My Brother is My Boyfriend

Author : Angelica Claudia a.ka 天使 @claudiangel_

.

Tittle : My brother is My boyfriend

Rate : T+ (?)

Pairing : KyuSung, KiSung! a little moments , YeWon, Ryeowook

Disclaimer : They belong to God, But Yesung forever is mine😄

Warning : Yaoi, typos, alur ngebut, cerita gaje, little hurt *tenang aja cuma sedikit kok, aku kan orangnya gak tegaan~^^*😄

Annyeong, KyuSung’s daughter here~^^ bosan gak aku muncul terus diblog kak rae? apa? bosan? baiklah aku pergi T.T *ignore* hahaha langsung aja ya aku bawa cerita KyuSung kembali. Selamat membaca~^^

.

.

Yesung sangat bingung kenapa hampir semua teman-temannya itu sangat mengidolakan seorang Cho Kyuhyun, adik angkatnya. Ya, Kyuhyun adalah adik angkat Yesung, 5 tahun yang lalu sang eomma yang notabene nya adalah orang baik hati itu mengadopsi Kyuhyun dari panti asuhan, dimana ia dan suaminya itu adalah donator nya. Sang eomma berpikir, Jika ada Kyuhyun mungkin Yesung anaknya yang anak tunggal itu bisa mempunyai teman mengobrol disaat eomma dan appa nya sedang sibuk bekerja.

Namun, meski sudah 5 tahun mereka tinggal bersama dan menjalin hubungan sebagai saudara, bukan berarti hubungan mereka dalam keadaan baik. Ah, tidak dalam keadaan baik bukan berati mereka hidup dalam perkelahian juga. Mereka hanya diam, bersikap acuh tak acuh, berbicara seperlunya, dan bersikap seperti…. apa kalian tahu istilah ‘lo-lo, gue-gue?’ tepat sekali! itulah hubungan Yesung dan Kyuhyun hingga detik ini.

“Oi, Yesungie!”

Suara seseorang membuat ia sadar dari acara monolognya yang cukup panjang itu, Yesung yang tengah berada dibangku taman kampus sambil sesekali menatap langit itu menolehkan kepalanya ke sumber suara yang baru saja memanggilnya itu.

“A-ah, ne kibummie? ada apa kau memanggilku?” Yesung memiringkan wajahnya kemudian, imut sekali!

Kibum tersenyum, ia mengambil langkahnya untuk duduk disamping Yesung “Ani, dari kejauhan tadi aku melihatmu sedang melamun. memikirkanku, eh?” Goda Kibum sambil menaikan alisnya ke atas dan ke bawah dan mengeluarkan killer smile nya. Aish jahil sekali dia!

Yesung membuka bibirnya dengan lucu “m-mwo? memikirkan dirimu? aish percaya diri sekali kau kim kibum!” Yesung memukul pelan kepala kibum, dilanjutkan dengan melakukan aksi andalannya, haha apalagi kalau bukan bibir mengerucut.

Tangan Kibum terangkat untuk mengelus kepalanya yang baru saja menjadi sasaran empuk Yesung tadi “Hahaha ne, aku kan hanya bercanda. Lagi datang bulan eh?”

“Kibummie!” Pekik Yesung keras, jinjja! kenapa ia bisa mempunyai sahabat evil macam Kibum ini sih!

“Hahaha.” Kibum mencubiti pipi Yesung dengan gemas, diakhiri langsung dengan membuat pose tangan sebuah huruf ‘V’. Yesung kalau ngamuk itu sangat berbahaya, itulah yang ada dipikiran seorang Kim Kibum sekarang.

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata sedang melihat langsung ke arah mereka dari kejauhan, menatap mereka dengan pandangan tak terbaca. Marah? Kesal? Cemburu? Ah, Orang itu mengepalkan tangannya dengan sangat keras sebagai bentuk pelampiasan akan penglihatannya itu.

****

Yesung kini telah berada dikamarnya. Ya, sejak sepulang kuliah tadi ia langsung menerjang tempat tidurnya kesayanganya itu tanpa rasa kasihan. Saking lelahnya, eh? Mungkin. Karena ia tadi sempat jalan-jalan dulu bersama Kibum sahabatnya itu. Terlihat alam mimpi sebentar lagi akan menjemputnya, pergi dengan tenang, jika saja ia tidak mendengar suara dibalik pintu.

“Yesung! Ada telpon dari temanmu.”

“Uh, mengganggu saja sih.” Umpat Yesung kesal sambil bangun dari tidurnya, ia berjalan dan bergegas untuk membuka pintu kamarnya.

Ia berjalan mendekati Kyuhyun yang sedang duduk disofa sambil memegang gagang telpon, “Terimakasih.” Yesung mengucapkan kata terima kasih sebelum ia mengambil gagang telpon dari Kyuhyun.

‘Cih, bahkan ucapan terimakasih ku dianggap angin lalu. dasar dongsaeng kurang ajar!’ Inner Yesung dongkol dalam hati

Yesung menempelkan gagang telpon pada kupingnya, mengucapkan kata ‘ya’ dan detik itu juga langsung dihadiahi suara cempreng dari seberang sana “Yesungie~ ini aku Wookie, ah tadi itu Kyuhyun ya? Hahaha tidak sia-sia aku menghubungimu lewat telpon rumah.”

Yesung memutar bola matanya jengah “Kau menyukai mahluk aneh seperti ini, eh?”

“Habis dia lucu sih!”

“Ok, jika kau hanya ingin berbicara hal yang tidak penting sebaiknya aku tutup telponnya ne? Aku ngantuk dan ingin segera tidur! kau tahu?!”

“Ya! Tunggu dulu, aku ingin mengenalkan seseorang padamu. Sepupuku!”

“Sepupumu? Siapa?” Yesung mengernyit bingung.

“Choi Siwon, kemarin ia melihat fotomu di handphone ku, nah kau tahu kan istilah dari cinta pada pandangan pertama? Sepertinya Siwon sedang mengalami hal itu.”

“MWO?” Yesung kini menjerit kaget.

“Bisa tolong kecilkan suaramu? Kau berisik!” Seru Kyuhyun tiba-tiba tanpa mengalihkan pandangannya dari tv.

‘Menyebalkan!’

“Cinta pada pandangan pertama?” Yesung kembali berbisik ke arah telpon nya

“Yep, kau mau tidak?” Suara diseberang sana menyahuti omongan Yesung dengan semangat.

“Hanya berkenalan saja kan? Baiklah tidak buruk kurasa. Bilang padanya kalau aku ada waktu Lusa, tepat dihari minggu.”

Klik~

Setelah sambungan telponnya dengan Ryewook terputus, Yesung merenung “Astaga, aku lupa bertanya kepada Wookie seperti apa ciri-ciri Siwon sepupunya itu, Aish. semoga masih berbentuk manusia ne.” Ucap Yesung nelangsa dalam hati dan langsung pergi berjalan kekamarnya.

Kyuhyun, namja yang dari tadi sibuk mengarahkan mata nya ke arah tv itu menatap bingung punggung Yesung yang baru saja pergi meninggalkannya tanpa sepatah kata apapun, Hei. dia masih punya kuping untuk mendengar bukan? Ya tepat! Kyuhyun baru saja menguping pembicaraan Yesung dengan temannya barusan.

‘Lusa? Hari minggu? Dia mau bertemu dengan siapa, eh?’

****

Hari minggu pukul 10 pagi, Wookie datang bersama Siwon ke rumah Yesung. Ah, Wookie bisa melihat raut wajah Siwon yang sangat gugup itu. Sesekali terkekeh melihat Siwon yang menggiti bibir bawahnya karena terlalu gugup.

Choi Siwon, Dia tampan, tinggi, berbadan atletis, mempunyai lesung pipi yang semakin membuatnya keren, serta kulitnya yang berwarna kecoklatan itu. Sempurna bukan?

“Hai, Siwon imnida. Senang bertemu denganmu Yesung.” Siwon tersenyum, tangannya terulur untuk bersalaman dengan Yesung, lumayan lama mereka bersalaman, tapi tidak selama ia yang memandang Yesung.

Yesung yang ditatap seperti itu pun sedikit merasa risih, “Ne, Yesung imnida.” Yesung tersenyum kikuk ke arah Siwon.

“Baiklah, ayo.”

“Kita mau kemana?”

“Kemanapun yang kau inginkan.” Siwon tersenyum menggoda sambil memandang Yesung.

“B-baiklah.”

Akhirnya mereka berdua pun pergi, Ryeowook yang melihat tingkah aneh dari Yesung pun hanya dapat tersenyum “Aku harap kau tahu, dan menyadari bahwa kau mencintainya Yesungie, Dan uh~ maafkan aku Siwon hyung.” Gumam Ryeowook dalam hati.

****

Keduanya pun kini tengah berada disebuah coffe bernama Mouse and Rabbits. Mereka berdua sudah tak secanggung seperti waktu pertama kali bertemu. Pandangan Yesung ke Siwon pun kini sudah berubah, yang tadinya berpikir bahwa Siwon adalah namja layaknya om-om mesum ternyata Siwon adalah orang yang baik dan peduli terhadap sekitar.

“Jadi setelah ini kita mau kemana?” Tanya Siwon memecahkan keheningan yang terjadi diantara keduanya.

“Umh, langsung pulang saja ya, Aku lelah. dan lagi besok aku ada ujian.” Ucap Yesung ragu ke arah Siwon, sedikit merasa tidak enak juga sih, karena mengakhiri acara pertemuan mereka dengan sangat singkat. Hanya makan saja? Uh, sayang sekali. Batin Siwon nelangsa.

Siwon menghela nafasnya sebentar dan menjawab dengan senyum manisnya “Baiklah.”

“Hehehe, Gomawo Wonie hyung. Lain kali kita jalan-jalan lagi ne?”

“Ya, eh tadi kau memanggilku apa?”

“Eh? A-nou.. Wonie hyung.” Yesung mengerjapkan matanya polos “Kau tidak suka ya aku memanggilmu seperti itu?” Lirih Yesung sambil mempoutkan bibirnya imut

Siwon berjengit kaget, “Ani ani, Bukan begitu. Aku hanya kaget saja.” Siwon mengibas-ngibaskan tangan didadanya.

“Jinjja? Kau suka aku memanggilmu seperti itu?” Yesung tersenyum manis, dan memiringkan kepalanya imut.

Siwon menelan ludahnya dengan berat “Ne, Yesung.”

“Kyaa~~ gomawo Wonie hyung! Mulai sekarang kau adalah hyungku.”

“……”

“Eh? Hyung? kok kau diam?”

“A-ah, ani. Hehehe.”

‘Hanya hyung, eh? Ok baiklah, kuatkan hatimu Choi Siwon’ Seru Siwon dalam hati, yang menyebabkan ia mengeluarkan senyum miris. Aigoooo poor u Siwon ssi!

****

Suasana diruang makan sangat hening, bahkan ini akan disebut tempat kuburan jika saja tidak terdengar bunyi sendok dan garpu. Ya, kini Yesung dan Kyuhyun tengah makan malam bersama. Dan seperti biasa, suasana makan malam mereka selalu seperti ini. Saling bungkam satu sama lain. Meskipun mereka duduk bersebelahan.

“Bagaimana dengan kencanmu tadi siang?”

“Uhuk…Uhuk..Uhuk…” Yesung mendadak tersedak, ia langsung mengambil gelas yang berada disamping piringnya, ia menatap tajam ke arah Kyuhyun sambil meminum air putihnya.

Yang ditatap tajam seperti itu pun hanya membalas dengan tatapan datar seperti biasa “Dasar bodoh, begitu saja bisa kesedak.”

“YA! Salah siapa ini, hah? Kalau mau bicara itu bilang dulu dong! Dasar dongsaeng kurang ajar!” Semprot Yesung setelah meletakan gelas nya kembali ke meja makan. Bibirnya ia poutkan dengan sangat kesal.

“Jadi bagaimana dengan kencanmu, eh?”

“Apa urusannya denganmu?” Tangan yesung kini sudah diletakan dipinggang, menoleh ke arah Kyuhyun dan mendongakan mukanya keatas. Bersikap seperti ingin menantang Kyuhyun, eh?

Kyuhyun menoleh, dan langsung mendekatkan wajahnya ke arah Yesung “Jelas ada urusan, kau Hyungku. Eomma dan Appa menitipkanmu padaku.”

“Mwo?!” Yesung menggelutupkan gigi nya dengan kesal, “Ya! Yang disini itu aku hyungnya, jadi eomma dan appa jelas menitipkanmu kepadaku! bukannya aku yang dititipkan kepadamu!”

“Tapi tingkahmu itu tidak pantas disebut sebagai seorang Hyung.”

“KAU?!” Tangan Yesung secepat kilat mengambil garpu yang berada dipiringnya, sepertinya berniat mencolok kedua mata Kyuhyun dengan garpu. Aigoooo

“Apa?” Kyuhyun balik menantang Yesung

“Aku colok matamu baru tahu rasa kau!” Yesung memainkan gagang garpu yang masih berada ditangannya itu dengan bibir yang mengerucut lucu.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya sambil tersenyum meremehkan “Sabar dongsaeng manisku!”

“CHO KYUHYUN!!!!”

“Aish, baiklah. Kenapa kita jadi bertengkar sih?”

“Kau duluan yang mulai bodoh!”

“Sudahlah, kau mau ikut tidak?”

“Kemana?”

“Letakan dulu garpumu itu, kau seperti seorang psycopath saja sih.”

Yesung kembali mengerecutkan bibir nya dengan kesal “Iya iya!” Yesung meletakan garpu nya diatas piring “Jadi kita mau kemana? Ini kan sudah malam Kyu.”

“Sudahlah ikut saja.” Kyuhyun bangkit berdiri memberi kode ke Yesung untuk mengikutinya “Kau kan pergi bersamaku, pasti akan aman.”

Yesung berjalan mengikuti Kyuhyun, menatap bingung ke arah Kyuhyun “Demi Tuhan, ini kali pertama Kyuhyun mengajakku pergi berdua.” Gumam Yesung tak percaya dalam hati.

*****

Mereka sudah berada di halaman rumah, tempat dimana Kyuhyun meletakan motor sportnya. Kyuhyun berjalan selangkah untuk menaiki motornya, memakaikan helm dikepalanya, Mata tajam nya kini menatap Yesung.

“Ambil, dan naiklah.” Seru Kyuhyun sambil memberi Yesung sesuatu yang ternyata adalah helm keduanya dan jaket tebal untuk dipakai Yesung.

“Kenapa harus pakai jaket juga sih? Kau saja tidak.” Dumel Yesung walau ia tetap menuruti perkataan Kyuhyun.

“Jangan banyak protes, dan cepatlah sedikit.”

“Uh iya, dasar bawel.”

Setelah Yesung memakai helm dan jaket, ia segera naik motor Kyuhyun, tangannya terlihat ragu untuk memegang pinggang Kyuhyun.

“Pegangan.”

Dan keraguan nya pun langsung sirna, detik itu juga ia tersenyum lebar dan langsung memeluk pinggang Kyuhyun dengan sangat erat.

Tanpa Yesung sadari, karena memang ia tidak bisa melihat muka Kyuhyun, Kyuhyun pun juga ikut tersenyum, ia langsung menyalahkan motor sportnya dan pergi melaju dengan cepat secepat angin berhembus.

“Kyaaaaa Kyuhyun paboo! Katakan padaku kalau kau ingin membunuhku!!!!”

********

Beberapa menit kemudian motor sport Kyuhyun telah melaju di jalan raya. Yesung memeluk Kyuhyun dengan erat karena takut jatuh.

“Hei, kau tidur ya?”

“Tidak.”

Suasana kembali hening, hingga Kyuhyun kembali bergumam.

“Aku minta maaf.”

“Untuk apa?”

“Karena sudah bersikap yang yah~ pasti sangat mengesalkan padamu bukan? Sampai aku lupa apa saja yang membuatmu kesal terhadapku.”

Yesung terkekeh mendengar jawaban polos Kyuhyun “Aku juga minta maaf. Maaf kalau sudah bersikap sama menyebalkan padamu.”

“Baiklah.”

“Umh, Kyu?”

“Ya?”

“Bisakah kau memanggilku dengan sebutan Hyung?”

“…..”

“Baiklah ak―”

“Maaf, aku tidak bisa.”

“Kenapa?”

“Sebaiknya kau tidur, setelah ini kita akan pulang.”

Kyuhyun mengalihkan pembicaraan mereka, Dan Yesung yang sudah mengerti keadaan pun hanya bisa menganggukan kepalanya dan kembali diam, ia lebih memilih untuk menikmati semilir angin yang berhembus. ‘Hah, kau sebenarnya menganggapku apa kyu?’

*****

Kyuhyun dan Yesung kini tengah duduk disofa ruang tamu, Sekarang hari sabtu dan ini adalah hari dimana keduanya bisa beristirahat dengan santai. Well, jika kalian ingin bertanya apakah Kyuhyun dan Yesung sudah berubah atau tidak jawabannya adalah belum. Kejadian beberapa hari yang lalu waktu, sepertinya sia-sia. keadaan nya masih tetap sama. Mereka masih saling diam dan saling bersikap tidak peduli satu sama lain.

Yesung menggigiti bibir bawahnya, ia benar-benar tidak betah jika keadaannya harus kembali seperti ini. Yesung berniat bangkit berdiri dan pergi ke kamar jika saja ponsel yang berada dikantong celananya itu tidak berdering. Ia mengambil ponselnya, dan tampak tersenyum bahagia ketika tahu siapa yang menghubunginya itu.

“Yeobosaeyo Wonie hyung~”

“Ne Yesungie, apa kau nanti malam sibuk?”

“Ah tidak, ada apa Hyung?”

“Aku ingin mengajakmu nonton, bisakah?”

Yesung melirik sebentar ke arah dimana Kyuhyun tengah asik menonton tv. ‘Ah, bodoh sekali kau Kim Yesung jika kau mengharapkan Kyuhyun cemburu!’

“Yesung?”

Suara Siwon ditelpon menyadarkan ia dari monolognya yang tidak penting itu “A-ah ne, bisa hyung bisa. jemput aku ya!”

“Baiklah. Sampai nanti.”

“Ne Hyung.”

Klik~

Sebelum pukul tujuh malam, Yesung sudah siap untuk pergi. Ia mengenakan tshirt putih yang ditutupi dengan jaket berwarna biru, serta celana jeans yang serupa dengan jaket. Saat keluar dari kamar, Yesung berpapasan dengan Kyuhyun yang baru saja keluar dari kamar mandi yang terletak di samping kamar Yesung.

‘Apa aku tadi salah lihat? Sepertinya Kyuhyun tampak terkejut saat melihat penampilanku? Ah tidak mungkin!’

10 menit kemudian Siwon pun datang, dan langsung menatap kagum ke arah Yesung.

“Woah! Kau cantik sekali Yesungie!”

“Jangan bercanda! Aku ini namja Hyung!” Decak Yesung menatap Siwon sebal yang hanya dibalas kekehan kecil oleh Siwon.

“Kyu, aku pergi dulu ne.” Gumam Yesung pada Kyuhyun yang sedang mencuci motor sport nya itu dihalaman. ‘Malam-malam begini cuci motor?’

Seperti biasa, ucapan Yesung sama sekali tak digubris oleh Kyuhyun. Ia mempoutkan bibirnya kesal dan menarik lengan Siwon kasar “Kajja hyung!”

****

“Jadi kita mau nonton apa?”

“Terserah kau saja hyung.”

“Baiklah.”

Yesung dan Siwon kini sudah berada dibangku bioskop, keduanya memilih mengambil tempat duduk ditengah-tengah. Dan jika kalian ingin tahu apa yang mereka tonton jawabannya adalah mereka menonton Iron Man. Siwon bilang film Iron Man mengingatkan ia pada sahabat kecilnya itu yang bernama Donghae. Ckck tidak nyambung!

Selama film itu di perlihatkan, Yesung tampak tidak fokus dari awal. Ya, memang matanya memandang lurus ke depan layar besar itu, tapi pikirannya sedang berkeliaran entah kemana.

‘Apa kyuhyun pernah berkencan dengan namja atau yeoja? uh~’

‘Kemana mereka pergi? Bioskop, makan malam direstoran mewah, atau hotel? MWO? HOTEL? Aish!! dasar namja mesum!’

Siwon melirik kesebelah, dimana namja manis itu tengah duduk. Tersenyum miris sambil bergumam dalam hati ‘aku tahu pikiranmu sedang terbang bersama Kyuhyun, Yesungie.’

******

“Bagaimana filmnya? Seru kan?”

“A-ah, ne seru Hyung. hehehe”

‘Aku tidak tahu film itu bagaimana ceritanya, Lihat saja hanya sekilas-kilas. Ish, ini semua karena Kyuhyun paboo!’ Batin Yesung nelangsa.

Mereka berdua sekarang sudah keluar dari bioskop, dan berjalan ke tempat dimana mobil Siwon diparkirkan.

“Setelah ini kita mau kemana? Hotel?”

“Apa maksudmu?” Yesung menatap sengit pada Siwon.

“Hahaha, aku hanya bercanda. Habis pikiranmu kemana-mana sih.”

“E-eh? Mi-mianhae hyung.” Lirih Yesung sambil menatap tidak enak ke arah Siwon.

“Tidak apa Yesungie, Kajja aku akan mengantarmu pulang sekarang.” Siwon menggandeng erat tangan Yesung.

‘Kenapa aku tidak bisa menyukai orang sebaik Siwon sih!’

******

Selama perjalanan, tidak ada yang berbicara. Hanya lagu “Only You” dari Super Junior yang menjadi latar.

Saat Yesung akan turun, Siwon menarik tangannya lalu mengecup pipinya singkat. “Terima kasih untuk malam ini Yesungie.” Siwon tersenyum ke arah Yesung yang sedang terpaku, “Selamat malam dan sampaikan salamku untuk Kyuhyun.”

Setelah Siwon pergi, Yesung masih terpaku di tempatnya. Wajahnya terasa panas. Yesung memegang pipinya yang baru saja mendapat kecupan dari Siwon.

Tiba-tiba Kyuhyun dan motor sport nya datang mendekat, mengagetkan Yesung, membuatnya menyingkir memberi jalan. “Kyu, kau dari mana?”

“Cari angin.” Kyuhyun membuka pagar lalu membuka garasi dan memarkirkan motor sportnya “Jangan ikuti aku.” ucapnya kembali, kali ini dengan nada datar.

“Arah kita ‘kan sama── “ tawa Yesung lenyap saat Kyuhyun mendorongnya ke dinding garasi.

“Kyuhyun, ini sakit….”

Kyuhyun mendekatkan wajahnya hingga hidung mancungnya menyentuh hidung Yesung. Napasnya yang panas dan beraroma mint membuat jantung Yesung berdetak dengan kencang. Lalu bibir Kyuhyun menekan bibir Yesung selama beberapa detik.

“Selamat malam.” Kyuhyun lalu membalikkan badan dan berlari masuk ke dalam rumah.

Jantung Yesung masih berdetak dengan cepat dan tubuhnya terasa lemas. Terutama lututnya. Ia jatuh terduduk di lantai garasi. Apa yang baru saja terjadi? Apakah Kyuhyun baru saja menciumku? Yesung menyentuh bibirnya dengan jemarinya.

****

Yesung masuk ke ruang makan dan mendapati Kyuhyun sedang meminum susu murni langsung dari botolnya.

Tatapan mereka bertemu. Kyuhyun langsung membuang muka dan langsung pergi meninggalkan Yesung diruang makan.

Yesung bertopang dagu di meja makan. Ia mengerutkan alisnya dengan bingung. Apakah kejadian semalam hanya khayalanku saja? Ya, sepertinya begitu. Yesung terlalu bingung untuk berpikir.

“Yesung ssi, gwaenchana?”

“Ah, ne Bibi jum.” Yesung tersenyum saat salah satu seorang pelayan bertanya kepadanya.

****

Yesung berdiri kaku didepan kamar Kyuhyun, Ia sedikit ragu mengetuk pintu kamar itu. Tapi dia harus. Adik angkatnya itu belum makan malam.

Klek~

“Ada apa?” Setelah pintu kamar terbuka, Kyuhyun keluar dengan memakai boxer warna biru, dan kaos oblong warna putih. Seperti biasa jawaban datar yang diberikan Kyuhyun untuk Yesung.

Yesung menelan ludahnya berat, ia garuk tengkuk kepalanya yang tidak gatal itu “Err, waktu nya makan malam. Bukankah kau belum makan malam?”

‘bodoh! kenapa kau jadi gugup seperti ini Kim Yesung!’

“Oh. Maaf.”

“Eh?” Yesung membuka mulutnya sedikit lebar karena tiba-tiba mendengar ucapan Kyuhyun yang meminta maaf.

Kyuhyun tertawa kecil melihat tingkah bodoh hyung nya itu, “Soal ciuman digarasi kemarin malam.”

Glek_

Yesung memandang Kyuhyun terkejut, wajah nya yang putih itu berubah menjadi kemerahan. Jantungnya berdetak dengan cepat mengingat ciuman mereka tadi malam. ‘I-itu bukan mimpi?’

Kyuhyun mengacak gemas rambut Yesung “Jadi bagaimana?”

“Apanya?!” Yesung menunduk malu, dan lebih memilih memandang lantai rumahnya.

“Kau memaafkanku tidak?”

“Eh…. I-iya.”

“Kenapa kau tidak marah?”

Yesung mendongakan kepalanya “Apa ada alasan khusus kenapa kau menciumku kemarin?”

Selama beberapa detik mereka saling menatap sebelum akhirnya suara Kyuhyun memecahkan “Tidak ada, baiklah aku duluan.” Kyuhyun membuang muka dan langsung berjalan meninggalkan Yesung.

Yesung tidak tahu harus melakukan apa setelah mendengar jawaban Kyuhyun. Dia hanya terdiam beberapa saat, sambil memandangi punggung Kyuhyun yang sudah menjauhinya.

‘Apa aku harus memberi tahu Kibum dan Wookie, kalau Kyuhyun menciumku? Ah tidak-tidak! jangan sekarang!’ Yesung mengacak rambutnya prustasi dan berlari ke kamarnya.

*****

Lagi-lagi keduanya saling dipertemukan dalam kondisi seperti ini. Duduk berdua di sofa, menonton tv, tapi tetap saling bungkam.

Tiba-tiba Kyuhyun bersandar pada bahu sofa, menoleh ke arah Yesung dan menatapnya lekat-lekat.

“Ada apa?” Tanya Yesung gugup

“Aku sedang meneliti.”

“Maksudmu?”

“Aku sedang meneliti kenapa bisa waktu itu aku mencium mu.” Tangan Kyuhyun tiba-tiba terangkat untuk mengelus pipi chubby Yesung.

“Kenapa?”

“Aku tidak tahu.” Jawab Kyuhyun cuek masih tetap dengan mengelus pipi chubby Yesung.

Yesung mempoutkan bibir nya kesal, ‘Kadang ia bisa bersikap romantis tapi kadang bisa bersikap menyebalkan. Argh!” Teriak Yesung prustasi dalam hati sambil tetap menatap tajam Kyuhyun.

Sret. Chu~

Kyuhyun kembali mencium bibir Yesung kembali, Yesung mencoba untuk melepaskan namun gagal, Kyuhyun menekan tekuk Yesung sehingga Yesung tidak bisa bergerak kemana-mana. Setelah 1 menit mereka berciuman dan sedikit ada lumatan yang diberikan Kyuhyun, Kyuhyun melepaskan tautannya.

“Aku senang kau tidak berpacaran dengan Siwon.” Kyuhyun mengelap bibir Yesung yang penuh saliva keduanya itu, dan langsung berjalan pergi meninggalkan Yesung yang masih menetralisir detak jantungnya.

“Kenapa kau menciumku?!”

Suara teriakan Yesung membuat Kyuhyun berhenti berjalan dan menoleh kebelakang tepat dimana mata Yesung berada. “Aku tidak tahu, hanya saja…”

“Apa?”

“Kau tidak perlu tahu.” Jawab Kyuhyun datar dan kembali berjalan ke arah kamarnya.

****

Malam ini Yesung pulang jam 11 malam, Kalian bertanya kenapa? Ah, jawabannya adalah Yesung menenangkan dirinya dirumah Ryeowook. Apa ia memberi tahu kegelishan hatinya pada Ryeowook? Sama sekali tidak. Ia masih ragu untuk menceritakan hubungan yang ia dan Kyuhyun rasakan sekarang ini.

Saat Yesung berada dikamar nya, Ia terkejut melihat Kyuhyun sudah duduk ditepi ranjangnya.

“Kau sedang apa dikamarku Kyu?”

“Kau pulang malam sekali.”

“Aku tadi bersama Wookie.”

“Kenapa tidak sampai besok saja sekalian?!” Kyuhyun berteriak tiba-tiba dan mulai berjalan mendekati Yesung.

Wajah Yesung berubah menjadi merah, Bukan! bukan karena blushing, tetapi karena marah. “Aku sudah 20 tahun! dan Hei, kau siapa berhak mengaturku?!”

“Aku dongsaengmu.”

“Lalu? Kau tidak sepantasnya-”

Ucapan Yesung terpotong begitu saja, karena Kyuhyun tiba-tiba langsung mendorong Yesung ke tempat tidur dan langsung menindihnya.

“K-kyu, kau mau apa?”

“Diam!” Kyuhyun menyipitkan matanya “Kau tahu kenapa aku menciumu waktu itu? Itu karena kau pergi kencan dengan sepupu sahabat mu itu!” Kyuhyun tersenyum pahit “Aku mengikuti kalian pergi, dan setelah kalian pulang aku melihatnya mencium pipi mu. Aku kesal! Dan aku langsung menciumu.”

“Kau cemburu? Kau mencintaiku?” Yesung mendelik ke arah Kyuhyun. Terkejut? Sangat!

Kyuhyun mengerutkan kening ” Cinta? Aku tidak tahu.”

“Kalau bukan cinta apa? Dan apa maksudmu melakukan ini padaku?!” Yesung benar-benar geram sekarang melihat kelakuan Kyuhyun.

Kyuhyun mengelus pipi chubby Yesung “Mungkin ini hanya nafsu.” Yesung yang mendengar ucapan Kyuhyun tiba-tiba saja berdenyut nyeri.

“Lalu, kenapa kau tidak menolak saat aku mencium mu, eh?”

“Ak-aku. Ak-aku mencintaimu! Aku tidak tahu kapan rasa ini muncul, tap- tapi ah, sudahlah. Aku bodoh sekali bisa mencintai seseorang yang hanya nafsu pad….hmmmph.”

Kyuhyun langsung mencium Yesung dengan kasar dan liar, ia menekan tengkuk Yesung untuk memperdalam ciumannya tidak mempedulikan Yesung yang sedang meronta-ronta, dan memukuli dada Kyuhyun dengan keras.

“K-kyu…mphhh….”

Setelah 3 menit berlalu, Kyuhyun melepaskan pagutan bibir keduanya. Menyeringai saat melihat muka Yesung yang sudah memerah, lalu berbaring tidur disebelah Yesung.

Yesung terisak melihat tingkah laku Kyuhyun, ia kesal pada Kyuhyun. Sangat kesal bahkan, dan memunggungi Kyuhyun setelahnya, “Aku benci padamu! Hiks.. kalau kau hanya menganggapku sebagai pemuas nafsu saja tolong berhentilah. Aku masih punya harga diri Kyu!” Setelah mengatakan itu semua, tangis Yesung pecah mengisi suara pada ruang keheningan ini.

Grep~

Kyuhyun memeluk Yesung dari belakang, nafas hangatnya sangat terasa ditengkuk Yesung “Maafkan aku Yesung, Jujur. Aku mencintaimu. Sangat.” Kyuhyun mencium lembut pucuk kepala Yesung.

“Bohong! Tadi kau bilang aku hanya pemuas nafsumu saja!”

Kyuhyun tersenyum lembut, kemudian ia menarik Yesung untuk menghadapnya. Ketika mereka sudah saling berhadapan Yesung langsung menutupi wajahnya dengan tangan mungilnya itu.

Kyuhyun tertawa melihat kelakuan namja manis dihadapannya ini “Hei….”

“Berhentilah tertawa!”

“Haha iya iya,” Tangan Kyuhyun terangkat untuk mengambil tangan Yesung yang masih betah berada di wajahnya itu, memegangnya dan diakhiri dengan mencium lembut tangan mungil kekasih manisnya itu. Apa? Kekasih? Kkk~

“Aku mencintaimu, bahkan saat kau belum memiliki rasa itu duluan.”

“M-mwo?” Yesung membuka mulutnya kaget, dan langsung membuat Kyuhyun mencium bibir Yesung sekilas.

“Ya, saat Eomma mu mengadopsiku di panti, aku sangat senang. Karena aku berpikir kau dan aku bisa bersama nantinya. Kau tahu? Aku sering kali melihatmu datang ke panti bersama eomma, Kau sangat lucu dan baik. Bahkan manis.”

Kyuhyun mencolek hidung Yesung, dan langsung menarik Yesung dalam dekapannya, meletakan kepala namja manis itu dipundak Kanan Yesung.

“Tapi sikapmu selama ini tidak menunjukan kalau kau itu senang tinggal bersamaku tahu! Aku bahkan berpikir kalau kau membenciku.” Yesung mempoutkan bibirnya, dan memukul pundak Kyuhyun dengan sebal.

“Maafkan aku. Semenjak aku ditinggalkan dipanti, Aku menjadi pribadi yang sangat tertutup. Bahkan aku disana tidak mempunyai teman.”

“Kenapa?”

“Entahlah. Mungkin mereka takut berteman denganku. Hah~ Aku bukan orang yang bisa mengekpresikan perasaan dengan tepat dan benar. Sampai kau datang merubah segalanya.” Kyuhyun sedikit melepas pelukannya, dan mencium kening Yesung dengan lembut.

Yesung menutup matanya, menikmati sentuhan manis yang diberikan Kyuhyun padanya saat ini ‘Katakan ini bukan mimpi!’

“Aku? Kenapa aku?” Yesung memiringkan kepalanya imut, sambil menatap heran pada Kyuhyun.

“Iya kau!” kembali mencolek hidung Yesung “Kau berhasil membuatku merasakan perasaan senang, bahagia, sedih, bahkan cemburu disaat yang bersamaan.”

“Tapi wajahmu tidak mengisyaratkan bahwa kau sedang dalam kondisi seperti itu Kyu.” Gumam Yesung polos.

TAK!

“YA! Appo~ kenapa menjitakku sih?” Yesung mengelus kepalanya yang telah menjadi korban dari tindak kriminal yang dilakukan Kyuhyun.

“Biar saja. Bukankah sudah kukatakan kalau wajahku ini sulit mengekpresikan perasaan, eh?”

“E-eh? Kapan kau bilang seperti itu?” Yesung mengerjapkan matanya polos.

Kyuhyun menggeletupkan giginya dengan keras melihat tingkah polos, ah, mungkin menyerempet ke paboo Hyung nya itu. Demi Tuhan. Orang disampingnya ini Hyung atau Dongsaengnya sih?! Kenapa dia jadi bersikap seperti seorang Hyung yang harus sabar menghadapi kelakuan Dongsaengnya?! God!

“Jinjja Kim Yesung! Jika saja aku tidak ingat pada eomma dan appa aku akan memakanmu sekarang juga!”

“Mwo? Ya! Pervert!”

“Hm?” Kyuhyun mendekat ke arah Yesung, menyatukan hidung mereka dan menggesek-gesekannya. Bermaksud menggoda, eh?

“K-kyunie…”

Kyuhyun langsung menarik kepalanya dari Yesung, dan langsung memandang Yesung dengan pandangan tak terbaca.

‘Eh? Sudah selesai?’ Sesal Yesung dalam hati. Astaga Kim Yesung! Kau pun sama pervertnya dengan dongsaeng mu itu!

“Ke-kenapa?”

“Katakan sekali lagi!” Kyuhyun mengguncangkan pundak Yesung dengan tidak sabar.

Yesung mengerjapkan mata polos nya kembali, “Maksudmu?”

“Tadi kau memanggilku apa?”

“Umh, Kyunnie. Wae? Kau tidak suka ya?”

‘Waktu itu Siwon hyung, sekarang Kyuhyun yang protes akan panggilanku. Memangnya panggilanku ini jelek ya?’ Pikir Yesung nelangsa dalam hati.

Sret. Grep~

“Bodoh! Aku suka sekali sayang! Mulai sekarang kau harus panggil aku dengan sebutan Kyunie, Arra?”

“N-ne Kyunie.” Yesung sedikit terkejut akan sikap Kyuhyun, tapi yasudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Ia mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun.

“Sekarang kita tidur.” Ucap Kyuhyun yang dibalas anggukan oleh Yesung. Kyuhyun menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya.

Keheningan terjadi. Tidak, bukan karena keduanya sudah tidur. Keduanya hanya sedang berpikir dalam hati.

Kyuhyun sedang berusaha keras meyakinkan diri kalau ia harus menahan kuat iman nya untuk tidak menyentuh atau lebih tepatnya memakan Yesung sekarang, Dasar pervert! Lain hal nya dengan Yesung, namja manis ini sedang berpikir bagaimana cara untuk memberi tahu kedua orang tuanya tentang hubungan mereka berdua sekarang? Memang sih, mereka bukan saudara kandung dan hubungan sesama jenis di negara nya itu sudah menjadi hal yang wajar, Tapi, apa pendapat kedua orang tuanya itu? Apa mereka akan setuju? Atau jika mereka tidak setuju, Ia dan Kyuhyun akan dipisahkan setelah ini? Omo! Aku tidak mauuuuuu!

Yesung menggeleng-gelengkan kepalanya saat membayangkan kedua orang tua nya itu menentang hubungannya dengan Kyuhyun.

“Hi sayang, kau kenapa, hm?” Kyuhyun yang menyadari gerak gerik gelisah Yesung langsung menangkupkan kedua tangannya dipipi chubby Yesung.

Kyuhyun terkejut saat melihat cairan bening keluar dari mata indah Yesung “Yesungie, kau kenapa?” Tanya Kyuhyun, terlihat sekali ada raut kekhawatiran diwajah tampannya.

Ah, sepertinya setelah resmi menjadi pacar Yesung sejak setengah jam yang lalu. Cho Kyuhyun sudah berubah, ne? Ia sudah bisa mengekpresikan perasaan nya dengan baik sekarang. Selamat Kim Yesung!

“Hiks.. Kyunnie..” Yesung langsung menerjang tubuh Kyuhyun dan dengan refleks Kyuhyun mengeratkan tautan mereka.

“Hm? Kau kenapa sayang?”

“Aku sedang berpikir bagaimana kalau Eomma dan Appa menentang hubungan kita yang sekarang? Hiks, Aku takut mereka akan memisahkan kita. Aku tidak mau Kyu, Aku tidak mau kehilanganmu.” Yesung menyembunyikan wajahnya dileher Kyuhyun. yang membuat air mata membasahi leher jenjang Kyuhyun itu.

Beberapa saat Kyuhyun menegang dibalik pelukannya itu, ‘Astaga aku tidak berpikir sampai ke arah sana’

“Ssst.. tenang sayang, Kita akan melewati ini semua bersama. besok kita telpon Eomma dan Appa ne? Aku yang akan menjelaskan pada mereka.” Kyuhyun mengelus punggung Yesung, dan mencium pucuk kepala Yesung.

Setelahnya, ia bisa mendengar nafas teratur dari namja manis yang sedang mendekapnya erat. Tidur eh? Mungkin karena kelelahan menangis, dan lagi sekarang kan sudah jam 1 malam.

Kyuhyun tersenyum lembut, dan membenarkan posisi tidur namja manis nya itu. Ia mencium kening Yesung dengan kasih sayang yang begitu besar.

“Selamat tidur sayang, Aku mencintaimu.”

*****

Kini keduanya sudah berada disofa ruang tamu, berbeda dengan keberadaan mereka yang dulu-dulu waktu ditempat ini. Sekarang mereka sudah tak saling bungkam lagi. Tentu saja, Mereka sudah sepasang kekasih kan?

“Kyu~ aku takut kalau mereka tidak setuju pada hubungan ini.” Resah Yesung, ia mengapit lengan Kyuhyun dengan sangat erat, Pikrannya masih saja membayangkan hal yang tidak-tidak.

“Tidak apa. Aku yang akan jelaskan.” Kyuhyun mulai mengambil gagang telpon rumahnya, dan mencoba untuk menghubungi Eomma nya.

Yesung menahan tangan Kyuhyun yang bersiap untuk menelpon itu, “Kenapa sayang?”

“Err, bagaimana kalau kita backstreet saja? Seperti di fim-film yang pernah aku tonton.”

Kyuhyun memelototkan matanya setelah mendengar ucapan polos tapi bodoh dari Yesung itu “Astaga, Sembuhkanlah kekasihku yang manis ini dari sifat bodohnya ya Tuhan.”

“YA!”

Kyuhyun tak menggubris panggilan Yesung yang membuat kuping nya berdengung itu, Hah. Yang waras ngalah bukan? Baiklah Kyuhyun mengalah.

Kyuhyun mulai menghubungi Eomma nya, menghela nafasnya dengan berat, mempersiapkan diri untuk memberi penjelasan pada Eomma nya ini. Ya, Seperti yang dikatakan Kyuhyun kemarin malam, Ia akan menghubungi eomma appa nya dan memberi penjelasan pada mereka.

Disampingnya Yesung pun tak kalah resahnya, ia mengelus punggung Kyuhyun dengan lembut guna memberikan kekuatan untuk dongsaeng yang sekarang sudah menjadi kekasih nya ini.

“Yeobosaeyo Chagi, Ada apa?”

Gulp~

Suara diseberang sana semakin membuat Kyuhyun dan Yesung resah. Bagaimana jawaban yang akan mereka dapat nanti? Apa Kyuhyun harus mengikuti permintaan Yesung yang baru saja ia lontarkan itu? Ah, tidak-tidak. Ia tidak boleh ikut ketularan paboo seperti Yesung.

Ia memantapkan hatinya, mencium pucuk kepala Yesung sebentar dan menjawab suara dari telponnya.

“Ne eomma. Aku Kyuhyun, Aku ingin memberi tahumu sesuatu.”

“…..”

“Aku dan Yesung sudah resmi berpacaran eomma.”

krik krik krik

DUAR!

Yesung memberi sikutan yang cukup keras pada Kyuhyun, menatap tajam ke arah namja disebelahnya ini, Astaga! Kenapa langsung to the point seperti itu sih? Dasar bodoh! Seharusnya kau berbasa basi dulu pada eomma Cho Kyuhyun ssi! Kira-kira itulah arti dari tatapan tajam Yesung itu.

Kyuhyun pun membalas tatapan Yesung dengan cuek -Kau-tahu-kalau-aku-orang-yang-tidak-bisa-berbasa-basi- ia mengangkat kedua bahunya dengan santai.

Yesung menggelutupkan gigi nya kesal. Hah~ tidak ada guna nya juga berdebat dengan namja disebelahnya ini, Ia bangkit berdiri menuju arah dapur, meninggalkan Kyuhyun yang masih berbicara pada eomma nya itu. Sepertinya ia membutuhkan segelas air dingin.

*****

Kembalinya Yesung diruang tamu, ia mengernyit bingung menatap Kyuhyun sambil berjalan duduk disebelah Kyuhyun, Kyuhyun pun membalas dengan tatapan ‘apa?’ pada Yesung.

“Suda selesai berbicara pada Eomma?”

“Sudah.”

“Lalu?”

“Apa?”

“Ya Cho Kyuhyun! Kenapa sikapmu yang menyebalkan seperti ini muncul disaat yang tidak tepat sih!”

“Hm?” Yesung menyatukan kedua alisnya.

“Hah!” Yesung kesal, bagaimana tidak kesal? Jika pertanyannya hanya dibalas dengan ‘apa? sudah! hm? apa?’ orang tersabar didunia pun juga pasti akan putus tingkat batas kesabarannya jika sudah berhadapada dengan mahluk aneh seperti Kyuhyun.

ia berniat meninggalkan Kyuhyun, Jika saja tangan Kyuhyun tidak menahan pundaknya.

“Apa lagi?!” Yesung mempoutkan kesal bibirnya.

Kyuhyun mendekatkan kepalanya pada Yesung, meniupkan nafas nya sebentar pada wajah Yesung “Mulai. Sekarang. Kau. Milikku!” Kyuhyun mencium bibir Yesung sekilas, dan langsung menjauhkan kepalanya dari Yesung, dan langsung bersandar pada bahu sofa, tanganya ia silangkan di belakang kepalanya.

“Maksudmu?” Yesung menatap bingung pada Kyuhyun.

“Eomma dan Appa sangat setuju Kyuhyun ah~ bahkan sudah lama kami ingin menjodohkan kalian. Tapi kalian sudah melangkah lebih dulu dari kami. Hahaha jaga Yesung baik-baik, Ok? Seminggu lagi eomma dan appa akan pulang dan langsung menikahkan kalian.”

Yesung cengo melihat Kyuhyun, memang sudah tidak diragukan lagi seorang Kyuhyun yang bisa meniru gaya bicara seseorang. Tapi ini kan gaya bicara eomma nya. Apa itu berati….

“MWO? Ma-maksudmu, eomma dan appa setuju?” Pandangan Yesung berubah menjadi buram, Apa dia mulai menangis atau memang sudah menangis?

Kyuhyun menganggukan kepalanya sambil tersenyum, ia mengelus pipi chubby Yesung dengan lembut “Iya sayang.”

Sreeet Grep.

Kyuhyun sempat berjengit kaget saat tiba-tiba saja Yesung memeluk tubuhnya, Hah~ sebenarnya ia juga sangat bahagia. Bahkan ini adalah kebahagiaan pertama yang membuatnya beruntung bisa lahir didunia.

“Hiks, aku senang sekali Kyunnie. Aku mencintaimu. Sungguh!”

Kyuhyun mengelus punggung Yesung sambil tersenyum hangat “Aku pun sama, Sangat mencintaimu.” Kyuhyun melepaskan pelukannya, menghapus air mata Yesung dengan jarinya yang lebih panjang dari jari Yesung itu “Jangan menangis lagi, ne?” Kyuhyun mencium kedua mata Yesung, beralih ke pipi chubby nya, dan berakhir di bibir manis kekasihnya itu. Hanya ciuman sekilas, ciuman yang menandakan ketulusan.

“Hu’umb!” Yesung mengangguk-anggukan kepalanya imut.

“A-ah!”

“Kenapa?”

“Aku harus memberi tahu kabar bahagia ini pada Kibummie, Wookie, dan Siwon hyung.”

Mendadak aura diruang tamu itu menjadi gelap, Yesung menelan ludah gugup dan memandang wajah Kyuhyun -yang sudah dipenuhi aura kegelapan- takut-takut “Ke-kenapa?”

“Aku tidak suka kau berdekatan dengan Kibum dan Siwon!”

“Kenapa? Mereka temanku Kyunnie~”

“Kau tidak tahu? Kibum itu mempunyai perasaan padamu! Dan Siwon? Sudah jelas-jelas ia menyukaimu!” Tangan Kyuhyun bersendekap didada, memandang nyalang ke arah Yesung. Yaampun, cemburu menguras bak mandi, eh?

“Hihihi Kyunnie cemburu ya?”

“Ti-tidak!”

“Yasudah aku mau pergi bersama Kibum ah~”

Yesung bangkit berdiri, berjalan slow motion, sepertinya menggoda Kyuhyun sekali-kali gak masalah kan?

“Berani kau pergi dengan dia, akan kubuat kau mengandung anakku sekarang!”

Yesung mematung ditempatnya, ia tidak tahu kalau Kyuhyun sudah bangkit berdiri dan berada tepat dibelakangnya.

Muka Yesung memerah karena malu, kesal, sebal, dan rasanya ia ingin membuang Kyuhyun ke lautan pasifik.

Yesung berbalik, “YA! Apa maksudmu it..hmmpph kyu!”

Setelah Yesung berbalik, Kyuhyun yang memang sudah berada dibelakangnya itu langsung menarik Yesung dalam dekapannya dan langsung membungkam bibir manis dengan bibir tebal nan menggoda miliknya. Memberikan lumatan-lumatan yang memabukan bagi keduanya, lidah bertarung, saling berusaha mendominasi, serta saliva yang sudah berceceran kemana-mana.

Merasa pasokan oksigen mulai menipis, Yesung memukul pelan dada Kyuhyun memberi isyarat bahwa ia sudah mulai kehabisa nafas. Kyuhyun mengerti, dan dengan enggan ia melepaskan tautannya itu.

“Y-Ya! Kau mau membunuhku ya?!” Gumam Yesung sambil menetralisir jantungnya yang bekerja lebih cepat itu, bibir nya yang sedikit membengkak itu mengerucut dengan imut, dan tak lupa tangan yang sudah ia silangkan didada.

Jika saja Kyuhyun tidak ingat -lagi pada eomma dan appa nya itu, mungkin ia sudah langsung mengangkat Yesung ke kamar dan langsung memakan nya sampai tak ada sisa sedikitpun.

“Tidak.” Ujar Kyuhyun santai

“Ck!”

“Sudahlah, kau disini saja bersamaku ya? Ketemu Kibum nya nanti saja di kampus, tapi harus bersamaku.”

“Dasar possesive!” Decak Yesung sebal memandang Kyuhyun.

“Ne, hanya padamu.” Kyuhyun menarik Yesung ke dalam dekapan hangat nya lagi, keduanya saling mengeratkan tautannya.

“Aku mencintaimu.”

“Aku juga Kyunnie.”

“Hah~ Aku jadi tidak sabar menunggu kepulangan eomma dan appa minggu depan.”

“Wae?”

“Karena mereka berjanji akan menikahkan kita setelah mereka pulang nanti.” Ucap Kyuhyun santai sambil melepaskan pelukannya dan berjalan ke arah kamar mandi.

Yesung mematung, wajahnya terlihat kaget dan tak percaya “Me-menikah? MWOOOH?!”

Di kamar mandi Kyuhyun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya “Oh Tuhan, kenapa kau bisa memberikan otak lemot pada calon istriku? Terkadang memang sangat manis. Tapi bisa menjadi menyebalkan seperti sekarang ini.” Ucap Kyuhyun sambil memandang lirih ke arah kaca kamar mandi yang berada didepannya ini.

Kyuhyun mengacak rambutnya dengan prustasi, menghela nafas nya dengan berat, terlihat ada nada kesedihan disana hah~ ‘Aku hanya bisa berharap semoga ia tidak lupa kalau aku ini adalah namjachigu nya’ Sigh~😄

Dan mulai detik ini dan mungkin sampai selama-lamanya hubungan antara Kyuhyun dan Yesung bukan ‘lo-lo-gue-gue’ lagi melainkan ‘lo-punya-gue-gue-punya-lo’ Hah~ awal yang baik untuk mereka, bukan? Yeay!

.

.

-END-

.

.

Bwahahahahaha~ bagaimana? Hancur ya ceritanya? Masih kurang panjang? *pasti*

Jangan bunuh aku /.\ *ngumpet didada Yemom*

Sebentar, kok aku ngerasa moment YeWon lebih banyak dari pada moment KyuSung ya disini? Sebenarnya ini story YeWon apa KyuSung? *mikir keras* #dilempar air keras

baiklah~ tidak apa karena kedua pairing itu adalah pairing favorite aku hihihi~ dan kan sekarang masih bau bau hari YeWon day \o/ *tabur kembang*

Dan errr maaf untuk Kibum kalau muncul nya cuma di part awal aja, selebihnya menghilang entah kemana hiks abis bayaran Kibum mahal banget sih aku tidak sanggup membayar dia sampai cerita ini tamat huhu maklum author newbie penghasilanny masih sedikit T.T *apasih ini* #dilempar

Hah~ aku gak yakin sama tanggapan kalian sama ff ini bagaimana, karena aku pun merasa ini ff gaje banget -_____- udah tahu gaje malah dipublish dan parahnya alu berniat buat sequel ff ini dimana ortu KyuSung sudah kembali -___- aduhhh! *telen yesung* #abaikan

Jangan paksa saya buat sequel~ walaupun saya mau buat sequel ini tapi masih bingung mau mengarah kemana jadi ditunggu aja setelah *kalau kata chuz* Yesung pulang wamil #kabuuur

Okay, mind to review? *heniiing*

Gomawoyo~^^

67 comments on “My Brother is My Boyfriend

    • Sedang dalam rencana kok tapi masih belum tahu kapan dipublish untuk sequelnya, dan maaf tidak bisa berjanji untuk update kilat🙂 *bow*

      Gomawoyo~^^

  1. kyaaaaa… Kawinin KyuSung. #tebar paku

    uuuhhh senangnya.🙂 gomawoooo….
    bikin lgi… bikin lgi….. xD

  2. Kyu itu emang ga pernah bisa mengekspresikan perasaannya dg baik..
    jadi teringat project gray paper nya kyu bt yesung.. kalo ga wookie yg ’ember’, ga akan ada yg tau kalo itu ide kyu..

    sulit bngt sich bt kyu blng jujur aja..
    kalo dr awal kyu blng suka ma yesung, mesti kyu skrng udh berhasil ‘memakan’ yesung.. hehe xD

    ditunggu sequel nya ^^

  3. Kirain ortunya bakalan nentang,nggak taunya…mulus tanpa hambatan
    Sekuel biar grerget,critain gimana siwon pas tau kyusung jadian…kalo bisa yeye direbutin dulu hehehe
    Yosh ditunggu karya lainnya!!!

    • Hahha tenang aja nanti sequel nya gak akan segampang itu kok, rencananya mau aku masukin KiSung, YeWon, dan err KyuWook disini hahaha ditunggu ya, gomawoyo~©^

    • Hahha tenang aja nanti sequel nya gak akan segampang itu kok, rencananya mau aku masukin KiSung, YeWon, dan err KyuWook disini hahaha ditunggu ya, gomawoyo~^^

  4. yey,,,,,,,,,kyusung ahhhhhhhhhh jadi kangen moment kyusung yang pake aksi bully,pelukan ampe perhatian mereka
    so sweet n cepat kawinin kyusung segera
    suka yg kyak gini cuek tp butuh yg sebenarnya sangat cinta!!!

  5. kyaaaaa senangnya…kyusung muncul…..hahahaha….ak suka bgt ma kyusung..soalnya cuteee bgt…..
    smangat ya chingu…..ff kyusung again ok…..hahahahahahaha…..tp yewon juga gpp sih….hihihihihihihi….#anaklabil….

  6. Aku suka idenya yey! (nasib miskin imajinasi)
    Tapi untuk rate T, lime-nya terlalu… /nggak sadar diri/ agak sebal pas Kyuhyun bohong “untuk nafsu” orz can I kill him rite now, Unnie? Can I? xD
    We talked about my advices on wa already and it’s all still the same^^ Aku nunggu Unnie punya wp sendiri~ Ide dan fict-nya kan udah banyak hihi
    Fighting!

    • Awww thank you so much babies!! Yep lets talk on wa!!

      Buat wp sendiri? sedang dipikirkan hahaha thanks shiki babies~^^

  7. Kyaaaa… oenn, ini musti kudu harus ada sequelnya!!!!
    bikin kyusung nikah trus ada ennnceh nya deh kan sekarang master nc lagi fakum *lirik dhy unn* #dasar otak yadong😀
    pokonya harus update kilat ne!!!! #maksa xD
    yoshhhhh ditunggu ff lainnya😀

  8. Yeay.. Akhrny authorny bwt epep kyusung ugak,
    yesungny p0l0s abis, aish gk kbyang gmana imutnya wjah yesung,
    ha..ha.. Authorny pinter bnget,

  9. kyahhhh
    lucuu kakk ide ff.nya
    *grin

    mommy oon-oon gmana gtuu😄 *slap
    always pervy yah daddy😄

    keep writing kak angell
    ^^ ♥

  10. yupppzz,, *alay*

    plotnya keren ya,angstnya jga dpet xD
    ga yakin klau kak angel bkalan publish sekuel😀
    tpi itu kudu harus dbuat klau bsa *maksa*
    ortunya ga msalah ya sma hubungan mreka .yayyy!! kyusung ♥♥
    enceh ya ntar di sekuel *pervert*

    • Hahaha tenang aku sebenarnya ingin buat sequel nya, aku mau masukin KyuWook dan YeWon disini hahaha berdoa aja supaya inspirasiku cair ya~

      Thanks dek~^^

  11. aaaaa bagusss…..hehe setuju ama kyu deh…..bikin aja yemom hamil anaknya kyu!!!!#semangat 45 kkkk~~~~
    kasian wondad….cintanya bertepuk sebelah tangan#nyanyi ala dewa 19,eh??
    tp tetep bikin sequel dong….ama yg ff rumah sakit dan my future jg bikin sequelnya…..#di gampar author
    oiya request ff chaptered dong….yg kyusung/wonsung tp yg endingnya sweeeetttt kkkk
    yosh satu kata lagi…….
    DAEBAKK!!!!

  12. author favorite bgt deh ini :* ditunggu sequel nya ya angeeellll~ ;D

    *mian baru ngereview disini><V

    oya ff kyusung minwook nya masih ditunggu loohh ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ ;p

  13. Muehehe … Hubungan mereka udah jdi ‘Im yours your mine’😀 kkk~ *tertawa nista*

    Iktan seneng nae jdi.na uyee~ KyuSung ber1 *tebar uang maenan*

    Jiah~ kalo ajah Kyupil enggk waras pzti di ep_ep nie udah ada adgan ‘sensor’.na *yadong m0de on* brhubung Kyupil dsni waras jdi.na~ *p0uty

    Bkin sequel pwese~ *turtle eyes mode on*

  14. ahhh,, akhirnya kyusung saling mengakui perasaannya.. Yesung err pervert tapi kyu lebih pervert /pletak/
    Okesip, butuh sequel!! Naik ratenya mungkin? hahaha😄 hwaiting!

  15. huwaaaaa….
    aduh, kyuppa n yeppa klo mau nikah jangan lupa undang aku yaaa #plaaaak
    uhh, kya’a FF ini harus ada squel nih?? bikin squel-nya dong eonni🙂
    squel-nya tentang kehidupannya kyuppa n yeppa setelah menikah,, yaaa…, yaa… #puppy eyes

  16. ahahahaha…ngakak abis pas bagian yeye mikir siwon tuh om2 mesum…..ROFL ya ampun tega banget lu ye bilang siwon ky bgono…>___<

  17. Aigooo…knp commentnya kepotong .____.cape deh!! zzzzz…
    ketik lg deh…hihihi..

    ahahahaha…ngakak abis pas bagian yeye mikir siwon tuh om2 mesum…..ROFL ya ampun tega banget lu ye bilang siwon ky bgono…>___<

  18. kepotong lagiii…knp siih? dibatesin ya?? aigoooo .___.

    karakter kyu tuh emang paling cocok klo dibikin pervert bin mesum yah..hihi..
    pura2 dingin..pura2 ga peduli padahaaaaaallllll………diam2 merhatiin yeye…ciiiehh..aw! :p

    haah brsyukurlah akhirnya mereka jadian jg ditambah pula ortu mereka merestui….kyaaaaa…….dtunggu undangannya!!!!! >__<

    • astagaaaaaa…..lagi????? kepotoooong….grrrr…. -.-

      ini comment slanjutnya..haha

      Ini udh bgus kok say, u have a talent.. really..^^
      so, hwaiting!!!

      ‘lo-lo-gue-gue’
      ‘lo nikahin gue skg jg!’ *hedeuh apasih* >_<

  19. iiihhhh… bkin gmes aja lohh yesung ini wkkkk…
    mna khyuhyunnya jg lucu wkkk..
    pkoknya top deh fanfic nya ini :*

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s