Possessive – Chapter 2

Chap 2.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fluffy, Romance

Rate : M

Summary : Bagaimana jika seorang Couple yang terbilang aneh di Super Junior menemukan seorang anak yang menganggap Yesung adalah Mommynya? Apa yang akan dilakukan Yesung, Kyuhyun dan member Super Junior yang lain?

Warning : Yaoi, Typo(s), NC, alur cepat, Mpreg, OOC.

Cr : this is request story by Winz a.ka sjflywin saeng chagi, Rina Eon Happy birthday to you guys ^^V and Cho Kyunda for request Kyusung fanfict

All reader ^^… hope you like ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 1 | Next Story Chapter 3

.

poss2

.

“Diamlah baby, aku hanya ingin bermain sebentar.” Ujar Kyuhyun pada akhirnya tanpa menghentikan lidahnya yang memutari nipple indah Yesung.

Tapi tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak terduga….

Cklek_

Pintu ruangannya terbuka terlalu cepat dan saat itu Kyuhyun maupun Yesung hanya bisa diam dalam posisi –Kyuhyun menindih tubuh Yesung yang tengah half-naked-.

Seseorang yang membuka pintu tak lain adalah salah satu crew drama musical Kyuhyun terdiam didepan pintu, mengerjapkan matanya berulang kali dengan bibir mengangah, hingga akhirnya……

“KYAAAAAAAAAAAAAA!!!”

BLAM_

Pintu itu kembali tertutup, menyisahkan Kyuhyun dan Yesung yang saling menatap tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tapi tak lama setelahnya tawa menggelegar dari keduanya memenuhi ruangan itu, mereka tertawa, entah apa yang mereka tertawakan. Yang pasti mereka sama sekali tidak berhenti tertawa selama hampir 15 menit.

.

Cloudhy3424_Present © 2013 KyuSung Fanfiction

I’M POSSESSIVE_Chapter 2

Happy Reading

.

“Itu salahmu dasar bodoh, akhirnya para crew menatap kita dengan pandangan…errr…. mengerikan.” Umpat Yesung tanpa berhenti menjilat ice cream yang dibelikan Kyuhyun dicafe tidak jauh dari gedung tempat mereka berada tadi.

“Biarkan saja, aku yakin karena hal itu mereka tidak akan berani mendekati bahkan menyentuhmu.”

“Kau kejam Cho Kyuhyun!!” Yesung memukul lengan Kyuhyun sembari mempoutkan bibirnya, sedang Kyuhyun yang melihat bibir tipis itu terpout ingin sekali ia terjang, namun ia  sadar bahwa saat ini mereka tengah menjadi pusat perhatian.

Awalnya mereka tidak memperdulikan fans-fans yang kini tengah membututi mereka yang sedang berjalan-jalan dengan santainya didepan publik seperti ini, karena mereka belum cukup terganggu dengan keramaian fans dibelakang mereka.

Memang tidak bisa ditutupi lagi, hubungan keduanya sudah terlalu jelas dimata publik, dan anehnya, tidak ada satupun yang menentang mereka kecuali para haters dan beberapa netizen yang mengecam atas hubungan sejenis.

Kyuhyun ataupun Yesung sering mendapatkan kalimat jika mereka adalah pasangan yang kelewat aneh, tapi dibalik keanehan itu, mereka adalah pasangan yang sangat kompak, terkadang keromantisan yang ditunjukkan mereka berbeda dengan orang-orang yang menjalin sebuah hubungan.

Mungkin karena hal itu, mereka semua menyetujui secara gamblang hubungan kedua member Super Junior tersebut.

Lama kelamaan Kyuhyun tampak mulai tidak nyaman dengan suara-suara jepretan yang ia yakini berasal dari ponsel ataupun kamera para fans yang berjalan dibelakangnya. hingga akhirnya ia berhenti melangkah, memutar tubuhnya kebelakang seraya tersenyum manis.

Yesung mengikuti masih dengan menjilati ice cream conenya, nikmat.

“Hng.. mianhae, bisakah kalian berhenti mengikuti kami? Kami ingin berdua dulu.” Pinta Kyuhyun lembut dan tanpa mendapat penolakan, fans-fans itu meminta maaf dengan membungkuk lalu mulai membubarkan diri masing-masing.

Yesung mengernyit heran melihat Kyuhyun berseringai kearahnya, “Hng? Mudah sekali?” tanyanya. Ia sedikit terkejut, kenapa Kyuhyun begitu mudah membubarkan kawanan fans yang terus mengikuti mereka sedari tadi.

Yang ditanya mengendikkan bahu, “Entahlah, sepertinya mereka sudah lelah mengikuti kita, oleh sebab itu ketika aku meminta pada mereka untuk berhenti mengikuti kita, mereka tak banyak menolak.”

Yesung mengangguk-anggukkan kepalanya dan tanpa sadar Kyuhyun berseringai kearahnya.

Sebenarnya Kyuhyun tadi tengah melakukan sesuatu yang membuat para fans itu berhenti mengikuti mereka. Tanpa Yesung tahu karena fokus pada ice creamnya, Kyuhyun melayangkan puppy eyes kepada para fans yang lantas membuat fans-fans itu terpaku beberapa saat.

Sulit sekali memang mendapati seorang Evil Cho menunjukkan puppy eyesnya. karenanya, mereka benar-benar terkejut hingga tanpa pikir panjang langsung membubarkan diri masing-masing.

“Hiks…”

“Hng?” Yesung menghentikan langkahnya mendengar suara seseorang yang sesenggukan tidak jauh darinya.

“Baby kenapa berhenti? Setelah ini kita sampai.” Kyuhyun berucap, menarik tangan Yesung untuk segera berjalan kembali.

“Hiks… hiks….”

Yesung semakin penasaran dengan suara tangisan itu, ia hiraukan ajakan Kyuhyun kali ini dan memilih untuk berjalan kearah dimana suara itu berasal.

“YA!! Baby kau mau kemana?” mau tidak mau, namja bermarga Cho mengikuti dibelakang Yesung, masuk kesebuah gang yang dimana gang tersebut dihimpit oleh dua buah toko besar disisi kanan dan kirinya.

Mata Yesung memicing, melihat seorang anak kecil yang memakai baju biru dan celana pendek tengah meringkuk dipojok gang tersebut.

“Baby kau mau ke-“

“Sssttt!!” Yesung meletakkan jari telunjuknya tepat dibibir Kyuhyun.

“Hey kau mau kemana?” ia masih bertanya, namun kali ini dengan mengecilkan volume suara bassnya.

Yesung tidak menjawab, hanya menunjuk kearah yang ia lihat. Kyuhyun ikut  memicingkan matanya.

“Hey adik kecil, kenapa berada disini?” tanya Yesung ketika ia sampai didepan anak kecil itu. ia menyentuh bahu sang anak hingga matanya bertemu dengan sebuah onix yang sangat mirip dengannya. Surainya yang menutupi kening seperti perpaduan antara surai miliknya dan Kyuhyun, begitu indah jika dilihat dari sisi manapun.

Sejenak ia menatap Kyuhyun yang seakan memberinya pertanyaan –kenapa-menatapku-seperti-itu, lalu setelahnya ia menatap sosok manis didepannya lagi.

“Mommy…” Yesung tercengang mendengar suara anak itu, begitupula Kyuhyun. Bukan karena terkejut dengan suara merdu anak kecil itu, tapi dengan panggilannya.

Kyuhyun dan Yesung memutar kepalanya kesegala arah, mencari sosok yang dipanggil mommy oleh anak kecil itu.

“Mommy? Siapa mommymu adik kecil?” tanyanya lagi saat ia tidak melihat siapapun di gang itu kecuali dirinya dan Kyuhyun.

“Hiks….” sang anak kecil menangis, wajahnya sudah sangat merah karena mungkin ia sudah menangis terlalu lama. “Hiks…. huweeee…. mommy…….”

“Ya… YA!! KENAPA KAU MENANGIS!!”

PLETAK_

Yesung sontak memukul keras kepala Kyuhyun, “Ya!! Baby kenapa kau memukulku?” bibirnya mengerucut sembari tangannya yang mengusap kepala.

“Kecilkan suaramu babbo!! Kau bisa semakin membuatnya menangis keras.” Yesung membesarkan matanya, bermaksud menakuti Kyuhyun agar menutup mulutnya rapat-rapat.

“Aku kan hanya terkejut dengan tangisannya baby,” ujarnya lirih, berusaha menunjukkan sikap manisnya agar Yesung mengasihani dirinya, namun saat ini ia benar-benar diacuhkan oleh sang namja manis.

“Ssstt… uljimma adik kecil, sini hyung peluk.” Yesung merekuh tubuh mungil kedekapan hangatnya, mengusap surai red brown milik si kecil.

“Mommy……. hiks…. mommy…….aku… takut…..” si anak kecil terus saja menangis dipelukan Yesung.

“Sstt… ada hyung disini, tidak perlu takut ne,” Yesung melonggarkan pelukannya, menghapus liquid yang masih membuat jalan dikedua pipi anak kecil itu.

“Hiks… mommy…. jangan pelgi lagi…hiks…..” dan ucapan anak kecil itu membuat Kyuhyun dan Yesung melebarkan matanya, mereka bertatapan sejenak lalu kembali fokus pada si kecil.

“Mo…mommy? nugu mommy?”

“Kau mommyku…. hiks…” tunjuk si anak kecil kearah Yesung.

Glup_

Hening.

Tidak ada suara yang terdengar lagi hingga suara anak kecil itu kembali membuyarkan segalanya, “Aku melindukanmu mommy… aku cudah menunggumu dicini tapi kenapa mommy pelgi lama cekali.” ia mengalungkan tangan mungilnya dileher Yesung sembari memberikan kecupan ringan di pipi namja yang dipanggil mommy olehnya.

“Tu….tunggu adik kecil.” Yesung melepaskan pelukannya. “Ki…kita baru saja bertemu, bagaimana bisa kau memanggilku mommy? Bahkan aku seorang namja, dan tidak mungkin seorang namja mendapat panggilan seperti ini.”

“Kau memang mommyku, aku celing belmimpi akan beltemu mommyku dicini, oleh cebab itu aku telus belada dicini, dan cekalang kau datang mommy.” Ia tersenyum lebar, menampilkan gigi putihnya yang berderet rapi.

Yesung benar-benar bingung, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Disisi lain ia juga merasa senang dengan panggilan mommy yang diberikan anak kecil itu, tapi ketika ia harus kembali pada kenyataan, ia harus sadar bahwa ia bukanlah seorang yeoja yang sewajibnya dipanggil dengan sebutan mommy.

“Mommy, paman jelek ini ciapa?” Ujarnya seraya menunjuk kearah Kyuhyun yang berjongkok disampingnya.

Sedangkan yang tengah ditunjuk membulatkan matanya tidak percaya, seperti tidak terima dengan sebutan ‘paman jelek’ yang diterimanya.

“M..MWO??? KAU PANGGIL AKU AP-“

PLETAK_

Lagi. Yesung memukul kepala Kyuhyun keras, “Ya!! Baby kau sudah memukulku dua kali!!”

“Aku sudah memperingatkanmu untuk tidak membesarkan suara bassmu itu Cho Kyuhyun!!” lirik sadis Yesung kearah Kyuhyun.

“Aish!!” surai hazzelnya ia acak karena frustasi. “Hey adik kecil, aku adalah kekasih namja manis ini.” ujarnya dengan senyum terpaksa, sesungguhnya ia sudah mulai dibuat kesal oleh anak kecil itu.

“Kekacih?” kepalanya miring, menatap bergantian sosok Yesung dan Kyuhyun. “Mom, kenapa mommy bica mempunyai kekacih cejelek ini?” Yesung hampir saja tertawa keras, tapi ketika mata Kyuhyun hampir saja meloncat dari tempatnya, ia hanya bisa menahan sekuatnya.

“K..kau benar-benar.. aish!!! Jinjjaaa!!! Baby, lebih baik kita pergi darisini!!” Kyuhyun berdiri, menarik tangan Yesung untuk segera meninggalkan tempat itu hingga sebuah tangan kecil menahan pergerakannya.

Yesung menoleh, mendapati anak kecil itu melayangkan wajah memelasnya. Kyuhyun sendiri mendengus, ia sudah tidak mempan dengan wajah memelas sosok yang membuatnya emosi itu.

Krucuk~ krucuk~

Ketiganya terdiam, saling melemparkan pandangan seolah berkata –aku-sangat-lapar-.

Lama sekali mereka diam hingga tak lama setelahnya Yesung meraih tangan mungil yang tadinya menahan pergelangan tangannya.

.

:: POSSESSIVE ::

.

Pasangan yang kini duduk disebuah restoran tidak jauh dari kejadian ditemukannya anak kecil itu tengah serius menatap sosok kecil yang memakan dengan lahap makanan didepannya.

Mereka bertanya-tanya bagaimana anak sekecil itu bisa menghabiskan berbagai jenis makanan yang tersedia diatas meja. Mereka berduapun tadi hanya menghabiskan sepiring ramen dan jajangmyeon, sedangkan anak kecil itu?

“Hng.. baby, lalu apa yang harus kita lakukan setelah ini?” Kyuhyun berujar lirih, tidak ingin menganggu acara makan yang terlihat cukup nikmat dinikati sang anak kecil.

Yesung menggeleng pelan, tatapannya masih fokus pada anak kecil itu, tanpa sadar pula senyumannya tidak lepas dari bibir kissablenya. Entah kenapa ia begitu tenang melihat sosok mungil didepannya kini.

“Baby,” Kyuhyun menepuk bahu Yesung, menyadarkan kekasihnya dari lamunan.

“Bolehkah kita mengadopsinya Kyu?” tanya Yesung sembari menatap manis kearah Kyuhyun. Sedang Kyuhyun membalas dengan tatapan horor.

“Ba…baby, jangan bercanda!! Bagaimana bisa kita mengadopsi dia, kau tahu kita siapa?”

“Aku tahu,” sahutnya, ia tersenyum lagi ketika melihat si anak kecil. “Tapi aku sudah merasa nyaman dengannya Kyu, aku tidak tahu apa yang terjadi pada diriku, tapi ketika melihat anak kecil ini, aku seperti melihatmu.” Onixnya kembali memberanikan diri menatap caramel cerah Kyuhyun.

“-ketika tadi dia memanggilku mommy, aku merasa begitu tenang, aku merasa…. entahlah, aku sendiri tidak bisa mendeskripsikannya. Lihat tatanan rambutnya sepertimu, matanya yang bulat sepertimu, hidungnya sepertiku kan? Dan pipi chubby itu…..” Yesung tidak melanjutkan ucapannya, ia benar-benar terpesona melihat wajah anak kecil didepannya itu, ia seperti sedang bercermin melihat perpaduan antara dirinya dan Kyuhyun.

“Tidak, dan aku yakin manager hyung ataupun yang lainnya tidak mungkin menyetujuinya.”

“Aku mohon Kyu, aku tidak pernah meminta apapun padamu kan?” tangan mungilnya menggenggam erat tangan Kyuhyun. “Ini permintaanku, tolong bujuk manager hyung untuk membiarkan kita mengadopsi dia didorm.”

“Lalu bagaimana jika kita ada jadwal untuk konser diluar negri baby?”

“Itu mudah, kita bisa mengajaknya.” Kyuhyun seperti kehabisan kata-kata, ia menatap tidak percaya sosok Yesung dan anak kecil yang masih memakan makanannya itu.

“Diantara member Super Junior, hanya aku yang memiliki jadwal dibawah kalian, dalam artian, aku lebih sering sendiri di dorm, dan aku kesepian Kyu.”

“Kau bisa ke Mobit atau Y-style, atau kau juga bisa pulang ke apartemen orangtuamu.”

Yesung menggeleng kuat, “Aku tidak mau, pokoknya aku ingin mengadopsi anak ini, titik!! Atau….” namja manis itu mulai berseringai, melipat kedua tangannya didepan dada dan Kyuhyun seperti telah mengetahui arti dari seringaian itu.

“Tidak ada jatah untukku malam ini, besok, lusa dan malam-malam selanjutnya, begitu?” Kyuhyun mendengus setelah melengkapi kalimat Yesung.

Sedang Yesung mengangguk antusias serasa ia berhasil menemukan titik lemah namjachingunya tersebut.

Kyuhyun bisa mati jika itu terjadi, dan ini bukan pertama kali Yesung mengancamnya. Dulu Yesung juga pernah mengancamnya seperti itu ketika Kyuhyun menolak mentah-mentah jika kura-kura peliharaan Yesung berada dikamar mereka.

Hampir 2 minggu, Yesung sama sekali tidak mau disentuh oleh Kyuhyun, jangankan memegang tangan, setiap Kyuhyun berusaha mendekati Yesung, namja manis itu akan selalu menghindar, seperti tidak mengakui keberadaan Kyuhyun.

Hingga akhirnya dengan berat hati ia memutuskan untuk memperbolehkan Yesung meletakkan akurium bersama kura-kuranya berada dikamar mereka.

Kyuhyun tidak mau jika sampai kejadian itu terulang lagi, ia masih ingin menyentuh Yesung, ia masih ingin membelai tubuh indah milik namjachingunya itu, dan yang terpenting adalah, ia tidak mau kehilangan Yesung, tidak akan pernah.

Kyuhyun menghela napas berulang kali hingga ketika ia melihat Yesung meluncurkan puppy eyesnya, ia hanya bisa mengusap kasar surai hazzelnya, “Aish!!! Baiklah, aku setuju tapi dengan satu syarat.” Berganti Kyuhyun yang berseringai.

Yesung mengernyit bingung, “Syarat? Kenapa harus ada syarat?”

“Kau mau aku membantumu merayu manager hyung untuk menerima anak ini di dorm atau tidak?”

‘Ish.. selalu meminta imbalan,’ batin Yesung seraya menggembungkan pipinya, “Ye, baiklah.. apa syaratnya?”

Kyuhyun mendekatkan bibirnya pada telinga Yesung, berbisik lirih, “Puaskan aku malam ini, besok, lusa, dan malam-malam selanjutnya,” ia menggantungkan ucapannya sebentar, “Dan.. jangan menolak jika aku ingin bermain kasar setiap kita melakukan ‘itu’, jawab iya atau aku menolak membawa anak ini tinggal didorm.”

Glup_

Jantung Yesung berdegup sangat kencang, jika ia menjawab iya, pasti setiap pagi ia akan merasakan sakit dibagian selatannya. Tapi jika ia menolak dan mengatakan tidak, itu artinya kesempatan untuk bisa mengadopsi anak kecil didepannya itu pasti musnah.

Tapi.. hey!! Bukankah mereka belum tahu siapa anak kecil itu sebenarnya? Kenapa dengan mudahnya Yesung ingin mengadopsi anak itu?

Yesung bingung harus menjawab apa, tapi sepertinya ia tahu apa yang harus ia lakukan. Ia meminta kepada Kyuhyun untuk diam sejenak dan ia fokus pada sosok manis didepannya.

“Hey adik kecil, kau tinggal dimana? Kami akan…… mengantarmu pulang.” Sejujurnya ia ingin sekali menculik anak itu dan membawanya pulang, serasa sangat sulit ketika ia mengatakan akan mengantarkan anak kecil itu pulang kerumahnya.

Si kecil menghentikan kunyahan terakhirnya dan menatap Yesung, “Aku tidak tahu mom, aku mau ikut mommy.”

Kyuhyun menatap kearah luar jendela, membiarkan kekasihnya berbincang-bincang dengan anak tidak dikenal itu.

“Tapi bagaimana jika orangtuamu mencari? Mereka akan cemas jika tidak menemukanmu.”

Sepertinya ucapan Yesung membuat sikecil sedih, terlihat dari wajahnya yang kembali muram dan menunduk.

“Hey ada apa?” Yesung mengusap lembut surai hitam si kecil, “Ceritakan pada hyung, apa yang terjadi?”

Ia menggeleng, mengusap kasar airmatanya, “Aku tidak tahu, yang aku tahu ketika aku telbangun aku cudah belada ditempat tadi dan dicini cakit mom hiks…” tangisnya mulai menaik, onix cerah itu mengeluarkan liquid deras yang menganak dikedua pipi chubbynya. Anak kecil itu memegangi kening sebelah kirinya.

“Sssttt… tenang adik kecil.” Yesung berpindah posisi, duduk disebelah anak kecil itu dan memeluknya.

“ aku belucaha memanggil mommy cetiap hali, tapi tak ada ceolangpun yang datang, hiks…. hingga akhilnya mommy menjemputku tadi.” Terangnya lagi dipelukan Yesung.

Yesung merasa begitu sedih mendengar tangisan anak kecil itu, ia memeluknya sangat erat, mengusap lembut punggungnya sedari menatap Kyuhyun yang kini juga menatapnya.

“Siapa namamu adik kecil?” tanya Yesung sembari merenggangkan pelukannya, mengusap lembut surai hitam sang anak kecil dan ia sedikit terkejut melihat ada plester yang melekat dikening sebelah kiri anak itu, sama seperti yang ia tunjukkan tadi ketika ia mengatakan ‘disini sakit’.

Anak kecil itu menggeleng hingga setelahnya menunduk, membuat Kyuhyun ataupun Yesung semakin bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.

“Kau tahu dimana kau lahir?” tanya Kyuhyun tiba-tiba, sedang sang anak kecil menatap Kyuhyun sepintas lalu menggeleng.

Yesung mendengus, menajamkan matanya kearah Kyuhyun seperti berkata ‘Bagaimana anak sekecil ini bisa tahu dimana dia lahir pabbo!!’

“Kalau begitu… berapa usiamu? Kau benar-benar seorang namja?”

TAK_

Dan kali ini Yesung melemparkan sendok kearah Kyuhyun yang kebetulan sekali mengenai kening namjachingunya itu.

“AKH!!! Baby!!!!! Aish… kau benar-benar tidak mencintaiku huh?” Kyuhyun memegangi keningnya, merasa begitu sakit karena sendok yang dilempar Yesung cukup berat, “Kalau sampai aku amnesia bagaimana hah? Tidak akan ada lagi magnae yang paling tampan di Super Junior.”

Yesung memutar bola matanya jengah, “Kau itu bodoh Cho Kyuhyun, namanya saja dia tidak ingat, bagaimana bisa dia tahu usianya. Dan satu lagi, kau jelas tahu bahwa dia adalah seorang namja, kenapa masih tanya gendernya pabbo!!”

Kyuhyun tersenyum seperti tidak pernah melakukan kesalahan, benar juga. Anak kecil itu tidak mengingat siapa namanya, mana mungkin ia mengingat berapa usianya, “Hng… aku hanya meyakinkan saja, karena wajahnya seperti seorang yeoja, sama sepertimu baby. Cantik, manis, tampan dalam waktu bersamaan.”

Yesung melirik, ia tahu Kyuhyun bermaksud menggodanya, Namun ia sama sekali tidak tertarik dengan godaan Kyuhyun.

“-sepertinya jika kau nanti hamil, anak kita akan seperti dia.” Kekeh Kyuhyun.

Wajah Yesung memerah, “Cho Kyuhyun!!”

Kyuhyun masih terkekeh lalu mulai serius kembali pada topik semula, “Tapi jika dilihat dari postur tubuh, wajah serta ucapan dia, sepertinya anak ini berusia 4 sampai 5 tahun.” Tebak Kyuhyun, Yesung kembali menatap malas namjachingunya.

“Kau tidak perlu takut ne, hyung….hng… maksudnya..m…mom….” Yesung masih merasa aneh dengan sebutan mom, namun sepertinya ia harus mulai membiasakan diri, “mom akan menjagamu, kau akan tinggal bersama mom dan….” ia menatap Kyuhyun, “Daddy.”

“M…mwo?? d…daddy??? t….tapi baby, aku-“

“Aku tidak mau punya daddy jelek cepelti paman ini!!” sahut si kecil menunjuk kearah Kyuhyun dengan garpu yang ia bawa.

“M…MWO??? YA!!”

TAK_

“Aish….” Kyuhyun mengusap kembali keningnya yang sudah merah, dan kali ini karena lemparan sumpit Yesung. Mungkin kepalanya benar-benar akan hancur jika Yesung terus saja memukul ataupun melemparinya.

“Jangan bersikap keras padanya, kau hanya perlu bersikap baik untuk menasihatinya Kyu.”

“Tapi baby, dia-“

“Diam atau kubungkam bibirmu.”

“Ups~ kalau dengan itu kau membungkam bibirku, sepertinya aku tidak mau diam baby,”

TAK_

“Argghh!!! Kim jongwoon berhenti melempar sesuatu kekepalaku!!!” ia frustasi, sangat frustasi.

“Jangan menunjukkan sikap pervertmu dihadapan anak kecil.”

“Aish!!!” Kyuhyun melirik kearah anak kecil itu lalu membuang tatapan kearah luar jendela.

Yesung menghela napas lagi, “Hng… aku akan memberimu sebuah nama yang cukup bagus.” Ia tersenyum, mengusap lagi surai red brown si kecil, sepertinya ia mempunyai hobby baru selain menyentuh philtrum orang lain, yaitu mengusap lembut surai si anak kecil.

“Nuguya mommy?”

Sekilas, Yesung berseringai menatap Kyuhyun, “Karena kau mempunyai banyak sekali kemiripan dengan dia, aku beri kau nama….. “ Yesung terdiam sejenak, membuat setidaknya menit-menit berikutnya dalam keheningan.

Si anak kecil mengernyitkan dahinya. Sedang seringaian Yesung semakin kentara tak kala ia juga melihat Kyuhyun mencuri pandang kearahnya.

“….. Gui Xian.”

Jleb_

Kyuhyun merubah mimik wajahnya menjadi horor, bagaimana bisa namjachingunya sendiri menamai anak kecil yang tidak mereka kenal dengan nama mandarinnya?

“Ba…baby, tunggu, aku tidak setuju, aku-“

“Bagaimana? Bagus kan….. Gui xian?” sahut Yesung lebih dulu seraya mengusap lembut surai anak angkatnya… atau calon anak angkat?

“Ne mom, gomawo~” ia menghambur, memeluk Yesung erat.

“Dan mulai sekarang, kau harus memanggil paman jelek itu dengan sebutan daddy, arrachi?”

Kyuhyun hanya bisa membuka bibirnya tanpa bermaksud berbicara, karena ia sudah benar-benar kehabisan kata-kata.

Mulai saat ini sepertinya Kyuhyun harus bersiap-siap menghadapi dua orang yang membuatnya mati ‘gaya’.

.

:: POSSESSIVE ::

.

“ANAK SIAPA INI!!!” Eunhyuk berteriak histeris melihat susu strawberry kesukaannya tergeletak tanpa isi dilantai dapur.

Mendengar suara jeritan itu, sontak seluruh member yang kelelahan akibat jadwal padat mereka berdatangan menuju dapur.

“Eh? Anak siapa ini?”

“Huweeeeeeeeee~~~ susu strawberryku~~~~” Eunhyuk terduduk, memunguti satu persatu kaleng susu strawberry miliknya.

“Kau!! Kau anak siapa!! Kenapa ada disini!!” Donghae menunjuk-menunjuk sosok kecil yang dirasa seperti iblis.

Eh? Tunggu? Iblis? Semua member minus Siwon menoleh kebelakang, dimana suara langkah dua orang namja berlari menghampiri.

“KYUHYUN-AAAAAAAAAAHHHHHHHHHH!!!”

.

“Maaf tidak memberitahu kalian terlebih dahulu,” Yesung menunduk didampingi Kyuhyun yang duduk disebelahnya, sedangkan Gui Xian sudah tertidur beralaskan paha Yesung, mungkin terlalu lelah dan kenyang, karena hampir semua susu strawberry milik Eunhyuk habis.

“Ceritakan pada kami hyung, siapa anak ini? dan kenapa dia bisa berada disini?”

“Sebenarnya… anak ini…..” Yesung menoleh kearah Kyuhyun, berusaha meminta pertolongan untuk menjelaskan kepada semua member.

“Kalau Teukie hyung ada disini, dia pasti marah besar hyung.”

“Kumohon, bantu aku agar Gui Xian tinggal disini,” Yesung menunduk, tidak berani menatap member.

“Tunggu!! Gui Xian?” Sela Kangin terlebih dahulu.

“Kami menemukannya digang pusat pertokoan tidak jauh dari gedung drama musicalku tadi.” Kyuhyun akhirnya membuka suara, walau terlihat sekali jika ia mulai bosan jika terus ditatap aneh seperti itu oleh member.

“Tapi kalau dilihat lebih teliti, dia memang mirip seperti kalian, lihat wajahnya, mata bulatnya dan tatanan rambut seperti Kyu, hidung, bibir dan pipinya yang chubby mirip seperti Yesung hyung, sangat manis.”

Blush_

Pasangan KyuSung itu merona malu karena ucapan atau…. bisakah kita menyimpulkan bahwa itu sebuah pujian?

“Ok.. kembali kesemula, jelaskan pada kami yang sebenarnya Yesung-ah!!” desak Kangin lagi, sepertinya ia sudah tidak sabar ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Dengan helaan napas panjang, akhirnya Yesung mulai menceritakan yang sebenarnya kepada member kecuali Siwon yang menjalani jadwal dan Leeteuk yang kebetulan sekali sedang berada diluar kota karena suatu jadwal.

Anggukan dari member menandakan bahwa mereka mengerti penjelasan panjang lebar yang disampaikan Yesung.

“Kami mengerti hyungie…” ujar Donghae seraya masih mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Walau dia sudah menghabiskan semua susu strawberryku, tapi setelah mendengar ceritamu, sepertinya aku tidak jadi membencinya hyung, dia sangat imut dan manis. Sangat cocok untuk jadi anak kita, benarkan Hae-ah?”

“Benar Hyukkie, dia sangat cocok jika menjadi anak kita, kau manis dan aku tampan, perpaduan yang sangat serasi.” Couple beda spesies itu menunjukkan keromantisan dengan saling memeluk, membuat member benar-benar jengah dengan pemandangan itu.

“Aish~ sudahlah, yang penting sekarang, bagaimana cara memberitahu manager hyung, dan ingat!! Kita harus menyembunyikan Gui Xian dari Kim young min-ssi, kalian tahu kan dia tidak akan pernah memperbolehkan ada orang lain tidak terkecuali ada didalam dorm ini.” terang Kangin dibalas anggukan mantap dari member.

“Ye, arraseo, kalau saja Lee sooman-ssi masih menjabat di SM, pasti kita masih bisa meminta bantuan kepadanya.” Ujar Ryeowook sedih. Sungmin lantas mengusap lembut bahu namja manis disampingnya itu.

“Kita bicarakan ini kepada manager hyung besok, lebih baik kita tidur sekarang.” Saran Shindong.

Mereka mengangguk hingga tak lama setelahnya, sosok magnae evil yang biasanya mengeluarkan aura membunuh tiba-tiba menunjukkan aura putih yang sangat menyejukkan, dan bukannya merasa tenang, member dibuat merinding karenanya.

“Ke…kenapa K..kyu?” tanya Sungmin yang berani membuka suara.

“Hyungdeul, adakah dari kalian yang mau berbaik hati untuk tidur dengan Gui Xian malam ini? aku dan Yesung hyung harus….” ia menghentikan kalimatnya dan menatap Yesung, tangannya melingkar possessive dipinggang Yesung.

“Aish~ hentikan pikiran pervertmu itu Kyu, saat ini kau adalah daddy dari seorang anak kecil yang manis.” Ucap Kangin.

“Ya!! Hyungdeul, aku mohon~~” ia merajuk, mendekati para hyungnya tidak terkecuali Ryeowook untuk mengeluarkan jurus puppy eyesnya.

“Tidak.” Jawab Kangin tegas ketika mata Kyuhyun meluncur kearahnya.

Kyuhyun membuang tatapan kearah couple disampingnya, “Kami juga tidak!” ZhouRy menjawab tanpa menatap wajah Kyuhyun, tidak mau terpengaruh sepertinya.

“Aku tidak mungkin Kyu, kau tidak mau Gui Xian aku lukai karena cara tidurku kan?” Shindong lebih dulu berkata sebelum Kyuhyun meminta kepadanya.

Namja bermarga Cho itu menghela napas panjang, kini tatapannya terarah pada pasangan paling manis dan mempunyai hobby yang sama, Sungmin dan Ryeowok.

“Hyungie, kalian mau membantuku kan?”

Tanpa menunggu waktu lama, pasangan aegyo itu menggeleng kuat, “Tidak, malam ini kita juga akan melakukan kewajiban kita.”

“Hiks… kenapa kalian tidak mau membantuku….”

Merinding. Itulah yang dirasakan member saat ini.

Bagaimana bisa seorang Evil Cho seperti Kyuhyun kali ini seperti tengah merendahkan harga dirinya, seseorang yang biasanya tidak mau direndahkan, sekarang dengan senang hati ia bersujud didepan member.

Sejujurnya, Yesung merasa kasihan kepada kekasihnya itu, tapi apa yang bisa ia lakukan? Tidak ada.

“Kyu-“

“Biarkan Gui Xian tidur dengan kami.” Eunhyuk berucap terlebih dahulu sebelum Yesung berhasil bersuara.

“Hyukkie,”

“Kau tidak apa-apa kan Hae jika Gui Xian tidur bersama kita?” Donghae tidak langsung menjawab, menatap kekasihnya itu lalu menatap sosok Gui Xian yang tertidur nyenyak dipaha Yesung.

Donghae bangkit dari sofanya, beranjak kearah Yesung, “Sini hyung, biarkan dia tidur denganku dan Hyukkie,” ujarnya seraya bersiap-siap menggendong tubuh mungil Gui Xian.

“Apa kau tidak keberatan Hae-ah?”

“Aniya hyung, kau tidak perlu cemas, aku dan Hyukkie dengan senang hati melakukannya, bukan karena Cho Kyuhyun tapi karena anak manis ini.”

“Ye, kami kasihan jika anak sekecil dan sepolos Gui Xian mendengar suara-suara desahan nista dikamar kalian.” Celetuk Eunhyuk.

Yesung menunduk malu setelah menyerahkan tubuh mungil Gui Xian kepada Donghae.

“Aish~ anak ini jika sedang tidur manis sekali, tiap hari tidur bersama kami juga tidak apa-apa.” Ujar EunHae seraya mengecup perlahan kedua pipi chubby anak digendongannya.

“Ayo masuk Hae, selamat malam.” Ujar Eunhyuk kemudian berjalan masuk kedalam kamarnya, begitupula member yang lain.

“Selamat malam.”

Menyisahkan sosok KyuSung yang masih terdiam tak beranjak dari tempatnya.

“Aku juga ingin tidur dengan Gui Xian,” Kyuhyun menoleh kearah Yesung, berjalan mendekati lalu memeluk bahu namjachingunya itu.

“Maaf, aku yang egois, apa aku ambil saja Gui Xian untuk tidur dengan kita?” Kyuhyun merasa sangat bersalah melihat raut wajah Yesung yang berubah masam.

Si manis menggeleng lemah, “Tidak usah, biarkan dia tidur dengan EunHae malam ini, tapi besok, bolehkan?”

Kyuhyun mengangguk, mengecup kening Yesung cukup lama, “Ayo kembali kekamar.”

.

:: POSSESSIVE ::

.

Yesung merebahkan tubuhnya diatas ranjang disusul Kyuhyun yang juga ikut berebah diranjang, tapi bukannya melakukan sesuatu yang diinginkan, namja dengan julukan gamers itu malah tidur membelakangi Yesung.

Mendatangkan sebuah tanda tanya besar diotak Yesung. ia memiringkan tubuhnya, menyandarkan dagunya diperpotongan leher Kyuhyun, “Kenapa Kyu?”

“Tidak apa-apa, segeralah tidur!”

Yesung mengernyit heran, “Tapi bukannya malam ini kau ingin melalukan itu denganku?”

Kyuhyun menggeleng lemah masih tanpa menatap sosok Yesung, “Tidak, tidurlah, aku juga mau tidur.”

“Kyu~ apa kau marah padaku?” Yesung berusaha memutar tubuh Kyuhyun untuk menghadap kearahnya, dan setelah berhasil, ia mengangkat tubuh mungilnya untuk berada diatas tubuh Kyuhyun.

“Baby, apa kau mau tidur dengan posisi seperti itu?”

“Aku sudah berjanji bukan? Ini adalah syarat yang kau berikan padaku tadi, jadi aku tidak mungkin mengingkarinya,”

Kyuhyun tersenyum, mengusap  lembut surai Yesung, “Lupakan saja persyaratan bodohku tadi,”

Yesung menggeleng kuat, tanpa diminta, ia membungkam bibir Kyuhyun, melumatnya secara kasar dengan diiringi gigitan-gigitan ringan disekitarnya.

Kedua tangannya bergerak melepaskan kancing piyama yang dikenakan Kyuhyun hingga ia bisa membuka piyama itu, memperlihatkan dada Kyuhyun yang putih polos.

Tangan Kyuhyun masih diam, membiarkan namjachingunya bergerak sesukanya, ia tidak bermaksud mengabaikan, namun ia hanya tidak ingin ‘bermain’ jika pasangannya dalam keadaan sedih, karena hal itu dapat mempengaruhi mood permainannya.

Serasa lidah Yesung yang meminta akses masuk, dengan senang hati Kyuhyun membuka bibirnya, membiarkan Yesung mengeksplor bagian didalam rongganya, menghisap lidah lincahnya dengan sesekali saling bertukar saliva.

“Eungh…..” si manis melenguh disela-sela ciumannya ketika lidah Kyuhyun mulai bergerak, merespon gerakan lidah Yesung didalamnya.

Cukup lama ciuman mereka berjalan hingga kantung oksigen mereka mulai menipis. Yesung melepaskan kecupannya dan beralih pada leher jenjang Evil Cho, mengecupi senti demi senti bagian sensitif disekitarnya.

Tangannya buru-buru melepaskan sendiri piyama yang ia kenakan hingga sama-sama half-naked layaknya Kyuhyun. Dengan tanpa menghentikan kecupannya, lidah Yesung turun kedada hingga bermain dinipple-nipple Kyuhyun secara bergantian.

Memainkannya, menghisap, menggigit hingga memutar-mutarkan lidahnya disekeliling nipple yang sudah menegang itu.

“Ah….baby…..” Kyuhyun terus terangsang setiap kali Yesung bermain ditubuhnya, membuat sesuatu miliknya bergerak ingin segera menikmati hidangan utama.

Dengan lidahnya yang bergerak dan membuat bercak-bercak merah ditubuh putih Kyuhyun, Yesung berusaha melepaskan celana yang dikenakan Kyuhyun, perlahan mengeluarkan sesuatu yang bersembunyi dibalik celana Kyuhyun.

“Eungh….baby…..” sengaja. Yesung menyentuh ujung junior Kyuhyun dengan jari telunjuknya, menggesek-gesekkannya hingga mengeluarkan pre-cum terus menerus.

Iapun tidak menyia-nyiakan cairan itu, dikulumnya jemari yang masih basah oleh cairan Kyuhyun, lalu setelah membasahi bibirnya sendiri, Yesung memulai blowjobnya.

Dengan sebelumnya membasahi pula batang junior Kyuhyun, Yesung menusuk-nusukkan ujung lidahnya dengan ujung junior Kyuhyun, sedangkan tangan kanannya bermain di testis yang menggantung dibawah sesuatu besar yang tengah ia nikmati.

“Eungh….baby… la…kukan…ah…..” Kyuhyun mulai frustasi dengan permainan Yesung, bukannya langsung mengulum kepemilikannya, namja manisnya masih saja menjilat dengan nakal mulai dari ujung hingga testis miliknya.

Yesung sendiri hanya berseringai, sangat menyenangkan baginya jika bermain seperti ini. Tapi mendengar suara gelisah yang dikeluarkan Kyuhyun, sedikitnya membuat dirinya merasa kasihan.

Puas bermain dengan sesuatu yang bergerak terus menerus, ia memasukkan milik Kyuhyun perlahan kedalam rongga hangatnya.

“Aahhh…..” terdengar helaan napas lega dari Kyuhyun, Yesung melihat namjachingunya kini memejamkan mata dengan kepala yang sedikit terangkat keatas, memperlihatkan leher jenjangnya. Sedang kedua tangan Kyuhyun sudah merapat pada helaian surai hitam Yesung. “Move baby.. move….”

Yesung bergerak, memutar-mutarkan lidahnya didalam rongganya, bermain dengan batang hingga ujung junior Kyuhyun didalam bibirnya. Menghisap pre-cum yang terus saja keluar dari milik Kyuhyun.

Serasa Kyuhyun tenang hingga desahannya mulai melirih, Yesung menggerakkan kepalanya naik turun menggunakan tempo cepat hingga bunyi ‘flop’ terus saja terdengar setiap kali bibirnya terlepas dari junior milik Kyuhyun.

“Ah…yeah….more….baby….faster…..ouh……” ia meracau cukup keras, tidak peduli jika ada yang mendengar kegiatan panasnya kali ini, yang ia rasakan saat ini hanyalah kenikmatan yang diberikan Yesung padanya.

“Eungh…..” Yesungpun mendesah disela-sela kulumannya, tangan kirinya yang bebas mengocok juniornya sendiri sesuai dengan alur naik turun kepalanya.

“Deeper baby…sshhh…..yeah……ohh…yesung…kau…..” Yesung merasakan sesuatu didalam bibirnya akan meledak, junior Kyuhyun berkedut cukup cepat dan Yesungpun semakin cepat melakukan blowjobnya.

“Yeah….baby…fuck…you…ouh….yeah……” Kyuhyun memejamkan matanya rapat, tangannya semakin kuat menarik helaian surai hitam Yesung, dadanya naik turun menahan sesuatu yang secepatnya akan keluar dan memenuhi bibir tipis yang masih mengulumnya.

“Eungh……” desahan Yesung terakhir terdengar mengakhiri apa yang ia lakukan, Kyuhyun berhasil mengeluarkan klimaksnya didalam bibir Yesung, dan tanpa jijik, namja manis itu langsung meneguk tanpa sisa, hanya sedikit bercecer disekitar bibirnya.

Dengan masih menetralkan napasnya, Kyuhyun bangkit dan mendorong tubuh Yesung kedinding yang ada disampingnya, memenjarakan tubuh mungil itu dengan ciuman hangat dari bibirnya.

Sedikit membagi cairan yang masih tersisa dibibir Yesung, Kyuhyun memainkan lidahnya didalam rongga hangat Yesung, mengajak lidah Yesung yang masih terasa manis bertarung dengan lidahnya.

Sedang tangannya tidak diam, setelah melepaskan celana Yesung, ia lantas membuka lebar kedua kaki Yesung dan menahan kaki-kaki itu untuk tidak bergerak dengan cara kedua kaki Yesung sedikit terangkat dan diletakkan dikedua paha Kyuhyun, dengan begitu, sesuatu milik Yesung yaitu junior dan hole Yesung bisa terlihat cukup jelas, dan posisi junior Kyuhyunpun bisa saja langsung menembus hole itu.

Tapi tidak Kyuhyun lakukan saat ini, ia menuntun tangan Yesung untuk melingkar dilehernya, sedang jemari kanannya mulai ia basahi dengan cara mengulumnya sendiri.

Tidak ingin membuat Yesung menjerit, Kyuhyun memutuskan untuk membungkam bibir Yesung dengan bibirnya, melumatnya lembut hingga namja manis itu mulai merasa santai dengan sentuhan Kyuhyun.

Dan disaat itulah Kyuhyun bertindak, jemari kanan Kyuhyun menyusup perlahan masuk kedalam hole Yesung, perlahan tanpa bermaksud menyakiti.

“Eungh…..” lolos. Satu desahan lolos ketika jari tengah Kyuhyun berhasil masuk sempurna kedalam holenya.

Merasa begitu kosong, Kyuhyun memasukkan jari telunjuknya juga hingga tertanam dua jari didalam hole itu.

“Eungh…..” Yesung mulai bergerak gelisah, ia berusaha membuat kedua jari Kyuhyun bergerak didalamnya, tidak hanya diam seperti ini. Kedua tangannya berpegangan erat pada tengkuk Kyuhyun yang sewaktu-waktu bisa naik dan menarik kuat surai hazzel kekasihya tersebut.

Dengan didampingi seringaian disela-sela lumatan yang belum berhenti, Kyuhyun menggerakkan dua jarinya secara scissoring didalam hole itu, sedangkan tangan kirinya mengocok junior Yesung sejalan dengan gerakan jari-jarinya.

Ciuman merekapun terlepas. Yesung memilih untuk menutup matanya, menengadahkan kepalanya keatas untuk mencari udara sebanyak-banyaknya.

“Ah….Kyuh….faster…sshhhh…..” racaunya, sesekali ia hampir saja menjerit merasakan gerakan tangan Kyuhyun yang kelewat pelan, semakin membuatnya ingin melakukan lebih.

Kyuhyun masih dengan seringaiannya, sedang Yesung sudah benar-benar gelisah karena kelakukan Kyuhyun. Bukannya mempercepat gerakan tangan dan kocokan junior Yesung, Kyuhyun seperti tengah mempermainkan dirinya.

“Kyuh….Kyuh….jebal….ahhh….”

Kyuhyun masih tidak bereaksi, Yesung benar-benar gila dibuatnya, sentuhan dan tusukan yang dirasakan tubuhnya seperti ingin merasakan lebih dari ini, tubuhnya serasa melayang dan ingin mengeluarkan sesuatu yang besar, namun selalu tertunda karena gerakan lambat seorang Cho Kyuhyun.

Dengan kesabaran yang sudah mencapai batas, entah mendapat kekuatan darimana, Yesung mendorong tubuh Kyuhyun cukup kuat hingga posisi mereka kembali terbalik. Jari-jari Kyuhyunpun langsung keluar dari hole Yesung.

Kyuhyun yang saat itu kembali terlentang diatas ranjang langsung ditindih oleh tubuh mungil Yesung. “Akuh….. tidak bisa menunggunya… Cho Kyuhyun….” Yesung tersenyum dengan hembusan napas yang masih terengah-engah.

Ia mengarahkan tangannya menyentuh junior Kyuhyun, meremaskan sebentar.

“Argh…baby….”

Yesung mengerling nakal, ia lantas memasukkan sesuatu yang besar itu kedalam tubuhnya, menyatukannya secara kasar tidak peduli dengan rasa sakit yang akan diterimanya setelah ini.

“Arrgghhh…”

“Ouh….baby….” keduanya sama-sama melenguh merasakan suatu rasa yang bercampur menjadi satu.

Yesung kesakitan, sedikitnya ia meringis karena perih dibagian selatannya walau sebenarnya ia sudah sering bermain seperti ini bersama Kyuhyun. Namun memang tidak bisa dibohongi, rasa sakit itu selalu saja muncul didalam tubuh Yesung.

Si manis masih diam, menyesuaikan holenya dengan milik Kyuhyun yang sudah bergerak gelisah didalam holenya.

Setelah dirasa rasa sakit itu mulai berkurang, Yesung mengangkat tubuhnya keatas hingga menyisahkan ujung junior Kyuhyun. Lalu dalam sekali hentakan ia kembali menghujamkan junior Kyuhyun kedalam holenya.

“Arrhhh…. Kyuh….ouh….fuck…you…..aahhh….” ia bergerak cukup cepat, naik turun, tidak peduli dengan denyut jantungnya yang seperti tengah berlari berpuluh-puluh kilometer.

Begitupula Kyuhyun, sang namja tampan itu hanya bisa mendesah dengan tangan kanannya yang berusaha mengocok milik Yesung, sedang tangan kirinya meremas sprei yang ada dibawahnya.

“Ah….baby….ssshhhh….faster….yeah……ouh…so tight….” permainan itu masih saja berlanjut tanpa kenal lelah, tidak peduli jika kamar mereka sudah dipenuhi oleh hawa panas dan bau sex yang cukup kental.

Yesung memejamkan matanya, mendongak keatas seperti tidak tahu lagi bagaimana cara meluapkan sensasi nikmat yang dirasakan tubuhnya. “Eungh….Kyuhh…..yeah…..ohh…..”

Kyuhyun mengubah posisi tangannya hingga saat ini berada dipinggang Yesung, membantu namjachingunya bergerak naik turun, karena ia yakin tubuh mungil itu sudah mulai kelelahan.

“Ahhh…Kyuhh….akuh….ouh…..” Yesung mencondongkan tubuhnya, merasakan tubuhnya akan mengeluarkan sesuatu.

Suara denyit ranjang yang tadinya terdengar berhenti seketika, Yesung menarik napas panjang membiarkan klimaksnya keluar dan membanjiri perut Kyuhyun.

Kyuhyun sendiri belum mengalami klimaksnya hingga ia harus menunggu sampai cairan milik Yesung sudah benar-benar tidak keluar. Melihat sang namjachingu sudah benar-benar kelelahan, Kyuhyun akhirnya memutar posisinya.

Dengan perlahan ia memindahkan tubuh Yesung untuk berebah diranjang dan dirinya berganti berada diatas Yesung. kedua kaki Yesung diangkat keatas hingga bersandar pada kedua bahu Kyuhyun, lantas iapun menusukkan juniornya kedalam hole itu.

“Arrghhh…Kyuhh….”

Kyuhyun tersenyum, langsung saja ia menggenjot cukup keras hole itu, tidak peduli bahwa namja yang ada dibawahnya seperti sudah kehabisan napas. Ia ingin menyelesaikan secepatnya.

“Oh….baby…kau sangat….nikmat….ahh…..” ujarnya dengan nada bergetar, pijatan yang dirasakan juniornya semakin membuatnya bersemangat. Dengan tangannya yang bergerak memilin kedua nipple Yesung, Kyuhyun tidak henti-hentinya mencari dimana titik kenikmatan namjachingunya tersebut.

“Kyuhh… ouhh…faster…ahh…..” masih meminta. Kyuhyun lebih cepat bergerak hingga tak lama ia akhirnya menemukan apa yang ia cari.

Terlihat sekali bahwa Yesung menutup matanya, menggigit bibir bagian bawahnya, mencegah jeritan yang selalu keluar setiap kali Kyuhyun berhasil menyentuh titik kenikmatannya.

Kepalanya menggeleng seperti menolak, namun dihatinya ia jujur merasa begitu melayang. “Yeah… disinih…oh…baby…..humm??”

Yesung masih belum bicara, ia membungkam bibirnya sendiri, ia tidak mungkin berteriak karena ia tidak mau jika Gui Xian akan terbangun karena suaranya walau nyatanya Gui Xian tidak berada dikamar mereka.

“Ah….baby…akuh…tidak kuat….ouh……”

“Kyuh…. shhh…..”

Hanya membutuhkan beberapa kali hentakan hingga keduanya mengalami klimaks secara bersama-sama. Keduanya saling bertatapan, lalu menempelkan bibir mereka dengan lumatan ringan.

“Gomawo baby, saranghae…” bisik Kyuhyun seraya mengecup kening Yesung cukup lama.

“Nado….nado saranghaeyo Kyunnie….” Yesung memejamkan matanya dengan hembusan napas yang mulai teratur.

Kyuhyun tersenyum lalu merebahkan tubuhnya disisi Yesung, menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua yang tengah naked. “Selamat tidur baby,” Kyuhyun menenggelamkan wajah dan tubuh mungil Yesung kedalam dekapannya dan ikut tertidur setelah kegiatan panas dan melelahkan yang sudah mereka melakukan.

.

.

To Be Continued

.

Chap 2 ^^ otthae? Bosan ya? Hahahaha~ atau ncnya gak hot sama sekali? Kkk~

Wah mianhae~~ lagi tobat bikin nc sih /eh/ kkk~

Dan maaf jika ada typo ^~^ soalnya aku gak ngedit  bagian nc *lagi puasa* hahahaha

Okay next ^^ Leave a comment🙂

#hugs

66 comments on “Possessive – Chapter 2

  1. Yuhuuu akhirnya update mian unn baru repieu….
    Itu gui xian bnr” mirip kyusung ya?gemes ma pipinya…….tp knp ngga mau pgl kyu daddy ya?jgn” klo da siwon malah langsung manggil daddy??!! Gkgkgk…..keep writing unn

  2. haha kasian ama kyu dsinii.. kepalanya ditabok mulu.. ini ff yg udah aku tunggu” lanjutannya.. ahh akhirnya adaa jga.. penasarann banget siapa anak ituu.. pastii imut bnget secara mommy n daddy dia aja tampan n maniis.. huwaa..
    nice ff thor.. lanjut kilat ne.. hihi

  3. Anak kecilnya udah muncul, lucu banget😀 pasti bakal lebih rame lagi di dorm kalo ada ‘Gui Xian’ itu, pengen liat Gui Xian ngganguin couple kyusung, dengan selalu nempel sama Yesung *smirk* hahaahahaa😄

  4. annyeong.. reader baru nih Ragiel imnida bangapseumnida..🙂
    wahh,, seru thor,, sampe bayangin wajah gui xian pasti unyu banget deh,,
    ditunggu next part
    jangan lama2 yah thor🙂

  5. Gui xian dah muncul,,,,
    Gag sbar nunggu moment kluarga kecil kita nie,,,,
    d tunggu

    Uuuuch panas#kipaskipas
    Mian ru komen d sni

  6. ciee kyusung klo kencan udah ngga sembunyi” lagi..
    Wah eon, beneran itu foto dedek balitanya perpaduan pas KyuSung.
    haha perhatian Yesung bakal terambil ahli sama si Kecil gui xian, belom apa” aja jidat kyu udah kena lemparan maut mulu, apalagi ntar xD

    Hooooo #glup panasss panassss, asaloleehhh itu mom agresif bangett..
    eh btw udah udah main langsung tidur aja?? belom dikeluarin yah si junior kyu dalam hole mom? #plak
    ditunggu chap depan.

  7. *kibas poni* saya masih polossss~~~ :3
    haduh, seharusnya tu anak namanya Hana gih, Cho Hana, lucu bgt kan, :3 xD *digeplak*
    yuk lanjut yuk… penasaran sangat lho ini~~ gomawo :*

  8. hweeee….. anak nya munculll… hwaaakk,..lucu,.. sabar aja buat kyunya hahaha😄 lanjut ya thor,.. makasih udah di up deta ,. mian ne kalau baru ripieu hehe😀

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s