Possessive – Chapter 3 – Update

Chap 3.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Fluffy, Romance

Rate : M

Summary : Bagaimana jika seorang Couple yang terbilang aneh di Super Junior menemukan seorang anak yang menganggap Yesung adalah Mommynya? Apa yang akan dilakukan Yesung, Kyuhyun dan member Super Junior yang lain?

Warning : Yaoi, Typo(s), NC, alur cepat, Mpreg, OOC.

All reader ^^… hope you like guys^^

DON’T LIKE? DON’T READ! NO BASH! NO SIDERS! ^^

Previous Story Chapter 2

.

poss3

.

I’M POSSESSIVE

.

Yesung merebahkan tubuhnya diatas ranjang disusul Kyuhyun yang juga ikut berebah diranjang, tapi bukannya melakukan sesuatu yang diinginkan, namja dengan julukan gamers itu malah tidur membelakangi Yesung.

Mendatangkan sebuah tanda tanya besar diotak Yesung. ia memiringkan tubuhnya, menyandarkan dagunya diperpotongan leher Kyuhyun, “Kenapa Kyu?”

“Tidak apa-apa, segeralah tidur!”

Yesung mengernyit heran, “Tapi bukannya malam ini kau ingin melakukan itu denganku?”

Kyuhyun menggeleng lemah masih tanpa menatap sosok Yesung, “Tidak, tidurlah, aku juga mau tidur.”

“Kyu~ apa kau marah padaku?” Yesung berusaha memutar tubuh Kyuhyun untuk menghadap kearahnya, dan setelah berhasil, ia mengangkat tubuh mungilnya untuk berada diatas tubuh Kyuhyun.

“Baby, apa kau mau tidur dalam posisi seperti itu?”

“Aku sudah berjanji bukan? Ini adalah syarat yang kau berikan padaku tadi, jadi aku tidak mungkin mengingkarinya,”

Kyuhyun tersenyum, mengusap  lembut surai Yesung, “Lupakan saja persyaratan bodohku tadi,”

-and nc-

.

.

Cloudhy3424_Present © 2013 KyuSung Fanfiction

I’M POSSESSIVE_Chapter 3

Happy Reading

.

.

“Mommy….. daddy……”

Kedua sosok namja yang masih bergelung dibawah selimut itu mulai bergeliat tidak nyaman ketika ranjang tidurnya seperti terus bergerak, merekapun tak henti-hentinya mendengar suara teriakan yang tidak pernah mereka dengar sebelumnya setiap pagi.

“Mom… dad…. ini cudah pagi, Gui cian mau jalan-jalan.” Yesung lebih dulu membuka matanya mendengar suara anak kecil yang mulai ia cintai, dan benar saja, sosok Gui Xian melompat-lompat ditengah-tengah ranjang.

“Gui Xian, ini masih jam berapa?” Yesung bangkit tidak sadar bahwa saat ini ia tidak memakai baju.

“Mommy kenapa tidak memakai baju? Kalau mommy cakit bagaimana?”

Yesung tersadar, buru-buru ia menutup tubuhnya dengan selimut dan berusaha membangunkan Kyuhyun, “Kyu…Kyunnie cepat bangun!!”

“Hng…aku tidak mau….” si tampan masih tidak mau membuka mata, ia berbicara dengan mata tertutup lalu meringkuk untuk kembali tidur.

“Daddy ayo bangun, kita jalan-jalan.”

“Daddy tidak bisa jalan-jalan Gui Xian sayang, daddy ada jadwal syuting iklan hari ini.”

“Huh? Apa tidak bica dibatalkan mom? Gui cian ingin jalan-jalan belcama mom dan daddy.”

“Gui Xian jalan-jalan sama mom saja ne, sekarang Gui Xian keluar dulu, mom mau mandi sekaligus membangunkan daddy, arrachi?” Gui Xian mengangguk, ia mendekati Yesung dulu untuk mengecup bibir mommynya lalu turun dari ranjang.

“Calanghae mom..” Ia berlari keluar dari kamar dengan menutup pintu perlahan. Yesung tersenyum manis, sepertinya ia akan mempunyai hari-hari yang indah dengan keberadaan Gui Xian ditengah-tengah mereka.

“Kyu… Kyunnie ayo bangun.” Yesung menggoyang-goyangkan bahu Kyuhyun, tapi bukan Kyuhyun namanya jika terlalu mudah untuk dibangunkan,  posisi Kyuhyun saat ini tengah membelakangi Yesung, dan Yesung harus berusaha lagi untuk mengubah posisi Kyuhyun menghadap kearahnya.

Namja berjuluk art of voice itu berseringai ketika sebuah ide masuk kedalam pikirannya. Ia mendekatkan bibirnya pada telinga Kyuhyun, membisikkan sesuatu, “Kyu.. aku ingin melakukannya lagi,”

Dan…

“Ne? Jinjja?” mata sang Evil magnae langsung terbuka lebar seperti berkata ‘dengan senang hati baby’

Tapi kemudian Yesung menjulurkan lidahnya dan berlari masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamar, “Aku berbohong, cepat bangun dan bersihkan ranjang!!” serunya dibalik pintu kamar mandi.

“Aish~ jinjja!!! Kim jongwoon kau benar-benar membuatku gilaaaaaaa!!!” ia mengacak surai hazzelnya. Bermaksud untuk bangun? Oh~ sepertinya tidak.

Matanya kembali menutup hingga ia memutuskan kembali tidur diranjang, menutup seluruh tubuhnya dengan selimut seperti semula.

.

“Paman, itu acala apa?” tunjuk Gui Xian melihat Eunhyuk sedang menonton sebuah acara televisi dimana seorang pembawa acara sedang berjalan-jalan disebuah kebun binatang diKorea.

“Acara tidak penting yang seharusnya tidak kulihat.” Jawab Eunhyuk enteng, tapi ketika ia hampir mengganti channel TV, Gui Xian lebih dulu berteriak.

“TUNGGU PAMAN!!” Member yang kala itu berdiri tidak jauh dari Gui Xian dan Eunhyuk terkejut, suara yang begitu mengejutkan, begitu lantang…  sama seperti…

“Yesung, dia mirip sekali dengan Yesung hyung.” Ujar Ryeowook disela-sela tatanan makanan yang sudah siap diatas meja makan.

“Apa jangan-jangan Gui Xian itu sebenarnya anak mereka?” Sungmin mencoba menerka-nerka. “Tapi tidak mungkin, kapan Yesung hyung mengandung? Dan bagaimana cara dia melahirkan?” okay, Sungmin sepertinya sudah mulai tertular virus ‘gila’ yang diperoleh dari Kyuhyun.

Sang namjachingu yang melihat itu hanya bisa menggeleng dan tersenyum, melihat betapa namjanya mencoba mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, begitu konyol.

“Gui Xian, kenapa kau berteriak seperti itu?”

“Paman, itu monyet kan?” Gui Xian menunjuk layar TV lagi dimana pembawa acara itu menggendong seorang anak monyet.

“Ye, memang kenapa?”

Gui Xian menatap polos dengan kerjapan mata yang kelewat lucu, “Milip cekali cepelti paman,” terangnya lagi-lagi menunjukkan gigi putihnya dan pipi chubby yang semakin terlihat bulat.

“M..mwo??” Eunhyuk bingung, antara marah, kesal atau apa? tapi memang itu adalah julukan yang ia peroleh dari…. hng~…. dari…. ah.. sudah lupakan!!

Samar-samar, member yang mendengar ucapan Gui Xian terkekeh pelan, tidak berani mengencangkan tawanya karena takut sang dancing machine Super Junior itu akan marah.

“Mulai caat ini, Gui cian akan memanggil paman dengan cebutan paman monyet jelek ne?”

“M…mwo??? Y…YA!! Gui Xian!!”

Bwahahahahahahaha….

Tawa member akhirnya meledak, tawa yang begitu keras hingga mungkin jika dorm itu tidak mempunyai peredam suara, pasti akan terdengar sampai luar dorm mereka.

“Bwahahahaha… itu cocok untukmu Hyukkie chagi, bwahahahaha…. apa? paman monyet jelek? Bwahahahaha….” sang kekasih, Donghae tertawa keras seraya memegangi perutnya.

“Itu cocok memang… bwahahaha.. sangat cocok…. kau pintar sekali Gui Xian… bwahahaha…” kangin ikut menambahi.

“YA!! DIAM KALIAN!! Hey ikan!! Aku itu kekasihmu, kenapa kau tidak membelaku sama sekali.” Omelnya pada Donghae, sedang Gui Xian mengernyitkan dahinya heran mendengar perdebatan orang dewasa didepannya.

“Kenapa? Tapi yang diucapkan Gui Xian memang benar, panggilan itu sangat cocok untukmu, bwahahahaha….”

“Ikaaaaaaan… diam kau!!!”

“Kenapa paman dipanggil ikan?” tanya Gui Xian yang entah sejak kapan sudah berada disamping Donghae, menarik-narik ujung kaos tanpa lengan milik Donghae.

“Eh? i…itu…itu karena…..” Donghae ketakutan, ia bisa mati jika mendapat julukan yang sama seperti Eunhyuk. Iapun melihat banyak sekali kesamaan sikap dan sifat Gui Xian dengan Kyuhyun.

Gui Xian memiringkan kepalanya, menunggu jawaban dari Donghae. “Ikan itu memang panggilannya Gui Xian.” Sahut Eunhyuk tak mau kalah.

Donghae melotot tajam kearah Eunhyuk, “Ikan ya?” Gui Xian seperti tengah menimang-nimang sesuatu, mendatangkan tegukan saliva dari member yang melihatnya.

‘Matilah aku….’

“Paman ikan acin dan paman monyet jelek, yayy!! Itu teldengal kelen….” Gui Xian melompat lompat kegirangan seperti mendapat hadiah besar.

Tawapun kembali meledak namun tidak untuk Donghae yang menatap sebal kearah anak kecil yang melompat-lompat itu.

“Bwahahahaha… rasakan, sekarang kita impas.” Lirih Eunhyuk ditelinga Donghae saat Gui Xian tidak berada lagi disamping Donghae.

Cklek_

“Ada apa ini? kenapa suara tawa kalian keras sekali?” Yesung bertanya seusai membuka pintu kamarnya dan ditutup kembali oleh Kyuhyun yang berada dibelakangnya.

“ITU KARENA ANAKMU HYUNG!!” Seru EunHae bersamaan.

“Mommy….” Gui Xian cukup ketakutan dengan suara teriakan EunHae, sontak ia berlari dan memeluk kaki Yesung.

“YA!! Tutup mulut kalian!! Kenapa berteriak didepan anak kecil seperti itu huh?” seru Kyuhyun yang sepertinya mulai bisa menerima kehadiran Gui Xian. Ya~ semoga saja memang seperti itu.

“Hiks… mommy…..” Gui Xian sesenggukan dan Yesung langsung memeluknya erat.

“Ssstt…  namja tidak boleh menangis sayang, cup cup… sudah jangan menangis lagi.” Gui Xian menyembunyikan kepalanya diperpotongan leher Yesung dengan tangannya yang melingkar kuat dileher Yesung. “Memang apa yang terjadi?”

“Gui Xian memberi nama baru untuk Eunhyuk hyung dan Donghae hyung.” Jawab Ryeowook sekenanya.

“Mwo? Memberi nama baru?” Kyuhyun sudah bersiap-siap meledakkan tawanya, ia menutup bibirnya rapat-rapat untuk saat ini.

“Gui cian membeli nama yang baguc untuk meleka kok mom,” Gui Xian bicara seraya melirik takut kearah Donghae dan Eunhyuk.

“Eh? Memang Gui Xian memberi nama apa pada paman Eunhyuk dan Donghae?”

Sebelumnya, Gui Xian kembali menatap Eunhyuk dan Donghae lalu fokus lagi pada Yesung, “Gui cian membeli nama paman Eunhyuk dengan cebutan paman monyet jelek,” Kyuhyun hampir kelepasan tertawa, tapi ia masih mencoba bertahan. “Dan untuk paman Donghae, Gui cian membeli nama cebutan paman ikan acin.”

Bwahahahahahahaha…..

Dan kali ini tidak bisa ditahan, kepolosan Gui Xian yang melebihi batas membuat member kecuali EunHae tertawa keras, begitu pula Yesung yang tertawa walau tidak sekeras member lain.

“Bwahahaha.. kau pintar Gui Xian, kau pintar…” Kyuhyun menepuk kepala Gui Xian tanpa menghentikan tawanya.

Pasangan EunHae masih saja mengumpat, mencari sebuah ide untuk membalas tingkah menyebalkan Gui Xian yang sama persis seperti Kyuhyun.

“Apa yang membuat kalian tertawa sekeras ini?”

Hening seketika.

Baritone yang mereka kenal langsung membuat keheningan terasa begitu pekat. Terlihat sosok tampan berkaos putih masuk dan menatap satu persatu member hingga matanya membulat melihat siapa yang ada digendongan Yesung.

“SIAPA DIA!!!”

.

.

:: POSSESSIVE ::

.

.

9 namja yang melingkar diruang tamu itu tidak mengeluarkan suara sama sekali, bahkan untuk sekedar menatap pun tidak, seperti tengah sibuk dengan pikiran masing-masing. Sedang sang anak kecil, Gui Xian sibuk duduk dilantai ruang tamu dengan memainkan boneka kura-kura milik Yesung.

“Mommy, ayo jalan-jalan, Gui cian cudah bocan.” Ucapnya seraya memukul-mukulkan boneka kura-kura itu kelantai.

Yesung tidak menjawab, ia menghela napas diikuti dengan Kyuhyun, kemudian memberanikan diri menatap iris black prince manager mereka. “Hyung, kami bisa menjelaskan semuanya,” Yesung berusaha membuka suara terlebih dahulu.

“Singkirkan anak itu darisini, atau jika Kim Young Min-ssi tahu, dia akan membuangnya secara kasar.”

“Hyung-“

“Kalian tahu bukan apa konsekwensi yang kalian dapat bila ada seseorang yang tinggal disini selain member? Apalagi itu seorang anak kecil.”

Mereka menunduk mendengarkan apa yang dikatakan manager mereka, tidak berani menyela karena memang semuanya itu benar. Disisi mereka yang sibuk dengan pikiran mereka, Gui Xian sudah menghilang dari lantai ruang tamu dan kembali terlihat dengan sebuah kaleng susu strawberry ditangannya, yang pasti ia ambil dari lemari pendingin.

Eunhyuk sudah mengumpat melihatnnya, “I…itu kaleng susu strawberryku yang terakhir… psstt!! Gui Xian kembalikan…” serunya cukup lirih, seperti tengah berbisik, tidak ingin membuat keadaan kembali gaduh.

“Huh?” Gui Xian memiringkan kepalanya melihat Eunhyuk, ia mendekati Eunhyuk dan berbisik, “Paman monyet jelek tidak boleh pelit.”

Mungkin itu bukan bisikan, karena member mulai terkekeh pelan, sedang prince manager mengernyitkan dahinya.

“Rasakan monyet jelek,” lirih Donghae juga ditelinga Eunhyuk.

Gui Xian tersenyum lebar, membuat matanya hanya membentuk garis lurus sedangkan pipinya terlihat semakin bulat. Ia berjalan mendekati prince manager lalu menyodorkan kaleng susu strawberry kearah namja tampan itu.

“Ini minuman untuk paman tampan.” Dengan tersenyum. Dan prince manager menerima kaleng itu sedikit ragu.

“Te…terima kasih.”

“Kenapa manager hyung dipanggil paman tampan?” umpat EunHae lirih namun masih terdengar oleh member sekaligus prince manager.

“Tudeol gajima!” mereka berdua langsung diam.

“Tudeol gajima paman-paman jelek.” EunHae kembali melebarkan mata, namun saat ini Donghae yang lebih terkejut, apa maksud dari paman-paman jelek? Bukankah hanya Eunhyuk yang mendapat panggilan ‘jelek’? kenapa saat ini Gui Xian mengatakan ‘paman-paman’ yang berarti jamak?

Gui Xian merasakan aura menyeramkan dikedua pamannya itu dan ia langsung naik kesofa memeluk Kyuhyun, oh~ betapa terkejutnya Kyuhyun karena baru kali ini Gui Xian mau memeluknya.

Dengan senang hati ia memeluk Gui Xian untuk duduk dipangkuannya, “Daddy jelek, paman-paman jelek itu cepelti akan memukulku.” Berganti aura Kyuhyun yang berubah, ia yang tadinya merasa senang karena Gui Xian berada dipelukannya seketika berubah.

Kenapa ia juga mendapatkan panggilan ‘jelek’ dari seseorang yang memanggilnya daddy?

“Kau-“

“Ehem.. Cho Kyuhyun.” Yesung berdehem sembari menatap sadis kearah Kyuhyun, sekali saja berani memukul Gui Xian, satu dorm akan dibuat hancur oleh Yesung.

“Dia harus pergi darisini.” Prince manager kembali bersuara. “Dia anak yang sangat pintar dan manis, kasihan sekali jika nantinya Kim Young Min-ssi yang menendang dia keluar darisini.”

“Hyung aku mohon, kita bisa menyembunyikannya dari dia, aku mohon bantu kami hyung.”

“Benar kata Yesung hyung, kami sudah menyayangi dia walau baru kemarin kita bertemu dengannya, tapi dorm lebih terasa ramai karena ada dia hyung.” Ryeowook mengikuti.

“Hyung, beri kami kesempatan, akan kami buktikan jika kami bisa menjaga dia.”

“Kangin-ah, aku yakin kalian bisa, tapi aku tidak mau jika nantinya kalian mendapat konsekwensi ketat dari Young Min-ssi.”

“Hyung tenang saja, itu semua tidak akan terjadi.”

“Ye, Kyuhyun benar hyung, walau terkadang aku kesal pada evil kecil ini, tapi kami menyukai kehadirannya.” Gui Xian menatap satu persatu member, ia tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan para orang dewasa ini.

“Bagaimana jika kalian tidak berhasil menjaganya? Bagaimana jika nantinya para petinggi mengetahui semuanya?”

“Kami akan menerima semuanya, tapi sebelum itu terjadi, kami akan berusaha untuk menutupinya sekuat yang kami bisa dari para petinggi.” Terang Kyuhyun dengan keseriusan disetiap kalimatnya.

Lama sekali perdebatan itu memanjang hingga akhirnya prince manager menyerah, ia melihat kesungguhan dimata para member dan melihat betapa lucunya sosok kecil yang menyimpan sikap evil seperti seorang Kyuhyun.

“Baiklah, aku memperbolehkan kalian merawat anak ini.” Member menghela napas panjang, merasa begitu lega dengan jawaban akhir sang prince manager. “Tapi aku akan mencari tahu siapa orangtua kandung dia, dan ketika aku sudah menemukannya, dia harus secepatnya dikembalikan kepada orangtuanya, arraseo?”

Yesung merasa sedih, hatinya sakit mendengar ucapan prince manager, ia tidak mau jika harus berpisah dengan Gui Xian. Tangannya meremas tangan Kyuhyun yang sedari tadi menggenggamnya.

“Uljimma baby, uljimma….” bisik Kyuhyun kemudian mengecup pelipis Yesung.

“Okay, hari ini aku menjemput Henry, Kyuhyun, Shindong, Sungmin dan Zhoumi.”

“Ne? Aku? Bukankah baru nanti siang aku berangkat hyung? Kenapa pagi ini?” tanya Kyuhyun seperti tidak terima jika pagi ini ia harus berangkat jadwal.

“Jadwalmu aku yang mengurus, sekarang siap-siap dan kita berangkat.” Member yang akan berangkat pagi ini segera masuk kedalam kamar masing-masing untuk mengambil barang bawaan mereka.

Begitupula Kyuhyun yang berjalan masuk kedalam kamar setelah mendudukkan Gui Xian disofa dekat dengan EunHae. “Gui Xian tunggu disini dulu ne, mommy mau menyusul daddy.” Yesung mengecup kening Gui Xian lalu berjalan mengikuti Kyuhyun dibelakangnya.

.

Ia memasukkan kemeja gantinya kedalam tas dan jangan lupa psp kesayangannya pun ia masukkan kedalam tas jinjingnya.

Greb!

Kyuhyun tersenyum merasakan sebuah pelukan dari arah belakang yang pasti ia dapatkan dari sang namjachingu. “Hari ini pulang jam berapa?” tanya Yesung tanpa melepaskan pelukannya, menyesap aroma maskulin dari tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun memutar tubuhnya, menangkupkan wajah Yesung dengan sebelumnya mendorong tubuh Yesung bersandar pada pintu lemari. “Sepertinya malam baby, kenapa?”

Tangan kekarnya membingkai wajah Yesung, mengecup setiap senti wajah mulus didepannya. Yesung hanya menggembungkan pipinya tak peduli dengan kecupan yang terasa diwajahnya.

“Tidak apa-apa, aku ingin mengajakmu dan Gui Xian jalan-jalan, tapi pasti kau lelah karena jadwalmu hari ini.”

Kyuhyun tersenyum, mengecup bibir kissable itu sekali lagi, “Nanti jika pekerjaanku hari ini lebih cepat selesai, kita akan jalan-jalan, ne?”

Yesung mengangguk kemudian mencium bibir Kyuhyun sekilas, tapi ternyata Kyuhyun menahan tengkuknya hingga ciuman itu kembali menuntut.

Yesung membuka bibirnya, membiarkan Kyuhyun menelusupkan lidahnya masuk, saling bertarung lidah didalam rongga hangat Yesung yang pasti dimenangkan sang seme disini.

Tangan mungilnya mengalung dileher Kyuhyun, tubuhnya sedikit bergeliat ketika tangan Kyuhyun menyusup masuk kedalam kaosnya, mengusap bagian tubuh mulusnya.

“Mom… dad….”

Glup!

Mata mereka yang awalnya terpejam karena menikmati ciuman terbuka ketika mendengar suara mungil.. siapa lagi kalau bukan…

“Gui Xian.”

Keduanya menatap sang anak yang seperti heran dengan apa yang dilakukan kedua orangtua angkatnya itu. sedang Kyuhyun dan Yesung menunduk, menutupi wajah merahnya karena ketahuan oleh seorang anak kecil, ya.. walaupun hanya sebatas ciuman, tapi seharusnya mereka tidak boleh melakukan hal seperti itu didepan seorang anak kecil bukan?

“Hng… a…aku keluar dulu Kyu,” dengan sebelumnya mengusap rambut bagian belakangnya, Yesung berlari keluar kamar dengan menggendong tubuh mungil Gui Xian keluar dari kamar, meninggalkan Kyuhyun yang tersenyum sembari melipat kedua tangannya didepan dada.

“Mommy cedang apa tadi? Kenapa daddy cepelti menyakiti mommy?” tanya Gui Xian digendongan Yesung, sedang yang ditanya mulai bingung harus menjawab apa.

“Memang apa yang dilakukan mommy dan daddymu Gui Xian?” tanya Eunhyuk yang kala itu duduk didepan ruang tamu.

Yesung membuka matanya lebar, seakan tengah mendeathglare Eunhyuk, tapi kemudian Gui Xian yang lebih dulu buka suara, “Daddy mendolong mommy ke lemali telus meleka….hmm….meleka…..” Gui Xian sepertinya mulai bingung dengan apa yang ia ceritakan, atau ia bingung harus berbicara seperti apa?

“Eh? Mendorong ke lemari? Terus apa mereka….” Eunhyuk tersenyum seakan memberitahukan kepada Gui Xian tentang sesuatu.

“Hyukkie!”

“Paman monyet jelek!” tanpa sadar, Gui Xian dan Yesung berseru secara bersamaan, mendatangkan keheranan bagi beberapa member yang berada disana, sungguh kompak anak dan ibunya ini.

.

Hari ini benar-benar sangat melelahkan bagi Yesung, bagaimana tidak? Ia harus extra kuat  menjaga Gui Xian, sesosok anak kecil yang sangat hyperaktif. Walau disana masih ada member yang menjaga Gui Xian, namun disini, ia yang berkewajiban menjaga anak angkatnya itu.

Ia berlari kesana kemari untuk menjaga Gui Xian agar anaknya tersebut tidak memecahkan lagi barang-barang di dorm. Sudah cukup para paman-pamannya berteriak heboh karena hampir 30 persen barang di dorm habis karena ia hancurkan.

“GUI XIAN BERHENTI!!!” Eunhyuk berteriak lantang, berlari mengejar Gui Xian yang tidak henti-hentinya berputar didalam dapur.

Dibelakangnya, Donghae mengikuti, ikut berteriak dan berlari menangkap anak kecil yang menurut mereka sama iblisnya seperti Kyuhyun.

“YA!! evil berhenti disana, jangan lari-lari lagi!!” namja penyuka ikan nemo itu sudah hampir kehilangan separuh hidupnya karena lelah berlari, namun karena Gui Xian tidak mau berhenti, iapun dengan susah payah menangkap anak angkat pasangan aneh di Super Junior itu.

Yesung sendiri hanya menghela napas panjang sembari bersandar pada sofa, ia angkat tangan jika anaknya tersebut tidak mau berhenti berlari, memecahkan segala barang-barang yang ada didalam dorm, beruntung barang-barang yang dipecahkan bukanlah barang-barang yang penting bagi para member.

“Hyung, anakmu benar-benar hyperaktif, aku tidak kuat lagi menjaganya.” Ryeowook berujar seperti tidak mau lagi melakukan perlawanan, menurutnya, ini adalah sebuah perang dimana seorang anak kecil yang mempunyai sikap evil diatas rata-rata melawan 5 namja dewasa.

Dan yang paling parahnya, para namja dewasa tidak bisa mengimbangi kekuatan si anak kecil itu.

“Hahahahaha.. paman jelek kenapa tidak bica mengejalku huh?”

PRANK!

Lagi. Entah barang apa yang kali ini pecah, yang penting, Yesung mendengar Kangin ikut berteriak dan berlari mengejar Gui Xian layaknya pasangan EunHae.

“YA!! Yesungie anakmu benar-benar…..arrghhh… jangan Gui Xian….”

PRANK!

Yesung hanya menatap jengah sosok Kangin yang terduduk dilantai, mengumpat kesal karena gelas kesayangannya pecah karena Gui Xian.

Beberapa jam mereka terus berusaha menangkap setan kecil itu, hingga akhirnya saat ini mereka menatap datar sosok Gui Xian yang tertidur lelap diatas sofa.

Mereka berlima berdiri disisi sofa tanpa tahu apa yang harus mereka lakukan setelah ini.

“Gelasku pecah.”

“Piring makan sudah 10 yang dia pecahkan.” Terang Ryeowook mengikuti ucapan Kangin sebelumnya.

“Jika ada 5 orang Gui Xian didalam dorm ini, aku yakin kita akan mati saat itu juga.” Donghae terduduk dilantai, mengambil napas sedalam-dalamnya karena aktifitas ‘olahraga’ yang terlampau lama.

“Aku akan menemui Kyuhyun dulu, jadi-“

“TIDAK!” seru member bersamaan, mereka seperti tahu apa yang akan Yesung ucapkan pada mereka, yaitu ‘Tolong jaga Gui Xian sementara aku menemui Kyuhyun.’

Ah~ tidak lagi, mereka sudah sangat lelah hari ini, walau Gui Xian saat ini tidur, tapi tidak menutup kemungkinan jika tiba-tiba sosok evil itu akan terbangun dan membuat kericuhan yang lebih dari sebelumnya.

4 orang member langsung berlalu masuk kedalam kamar masing-masing, menyisahkan Yesung yang menatap bingung harus melakukan apa pada sosok anak angkatnya yang kini tertidur lelap, terlalu lelah mungkin karena sudah menghajar para pamannya.

.

.

:: POSSESSIVE ::

.

.

Kyuhyun tidak bisa menyelesaikan jadwalnya hari ini sesuai keinginannya, hingga akhirnya ia baru menginjakkan kaki didorm ketika jarum panjang jam dinding menunjukkan pukul 1 tengah malam.

Ruang tamu sudah sepi dari hiruk pikuk yang terjadi tadi pagi,  terasa tenang dan hening yang ia rasakan.

Kakinya melangkah masuk kedalam kamarnya yang tidak terkunci, setelah meletakkan tas ranselnya ketempat semula, ia tersenyum melihat sosok yang ia cintai tengah tertidur lelap dengan seorang malaikat kecil? Hng~ Kyuhyun tidak mungkin menyebut anaknya sendiri sebagai setan kecil bukan? Karena sebenarnya ia juga seorang setan sama seperti anaknya.

Ia mengecup pipi chubby Gui Xian, begitu menggemaskan, “Maafkan daddy Gui Xian, daddy tidak bisa mengajakmu jalan-jalan hari ini.” Bisiknya, berulang kali mengecup pipi Gui Xian yang begitu harum.

Ia memutar posisi tubuhnya untuk berada dekat dengan Yesung, kebetulan sekali posisi Gui Xian cukup jauh dari Yesung, mungkin karena pola tidur mereka yang tidak bisa diam, sedang Yesung sendiri dalam posisi terlentang.

Kyuhyun menindih tubuh mungil itu dan mengecup bibir kissable Yesung, bermaksud untuk sekedar mengecup, tapi bibir manis itu sungguh membuatnya ingin lebih. Hingga akhirnya ia melumat lembut bibir Yesung, mengecap rasa disetiap sudutnya.

“Eung….” Yesung melenguh, seperti tengah terganggu dengan lumatan yang diberikan Kyuhyun padanya. Matanya terbuka dan mengerjap beberapa kali.

“Apa aku menganggumu baby?” tanya Kyuhyun tanpa memindahkan tubuhnya, masih dengan menindih dan mengecup bibir Yesung.

“Kyu… kau berat..ugh… bisakah kau pindah dari atas tubuhku…” Yesung mendorong tubuh Kyuhyun hingga turun dari ranjang  lalu iapun duduk disisi ranjang seperti Kyuhyun. “Kau pulang malam sekali?”

“Ye… aku minta maaf, aku tidak bisa menyelesaikannya lebih cepat dari janjiku.”

Yesung menggeleng sambil tersenyum, “Kau tidak berjanji, kau tidak perlu minta maaf, aku tahu kau begitu sibuk.”

“Bagaimana Gui Xian hari ini? Apa yang kau lakukan dengan dia?”

Wajah Yesung berubah menjadi datar, tapi ketika menatap sosok manis Gui Xian yang tertidur, lambat laun wajah datarnya berubah menjadi tersenyum.

“Hari ini dia membuat kegaduhan didorm, memecahkan barang-barang dan membuat member histeris.”

Kyuhyun ikut menatap Gui Xian, “Cocok sekali menjadi anak kita,”

“Sikap evilnya seperti kau, bahkan member memanggilnya setan kecil,” ia melirik sadis kearah Kyuhyun.

“Tapi bukankah itu lucu hum?”

Sang namja manis berdecak, ia mengusap wajahnya dan berjalan keluar dari kamar, diikuti Kyuhyun yang berjalan dibelakangnya.

“Apa kau sudah makan Kyu?” Kyuhyun memeluk tubuh Yesung dari belakang ketika mereka berada didapur, bermaksud mengambil segelas air.

“Aku sudah makan tadi, aku sedang ingin memakanmu baby.” Bisiknya seduktif diiringi kecupan ringan dileher Yesung.

“Eungh… Kyuh… hentikan… kau pervert sekali huh!” omelnya.

“Memang kenapa? Kau milikku baby, tidak ada seorangpun yang boleh memilikimu.” Kyuhyun memutar tubuh Yesung untuk menghadapnya, mendorong pelan tubuh mungil itu untuk bersandar pada lemari pendingin didapur dorm.

Kyuhyun melumat bibir Yesung atas bawah sembari menyesapnya, sedang kedua tangannya berada dipipi Yesung, mengusapnya lembut.

“Apa aku boleh meminta milikku?” tanyanya seusai menyudahi ciuman mereka.

“Lalu bagaimana dengan Gui Xian?” Kyuhyun terlihat berpikir sejenak, menatap sekeliling seperti mencari sebuah ide.

“Karena ini sudah tengah malam, member juga tidak akan bangun, kita bermain diruang TV saja, bagaimana?”

“Tapi jika tiba-tiba member tahu bagaimana? Jika mereka tiba-tiba bangun apa yang harus kita lakukan?”

“Teukie hyung tidak ada disini, dia tidak akan memarahi kita karena tidak tahu tempat baby,” Ia tersenyum, ditambah lagi dengan kecupan yang tanpa henti ia layangkan dibibir Yesung. “Dan juga, member tidak akan terbangun asal kau mengecilkan suara desahanmu itu… slurp~”

“Eungh…. Kyuhh…..” Yesung mendorong tubuh Kyuhyun saat namjachingunya itu mengulum daun telinganya. Yesung ikut berpikir sejenak hingga akhirnya ia mengangguk paham.

“Hanya sekali saja.” Ucap Yesung pada akhirnya.

“Dua kali,” tawar Kyuhyun dengan memperlihatkan dua jari tangannya.

Yesung menggeleng keras sembari berjalan meninggalkan dapur, “Satu atau tidak sama sekali.”

“Aish… kau benar-benar pelit padaku hyung.”

“Aku hitung sampai tiga.” Yesung menghadap kearah Kyuhyun, “Satu…..” Kyuhyun berpikir lagi dan lagi, satu kali? Mungkin itu sudah cukup, nanti jika ia mau, ia bisa memintanya lagi bukan?

Lagipula ia sangat tahu bahwa Yesung tidak akan tega melihat kekasihnya kesakitan karena ingin melakukan ‘itu’.

“Dua….”

“Okay.. okay… baik, satu kali.” Yesung tersenyum puas mendengar jawaban Kyuhyun.

“Baiklah, aku akan menggunakan towel bathrobe dulu.” Ia melangkah masuk kedalam kamar untuk berganti baju.

Ia bermaksud menggunakan towel bathrobe agar jika tiba-tiba member ada yang keluar dari kamar, ia tidak benar-benar naked, ia bisa langsung menggunakan handuk berbentuk pakaian panjang yang biasa ia gunakan untuk mandi.

Kyuhyun sendiri bersiap-siap didepan ruang TV, duduk dengan santainya sambil merebahkan kepalanya disofa.

Menghela napas panjang karena hari ini ia benar-benar lelah dengan seluruh jadwal padat miliknya. Sesekali ia memijat sendiri pelipisnya sembari menutup mata rapat, menenangkan pikirannya terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan yang sudah ia tunggu-tunggu.

Bibirnya ia tarik keatas mendengar suara pintu yang terbuka, ia tahu bahwa sosok yang ia tunggu perlahan keluar dari persembunyiannya. Kyuhyun menoleh kebelakang dan melihat Yesung berjalan kearahnya dengan menunduk.

Tubuhnya berbalut bathrobe berwarna putih dengan bagian dada yang terekpos putih karena tidak memakai apapun didalamnya.

Dengan sebelumnya berseringai setelah mengangkat kepalanya, Yesung duduk dipangkuan Kyuhyun seraya melingkarkan tangannya dileher kekasihnya itu.

“Kau siap baby?” tanya Kyuhyun seduktif, mengecupi pipi, telinga, leher hingga bahu Yesung.

Sedang namja yang ada dipangkuannya hanya mengangguk pelan, benar-benar menahan desahannya ketika deru napas Kyuhyun menerpa lehernya.

Kyuhyun menarik tali yang melingkar diperut Yesung, yang sebenarnya digunakan untuk mengikat bathrobe agar bagian depannya tidak terbuka.

Setelah terbuka, ia menyingkirkan kain itu agar tidak menutupi tubuh Yesung lagi. Kyuhyun tersenyum lebar, betapa indahnya pemandangan yang ada didepannya saat ini.

Tubuh putih yang begitu menggoda dirinya, membuat sesuatu dibalik celananya mulai bergerak tak menentu. Kyuhyun mengulurkan lidahnya, mengecup dahulu bibir Yesung yang memang berada lebih tinggi darinya.

Yesung sedikit membungkuk ketika melakukan ciumannya bersama Kyuhyun, tangannya merapat untuk memijat tengkuk Kyuhyun dengan sesekali meremas surai hazzel namjachingunya itu.

“Eungh….” ia melenguh sesaat merasakan lidah Kyuhyun mulai membelit lidahnya, menghisap lebih kuat hingga ia semakin mendorong tubuh Kyuhyun kearah sandaran sofa.

Kyuhyun melepaskan ciumannya sejenak dan mereka saling menempelkan kening keduanya, terlihat sekali Yesung tengah mencoba mengambil napas sedalam-dalamnya.

“Aku tidak mau terlalu lama Kyunnie, segera selesaikan dan kita beristirahat.” Bisiknya seduktif diiringi hembusan napas yang terasa ditelinga Kyuhyun, agaknya itu membuat namja bermarga Cho memejamkan mata erat.

“Bagaimana jika sakit?” tanyanya, sedikit berseringai walau tidak terlalu kentara bagi Yesung.

Namja manis itu mengangkat kepalanya, menggembungkan pipi seraya berpikir keras. Memang benar perkataan Kyuhyun. Jika mereka melakukan semua itu tanpa penetrasi, bisa dipastikan tubuh bagian selatannya akan terasa sangat sakit.

“Kalau begitu aku akan melakukan blowjob terbaikku agar milikmu basah dan siap bertempur dengan milikku.”

Kyuhyun mengernyit heran, kenapa namjanya kini terlihat sedikit agresif? Darimana Yesung belajar kalimat seperti itu? selama ia berpacaran dengan Yesung, tidak sekalipun ia mendengar kalimat-kalimat seagresif itu.

Ia hanya mengangguk dan membiarkan Yesung turun dari pangkuannya, duduk dengan menekuk kedua lututnya dibawa sofa dan memposisikan kepalanya tepat dijunior Kyuhyun yang sudah menegang.

Tangan mungilnya bergerak lincah membelai dari bawah hingga atas junior Kyuhyun, meremasnya sedikit hingga menimbulkan erangan lirih dari Kyuhyun. Tanpa membuang-buang waktu, bibir mungil itu perlahan melahap sesuatu yang besar milik Kyuhyun, semakin memasukkan kedalam mulutnya hingga merasa ujung junior itu menyentuh kerongkongannya.

“Ahhh…..” desahan lirih Kyuhyun mulai terdengar, namja tampan itu mengangkat kepalanya hingga leher jenjangnya terekspos sempurna. Kedua tangannya menyusup kehelaian surai hitam Yesung, meremasnya untuk mencari pelampiasan.

Sedang Yesung sendiri tampak menikmati apa yang ia lakukan, tangan kanannya ikut memijat junior Kyuhyun, mengocoknya sembari terus mengulum batang yang cukup terbilang besar itu. sedangkan tangan kirinya kini sibuk mengocok juniornya sendiri.

“Eungh…..” onixnya terpejam, lidahnya masih bergerak menghisap, menjilat hingga sesekali menggigit ringan sesuatu didalam mulutnya. Cairan pre-cum yang dikeluarkan Kyuhyun semakin membuat sensasi manis dibibirnya.

“Ssshh… ohh… faster…. baby…..” Kyuhyun membantu kepala Yesung untuk naik turun cukup cepat karena dirasa pergerakan namjachingunya itu begitu pelan.

Sesekali ia menatap Yesung yang dengan pandainya memutar-mutar ujung juniornya didalam sana. Kepalanya bergerak naik turun, keatas kebawah seakan ia tengah mengulum sebuah permen yang begitu manis.

“Ohh… kauh… pintar….ah…..kajjah…..” racauannya semakin keras merasakan blowjob mengagumkan dari Yesung. tapi tak lama setelah itu erangan kecewa terlontar dari bibirnya ketika bibir Yesung dengan teganya melepas junior Kyuhyun yang sudah hampir mencapai puncak.

“B-baby.. kenapa dilepas huh?” protesnya, sungguh ia merasakan seperti akan mati jika Yesung tiba-tiba memotong adegan yang menurutnya sangat ditunggu-tunggu.

Yesung mulai berseringai, berdiri dari duduknya untuk mendekatkan lagi tubuhnya diatas pangkuan Kyuhyun, “Sepertinya itu sudah sangat basah Kyunnie, lagipula aku sudah mengatakan bahwa aku hanya akan memberimu satu ronde dan itu artinya kau hanya boleh mencapai satu klimaks, arrachi?”

Kyuhyun seakan kehabisan kata-kata, bibirnya memang terbuka, tapi untuk merangkai sebuah kalimat terasa begitu sulit. “Baby… tapi-“

Ia kembali harus menelan kalimat yang akan terlontar saat bibir kissable Yesung mengeksplor bibirnya, melumatnya lembut seraya menekan kedua pipi Kyuhyun dengan tangan mungilnya.

Kyuhyun yang awalnya merasa kecewa kini kembali tersenyum melihat bagaimana service yang diberikan Yesung padanya. Yesung melepaskan ciumannya, melingkarkan kedua tangannya dileher Kyuhyun. “Aku mulai ne?”

Sejenak Kyuhyun mengangguk dan melihat tubuh Yesung yang ada dipangkuannya bergerak perlahan. Tanpa dibantu oleh tangannya, Yesung seakan berusaha sendiri mencari ujung junior Kyuhyun agar merambat masuk kedalam holenya yang sudah berkedut sedari tadi.

Sedikit kesusahan memang karena posisi mereka yang tengah duduk diatas sofa. Tapi tak lama kemudian tubuh Yesung sedikit menegang dan Kyuhyun juga merasakan juniornya mulai menembus perlahan hole sempit itu.

“Akh…..” Yesung meringis, wajahnya terlihat menahan sakit. Bibir tipisnya ia gigit cukup kuat dan ia memejamkan matanya kuat-kuat.

Kyuhyun terdiam sejenak hingga kemudian tangannya bergerak mengusap punggung Yesung. “Perlahan saja baby, tidak perlu terburu-buru.” Ujarnya lirih, berusaha membuat tenang namjachingunya.

Membutuhkan waktu beberapa menit hingga junior itu benar-benar tertanam sempurna dihole Yesung. mereka masih terdiam dan tidak bergerak namun tangan Yesung mencoba membantu Kyuhyun untuk melepaskan kaos yang digunakan namja tampan itu.

Kyuhyun tak banyak menolak, ia mengikuti kemauan Yesung hingga saat ini tubuhnya sama polosnya seperti Yesung. tidak berpikir bahwa saat ini mereka melakukan semua itu diruang TV yang sewaktu-waktu bisa saja dipergoki oleh member.

Sembari menunggu Yesung yang mencoba menyesuaikan holenya dengan junior Kyuhyun. Bibir magnae Super Junior itu terus saja bergerak mengecupi tubuh mulus dihadapannya. Membuat kissmark yang sebenarnya cukup terlihat penuh ditubuh itu.

“Kyuuuh…..” Yesung terdengar merajuk, ia meremas-remas helaian surai hazzel Kyuhyun ketika merasakan kedua nipplenya dihisap bergantian. Terkadang tangannya terkepal erat, ingin sekali ia berteriak hingga seluruh pelampiasannya tercapai, tapi karena ia ingat bahwa ia dalam posisi ‘berbahaya’, Yesung lebih memutuskan untuk diam dan mendesah cukup lirih.

Dan mungkin hanya dirinya dan Kyuhyun yang mendengarnya.

Yesung tidak kuat lagi dengan sentuhan yang ia terima dari Kyuhyun, walau holenya masih terasa sakit, tapi ia berusaha keras untuk menggerakkannya naik turun. “Akhh…..”

Seakan tak peduli dengan rasa sakit yang ia terima, ia yakin seiring alur tusukannya ia akan dapat menerima sebuah rasa nikmat nantinya.

“Ahh…. baby…. ohh… ketat…..” Kyuhyun mulai mencari pelampiasan. Dengan hanya menggigit bibir bawahnya tidak bisa membuatnya nikmat. Ia kecupi cukup hebat tubuh mungil Yesung, semakin membuat tubuh diatasnya bergerak seiring dengan tempo kecupannya.

“Ssshhh.. Kyuhh….. ohh…..” tangan Yesung merambat untuk meremas kedua bahu Kyuhyun, sesekali memeluk erat kepala Kyuhyun tidak peduli jika semua itu bisa membuat namjachingunya kehabisan napas.

Kyuhyun tersenyum, menghentikan kecupannya dan memilih untuk memejamkan mata sedari menyandarkan kepala kebelakang, menikmati setiap pijatan hole Yesung. “Yeah…. begitu… terus baby…. ahh…..”

Yesung menggelengkan kepalanya pelan, matanya pun terpejam layaknya Kyuhyun, hanya saja tubuhnya saat ini melengkung seperti menahan sesuatu yang ingin keluar. “Kyuhh…..” racaunya semakin kentara.

Kyuhyun membuka mata, menatap bagaimana Yesung saat ini. Juniornya pun mulai berkedut seperti apa yang dirasakan perutnya saat junior Yesung seakan menusuk perutnya terus menerus.

“Kyuhhh…..”

“Sssttt!!” Kyuhyun meletakkan jari telunjuknya dibibir Yesung, dan tanpa menghentikan tusukannya, Yesung menatap heran Kyuhyun. Caramel namjachingunya tidak lagi fokus pada dirinya, tapi seperti tengah melihat kesuatu tempat tidak jauh dari tempat mereka melakukan aktifitas panas itu.

“Hae hyung… Hyuk hyung… lakukan sendiri apa mau kalian, jangan mengintip kami! Aku tahu kalian lebih profesional dibanding kami.” Serunya tidak terlalu keras namun pasti membuat dua orang yang Kyuhyun yakin tengah berada dibalik pintu yang sedikit terbuka itu terkejut.

Yesung terdiam secara langsung, ia menatap pintu yang sedari tadi terus ditatap Kyuhyun. Benar-benar berharap bahwa Kyuhyun sedang bercanda, ia bisa mati karena malu jika ada member yang memergoki kegiatan panas mereka yang tidak tahu tempat itu.

Dan terbukti! Ucapan Kyuhyun bukan sebuah candaan, pintu yang tadinya sedikit terbuka itu kini tertutup sempurna dan membuat mata Yesung membulat menatap Kyuhyun. “Ja…jadi?” Yesung tergagap, antara sulit menelan salivanya atau mengeluarkan suaranya.

“Dari tadi mereka mengintip kita baby, hanya saja aku baru menyadarinya.” Kyuhyun tersenyum tipis sembari mengecup sepintas bibir kissable itu

Yesung langsung menenggelamkan kepalanya diceruk leher Kyuhyun, merasa begitu malu dengan apa yang telah terjadi. Bagaimana ia bisa menghadapi dua dongsaengnya itu besok saat pagi menjelang? Ia bisa mati karena menahan malu mengingat saat ini ia tidak memakai sehelai benang sekalipun dan melakukan aktifitas panas dengan Kyuhyun ditempat yang menurutnya umum ini.

Kyuhyun mengerti apa yang dirasakan Yesung. dan karena aktifitas mereka belum benar-benar selesai, akhirnya Kyuhyun membaringkan tubuh Yesung diatas sofa dan melanjutkan apa yang tadi sempat tertunda.

Menghujam tanpa ampun hole itu hingga suara derit sofa terdengar. Kyuhyun tidak peduli lagi pada apapun, yang ia pedulikan sekarang adalah ia bisa memberikan dan menerima kepuasan satu sama lain.

“Kyunnieehh…. ahhhhh…..”

Dan malam itu semakin panjang karena ternyata Kyuhyun mengingkari kesepakatan awal mereka. Setelah keduanya mencapai klimaks, Kyuhyun membawa tubuh Yesung kedalam kamar mandi didekat dapur untuk melakukan ronde kedua? Ketiga? Atau bahkan keempat? Entahlah.

Yang pasti Yesung sudah tidak bisa melakukan apapun lagi kecuali diam, mendesah dan merasakan setiap hujaman nikmat diholenya berulang kali.

.

.

TO BE CONTINUED

.

.

Chap 3 update! Otthae? Mianhae jika nc tidak terlalu panas, atau ceritanya semakin aneh hahaha..

Semoga suka… untuk yg menunggu FF CL, hiyaaaaaaa… aku tidak tahu kapan lagi akan lanjut mengingat aku udah mulai hiatus dan kemungkinan FF itu juga akan semakin lama di update *nyengir*

Maafkan saya ^/\^ tapi sebisa mungkin akan tetap aku lanjutkan dan tidak akan di discontinued :D  …

Doakan untuk kesuksesan pernikahan saya 11 oktober 2013 besok ^_~)

Gomawo… leave a comment please…

#Hugs_Rae

61 comments on “Possessive – Chapter 3 – Update

  1. Eon aku komen chapter 2 nya skalian aja di sini yah,,hehe..
    wakhh NC nya hottt bnget #nyalainkipasangin
    eon ff nya kpn di lanjutt nih,,gk sbar pngen bca lagi,,trus eon bnyakin moment kyusung nc’annya yah #slap
    oke sipp figthing lanjuttt \^.^/

  2. uuuhhh,,, si kyu pervert’ny ud gx ktulungan,,,,
    omona~ siapin kipas~
    lanjutttt chingu!!!!????
    gx sbar nunggu klanjjtan rumah tangga(?) kyusung,,,,

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s