Fall Too Deep – Chapter 9[END]

Chap 9[END]

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, fluff, Fantasy

Rate : T

Summary : Hubungan Kyuhyun dan Yesung sedang diambang kehancuran, apakah mereka benar-benar akan berpisah?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, NC, OOC.

Nb : FF lanjutan dari Serenade of the Endless Love. Jika ada yang belum paham boleh membaca FF sebelum ini terlebih dahulu ^^. Gomawo and hope you like guys. #kisseu

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

Previous Story Chapter 8

.

fall9

.

.

Yesung yang tergeletak dilantai dengan darah yang mengucur dari bibir dan wajahnya mencoba untuk bergerak walau nyatanya ia merasa tubuhnya sudah hancur, “Ja….ngan….K…kyuh….”

“Ya, apapun!! Asal kau melepaskan istriku dan jangan pernah menyakitinya lagi.”

“Aku setuju.” Ujar Sungmin cepat. Ia mengangkat dagu Kyuhyun untuk mengecup bibir Kyuhyun sekilas, ya.. hanya sekilas, namun Yesung yang kala itu melihatnya langsung merasakan sakit berkali-kali lipat didadanya.

“Bawa dia!!” perintah Sungmin pada keempat namja yang menahan Kyuhyun. “Lepaskan dia!!” dan kali ini Sungmin berujar pada ketiga bodyguard yang berdiri angkuh didepan Yesung.

Mereka berjalan perlahan keluar dari apartemen Kyuhyun, membiarkan Yesung dengan tubuh yang sudah sangat hancur tergeletak dilantai apartemen. “K…kyuuhh….an….andwae…..”

“Aku mencintaimu baby, tolong percaya padaku!!” Mereka menyeret Kyuhyun keluar dari apartemen, “Apapun yang aku lakukan semata-mata karena aku mencintaimu!! SAMPAI KAPANPUN AKU MENCINTAIMU KIM YESUNG!!”

“K…Kyuhh…” tangan Yesung terangkat seperti menggapai sesuatu diudara, “S…sa…rang…hae…” hingga kemudian tangannya tergeletak tak berdaya dilantai yang terasa begitu dingin dengan kesadarannya yang perlahan menghilang.

.

.

Cloudhy3424_Present

Fall Too Deep chapter 9[END]

Happy Reading

.

.

“Baby…. hey, ayo bangun!!!”

sosok mungil itu merasakan ada yang menepuk pipinya berulang kali. “Sungie baby ayo buka matamu…”

lagi. Menepuk pipinya hingga tak lama kemudian onix namja manis itu terbuka, menatap sekeliling dan tidak menemukan apapun kecuali sosok tampan yang berada dekat dengannya.

“Si….siwon?” lirihnya seraya mencoba menggapai sosok Siwon yang ia lihat didepannya.

“Hyung… kau kenapa? Hey sadarlah hyung, aku Donghae.” Namja yang menyebut dirinya Donghae menepuk kembali pipi Yesung.

Dan sekejap Yesung merasakan semuanya berubah, terakhir kali ia melihat Siwon tersenyum hingga kemudian yang ia lihat adalah sosok Donghae didepannya.

“D…d..dong…hae?”

“Ye, ini aku hyung, kau baik-baik saja? Apa masih terasa sakit?” tanya Donghae beruntun walau nyatanya ia tidak melihat Yesung sedang baik-baik saja.

“K….K…kyu…kyuhyun….man…na?”

Seketika Donghae terdiam, tersenyum tipis lalu mengusap lembut surai Yesung, “Kyuhyun-“

“Kami sedang berusaha mencarinya hyung.” Tatapan Donghae dan Yesung langsung mengarah dimana suara yang ia dengar masuk. Terlihat dua orang namja berdiri seusai menutup pintu kamar rumah sakit, tempat Yesung dirawat.

“H…hyukkie….d…dan…k..kau….”

“Mianhae Yesung-ah.” Yesung melihat sosok tampan itu menunduk dan berulang kali meminta maaf kepadanya, sosok Kangin.  “Aku menyesal, tolong maafkan aku.”

“Ba…bagaimana bisa…kalian….”

“Ceritanya panjang hyung, akan memakan waktu jika kita menceritakannya, yang perlu kau tahu, beberapa minggu ini kami mengirim orang untuk memantau dirimu dan Kyuhyun karena Donghae merasa seperti tidak nyaman dengan perasaannya.” Terang Eunhyuk, sedang Yesung mengernyit heran.

“Benar hyung, aku selalu bermimpi tentangmu dan Kyuhyun hingga aku meminta pada Hyukkie untuk mengirim orang, saat mengetahui masalahmu dengan Kyuhyun, kami tidak bisa langsung pulang karena tersendat masalah pasport hingga akhirnya baru saat ini kita pulang.” Donghae tersenyum seraya mengeratkan tangannya pada tangan mungil Yesung.

“La…lalu…kang….ngin?”

“Orang suruhan kami sudah menceritakan semuanya, termasuk tentang Kangin yang kapan hari sudah….” Eunhyuk menggantungkan ucapannya, melirik tidak suka kearah Kangin, “Menyentuhmu….”

Yesung menunduk, begitupula Kangin. “Mianhae Yesung-ah…”

“Aku ingin memberinya pelajaran saat tahu hal itu hyung, tapi Hyukkie menahanku hingga akhirnya kita berbicara secara baik-baik.”

“Mianhae Yesung-ah, saat itu mataku seperti tertutup hingga tidak menyadari dengan apa yang aku lakukan, Donghae dan Eunhyuk menceritakan semuanya, tentangmu, Kyuhyun maupun namjachingumu yang sudah meninggal, Choi Siwon.”

Deg_

Mata Yesung langsung tertutup, rasanya ia begitu merindukan sosok Siwon setiap kali ada yang menyebut nama itu.

“Aku sadar bahwa kisah cintamu benar-benar sangat rumit, dan aku…. benar-benar minta maaf, aku sudah berusaha membuatmu dan Kyuhyun berpisah.”

“Tidak apa-apa.” jawab Yesung sekenanya. Masih tidak mau menatap wajah Kangin.

“Tolong jangan benci aku Yesung-ah, aku benar-benar minta maaf.”

“Aku tidak membencimu, aku anggap semua itu ketidak sengajaanmu.”

“A…apa?”

“Yesung hyung-“

“Yang terpenting saat ini, aku ingin menemukan Kyuhyun, aku tidak mau memikirkan apapun, aku ingin Kyuhyun.”

Tes_

Dan liquid itu kembali mengalir setelah cukup lama Yesung menahannya. Donghae langsung memeluknya erat, membiarkan kemeja bagian depannya basah karena airmata Yesung. “Aku ingin Kyuhyun, Hae… aku ingin dia kembali….”

“Sssstt!! Tenanglah hyung, kami sedang berusaha mencarinya.”

Eunhyuk berjalan mendekati ranjang lalu ikut menghambur memeluk tubuh Yesung, “Dua hari kau tidak sadarkan diri, kau harus banyak istirahat dulu hyung, kami akan mencari Kyuhyun.”

Yesung mengangguk, semakin menenggelamkan kepalanya didada hangat Donghae. Sedang Kangin hanya mengepalkan tangannya, merasa sakit mendengar dan melihat sendiri sosok yang ia cintai menangis seperti itu. ‘Aku akan menemukan Kyuhyun untukmu Yesungie.’

.

“Hng? Sungmin? Ada hubungan apa kau dengannya?” sosok namja paruh baya yang duduk dibelakang meja tampak tidak suka dengan kedatangan namja tampan didepannya.

“Aku tahu kau dan Sungmin berhubungan, Sungmin adalah chokamu, benar begitu Sooman-ssi?” Desis namja tampan itu seraya berseringai.

“Tutup mulutmu Kangin-ah!! Apa maumu!!”

“Aku tidak menginginkan apapun, aku hanya ingin kau memberitahuku dimana Sungmin saat ini? Dia membawa Kyuhyun!!”

“Aku tidak tahu dimana dia sekarang, lalu apa yang harus aku beritahu padamu?” Sooman melipat kedua tangannya didepan dada.

“Jangan berbohong, aku sudah mencari tahu semuanya, kau tahu apapun Sooman-ssi, aku tahu bahwa kau dan Sungmin bekerja sama untuk memisahkan Yesung dan Kyuhyun. Dan aku yakin kau pasti tahu dimana Sungmin membawa Kyuhyun sekarang!!”

“Aku tidak tahu apapun, kenapa kau masih bersikeras memaksaku hum?”

BRAK_

Kangin menggebrak meja dengan keras, lalu melemparkan berkas-berkas yang ada diatas meja pemilik managementnya itu diudara.

“YA!! APA YANG KAU LAKUKAN!!!”

“CEPAT KATAKAN DIMANA SUNGMIN!!!”

Hening. Begitu mendengar bentakan Kangin, Soomanpun diam, melihat betapa liarnya namja dihadapannya itu, bisa saja ia mati ditangan Kangin saat ini juga.

Sooman menunduk, tersenyum ambigu hingga semenit kemudian ia mengangkat wajahnya.

.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

.

Ia tidak bisa beristirahat dengan tenang, hatinya merasa begitu khawatir dengan keadaan Kyuhyun, ia takut terjadi sesuatu pada suaminya itu. berulang kali ia bergerak resah diatas ranjang pesakitan hingga akhirnya ia merubah posisi tubuhnya, dari berebah menjadi duduk.

‘Aku tidak bisa menunggu, aku harus mencari tahu sendiri.’ Batinnya. Ia memejamkan matanya, menyentuh cincin pernikahannya dengan Kyuhyun yang kini melingkar lagi di jari manisnya.

‘Kyu… aku merindukanmu…..’

“Aku juga merindukanmu baby…setiap detik aku selalu merasakan rindu kepadamu… aku mencintaimu…..”

Onixnya kembali terlihat, tatapannya seperti meyakinkan sesuatu. “Kyuhyun-ah….” tanpa berpikir lagi, Yesung melepaskan selang infus yang ada ditangan kanannya, lalu dengan berpegangan pada sisi ranjang, ia bergerak mengambil mantel milik Donghae yang sedari tadi tergeletak disofa depan ranjangnya.

Ia melangkah cepat keluar dari rumah sakit setelah sebelumnya melakukan penyamaran agar tidak ada yang mengetahui jati dirinya.

.

“Kyuhyun-ah bangun!! Kenapa kau lemah sekali hah!! Kau berjanji menjaga Yesung untukku, kenapa kau malah berada disini!!”

Ia cukup terusik dengan sebuah suara yang entah nyata atau tidak terus terdengar.

“Kyuhyun-ah!!! Yesung membutuhkanmu, dia sangat mencintaimu, cepat buka matamu!!!”

Perlahan, caramelnya terbuka walau tidak sepenuhnya. Kedua tangannya tidak bisa digerakkan karena terikat kuat dibelakang kursi yang ia duduki. Kedua kaki maupun tubuhnya sama saja, tidak bisa bergerak karena tali yang melilit sempurna.

Ia hanya bisa menggerakkan kepalanya pelan. Sembari mencoba membuka matanya sempurna.

‘-aku lebih lebih dan lebih mencintaimu Cho Kyuhyun.’

Caramelnya terbuka sempurna setelah ucapan orang yang ia cintai terlintas dipikirannya. “A…aku… mencintaimu…baby….”

“Kau harus menjaganya, harus…”

Sorot mata Kyuhyun menangkap sesuatu jauh diujung kamar yang ia tempati, sosok namja berdimple yang dulu pernah mengisi hari-hari Yesung, “Si…siwon?”

Cklek_

Sosok Siwon langsung menghilang setelah pintu kamar itu terbuka, menampilkan sosok namja manis dengan membawa nampan sedang berjalan kearah Kyuhyun. “Pagi Chagi….” sosok itu tersenyum manis, berjongkok dihadapan Kyuhyun setelah sebelumnya memberikan kecupan singkat dikening Kyuhyun.

Kyuhyun bergeming, menatap kearah lain seolah tidak peduli dengan sosok didepannya. “Hari ini aku membuatkan red velvet kesukaanmu, kau makan ne? Beberapa hari ini kau hanya makan sedikit.” Ucapnya sedari menyodorkan sebuah kue yang cukup menggiurkan kearah bibir Kyuhyun.

Sedang Kyuhyun tidak bersuara, ia berusaha menolak dengan menjauhkan wajahnya. “Cepat makan Chagi, kau bisa sakit nantinya.” Kyuhyun masih tetap menolak hingga tangan kiri Sungmin menahan tengkuknya.

“Ugh….” Kyuhyun tersedak begitu sebuah potongan roti masuk kedalam mulutnya secara kasar, tenggorokannya terasa penuh hingga ia menerima susu hangat dari Sungmin, meneguknya hingga potongan roti itu masuk kedalam perutnya.

Sungmin mendekatkan wajahnya, menjilat sisa susu yang membekas disekitar bibir Kyuhyun. Kyuhyun menggoyang-goyangkan kepalanya, memberontak agar namja itu tidak mengecupi sekitar bibirnya lagi.

Tapi tubuhnya terasa lemah, apalagi ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena ikatan tali yang kuat, ia hanya bisa terdiam dan pasrah dengan apa yang dilakukan Sungmin.

‘Sebentar lagi… ya… aku hanya membutuhkan waktu sebentar lagi untuk bisa mendapatkanmu seutuhnya Cho Kyuhyun.’

.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

.

DUGH_

Sosok manis itu berlutut didepan namja yang duduk secara angkuh. Ia menunduk dengan mencoba menahan liquid yang segera ingin turun dari onixnya.

“Saya mohon Sooman-ssi, beritahu saya dimana Kyuhyun berada.”

“Memangnya kenapa? Untuk apa aku memberitahu dimana keberadaan Kyuhyun hum?” Sooman berseringai, menatap Yesung yang belum juga mengangkat kepalanya.

“Saya…..”

“Aku pikir lebih baik kau berpisah dengannya Yesung-ssi, kalian itu tidak cocok bersama.”

Mata Yesung melebar, tanpa memperdulikan harga dirinya, ia bersujud dihadapan namja paruh baya itu, “Saya mohon Sooman-ssi, saya sangat mencintainya, tolong jangan pisahkan saya dengan Kyuhyun, saya mohon.”

Sooman melihat bagaimana bahu Yesung tampak bergetar hebat, suara isakanpun mulai masuk kegendang telinganya, isakan yang keluar dari bibir tipis Yesung.

“Saya rela melakukan apapun, asal anda mau memberitahu saya dimana Kyuhyun, saya mohon.”

Sooman tersenyum tipis, melihat bagaimana ketulusan cinta Yesung, dan ia tidak pernah sekalipun melihat cinta setulus ini.

“Yesung berdirilah!!” mata Yesung yang awalnya tertutup kini terbuka mendengar baritone berat yang pasti bukan dari Sooman.

Ia menoleh kebelakang dan melihat ada Kangin, Yuri dan juga satu namja yang tidak ia kenal. Dahinya berkerut lantas menatap Sooman yang terkekeh melihatnya.

“A….da apa ini?” ia tergagap, bangkit dan menatap ketiga namja dan satu yeoja itu.

“Kau ingin menolong Kyuhyun bukan? Kajja, kita harus cepat berangkat!! Aku takut Sungmin akan melakukan rencananya dengan cepat.” Ujar Sooman sembari menepuk bahu Yesung.

“A…aku tidak mengerti, Kangin-ah sebenarnya ada apa ini? Dan… siapa dia?” tanya Yesung menunjuk namja mungil  yang tersenyum kearahnya.

“Naneun Ryeowook imnida, aku teman sekolah Kyuhyun dan Sungmin.”

“A…apa?”

“Tidak ada waktu untuk menjelaskan, kita harus pergi menyelamatkan Kyuhyun sekarang!!” tanpa diduga, Kangin menarik kuat tangan Yesung untuk berlari meninggalkan tempat itu, menuju kesuatu tempat yang sudah diberitahukan Sooman sebelumnya.

.

-ccc-

“Bukankah kau mencintainya? Kenapa kau ingin sekali menolong Kyuhyun?” Sooman merapatkan kedua tangannya, berseringai kearah namja tampan yang tampak terus menggeram kearahnya.

“Aku memang mencintai Yesung, tapi aku tahu dan sadar benar bahwa cinta mereka berdua tulus, aku tidak mau menyakiti mereka apalagi harus membuat sosok yang sangat aku cintai menangis.”

“Hah.. alasan apa itu huh? Bukankah kau akan merasa sakit hati.”

“Tapi aku merasa bahagia jika melihat dia tersenyum.”

“Cih!! Aku tidak akan pernah percaya apa itu ketulusan cinta, semuanya hanya omong kosong.”

“APPA!!” Terdengar teriakan yang masuk kedalam ruangannya, terlihat yeoja cantik masuk dengan mengepalkan tangannya erat-erat.

“Yuri, sudah berulang kali aku katakan, jangan memanggilku seperti itu jika sedang berada disini!!” desis Sooman yang ternyata adalah ayah dari yeoja cantik itu.

“Cepat katakan dimana Kyuhyun oppa berada!!”

“Ne?” Sooman terkejut mendengar ucapan anak semata wayangnya itu, pun Kangin yang menatap heran sosok Yuri disampingnya.

“Sudah cukup appa berusaha memisahkan Kyuhyun oppa dengan Yesung oppa, aku lelah melihatnya appa, beritahu aku dimana Kyuhyun oppa sebelum keponakan yang sangat kau banggakan itu melakukan hal bodoh.”

“YURI!!”

“APPA!!! DENGARKAN AKU!!!” Jerit Yuri tak mau kalah, “Aku mencintai Yesung oppa, sejak dulu!! Tapi aku sudah lelah melihatnya terus terluka seperti ini. Dulu dia sudah sangat terpuruk ketika kekasihnya meninggal, dan sekarang apa appa mau mencoba membuatnya terpuruk lagi hah!!”

“Yuri, aku melakukan semua ini agar kau juga bisa mendapatkan Yesung.”

“TAPI AKU TIDAK MAU SEPERTI INI!!!” Liquid bening yeoja cantik itu turun secara perlahan. “Aku tahu hanya Kyuhyun oppa yang bisa membuat Yesung oppa bahagia, dan aku tidak mau mendapatkan Yesung oppa jika harus menggunakan cara seperti ini.”

“Yuri kau tidak tahu, Sungmin lebih mencintai Kyuhyun dan aku-“

“Anda salah Sooman-ssi,” sahut seseorang yang tiba-tiba melangkah masuk kedalam ruangan itu. kedua namja yang ada disana mengernyitkan kening melihatnya, berbeda dengan Yuri yang tersenyum samar. “Joneun Kim Ryeowook imnida, saya adalah teman sekolah Sungmin dan Kyuhyun.”

“Ya, dia tahu semuanya appa, Ryeowook tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan asal appa tahu, Sungmin oppa itu psikopat!!!”

Glup_

Sooman bangkit dari kursi dan membulatkan matanya tak percaya.

“Dulu sewaktu masih duduk dibangku sekolah dasar, Kyuhyun memang sangat mencintai Sungmin, tapi Kyu tidak berani mengatakan apa isi hatinya karena ia takut Sungmin akan membencinya. Sedang asal anda tahu, Kyu selalu merasa sakit hati setiap Sungmin berdekatan, bermesraan dengan namja ataupun yeoja disekolah kami,

-Sungmin sebenarnya tahu jika Kyu mencintainya, tapi ia selalu berusaha membuat Kyu sakit hati karena dengan begitu ia akan merasa hebat.” Terang Ryeowook pada akhirnya.

“Bertahun-tahun Kyuhyun memendam rasa kepada Sungmin, hingga akhirnya ketika kita duduk dibangku kelas 3 SMA, Kyuhyun ingin sekali mengutarakan apa isi hatinya,  tapi saat ia tahu bahwa Sungmin harus pergi meninggalkan Seoul karena akan melanjutkan studynya diluar negri, Kyuhyun merasa terpuruk seketika.

-dia tidak percaya lagi apa itu cinta, dia yang memang tidak pernah mendapatkan perlakukan baik dari Sungmin merasa bahwa selama ini ia terlalu bodoh karena mencintai orang yang tidak benar-benar melihatnya.

-bahkan setiap Kyuhyun menyapa Sungmin dulu, Sungmin hanya akan melirik tanpa mengeluarkan senyumannya. Hingga akhirnya dia bertemu dengan Yesung hyung, sunbaenya yang ada ditempat ia kuliah.”

“Kau satu kampus dengan Kyuhyun?”

Ryeowook menggeleng, “Aku juga pergi setelah lulus dari SMA, tapi aku terus memantau pergerakan Kyuhyun karena diam-diam……” Ia memberi jeda dulu, “Aku juga mencintai Kyuhyun.”

“A…apa?”

“Tapi aku sadar benar bahwa cinta tidak bisa dipaksakan dan aku tahu siapa orang yang sangat dicintai oleh Kyuhyun setelah dia memutuskan untuk melupakan Sungmin. Orang itu adalah Yesung hyung.”

Keheningan kembali menerpa mereka, “Sungmin datang lagi ketika Kyuhyun sudah benar-benar mencintai Yesung, bahkan dia berusaha untuk membuat Kyuhyun mencintainya lagi dengan berbagai cara. Dia tidak peduli walau semua itu hanya akan menyakiti hatinya, tapi ia terus melakukannya.”

“Kau tahu apa huh? Kau sudah lama tidak bertemu dengan Sungmin kan? Kenapa kau bisa mengatakan bahwa dia psikopat hah?”

Ryeowook tersenyum ambigu, menunduk sebentar kemudian menangkatnya kembali, “Saya bertemu dengannya beberapa bulan yang lalu ketika orang-orang mengira bahwa dia kembali ke amerika. Anda tahu benar bukan bahwa saat itu Sungmin tidak kembali ke amerika?”

Sooman merasa terpojok, ia membatu sedari menatap tatapan tajam Kangin padanya.

“Saat itu dia mengatakan padaku jika dia begitu terobsesi untuk mendapatkan Kyuhyun kembali, dia ingin membuat Kyuhyun mengejar-ngejar dirinya seperti dulu. Aku sudah mengatakan padanya jika Kyuhyun yang sekarang sudah tidak lagi mencintainya karena Kyuhyun sudah mencintai sosok namja yang menjadi sunbae dikampusnya, dan kalian tahu apa jawaban Sungmin saat itu….”

Tidak ada jawaban dari siapapun, hanya saling menatap seperti penasaran dengan apa yang diucapkan Sungmin kepada Ryeowook.

“Kyuhyun hanya boleh menjadi milikku, bagaimanapun caranya. Dia tidak boleh memiliki Kyuhyun, tidak boleh. Jika selamanya aku tidak bisa memiliki Kyuhyun, tidak ada seorangpun yang boleh memilikinya. Aku tidak peduli jika kau mengatakan aku gila atau apapun itu, tapi sampai matipun… Cho Kyuhyun adalah milik Lee Sungmin.”

-ccc-

.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

.

“Cepat buka mulutmu sayang!!” Dengan paksa Sungmin membuka bibir Kyuhyun untuk memasukkan sebuah pil yang ada digenggamannya.

Sedang Kyuhyun memberontak, ia menggeleng-gelengkan kepalanya agar terlepas dari kekangan Sungmin, tapi ikatan tangan dan kakinya membuatnya tidak bisa berbuat lebih.

“Cepat buka!!!” secara kasar Sungmin akhirnya berhasil membuat Kyuhyun menelan pil tersebut lalu meminumkan air putih hingga pil tersebut tertelan sempurna.

“BRENGSEK!!!” Kyuhyun berteriak, ingin sekali ia menghajar namja tersebut, tapi ia tahu ia tidak bisa.

Sungmin berseringai, ia duduk disisi ranjang seraya terus menatap Kyuhyun. Menantikan efek dari pil yang sudah tertelan oleh Kyuhyun.

Sedari menunggunya, secara perlahan Sungmin membuka satu persatu kancing kemejanya, membuat tubuh bagian atasnya terekspos sempurna.

Sedang Kyuhyun yang mulai paham akan situasi hanya bisa menutup matanya rapat, entah kenapa tubuhnya mulai memanas, sesuatu ditengah-tengah selangkangannya bergerak melihat tubuh didepannya itu.

Kyuhyun berusaha keras menahan hasrat yang tiba-tiba terasa ditubuhnya, hasrat yang ketika ia membuka mata, tatapannya melebar melihat Sungmin yang kini sudah dalam keadaan naked.

Ia membuang tatapannya kearah lain, menggigit bibirnya kuat-kuat walau nyatanya ia begitu ingin meluapkan hasrat yang pasti tercipta dari pil yang diberikan Sungmin padanya tadi.

“Bagaimana sayang? Apa kau tergoda… hum?” ujar Sungmin, menjilat bibirnya sedari berjalan perlahan mendekati Kyuhyun.

Meraba rambut, wajah, leher hingga tubuh Kyuhyun yang mengakibatkan sosok tampan itu menutup matanya rapat-rapat. Rasanya bercampur aduk saat ini, disisi lain ia benar-benar tidak akan pernah mau melakukan hal gila yang pasti sedang dipikirkan Sungmin, tapi saat ini ia benar-benar merasa dibutakan oleh hasratnya sendiri.

Caramelnya terbuka, menatap Sungmin yang kini semakin mendekatkan wajahnya hingga hembusan napas keduanya terasa satu sama lain.

“Bukankah menyenangkan? Aphrosidiac yang aku berikan sudah bereaksi bukan?”

“Menjauh dariku!!” desis Kyuhyun dingin, memberanikan diri melawan rasa didalam tubuhnya.

“Kenapa sayang? Bukankah kau juga menginginkannya huh?” tangan Sungmin bergerak, membuka satu persatu kancing kemeja Kyuhyun hingga tubuh putih didalamnya terlihat begitu menggoda.

Sungmin menatap bahagia pemandangan didepannya, tanpa meminta ijin terlebih dahulu, ia mengecup dada Kyuhyun, menjilat dan meninggalkan bekas merah kebiruan disana.

Kyuhyun ingin sekali mengutuk dirinya sendiri, tangannya berusaha terlepas dari ikatan kuat dibelakang tubuhnya, tapi ia sama sekali tidak bisa bergerak.

‘Baby…. maafkan aku, kumohon maafkan aku…’ batinnya.

.

“Kau yakin disini tempatnya?” sang namja manis bertanya, menatap sebuah gedung tua yang terlihat tidak terpakai lagi.

Sedang namja tampan disebelahnya mengangguk lalu keluar dari mobil, diikuti Yesung yang berada dipintu sebelahnya. “Yuri dan Ryeowook sedang memanggil polisi, lebih baik kita masuk terlebih dahulu, Donghae dan Eunhyuk juga akan segera menyusul kesini, berhati-hatilah Yesung-ah.”

Yesung mengangguk dan keduanya langsung masuk kedalam gedung tua itu secara menggendap-endap. Yesung meraba benda yang melingkar di jari manisnya sembari terus berdoa.

‘Tuhan, kumohon jaga Kyuhyunku.’ Batinnya, memejamkan matanya sejenak hingga kemudian membukanya kembali, ‘Siwon, bantu aku menemukan Kyuhyun.’

.

Sungmin merebahkan tubuhnya yang naked keatas ranjang, matanya mengerling nakal melihat Kyuhyun yang sudah tidak terikat lagi berdiri disamping ranjang tidak  jauh darinya.

Beberapa menit yang lalu Kyuhyun memohonnya untuk melepaskan ikatan ditangannya agar bisa menyalurkan sesuatu yang terasa begitu menyiksanya. Sungmin tahu apa yang dimaksud oleh Kyuhyun dan dengan santainya ia melepaskan ikatan tangan dan kaki Kyuhyun lalu membantu namja tampan itu untuk membuka pakaiannya hingga mereka berdua sama-sama dalam keadaan naked.

Sungmin berseringai melihat Kyuhyun masih terdiam dan menatapnya tanpa berkedip. Tangannya terangkat, berusaha menggapai tangan Kyuhyun untuk segera melakukan apa yang ia inginkan.

“Kajja sayang, bukankah kau sudah tidak sabar huh? Lihatlah, milikmu sudah benar-benar hard.” Suaranya dibuat semendesah mungkin agar semakin membuat Kyuhyun sesegera mungkin menyentuhnya.

Kyuhyun bergerak, ia melangkah perlahan dan sedikit demi sedikit mulai menaiki ranjang. Ia seperti sudah kehilangan otaknya, ia tidak bisa berpikir logis saat ini, sesuatu miliknya sudah sangat sakit jika terus dibiarkan seperti ini.

“Ayolah, sentuh aku sesukamu sayang…”

.

“Ruangannya sangat banyak Kangin-ah, bagaimana ini?” kedua namja itu masih terus melangkah dengan penuh hati-hati, mencegah jika mungkin ada bodyguard Sungmin yang berkeliaran ditempat itu.

Yesung terlihat begitu takut, ia takut Sungmin akan melakukan hal gila kepada suaminya. “Yesung awas!!” Kangin mendorong tubuh Yesung kebelakang dan bersembunyi dibelakang pilar besar ketika melihat ada 3 orang namja berbadan kekar berjalan kearah mereka.

Keduanya membekap mulutnya sendiri agar bodyguard-bodyguard itu tidak mengetahui keberadaan mereka. Dan beruntung ternyata ketiga namja tersebut tidak melihat mereka berdua yang bersembunyi dibelakang pilar.

“Kajja!!” Kangin menarik tangan Yesung untuk sedikit berlari meninggalkan tempat itu, masuk kembali kedalam tempat dimana ketiga namja itu keluar tadi. “Lihat!!” bisik Kangin, menunjuk arah sebuah pintu yang cukup terang.

Tapi masalahnya sekarang, didepan pintu itu ada dua orang namja berbadan kekar yang menunggu. Mereka tidak bisa terburu-buru saat ini. Kangin mencoba mencari cara, ia menatap sekitar untuk melihat situasi.

“Yesung-ah dengar aku.” Kedua tangannya menyentuh bahu Yesung cukup kuat, “Aku akan mengalihkan perhatian mereka, aku akan membawa mereka pergi darisini dan setelah itu kau harus kepintu itu, aku yakin Kyuhyun ada disana, kau mengerti!!”

“Tapi kangin-ah-“

“Hanya itu satu-satunya cara, kau harus menyelamatkan Kyuhyun,”

“Lalu kau?” walau Kangin pernah menyakitinya, tapi melihat Kangin yang seperti tengah berusaha berkorban membuat Yesung khawatir.

Bagaimana Kangin bisa menghadapi kedua namja berbadan kekar itu jika sendirian, belum lagi jika nanti ketiga namja yang tadi sempat mereka lihat mengetahui keberadaannya, Bisa-bisa mereka membunuh Kangin saat itu juga.

“Kau tidak perlu cemas, aku akan baik-baik saja. Kau dengar! Setelah mereka berdua mengejarku nanti, kau harus secepatnya kepintu itu, selamatkan Kyuhyun.” Tangannya menangkupkan wajah Yesung hingga namja manis itu mengangguk.

“Hati-hatilah Kangin-ah, aku tidak mau terjadi sesuatu padamu.”

Kangin terdiam, hatinya serasa berdesir melihat Yesung mengkhawatirkan dirinya, tapi kini bukan saatnya untuk merasakan rasa cinta yang masih ada didalamnya. Kyuhyun harus segera diselamatkan sebelum Sungmin melakukan hal gila.

Setelah menarik napas panjang, Kangin mengambil sebuah batu kecil yang kebetulan sekali ada dikakinya, lalu berjalan keluar dari persembunyiaannya meninggalkan Yesung dibalik pilar. “HEY KALIAN!!” Serunya.

Sedang Yesung masih bersembunyi sampai Kangin memberinya aba-aba. Dua namja tersebut mengernyitkan dahinya. Dengan sebuah seringaian yang tercetak dibibirnya, Kangin melemparkan batu kecil yang dibawanya tadi.

TAK_

Berhasil!

Satu dari kedua namja itu meringis sakit ketika batu tadi mengenai kepalanya cukup keras. “YA! AWAS KAU!!”

Kangin bersiap-siap lari ketika kedua namja itu sudah berjalan cepat layaknya akan berlari, “Yesung segera selamatkan Kyuhyun!!” Lirih Kangin lalu berlari cepat meninggalkan tempat itu. Dibelakangnya, kedua namja itu ikut berlari cepat mengejarnya seperti akan memberinya pelajaran.

Yesung masih bersembunyi hingga kemudian ia tidak lagi melihat kedua namja tadi, didepan pintu yang lumayan terang itu sudah tidak dijaga dan saat ini adalah kesempatan Yesung untuk bisa masuk.

Klek_

Tidak berhasil!

Pintu terkunci dari dalam, berulang kali Yesung mencoba membukanya tapi tetap tidak bisa, “Aish bagaimana ini!!” ia berkacak pinggang, menggigit bibir bawahnya seraya mengedarkan pandangannya, mencari sesuatu yang mungkin bisa membantunya membuka pintu itu.

“Dobrak baby, dobrak!!”

Yesung terkesiap, ia mencoba mencari darimana suara itu berasal walau nyatanya ia begitu mengenal suara itu.

‘Aku tidak bisa Siwon, aku tidak bisa mendobraknya.’

Ia memejamkan matanya, menunduk karena ia yakin ia tidak mampu mendobrak pintu itu.

“Kau bisa, kau pasti bisa! Bukankah kau ingin menyelamatkan Kyuhyun? Cepat dobrak baby! Dobrak!”

‘Aku tidak bisa, aku tidak bisa!’

Yesung terus berteriak dalam hati sedari berpikir hal apa yang bisa ia lakukan untuk membuka pintu tersebut.

“Hanya itu satu-satunya cara! Berjuanglah! Dobrak pintu itu!”

Kali ini ia tidak lagi menjawab, ia sadar bahwa saat ini bukan saatnya untuk bersitegang, apa susahnya mencoba untuk mendobrak pintu itu? ia seorang namja bukan? Ia harus bisa bersikap kuat ketika Kyuhyun tidak berada disisinya seperti ini.

Yesung membuka matanya, menatap tajam pintu tersebut, “Aku bisa, aku pasti bisa!!” lirihnya. Setelah sebelumnya menarik napas panjang, Yesung mundur beberapa langkah untuk membuat acang-acang, hingga dalam hitungan ketiga ia berlari dan mendobrak pintu tersebut.

BRUK_

Tubuhnya terhempas kelantai setelah bertabrakan dengan pintu itu, tapi Yesung tidak menyerah begitu saja. Ia berdiri, bersiap-siap untuk kedua kalinya, kali ini ia menutup matanya sejenak untuk mengambil napas sedalam-dalamnya.

‘Kyuhyun-ah, aku mencintaimu…’

Onixnya kembali terbuka, menatap tajam pintu didepannya lalu berlari mendobrak pintu tersebut.

BRAK_

Berhasil!

Pintu terbuka, tapi…  Yesung yang tadinya sempat bahagia karena berhasil membuka pintu itu seketika terpaku dalam langkahnya. Matanya terbuka sempurna melihat apa yang ada didepan matanya saat ini.

Kyuhyun, tubuh Kyuhyun suaminya tengah ditindih oleh tubuh Sungmin yang juga sama-sama naked seperti tubuh suaminya. Bukan hanya itu, Sungmin mengecupi tubuh orang yang sebenarnya adalah milik Yesung.

Dan sepertinya kedua orang yang ada diatas ranjang merasa terganggu atas pintu yang terbuka begitu keras. Caramel Kyuhyun menatap horor sosok Yesung yang berada didepan pintu, sedangkan Sungmin semakin berseringai, masih tidak bergerak dari atas Kyuhyun.

Tangan Yesung terkepal sempurna, tanpa peduli apapun ia berlari menghampiri Sungmin dan menarik tubuh itu untuk turun dari ranjang, lebih tepatnya tidak lagi menindih tubuh suaminya.

“BRENGSEK KAU!!”

BUGH_

Yesung melayangkan satu pukulan tepat kearah wajah Sungmin hingga namja manis itu terpental keujung kamar dan membentur dinding. Tidak hanya sekali Yesung memberikan pukulan keras yang tidak ia ketahui mendapatkan kekuatan darimana, yang jelas ia ingin membunuh namja didepannya itu tidak peduli dengan konsekwensi yang akan ia terima setelahnya.

“KENAPA KAU BEGITU BRENGSEK HAH!!”

BUGH_

Lagi. Sangat keras. Bahkan darah diwajah Sungmin terlihat semakin banyak, ditambah dengan Yesung yang terus menendang tubuh yang mulai melemas itu.

GREB_

Tapi baru saja Yesung melemparkan pukulan sekali lagi, tubuhnya seakan terkunci ketika seseorang memeluk tubuhnya sangat erat dari belakang. “Hentikan baby, hentikan!!”

Itu suara Kyuhyun. Itu pelukan Kyuhyun.

Walau tidak melihatnya, tapi Yesung sudah bisa merasakannya. Kyuhyun terus memeluknya sangat erat seakan tidak memperbolehkan Yesung berbuat lebih dari ini. Bukan karena takut Yesung akan membunuh Sungmin, tapi lebih pada hukuman yang akan diterima Yesung jika ia sampai membunuh Sungmin.

“Lepaskan aku Kyu, aku akan membunuhnya.” Desisnya, fokus pada sosok Sungmin yang tergeletak dilantai.

“ANGKAT TANGAN!!” Yesung yang kala itu hampir melangkah lebih dekat kearah Sungmin menghentikan langkahnya mendengar baritone berat memasuki tempat itu. ia menoleh kebelakang dan melihat ada 3 polisi bersama dengan Kangin, Donghae dan Eunhyuk berdiri diambang pintu, sedang Kyuhyun masih memeluknya sangat erat, mengakibatkan tubuh polos bagian belakangnya terlihat oleh kelima namja didepan pintu tersebut.

“Yesung…” Eunhyuk dengan cepat menyambar selimut tebal diatas ranjang dan menutupi tubuh Kyuhyun.

“Lebih baik kita pergi darisini, polisi sudah mengepung tempat ini, kajja!!” ajak Kangin lalu berjalan terlebih dahulu. Kyuhyun sejenak menatap Yesung yang masih menunduk, tapi tak lama ia menggenggam erat tangan istrinya tersebut, sangat erat hingga membuat kepala Yesung yang awalnya menunduk terangkat keatas.

“Kajja!”

.

.

=_FALL TOO DEEP_=

.

.

4 bulan berlalu semenjak kejadian mengerikan itu terjadi. Sungmin kini mendekam dipenjara karena tindakannya, sedang Sooman? Sebenarnnya ia juga harus mendekam dipenjara karena ia juga terlibat dalam rencana Sungmin, tapi  karena Yuri memohon kepada Yesung untuk membebaskan tuntutannya kepada Sooman, akhirnya Yesung pun mau melakukannya asal mereka berjanji untuk tidak lagi melakukan tindakan bodoh seperti itu.

Tanpa diduga pula, Eunhyuk dan Donghae tiba-tiba bisa masuk kedalam management SM sebagai trainee duet seperti yang kini dilakukan Kyuhyun dan Yesung.

Ya.. saat ini Kyuhyun dan Yesung tidak lagi bersolo karir, melainkan berduet seperti dulu ketika pertama kali mereka menjadi artis SM, itupun juga karena permintaan Yesung kepada Sooman setelah kejadian itu selesai.

Saat ini terlihat namja berwajah putih pucat itu fokus pada –lagi-lagi- selingkuhannya didepan ruang tv apartemennya. Sedang namja manis yang tengah memakai apron bermotif kura-kura itu terus menggerutu didalam dapur yang memang terletak tidak jauh dari ruang TV.

“Aish… bagaimana bisa aku mempunyai suami yang bisanya hanya bermain game seperti itu.” gerutunya terus, mengaduk-aduk nasi gorengnya dengan kesal hingga sebuah tangan melingkar lembut dipinggangnya.

“Ugh!” Yesung sedikit terkejut, tapi toh ia sudah bisa menebak siapa yang melakukannya.

Kyuhyun mengecup tengkuk Yesung sembari tangannya yang masih melingkar kuat dipinggang sang istri, meniupkan deru napas yang pasti membuat Yesung merinding saat itu juga.

“Jika kau terus menggerutu, bagaimana masakannya bisa cepat matang huh?” bisiknya seduktif. Yesung melirik kebelakang tanpa berniat menjawab hingga tanpa diduga Kyuhyun mematikan tungku kompor begitu saja.

“YA!! Kyunnie!!”

“Ssstt!!” Kyuhyun memutar tubuh Yesung, mengambil benda yang dibawa Yesung untuk diletakkan diatas panci penggorengan, kemudian tangannya membantu kedua tangan Yesung melingkar dilehernya, “Kenapa akhir-akhir ini kau jadi gampang marah huh?”

Yesung mengerucutkan bibirnya, ingin menarik tangannya lepas dari leher itu tapi Kyuhyun sudah lebih dulu menahannya, “Kau seperti sedang hamil baby, kau jadi sensitif sekali.”

“Kau itu bicara apa! kau saja yang membuatku kesal, dasar bodoh.” Umpatnya.

Kyuhyun terkekeh, sungguh ia begitu bahagia melihat Yesung yang terus terlihat kesal seperti ini, menurutnya Yesung tampak berkali-kali lipat lebih manis dari biasanya. Ia mendekatkan wajahnya, mengikis jarak pandang mereka hingga akhirnya bibir Kyuhyun singgah dibibir tipis Yesung.

Mengecupnya lembut sembari memiringkan kepalanya, semakin memperdalam ciuman lembut tanpa nafsu, “Saranghae baby…” ujar Kyuhyun disela-sela kecupan bibirnya.

Yesung yang awalnya merasa kesal mulai merubah mimik wajahnya, ia tersenyum tipis seraya merapatkan kedua tangannya dileher Kyuhyun, membalas apa yang dilakukan Kyuhyun padanya saat ini.

Ciuman Kyuhyun yang begitu membuatnya melayang, tenang dan juga merasa aman. Ciuman yang selalu ia dapatkan setiap hari? Ah tidak.. setiap waktu Yesung bisa mendapatkannya tanpa ia minta.

Hingga tak lama setelahnya, ciuman yang semakin memanas itu terhenti saat Yesung tiba-tiba terpaku pada tempatnya. Kyuhyun yang merasa aneh mulai menjauhkan wajahnya, terlihat wajah manis itu memucat dari sebelumnya.

“Baby, kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun cemas, membingkai wajah manis Yesung. “Baby jawab aku, apa yang terjadi?” masih tidak ada jawaban walau berkali-kali Kyuhyun bertanya.

“Uhk…” Yesung menutup mulutnya rapat-rapat dengan telapak tangannya. “Uhkk…”

Kyuhyun mengernyitkan dahinya, terlintas dipikirannya hal yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya, apa jangan-jangan Yesung…

“Uhkk…” Yesung masih menutup mulutnya seperti akan memuntahkan cairan dari dalam mulutnya. Ia berlari menuju kamar mandi dan mencoba mengeluarkan apa yang ingin dikeluarkan perutnya. “Uhkk…”

Masih tidak ada yang keluar, yang terlihat hanyalah cairan bening yang terus menerus keluar dari mulutnya. Yesung juga merasa tubuhnya lemas, perutnya terus diaduk-aduk yang membuatnya ingin terus memuntahkan sesuatu.

Kyuhyun yang masih terpaku didalam dapur mulai tersenyum tipis, ah.. tidak! Itu bukan senyuman, melainkan seringaian khas seorang Evil Cho. Ia berlari menuju kamar untuk mengambil sesuatu dan menghampiri Yesung yang ada didalam kamar mandi.

“Ini baby!” ucapnya, menyodorkan sesuatu tepat didepan wajah Yesung.

Namja manis itu mengernyitkan dahi, ia menatap Kyuhyun seperti berkata –apa-yang-kau-pikirkan-.

“Cobalah!” sahut Kyuhyun sebelum Yesung buka suara.

.

Ia menunggu diruang TV, menautkan kedua tangannya untuk berdoa semoga apa yang ia pikirkan benar. Ia sungguh-sungguh menginginkan hal itu, hal yang sudah lama dinantikan olehnya dan juga Yesung pastinya.

Tap.. tap.. tap..

Caramelnya yang tadi sempat tertutup kini terbuka, menoleh kearah dimana ia mendengar suara langkah kaki yang semakin mendekat. Yesung, namja manis itu berjalan dengan raut wajah yang tidak bisa ditebak, membuat Kyuhyun harus menelan bulat-bulat salivanya.

“Bagaimana hasilnya?” Kyuhyun semakin ingin tahu ketika Yesung tidak juga bersuara, ia mendekati Yesung dan menyentuh kedua bahu namja yang menunduk itu.

“Kyu…” lirih Yesung dengan suara bergetar.

Semua itu membuat Kyuhyun ragu akan pikirannya, ia mengangkat kepala Yesung untuk tidak menunduk lagi, “Baby sudahlah, tidak apa-apa.” ucapnya, seolah-olah ia tahu apa yang akan diucapkan Yesung padanya.

Pikirannya yang mengira Yesung tengah hamil adalah salah.

Baru saja Kyuhyun berniat untuk memeluk erat tubuh mungil itu ketika tiba-tiba Yesung menyodorkan benda yang tadi sempat Kyuhyun berikan kepada Yesung saat berada didalam kamar mandi.

Kyuhyun menatap tanpa berkedip benda tersebut, menyatukan jiwanya yang sempat menghilang saat melihat benda yang kini sudah berada ditangannya.

Hasilnya…

“Po…positif?” ia sungguh gugup, bahkan ia berani bersumpah lidahnya terasa keluh untuk merangkai sebuah kalimat.

Yesung tersenyum, mengusap airmatanya yang sempat turun kemudian mengangguk pelan, “Ne, aku-HUWAAAAAAA~”

Yesung berteriak lantang ketika Kyuhyun tanpa diduga menggendongnya, memutar-mutar tubuhnya terus menerus.

“KYAAAAAAAAAAAA KYUHYUN-AH LEPASKAN AKU!!” pintanya terus, ia mengencangkan pelukannya pada leher Kyuhyun merasa suaminya tidak berhenti berputar-putar.

“AKU AKAN JADI DADDY!! YAYY!! AKU AKAN MEMPUNYAI BABY!!” Ia pun ikut berteriak membuat Yesung tertawa keras mendengarnya.

Walau ia merasa sangat pusing tapi melihat bagaimana Kyuhyun begitu bahagia mendengarnya hamil, ia pun tidak peduli dengan rasa pusing dikepalanya.

Kebahagian yang terlihat diwajah Kyuhyun adalah kebahagiannya pula, dan kebahagiaan mereka akan segera lengkap ketika beberapa bulan lagi mereka akan mempunyai seorang peri kecil yang mengisi hari-hari mereka.

“Aku mencintaimu Kim Yesung… sangat mencintaimu…”

“Nado… saranghae Cho Kyuhyun…”

Kyuhyun menghentikan langkahnya untuk sekedar saling menatap hingga akhirnya kembali pada apa yang ia lakukan tadi ketika berada didalam dapur. Menautkan rapat bibir dan tubuh mereka.

“Daddy dan mommy menunggumu baby, segeralah lahir dan buat keluarga kecil kita bahagia sampai akhir.”

.

.

THE END

.

.

Yayy otthae? Hahaha aku gatau lagi mesti gimana buat chap endingnya. Mianhae gk ada enceh /_\.. lagi gk ada ide dadakan hihihi~ semoga tidak terlalu mengecewakan buat kalian…

Mianhae selama ini lama bgt update FF soalnya aku lagi sibuk prepare pernikahanku bulan depan ^^ doakan semoga sukses hihihihi… dan karena itu juga, mungkin aku akan hiatus dulu, tapi aku usahakan akhir bulan ini aku akan post Possessive buat kalian, dan setelah itu, aku akan hiatus sampai jangka waktu yang tidak bisa ditentukan *wink*

Gomawo udah terus membaca, comment dan memberikan ide serta saran sama FF ini ^_^ akhirnya bisa ending juga kkk~

Jeongmal gomawo #hugs_Rae

LEAVE A COMMENT JUSEYO ^^

80 comments on “Fall Too Deep – Chapter 9[END]

  1. Kyaaaaan…. Aku ketinggalan. Huh!!.untung aku ubek2 lagi..
    😉
    Yeyyy happy ending. Lah itu ada wookie segala.,haha… Ternyata banyak hal yg tak terduga di sini.

    Ok ship yg penting smua senang kecuali sungmin pastinya#biarrasadia ckkk
    Kyusung bakal punya baby yeyyyyy…. #tebarpopok

  2. YEAH! setelah sekian chapter author mengaduk aduk(?) perasaan ku,akhirnya penantian selama ini tidak sia2(?) yeayyy!! happy ending…
    ahh.. bahagianya baca Ff hapy ending^^
    gomawo thor, krna ff ini kekosongan hariku terisi^^
    yeay! jeongmal gomawo^^

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s