyung….. aku harus pergi, tolong jaga Yesungie hyungku.” Ucapnya.

“Ne? kau mau kemana?” Sungmin –namja manis yang memeluk namja mungil bernama Ryeowook- bertanya. Ia melepaskan pelukannya dan fokus menatap Kyuhyun yang masih berdiri didepan kamar yang tertutup.

“Aku harus latihan untuk musicalku hyung, aku tidak tahu nanti malam bisa pulang atau tidak. Kalau ada apa-apa dengan Yesungie hyungku, tolong kabari aku ne, aku pergi.. annyeong….” tanpa berbasa-basi dan mendengarkan ucapan para hyungnya, namja tampan itu langsung melesat keluar dari apartemen atau sebut saja dorm yang menjadi tempat tinggalnya dan para hyungnya.

Namja-namja lain yang juga masih berada didepan ruang TV bertatapan dengan tanda tanya besar, setelah melakukan ‘itu’ dengan namjachingunya, sebut saja –Yesung-, dengan seenaknya ia pergi begitu saja. Oh~ magnae itu benar-benar menyebalkan.

.

Cloudhy3424_Present © 2013 KyuSung Fanfiction

POSSESSIVE_Chapter 1

Happy Reading

.

Ditempat lain, tepatnya diruangan yang kini terasa pengap dengan bau cairan cinta, sosok manis yang berada diatas ranjang tanpa mengenakan pakaian itu berusaha untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya.

“Ah…ah…Kyuh….ouh….cukup….ah…”

Terlintas dibenaknya ketika tadi, dirinya dan Kyuhyun –namjachingunya- melakukan hal yang mungkin sudah lama tidak mereka lakukan. Hal tersebut kini membuat tubuhnya terasa remuk, dan bagian selatannya terasa perih hingga dirinya hanya bisa berebah diranjang tanpa melakukan apapun.

‘Kau… gila…. Kyunnie….’ batinnya dengan napas yang masih terengah-engah.

“Ah… hyungie…baby…kau ketat…akh….sekali hum…..”

Blush…

Wajahnya memerah seketika bisikan Kyuhyun ditelinganya tadi membuatnya malu, memang bukan yang pertama ia melakukan hal ini dengan Kyuhyun, tapi entah kenapa ia masih merasa canggung bila harus melakukan ‘itu’ dengan namjachingunya.

Yesung berguling-guling diatas ranjang dengan tangannya yang setia menutup wajah, hingga tanpa sadar ketika ia bangkit dari tidurnya, tubuhnya menegang, ia merasa ada yang berdenyut dan terasa menyakitkan.

“ARRGGHHH!! KYUHYUN-AAAAHHHHHH!!!!”

.

“Kau kenapa tersenyum seperti itu Kyu?” seorang namja yang kini duduk dimobil, lebih tepatnya disamping Kyuhyun itu terheran melihat salah satu member Super Junior yang mengaku termuda tengah tersenyum-senyum tanpa sebab.

Sedang Kyuhyun yang mendengar pertanyaan dari managernya hanya menggeleng pelan masih dengan senyumannya, ia lantas menatap kearah luar jendela dengan terus menahan tawa.

Ia ingin tertawa karena ia membayangkan wajah Yesung saat ini, namja manis itu pasti sedang berteriak karena ulahnya.

‘Setelah ini kau pasti menghubungiku baby…’ batinnya lalu merogoh ponselnya disaku celana.

Drrtttt…. drrtttt…. drrtttt….

Benar tebakan Kyuhyun, ia berseringai melihat ada panggilan masuk dari namja yang ia cintai, foto Yesung yang tengah mempoutkan bibirnya dijadikan wallpaper diponsel namja tampan itu.

Ia ingin sekali tertawa ketika melihat wallpaper ponselnya dan tawanya hampir saja meledak berpikir bahwa saat ia menerima panggilan itu, namja manis yang mempunyai suara dengan not lebih tinggi darinya itu akan berteriak lantang.

“Wae Kyu? Ada telpon masuk, kenapa tidak secepatnya kau angkat?” manager bertanya saat Kyuhyun hanya menatap layar ponselnya tanpa berniat melakukan apapun.

Kyuhyun mengangguk pelan masih tanpa menatap sang manager, cukup lama ia membiarkan ponselnya bergetar hingga akhirnya ia menekan tombol hijau diponselnya.

“Yeo….boseyo…” ucapnya pelan seraya menahan tawanya.

“KYUHYUN-AAAAAAH!!!”

Bingo.

Kyuhyun langsung menjauhkan ponsel dari telinganya ketika suara itu berteriak lantang, bahkan manager serta sopir yang ada dimobil langsung terkejut tak kala mereka mendengar suara jeritan itu.

“Ne…Ne… hyungie baby, wae? Ke…kenapa berteriak?” ia berpura-pura tidak tahu, jujur ia ingin tertawa keras kali ini, perutnya terasa sakit jika terus ditahan seperti ini.

“APA YANG KAU LAKUKAN HAH!! KENAPA BENDA INI MASIH ADA DIDALAM TUBUHKU??”

Kyuhyun terdiam…

1 detik….

5 detik…

15 detik….

“BWAHAHAHAHAHAHAHA….” tawa Kyuhyun meledak seketika, sontak manager dan sopirnya terjingkat karena suara tawanya.

‘Anak setan!! Tidak tahu sopan santun!!’ gerutu sang manager dengan menatap kesal kearah Kyuhyun yang ingin sekali berguling-guling didalam mobil.

“YA!! YA!! KENAPA KAU TERTAWA HAH!! CEPAT KEMBALI DAN CABUT BENDA INI ATAU…..” terdengar Yesung menghentikan ucapannya, masih membiarkan Kyuhyun larut dalam tawanya.

Cukup lama, hingga beberapa menit kemudian ia sudah tidak lagi mendengar tawa Kyuhyun. “Atau apa baby?”

“Atau aku….”

Kyuhyun mengernyitkan dahinya, apa yang akan dilakukan kekasihnya kali ini? “Baby, kau masih disana?”

“ATAU AKU AKAN MEMINTA MEMBER UNTUK MENCABUT ALAT INI DARI TUBUHKU, DAN ITU ARTINYA MEREKA JUGA AKAN MENIKMATI TUBUHKU!!”

JLEB_

Kyuhyun seperti terhempas dari bumi ketika mendengar kalimat Yesung. apa ia tidak salah dengar? Jika member mencabut benda itu atau bisa dijelaskan sebuah vibrator yang masih tertanam dihole Yesung, itu artinya para member bisa saja menikmati tubuh sexy namjachingunya.

Apalagi Kyuhyun sangat tahu jika beberapa dari member ada yang memiliki ketertarikan dengan namjachingunya itu. Bodohnya dirinya yang melakukan hal gila seperti ini.

Awalnya ia hanya ingin menggoda namjachingunya dengan sengaja tidak menarik keluar vibrator yang tertanam dihole Yesung saat mereka melakukan ‘itu’, tidak pernah terpikirkan jika pada akhirnya Yesung akan mengatakan hal gila seperti itu.

Itu benar-benar kalimat gila yang pernah Kyuhyun dengar. Kyuhyun yang masih diam dalam keterkejutannya membuat managernya mulai heran. Tadi ia melihat Kyuhyun tertawa hingga serasa ingin berguling-guling didalam mobil, lalu sekarang? Mendadak namja dengan wajah putih pucat itu terdiam seperti mendengar berita duka yang sangat menyedihkan.

“Kyu…. gwaenchanayo?” managernya menggoyang-goyangkan lengan Kyuhyun hingga ia tersadar, lantas ia menatap datar wajah managernya itu lalu mengarahkan pandangannya kearah lain, menarik napas sedalam-dalamnya.

“Kyu, kau mendengarku? Kau masih disana? Bagaimana? Apa aku perlu melakukan hal itu sekarang jika kau tidak mau kembali?”

Kyuhyun mulai kesal dengan ucapan Yesung, ia memejamkan matanya erat-erat. Lalu membukanya.

“JANGAN LAKUKAN APAPUN SELAMA AKU BELUM SAMPAI DISANA!! KAU MENGERTI!!!”

Klik.

Ia memutus sambungan telponnya dengan suara menggelegar. “Manager hyung kita kembali ke dorm sebentar, aku melupakan sesuatu.” Bohongnya.

“Hng? Tapi kita sudah lumayan jauh dari dorm Kyu, tidak bisakah kau mengambilnya nanti setelah latihanmu selesai.”

“Tidak bisa hyung, kita…harus…segera…kembali!!! sekarang!!!” pintanya mendesak. Ia terus menjerit frustasi didalam mobil hingga mau tak mau mobil itu berputar arah kembali ke dorm.

.

:: POSSESSIVE ::

.

Dengan sedikit berlari, Kyuhyun terus berpikir tentang ucapan Yesung, sial sekali tadi dijalan sedikit terkena macet, dan ia yakin Yesung pasti menunggu lama, ia mulai pesimis apakah namja manis itu masih bertahan dengan vibrator yang tertanam diholenya.

Sesekali ia mengacak frustasi rambutnya, ia merutuki apa yang sudah ia perbuat, ia sangat bodoh, sungguh benar-benar bodoh.

DUGH!! DUGH!! DUGH!!

“HYUNG BUKA!!! BUKA PINTUNYA!!!” Jeritnya dari luar pintu dorm sambil terus menggedor pintu berwarna putih itu.

“Kyu, tidak usah tergesa-gesa, kau itu kenapa?” Manager mencoba menahan tangannya untuk bersabar, tapi namja tampan itu menepisnya dan terus dengan kasar menggedor pintu.

“HYUNG CEPAT BUKA PINTUNYA!!”

“Nuguseyo?” sebuah suara terdengar dari doorbot yang ada disisi kirinya.

“Ini aku, magnae, cepat buka!!” Ucapnya tanpa memperdulikan apapun.

Cklek_

Dan pintu itupun terbuka, menampilkan sosok Shindong yang menatap heran Kyuhyun yang terlalu terburu-buru.

“Dimana Yesung hyung?” tanya Kyuhyun cepat dan Shindong yang masih terkejut hanya menggendikkan bahunya pelan.

“Ya!! Kyu-ah, bukankah kau harus latihan musical? Kenapa kau kembali lagi?” Kyuhyun tidak menyahut pertanyaan hyungnya itu, ia melangkahkan kakinya masuk ke dorm hingga kakinya membeku melihat Yesung tengah tertawa lebar dengan beberapa member diruang TV.

“Eh? Kyu, kau kembali?” Yesung tersenyum lalu berdiri perlahan, langkahnya cukup pelan dengan ringisan diwajahnya karena merasakan sakit dibagian selatannya.

“Hyung.. bukannya tadi kau….” Kyuhyun terkejut, sangat terkejut melihat Yesung saat ini. bukankah tadi namja manis itu menjerit dan memintanya untuk segera pulang agar mengambil vibrator yang ia tanamkan diholenya?

Lalu kenapa sekarang Yesung malah tersenyum walau kadang meringis karena sakit didepannya? Kyuhyun menatap Yesung dari atas hingga bawah, jika dilihat dari cara berjalan, sepertinya vibrator itu sudah tidak ada lagi diholenya, lalu????? SIAPA YANG MENGAMBILNYA???

Kyuhyun terperangah memikirkan apa yang ia pikirkan saat ini, apa mungkin para member yang membantu namjachingunya? Dan itu artinya……

“Si….siapa…yang….mem…membantumu….baby?” tanya Kyuhyun sedikit takut dengan jawaban yang akan dilontarkan Yesung sebentar lagi. ia tidak mau jika jawabannya adalah ‘para member yang membantuku.’

Kyuhyun akan langsung menghancurkan dorm bila apa yang ada dipikirannya benar-benar terjadi.

Namun saat ini ia hanya melihat senyuman Yesung, namja manis itu berjalan lebih dekat kearah Kyuhyun hingga kemudian…

PLETAK_

Dengan cukup keras Yesung memukul kepala Kyuhyun yang memang sedikit tinggi dibanding dirinya. “Kau itu bodoh hah!! Kau ingin mengerjaiku??” omelnya.

“B…baby, aku-“

“Aku apa huh? Setelah kau membuatku tidak bisa berjalan, kau malah sengaja tidak mau mengambil benda itu dari dalam tubuhku, kau itu bodoh atau apa Cho Kyuhyun!!!” pekik Yesung dengan wajah memerah, ia tahu ucapannya tersebut pasti menimbulkan gelak tawa dari member.

Dan benar saja, ia dan Kyuhyun mulai mendengar kekehan lirih dari member yang ada dibelakang Yesung.

“I…itu…itu karena….”

“Karena apa? alasan apa lagi huh? Kalau bukan karena Wookie yang menolongku, pasti sampai sekarang benda itu masih ada ditubuhku!!” Ryeowook yang mendengarnya hanya bisa menunduk, diliriknya caramel Kyuhyun menajam kearahnya. Ia semakin menunduk karena merasakan aura hitam yang melingkupi tubuh Kyuhyun saat ini.

“Wookie?” tanya Kyuhyun meyakinkan. Yesung mengangguk dengan mengerucutkan bibirnya. “Apa itu artinya, Wookie….” Kyuhyun memicingkan matanya, menatap Ryeowook dan Yesung bergantian.

-ccc-

“ARRGGHHH!! KYUHYUN-AAAAHHHHHH!!!!”

CKLEK_

BRAK_

“HYUNG!!”

“Yesung Hyung!!”

Glup_

Keheningan menerpa seketika, mata semua member kecuali Siwon dan Kyuhyun mengerjap-erjap beberapa kali melihat pemandangan didepannya, melihat Yesung yang tidak mengenakan apapun duduk diatas ranjang dan sontak mengekspos seluruh tubuhnya.

5 Detik….

10 detik….

20 Detik…..

“KYAAAAAAAAAA!!!!”

BLAM_

Pintu kamar itu ditutup lagi oleh Sungmin yang memang posisinya tadi memegang knop pintu. Kedelapan namja yang tadi melihat sosok Yesung mengambil nafas sebanyak-banyaknya, kejadian itu benar-benar diluar dugaan mereka.

Tidak pernah sekalipun mereka berpikir akan melihat tubuh Yesung yang terekspos sempurna tanpa celah seperti itu.

“Astaga!! Mataku bersih!! Aku polos!! Sungguh!! Aku polos!!” Donghae menepuk-nepukkan tangan diwajahnya lalu berjalan cepat meninggalkan tempat itu.

Eunhyuk yang tadinya masih terdiam lantas mengejar namjachingunya yang ternyata masuk kedalam kamar.

“Hng… sepertinya aku harus pergi, Nari pasti menungguku.” Ucap Shindong lalu tanpa mengucapkan apa-apa lagi, setelah mengambil coatnya, ia berlari keluar dari dorm. Menyisahkan 5 orang namja yang masih membatu didepan pintu.

Sungmin, Ryeowook, kangin, Henry dan Zhoumi masih setia saling menatap heran satu sama lain. “Mimi-ge, kau harus ikut berbelanja denganku, sekarang!!” Henry menarik tangan namja jangkung yang berdiri disebelahnya untuk secepatnya meninggalkan tempat itu.

Satu persatu dari mereka berguguran sebelum kejadian besar yang –mungkin- akan menimpa mereka.

Tinggallah ketiga namja itu, mereka tampak berpikir keras. “Eungh… jadi sekarang… hng… apa.. yang kita lakukan?” tanya Sungmin memecah keheningan.

“A..aku tidak..tahu….” jawab Kangin dengan menunduk, menggaruk tengkuknya pelan.

“Se…sepertinya kita harus…..” Ryeowook menghentikan ucapannya dan menatap polos kearah Sungmin dan Kangin. “Harus…..”

“WOOKIEEEEEE!!!!!”

Jeritan keras dari dalam kamar Yesung sontak membuat ketiganya terjingkat. Mata mereka membulat karena keterkejutan yang tidak bisa dikatakan sedikit.

“WOOKIIEEEEEE…AAKHH…..”

Kali ini mereka juga mendengar suara isakan disertai dengan suara kesakitan dari Yesung, cukup lama mereka membiarkan Yesung memanggil-manggil nama eternal magnae itu, hingga akhirnya ketiganya mendesah lirih.

“Kau harus masuk Wookie.”

“Ne, mungkin dia membutuhkan bantuanmu baby.”

“Ta…tapi hyung…”

“Kajja cepat masuk!!” Sungmin sedikit mendorong tubuh Ryeowook untuk mendekat kearah pintu, lalu ia dan juga Kangin berjalan menjauhinya. “Cepat ketok pintunya!!” lirih Sungmin dengan menggunakan bahasa tangan.

Ryeowook menutup matanya takut dan mengambil napas dalam sebelum akhirnya mengetuk pintu tersebut.

Tok… Tok… Tok…

“Ye…Yesung hyung, aku masuk?”

“Wookiee… hiks….”

Bukannya menyuruh masuk, Yesung malah terdengar menangis. Ryeowook semakin bingung harus melakukan apa, disisi lain ia ingin segera masuk kekamar itu, tapi disisi lain jika ia terlalu terburu-buru membuka pintu, ia takut jika ia melihat pemandangan seperti tadi.

“Hyu…hyung…tu…tutupi tubuhmu dulu ne? Aku masuk sekarang…” Ryeowook mulai menghitung sampai angka 5 lalu pelan-pelan memutar knop pintu didepannya.

Ia bisa menghembuskan napas lega setelah melihat Yesung sudah menutupi tubuhnya dengan selimut tebal.

“Wo…Wookkie….”

“N…ne hyung? Waeyo?” Namja mungil itu melihat wajah Yesung memerah dan menunduk, entah menutupi wajahnya yang malu atau  tengah menahan sesuatu karena terlihat tubuhnya sedikit bergetar.

Yesung mulai memberanikan diri untuk menatap Ryeowook yang masih berdiri dibelakang pintu yang sudah tertutup. “Kau… bisa membantuku?”

“Hng?” alis Ryeowook bertaut. “Membantu… apa hyung?”

“Kyu.. Kyuhyun… dia….” Yesung berbicara sangat bertele-tele, Ryeowook sudah hampir mati karena penasaran, ia masih melihat gelagat aneh dari tubuh hyungnya tersebut.

“Hyung… Kyuhyun kenapa? Aku…. harus membantu apa?”

“Kyuhyun…. dia memasukkan…. vibrator didalam tubuhku Wookie…”

Glup_

Tubuh Ryeowook kembali menegang, ingin sekali ia berlari keluar dari kamar, namun saat ini ia tidak mungkin melakukannya.

“-da…dan… aku tidak tahu.. cara mengambilnya…” wajah Yesung kembali menunduk malu. Sama seperti yang dilakukan Ryeowook, jika Yesung meminta bantuan kepada namja sepolos Ryeowook, sepertinya itu adalah hal yang salah, atau malah bisa dibilang ini-adalah-hal-yang-sangat-salah.

Ryeowook memang pernah melakukan semua itu dengan Sungmin –namjachingunya-, namun ia juga tidak pernah melepaskan vibrator sendiri dari dalam tubuhnya. Dan sekarang? Yesung meminta tolong hal yang belum pernah ia lakukan? ini sebuah permintaan yang tidak masuk akal  bukan?

“Hyung… a…aku juga… belum pernah… melakukannya..”

“Hiks….”

“Ya…ya!! hyung…. jangan menangis, kita…. coba saja ne!!” Ryeowook masih menjauhkan tubuhnya dari Yesung yang berada diatas ranjang.

Yesung mengangguk pelan lalu menatap Ryeowook. “Lalu.. apa yang harus aku lakukan sekarang?”

Namja yang juga menjadi koki didorm itu menggaruk tengkuknya, ia tidak tahu step awalnya. Ia mulai berpikir cukup keras hingga tak lama kemudian ia mulai mendapatkan ide, entah itu berhasil atau tidak.

“Hyung, kau buka saja selimutmu, lalu buka kakimu lebar-lebar atau menungginglah, setelah itu buka…. ho…holemu dengan tangan…” Ryeowook menghentikan ucapannya, ini sangat memalukan!! Sungguh!! Ia bukanlah seme!! Ia sama seperti Yesung yang menjabat sebagai uke!!

“Lalu apa lagi Wookie?”

“Re…rebahkan saja kepalamu dibantal, itu membuatmu tidak memerlukan kedua tanganmu untuk menopang tubuhmu.” Yesung mengangguk dengan wajah imutnya, oh~ kalau saja didepannya saat ini bukan Ryeowook melainkan Kyuhyun, pasti sosok manis tanpa busana itu sudah habis.

“-se…setelah itu, gunakan saja tangan kirimu untuk membuka….ho…holemu, lalu… gunakan tangan kananmu untuk mengambil benda itu.” Setelah menyelesaikan kalimatnya, Ryeowook menunduk dalam-dalam, mimpi apa ia semalam, kenapa ia harus mengajari hal-hal tabu seperti ini kepada hyungnya sendiri?

“Eungh… sepertinya idemu tidak buruk, aku coba sekarang ne!!”

“Tunggu hyung!!!” seru Ryeowook ketika melihat Yesung akan membuka selimutnya.

“Hng? Wae?”

“A…aku keluar dulu, itu lebih baik.” Yesung mengangguk mengiyakan ucapan Ryeowook.

“Wookie!! Gomawo~~” Ryeowook tidak menatap Yesung, ia yang tadinya akan keluar dari pintu hanya mengangguk cepat lalu melesat keluar dari kamar.

-ccc-

“Apa? kau berpikir Ryeowook sudah menyentuhku begitu?” telak. Kyuhyun menatap tidak percaya sosok namjachingunya saat ini yang sedang berkacak pinggang.

“-kau seharusnya berterima kasih padanya, karena dia yang sudah mengajariku.”

“MWO?” Bukan hanya Kyuhyun yang berseru, semua member minus Kangin dan Sungmin melontarkan hal yang sama. “WOOKIE MENGAJARIMU?” lanjut mereka.

Yesung hanya mengangguk sambil menatap kearah member.”Wae? apa ada yang salah?”

Bukannya menjawab pertanyaan dari Yesung, semua member kecuali Sungmin dan Kangin menatap heran sosok mungil yang berada ditengah-tengah mereka itu, ini benar-benar mengejutkan. Seorang uke polos atau sebut saja uke-terpolos-di super junior mengajari seorang Yesung? apa itu mimpi? Apa mereka saat ini masih bermimpi?

“Ti…tidak mungkin… si….si polos….”

“AAHH CUKUP!!! AKU MASIH POLOS!!! AKU TERPOLOS DISINI!!!” Ryeowook seketika menjerit karena tidak tahan dengan tatapan yang ia terima dari semua member, ia berlari masuk kedalam kamar dan menguncinya.

PLETAK_

“Appooooo~~~” Kyuhyun lagi-lagi meringis kesakitan, Yesung memukulnya lagi dan kali ini ia merasa dengan kekuatan lebih.

“Semua ini gara-gara kau Evil Magnae!!”

“Ke..kenapa aku? A..aku hanya-“

“Hanya apa huh?” sahut Yesung, sungguh kalau saja yang ada dihadapannya saat ini bukan namja yang ia cintai, Yesung pasti sudah membunuh sosok itu.

“Huh semoga saja Yesung hyung tidak mengingat kejadian tadi.” Gumam Donghae sangat lirih tapi karena saat itu keheningan menerpa ruangan mereka, semua pasang telinga member SJ itupun mendengarnya.

Mereka semua menatap Donghae tidak percaya, begitupula Kyuhyun dan Yesung. “Mwo? Apa maksudmu ikan?” Kyuhyun bertanya dengan memicingkan matanya, sepertinya ia sedikit paham apa yang terjadi.

Yesung sendiri yang baru menyadari akan ucapan Donghae tiba-tiba merasa wajahnya panas, ah…. ia sungguh malu, atau… itu sungguh sangat memalukan!!

Eunhyuk membungkam bibir Donghae dengan tangannya dan tersenyum kearah Kyuhyun seakan-akan mengatakan bahwa apa yang dikatakan Donghae tidak perlu dipikirkan.

Tapi bukan Kyuhyun namanya jika ia menganggap semua itu simple, ia berjalan mendekati dengan wajah yang mungkin bisa dikatakan –bersiap membunuh-.

“Katakan apa maksud ucapanmu? Apa yang terjadi? apa yang tidak diingat Yesung hyung?”

“K…Kyu…sudah…” Yesung menarik tangan Kyuhyun untuk menghentikan langkahnya. “Ti…tidak ada yang terjadi, sungguh.” Sejujurnya Yesung berbohong, ia sudah ingat apa yang dimaksud Donghae, kejadian tadi pagi dimana semua member minus Kyuhyun dan Siwon masuk secara tidak sengaja kekamarnya yang saat itu dirinya tengah dalam keadaan naked.

“Hng… sepertinya aku harus kembali kekamarku.” Ujar Sungmin seraya berdiri dari sofanya, diikuti Henry, Zhoumy, Shindong dan Kangin. Tinggallah keempat namja yang sekarang masih dalam suasana mencengkam.

“Apa kalian masuk kekamar Yesung hyung?” selidik Kyuhyun.

“N…ne? ne? K…kau itu bicara apa Kyu, kita tidak melihat apapun sungguh, hanya sedikit saja..” lirih Eunhyuk kemudian.

“MWOYAAAAA!!!” Kyuhyun menjerit histeris, ia hampir saja berlari menghampiri Eunhyuk dan Donghae tapi sayangnya tangan Yesung menahannya.

“Kyu sudah hentikan!!”

“K…kita harus masuk kekamar Hae!! Ppalliiii!!” keduanya berlari masuk kedalam kamar dan menguncinya rapat-rapat setelah melihat Kyuhyun tidak bisa bergerak.

“Hyung jangan menahanku!! Mereka sudah melihat tubuhmu, aku tidak bisa membiarkannya!!” Kyuhyun mencoba memberontak, tapi entah kenapa genggaman tangan Yesung sangat kuat. “-YA!! Hyung le-“

“Ini semua salahmu!! Kalau bukan karena kau yang melakukan hal gila itu, aku pasti tidak akan menjerit dan membuat semua member masuk kekamarku lalu melihat semuanya!!”

GLUP_

Yesung menutup mulutnya rapat-rapat. Aah…. ia keceplosan, ia tidak sengaja mengatakan semuanya kepada Kyuhyun. Tadinya ia hanya bermaksud menjelaskan bahwa apa yang terjadi adalah kesalahan Kyuhyun, tapi kenapa sekarang ia malah membeberkan segalanya?

“Mwo? Semua member? Masuk kekamar dan melihat semuanya?” Kyuhyun memperdekat wajahnya dengan wajah Yesung yang kini menunduk. “-hyung jawab aku, benar yang kau katakan itu?”

Yesung tidak menjawab, sesekali ia melirik caramel Kyuhyun yang kian menajam.

“Hyung, kalau kau tidak menjawab, berarti jawabannya iya?” masih sama, sosok manis itu mulai meremas ujung kaosnya, ketakutan huh?

Kyuhyun mengambil nafas panjang lalu menegakkan tubuhnya. “HYUUUUUNGGGGG!!! KELUAR KALIAN!!!!”

.

:: POSSESSIVE ::

.

Kyuhyun tidak bisa berkonsentrasi dalam latihannya saat ini, pikirannya masih berkecamuk apalagi saat ini Yesung berada didorm bersama beberapa member yang tidak memiliki jadwal.

Ia takut akan terjadi sesuatu pada namja yang ia cintai itu, mengingat beberapa jam yang lalu ia dikejutkan dengan ucapan bahwa ‘semua member melihat tubuh naked yesungie-nya’

‘AARGGHHH!!!’ Kyuhyun mengacak surai hazzelnya hingga terlihat tak beraturan, karena terlalu lelah dengan pikiran-pikiran ‘bodohnya’ , Kyuhyun akhirnya memutuskan untuk meminta break beberapa saat.

Ia mengambil ponselnya yang ada ditas dan mencari nomor yang ia tuju. Lama sekali nomor itu tidak menjawab panggilannya hingga tak lama kemudian ia mendengar sebuah suara diujung telpon.

“Ne, yeoboseyo hyungie-ah.. apa hari ini kau sibuk?”

“Hng… memangnya kenapa Kyu?”

“A…aku tidak bisa berkonsentrasi hyung, bisakah kau datang kesini?”

“Sekarang? Tapi aku sedang malas, diluar panas sekali.”

Kyuhyun mendesah berat sembari menutup wajahnya, “Ayolah hyung, temani aku makan siang ne?”

“Tapi Kyu, bukankah kau akan mendapat jatah makan saat latihan?”

“Hyungie baby, jeballll~~~” Kyuhyun sedikit merajuk pada kalimatnya saat ini, lama sekali ia tidak mendapat jawaban dari Yesung hingga tak lama kemudian terdengar helaan napas panjang dari sang namja manis.

“Baiklah, tunggu aku disana, setelah ini aku akan berangkat.”

“Ah ye baby, aku akan menunggu, saranghae….”

“Nado Kyunnie…”

Klik.

.

Yesung menatap datar ponselnya setelah telpon dari Kyuhyun terputus. Jujur saja, bukan karena ia tidak ingin bertemu dengan Kyuhyun, tapi saat ini ia benar-benar tidak ingin keluar dari dorm karena cuaca musim panas membuatnya malas.

Tapi bagaimanapun juga, ia tidak ingin mengecewakan Kyuhyun. Dengan langkah gontai ia berjalan kearah lemari untuk berganti pakaian dan langsung berjalan keluar dari dorm.

Memacu mobilnya perlahan dijalanan kota seoul yang sedikit longgar. Benar, beberapa orang akan memilih untuk tetap tinggal didalam rumah karena cuaca yang tidak mendukung.

Hingga tak lama kemudian, ia sampai ditempat dimana Kyuhyun menjalani jadwalnya.

Setelah memarkirkan mobilnya, ia yang hanya mengenakan kaos putih polos yang sedikit tipis, dengan celana pendek dibawah lutut berjalan santai masuk kedalam gedung pertunjukan Kyuhyun.

Ya.. saat ini Kyuhyun tengah menjalani jadwal drama musicalnya.

Yesung tidak sadar bahwa saat ini beberapa pasang mata menatapnya dengan err~.. entahlah. Mungkin sedikit atau katakan saja tatapan nafsu.

Bagaimana tidak? Tubuh super mungilnya itu tidak ditutupi oleh jacket karena ia merasa kepanasan dengan cuaca hari ini. dan kaos putih polos yang dikenakannya membuat tubuh bagian depannya –nipple- sedikit terekspos karena transparan.

Kaki mulusnya yang seperti seorang yeoja tak ayal mendatangkan kecemburuan sosial bagi siapa saja yang melihatnya.

Onix cerahnya saat ini ditutupi oleh kacamata hitam produksi tokonya sendiri –Y Style-. Sedang seperti biasa, untuk menutupi rambut hitam indahnya ia menggunakan topi bergambar tengkorak pemberian fans.

Oh~~ Yesung.. style simplemu benar-benar memikat semua orang. Ketampanan yang ditunjukkan dirinya langsung memancar begitu saja.

“Kyuhyun.” Ujarnya pada salah satu security yang berjaga dipintu belakang dimana ia akan masuk kedalam gedung pertunjukkan.

Ia memang sengaja masuk melalui pintu belakang karena tidak ingin jika para fans yang sudah menunggu untuk melihat drama musical Kyuhyun mengetahui kedatangannya.

Security itu menatap sosok Yesung dari bawah hingga atas sembari meneguk salivanya susah, tapi tak lama setelahnya ia mengangguk dan membuka pintu masuk.

Yesung melangkah menuju ketempat ruang ganti Kyuhyun, karena tadi  didalam mobil Yesung menerima pesan dari Kyuhyun yang mengatakan bahwa dirinya langsung diminta untuk masuk kedalam ruangan Kyuhyun.

Hingga ia sampai didepan sebuah pintu dimana terdapat sebuah kertas dengan tulisan ‘Evil Room’. Tatapannya kembali datar sembari mendengus jengah.

Kyuhyun memang selalu seperti itu, ia tidak mau ruang pribadinya diberi nama ‘Kyuhyun Room’ karena menurutnya, nama ‘Evil Room’ lebih terkesan hebat.

“Dasar.” Desisnya datar sembari meraih knop pintu dan mendorongnya kebelakang.

Cklek_

.

Kyuhyun tengah berebah diatas sofa dengan tangannya yang serius memegang benda persegi berwarna hitam atau sebut saja ‘selingkuhan’nya setiap kali ia tidak bersama dengan Yesung.

“Ayo… sedikit lagi!! dasar bodoh!! Arggh!!! Mati kau!!” umpatnya pada psp yang sedang ia mainkan.

Ah~ evil cho, apa kau benar-benar sudah gila? Bagaimana bisa kau berbicara dengan sebuah benda mati seperti itu huh?

Cklek_

Hingga matanya sedikit melirik kearah ia mendengar suara pintu yang terbuka.

“Kyunnie,” sapa Yesung sembari masuk kedalam ruangan Kyuhyun, melihat bagaimana kekasihnya itu berebah disofa dengan ‘selingkuhan’nya.

Kyuhyun masih belum beranjak, ia hanya melirik dan balik menyapa, “Hai baby, akhirnya kau…..” Kyuhyun terdiam ketika caramelnya fokus menatap Yesung yang berjalan kearahnya.

Tidak peduli lagi dengan gamenya, ia bangkit dan meletakkan kasar pspnya disofa.

“YA!! BABY!! APA YANG KAU KENAKAN ITU HAH!!” Pekiknya sesaat ia tersadar dengan pakaian Yesung.

Yesung sendiri yang tidak tahu apa-apa hanya menatap heran penampilannya, lalu kembali menatap Kyuhyun, “Memangnya kenapa? Tidak ada yang salah dengan penampilanku.”

Kyuhyun berjalan cepat lalu memutar tubuh Yesung, melihat tanpa celah tubuh kekasihnya itu, “Kenapa kau tidak memakai jaket? Kau tahu tubuhmu ini bisa membuat semua orang menatap nafsu kearahmu.”

“Aku kepanasan babbo, oleh sebab itu aku tidak memakai jaket!!” ia mengerucut lucu, duduk diatas sofa seraya melipat kedua tangannya didepan dada.

“Tapi baby, lihatlah dirimu! Kau benar-benar membuatku ingin memakanmu sekarang juga, bagaimana jika orang lain melakukan sesuatu padamu huh?”

Yesung sedikit beranjak, menarik wajah Kyuhyun untuk lebih dekat dengan wajahnya, mengecup sekilas bibir yang biasanya sangat kasar bila sudah menyentuh bibir kissablenya.

Dan benar saja, ciuman singkat yang tadinya ingin dilayangkan oleh Yesung berubah menjadi sebuah ciuman yang menuntut. Tangan Kyuhyun tak lagi diam, kedua tangannya merapat kesisi pipi chubby Yesung, menekannya cukup kuat hingga ciuman itu semakin terasa panas.

Lidahnya tidak diam. Menyusup kedalam rongga hangat bibir tipis yang sudah menjadi candu baginya.

“Eungh…..” Yesung melenguh, ia mencoba melepaskan diri saat Kyuhyun tidak berniat untuk menghentikan ciuman itu, tangannya kini sudah merapat keujung kemeja biru muda yang dikenakan Kyuhyun.

“Eungh….K…kyuuh…..” memberontak. Itu yang ia lakukan saat ini, ia memukul dada Kyuhyun berulang kali, berusaha mendorongnya kebelakang hingga tak lama setelahnya, ciuman panas itupun terlepas.

Diakhiri dengan jembatan saliva yang terlihat diantara keduanya. Wajah Yesung memerah bersamaan napasnya yang memburu. Sedang Kyuhyun hanya menyeringai lalu duduk disamping Yesung.

Belum benar-benar berhenti apa yang dilakukan Kyuhyun. Kedua tangannya bergerak membantu Yesung untuk duduk dipangkuannya.

Yesung yang juga sudah lemas karena ciuman Kyuhyun tadi tidak banyak menolak, ia mengikuti kemauan Kyuhyun, duduk dipangkuan Kyuhyun dengan tangannya yang melingkar dileher namjachingunya tersebut.

Kyuhyun kembali mendekatkan wajah Yesung tapi tidak untuk sesi ciuman kedua, melainkan untuk menggeser-geserkan hidung keduanya, mendatangkan sensasi yang sangat menyenangkan bagi Kyuhyun maupun Yesung.

“Ganti bajumu baby, kau bisa memakai bajuku. Aku tidak mau orang-orang itu akan melihat tubuhmu.” Ujarnya tanpa berusaha menjauhkan wajahnya dari Yesung, masih tetap menggeser-geserkan hidung mereka.

“Tapi aku suka Kyunnie, lagipula tidak akan ada yang berani menyentuhku, atau mereka akan mati ditangan seorang Evil magnae seperti Cho Kyuhyun.” Terang Yesung dan kali ini ia mencuri ciuman sekilas dari bibir Kyuhyun.

“Aish~ Ukeku nakal sekali eh? Kau mau aku membuatmu tidak bisa berjalan disini?”

“Kyu~~” Yesung merajuk, mengerucutkan bibirnya imut. Sungguh, jika Kyuhyun mau, ia akan melakukan apa yang ingin ia lakukan saat ini juga.

“Jangan merajuk, cepat ganti bajumu lalu kita pergi makan diluar.”

Yesung memiringkan kepalanya, “Makan diluar?” Kyuhyun mengangguk kemudian menuntun Yesung untuk turun dari pangkuannya.

Ia berjalan kearah dimana ia meletakkan t-shirt yang ia bawa dari dorm, lalu menyerahkan kepada Yesung, “Pakai ini, sedikit kebesaran memang, tapi tidak se-transparan seperti yang kau pakai.”

Pipi chubbynya menggembung, setelah puas menghela napas, iapun lantas membuka baju tipisnya tepat didepan Kyuhyun.

Glup_

Ah~ betapa sesuatu yang berada ditengah-tengah selangkangan Kyuhyun bergerak menatap tubuh kelewat polos didepannya.

Memang sudah tidak berwarna putih sepenuhnya karena hampir tertutupi oleh warna merah kebiruan, hasil dari bekas yang ditinggalkan Kyuhyun.

Ia tersenyum… oh… tidak, itu bukan senyuman, melainkan sebuah seringaian. Evil Cho sepertinya ingin melakukan sesuatu yang ‘simple’ untuk kekasih tercintanya.

Ketika Yesung masih dalam half-naked, dengan cepat Kyuhyun mendorong tubuh Yesung berebah disofa yang ia duduki.

“Kyu… lepaskan!! Apa yang kau lakukan!!” ia memberontak karena belum sempat memakai t-shirt yang diberikan Kyuhyun, tubuh bagian atasnya yang polos sudah menjadi sasaran ciuman dari Kyuhyun.

“Eungh…..Kyuh….ah….” Yesung melepaskan t-shirt yang tadi sempat ia bawa dan beralih pada surai hazzel Kyuhyun, menyusupkan jari-jari tangan mungilnya dihelaian itu.

Desahan lirihnya terus terdengar tak kala Kyuhyun masih saja mengecup ringan seluruh tubuhnya, memainkan nipple-nipple miliknya bergantian.

Sesuatu miliknya pun seperti tengah dihimpit oleh sesuatu diatasnya, yang ia yakini adalah sesuatu milik Kyuhyun.

Yesung bukan tak ingin melakukannya, tapi ia sadar bahwa saat ini ia  sedang berada ditempat yang salah, bagaimana jika ada seseorang yang tiba-tiba masuk dan memergoki apa yang sedang mereka lakukan?

“Kyuuh….eungh….geumanhae…..”

“Diamlah baby, aku hanya ingin bermain sebentar.” Ujar Kyuhyun pada akhirnya tanpa menghentikan lidahnya yang memutari nipple indah Yesung.

Tapi tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak terduga….

Cklek_

Pintu ruangannya terbuka terlalu cepat dan saat itu Kyuhyun maupun Yesung hanya bisa diam dalam posisi –Kyuhyun menindih tubuh Yesung yang tengah half-naked-.

Seseorang yang membuka pintu tak lain adalah salah satu crew drama musical Kyuhyun terdiam didepan pintu, mengerjapkan matanya berulang kali dengan bibir mengangah, hingga akhirnya……

“KYAAAAAAAAAAAAAA!!!”

BLAM_

Pintu itu kembali tertutup, menyisahkan Kyuhyun dan Yesung yang saling menatap tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tapi tak lama setelahnya tawa menggelegar dari keduanya memenuhi ruangan itu, mereka tertawa, entah apa yang mereka tertawakan. Yang pasti mereka sama sekali tidak berhenti tertawa selama hampir 15 menit.

.

.

TO BE CONTINUED

.

Hiyaaaaa~~ jangan bunuh saya >/////< FF yang lain belum kelar udah keluar yang baru TT_TT … mianhae~~ ini karena FF gift yang udah terlampau lama,, untuk Winz chagi and Rina eon, mianhae~~ baru bisa publish sekarang padahal ultah kalian udah kelewat lama…

And now~~~ gimana??? Ada yang mau lanjut? Atau di pending dulu sampe 3 ff yang lain selesai?

Comment juseyo ^^

#hugs

123 comments on “Possessive – Continues

  1. Kyaaaaaaaaaa………unnnieeee!!!!!duh ikutan siwon aja komat kamit baca doa.bener” deh tapi anehnya q malah ketawa aja baca ff ini lanjut ya unn…. Covered love,fall to the deep ma yg lain ttp jln dong beriringan gitu ma ff ini gyahaha#evil laugh

  2. Andwaeeee ryeowook udah ga polos lagi ……😄 sampe ngakak bacanya setiap ada kalimat ‘aku masih polos, aku masih polos’ ahahahahaa😄
    Dilanjut yaaa😉

  3. boleh saya tertawa sekarang??
    bwahahhahahahahaha…. aigoooo tu si epil beneran dah, jail banget, tau rasa tuh kalo semua member akhirnya lihat gyahahaha *ketawa epil,,, wookie, malang bener nasibmu,kepolosanmu di rengut begitu saja #PLaakk…
    unnie lanjut terus ya unn, terus updatenya beriringan juga, jadi tiap minggu ganti” gitu hehehe #di tabok unnie dhy. FFnya daebak unnie lucu banget beneran aku ngakak teruss… pokoknya semangat terus ya unn ngetiknya ^^

  4. huwaaa… dasar si kyu epil bangett.. rasain tuh kena batunya hoho #evil smirk
    ayokk oen dilanjuuutt.. klo bisa tiap minggu updatenya #PLAKK
    btw oenni.. darimana sih dpet ide2 yg briliant bwt bikin epep?? semua epepnya DAEBAK oenn.. keep writing ne!!😀

    oh iya oenn..kok aku blm dikasih PWnya BIL, udah penasaran bgt nih oenn #pasang puppy eyes khas dangko
    ni emailku oenn sparkcloud@yahho.com

  5. annyeong reader baru mo ikut baca. boleh kan?

    kyaaaa… ff keyennn.

    si epil pervert banget ce, mana posesip lagi.

  6. Lanjut dong..tp ff ÿàñĝ laen jg jgn dilupain..
    Kyaknya ni ff agak beda, ada bumbu2 humornya dikit & ga garing.. Simple but interesting..

  7. Author aku bacanya uda kemaren malem lho*sapa yg nanya*takut puasa batal* tp baru review sekarang mian cz baru ja buat email demi author lho*dipeluk author*dan dgn ini saya menyatakan tidak akan menjadi sider lagi*dicium author*ok ni ff hot bgt*kipas2*lanjuut btw boleh minta PW nya betrayal in love gak?email ja ke cloudsselamanya@yahoo.com Fighting!

  8. Bwahahahahaha uhuk uhuk air mana air air
    *ktawa guling” smpe kbatuk”,sumpah th0r bru baca yg kyk gni wkkkk gk bs brhnt ktw…pa lg pas baca part donghae yg blang ‘aku polos’ kyk baca mantra….KEREN
    *masang pose Rocklee

  9. yuhuu~~~ mianhae eon aku baru bs RCL sekarang >.<

    hmmm… gomawo buat ff nya~~~~ aku suka ff eon..^^

    mmm..aku gak tau apa salah aku sama eonnie…tapi aku rasa eon aneh akhir akhir ini~~~ eon seperti dulu..menjauhiku perlahan..sepertinya eon marah sama aku~~

    mianhae kalau aku udah buat eon marah atau kesal~~ mungkin aku bukan dongsaeng eon yg terbaik~~~ hmmm…. aku minta maaf eon…mungkin aku gk pantas jadi dongsaeng eon…mianhae…. tapi thank you untuk semuanya eon ^^ thank you sudah mau menjadi eonnieku…

    maaf kalau aku bener ada salah sama eon…mubgkin aku gk sadar itu secara sengaja atau tidak… cuma aku berharap kalau aku ada salah eon kasih tau aku..jangan diamkan aku seperti ini~~~ kita bs bicarain semua..kalau eon diam seperti ini aku bingung….

    maaf kalau kata kataku terlalu panjang~^^ semoga eon dapat dongsaeng yg lebih baik dari aku…yang gk evil seperti aku ini

    yosh…kalau gitu aku baca chapter selanjutnya lagi

  10. hahahahha… *guling* lol
    ramyuuunnn~~ suka bgt kalau kamu bikin ff yg beginian, entahlah, rasanya… pokoknya suka dh, xDD konfliknya ga berat tapi bikin penasaran, :3 love it~

  11. waw bru nmu ni ff sru,,jhahaha kyuappa pervert bngt,,tpi ksian juga sih mommy jdi tersiksa gra² vibrator sialan itu(?)😀
    okesipp bsok tancapgas(?) ke chapter 2 yuhuuuu #winkkksss

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s