Covered Love – Chapter 7

Chap 7.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

Cr : Thank to tetua Trias ^^ for the tittle and this is request story by Cloudykyeop a.ka Hana saeng chagi ^^ and all reader ^^… hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 6 | Next Story Chapter 8

.

covered7

.

“Katakan yang sebenarnya hyung, jawab aku! Aku ingin kau jujur padaku!”

Caramel Kyuhyun lagi-lagi memenjarakan onixnya, Yesung seakan ingin menangis karena hal itu, apakah ia harus jujur? Mengatakan yang sebenarnya? Apakah ini saatnya Kyuhyun mengetahui perasaan Yesung yang sebenarnya?

“Aku……”

“…………….” Kyuhyun masih menunggu, kedua tangannya berada dibahu Yesung, sedikit meremasnya karena tidak sabar menunggu jawaban Yesung.

Yesung menunduk untuk beberapa saat, lalu mengangkatnya kembali, perlahan membuka bibirnya untuk mengatakan sesuatu.

“Aku…….”

.

Cloudhy3424_Present

Covered Love_Chapter 7

Happy Reading

.

“Aku……..”

“……………..”

“……………..”

“Hyung.”

“-tidak mencintaimu……. jadi semua ucapanmu itu salah babbo.” Hatinya mencelos saat mengatakan semua itu, sesungguhnya ucapan yang terlontar dari bibirnya adalah kebohongan. ‘Aku mencintaimu Kyu, aku sangat mencintaimu.’ Batinnya.

Kyuhyun terdiam tanpa sebab, entah karena kecewa atau apa Yesung pun tidak mengetahuinya. Ia melihat Kyuhyun melepaskan kedua tangannya yang tadi bertengger dibahu Yesung kemudian tersenyum, walaupun hanya senyuman tipis.

“Arraseo.” Ujarnya singkat sembari mengusap lembut surai hitam Yesung.

Entah hanya perasaan Yesung atau memang ia merasa Kyuhyun kecewa dengan jawabannya. Apakah boleh Yesung berpikir bahwa Kyuhyun mungkin tengah berharap sesuatu kepadanya?

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Apa? hampir saja ketahuan? Bagaimana bisa?”

Yesung menghela napas panjang, ia menunduk dan memainkan salju yang mulai menipis dibelakang rumahnya, sepertinya musim dingin ini akan segera berlalu dan semoga musim berikutnya tidak akan semenyakitkan musim ini.

“Ye.. aku tidak tahu kenapa dia bisa berpikir seperti itu hyung.” Ucapnya.

“Lalu kau menjawab apa? apa kau jujur dengan perasaanmu?”

Ia terkekeh, “Mana mungkin Wonnie hyung, sampai kapanpun aku tidak akan bisa jujur padanya, aku tidak mau membuat hubungannya dengan Sungmin putus, aku tahu dia sangat mencintai Sungmin begitupula sebaliknya.”

“Dan sampai kapan kau akan menyimpan perasaan bodohmu itu? apa kau tidak mencoba membuka hati untuk orang lain saja?”

“Membuka hati?” ia mengarahkan pandangannya kearah langit, “Entahlah, aku belum bisa mencobanya.”

“Kau harus mencobanya dari sekarang, lambat laun mereka berdua juga akan menikah. Dan jika kau tetap seperti ini, sama saja kau sedang bunuh diri Yesungie.”

Yesung tersenyum tipis, “Ye… aku tahu hyung, kau tidak usah cemas, aku sedang melakukan yang terbaik untuk diriku.”

“Jangan memikirkan orang lain Kim Yesung, kau hanya perlu memikirkan dirimu sendiri, kau sudah banyak berkorban selama ini, dan aku ingin dongsaengku yang satu ini bahagia.”

“Siapa dongsaeng yang kau maksud hyung? Kyuhyun?”

“Aniya!! Dongsaeng yang kumaksud itu kau Kim Yesung, kau!”

Yesung mendengar suara Siwon seperti benar-benar menyakinkan bahwa dirinyalah dongsaeng yang dimaksud Siwon, bukan Kyuhyun. Ia hanya bermaksud menggoda, karena sebenarnya ia sudah tahu siapa orang yang dimaksud namja berdimple itu.

“Arraseo Wonnie hyung, baiklah kalau begitu, istirahatlah, ini sudah malam, annyeong.”

“Ye… istirahatlah juga Yesungie, annyeong… semoga mimpi indah, dan aku berharap aku masuk kedalam mimpimu.”

“Hahahaha… aku tidak mau bermimpi tentangmu hyung, aku takut.” Ia tertawa dan mendapatkan teriakan nyaring dari sebrang telpon. “Hahahahaha… baiklah… annyeong Wonnie hyung….”

Klik.

Ia mematikan ponselnya, kembali menghela napas untuk kesekian kalinya. Entah sejak kapan ia jadi suka melakukan hal seperti itu.

‘Andai saja kau bisa seperti Siwon hyung, Kyu….’

.

Prancis.

“Kapan kita akan kembali ke Korea oppa?” yeoja cantik dengan membawa sebuah nampan itu masuk kedalam kamar dengan warna yang begitu mencolok, pink.

Sedang namja manis yang sibuk dengan layar besar dipangkuannya hanya menatap sekilas sosok sang yeoja lalu fokus lagi pada benda itu, “Apa maksudmu dengan kita?”

Yuri –yeoja cantik itu- duduk ditepi ranjang setelah sebelumnya meletakkan nampan dimeja samping tempat ia duduk, “Aku akan ikut denganmu kembali kekorea.”

“Tidak jika kau tetap gegabah seperti itu.”

“Aku tidak akan melakukan hal gila seperti itu lagi oppa, tolong percaya padaku.” Ia memohon, benar-benar ingin ikut kembali ke Korea, bukan untuk melakukan hal gila seperti sebelumnya, tapi hanya untuk memantau bagaimana Kyuhyun saat ini.

Sungmin menutup laptopnya kemudian meletakkannya disisi ranjang, “Kenapa kau ingin sekali ikut kembali ke korea? Bukankah kau nyaman berada disini?”

Si cantik menggeleng lalu menunduk, “Aku hanya ingin melihat Kyuhyun dari dekat,” ia lantas mengangkat kembali kepalanya, “Tapi aku tidak akan melakukan apapun, aku berjanji akan mengikuti kemauanmu oppa.”

“Kau masih mencintainya?” pertanyaan Sungmin sontak membuat Yuri sedih, sejujurnya walau ini sudah berlalu selama bertahun-tahun, tapi perasaan itu tidak bisa dihilangkan begitu saja.

Kyuhyun adalah orang yang special dihati Yuri, sampai saat ini.

Yuri hanya mengangguk sebagai jawaban. Sungmin sontak membawa sosok itu kedalam dekapannya, memeluknya erat sembari mengusap lembut punggung dan surai yeodongsaengnya itu. “Maafkan oppa, oppa janji akan membalaskan dendam sakit hatimu kepadanya, kalau perlu, oppa akan membunuhnya didepan mata kepalamu sendiri.”

“Hiks…..” mungkin karena terlalu sakit dan sesak, ia tidak bisa mengontrol airmatanya untuk turun dengan derasnya.

“Kalau begitu kita akan kembali ke Korea lebih awal, kau bersiap-siap saja.”

“Gomawo oppa, gomawo….”

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Y…Ya…YA!!! SEJAK KAPAN KAU BERADA DISINI?” Yesung berteriak lantang melihat seseorang dengan seenaknya tidur diranjang empuknya, ia juga melihat sosok itu tengah memainkan sebuah benda persegi berwarna hitam yang tak lain adalah ‘selingkuhan’ sosok tersebut.

Yesung melangkah cepat, mendekati namja tersebut sembari berkacak pinggang, “Kyunnie jawab aku, sejak kapan kau bisa disini? Dan siapa yang menyuruhmu tidur diranjangku huh?”

Pause.

Kyuhyun dengan malasnya menatap Yesung setelah sebelumnya mempause game di psp yang ia bawa. Beranjak dari ranjang tidak untuk pergi, hanya untuk duduk diatas ranjang.

“Kenapa harus seheboh itu hyung? Bukankah biasanya aku juga tidur disini? Keluar masuk kamarmu tanpa permisi?”

“Tapi……” Yesung bukan tidak mau jika Kyuhyun tidur dikamarnya, tapi saat ini ceritanya sudah berbeda. Kyuhyun bukan lagi seorang namja single layaknya Yesung, ia sudah mempunyai tunangan walau orang tersebut kini sedang tidak ada di Korea.

“Tapi apa? Kau takut Sungmin tahu aku tidur bersamamu? Lagipula apa kau lupa kalau besok kau harus ikut denganku ke Jeju.”

Yesung mengernyitkan dahinya, “Ke Jeju? Lupa?”

“Aish.. kau benar-benar babbo hyung, apa kau tidak membaca pesanku tadi?”

“Pesan?” Yesung benar-benar tidak tahu apa yang Kyuhyun katakan, buru-buru ia membuka pesan di ponselnya, dan benar saja, ada 1 pesan yang belum ia buka, dan pesan itu dari…

Evil Cho.

Hyung… besok kau harus ikut denganku ke Jeju, selama 3 hari kau akan menemaniku melakukan penelitian disebuah rumah sakit disana. Aku tidak ingin kau menjawab tidak, karena aku tahu kau sedang tidak ada kelas untuk 3 hari kedepan.

Kau tidak usah khawatir masalah pengijinan, aku sudah meminta ijin kepada pembimbing akademikmu dan dia dengan sedang hati mengijinkanmu ^^.

Siapkan segalanya untuk keberangkatan kita hyung~~~

Kiss. Angel Cho.

Yesung menatap datar sosok Kyuhyun setelah selesai membaca isi pesan dari Kyuhyun ,”Kenapa kau memaksa? Aku belum mengatakan kalau aku mau pergi bersamamu.”

Kyuhyun hanya tersenyum, menatap fokus pspnya dan memainkan game didalamnya cukup serius, “Bukankah disitu juga sudah aku jelaskan bahwa aku tidak mau kau menjawab tidak, itu berarti aku tidak mau penolakan Hyungie chagi.”

“Tapi-“ sebelum Yesung menyelesaikan kalimatnya, kyuhyun sudah lebih dulu menarik tangan Yesung dan membawanya untuk naik keatas ranjang.

Ia mematikan pspnya dan entah sejak kapan ia sudah tidak peduli dengan gamenya. Ia meletakkan kasar pspnya dan fokus pada sosok Yesung yang terduduk diatas ranjang bersamanya.

“Lebih baik kita tidur sekarang hyung, besok kau harus sama segarnya seperti aku, karena kau akan menjadi assisten seorang Cho Kyuhyun.” Ia merebahkan tubuhnya diranjang lalu menarik Yesung untuk ikut berebah disampingnya.

“Kau melakukan pemaksaan Kyu, aku bisa berteriak dan-“

“Menjerit sambil mengatakan bahwa ada seorang pencuri dikamarmu, begitu?” sahut Kyuhyun.

Yesung mengangguk polos, ia mulai meneguk salivanya susah ketika wajah Kyuhyun mulai mendekat kearah wajahnya, “K…Kyu…. a…apa yang….”

Chup~

Yesung mengerjap-erjapkan matanya berulang kali, Kyuhyun baru saja mengecup pipinya. Oh~ Tuhan… apa baru saja Yesung bermimpi?

“Selamat malam hyung.” Kyuhyun menarik selimut lalu tidur membelakangi Yesung, meninggalkan sosok manis yang masih belum bisa menyadarkan diri dari apa yang baru saja terjadi.

Telapak tangannya terulur dan mengusap beberapa kali pipi kirinya, kemudian ia mengarahkan onix kelamnya pada punggung Kyuhyun yang serasa ingin ia peluk.

Entah apa yang terjadi selanjutnya, Yesung memilih untuk tidur dengan membelakangi Kyuhyun juga, tidak mau banyak berpikir yang bisa membuatnya semakin pusing.

Sedang ketika Yesung sudah benar-benar membelakangi Kyuhyun, Kyuhyun membuka matanya yang tadi sempat ia tutup, menoleh sejenak kebelakang dan melihat Yesung sepertinya sudah terlelap dalam tidur.

Ia tersenyum tipis lalu membiarkan malam yang terasa hangat baginya mengantarkan dirinya terlelap dalam tidur.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Kyuhyun keluar dari kamar mandi setelah ia selesai menyegarkan tubuhnya, ia melihat Yesung sibuk dengan pakaian yang akan ia bawa ke jeju selama 3 hari.

Wajahnya yang super imut dan terlihat kebingungan membuat Kyuhyun terkekeh melihatnya. Kyuhyun merebahkan tubuhnya diranjang dengan masih bertelanjang dada, sedang Yesung terkejut tak kala melihatnya.

Bukan apa-apa, saat ini ia masih memasukkan pakaiannya ditas yang tergeletak diranjang, dan tiba-tiba Kyuhyun melemparkan tubuh didepan Yesung.

Glup_

Yesung meneguk salivanya berat, memang bukan pertama kali ia melihat Kyuhyun bertelanjang dada, tapi entah kenapa hari ini ia merasa begitu gugup saat melihatnya.

“K…kyu… lebih baik kau pakai baju agar tidak masuk angin.”

“Hng? Memangnya kenapa?” mengabaikan. Ia malah berguling kesana kemari diatas ranjang.

“Kau mengajakku berangkat pagi, tapi kau sendiri belum bersiap-siap, sebenarnya yang harus dihajar ini aku atau kau?”

Mendengar celoteh Yesung yang sepertinya akan panjang, Kyuhyun memutuskan untuk bangkit dengan cengiran super lebar, “Arraseo Yesungie hyung.” Ujarnya sambil mengacak surai milik hyungnya itu.

“Aish~ berhenti merusak tatanan rambutku, kau dan Siwon hyung sama saja, selalu membuat rambutku acak-acakan.” Mempoutkan bibirnya lucu dan semakin membuat Kyuhyun gemas, ia mencubit kedua pipi Yesung sembari mengacak lagi surai Yesung.

“Kyuhyun-aaaaah hentikaaaaaaaaan!!!”

Kehisterisan Yesung hanya dibalas oleh tawa menggelegar dari namja bermarga Cho itu. memulai hari menuju Pulau Jeju dengan senyum, itulah yang mereka lakukan saat ini.

.

“Kyu,”

“Hmm.”

Yesung yang semula fokus pada tabletnya kini menatap kearah dimana Kyuhyun berada, menatap jalanan menuju ke Jeju. Sengaja Kyuhyun membawa mobil sendiri tanpa meminta sopir mengantarkan ke Jeju, ia tidak mau merepotkan orang lain apalagi ini adalah tugas dari kampusnya.

Lagipula sudah ada Yesung yang menemaninya, jadi ia tidak perlu merasa kesepian bukan?

“Kyu, kau tahu aku bukanlah mahasiswa kedokteran sepertimu, dan aku tidak tahu apa-apa masalah kesehatan, bagaimana bisa kau menunjukku sebagai assisten huh?”

Kyuhyun melirik sejenak kearah Yesung sembari tersenyum, “Memangnya kenapa? Aku tidak menyuruhmu untuk melakukan sesuatu hyung, aku hanya memintamu menjadi assistenku.”

“Tapi tugas seorang assisten itu seharusnya membantu, nanti aku pasti akan menyusahkanmu.” Ia menunduk, benar-benar tidak yakin apakah ia bisa membantu Kyuhyun atau tidak.

“Tidak perlu sedih begitu hyungie,” Kyuhyun mengusap lembut bahu Yesung, “Sebenarnya aku mengajakmu ke Jeju bukan untuk jadi assisten, tapi untuk menemaniku, hahahaha…”

Yesung tercengang seketika, ia menatap tidak percaya Kyuhyun yang kini terbahak-bahak.

“Sebenarnya Dosen memintaku untuk pergi bersama Changmin, tapi aku tidak mau, aku bilang aku ingin mengerjakan tugasku sendiri, lagipula rumah sakit di Jeju tidak seberapa besar.”

“Lalu?”

“Awalnya Dosen menentang karena aku harus bersama seseorang yang akan bisa membantuku, tapi ya… beginilah sekarang,” Ia tersenyum lebar ketika menatap Yesung, “Kau tahu bagaimana aku bukan?”

“Ye.. sangat paham. Seorang namja yang keras kepala.”

“Pintar.” Lagi-lagi Kyuhyun mengacak rambut Yesung.

Perjalanan menuju Jeju terasa menyenangkan, apalagi keduanya sangat menikmati perjalanan yang dilampau cukup jauh. Sesekali Yesung bernyanyi untuk menghibur keheningan yang terasa diantara mereka.

Dan disana, Kyuhyun hanya mendengarkan dengan terkadang menggoyangkan kepala dan tubuhnya.

Semua terasa indah, dan Yesung merasa bahagia, suatu kebahagian yang jarang ia rasakan bersama Kyuhyun. Ia ingin melalui semua ini dengan Kyuhyun, berharap waktu akan berjalan sangat lama.

.

Tapi bukannya ke tempat penginapan mereka, Kyuhyun melajukan mobilnya untuk memantau rumah sakit yang akan menjadi tempat bekerjanya selama 3 hari.

“Rumah sakit?” Yesung mengernyit tapi ia pun mengikuti Kyuhyun turun dari mobil.

“Ye, aku ingin melihat-lihat dulu hyung, tak apa kan? Setelah ini kita akan langsung ke penginapan.” Sang namja manis mengangguk kemudian mengekor dibelakang Kyuhyun.

Mungkin karena ketampanan Kyuhyun yang cukup bisa dibilang setara dengan artis papan atas yang membuat beberapa pasang mata menatap kagum kearahnya, tak ayal Yesungpun menjadi pusat perhatian karena ia memegang lengan Kyuhyun, serasa tidak ingin terlepas jauh dari sosok didepannya.

Langkah Kyuhyun terhenti ketika melihat sesosok dokter yang berusia kurang lebih 40an berdiri didepan pintu, seperti tengah menunggu kedatangannya.

“Annyeong dokter Lee.” Sapa Kyuhyun dengan membungkuk.

“Ah.. annyeong, kau Cho Kyuhyun?”

Ia mengangguk dengan senyum termanisnya, “Ye, saya Cho Kyuhyun.”

“Akhirnya kau datang, saya sudah menunggumu.” Dokter Lee menatap seseorang yang masih berdiri dibelakang Kyuhyun, “Apa dia tunanganmu itu?”

Yesung maupun Kyuhyun sama-sama terkejut, mereka saling menatap hingga kemudian Yesung berdiri disamping Kyuhyun dan membungkuk, “Annyeong, mian saya bukan-“

“Benar-benar sangat manis, saya tidak percaya jika dia seorang namja.”

Blush_

Wajah Yesung memerah, belum sempat ia menjelaskan yang sebenarnya, dokter Lee sudah lebih dulu menyelanya hingga ia hanya bisa terpaku, tak bisa mengatakan apapun.

Rasanya begitu…. ehm… entahlah, tapi dihati Yesung seperti tengah berteriak kesenangan karena dokter itu menganggap bahwa dirinya adalah tunangan Kyuhyun.

Ia tidak terlalu peduli dengan kenyataan yang sebenarnya, ia cukup bahagia dengan apa yang terjadi saat ini. Tidak apa-apa jika ia ingin bersikap keras kepala bukan? Ia juga ingin bersanding dengan Kyuhyun walau hanya dialam mimpi, ya.. ia hanya berharap dan bermimpi…

.

“Aku mau tidur, besok pagi aku akan kerumah sakit, kau harus ikut hyung.” Kyuhyun meletakkan barang-barangnya diruang tamu sebuah penginapan tidak jauh dari rumah sakit.

Kebetulan sekali didalam penginapan itu ada 2 kamar untuk menampung mereka, sehingga mereka tidak perlu membagi 1 kamar untuk tidur mereka.

Yesung yang melepaskan jaketnya hanya bisa mengangguk tanpa mengeluarkan suara, sejujurnya ia sangat lelah setelah perjalanan itu, entah kenapa tubuhnya tidak bisa menuruti keinginannya, mungkin karena ia memang harus banyak istirahat.

“Hyung,” Kyuhyun menghampiri Yesung dan menyentuh bahu namja mungil itu, “Gwaenchanayo?”

Yesung mengangguk pelan, “Nan gwaenchana, aku lelah dan aku mau tidur, selamat tidur Kyu.” Tanpa menunggu jawaban Kyuhyun, Yesung melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar, meninggalkan Kyuhyun yang berdiri dengan mengusap kepalanya, cukup heran dengan sikap Yesung yang menurutnya aneh.

Ia bermaksud tidur, memejamkan matanya, menutup wajahnya dengan bantal, berguling kesana kemari diatas ranjang, tapi nyatanya ini sudah pukul 2 dini hari tapi ia tetap terjaga.

Ia tidak tahu apa yang sebenarnya ia pikirkan, tapi yang ia tahu, bayangan namja manis yang kini tidur berbeda kamar dengannya terus berputar-putar dibenaknya.

Sesekali ia tersenyum jika mengenang bagaimana sikap namja yang sudah ia anggap hyungnya itu ketika marah, berteriak, tertawa, sedih bahkan bersikap polos. Ia serasa menyukai semua hal yang ada pada diri sosok tersebut.

“Apa dia tunanganmu itu?”

Kyuhyun menghembuskan napasnya pelan, melipat kedua tangannya lalu meletakkannya dibelakang kepala, menatap sebuah cahaya bulan dari jendela yang sengaja tidak ia tutup dengan sebuah tirai.

“Benar-benar sangat manis, saya tidak percaya jika dia seorang namja.”

Ia terkekeh, kenapa ucapan dokter Lee membuatnya bahagia, ia bahagia ketika dokter Lee menganggap Yesung adalah tunangannya.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Ia menggeleng keras, ia tidak seharusnya bahagia. Tunangannya adalah Sungmin, seharusnya ia menjelaskan kepada dokter Lee bahwa Yesung bukan tunangannya, lalu kenapa ada sesuatu didalam hatinya yang memaksa untuk menutupi dan mengatakan yang sebenarnya kepada orang lain?

Kenapa dihatinya menginginkan bahwa biarkan orang lain menganggap Yesung adalah tunangannya?

Kyuhyun begitu gelisah, sudah beberapa hari ini ia tidak menghubungi Sungmin yang berada di Prancis, begitupula sebaliknya. Dihatinyapun seperti tidak ada beban ataupun kekhawatiran ketika jauh dengan sosok tunangannya itu.

Ia melangkah keluar dari kamar, bermaksud berjalan kearah dapur untuk mengambil minum, tapi langkahnya terhenti disebuah kamar tempat dimana sosok yang sudah memenuhi pikirannya.

Tanpa pikir panjang Kyuhyun meraih knop pintu itu dan mendorongnya kebelakang. Ia melihat sosok Yesung tengah tertidur lelap tanpa selimut, dan Yesungpun tertidur dengan memakai sepatu, sepertinya ia benar-benar lelah hingga tak sempat berganti pakaian ataupun melepaskan sepatu.

Kyuhyun terkekeh dan mendekati, “Dasar bodoh, bagaimana bisa kau tidur seperti ini hyung.”

Ia melepaskan sepatu yang dikenakan Yesung dan meletakkannya dirak sepatu dipojok ruangan, ia lantas menarik selimut dan menutupinya sampai sebatas dada.

Sadar atau tidak, ia kembali melayangkan kecupan ringan dikening Yesung, serasa dengan begitu mungkin setelah ini ia akan bisa tertidur layaknya si peri kecil yang ada didepannya.

Tunggu! Apa tadi? Peri kecil? Apa yang sedang dipikirkan Kyuhyun? Ia menganggap Yesung adalah seorang peri kecil?

Kyuhyun benar-benar tidak habis pikir dengan perasaannya saat ini, semua begitu membingungkan baginya.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

“Dokter Kyu, tunanganmu cantik sekali, kenapa dia tidak memakai rok mini? Aku pikir dia akan terlihat sangat cantik jika memakai rok.” Seorang namja yang juga menjabat sebagai dokter dirumah sakit itu berbisik ditelinga Kyuhyun ketika melihat Yesung tengah sibuk menata berkas-berkas diatas meja cukup jauh dari tempat Kyuhyun berada.

Ini sudah lebih dari 1 dokter yang mengira Yesung adalah tunangannya, dan merekapun mengira Yesung adalah seorang yeoja, apa secantik itu seorang Yesung dimata mereka?

Kyuhyun menunjukkan wajah yang sulit dipahami, ia pun tidak mengerti apa yang harus ia katakan, setiap ia akan menjelaskan siapa Yesung yang sebenarnya, dokter-dokter tersebut pasti akan langsung menyelanya seperti.

“Kau beruntung memiliki namja secantik itu, aku iri padamu Kyu.”

“Kalau kau tidak mau, bolehkah aku memilikinya?”

Dan yang paling parah ketika ia mendengar…

“Bibirnya begitu menggoda, apa kau pernah menikmatinya? Uh~ bibir itu membuat libidoku naik Kyuhyun-ah.”

Jleb_

Kata-kata itu sungguh membuat Kyuhyun merinding seketika. Belum sehari ia berada dirumah sakit itu, tapi hampir setengah dari dokter maupun suster yang bekerja disana sudah bertanya ataupun mengatakan sesuatu yang aneh tentang dirinya dan Yesung, bukan membicarakan kejelekannya, melainkan sebaliknya.

Kyuhyun hampir saja mengeluarkan suara ketika temannya itu lebih dulu memanggil Yesung.

“Yesung-ah, apa malam ini kau sibuk?” Seungri bertanya dengan mengerlingkan matanya nakal.

Sedang Yesung malah mengerjap-erjapkan matanya lucu, menambah tingkat keimutannya semakin tingi.

“Aish~ aku benar-benar ingin memakannya Kyu,” bisiknya ditelinga Kyuhyun.

Pletak_

Kyuhyun buru-buru memukul kepala temannya itu dengan berkas yang baru saja ia tanda tangani, “Jangan harap kau bisa berkencan dengan Yesung hyung, Seungri-ah. Aku tidak akan pernah mengijinkannya.”

“Huh, dasar pelit.” Seungri menunjukkan wajah super kecewa lalu mengambil map yang ada diatas meja Kyuhyun, ia melangkah keluar dari ruangan itu, tapi lagi-lagi langkahnya tertahan didepan pintu, “Yesung-ah,” panggilnya.

Yesung menoleh dan menatap sosok Seungri yang hampir saja menghilang dibalik pintu, “Bibirmu begitu menggoda, aku suka!!”

“SEUNGRI-AH KELUAR KAU!!”

BLAM_

Teriak Kyuhyun dan hampir saja melemparkan vas bunga kearah pintu, tapi Seungri sudah lebih dulu menutup pintu dengan tawa keras diluar sana.

Kyuhyun mendadak emosi, sedang Yesung yang entah kenapa merasa telat dalam berpikir lagi-lagi hanya mengerjapkan matanya berulang kali. “Besok kau dipenginapan saja hyung, bahaya bila namja-namja itu melakukan sesuatu padamu.”

Pikirkan sendiri, apa maksud dari ucapan Kyuhyun kepada Yesung.

.

Emosi Kyuhyun belum reda sampai saat ini ketika acara makan sorenya terganggu melihat bagaimana beberapa namja yang seumuran dengannya duduk mengelilingi Yesung dikantin rumah sakit.

Berulang kali ia berdehem, menghembuskan napas kasar agar namja-namja itu menyadari keberadaan Kyuhyun didepan mereka, tapi sepertinya sia-sia karena mereka sama sekali tidak peduli dengan Kyuhyun, mereka berlomba-lomba mencari perhatian Yesung.

“Yesung-ah, apa makanan kesukaanmu?”

“Warna favoritemu?”

“Kau bisa bernyanyi kan? Tolong nyanyikan sebuah lagu untuk kami?” namja-namja itu terus saja melontarkan berbagai pertanyaan yang jujur membingungkan untuk dijawab Yesung.

“Hng.. aku…”

“Apa kau benar-benar seorang namja? Atau kau itu sebenarnya seorang yeoja yang menyamar sebagai namja agar kami tidak jatuh cinta kepadamu?”

Hey! Bukankah mereka mengira Kyuhyun adalah tunangan Yesung? tapi kenapa mereka bersikap seolah-olah Kyuhyun bukanlah siapa-siapa bagi Yesung? dan menganggap Kyuhyun tidak ada disana?

“EHEM!!” Kyuhyun berdehem cukup keras hingga membuat mereka menatap Kyuhyun.

“Kau menganggu sekali Kyu,”

“Ya.. YA!! Aku tunangannya, kenapa kalian tidak sopan sekali hah!!”

Mata Yesung melebar mendengarnya, apa yang baru saja ia dengar? ataukah tiba-tiba ia merasa telinganya tuli?

“Kami tidak peduli, lagipula kau tidak pernah menunjukkan keromantisanmu dengan Yesung didepan kita.”

“Mwo? Apa harus? Lagipula aku dan Yesung belum sehari ada disini, kenapa rasanya kalian begitu menyebalkan?”

“Kyu, sudahlah.” Yesung mengusap punggung telapak tangan Kyuhyun yang ada dimeja, ia tersenyum untuk menenangkan sosok Kyuhyun yang masih emosi.

“Hyung lebih baik kita pergi,” Kyuhyun bangkit, menggenggam erat tangan mungil Yesung.

“Tapi kau belum selesai makan.”

“Aku tidak ada mood makan jika banyak pengganggu disini.” Ia melirik namja-namja yang sudah hampir berteriak seperti berkata ‘lepaskan-tanganmu-dari-Yesung’.

Tanpa menjawab ucapan Kyuhyun, Yesung mengangguk pelan dan mengikuti Kyuhyun berjalan meninggalkan kantin rumah sakit, meninggalkan namja-namja yang mendesah kecewa itu.

.

“Kenapa marah?” Yesung memiringkan kepalanya ketika berada didalam mobil, fokus menatap Kyuhyun yang mengemudikan mobilnya.

Ia menggeleng tanpa mengeluarkan suara, “Kau juga marah padaku?” lagi-lagi ia hanya menggeleng, membuat Yesung menunduk karena merasa bersalah walau disini ia sama sekali tidak melakukan kesalahan.

“Maaf.” Kyuhyun bersuara walau tanpa menatap Yesung yang duduk dijok sebelahnya.

Yesung mengangkat kepala, tersenyum samar dan menatap kearah luar jendela, “Tidak apa-apa, aku mengerti.” Ia tahu apa maksud dari ucapan Kyuhyun, pasti Kyuhyun meminta maaf karena sudah mengatakan bahwa ia adalah tunangan Yesung didepan namja-namja tadi.

Entah kenapa sejenak Yesung merasakan sakit dihatinya, kenapa Kyuhyun harus meminta maaf? Padahal ia begitu bahagia ketika Kyuhyun mengatakan hal seperti itu walau semuanya adalah kebohongan semata.

Ia kemudian tersadar, bahwa memang tidak seharusnya ia merasa bahagia atas kebohongan Kyuhyun, ia sadar siapa dia sebenarnya, ia bukanlah seseorang yang penting bagi Kyuhyun, bukanlah sosok seorang Sungmin yang menjadi mahkota dihati Kyuhyun, tidak akan… dan tidak akan pernah menjadi siapapun dihati Kyuhyun.

.

::_COVERED_LOVE_::

.

Hari kedua di Jeju, dan saat ini Yesung berada di penginapan sendiri, Kyuhyun tidak memperbolehkannya untuk ikut ke Rumah sakit karena kejadian kemarin.

Pekerjaannya semakin tidak bisa selesai dengan baik jika namja-namja itu selalu menganggu Yesung yang ada didekatnya, lebih baik ia meminta Yesung untuk tetap dipenginapan, sedang dirinya fokus pada pekerjaannya dirumah sakit.

“Mwo? Jadi seharian ini kau berada dipenginapan?”

Yesung mengangguk dengan lugunya, tidak tahukah ia bahwa orang yang sedang ia telpon tidak akan tahu jika ia sedang mengangguk imut seperti itu?

“Tapi dia tidak melukaimu kan hyung? Dia tidak membuatmu sakit lagi kan?”

“Tenang saja Wookie, aku baik-baik saja, Kyuhyun tidak melakukan apapun.” Terdengar hembusan napas dari dua orang disebrang telpon.

“Kapan kau pulang hyung?”

Kali ini Yesung menggeleng, “Molla Hae, tapi kalo dari jadwal, sepertinya lusa aku pulang, karena besok hari terakhir Kyuhyun menjalankan tugasnya disini. Memangnya kenapa?”

“Tidak.. tidak apa-apa hyung, aku hanya takut Kyuhyun melakukan sesuatu padamu.”

Yesung terkekeh, ia begitu paham kedua namja yang sudah dianggapnya dongsaeng itu begitu khawatir jika Yesung berada bersama Kyuhyun, mereka takut jika namja bermarga Cho itu akan melukai Yesung seperti biasanya.

“Ye, aku sependapat dengan Hae, hyung kau harus cepat pulang, jangan terlalu lama bersama Kyuhyun, aku takut Sungmin akan tahu kau berada disana bersama tunangannya.”

Mendengar nama Sungmin, membuat Yesung melepaskan senyuman yang tadi singgah dibibirnya, ia merasa begitu kalah jika harus dibandingkan dengan Sungmin.

Sungmin lebih dari segala-galanya bagi Kyuhyun, bahkan sosok itu sudah benar-benar memiliki hati Kyuhyun seutuhnya. Yesung serasa kalah telak dan tidak mempunyai kekuatan untuk melawan.

“Hyung… Yesungie hyung kau masih disana?”

Ia tampak berpikir atau katakan ia melamun memikirkan sosok Sungmin, hingga ia tidak mendengar jika Donghae dan Ryeowook terus memanggilnya.

“Hyungie gwaenchanayo?”

Cklek_

Yesung sedikit terjingkat ketika mendengar suara pintu yang terbuka, ia menatap benda bulat yang menempel didinding sudah menunjukkan pukul 7 malam, itu pasti Kyuhyun.

“Hae, Wookie besok kita lanjutkan lagi ne, Kyuhyun sudah pulang.”

“Hyung, kita-“

“Annyeong.”

Klik.

Belum selesai Donghae dan Ryeowook menyelesaikan kalimatnya, Yesung sudah lebih dulu mematikan telpon.

Ia berlari kearah ruang tamu dan benar saja, ia melihat sosok Kyuhyun tengah melepaskan dasinya kasar, terlihat begitu lelah.

“Kyu, kau sudah pulang?” Kyuhyun sekilas menatap Yesung, mengangguk dan tersenyum tipis. “Kau mau makan? Aku buatkan makanan dimeja makan.”

“Aku sudah makan hyung, kau sendiri?”

“Ne?” Yesung sedikit kecewa dengan jawaban Kyuhyun, sejujurnya ia ingin makan malam dengan Kyuhyun, ia sudah menyiapkan makanan special untuk namja itu, tapi ternyata jawaban Kyuhyun membuatnya tidak berselera untuk makan. “Aku sudah makan.” Ia tersenyum, bohong jika berkata ia sudah makan.

Kyuhyun berjalan menuju dapur dan mengambil sebotol soju yang ada dilemari dapur, mengambilnya cukup banyak sebelum akhirnya menarik tangan Yesung untuk melangkah menuju taman belakang.

“Mau kemana? Kenapa harus membawa soju sebanyak itu?”

“Ingin melihat bintang.” Ujarnya.

Hingga mereka sampai ditaman belakang penginapan itu, diujung sana terlihat hamparan laut yang cukup luas dengan pantulan cahaya bulan yang begitu terlihat indah.

“Aku tidak tahu jika ada pemandangan seindah ini.” Kagum Yesung, membiarkan Kyuhyun duduk beralaskan rumput.

“Duduklah hyung.” Ia menarik tangan Yesung untuk duduk disampingnya, ia lantas membuka botol soju pertama dengan meneguknya.

Yesung mengerjap lucu, ia begitu khawatir melihat Kyuhyun meminum minuman beralkohol itu cukup banyak, “Kyu, jangan banyak-banyak.” Ia mencoba mengambil botol yang dibawa Kyuhyun, tapi namja tampan itu sudah lebih dulu menepisnya.

“Kau tidak perlu khawatir hyung, aku hanya merasa kedinginan, karenanya aku meminum soju.”

“Kau kedinginan?” Kyuhyun mengangguk, menatap Yesung sekilas dan melemparkan pandangannya lagi kearah laut didepan sana.

“Hyung, apa kau pernah merasakan cinta pertama?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Apa?”

“Aku merasakan cinta pertamaku pada Sungmin.”

DEG_

Yesung yang tadinya antusias mulai terdiam, ia menunduk sejenak dan ketika Kyuhyun melanjutkan ceritanya, ia menatap lagi sosok tersebut.

“Namja yang benar-benar sempurna dimataku, senyumannya, cara berjalannya, cara berbicara yang begitu manis, matanya, dan semua yang ada pada Sungmin, aku sangat menyukainya.”

“………………” Yesung tidak berucap sama sekali, membiarkan Kyuhyun lagi-lagi mengiris hatinya menjadi kepingan yang menyakitkan.

Ia hanya bisa menarik napas panjang dengan sesekali menutup matanya, berharap ketika ia membuka mata, Kyuhyun sudah tidak lagi bercerita tentang Sungmin.

Tapi nyatanya adalah… ia tetap mendengarnya, sebuah cerita yang sejujurnya sangat membuatnya terluka.

“Aku menyukai… ah tidak, aku mencintainya hyung, sangat mencintainya. Walau terkadang aku seperti melihat sosok yang tak asing diwajah Sungmin.”

“Kau sangat mencintainya?” entah kenapa Yesung tiba-tiba bertanya hal yang semakin membuatnya terpuruk, ia merasa bibirnya tidak bisa terkunci begitu saja.

“Tentu, aku tidak mau kehilangannya.”

Yesung menarik napas panjang dengan sebelumnya mengarahkan pandangannya kearah laut, sama seperti Kyuhyun. “Aku juga mencintai seseorang.” Ia mulai bercerita.

“Huh? Jinjja?” Kyuhyun menatap Yesung tidak percaya. “Siapa namja babbo yang kau cintai itu hyung?”

Bibir Yesung mengerucut, melirik sadis kearah Kyuhyun, “Apa maksudmu hah?”

“Hahahaha… aku pikir kau pasti mencintai namja babbo kan? Kau kan juga babbo hyung.”

PLETAK_

“Appoooo…..” Kyuhyun meringis kesakitan merasakan pukulan keras dikepalanya. “Hyungie, kau tidak perlu memukulku sekeras itu, sakit sekali… uh….”

“Itu akibatnya karena berucap tanpa berpikir panjang.”

“Huh… kau hyung yang jahat.” Yesung hanya membalas lirikan dan Kyuhyun tersenyum seraya menunjukkan tanda V dengan jemari kanannya, seperti ingin berdamai. “Okay hyung, ceritakan soal namja yang kau cintai itu.”

Yesung kembali menatap kearah depan dan tersenyum tipis, “Sosok yang berbeda dengan yang lainnya, sosok yang keras kepala, seorang namja yang egois dan-“

“Kenapa dia buruk sekali hyung?”

“Jangan menyelaku Cho Kyuhyun.”

“Ah.. okay okay.. mianhae hyung…”

Yesung menghela napas panjang, “Aku tidak tahu apa yang membuatku begitu mencintainya, yang aku tahu, aku sudah terkunci olehnya sehingga tidak mampu untuk mencintai orang lain.”

“Dia begitu beruntung, siapa namja itu hyung? Apa aku mengenalnya?”

“Hng?” Yesung tersenyum tipis tanpa menatap kearah Kyuhyun, “Rahasia, aku tidak mau memberitahumu.”

“Bukan Siwon hyung kan?”

Buru-buru Yesung membulatkan matanya dan menatap Kyuhyun, “MWO? Aniya… aniya!! Aku hanya menganggap Siwon hyung sebagai hyungku saja, tidak lebih.”

“Ah syukurlah…” Lirih Kyuhyun.

“Ne? Kau bicara apa?”

“Ah tidak.. lupakan.” Kyuhyun tersenyum lebar, menutupi apa yang baru saja ia ucapkan. “Hyung, kau belum pernah mencoba minum ini kan?” tanyanya menunjukkan botol soju yang sudah hampir habis.

Yesung menggeleng, “Aku tidak kuat minum, aku pernah sekali mencobanya dan langsung… yah… kau tahulah, aku mabuk berat. Lagipula rasanya tidak enak.”

“Cobalah, ini bisa menghangatkan tubuhmu hyung, aku tahu kau kedinginan kan berada disini?”

“Hng? Kata siapa? tidak, aku tidak kedinginan.” Ia menoleh cepat kearah lain, mencoba berbohong lagi hum? Padahal tubuhnya mulai gemetaran, bagaimana tidak, ia hanya mengenakan kemeja hitam tidak terlalu tebal.

Kyuhyun tersenyum melihatnya, namja disampingnya itu begitu keras kepala, sama seperti dirinya.

Entah mendapat ide darimana atau mungkin karena kesadarannya perlahan mulai menghilang karena efek alkohol, Kyuhyun meneguk cukup banyak soju kedalam mulutnya, tapi ia tidak menelannya, buru-buru ia menarik wajah Yesung dan mendekatkan bibirnya pada bibir tipis Yesung.

Mata Yesung membulat seketika, kali ini Kyuhyun bukan hanya menciumnya, tapi juga membagi cairan bernama soju itu kedalam mulutnya, walau saat ini mulutnya masih terkatup, tapi sedikitnya ada beberapa yang menyusup melalui celah-celah  bibirnya.

“Eungh….” Yesung memberontak, mencoba mendorong tubuh Kyuhyun kebelakang, tapi semakin ia memberontak, Kyuhyun semakin menahan tengkuknya. “Kyu.. lep..pas….arh….”

Kyuhyun menggigit bibirnya, semakin lancar memasukkan cairan soju kedalam bibir Yesung. tidak hanya sekali, ketika cairan yang ada dimulutnya sudah masuk sepenuhnya walau terkadang merembes keluar, Kyuhyun langsung saja meneguk lagi sisa soju dan menyatukannya dibibir Yesung.

“Ugh…. Kyuh… eungh….” berusaha memberontak untuk kesekian kalinya hingga Yesung mulai merasa kepalanya berputar. “Eungh… Kyuh… hik….”

Dan akhirnya Kyuhyun berhasil membuat Yesung mencicipi cukup banyak soju yang lewat dari bibirnya, terlihat sekali namja manis itu mulai sedikit demi sedikit kehilangan kesadarannya.

Keringat mengucur dari wajah, leher hingga tubuhnya, terkadang Yesung menunduk lalu menengadahkan kepalanya. Tubuhnya limbung seperti tidak bisa mengendalikan pergerakan tubuh mungilnya.

Kyuhyun tersenyum, meraih bahu Yesung dan membawa tubuh Yesung bersandar pada dadanya, “Bagaimana hyung? Enak bukan? Kau tidak kedinginan lagi?”

“Kau…hik…. benar Kyunnie…hik…..” ia tersenyum diluar kesadarannya yang mulai menipis, ia memeluk erat tubuh Kyuhyun, merasakan aroma tubuh Kyuhyun yang menguar dihidungnya.

Sebuah pelukan hangat yang sangat ia sukai. Kyuhyun hanya tersenyum dan mengeratkan pelukannya, tidak menghentikan tegukan Soju yang sudah hampir kosong dibotol ketiganya.

Ia meletakkan dagunya diatas puncak kepala Yesung, memandang kedepan sana dimana cahaya bulan mulai tersamar oleh awan mendung yang berjalan.

Lama mereka berdua diam dalam posisi seperti itu, membiarkan keheningan menerpa keduanya.

Lambat laun Kyuhyun mendengar suara deru napas Yesung yang terdengar melembut, sepertinya namja yang ada dipelukannya sudah tertidur. Ia melonggarkan pelukannya dan menatap sosok manis Yesung yang tertidur lelap, dikecupnya perlahan kening Yesung dan dengan hati-hati ia membawa tubuh Yesung –bridal style- untuk masuk kedalam kamar.

Entah karena tidak sadar atau apa, Kyuhyun bukannya membawa Yesung masuk kedalam kamar Yesung, ia malah membawa yesung untuk masuk kedalam kamarnya, meletakkan tubuh mungil itu keatas ranjang.

“Eungh…..” lenguhan Yesung terdengar ketika Kyuhyun hampir menyelimuti tubuh mungil itu. “Eungh… Kyuh….pan…nas…..” tubuh Yesung bergeliat resah, dengan mata tertutup yesung berusaha membuka kancing kemejanya satu persatu hingga saat ini ia dalam keadaan half-naked.

Glup_

Kyuhyun meneguk salivanya susah. Tubuh Yesung masih saja bergerak resah diatas ranjang walau saat ini sang namja manis sudah membuka kemejanya. “Kyuhh…..”

“Hng….” Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya, mencoba sadar dengan apa yang ia pikirkan. “A…aku akan-“

“Kyuhh…..k…kau…bo…doh…” Kyuhyun tidak bisa melakukan apapun, tidak bisa dipungkiri, tubuh mungil itu begitu menggoda miliknya, bahkan sesuatu ditengah-tengah selangkangannya sudah bergerak ingin keluar.

Yesung mengusap-usap dadanya sendiri disela-sela suara erotis yang keluar dari bibir tipisnya.

Kyuhyun. Hatinya sedang bertarung dengan pikiran bodohnya, disisi lain ia tidak mau melakukan apapun kepada Yesung, tapi disisi lain ia juga ingin menikmati tubuh dihadapannya itu.

Ia masih ingat ketika beberapa namja dirumah sakit bercerita tentang kesexy’an tubuh Yesung dari cara berpakaian dan berjalan. Semakin ia memikirkan ucapan teman-temannya, semakin ia ingin menyentuh tubuh Yesung.

Dengan sebelumnya memejamkan matanya, menarik napas panjang lalu kembali membuka mata, Kyuhyun akhirnya memutuskan untuk…..

.

Apa yang diputuskan oleh Kyuhyun? Apa yang akan ia pilih? Hati atau pikirannya?

.

To Be Continued

.

.

HAPPY BIRTHDAY MY BELOVED PRINCE JONGWOON ^0^

Ya walaupun ultahnya baru besok, tapi anggap aja ini kado ultah hahahaha….

.

akhirnya bisa publish juga *nyengir* gak lama kan? *kedipinnocent*digampar*

Aku masih belum tahu FF ini bakal sampai di chap berapa, menurut kalian bagaimana? Ada ide sampai berapa chap ini akan END?? ^^

Mohon bersabar ya? Karena aku sedang mengumpulkan feelku untuk meneruskan semua FF KyuSung yang masih belum tamat, aku juga sebenarnya sedikit gak yakin bisa menyelesaikan semua FF ku sebelum D-DAY >_<

Tapi doain aja ne hehehehe… okay deh…

Satu lagi… apa yg kalian pilih? Kyu akan meniduri yesung? atau tidak? Ayo2 vote… iya atau tidak… hohohoho…. aku akan berusaha ngerubah plot sesuai voting terbanyak😀

Leave a comment juseyo ^~^

#hugs_Rae

88 comments on “Covered Love – Chapter 7

  1. Tidurin YeMom , hamilin, trus Kyu appa akhrnya nikahin YeMom deh wkwk #ngaco
    Sumpah ya,Yemom bkin gregetan,knpa gk jujur sh?? aduhh.
    nanti next chapter pas NCan,mreka brdua scra gk sdar,sling mengutarakan perasaan mreka masing” ne? hehehe,Update kilat ya?!!
    Possesive nya jga d update dong eon..😀

  2. kyu….jangan sentuh yesung tanpa rasa cinta!ok?

    Cpet ge blik kekamar

    soal yuri+sungmin klo sampe mereka tau kyusung kejeju bareng gmn?itu bisa jadi masalah kah?

  3. Ck kyu merusak suasana aja u,u
    knpa msti ngmongn ming si?
    Kan kasian yesung !
    Yg bru shari ama ye aja bsa sdar gmna smpurnanya ye masa kyu ga si ._.

    Ayo kyu jangan sia2kan tbuh seindah malaikat itu !
    #jadisetanpenggoda😄
    ditunggu encehnya😀

  4. knp kyu sllu ngmongin sungmin d dpn yesungie, bkin yesung nyesek aj.,
    n knp kyuuu ga pekaaaa bgt ma prasaan yeye.,
    n lg knp yesung ga bsa jjur m kyu ttg prasaan’a.,:-(
    aaargh, aq jd stress sndiri.,:-/
    ayoo, bkin kyu tmbah cmburu.,:-D
    .
    n chingu ni trllu lma updt’a., mga chp dpn bsa lbh cpt ne???
    #mianbnyakmau’asaya:-D

  5. AAARGHHHH akhirnya update juga *jingkrakjingkrak*
    tapi ko aku ga tau unn?? #kudet!!!
    gimana kalo dibikin sampai episode 360 aja?? nah loh uda mirip sinetron tuh😄
    aku vote /ehemm.. uhukk-uhukk/ TIDURIN YESUNG!!! trs bikin mommy hamil!!
    kenapa?? cz biar yesung ngejauhin si kyu dan kyu gak jadi nikah ama ming cz dia uda punya anak ama mommy, trus bikin juga mommy gak mau dinikahin ama appa cz uda terlalu sakit hati dan merasa bersalah ama appa. nah, dari sini kita manfaatin perannya daddy kuda. bikin YEWON nikah, terus kyu menderita semenderitanya karena ditinggal yesung dengan sejuta penyesalan dihatinya😄. #dibakar kyusung shipp *padahal aku kyusung shipp* hehehe #nyengir.
    *haduhhh.. udah de vilsa, imajimu terlalu jauh kedepan* #PLAKKK
    REQUEST: untuk chap depan aku mau NCnya yang SUPER DUPPER HOT, aku gak mau yang standar unn #yadong kumat
    cepet update ya unn *kedipinosen*
    terus untuk FTD nya juga cepet update #maksa
    yauda sedikit aja ommentku hehe #nyengir
    pokoknya cepet updateeeeee CHUUUUUUUUUU~
    #kaburrrrrrrr, sebelum disembur ama ramyun unnie😄

  6. Q brharap kyu ga akn ngikutin nafsunya,,,jgn sampai itu terjadi,,,pleaseeee,,,,jeball,,,,,,,,kyu kpn sadarnya klo dy jg cinta ma yesung………..lnjuuuuuttttt

  7. menurutku kyu jangan sampe niduri yesung,coz kyu kan belum menyadari perasaanya sendiri?apakah dia cinta ama yesung apa nggak..takutnya ntar kalo kyu sampe niduri yesung trus yesung hamil dan kyu ga mau tanggung jawab..malah tambah nyakitin yesung😦

    ditunggu kelanjutannya ne..updatenya jangan lama-lama yaaaakkk…FIGHTING!!!😀

  8. great…
    akhir nya di publish juga..

    kyu boleh meniduri yeye tapi dengan segenap perasaan dan cinta,
    author sadarin kyuhyun donk supaya dia mengakui cinta sama yeye..

  9. kyu itu cemburu tp gak mau ngakuin -,-
    chap depan ming mau balas dendam kah?

    yesung dihamili kyu aja. biar kyu tanggung jawab trs nyadarin perasaan nya. tp klo kyu tetep nikah sama ming?? hueeee….

    lanjut deh eon😄
    fighting!!!

  10. Huuaaaa jangan ditidurin Yesungnya, kalo cuma nafsu dan dibawah pengaruh alkohol apalagi karena inget kata temen2nya yg bilang Yesung sexy, oh no!! Tar pas selesai nc-an yg ada si Kyu bilang karena dibawah pengaruh alkohol, dan itu malah nambah bikin sakit hati Yesung lagi😥

  11. Jujur e0n, nae yadongerz jdi pzti ketebk kalo nae plih NC KyuSung.,. Bkin hamil ajah skalian biar Kyupil tnggung jwb ke Encung dan~ rencna sinting Umin dan Yul gatot~😀

    yg pnjangan jga gwenchana e0n, hihihi…

    FIGHTING~ POSES.na jga apdate e0n~

  12. aaaarrgghhh…..bingung

    tapiiii. … kalo tubuh mulus yesung dianggurin
    kan mubazier ya Kyu…

    sudah aaaghhh…

    Kyu boleh deh cumbucumbu dikiitttttttt

    kisseuu….
    lenguuuuhhhh…..
    pellluuuuukkkk….

    tappiiiii…..STOP
    jangan ditidurin ya Kyu…

    Kan saeng dari situ nnt
    Kyu bakalan inget dan ngebayangin
    tubuh putih mulus nya Yesung…

    Kyu sebenarnya cuma lagi
    cari kepastian tentang hati nya aja….
    siapa yang dia cintai…

    Sungmin. … Yesung

    nbuktinya dia gak mau yesung cinta sm siwon…
    marah waktu sungrie meleleh sm bibir kissable nya yesung

    tapiiiiiii….sereeemmm juga
    bayangin kl sungmin ngamuk
    karena Kyu cinta sm Yesung….

    lindungin Yesung…..Kyu…!

  13. gyaaaaaaaaaaaaaa~~~~~~~ >.<
    Dhy unn, NC NC NC NC!!!! 'BUAGH'

    ekh? jgn ding! Lw nnt jd NC'an, dgn sft Kyuhyun yg spt itu pst akn lbh m'nyakiti baby mom, huks~
    aah~ tp justru itu yg m'narik, smkn mom t'siksa akn smkn bagus 'DUAGH'
    ayo, Next chap NC! 😉

    huwaaa~ b'harap sad ending *di gantung*
    :-*

  14. hua…tbc???? ganggu banget hue…
    anyeong…autor aku minta maaf ya aku baru komen…bagus banget tau…lanjuuuuutt ya… hwaiting..gomawo…^^

  15. Mending kyu nidurin yesung, biar tambah galau si evil maknae.. Trus rencana jahatnya sungmin terkuak.. Keselll deh ama kyu, plin plan sih..

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s