Covered Love – Chapter 6

Chap 6.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 5 | Next Story Chapter 7

.

covered6

.

“Dia sedang tidur, lebih baik kau jangan mengganggunya dulu,” pinta Siwon sembari menutup ruangan Yesung.

Tidak sengaja pula ia berpapasan dengan Kyuhyun yang akan masuk kedalam ruangan tersebut, “Aku tidak boleh masuk?”

“Tidak untuk sekarang ini, dia butuh istirahat!! Lebih baik kau pulang.”

“Lalu kau?”

“Orangtuanya memberiku tanggung jawab untuk menjaganya Kyu, jadi aku akan berada disini untuk menjaganya.”

“Kalau begitu aku juga akan berada disini untuk menjaganya.”

Siwon menatap datar sosok dongsaengnya itu, ia lantas menggeleng, “Terserah kau saja.”

“Annyeong Kyu…. annyeong Siwon hyung…”

Mereka menoleh bersamaan kearah suara itu datang….

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 6

Happy Reading

.

Suara lembut yang mengalun terdengar ditelinga mereka, Kyuhyun dan Siwon sama-sama menatap kearah suara itu berasal, sosok namja mungil dengan membawa sekeranjang buah berjalan mendekati mereka.

“Wookie,” namja mungil itu membungkuk sopan.

“Aku ingin menjenguk Yesung hyung, apa dia ada didalam?”

“Dia sedang tidur, lebih baik kita ke cafe yang ada dilantai bawah, jangan ganggu dia dulu.” Saran Siwon. tak lama kemudian kedua namja yang berada didepan dan samping Siwon itu mengangguk paham.

Mereka bertiga duduk melingkar disebuah kafe yang terletak dilantai bawah rumah sakit tersebut, menyesap minuman yang mereka pesan tanpa berbincang-bincang, serasa sama-sama canggung dengan pertemuan ini.

“Yesung hyung sakit apa hyung?” tanya Ryeowook memecah keheningan yang tercipta beberapa saat diantara mereka.

“Hanya kelelahan dan terlalu banyak pikiran,”

Ryeowook langsung menatap sosok Kyuhyun, seakan ingin mengatakan ‘Ini semua ulahmu Kyu, Yesung hyung seperti ini pasti karenamu.’ Tapi ia tidak mungkin mengatakannya secara langsung.

“Dia tadi sempat meminta pulang, tapi aku sudah mengatakan padanya untuk tetap tinggal dirumah sakit sampai keadaannya benar-benar membaik.” Lanjut Siwon.

“Ah ye, memang aku liat Yesung hyung seperti tertekan entah karena apa.” berpura-pura tidak mengetahui apapun, padahal sejujurnya ia mengetahuinya dengan jelas.

Mata Siwon dan Ryeowook tanpa sengaja bertatapan lalu melirik kearah Kyuhyun yang tengah tersenyum menatap layar ponselnya, dan mereka berdua mengira Kyuhyun sedang menatap foto-foto ataupun pesan dari tunangannya.

Tangan Siwon mengeras, ia tidak suka dengan senyuman Kyuhyun yang seakan terus membuat Yesung terluka, begitupula Ryeowook. Namja manis itu tidak mau jika Kyuhyun terus menerus menyakiti namja berhati malaikat seperti Yesung.

Sepintas terlintas dibenaknya kata-kata Sungmin padanya saat itu, ketika ia dengan sengaja menghampiri Sungmin dan menanyakan perasaan Sungmin kepada Kyuhyun yang sebenarnya.

-ccc-

“Apa…. kau benar-benar mencintai Kyuhyun?”

Pertanyaan Ryeowook telak membuat namja manis didepannya tercengang, sepersekian menit keheningan mereka rasakan, tidak ada ucapan sama sekali, hanya terdengar suara hembusan napas dan air conditioner yang menerpa tubuh keduanya.

Tapi lama setelahnya Sungmin menunduk dengan senyum manisnya, “Apa aku perlu menjawabnya?” ia kembali menatap iris kelam Ryeowook.

“Tentu, aku ingin mengetahuinya.”

“Apa yang mau kau ketahui? Apa masih belum cukup bukti? Aku akan bertunangan dan menikah dengan Kyuhyun, apa itu tidak cukup bukti untuk menyakinkanmu bahwa aku mencintai dia?”

“Kau-“

“Aku tahu Yesung hyung mencintai Kyuhyun.”

DEG_

Mata Ryeowook terbuka sempurna, jantungnya berdebar sangat cepat, “A…apa?”

“Tapi maaf Wookie-ah, aku tidak mau melepaskan Kyuhyun untuknya, dia milikku, seutuhnya..” ucapnya dengan penekanan dikata ‘seutuhnya’

Tangan mungil Ryeowook terkepal erat, ingin segera menghajar namja dihadapannya kini. Sedang Sungmin tersenyum lebih lebar dan bangkit dari kursinya, berjalan mendekati Ryeowook dan berbisik sesuatu.

“Kau hanya perlu tahu bahwa aku HARUS memiliki Kyuhyun apapun caranya, dan selebihnya itu adalah urusanku.” Bisikan itu sontak semakin menusuk dada Ryeowook.

Entah kenapa terasa begitu menyakitkan, ia tidak pernah menyangka bahwa sosok Sungmin yang menurutnya sangat baik ternyata salah, aura iblis yang dikeluarkan Sungmin membuat suasana semakin mencekam.

Ryeowook benar-benar mengutuk siapapun yang mengatakan bahwa Sungmin adalah namja yang baik, karena baginya, sosok manusia berhati malaikat hanya ada pada Yesung, ya.. hanya ada pada namja manis itu.

-ccc-

“Wookie… Ryeowookkie…” Siwon melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Ryewook yang sedari tadi terus menatap Kyuhyun.

Kyuhyun yang juga merasa ada keganjalanpun ikut menatap sosok tersebut, “Wookie kau kenapa?”

“Hng… ye? Ke.. kenapa?”

“Kau melamun? Ada yang kau pikirkan?”

Ryeowook tersenyum tipis, menutupi semua yang sudah ia rasakan pada sosok Sungmin, tidak ada gunanya juga mengatakan yang sebenarnya kepada Kyuhyun, karena sosok namja evil itu tidak akan percaya begitu saja.

Kyuhyun begitu mencintai Sungmin dan apapun yang dikatakan orang lain tidak akan didengar, sekalipun itu hyungnya sendiri. Ryeowook memutuskan untuk menyimpannya sendiri, berharap takdir yang akan memberitahu semuanya secara nyata.

Berharap kebahagiaan akan singgah pada sosok namja berhati malaikat yang ia sayangi, sosok seorang Kim Yesung.

“Aku tidak apa-apa.”

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Buka mulutmu hyung.. aaa…” titah Kyuhyun seraya menyodorkan sesendok bubur kearah Yesung yang bersandar pada bantal dipunggungnya.

Yesung menggeleng sembari menjauhkan sendok itu dari mulutnya, “Aku kenyang Kyu, aku tidak mau lagi.”

“Kenyang? Kau kenyang? Bahkan kau hanya makan 2 sendok dan kau bilang kau sudah kenyang?”

“Makanannya tidak enak.”

“Aish… jinjjaaa….” Kyuhyun meletakkan sendoknya dimangkuk berisi bubur lalu menggunakan tangan kanannya untuk mengacak surai hazzelnya. “Kau harus makan hyung, kalau tidak kau tidak akan cepat sembuh.”

Yesung kembali menggeleng, “Aku kenyang, aku ingin muntah.”

“Ck. Dasar keras kepala!!”

“Siwon hyung kemana?” tanya Yesung dengan suara manjanya, ia menerawang seisi ruangan, berharap akan menemukan Siwon, uh… Yesungie.. apa karena berada dekat dengan Kyuhyun, kau jadi kehilangan akalmu? Apa kau kira Siwon adalah seekor cicak huh?

Mimik wajah Kyuhyun berubah datar, jujur ia tidak suka jika Yesung bertanya soal Siwon didepannya, “Kau lihat kan? Dia tidak ada disini, untuk apa kau mencarinya? Apa kau sudah tidak memerlukanku?”

Glup_

Suara bass Kyuhyun terasa begitu dingin ditelinga Yesung, namja manis itu langsung fokus pada caramel tajam yang Kyuhyun hujamkan, “K…Kyu… kau kenapa?”

“Kenapa? Kau bertanya kenapa hah?” ia terkekeh miris, meletakkan dengan kasar mangkuk berisi bubur keatas meja disamping ranjang Yesung, “Kalau kau memang tidak membutuhkanku lagi, aku bisa pergi!!” suaranya sedikit menaik.

Sedang yang berada diatas ranjang hanya bisa mengerjapkan mata berulang kali, tidak mengerti dengan apa yang sudah terjadi. Apa Kyuhyun sedang cemburu? Kenapa ia terlihat begitu marah ketika Yesung bertanya soal keberadaan Siwon?

Ketika Kyuhyun bangkit dari kursi dan beranjak pergi, Yesung lebih dulu menahan pergerakan tangannya, “Maaf,” lirihnya.

Kyuhyun tidak menggubrisnya, ia masih berdiri membelakangi Yesung yang menggenggam erat pergelangan tangannya, “Hajimara, jebal…”

Mendengar suara lembut Yesung seakan membuatnya melupakan rasa aneh yang mencuat dihatinya, ia memutar tubuhnya menatap Yesung yang kini menunduk dalam.

Kyuhyun menghembuskan napasnya berat lalu mengangkat dagu Yesung, tidak membiarkan namja manis itu menunduk. “Maaf hyung, entah kenapa aku tiba-tiba emosi, maafkan aku.”

Yesung menggeleng pelan, “Aniya, ini salahku, aku minta maaf Kyu.”

Melihat setiap lekuk indah wajah Yesung membuat Kyuhyun merasakan kenyamanan dihatinya, sebuah rasa nyaman yang sudah tidak ia rasakan lagi ketika bersama Sungmin, oh.. ini sungguh gila, ini sudah sangat salah.

Kyuhyun memutuskan untuk membawa tubuh Yesung masuk kedalam pelukannya, memeluknya sangat erat, mengecupi puncak kepala Yesung, mengusap lembut punggung namja yang sudah membuatnya merasa tenang, apakah ia sudah menyadari suatu hal?

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Prancis.

PLAK_

“Akh.”

Namja manis yang masih memakai pakaian lengkap dengan tas ransel dipunggungnya itu langsung saja melemparkan tamparan keras pada yeoja yang ada didepannya.

Yeoja cantik berambut panjang, bergelombang dengan warna caramel itu meringis kesakitan merasakan perih di pipi dan sudut bibirnya.

“GUNAKAN OTAKMU!!” Suara namja manis melengking dan terdengar keseluruh penjuru rumah mewah dan megah disudut kota prancis.

“Apa maksudmu oppa? Aku hanya ingin melakukannya secara cepat, aku tidak mau mengikuti kerjamu yang lambat!! Aku sakit melihat kemesraanmu dengan dia!!”

PLAK_

“Akh.”

Lagi-lagi yeoja cantik itu mendapat tamparan keras, “Kau bisa menghancurkan segalanya Yuri, apa kau tidak memikirkan hal itu huh?”

Setetes demi setetes liquid panas meluncur dari manik kembar sang yeoja, “Aku sakit melihatnya oppa, aku tidak kuat.”

Sungmin memeluk tubuh mungil yeoja bernama Yuri, yeodongsaeng satu-satunya. “Maafkan oppa Yuri, oppa hanya emosi ketika mengetahui bahwa kau dalang dibalik semuanya.”

“Aku ingin membunuhnya agar dia secepatnya mati, agar aku tidak terluka lagi saat melihatnya oppa.” Suara Yuri sudah sangat parau karena airmatanya, ia tenggelam dibalik ceruk leher namja yang memeluknya erat.

“Oppa janji akan membalaskan dendammu, tapi oppa mohon jangan bertindak gegabah, kau harus percaya pada oppa ne?” Sungmin melepaskan pelukannya dan menangkupkan kedua pipi Yuri, mengecup sepintas kening yeodongsaengnya.

“Maafkan aku oppa,”

“Oppa juga minta maaf karena sudah menamparmu.”

Yuri adalah yeodongsaeng satu-satunya Sungmin, mereka hanya tinggal berdua bersama para bodyguard yang mendampingi mereka. Keluarga mereka sudah tewas dalam kecelakaan tragis beberapa tahun yang lalu.

Yuri dulunya adalah seseorang yang sangat mengenal Kyuhyun ketika ia tinggal dikorea, Yuri sangat menyukai sosok Kyuhyun atau bisa diartikan ia begitu mencintai Kyuhyun. Tapi ternyata cintanya tidak berakhir indah.

Ia mendengar kabar bahwa Kyuhyun menyukai yeoja lain dan namja itu sama sekali tidak tertarik pada sosok cantik Yuri. Berulang kali Yuri mencoba menyatakan cintanya pada Kyuhyun, tapi berulang kali pula ia mendapatkan penolakan diiringi dengan rasa sakit yang selalu Kyuhyun torehkan dihatinya.

Ia terpuruk sangat dalam hingga akhirnya memutuskan untuk pergi ke prancis bersama Sungmin yang dulunya tidak mengenal Kyuhyun. Hari-harinya terasa mencekam, tak ayal setiap malam ia selalu menjerit karena rasa sakit yang masih saja ia rasakan.

Sampai akhirnya Sungmin memutuskan untuk membalas apa yang sudah Kyuhyun perbuat pada Yuri, mereka berdua berencana untuk membunuh Kyuhyun seperti keinginan Yuri.

‘Jika aku tidak bisa memilikimu, tidak ada seorangpun yang bisa memilikimu, tidak terkecuali.’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Selang 3 hari kemudian Yesung sudah bisa pulang dari rumah sakit. dan saat ini Kyuhyun tengah membantu dirinya untuk duduk diatas ranjang.

Ia memang merasa Kyuhyun terlalu berlebihan padanya, tapi setidaknya ia juga merasa senang karena hal itu.

“Duduklah disini, aku akan membuatkanmu susu.”

“Tidak perlu Kyu, aku hanya ingin istirahat.”

“Tapi kau harus banyak minum susu dan vitamin agar tubuhmu tidak drop lagi hyung,” Kyuhyun masih mencoba melepaskan tangannya, tapi Yesung tetap bersih kukuh menahan tangan kekar itu.

“Tidak, aku tidak mau.”

“Lepaskan hyung, kau harus menuruti apa kataku!!”

“Tidak  mau!!”

“Hyung!!”

Akhirnya perdebatan itu semakin panjang, Yesung yang tidak mau mengikuti ucapan Kyuhyun, dan Kyuhyun yang masih kukuh dengan ucapannya.

Hingga saling tarik menarik tangan Kyuhyun terjadi, Kyuhyun saat itu berposisi berdiri disisi ranjang, sedang Yesung duduk diranjang masih tanpa berniat melepaskan tangan Kyuhyun.

Dan ketika Kyuhyun sedikit kuat menarik tangannya, tanpa diduga tubuh Yesung hampir terjatuh dari atas ranjang.

“Hyung….”

Greb_

Sontak Kyuhyun merekuh tubuh Yesung sebelum tubuh itu membentur kelantai. Sepersekian menit mereka diam dalam pelukan hangat yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya.

Jantung keduanya serasa berdetak sangat cepat, keringat dinginpun keluar tanpa diduga-duga. Hingga tak lama setelahnya pelukan hangat itu mulai melonggar, tapi keduanya masih tidak beranjak dari tempat mereka, hanya saling memandang seperti tengah menyelami manik keduanya.

Ini sudah kesekian kalinya Kyuhyun merasakan hal lain ketika berada dekat dengan Yesung, perasaan yang tidak pernah ia rasakan jauh sebelum ini. Debaran didadanya tak kunjung berhenti, ia juga tidak bosan-bosan menatap onix kelam Yesung yang juga menatap fokus caramel cerahnya.

Sesekali ia menatap bibir kissable milik Yesung yang masih terlihat pucat, tapi bibir itu seperti sebuah candu yang entah sejak kapan ingin Kyuhyun nikmati lagi.

Sadar atau tidak, ia kini mulai mengikis jarak wajah diantara keduanya, semakin dekat hingga nafas mereka saling beradu.

Yesungpun tidak mengerti apa yang terjadi saat ini, namun ketika wajah Kyuhyun semakin mendekat kearahnya, ia hanya bisa menutup matanya perlahan hingga sedetik kemudian ia merasakan sesuatu yang menempel dibibirnya.

Melumat halus bibir kissablenya yang masih memucat, mengecup senti demi senti bibir Yesung yang tidak bergerak sama sekali.

Yesung bukannya tidak mau merespon apa yang dilakukan Kyuhyun saat ini, namun pikiran dan hatinya sedang sangat kalut hingga membuat dirinya hanya bisa diam dan menikmati kecupan bibir Kyuhyun untuk kedua kalinya yang sudah ia rasakan.

Ciuman itu sedikit menutut ketika Kyuhyun tidak mendapat balasan dari Yesung, bahkan bibir Yesung serasa terkunci rapat, ia berulang kali mencoba menelusupkan lidahnya untuk masuk kedalam, tapi sia-sia karena Yesung tidak bereaksi.

Kedua tangannya bergerak keatas, menangkupkan kedua pipi Yesung dengan kepalanya yang sedikit dimiringkan, memperdalam ciuman yang sangat memabukkan baginya.

“Eungh….” lenguhan Yesung terdengar tak kala Kyuhyun akhirnya menggigit kulit bagian luar bibir tipis itu, dan sontak bibir Yesungpun terbuka.

Tak menyia-nyiakan waktu, Kyuhyun berhasil menerobos rongga hangat milik Yesung, mengeksplor bagian didalamnya, mengecap setiap rasa yang bercampur menjadi satu.

Sedang kedua tangan Yesung mencengkram ujung kemeja yang dikenakan Kyuhyun, ia tidak berani sekalipun membuka matanya, dan hal itupun terjadi pada Kyuhyun. Namja tampan itu seperti benar-benar menikmati apa yang ia lakukan pada Yesung.

Caramelnya terpejam sempurna tanpa berniat membukanya untuk saat ini. Namja manis itu masih saja merasakan ketegangan mulai dari bibir Kyuhyun yang bergerak mendekat hingga akhirnya singgah dibibir tipisnya.

Rasanya sangat menyenangkan, iapun bahagia, namun ia tahu apa yang dilakukannya saat ini adalah salah. Kyuhyun adalah sahabatnya, dan namja tampan itu sudah bertunangan.

Tidakkah apa yang ia lakukan adalah penghianatan? Walau ia tidak seberapa dekat dengan Sungmin, namun ia berusaha menghargai orang yang menjadi pendamping sahabatnya tersebut.

Matanya terbuka sempurna saat ia tersadar apa yang sudah ia lakukan, lantas ia mendorong dada Kyuhyun kebelakang hingga ciuman itu terlepas secara kasar.

Napas Yesung memburu, matanya sayu karena ciuman mereka cukup berjalan lama. Sedang Kyuhyun yang juga sadar dengan apa yang baru saja ia lakukan mulai bingung harus berbicara apa.

“Mianhae.” Ucap mereka bersamaan.

Yesung tersenyum miris lalu bergerak untuk membenahi posisi duduknya diatas ranjang.

“Hyung, aku minta maaf, aku tidak bermaksud seperti itu, aku….” Kyuhyun menunduk dan tak melanjutkan ucapannya. Sama halnya yang dilakukan Yesung, ia menunduk seraya memainkan jari-jari tangannya.

“Aku yang bersalah, tidak apa-apa. lebih baik kau pulang.”

Kyuhyun mengangkat kepalanya heran, “Kau marah padaku?”

Si manis menggeleng, mulai memberanikan diri menatap wajah tampan Kyuhyun dan tersenyum tipis, “Aku tidak marah, pulanglah.”

“Tapi kau-“

“Aku tidak apa-apa, sungguh!! Jangan menganggapku seperti anak kecil.”

Memang terasa aneh, Kyuhyun sendiri sebenarnya tidak ingin meninggalkan tempat itu, namun karena ia tidak ingin Yesung semakin marah, iapun menyanggupinya.

Ia mengangguk pelan, “Baiklah aku akan pulang sebentar, setelah itu aku akan kembali kesini.”

Yesung tidak menjawab, ia memalingkan wajahnya menatap kearah lain. Sebelum keluar dari kamar Yesung, Kyuhyun menyempatkan dirinya untuk mengecup pelipis dan puncak kepala Yesung. “Kalau ada apa-apa hubungi aku hyung, kau mengerti?”

Kyuhyun hanya mendapat anggukan lalu ia berjalan keluar dari kamar bernuansa baby blue itu, menyisahkan Yesung yang kini menyentuh bibirnya sendiri.

‘Kenapa?’

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“YESUNG HYUNG!!!”  suara lengkingan panjang dilorong kampusnya membuat kedua namja yang kini berjalan beriringan menghentikan langkah.

Mereka memutar tubuhnya hingga si namja bertubuh kecil menerima pelukan hangat yang tidak ia kira, “Akhirnya kau masuk juga, aku khawatir dengan keadaanmu.”

Yesung yang awalnya terkejut kini bisa mengontrol apa yang sedang terjadi, ia mengusap lembut punggung namja yang tengah memeluknya.

“YA!! Hae-ya.. lepaskan Yesung hyung, kau bisa menyakitinya!!” namja berwajah putih pucat yang tadi berjalan beriringan dengan Yesung dan kini berdiri disamping Yesung mencoba melepaskan pelukan erat namja dengan kemeja hitam itu.

“YA!! Kyuhyun-ah!! Aku masih merindukan Yesung hyung, kenapa kau menganggu sekali huh?” omelnya, tangannya masih tak mau terlepas dengan tangan mungil Yesung, serasa ia tidak mau kehilangan sosok manis itu.

“Tapi kau tahu Yesung hyung masih belum sembuh benar, dia masih harus istirahat total.”

“Lalu kenapa kau tidak memintanya untuk istirahat saja dirumah? Kenapa kau malah membiarkan dia berangkat kekampus?”

Berdebat. Itulah yang dilakukan Kyuhyun dan Donghae saat ini, sedang Ryeowook dan Yesung hanya bisa tersenyum geli melihatnya. Bagaimana bisa kedua namja tampan itu terlihat begitu kekanakan saat ini.

“Kalau saja aku bisa melarangnya, aku pasti tidak akan membiarkan dia berangkat kekampus.”

“Kau itu bodoh!! Kau sangat bodoh Cho Kyuhyun!!”

“YA!! Ikan asin, kau yang bodoh!!”

“MWO? Kau memanggilku apa?” Donghae tidak terima, ia membulatkan matanya dan memposisikan tubuhnya lebih dekat dengan Kyuhyun.

“Ikan asin, puas kau!!”

“Kau namja gila!!” Seru Donghae tak kalah keras.

“MWO? Gila? YA!! Aku tidak gila!!”

“Hey.. hey… sudahlah, kalian tidak melihat orang-orang memperhatikan kita huh?” Yesung mencoba menengahi perdebatan yang mungkin akan berbuntut panjang.

“Iya, sudah henti-“

“DIAM!!” seru Donghae dan Kyuhyun bersamaan sebelum Ryeowook menyelesaikan kalimatnya.

Glup_

Yesung dan Ryeowook meneguk salivanya susah, aura kedua namja tampan itu mulai berubah semakin menyeramkan, dan orang-orang yang melihat kejadian itu hanya bisa terpaku tanpa bisa menyela sedikitpun.

“Ikan asin!! Tarik ucapanmu kembali!!”

“Andwaeyo!! Untuk apa aku menarik ucapanku lagi, kau memang benar-benar namja gila kau tahu!!”

“YA!! Aku tidak gila!! Kau ingat!! Aku tidak gila!!” ujar Kyuhyun dengan penuh penekanan.

“Kau gila Kyu!! Kau sangat gila!! Kau namja gila yang tidak punya hati, tidak punya perasaan, tidak mengerti perasaan orang lain, hanya bisa menyakiti perasaan orang yang diam-diam mencintaimu, kau tidak bisa melihat jika ada seseorang yang sangat mencintaimu dan rela terluka demi-hmp-”

Yesung membekap mulut Donghae erat-erat sebelum Donghae benar-benar membongkar apa yang terjadi. Ryeowook pun tak kalah terkejut mendengarnya.

Berbeda dengan Kyuhyun yang mengernyitkan dahinya bingung, ia memicingkan matanya, menatap curiga kearah tiga namja didepannya saat ini.

“Apa kau bilang? Jelaskan apa maksud ucapanmu Hae?” Kyuhyun mulai serius dengan pertanyaannya.

Donghae sendiri meneguk salivanya terus menerus, tadinya ia hanya bermaksud bercanda dengan Kyuhyun, tapi tak pernah ia sangka jika ternyata ia hampir saja membongkar semuanya didepan Kyuhyun.

Ia tahu jika Yesung akan sangat marah bila Kyuhyun tahu yang sebenarnya, ia paham jika namja manis yang masih membekap mulutnya dengan tangan mungilnya tidak mau bila perasaannya sampai diketahui oleh sahabatnya sendiri.

Ia lebih rela terluka, memendam perasaan kepada Kyuhyun selamanya, daripada setelah Kyuhyun tahu yang sebenarnya, namja bermarga Cho itu akan membencinya.

Ia tidak mau, Yesung tidak mau bila itu terjadi.

“Kenapa kalian diam?” Cercah Kyuhyun lagi ketika tidak ada yang menjawab, “Wookie, kau tahu sesuatu kan? Katakan apa yang dimaksud Donghae!!”

Ryeowook menunduk, tidak tahu harus menjawab apa, “Hng… itu….” sangat bertele-tele, bahkan wajah Kyuhyun sudah memerah karena emosi yang ia coba tahan.

Tidak ada jawaban juga, ia menatap Yesung yang sudah tidak lagi membekap mulut Donghae, “Hyung, kau bisa jelaskan padaku?”

“Kyu, lupakan ucapan Donghae, dia tidak bermaksud serius, sungguh.”

“Ye, Kyu-ah.. Aku yakin Donghae hanya bercanda.” Ryeowook mengikuti ucapan Yesung, membantu agar Kyuhyun percaya jika ucapan Donghae tidak serius.

“Benarkah?” ia memicingkan matanya lagi, “Tapi kenapa aku melihat keseriusan diwajah Donghae?”

“Ti… tidak ada yang serius, benarkan Hae?” tanya Yesung seraya menyenggol-nyenggol siku Donghae.

Sedang namja berkemeja hitam itu tidak menjawab, ia mengalihkan pandangannya dengan raut wajah datar.

Sejujurnya ia sudah tidak kuat lagi jika harus menutupi kebenaran, ia ingin Kyuhyun tahu bagaimana perasaan Yesung yang sebenarnya, ia ingin jika Kyuhyun berhenti menyakiti Yesung.

Sudah cukup selama ini namja manis itu terus menahan luka dan kesakitan akibat dari rasa cintanya yang mendalam pada Kyuhyun, sudah cukup!!

Sekilas, namja bersurai reddish black itu melirik kearah Kyuhyun lalu berjalan meninggalkan mereka tanpa satupun kalimat yang keluar dari bibirnya.

“Hae… Donghae-ah!!” seru Yesung yang sama sekali tidak dipedulikan oleh Donghae.

Ryeowook berlari meninggalkan Yesung dan Kyuhyun untuk menyusul Donghae. Kini hanya tinggal 2 orang namja yang terdiam dalam keheningan.

Si manis menunduk karena bingung harus mengucapkan apa, sedang si tampan menatap intens sosok didepannya.

“Kau mau mengatakan yang sebenarnya hyung? Siapa yang dimaksud Donghae?”

Perlahan Yesung mengangkat kepalanya, memberanikan diri menatap caramel Kyuhyun yang seakan tengah memojokkan dirinya.

“A…aku… tidak tahu Kyu, sungguh. Aku tidak tahu siapa orang yang dimaksud Donghae.”

Kyuhyun tersenyum miris, ia tahu jika Yesung sedang mencoba membohonginya, “Ne, mungkin Donghae hanya bercanda.”

Ucapan Kyuhyun membuat Yesung bernapas lega untuk sejenak, “Karena orang yang mencintaiku diam-diam hanyalah orang bodoh.”

Deg_

Yesung tertohok mendengar penuturan Kyuhyun, ia terpaku tanpa senyum yang tadi sempat mengembang dibibirnya.

“Aku hanyalah seorang namja yang tidak sempurna, dan aku sudah mempunyai Sungmin tunanganku, yang tak lama lagi akan menjadi istriku.”

Yesung menunduk, entah kenapa hatinya kembali sakit. Sebisa mungkin ia mencoba untuk tidak menangis, walau nyatanya onix kelamnya mulai memanas, sedang hatinya terasa sesak seperti terhimpit sebuah batu besar.

Kyuhyun menghela napas panjang, berjalan mendekati jendela yang ada dilorong kampus, “Yang aku tahu, aku hanya mencintai Sungmin, tidak ada yang lain. Dan aku memang benar-benar berharap bahwa ucapan Donghae adalah bohong.”

Kyuhyun memutar tubuhnya, menatap punggung namja manis yang masih terdiam dalam langkahnya, “Benarkan hyung? Ucapan Donghae hanyalah kebohongan? Tidak akan ada orang yang dengan relanya terus mencintaiku diam-diam, aku berharap jika memang seseorang itu ada, aku minta padanya untuk berhenti, karena semakin dia mencintaiku diam-diam, dia akan semakin terluka.”

Tes_

Liquid itu tidak bisa lagi dicegah, lolos begitu saja dari mata Yesung yang tertutup. Ucapan Kyuhyun terasa menyakitkan dihati Yesung. apa Kyuhyun tahu siapa namja yang mencintainya diam-diam? Dan kenapa ia harus mengatakan hal yang menyakitkan seperti itu kepada Yesung? kepada orang yang sebenarnya adalah sosok yang dibicarakan?

“Yesung hyung,” Kyuhyun memanggilnya lagi ketika tidak ada jawaban dari Yesung. ia menepuk bahu Yesung yang masih menunduk, “Yesung hyung, gwaenchanayo?”

“Nan gwaenchana.” Lirihnya masih tanpa menatap sosok Kyuhyun dibelakangnya.

Kyuhyun khawatir, ia bergerak untuk berdiri didepan Yesung, lalu mengangkat dagu Yesung keatas. Ia menyatukan alisnya melihat hidung dan mata indah itu memerah, berbeda dengan sebelumnya.

“Kau…. menangis?”

“Mwo? Menangis? Aniya…” ia tersenyum. Paksa. Yesung menjauhkan tangan Kyuhyun dari wajahnya, “Aku harus kekelas Kyu, sebentar lagi aku ada kelas.” Tanpa menunggu jawaban dari Kyuhyun, ia berjalan meninggalkan namja tampan yang terpaku tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.

‘Ya… aku memang namja bodoh, sangat bodoh. Karena aku lebih memilih untuk terus disakiti olehmu.’

Tes_

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Sudah seminggu aku tidak bertemu dengan Kyuhyun, aku tidak tahu ada apa dengannya. Tapi setiap aku mencoba untuk mencarinya dikampus, ia tidak pernah terlihat dimanapun. Ketika aku mencoba menghubungi dia, Kyuhyun sama sekali tidak merespon panggilanku. Dan ketika aku bertanya kepada Siwon hyung, jawabannya adalah….

‘Dia sedang tidak ingin bertemu denganmu Yesungie.’

Ia terduduk dibawah pohon besar dibelakang kampusnya, menerawang langit yang masih mengeluarkan bulir-bulir putih yang terasa begitu dingin.

Ia tidak peduli dengan bulir-bulir yang terus membasahi wajah dan rambutnya, yang ia pedulikan saat ini adalah Kyuhyun. Namja yang entah kenapa membuatnya begitu gelisah.

Ia tidak tahu apa kesalahannya, kenapa Kyuhyun tiba-tiba berubah seperti ini. apa karena kejadian dimana ia meninggalkan Kyuhyun begitu saja?

Tapi bukankah seharusnya Yesung yang marah karena ucapan Kyuhyun? Ini terlalu membingungkan, bahkan Yesung merasa sangat bersalah sudah bersikap seperti itu kepada Kyuhyun.

Tangan mungilnya merogoh sesuatu dimantel tebal yang ia pakai, sebuah benda persegi berwarna hitam.

Sebuah ponsel yang sama seperti milik Kyuhyun, hanya berbeda pada warna casingnya saja.

To : Evil Kyu

Kyunnie, apa kau marah kepadaku? Kenapa tiba-tiba kau tidak mau bertemu denganku? Kau bahkan sama sekali tidak membalas pesan atau menerima telponku.

Aku  khawatir padamu Kyu.

Send.

Ia memutar-mutar ponselnya sembari menunggu dan berharap jika Kyuhyun akan membalas pesannya. Nyatanya selama ini ia tidak pernah lagi menerima pesan singkat ataupun telpon dari Kyuhyun.

Ia begitu khawatir pada Kyuhyun, apalagi jika Yesung berusaha menemuinya dirumah, Ia tidak pernah lagi bertemu dengan Kyuhyun dengan berbagai alasan. Namja tampan itu seperti terus menghindarinya.

15 menit berlalu begitu saja, dan ponselnya tidak berdering sama sekali.

Ia menghela napas panjang sembari menutup mata, “Apa kau benar-benar membenciku?”

“Siapa yang mengatakannya?”

Suara yang tiba-tiba datang dari arah belakang membuat Yesung terhenyak. Ia bangkit dan memutar tubuhnya kebelakang, menatap sosok namja bersurai hazzel tengah tersenyum dengan berjalan kearahnya.

“Disini sangat dingin hyung, apa kau mencoba bunuh diri?”

“K…Kyu….” Yesung tidak bisa berkata-kata, lidahnya terasa keluh melihat siapa yang kini sudah berdiri dihadapannya.

“Kau mencariku?” si namja tampan terkekeh, “Kau merindukanku hum?”

“Dasar bodoh.” Ujar Yesung lirih.

“Mwo? Aku tidak-“

GREB_

Kyuhyun terkejut tak kala ia merasakan Yesung memeluknya sangat erat, “Kau membuatku khawatir, aku kira kau membenciku hingga tidak mau lagi bertemu denganku.”

Suara isakan lirih lolos begitu saja dan terdengar ditelinga Kyuhyun. Ia tahu, ia tahu bahwa Yesung kini tengah menangis, dan yang ia lakukan hanyalah memeluk erat tubuh mungil didekapannya saat ini.

“Maaf hyung, aku tidak bermaksud membuatmu khawatir.” Ia melepaskan pelukan Yesung, menghapus bekas liquid yang terlihat dikedua pipi Yesung, “Kau jelek sekali jika sedang menangis.”

“Dasar bodoh, aku tidak menangis.” Yesung kembali mengelak, ia memutar tubuhnya, membelakangi Kyuhyun yang masih saja terkekeh kearahnya.

Hingga tak lama setelahnya Yesung merasakan ada yang melingkar cukup erat diperutnya.

“Hng?” ia melihat tangan kekar Kyuhyun merapat, memeluknya dari belakang, meletakkan dagu namja tampan itu dibahu Yesung.

“Aku menghilang selama seminggu ini bukan karena aku membencimu atau tidak mau bertemu denganmu hyung.”

“Lalu?”

“Hanya ingin tahu apa kau masih mencemaskanku ketika aku menghilang.”

“YA!! Kau itu bicara apa!! selamanya aku pasti mencemaskanmu jika aku tidak melihatmu walau hanya sehari.”

“Benarkah?” Kyuhyun memejamkan matanya, menghirup aroma wangi yang keluar dari ceruk leher Yesung.

Yesung sendiri mengangguk pelan seraya mengerucutkan bibirnya, “Aku tidak berbohong, aku khawatir padamu jika sehari saja tidak tahu dimana keberadaanmu.”

Caramelnya kembali terbuka, tersenyum samar, “Kenapa?”

“Apa?” Yesung mencoba menatap wajah Kyuhyun yang masih berada dekat dengan wajahnya, karena sampai saat ini, Kyuhyun masih meletakkan dagunya dibahu Yesung.

“Kenapa kau terlalu khawatir kepadaku? Kau bersikap seolah-olah kau adalah kekasihku hyung.”

Yesung kembali terdiam, ia menatap nanar kearah Kyuhyun yang kembali memejamkan matanya. ia merasakan Kyuhyun semakin erat memeluknya dan iapun tidak menolak ataupun merasa sesak karenanya.

“Jawab aku hyung, apa kau mencintaiku?”

Glup_

Dan kali ini ia kembali menegang, kenapa harus pertanyaan itu yang terlontar dari bibir Kyuhyun. Yesung tidak tahu, ia tidak pernah tahu harus memberi jawaban seperti apa kepada Kyuhyun.

“Kalau aku mengatakan… aku mencintaimu, apa yang kau lakukan hyung?” Kyuhyun membuka matanya, melepaskan pelukannya, memutar tubuh Yesung untuk berhadapan langsung dengannya.

Onix dan caramel mereka beradu. Yesung ingin sekali memalingkan wajahnya, tapi kedua tangan Kyuhyun yang membingkai wajahnya tidak serta merta terlepas begitu saja.

“Apa jawabanmu atas pertanyaanku?”

“………………” ia masih diam, tak bersuara sama sekali.

“Kau tidak mencintaiku?”

Apa ini jebakan? Kenapa Kyuhyun begitu memojokkan Yesung? kenapa Yesung harus menjawab pertanyaan yang sebenarnya adalah sebuah kebenaran yang selama ini ia tutupi dari Kyuhyun.

Ia tidak mungkin dan tidak akan pernah mungkin mengatakan yang sebenarnya.

“Seminggu yang lalu, saat terakhir kali kau meninggalkanku dilorong kampus, aku melihat kau menangis. Apa… kau menangis karena ucapanku?”

Dahi Yesung berkerut, masih tidak mau membuka suara.

“Kau berjalan meninggalkanku, apa karena kau merasa sakit dihatimu? Karena ucapanku?”

“………………”

“Kau berakting seolah-olah kau tidak peduli padaku saat itu, tapi ketika aku menghilang dan mengatakan tidak ingin bertemu denganmu, kau begitu khawatir kepadaku. Apa… ada sesuatu yang kau sembunyikan? Apa sebenarnya kau adalah orang yang dimaksud Donghae?”

DEG_

Mata Yesung terbuka sempurna, bibirnya mengangah tak percaya dengan ucapan Kyuhyun. Kenapa semua yang dikatakan Kyuhyun adalah benar?

Walau Yesung sudah mencoba berulang kali untuk tidak peduli kepada Kyuhyun, tapi tetap saja, ia akan sangat khawatir bila tidak mengetahui keadaan Kyuhyun.

Yesung hanya bisa berujar dalam hati, ‘Bisakah aku menyerah pada takdir? Aku……’

“Katakan apa semua itu benar?”

“Jangan mendesakku.” Ucapan Yesung akhirnya terdengar. Namja manis itu melepaskan kedua tangan Kyuhyun dari wajahnya.

Ia tersenyum tipis sembari mengacak surai hazzel Kyuhyun sedikit susah karena tingginya yang tidak seberapa jika dibanding Kyuhyun.

“Aku…..” ia lagi-lagi harus menarik napas panjang, seakan sulit sekali mengatakan apa yang ada dibibirnya.

“Katakan yang sebenarnya hyung, jawab aku! Aku ingin kau jujur padaku!”

Caramel Kyuhyun lagi-lagi memenjarakan onixnya, Yesung seakan ingin menangis karena hal itu, apakah ia harus jujur? Mengatakan yang sebenarnya? Apakah ini saatnya Kyuhyun mengetahui perasaan Yesung yang sebenarnya?

“Aku……”

“…………….” Kyuhyun masih menunggu, kedua tangannya berada dibahu Yesung, sedikit meremasnya karena tidak sabar menunggu jawaban Yesung.

Yesung menunduk untuk beberapa saat, lalu mengangkatnya kembali, perlahan membuka bibirnya untuk mengatakan sesuatu.

“Aku…….”

Apakah jawaban yang akan diberikan Yesung atas pertanyaan Kyuhyun? Apakah Kyuhyun sudah mulai menyadari perasaannya kepada Yesung?

.

To Be Continued

.

Jeongmal gomawo untuk kalian semua yang udah nyemangatin aku buat nerusin FF gaje ini ^^ dan sekarang, gimana? Apakah masih ada yang penasaran?

Hahaha semoga kalian gak kecewa baca FF ku ^^v

Next! Leave a comment please ^^

Ah dan SAENGIL CHUKKAEYO buat temen ‘gila’ yg sering bgt ngelimit bareng wkwkwk ‘JULIA – Yebaby07_‘ semoga suka dan tidak mengecewakan ^~^

#hugs

113 comments on “Covered Love – Chapter 6

  1. Ayolah~ jujur sja Encung biar si Kyupil pabbo ntu tau~ *gigitbantal nae jdi gemes ndiri bca.na huwaa~ pa lg wktu adgan ciuman.na ehembk” *menjurus

    e0n, kpan ep_ep Posesive.na apdate ?! *pout

  2. aku…
    akku..
    akkkuuu pengen borgol tanganmu oenni cz udah nulis huruf T.B.C!!!
    aish,jinjja…ff ni selalu bikin aku penasaran, pengen digetok ama cangkang danggkomang yak oenn???
    pengennya dichap depan, yesung emang bilang perasaan yg sbnernya ama si kyu dan mengesampingkan azaz persahabatan sma pengkhianatan *maksudnya??
    awas aja klo smpe chap depan yeye msh nutupin perasaannya, atau scene yg terakhir itu cma mimpinya yeye cz terlalu mikirin si kyu yg menghindarinya, trus jdi kebawa mimpi smpe segitunya deh #author: readers lu terlalu banyak nonton sinetron😛
    harus update secepetnya, harussssssss!!!! #maksa moede on
    oenni, gomawo udah bnyak bikin ff kyusung dg cerita daebak, anti typo pula, kkkk^^~

  3. Yaaakkk!!! Rae Unnie rae unniiiieeeee… kenapa kau meninggalkan TBC.mu di situ *lari kejar-kejar Rae Unnie.
    gantung dan rasanya akunya yang di gantung sama Unniee , Huweee penasaran chapter berikutnya. jangan bilang kalo yesung oppa bilang gak cinta sama kyu dan kyu percaya gitu aja, atau malah tiba-tiba sungmin/ siwon oppa dateng terus nggagalin acara pernyataan yesung oppa.. yhaaa kapan kyu tau yang sebenarnyaa???
    update kilat unn, jangan kelamaan yaa? *kedipkedip
    unnie daebaakk Hwaiting ngetiknyaa ~~~

  4. jahaaaat sekali kau eonnie -_- itu tinggal sedikit lagiiii T^T
    gamautau pokoknya harus cepet update. penasaran ampe jungkir bolakbalik iniiiii , yayayaya eonnie *turtle eyes

  5. oenni…………….. itu kenapa pakek aku… aku… aku… ah ! aku aku terus…. :O hemh.. tapi kyaknya tambah seru nih… hahaha lanjut ne ioenni 😀

  6. Eonniiii
    #kejer pake kapak
    kenapa dipotong
    aish padahal lagi seru
    semoga yemom jujur
    geregetan liat kyuhyun yang gak peka
    minta ditimpuk kali ya
    #timpuk eonni

  7. aaaaaaarrggghh….cung…cuuung!!!!!!!!

    come on……Jujur aja….

    Kyu mulai sadar
    kalo yesung cinta sm kyu

    apaaaa yaaaah jawaban yesung…

    ayolah saeng, time to make him happy….

    masih panjaaang banget epep yesung
    bakalan happy ending with kyu…..

    masih ada sungmin, yuri……..

    siwon…….yg juga mencintai yesung…..

    lanjuuuttt yuuukk….gpl

  8. Sungmin oppa tega kali..
    Kasian Yesungiie T.T kyu sbenernya suka sma sungiie gx sii ?? Jgn bkin sungiie oppa tersiksa!!
    Atau Sungiie sma Hae aja deh atau sma Siwon.. Klo kyu bkin Sungiie tersiksa *DiBakarKyu*

  9. jawab jujur aja yeppa jangan bikin hatimu sakit terus,,#mau sampai kapan bisa bertahan# ihh gemes bgt dh sama jalan pemikiran mu,,
    Lanjutt chingu ^^

  10. aigoooo…maaf aq ketinggalan 2 chapter kynya…

    huft..*jitakkyu* sampe kpn sih mw nyiksa yeye? kapan sadarnya sih manusia evil satu ini… tinggal blg klo km jg cinta ma yeye….ckckckck…

    “a.. a..aku mencintaimu kyu”
    yes! chap dpn bwt yeye ngomong gtu ya author ssi…hihihi…

  11. Dia, yeoja itu tahu. tapi dia bertingkah seolah semua bukan hal yang perlu dirisaukan. Aku lebih dulu mencintainya tapi dia merebutnya begitu saja. *oh, abaikan*

    sampai kapan kau akan terus melanjutkan cerita ini ramyun? sampai kapan aku akan membuat kenangan2 itu berlarian diotakku? ini menyakitkan, ;;____;;

  12. Oh my….!!

    sampai kapan yesung bertahan seperti ini,eoh???
    penasaran,apa yesung akan mengungkapkan perasaannya pd kyuhyun.secara kyuhyun kliatannya mulai ragu dgn perasaannya dgn sungmin,eoh?!

    tp yesung terllu memikirkan perasaan kyumin,yeye terllu baik,sampai tak mrasa mslh klu hrs tersakiti.cinta bertepuk sebelah tangan msh mending drpd cinta terpendam.

    klu bertepuk sebelah tangan,plg tdk kedua belah pihak udh tau prasaan msg2,sdgkan cinta terpendam?? hmm….jawab sendirilah..*plaak

    oh yeaa…Terkadang di dalam
    persahabatan ada pengorbanan.
    Tetapi, ada kalanya kita memang
    harus merelakan apa yang ingin
    kita miliki. Karena ketika Tuhan
    melihat kita, Ia akan tersenyum
    dan bilang, ‘Kau yang terbaik’ my lovely yesungie *mendadakmewek

    。・゚゚・(>д<;)・゚゚・。

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s