Fall Too Deep – Chapter 8

Chap 8.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, fluff, Fantasy

Rate : M

Summary : Hubungan Kyuhyun dan Yesung sedang diambang kehancuran, apakah mereka benar-benar akan berpisah?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, NC, OOC.

Nb : FF lanjutan dari Serenade of the Endless Love. Jika ada yang belum paham boleh membaca FF sebelum ini terlebih dahulu ^^. Gomawo and hope you like guys. #kisseu

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 7 | Next Story Chapter 9[END]

.

 fall8

.

“Wae? Kenapa wajahmu seperti itu? apa perlu aku beberkan juga siapa selingkuhanmu?”

Beberapa orang sudah saling berbisik dengan menatap heran sosok Kyuhyun dan Kangin.

“Bastard, tutup mulutmu!!” desis Kyuhyun tak kalah tajam.

“Oh… apa aku juga perlu mengatakan kepada orang-orang apa hubunganmu sebenarnya dengan Yesung hyung?”

Kyuhyun mengepalkan tangannya erat-erat, ia sudah tidak bisa menahan emosinya lagi, ia ingin membunuh Kangin saat ini juga.

“Diam kau atau aku akan membunuhmu saat ini juga.”

Aura semakin mencengkam, tidak ada lagi yang berani melerai Kangin dan Kyuhyun, keduanya saling melemparkan tatapan membunuh yang bisa saja membuat gedung itu hancur.

“Huh? Bunuh saja, karena aku juga sudah berhasil menikmati tubuh itu.”

DEG_

Mata Kyuhyun terbuka lebar, kilatan amarah semakin terlihat dicaramelnya. menikmati tubuh itu? apa jangan-jangan….

“SIALAN KAU BASTARD-“

“CUKUP KYU!!”

.

Cloudhy3424_Present

Fall Too Deep chapter 7

Happy Reading

.

Tangan Kyuhyun yang hampir mengenai wajah Kangin terhenti mendengar baritone lembut yang sangat ia rindukan.

Kyuhyun menoleh kebelakang dan melihat sosok Yesung berjalan pelan kearahnya, “Aku bilang cukup, hentikan semua kekacauan ini.”

“Ba….Yesung hyung.” Kyuhyun membuang pukulannya, ia lantas berlari kearah Yesung dan memeluknya sangat erat, “Yesung hyung…..”

“Akh….” Yesung meringis kesakitan merasakan Kyuhyun terlalu erat memeluknya, tubuh bagian bawahnya pun masih terasa begitu sakit.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, menangkupkan kedua pipi Yesung, “Kau baik-baik saja? Apa yang sudah dia lakukan padamu?”

“Apa yang terjadi disini?” suara yang tiba-tiba terdengar mengerikan membuat semua orang yang ada disana terdiam tanpa berbisik seperti sebelumnya,

Sooman berjalan dengan wajah dinginnya kearah Kyuhyun, Yesung dan Kangin. “Kalian yang membuat keributan ini?”

“Sajangnim, saya bisa-“

“Cukup Kangin-ssi, sekarang kalian bertiga segera masuk ruangan saya. Dan untuk kalian semua cepat bubarkan diri!!”

Mereka mengangguk lalu membubarkan diri, kecuali tiga orang namja yang ada didepan Sooman. “Kenapa menatapku seperti itu? apa kalian tidak mendengar perintahku? Cepat keruanganku.”

“Ba…baik sajangnim.” Kangin lebih dulu menjawab dan mengekor dibelakang Sooman untuk menuju keruangan pemilik management mereka tersebut.

Sedang Kyuhyun dan Yesung saling bertatapan, merasakan kerindukan yang begitu menusuk dihati mereka, “Aku merindukanmu baby,” tanpa sadar Kyuhyun hampir melayangkan ciumannya tapi seketika Yesung membuang wajahnya kearah lain.

“Kita menghadapi masalah besar.” Ujarnya dengan nada yang dibuat dingin sembari berjalan meninggalkan Kyuhyun.

Sejujurnya ia begitu merindukan sosok suaminya itu, tapi ketika bayang-bayang dimana ia melihat tubuh Kyuhyun naked dan penuh dengan kissmark bekas dari perbuatan suaminya dengan Sungmin, ia mengubah pemikirannya.

Walau ia tahu ia juga sangat bersalah disini karena tubuhnya tidak lagi dinikmati oleh Kyuhyun saja. Kangin… namja tampan itu sudah dengan teganya menyetubuhinya berulang kali dalam tempo waktu yang cepat.

Yesung memejamkan mata sejenak tanpa menghentikan langkahnya, meremas kuat dada sebelah kirinya. Semua semakin rumit dan ia merasa tidak tahu lagi harus melakukan apa.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

“Kalian mau membeberkan semuanya?” Sooman mulai bertanya, menatap satu persatu namja yang menunduk didepan meja.

Tidak ada yang menjawab, tidak ada pula yang berani menatap iris garang Lee Sooman.

BRAK_

“JAWAB!!” Gebrakan meja disertai suara teriakan Sooman menambah intensitas aura mencekam diruangan itu.

“Maafkan saya.” Kangin berucap, memberanikan diri menatap namja didepannya.

“Kau… Kyuhyun Yesung, kau ingat aku akan memberi kalian konsekwensi besar jika ada yang tahu soal hubungan kalian?”

“Maaf sajangnim.” Hanya Yesung yang menjawab, sedang Kyuhyun terdiam sembari menarik napas panjang.

“Kangin sudah tahu hubungan kalian kan?” Yesung mengangguk lagi, “Satu kali lagi jika ada orang yang tahu hubungan kalian, mau tidak mau aku akan meminta pada kalian untuk bercerai apapun yang terjadi.”

DEG_

Caramel Kyuhyun membesar, begitu pula onix Yesung, terlihat sekali bahwa Kyuhyun tengah mati-matian menahan emosinya, tangannya sudah terkepal erat. sedang Kangin tersenyum tipis, didalam hati ia berteriak puas dan benar-benar berdoa agar semua itu terjadi.

Akan sangat mudah membuat Yesung menjadi miliknya jika pasangan itu bercerai.

“Lebih baik aku keluar dan berhenti menjadi artis daripada harus menceraikan Yesung hyung.” Desis Kyuhyun tajam.

Yesung menatap Kyuhyun yang kini menunduk, bukan karena takut, tapi sedang berusaha untuk tidak termakan emosinya sendiri. ‘Kyu….’

“Hahahahaha… mudah sekali kau mengatakan akan keluar dan berhenti menjadi artis hum? Apa kau tidak takut aku akan menjebloskanmu ke penjara? Apa kau tidak takut akan membayar denda sebanyak itu jika kau menyalahi kontrak?”

“Aku mencintainya, sangat mencintainya dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah menceraikan Yesung, aku lebih rela mati daripada harus berpisah dengan Yesung.”

‘Kyuhyun….’ Yesung merasakan matanya memanas, ucapan yang ia dengar dari Kyuhyun benar-benar serius, terlihat sekali… ya… Yesung sudah sangat mengenal bagaimana Kyuhyun.

Kangin menatap datar sosok Kyuhyun yang duduk disamping Yesung. dan sadar atau tidak, namja manis itu mulai mengulurkan tangannya untuk menggenggam erat tangan Kyuhyun, suaminya.

Kyuhyun merasakan kehangatan disaat tangannya digenggam, ia melihat Yesung menatapnya miris dan ia hanya membalasnya dengan senyuman seperti berkata ‘Aku tidak apa-apa asal kau bersamaku.’

“Hahahahahaha… manis sekali huh? Cih.. aku jijik melihat kemesraan kalian.” Sooman berdiri dari kursi, melipat kedua tangannya didepan dada. “Satu peringatan terakhir untuk kalian, tetap bungkam atas hubungan kalian, atau aku benar-benar turun tangan sendiri.”

Yesung dan Kyuhyun terdiam dengan tangan yang terpaut sangat rapat. Sedang Kangin berdecih, jujur ia sangat tidak suka melihat keromantisan yang ditunjukkan Kyuhyun dan Yesung.

“Dan kau Kangin-ah, tutup mulutmu soal hubungan mereka, aku tidak mau kau membeberkan rahasia ini, kau mengerti!!”

Kangin mengangguk pelan, “Arraseo. Mianhamnida.”

“Baiklah, keluar dari ruanganku.”

Ketiganya bangkit dan keluar dari ruangan Lee Sooman. Lantas menghentikan langkah ketika pintu sudah tertutup lagi.

“Urusanku belum selesai denganmu Kim Youngwoon.” Desis Kyuhyun tanpa menatap sosok Kangin disebelah Yesung. “Kajja kita pergi hyung.” Ia menarik tangan Yesung untuk pergi dari tempat itu, meninggalkan Kangin yang menatap tanpa arti kearah keduanya.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Mereka berdua tidak saling menatap ketika duduk disisi ranjang yang berlawanan, bahkan keduanya saling membelakangi satu sama lain. Hal yang sama yang saat ini mereka lakukan adalah menunduk, belum berani membuka pembicaraan.

Lama mereka terdiam dalam keheningan hingga akhirnya sang namja manis mulai membuka suara.

“Bagaimana Sungmin?” pertanyaan yang sebenarnya tidak ingin ia lontarkan, ia menutup mata seolah-olah tidak menginginkan jawaban dari Kyuhyun.

“Kenapa bertanya dia?”

“Tidak apa-apa, aku pikir kau lebih puas tidur dengannya.” Mata Kyuhyun terbuka lebar, ia belum memutar tubuhnya, masih saling memunggungi. “Saat aku kesana, kau tidur nyenyak sekali, sepertinya kau terlalu lelah melakukan kegiatan panas dengan orang yang kau sukai  itu.”

Kyuhyun terkekeh miris, menggelengkan kepalanya pelan, “Dia menjebakmu, dan kau percaya begitu saja.”

Yesung mengernyit heran, ia sedikit melirik kebelakang tapi kemudian membelakangi sosok Kyuhyun lagi, “Aku pikir itu bukan jebakan, karena aku jelas-jelas melihatmu shirtless diatas ranjang dengan bekas-bekas kemerahan yang mungkin sampai saat ini masih ada ditubuhmu.” Tangannya terkepal, ia sungguh mengutuk semua ucapan yang keluar dengan mudahnya dari bibir tipis miliknya.

“Apa kau melihat ada bekas kissmark dileher Sungmin?” Yesung terdiam, mencoba mengingat apakah ada kissmark yang sempat ia lihat. “Apa kau hanya melihat rambut yang acak dan ia dalam keadaan shirtless seperti apa yang kau lihat padaku?”

Benar, ia memang tidak melihat ada kissmark dileher ataupun tubuh Sungmin, dan jika memang Kyuhyun melakukan hal itu dengan Sungmin, Kyuhyun pasti akan membuat tanda kepemilikan disekitar leher ataupun tubuh Sungmin. Ia hanya melihat rambut Sungmin yang acak-acakan dan dalam keadaan shirtless.

“Yang aku tahu, aku merasa seperti kehilangan jiwaku ketika kau pergi meninggalkanku bersama Kangin. Lalu Sungmin menemukanku, dia mengajakku untuk tinggal dirumahnya dan dia merawatku karena aku sama sekali tidak mau makan ataupun melakukan hal lain.”

Yesung mendengar setiap kalimat yang keluar dari bibir Kyuhyun, “Aku berpikir akan mengakhiri hidupku saja bila nyatanya kau tetap tidak kembali kepadaku. Dan karena aku tidak mau makan ataupun membuka bibirku, akhirnya ia memasangkan infus ketanganku, masih ada bekasnya jika kau ingin tahu.” Kyuhyun mengusap bekas jarum infus yang sempat ia tarik kasar hingga terdapat bekas darah.

“Kyu….”

“Saat itu aku memang mendengar kau datang menemuiku, kau menangis karena mengira aku tidur dengan Sungmin, asal kau tahu hyung, Sungmin menjebakmu agar kau mau meninggalkanku. Dia ingin memilikiku seutuhnya. Saat itu dia membuka kaos bagian atasku dan membuat bekas-bekas kissmark yang akan membuatmu percaya bahwa aku dan Sungmin melakukan hal kotor itu.”

Jantung Yesung berdetak sangat cepat, ia tidak tahu lagi harus mengatakan apa, ia sangat percaya bahwa Kyuhyun tidak berbohong, ia yang sangat bodoh hingga begitu saja percaya dengan apa yang ia lihat.

“Aku memang merasakannya saat itu, tapi karena tubuhku yang sangat lemah, aku tidak bisa melakukan apapun, kesadaranku selalu saja menghilang setiap aku mencoba untuk bangkit. Aku benar-benar lemah.”

“Maaf….” Lirih Yesung, ia menunduk dan membiarkan liquidnya kembali berjatuhan dipangkuannya. Dan kali ini ia benar-benar sudah sangat salah, Kyuhyun tidak pernah melakukan hal itu dengan Sungmin, hanya saja…..

“Maaf… Kyu….” suaranya mulai terdengar bergetar. Disini ialah yang menganggap bahwa tubuhnya sudah sangat kotor, Kyuhyun tidak mengkhianatinya, melainkan dia.. ya.. Yesung menganggap dialah yang sudah menghianati Kyuhyun karena tubuhnya sudah dinikmati oleh Kangin.

“Tidak usah minta maaf hyung, jika aku berada diposisimu, aku juga akan berpikir seperti itu. yang terpenting sekarang kau percaya bahwa aku tidak pernah melakukan hal itu dengan namja lain, hanya denganmu aku melakukan semua itu, karena aku sudah berjanji pada diriku sendiri, bahwa yang boleh menikmati tubuhku hanyalah kau, kau istriku yang sangat aku cintai.”

“Hiks….” isakannya mulai lolos, ia menutup wajahnya dengan sesekali mengusapnya kasar, bagaimana ia bisa mengatakan yang sebenarnya kepada Kyuhyun. Apakah suaminya itu akan memaafkan kesalahan besar yang sudah ia lakukan walau nyatanya ia tidak pernah bermaksud seperti itu.

Disini ia hanyalah korban, bisakah kita menyimpulkan bahwa Kangin memperkosa Yesung? bukankah saat itu Yesung sama sekali tidak menikmati ataupun membalas karena ia merasa kesakitan dan tidak mampu melakukan apapun saat kedua tangannya diikat kuat?

“Baby, sudahlah jangan menangis.” Kyuhyun naik keatas ranjang, menghampiri Yesung yang duduk disisi ranjang dibelakangnya. Ia melingkarkan tangannya dileher Yesung, menyandarkan dagu dibahu istrinya tersebut.

“Hey…. sstt.. jangan menangis lagi, aku….” Kyuhyun menghentikan kalimatnya saat tanpa sengaja ia melihat sesuatu yang ganjal dileher Yesung, ia memicingkan matanya melihat lebih jelas warna merah kebiruan yang menghiasi leher putih Yesung. “I…ini…..”

“Aku kotor Kyu.. aku kotor…..hiks….” ia semakin terisak keras, mengacak surai hitamnya sambil sesekali meremasnya, tidak peduli walau apa yang ia lakukan dapat melukai dirinya sendiri.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, membiarkan Yesung berdiri dan menghadap kearahnya. Ia mulai merasakan hal yang buruk didiri Yesung, apa jangan-jangan yang diucapkan Kangin tadi adalah benar? Padahal Kyuhyun berharap semua itu hanyalah bualan Kangin saja.

Yesung melepaskan mantel tebal yang ia pakai, lantas membuka kemeja hitamnya hingga ia shirtless. Seketika mata Kyuhyun terbuka sempurna. Banyak sekali warna merah kebiruan yang menghiasi tubuh putih Yesung, sangat terlihat kontras dengan warna tubuhnya.

“Ti…tidak….” Kyuhyun menggelengkan kepalanya tidak percaya, ia tersenyum ambigu dan berharap bahwa saat ini ia sedang bermimpi. “Tidak mungkin baby, ini tidak mungkin.”

“Maafkan aku Kyu….” ia menunduk dalam, membiarkan tubuh shirtlessnya terus ditatap oleh Kyuhyun. “Kangin…. Kangin… menyentuhku…..”

DEG_

Itu bukan sebuah mimpi. Itu bukan sebuah bualan yang keluar dari bibir Kangin. Semua itu nyata, tubuh istrinya sudah disentuh oleh namja lain.

“Aku tidak bisa melawan kekuatannya, aku terlalu lemah malam itu dan dia… dia menyentuhku Kyu, berulang kali dan aku tidak-”

GREB_

Kyuhyun menarik tubuh Yesung hingga terjatuh kedalam pelukannya, ia memeluk erat tubuh Yesung sembari menenggelamkan kepalanya diceruk leher Yesung.

“Aku kotor Kyu.. hiks…aku sudah mengkhianatimu….aku minta maaf…” Yesung masih histeris dipelukan itu, sedang Kyuhyun memilih untuk diam tanpa mengendurkan pelukannya.

“Lakukan apapun yang kau mau, tinggalkan aku jika kau sangat kecewa padaku, aku sudah mengkhianatimu.. hiks…aku minta maaf….”

“Ssstt!!! Tenanglah baby, tenang… aku tidak akan melakukan apapun padamu, sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkanmu walau apapun yang terjadi.” Bisiknya.

“Tapi aku sudah tidak pantas untukmu, aku kotor, aku jijik dengan tubuhku sendiri, aku-“

“tenang baby, aku mohon tenang.” Kyuhyun melepaskan pelukannya, meraih kedua bahu Yesung, menatap intens wajah Yesung yang kini tengah histeris ditengah tangisannya.

“Aku minta maaf… aku salah… aku kotor…”

“Baby diamlah aku mohon.”

“Tinggalkan aku jika kau mau, ceraikan aku dan menikahlah dengan orang lain.”

“Hyung aku mohon diamlah!! Jangan bicara lagi!!”

“Aku tidak mau, aku harus-“

“KIM YESUNG AKU BILANG DIAM!!” mau tidak mau Kyuhyun akhirnya membentak Yesung, sontak sosok manis itu langsung terdiam walau liquidnya belum mau berhenti mengalir. “Maaf… tapi aku mohon jangan bicara lagi, aku tidak peduli apa yang terjadi padamu, aku tetap mencintaimu.”

“Tapi…-ehmp!” Kyuhyun lebih dulu membungkam bibir tipis Yesung agar berhenti untuk berbicara, mengecap setiap rasa yang sangat ia rindukan, mengecup bagian kulit luar bibir istrinya itu.

“Aku tidak peduli walau tubuhmu sudah disentuh oleh namja brengsek itu, anggap saja itu masa lalu, mulai saat ini aku akan selalu menjagamu dan tidak akan ada yang berani menyentuhmu lagi.”

Walau memang terdengar tegas, namun dihatinya Kyuhyun merasa begitu sakit, sangat sakit. apalagi jika berpikir ia tidak bisa menjaga istrinya dengan baik hingga seorang namja bisa menyentuh tubuh istrinya tersebut.

“Kyu…..”

Dengan sebelumnya menarik napas panjang, Kyuhyun mulai merebahkan tubuh Yesung keatas ranjang lalu menindihnya. “Aku akan menghapus bekas-bekas  kissmark namja brengsek itu.”

“Eungh….” Yesung mendesah ketika Kyuhyun mengecup lehernya, membuat bekas merah diatas bekas kissmark yang ditinggalkan Kangin. Satu persatu ia membuat bekas kissmark untuk menghapus milik Kangin hingga lidah dan bibirnya terasa kering.

“Eungh….Kyuhh…..” tidak hanya mengecup, Kyuhyun seperti tengah memanjakan tubuh Yesung, menyentuh dan mengusap daerah sensitif milik namja dibawahnya itu.

Dengan masih membuat kissmark yang kini sudah sampai didada Yesung, tangan Kyuhyun terarah kebawah untuk membuka zipper celana Yesung, melepaskan celana yang dipakai istrinya hingga sesuatu yang sudah menegang karena sentuhannya terlihat tanpa celah.

“Kyuhh….” napas Yesung memburu seketika. Ia menutup matanya sembari menengadahkan kepalanya keatas saat Kyuhyun memijat pelan juniornya, sesekali ia merasakan Kyuhyun menjilat ujung juniornya. “Ahhh…. Kyuhh…..”

Tidak mau menyia-nyiakan waktu, setelah semua bekas yang ditinggalkan Kangin tertutupi oleh kissmark buatannya, ia menjauhkan tubuhnya sejenak dari Yesung, melepaskan seluruh pakaiannya hingga ia sama nakednya seperti Yesung, kemudian ia kembali menindih tubuh itu.

“Uhhh…..” desahan Yesung terdengar indah ditelinga Kyuhyun. Namja yang ada diatas tubuh mungil itu menggesek-gesekkan junior keduanya yang mendatangkan sensasi luar biasa.

Tidak hanya Yesung yang mendesah, Kyuhyunpun juga mengeluarkan suara. Ia melumat ringan bibir Yesung dengan tangannya yang memainkan nipple-nipple milik Yesung, memilinnya searah jarum jam.

“Eungh……” Yesung tidak diam lagi, ia membuka bibirnya agar lidah Kyuhyun bergerak masuk kedalam rongga hangatnya, saling membagi salivanya sambil bermain lidah didalamnya. Selalu kalah, itu yang ia rasakan setiap kali bermain lidah dengan Kyuhyun.

“Uhhh…..” Kyuhyun meringis sedikit sakit saat Yesung menghisap kuat lidahnya, menariknya hingga ia semakin memiringkan kepalanya. Terlihat sekali bahwa keduanya merasakan rindu yang sangat mendalam. “Ahh….”

Terlepas dari ciuman panas yang mereka lakukan, lidah Kyuhyun bergerak kebawah, menjilati leher, dada hingga nipple Yesung secara bergantian, menghisap tonjolan kecil yang saat ini mengeras.

“Ahh… Kyuhh…sshhh…..” Yesung menelusupkan jemari tangannya dihelaian surai hazzel Kyuhyun, mencari pelampiasan dengan menariknya sedikit kuat. “Kyuhhh…. jebal…..”

Mendengar rajukan Yesung, Kyuhyun seakan tahu apa yang harus ia lakukan, ia melihat sesuatu milik Yesung sudah bergerak ingin dimanjakan. Tanpa banyak berpikir, Kyuhyun mengarahkan bibirnya mengulum junior itu.

“Aahhh……” desahan Yesung semakin keras terdengar tak kala ia merasakan kehangatan melingkupi batang juniornya. “Eungh……” ia bergerak gelisah, meminta Kyuhyun untuk segera menyelesaikan permainan.

Sembari menghisap ujung junior Yesung, Kyuhyun menjilati batang dan testis Yesung yang seolah menggodanya. Ia bergerak naik turun seakan tengah mengulum sesuatu yang lebih nikmat daripada ice cream.

Sesekali ia mengocok juniornya sendiri agar ketika ia harus menikmati hidangan utama, ia tidak akan menerima kesulitan.

“Ah… Kyuh…oh…jebal…..akh…..”

Flop_

Kyuhyun melepaskan kulumannya hingga terlihat sekali basah disekitar bibirnya, ia naik lagi keatas untuk melumat bibir Yesung, membuat namjanya tenang sebelum sesuatu yang besar masuk kedalam tubuh mungil itu.

Perlahan tapi pasti, Kyuhyun mengarahkan juniornya masuk kedalam hole hangat Yesung, sangat pelan hingga ia tidak mendengar teriakan dari Yesung, hanya saja terlihat bahwa Yesung tengah menahan sakit dibagian selatannya.

“Keluarkan suaramu jika kau merasa sakit baby.” Bisik Kyuhyun seduktif lalu mengulum telinga Yesung.

Sang namja manis mengangguk dengan mengambil napas panjang. Masih belum ada gerakan dari Kyuhyun, seperti menunggu Yesung menyesuaikan holenya dengan Kyuhyun, ia sangat tahu Kyuhyun selalu bermain lembut hingga membuatnya sangat tenang ketika melakukan hal menyakitkan itu.

“Move…Kyuh….” Kyuhyun mengangkat tubuhnya, menopangnya dengan kedua telapak tangan, dengan begitu ia dapat melihat dengan jelas ekspresi yang akan dikeluarkan Yesung ketika juniornya menusuk hole itu.

Sejenak ia mengeluarkan juniornya hingga menyisahkan ujungnya saja, lalu menusuknya sekali lagi cukup keras. “Akh…Kyuh….ah…..”

Kyuhyun bergerak dengan tempo sedang, menghujam hole Yesung yang sesekali terasa menghimpitnya, sedang kedua kaki Yesung sudah berada dikedua bahu Kyuhyun, membuat tubuhnya sedikit melengkung.

“Eungh… ah…baby…..”

Tangan Yesung melingkar dileher Kyuhyun, terkadang ia menggigit bibirnya kemudian memejamkan mata, merasakan rasa nikmat yang selalu Kyuhyun berikan padanya. Walau ia pernah melakukan itu dengan Kangin, tapi rasanya sungguh berbeda, ia tahu apa yang membuat berbeda.

Ia tersenyum disela-sela desahannya, meraup bibir Kyuhyun yang berada cukup jauh darinya. “Ah… Kyuh…. I love you….sshh…..”

Kyuhyun membalasnya dengan senyuman, sedikit mencondongkan tubuhnya meraih bibir kissable Yesung lalu menggumamkan sesuatu. “I love you more baby…. eungh…..”

Mereka berdua terlihat menikmati apa yang mereka lakukan, tusukan demi tusukan yang diberikan Kyuhyun seakan membawa mereka merasakan nikmat dunia yang tak terkira.

Lama sekali permainan mereka hingga terlihat Yesung terpejam cukup erat, seperti tengah merasakan sesuatu. Sedang Kyuhyun berseringai, ia seakan tahu apa yang membuat namjanya seperti itu.

“Bingo…..ah…..” ia menghujam hole Yesung cukup kuat hingga derit ranjang terdengar ditelinga mereka.

“Ah….Kyuh…there…sshhh…..”

Ya… Kyuhyun berhasil menembus titik kenikmatan Yesung, berulang kali ia hujamkan juniornya dititik tersebut, mendatangkan erangan nikmat dari bibir Yesung.

Tangan kanannya bergerak memijat lalu mengocok junior Yesung. “Kyuhh…faster….ah……”

“Eungh….baby…ah…kauh….. nikmat…..”

Yesung menggeleng-gelengkan kepalanya, merasakan sesuatu yang akan keluar dari miliknya, “Kyuh…akuh……”

Yesung meremas sprei yang ada dibawahnya saat juniornya berhasil mengeluarkan klimaks yang cukup banyak, namun tubuhnya masih bergerak karena Kyuhyun belum berhasil mencapai klimaks.

“Yeah…kauh…. berhasil hum?” Kyuhyun tersenyum, menjilat cairan milik Yesung yang tumpah ditangannya.

Yesung mencoba mencari oksigen disela-sela tubuhnya yang masih bergerak, hingga tak lama setelahnya ia merasakan ada yang membesar diholenya. “Akh….baby……”

Kyuhyun mengerang, namja tampan itu memejamkan matanya kuat-kuat ketika akan mencapai sesuatu yang ia tunggu-tunggu.

Hingga akhirnya napas keduanya saling berbaur satu sama lain. Mereka tersenyum dengan saling melihat. Membiarkan cairan Kyuhyun masuk dan memenuhi hole Yesung.

“Jangan berpikir lagi kau kotor atau menjijikkan baby, karena tubuhmu adalah milikku seutuhnya, lupakan kejadian lalu, kau mengerti?”

Yesung mengangguk paham, ia sungguh bahagia mendapatkan namja sebaik Kyuhyun. “-Aku mencintaimu baby.. selamanya…”

Yesung tidak menjawab, ia hanya menghapus peluh yang terlihat dikening Kyuhyun.

“Kenapa tidak dijawab?” tanya Kyuhyun lagi saat Yesung tidak juga membalas ucapannya.

“Kau ingin aku menjawab jujur atau bohong?” sang namja manis berseringai. dan Kyuhyunpun terlihat berpikir sejenak.

“Keduanya.”

Yesung mengerucutkan bibirnya sejenak sebelum kembali mengembangkan bibirnya, “Bohongnya… aku tidak mencintaimu Kyu…” ia menghentikan ucapannya sejenak, mengusap-usapkan jari telunjuknya dibibir Kyuhyun. “-dan jawaban jujurnya…” ia kembali menggantungkan ucapannya, membuat Kyuhyun mengernyit heran. “-aku lebih lebih dan lebih mencintaimu Cho Kyuhyun.”

Senyuman namja bermarga Cho itu terlihat lebih lebar, ia lantas memeluk erat tubuh Yesung dan membuat tubuh mungil itu berguling-guling kekanan dan kekiri.

“Terima kasih sudah memilihku menjadi bagian dari hidupmu Kim Yesung.” Yesung membalas pelukan Kyuhyun tanpa menghilangkan senyuman yang ada dibibirnya.

“Dan terima kasih atas semua kebahagian yang telah kau berikan padaku Cho Kyuhyun.”

Mereka kembali menautkan bibir sebelum akhirnya terpejam diatas ranjang dengan saling memeluk, membagi kehangatan dan tertidur lelap seolah tidak akan pernah terjadi masalah berat seperti sebelumnya.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

Pagi ini suara burung terdengar sangat indah diluar sana, walau bias mentari mengusiknya dari tidur lelap yang sudah lama tidak ia rasakan. Sangat nyaman, bahkan ia tidak merasa terganggu ketika ada seseorang yang mencoba membangunkan dengan cara yang begitu…. ehm….. romantis? Mungkin.

Sang namja manis tetap saja menutup matanya walau sebenarnya ia merasakan bibirnya tengah dilumat seseorang yang ia tahu siapa. terkadang ekspresinya terlihat dari wajah yang sedikit mengerang? Atau mungkin mendesah? entahlah, yang pasti ia serasa tidak mau membuka matanya sama sekali.

“Baby princess, apa bibirmu ini mau aku buat bengkak?” ancamnya, lihatlah kali ini ia berseringai tanpa diketahui namja yang masih dengan tenangnya menutup mata.

Namja tampan itu tetap tidak mendapatkan jawaban dari namja manis yang begitu ia cintai, sesekali mengernyit dan masih menunggu apakah sosok itu akan membuka matanya.

“Aku hitung sampai 3, jika dihitungan ke 3 kau tidak membuka matamu, aku akan membuatmu tidak bisa berjalan.”

Mulai terlihat perubahan ekspresi dari namja yang berbaring diatas ranjang itu, walau sampai sekarang ia belum membuka matanya.

“Satu….”

Masih hening, hanya saja bibir kissable yang selalu menjadi candu sedikit bergerak seolah-olah menahan tawanya.

“Tapi sepertinya aku tidak bisa menunggu sampai hitungan ketiga, baiklah….” ia menghentikan ucapannya sejenak dan bersiap untuk naik keatas ranjang, “Aku akan-“

“Baiklah.. baiklah, aku bangun!!” sosok itu langsung saja membuka mata lebar, melihat Kyuhyun –suami tercintanya- berdiri seakan bersiap-siap akan menerkamnya.

Sedari mengerucutkan bibirnya, ia bangkit dengan wajah yang terlihat tidak bersemangat, “Kau menyebalkan Kyu…” rajuknya.

“Kau mau tidur sampai jam berapa baby?” Kyuhyun menarik hidung mancung Yesung hingga namja manis itu meringis kesakitan.

“Appo… sakit.” Masih dengan mengerucutkan bibirnya, Yesung bersandar pada sandaran ranjang, mengusap hidungnya yang sebenarnya baik-baik saja. “Kau tidak romantis saat membangunkanku.”

Oh~ lihatlah, betapa Kyuhyun sangat menyukai rajukan dari istrinya tersebut, terlihat begitu imut dengan bibir tipis yang tidak berhenti mengerucut.

“Baiklah, lain kali aku akan membangunkanmu dengan cara yang paling romantis.” Kyuhyun duduk disisi ranjang sembari mengusap lembut surai Yesung.

“Caranya?”

“Rahasia, kau akan tahu nanti.”

“Uh… menyebalkan.”

“Sudah baby princess, lebih baik sekarang kau mandi, apa kau mau aku mandikan hum?” seringaian Kyuhyun sontak membuat Yesung merinding, namja manis itu mulai bergerak seakan bersiap-siap akan lari.

“Hng… K…kyu… tidak usah, ya tidak usah, aku bisa mandi sendiri.”

“Tapi……” Kyuhyun melayangkan tangannya mengusap pipi dan leher Yesung seraya lidahnya yang bergerak menjilat bibirnya, “Kau seperti…….”

“TIDAK KYUHYUN-AH!!”

BUGH_

“Appoooooo…..” Tubuh Kyuhyun terjerembab ke lantai setelah sebelumnya Yesung mendorong tubuhnya cukup kuat. Lantas namja manis itu berlari masuk kedalam kamar mandi dan menguncinya dari dalam. “YA!! Baby, awas saja kau nanti!! Aku pastikan kau tidak akan bisa berjalan.”

“PERVEERRRRRRRRTTTTTTTTTTTTTTTT!!!!” Teriakan Yesung begitu menggelegar hingga Kyuhyun yang ada diluar kamar mandi tertawa keras.

Begitu lucunya istri yang sangat ia cintai itu, beruntung sekali ia mendapatkan pasangan yang begitu sempurna seperti Yesung.

Ya… Kyuhyun merasa begitu beruntung memilikinya.

.

“Kau masak apa Kyu?” Yesung merapikan rambutnya sedari berjalan mendekati Kyuhyun yang tengah menata makanan diatas meja makan.

“Kesinilah baby, aku masakkan sesuatu yang special untukmu.”

Yesung mulai penasaran, ia mempercepat langkahnya hingga melihat ada dua mangkuk ramen dengan asap yang masih mengepul diatas meja makan, “Eh? Ramen?”

Kyuhyun melingkarkan tangannya diperut Yesung, meletakkan dagunya dibahu kanan sang namja. “Apa kau suka? Tidak seperti sungai han lagi kan?”

“Bagaimana kau bisa membuatnya?” tanyanya, sedikit melirik kearah Kyuhyun yang mengecupi lehernya.

“Bagaimana bisa? Aku belajar baby, dan pertama aku berhasil membuatnya adalah saat kau mendiamkanku, aku bermaksud memberitahumu karena aku berhasil, tapi ternyata kau sama sekali tidak melihat ataupun menyentuh masakanku.” Terdengar kecewa dan membuat Yesung merasa sangat bersalah.

Yesung memutar tubuhnya, melingkarkan tangannya dileher Kyuhyun, “Jeongmal mianhae Kyu, saat itu-“

“Ssstttt!!!” Kyuhyun meletakkan jari telunjuknya dibibir Yesung, “Jangan bicara lagi, itu masa lalu dan aku tidak mau membahasnya lagi.”

“Tapi-“

“Lebih baik kita makan sebelum dingin, arrachi?” Yesung sedikit berpikir sejenak hingga akhirnya ia mengangguk.

Mereka berdua duduk dikursi meja makan dan mulai mencicipi masakan Kyuhyun. Benar saja, Kyuhyun sudah berhasil membuat ramen yang enak, tidak lagi seperti sungai han seperti yang pernah dirasakan Yesung dulu.

“Bagaimana?” Yesung mengangguk tanpa berbicara karena ia begitu menikmati ramen enak buatan Kyuhyun. Sedang Kyuhyun hanya menatap Yesung tanpa memakan masakan buatannya. “Habiskah semua baby, kalau kau mau aku akan membuatkannya lagi untukmu.”

“Jinjja?” Kyuhyun mengacak rambut Yesung dengan senyuman manisnya.

“Jeongmal saranghae baby.”

“Ya, aku tahu.” Yesung menjulurkan lidahnya ketika makanannya sudah habis. “Kyu….” suara Yesung terdengar merajuk, sedikit membuat Kyuhyun mengernyit heran, mata Yesung seakan berkedip beberapa kali sembari menunjuk mangkuk ramen yang ada didepan Kyuhyun yang sebenarnya adalah makanan Kyuhyun.

“Kenapa? Apa kau mau?”

Dan kali ini sebuah puppy eyes yang benar-benar membuat Kyuhyun serasa pingsan mendadak, seusai mengangguk pelan, Yesung langsung saja mengambil mangkuk milik Kyuhyun dan memakannya dengan lahap.

Kyuhyun tersenyum melihatnya, begitu bahagia jika bisa membuat istrinya tersebut bahagia.

Tidak membutuhkan waktu lama, kini namja manis itu menyandarkan tubuhnya disandaran kursi setelah 2 mangkuk ramen ia lahap habis. “Uh… aku kenyang… enak sekali Kyu….” ujarnya seraya mengusap-usap perutnya.

“Besok aku buatkan lagi jika kau mau.”

“Jeongmal gomawo Kyunnie,” Yesung bangkit dari kursinya dan berjalan kearah Kyuhyun, duduk dipangkuan suaminya itu, “Aku mencintaimu…” ia mengecup sekilas bibir Kyuhyun dan tersenyum.

Mereka saling menatap dengan tangan Yesung yang melingkar dileher Kyuhyun, sedang kedua tangan suaminya melingkar possessive dipinggang Yesung.

Tapi tiba-tiba ada sesuatu yang membuat keromantisan dipagi itu terganggu.

BRAK_

Suara pintu yang terbuka secara paksa dan membentur dinding membuat Yesung dan Kyuhyun terkejut. Keduanya berdiri dan melihat sekitar ada 7 orang berjas hitam masuk kedalam apartemennya.

“Siapa kalian!!!” Seru Kyuhyun seraya mengarahkan Yesung untuk berdiri dibelakang Kyuhyun.

Tangan mereka terpaut sangat rapat seakan tidak akan pernah terlepas apapun yang terjadi.

Prok… Prok… Prok….

Terdengar seseorang yang bertepuk tangan dibelakang ketujuh namja berbadan tegap yang berdiri didepan Kyuhyun. Kedua pasangan yang tidak sedikitpun melepaskan pagutan tangannya itu mulai penasaran siapa seseorang yang mulai melangkahkan kaki tersebut.

“Terlihat romantis sekali pasangan ini.”

Suara itu, suara yang langsung bisa ditebak oleh Kyuhyun maupun Yesung. Kyuhyun menatapYesung sejenak seperti berkata ‘kita akan baik-baik saja’. Tangan mereka semakin erat menggenggam satu sama lain.

Sosok itu akhirnya terlihat sedang melipat kedua tangannya didepan dada, sedang Kyuhyun dan Yesung membulatkan mata tidak percaya walau awalnya mereka sudah tahu hanya dengan menebak dari suara.

“Sungmin.” Lirih Yesung.

“Kenapa Yesung? kau terkejut melihatku disini?”

“Apa yang kau inginkan? Jangan pernah menyentuh Yesungieku atau kau akan berhadapan denganku.” Ancam Kyuhyun tanpa takut walau saat ini ia berhadapan dengan beberapa namja yang terlihat menakutkan.

Sungmin tertawa meremehkan sedari tangannya yang terangkat keatas, seperti tengah memberi perintah kepada bodyguard kekarnya yang berjumlah 7 orang.

Ketujuh namja itu berjalan kedepan untuk menghampiri Kyuhyun dan Yesung, sedang kedua namja yang dihampiri sedikit demi sedikit memundurkan langkah mereka.

“JANGAN MENDEKAT ATAU AKU AKAN MENGHAJAR KALIAN!!!” Pekik Kyuhyun, tapi ucapannya tidak didengar oleh ketujuh namja itu.

SRAK_

4 namja menarik tangan Kyuhyun kedepan dan sisanya menarik tubuh Yesung untuk berpisah dengan Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah!!” Yesung berteriak seraya mencoba menggapai tangan Kyuhyun, tapi ketiga namja yang menahan pergerakannya sangat kuat.

“Baby!! YA!! LEPASKAN AKU!! JANGAN MENYAKITINYA!!” Kyuhyun memberontak untuk bisa lepas, tapi ia tidak bisa melakukannya.

Tangan serta tubuhnya terkunci rapat, ia melihat Yesung juga memberontak dan sia-sia karena tubuhnya yang kecil tidak sepadan jika berhadapan dengan ketiga namja itu.

“YESUNG HYUNG!!!”

“Kyuhyun-ah!!”

PLAK_

“Akh!!” Kyuhyun meringis kesakitan setelah mendapat tamparan keras dari Sungmin.

“Kyu…..” Yesung terdiam seketika, melihat suaminya ditampar didepan matanya membuatnya sakit.

“Kau itu sangat bodoh Cho Kyuhyun, kenapa kau tidak bersamaku saja hum? Jelas-jelas aku akan membuatmu bahagia.” Ujar Sungmin seraya tangannya yang bergerak membelai wajah Kyuhyun.

“Cih!! Aku tidak sudi bersamamu bastard!!”

PLAK_

“DIAM KAU!!” Sungmin berteriak didepan wajah Kyuhyun, sedang Yesung yang berdiri cukup jauh mulai merasakan panas dikedua matanya.

“Sungmin aku mohon hentikan!! Jangan sakiti Kyuhyun, jebal!!”

Tes_

Dan liquid panas itu mulai mengalir membasahi kedua pipi chubby Yesung, ia memohon dan berlutut walau tubuhnya saat ini dipegang oleh ketiga bodyguard Sungmin.

“Baby jangan!! Berdirilah!!”

Sungmin berseringai, menatap Yesung yang sudah berlutut untuknya.

“Aku mohon Sungmin jangan sakiti Kyuhyun lagi.”

“Apa kau mau menggantikan kesakitan suamimu ini?” Yesung yang sebelumnya menunduk kini menatap fokus iris Sungmin, begitupula Kyuhyun yang membelalakkan matanya.

“Sungmin, jebal jangan lakukan apapun pada Yesung!!”

Sungmin menatap Kyuhyun, “Aku tidak akan melakukan sesuatu pada istrimu ini Cho Kyuhyun, tapi……” dan tatapan itu kini mengarah pada Yesung lagi, “Aku hanya memberinya sebuah pilihan, dan semua itu terserah padanya. Tetap melihatmu terluka…. atau dia mau menggantikan lukamu.”

“SIALAN KAU!! JANGAN PERNAH LAKUKAN APAPUN!!”

PLAK_

“AKU MAU!! AKU MAU MENGGANTIKAN LUKA KYUHYUN ASAL KAU TIDAK MENYAKITINYA.” Sahut Yesung seketika melihat lagi-lagi Sungmin menampar orang yang sangat ia cintai.

“Baby kau jangan gila!! Aku tidak mau melihatmu terluka.”

Yesung tersenyum kearah Kyuhyun lalu mengangguk pelan, “Aku tidak apa-apa Kyu, tidak usah khawatir.”

“Tapi-“

Ucapan Kyuhyun terputus ketika Sungmin sudah mengangkat tangannya, lagi-lagi memberi perintah bodyguard yang memegangi tubuh Yesung. salah satu dari ketiga namja itu mengambil kursi yang ada dibelakangnya dan mengangkatnya keatas, seperti bersiap untuk melayangkan kursi itu kearah Yesung yang masih berlutut sedari menunduk.

“Tidak… tidak… HENTIK-“

BRAK_

“Akh!!”

Seperti efek slow motion, Kyuhyun melebarkan matanya melihat tubuh mungil itu dihantam oleh kursi kayu hingga hancur. Darah langsung mengucur dari bibir kissable Yesung dan tubuh itu langsung terhempas kelantai.

Dada Kyuhyun terasa begitu sesak menyaksikan istrinya dilukai seperti itu, ia mendengar Sungmin tertawa seperti merasa bahagia dengan luka yang diperoleh Yesung.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN!! HENTIKAN!! JANGAN LUKAI YESUNG HYUNG!!”

“Diamlah Kyu, dia tidak akan mati, aku hanya ingin bermain dengannya.” Sungmin mengangkat tangannya lagi, dan ketiga bodyguard itu langsung mengangkat tubuh Yesung yang hampir kehilangan kesadarannya.

“Akh… K….kyuhh…..” suara Yesung terdengar begitu lirih, Kyuhyun hanya melihat gerakan bibir dari Yesung yang mencoba tersenyum kearahnya.

Ia tahu Yesung tengah berkorban untuknya dan saat ini ia tidak bisa melakukan apapun. Berulang kali Kyuhyun memberontak, mengeluarkan kata-kata kasar untuk keempat namja yang menahan gerakannya.

Dan selama itu pula ia melihat ketiga namja yang berada didepannya menghajar tanpa ampun tubuh mungil istrinya. Hatinya mencelos sakit, ia memohon hingga berusaha berlutut agar Sungmin menghentikan pukulan kepada Yesung.

Tanpa sadar, caramelnya mengeluarkan cairan yang begitu menyakitkan, cairan panas yang tidak berhenti mengalir, ia merasa begitu lemah hingga tidak bisa melindungi orang yang ia cintai.

“STOP!! AKU BILANG STOP!! STOP!! JANGAN LUKAI YESUNG HYUNG!!!”

Tangan Sungmin terangkat untuk menghentikan ketiga namja yang masih menghajar Yesung. mereka menatap Kyuhyun yang menunduk dengan bahu yang bergerak cepat naik turun.

“Jangan lukai istriku lagi, aku akan melakukan apapun asal kau berhenti menyakitinya. Aku mohon.”

“Apapun?” tanya Sungmin meyakinkan.

Yesung yang tergeletak dilantai dengan darah yang mengucur dari bibir dan wajahnya mencoba untuk bergerak walau nyatanya ia merasa tubuhnya sudah hancur, “Ja….ngan….K…kyuh….”

“Ya, apapun!! Asal kau melepaskan istriku dan jangan pernah menyakitinya lagi.”

“Aku setuju.” Ujar Sungmin cepat. Ia mengangkat dagu Kyuhyun untuk mengecup bibir Kyuhyun sekilas, ya.. hanya sekilas, namun Yesung yang kala itu melihatnya langsung merasakan sakit berkali-kali lipat didadanya.

“Bawa dia!!” perintah Sungmin pada keempat namja yang menahan Kyuhyun. “Lepaskan dia!!” dan kali ini Sungmin berujar pada ketiga bodyguard yang berdiri angkuh didepan Yesung.

Mereka berjalan perlahan keluar dari apartemen Kyuhyun, membiarkan Yesung dengan tubuh yang sudah sangat hancur tergeletak dilantai apartemen. “K…kyuuhh….an….andwae…..”

“Aku mencintaimu baby, tolong percaya padaku!!” Mereka menyeret Kyuhyun keluar dari apartemen, “Apapun yang aku lakukan semata-mata karena aku mencintaimu!! SAMPAI KAPANPUN AKU MENCINTAIMU KIM YESUNG!!”

“K…Kyuhh…” tangan Yesung terangkat seperti menggapai sesuatu diudara, “S…sa…rang…hae…” hingga kemudian tangannya tergeletak tak berdaya dilantai yang terasa begitu dingin dengan kesadarannya yang perlahan menghilang.

.

Sungmin berhasil membawa Kyuhyun pergi, akankah ia berhasil membuat Kyuhyun menjadi miliknya? Dan apakah yang akan dilakukan Yesung setelah ini?

.

To Be Continued

.

Ini mendadak sekali revisinyaaaaaaaaaa…. ._. karena sudah ditagih mulu hiks…. jadi maaf kalo ada yang typo hahaha… maklum lagi puasa, dan ternyataaaaaaaa… ada enceh juga kan? Huwaaaa mianhae /_\ di skip boleh kok hahahaha…

Baiklah… sekarang gantian kalian yang memberi comment ne😀

Gomawo ^~^

#hugs_Rae

55 comments on “Fall Too Deep – Chapter 8

  1. bete bnget sma sooman trus sungmin jga .. ga ada abisnya nyiksa kyusung ._.
    sabar ne,,mommy sma appa. ada aku dsini xD
    nc ,heum ?? *skip
    buruan dlanjut ya,,dhya eonnie ^o^

  2. Gue masih polos *skip enceh* /slap/
    ramyuuunnn~~ ini lama2 kayak sinetron, hiks, ;;___;; jangan membuat yesungieKU menderita lebih dari ini, biarkan dia bahagia coba, *peyuk erat yesung*
    oh, sungmin dan kangin!! kenpa mereka jahat bgt sh disini *geplak ramyun*
    cepat selesaikan semuanya atau aku akan… aku akan… *seret ramyun ke kamar* ~abaikan~

  3. AUTHOR… lanjutannya mana..?? sumpah nyesek bnget… aish kasian yesung oppa..
    apapun yg terjadi harus lanjut nie ff…
    law gak.. awas ja luh thor.. ha..ha..ha.. *ketawak evil*

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s