Covered Love – Chap 10

covered10

.

“Aku merindukanmu Kyunnie…..”

“Kau pulang cepat sekali huh? Bukankah seharusnya kau masih berada disana?”

“Hm…. Yesung hyung, gomawo…”

“Tadi pagi aku sudah menelpon appa dan eomma Cho, orangtuamu. Aku mengatakan agar pernikahan kita dipercepat Kyunnie, jadi aku berharap kau tidak dekat-dekat lagi dengan Yesung hyung, begitu pula kau Yesung hyung.”

“Ta…tapi tidak bisa begitu, aku belum menyetujuinya.”

“Huh… sudahlah, kau menyebalkan Kyu.”

“Kau mencintainya kan? Bukankah kau ingin menikah dengannya? Ayo cepat kejar dia!!!”

“Jangan pernah melepaskan cintamu Kyu, karena dia akan terluka jika kau melepaskannya.”

.

Chap 10.

Main Cast : Kyuhyun, Yesung and Other cast

Disclaimer : Mereka milik Tuhan, keluarga mereka, SM town, tapi cerita ini milik saya ^^

Genre : Hurt/Comfort, Romance, angst(Sepertinya bakal berubah genre tiba-tiba ^_^v)

Rate : T

Summary : Perasaan cinta yang begitu menyakitkan dirasakan Yesung, lalu sampai kapan ia dapat bertahan merasakan sakit dihatinya?

Warning : Yaoi, Typo(s), alur cepat, OOC.

hope you like guys ^^

DON’T LIKE? DON’T READ ^^

.

Previous Story Chapter 9 || Next Story Chapter 11

.

Cloudhy3424_Present © 2015 KyuSung Fanfiction

Covered Love_Chapter 10

Happy Reading

.

.

 .

Pluk_

Satu demi satu kerikil itu terus terlepar kearah sungai han, bukan dengan sendirinya, tapi karena ada yang sengaja melemparkan kerikil-kerikil itu kedalam sungai.

“Aku mencintainya, tapi aku harus melupakannya.”

Pluk_

“Aku ingin bersamanya, tapi aku harus mengubur dalam-dalam keinginan itu.”

Pluk_

Namja manis itu terus mendesah setelah berhasil membuat kerikil yang ia lempar terkubur didasar sungai han. Sesekali menggembungkan pipinya dan menarik napas panjang, cukup sesak dibagian dadanya walau sudah beberapa jam berlalu.

Tapi tak lama kemudian ia pun merasakan sebuah tetesan yang membasahi pipinya. Ia mencoba menengadah kelangit, tersenyum samar. “Hujan.” Monolognya.

Tidak mungkin hujan datang dicuaca yang sangat cerah seperti ini, dan tetesan itu bukan berasal dari langit, melainkan dari onix cerahnya yang tidak mampu lagi membendung liquid-liquid itu sejak tadi.

“Huh…. kau bodoh Kim Yesung, kau namja dan kau menangis hah!!” ia menghapus kasar airmatanya walau sampai sekarang ia belum bisa menghentikan tangisan tanpa suara itu.

Hingga akhirnya ia berjongkok, terisak sembari menunduk dan memeluk erat kedua kakinya yang ia lipat. “Kenapa? Kenapa harus sesakit ini?” ia masih menangis, mungkin kesakitannya akan menghilang jika ia menangis seperti ini.

“Aku mencintainya, aku sungguh mencintainya….”

“Dan seharusnya kau mengatakan apa yang dirasakan hatimu kepadanya.”

Yesung tersentak, ia mengangkat kepalanya setelah mengusap kasar wajahnya, menghapus airmatanya.

Yesung menoleh dan mendapati sosok tampan dengan cardigan hitam menatap miris kearahnya. “Kenapa menangis ditempat seperti ini?” perlahan namun pasti sosok itu mendekat kearah Yesung, ikut berjongkok dan menghapus bekas liquid yang masih terlihat.

“Bukankah aku sudah mengatakannya, larilah padaku jika kau tidak kuat?”

Tes_

Cairan itu kembali merembes, dan tanpa menunggu lama, Yesung langsung memeluk sosok tersebut, tenggelam didada kekar namja tampan itu. menangis sekencang-kencangnya seperti tidak ada siapapun ditempat itu.

Mengeluarkan semua isi hatinya, membiarkan hatinya kosong seperti dulu walau nyatanya ia tidak akan pernah bisa melakukannya.

Ia menangis selama hampir satu jam dalam posisi yang sama, membuat kain yang dipakai namja tampan itu basah.

.

“Aku tidak tahu lagi harus bagaimana hyung, sepertinya aku ingin pergi jauh.” Ujarnya lirih, menatap kedepan setelah ia lelah menangis.

Keduanya duduk dibangku panjang yang mengarah ke sungai han. Mendengar kicauan burung yang berlari kesana kemari disore yang hampir hilang dan digantikan oleh cahaya malam.

“Apa dengan itu kau bisa melupakannya?”

Sang namja manis tersenyum tipis, sejenak ia menatap obsidian tajam namja tampan itu lalu mengarahkan kembali tatapannya kedepan.

“Setidaknya aku tidak melihatnya secara langsung hyung.”

Siwon –namja tampan itu- menggenggam erat tangan mungil Yesung, ia tidak lagi menatap kedepan, melainkan menatap kearah namja manis yang tersenyum…. sakit.

“Kau tidak bisa lagi bertahan?”

“Sampai kapan?” onixnya terlempar ke obsidian itu, mengusap pipi berdimple Siwon dengan tangan kirinya yang bebas. “Aku sudah mencobanya hyung, tapi aku tahu aku tidak bisa terus seperti ini, aku harus pergi darinya.”

“Kau akan kemana? Kau tidak akan melakukan hal gila kan?”

Yesung memicingkan matanya lalu memukul dada Siwon, “Hey aku sudah dewasa hyung, dan aku tahu apa yang harus aku lakukan, aku tidak akan melakukan hal gila.” Ujarnya seraya mempoutkan bibir.

Siwon tahu Yesung sedang membuatnya tenang, tidak ingin berpikiran macam-macam walau dihatinya sendiri tidak merasa tenang. Namja tampan itu memilih menarik tubuh Yesung kedalam pelukannya, memeluknya sangat erat.

Yesung kembali tenggelam, ia memejamkan matanya merasakan kehangatan dipelukan Siwon walau memang tidak sehangat ketika Kyuhyun memeluknya.

“Bolehkah aku ikut denganmu Yesungie?” pertanyaan Siwon langsung membuat mata Yesung melebar.

Yesung melepaskan pelukan Siwon dan kembali menatap wajah tampan itu. “Huh? Kau itu bicara apa hyung?”

“Aku ingin bersamamu Yesungie, aku ingin menjagamu, aku tidak mau kau sendirian.”

Yesung menggeleng, “Tidak, aku tidak akan mengajak siapapun, aku hanya ingin sendiri dan melupakan segalanya hyung.”

“Segalanya?” Siwon meyakinkan, jujur ia tidak suka dengan ucapan Yesung yang baru saja ia dengar.

Yesung tersenyum, menangkupkan wajah Siwon dan mengecup pipi namja tampan itu, “Hanya melupakan rasa cintaku pada Kyuhyun, selebihnya aku tidak ingin melupakan apapun.”

“Yesungie-“

“Hyung, aku tidak tahu ini hanya perasaanku atau memang ini kenyataan, tapi aku mohon jangan mencintai aku, karena aku tidak mungkin bisa mencintaimu.”

DEG_

Siwon tidak tahu kenapa tiba-tiba Yesung berkata seperti itu, tapi nyatanya karena ucapan Yesung, ia terpaku, sedikit membenarkan apa yang diucapkan namja manis itu.

“Aku hanya bisa mencintai Kyuhyun dan aku hanya menganggapmu sebagai hyungku, tidak lebih. Maafkan aku hyung.”

Siwon menggeleng, tersenyum dan mengusap lembut surai hitam Yesung, “Itu semua pilihanmu, aku tidak akan memaksa. Tapi bisakah aku tahu kemana kau akan pergi?”

Yesung bangkit dari kursinya, berdiri dengan berpegangan pada pagar pembatas antara sungai han dan tempat ia berdiri.

“Aku tidak tahu kemana aku akan pergi,”

“Yesungie, kumohon-“

“Sudahlah hyung, sudah hampir malam, kajja kita pulang.” Ia mengulurkan tangannya kearah Siwon.

“Berjanjilah kau akan baik-baik saja.” Siwon menerima uluran tangan Yesung dan berdiri.

Yesung kembali mengangguk, “Aku berjanji akan baik-baik saja.” Ketika ia menarik tangan Siwon untuk melangkah meninggalkan sungai han, tiba-tiba ia kembali menghentikan langkah ketika namja tampan itu tetap tidak bergeming ditempatnya. “Hyung, ada apa?”

“Hmm… mianhae Yesungie, tapi….. bolehkah aku…. meminta sesuatu padamu?” Siwon menundukkan kepala, menghindari tatapan onix Yesung.

“Meminta sesuatu? Apa itu hyung?” kepalanya dimiringkan kekiri, terlihat berkali-kali lipat lebih imut.

“Bo….bolehkah…. aku…. hng…..” Siwon sedikit ragu dengan permintaannya satu ini. Dan itu membuat Yesung semakin heran.

“Kau ingin apa hyung? Cepat katakan, aku ingin tahu.”

Siwon menarik napas panjang dan mencoba memberanikan diri menatap Yesung, “Yesungie…. hm…. bolehkah…. aku menciummu?”

Glup_

Yesung langsung melepaskan genggaman tangan Siwon, bibirnya sedikit terbuka karena terlalu terkejut dengan permintaan Siwon.

Keheningan langsung menerpa keduanya, tidak ada suara kecuali saling menatap satu sama lain. Hingga tak lama setelahnya, si tampan lebih dulu bereaksi.

“Sudah lupakan saja permintaan bodohku Yesungie, maafkan aku.” Ujar Siwon kemudian, ketika ia hampir melangkah pergi, suara Yesung kembali menahannya.

“Lakukan.”

Siwon seketika terpaku, menatap Yesung horor, antara percaya dan tidak percaya namja manis itu memperbolehkan Siwon mencium dirinya.

Siwon terkekeh sembari mendekati Yesung lagi, “Tidak usah Yesungie, anggap saja aku tidak pernah meminta hal bodoh seperti itu.”

“Huh?” Yesung memicingkan matanya, “Sekarang juga atau aku akan langsung berubah pikiran dan pergi.” Ancamnya.

Siwon menelan bulat-bulat salivanya, jujur saja ia ingin mencium Yesung, tapi ia juga gugup akan melakukan hal itu.

Tapi, perlahan ia mulai mendekatkan wajahnya kearah Yesung, kedua tangannya menangkupkan pipi Yesung dan terlihat sekali wajah manis itu kini memejamkan matanya, seperti tengah bersiap-siap.

Sedikit lagi bibir mereka akan menyatu, dan Siwon semakin gugup akan melakukannya, iapun akhirnya memutuskan untuk menutup mata hingga akhirnya bibirnya singgah pada bibir kissable Yesung.

Ia merasa seperti tersengat ribuan volt listrik, memang bukan pertama kali Siwon berciuman, tapi ia merasa begitu berbeda ketika mengecup bibir Yesung seperti ini.

Awalnya ia hanya sekedar menempelkan sesama bibir, tapi lambat laun ia ingin lebih. Siwon memiringkan kepalanya, memperdalam ciuman itu dengan menyusupkan lidahnya kerongga hangat Yesung.

Sedang namja manis itu kini terpejam sangat erat, merasakan sesuatu yang lembek dan terkesan basah mengeksplor bagian didalamnya, tapi rasanya berbeda ketika ia berciuman dengan Kyuhyun waktu itu.

Kedua tangannya mencengkram ujung cardigan Siwon, menariknya cukup kuat. Ia pun tidak membalas ciuman Siwon, hanya sebatas merasakan apa yang dilakukan Siwon padanya.

Bukan karena ia adalah namja gampangan yang begitu saja mau memberikan ciuman untuk Siwon. hanya saja Yesung ingin memberikan kenangan terakhir –mungkin- kepada Siwon karena entah kenapa ia merasa Siwon begitu mencintainya.

Ia merasa sangat bersalah karena sudah menolak cinta Siwon yang begitu tulus, mungkin hanya dengan ciuman ini –pertama dan terakhir- ia bisa merasa sedikit terlepas dari beban yang dipikulnya.

Ciuman itu kemudian berakhir setelah Siwon menjauhkan wajahnya. Terlihat bekas salivanya yang meluber disudut bibir kissable Yesung. “Mianhae… Yesungie….”

Yesung hanya tersenyum lalu setelahnya merasakan Siwon memeluknya dan mengecup puncak kepalanya.

“Saranghae… Yesungie…..”

Dan Siwon tahu bahwa ucapannya tidak akan pernah dibalas dengan ucapan yang sama seperti apa yang ia ucapkan.

.

Namja manis yang bersembunyi dibalik sebuah pohon besar itu berseringai, melihat apa yang sudah ia dapat diponsel yang ia bawa.

Berulang kali ia menggeser gambar yang ada didalam ponselnya tersebut, seperti baru saja mendapatkan sesuatu yang besar yang membuatnya bahagia.

Seringaiannya semakin terlihat ketika melihat dua orang yang ia tatap sedari tadi berpelukan hingga kemudian meninggalkan tempat itu.

‘Aku tahu kau mulai mencintainya, dan setelah melihat ini aku pastikan kau akan membenci mereka….

-Cho Kyuhyun.’

.

Covered Love_Chapter 10

.

“Kau darimana saja hyung? Kenapa jam segini baru pulang?” namja bersurai hazzel itu berdiri disisi pintu kamarnya yang memang tidak jauh dari kamar seseorang yang ia panggil hyung itu.

Namja tampan yang memijat tengkuknya itu menghentikan langkah dan menatap caramel sang dongsaeng, “Kenapa? Tumben sekali kau bertanya seperti itu?”

“Maaf jika aku bersalah padamu hyung.”

Siwon semakin heran dengan sikap aneh Kyuhyun, dongsaengnya. Ia mengernyitkan dahinya, “Kau sedang hilang ingatan atau apa huh? Aneh sekali.” Siwon tertawa, menggelengkan kepalanya dan masuk kedalam kamar.

Tapi ternyata ia semakin heran ketika Kyuhyun mengikutinya masuk kedalam kamar, duduk diatas ranjang yang sama seperti Siwon.

“Kau kenapa? Tidak biasanya kau seperti ini.” Ujarnya, melepaskan cardigan dan mengganti kaosnya menjadi piyama tidur.

“Hyung, aku-“

Drrttt…. Drrttt….

Kyuhyun menggantungkan kalimatnya ketika mendengar suara getaran ponsel Siwon diatas nakas. Siwon yang memang berada tidak jauh dari ponselnya langsung mengambil ponsel itu dan membaca ada pesan masuk dari….

‘Yesungie?’

Siwon hyung, aku lupa mengatakan kepadamu, tolong jangan beritahu siapapun jika aku akan pergi. Bersikaplah seolah-olah kau tidak pernah tahu jika aku pergi. Aku berjanji jika aku ada waktu, aku akan mengabarimu.

^~^ berjanjilah kepadaku Siwon hyung….

Siwon kembali terdiam, sedang Kyuhyun mengernyit melihat sikap Siwon yang tiba-tiba berubah, tampak berpikir keras akan suatu hal.

“Kau kenapa Siwon hyung?”

Siwon menatap Kyuhyun sebentar kemudian fokus lagi pada ponselnya, mulai mengetik balasan untuk pesan Yesung.

Baiklah… aku berjanji, tapi kau juga harus berjanji akan mengabariku jika kau ada waktu, aku berharap kau memberitahuku dimana kau pergi Yesungie, agar aku bisa menemuimu.

Send.

Sembari menunggu balasan dari Yesung, ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang, mengabaikan Kyuhyun yang duduk disisi ranjang.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” tanya Siwon, menutup mata dengan telapak tangannya.

“Aku…..”

Drrtt…. drrttt….

Siwon kembali meraih ponselnya dan membaca pesan masuk.

Aku berjanji untuk mengabarimu, tapi aku tidak bisa berjanji akan memberitahumu dimana aku berada nanti. Mianhae….

Siwon mendesah gelisah, sia-sia jika ia tetap bertanya seperti itu kepada Yesung, karena ia tahu bagaimana sikap Yesung.

Ia melemparkan ponselnya kedinding hingga benda tak bersalah itu hancur. Kyuhyun tersentak melihat apa yang dilakukan hyungnya, ia menatap ponsel itu lalu kembali fokus pada Siwon yang terlihat frustasi mengacak surainya.

“Hyung, kau-“

“Bisakah kau keluar dari kamarku?” sahutnya kemudian masih menunduk dengan meremas surainya sendiri.

Kyuhyun mengernyit melihat perubahan sikap Siwon, tapi ketika ia hampir saja berujar sekali lagi, Siwon lagi-lagi memotongnya. “Kumohon… keluarlah!! Biarkan aku sendiri untuk sementara waktu.”

Ia tampak berpikir, terus berada dikamar Siwonpun percuma hingga akhirnya Kyuhyun mengangguk, berjalan keluar dari kamar dengan sejenak menatap Siwon dari celah pintu hingga akhirnya pintu itu tertutup sempurna.

.

Ia meletakkan ponselnya disisi ranjang, menatap kosong kearah atap kamar yang serasa hampa seperti perasaannya saat ini. bahkan ketika ia mendengar suara pintu yang terbuka pun, ia hanya diam dan menghiraukan langkah kaki yang mendekatinya.

“Yesungie…..” suara merdu itu masuk kegendang telinganya, ia memutar kepalanya kesamping dan menemukan sang eomma duduk disisi ranjang seraya mengusap kepalanya.

Ia bangkit, bersandar pada sandaran ranjang dan tersenyum pada sang eomma. “Kau yakin tetap akan pergi?” tanyanya.

Yeoja paruh baya itu mengangguk, “Lebih baik kau jujur kepada Kyuhyun soal kepergianmu, eomma takut dia akan khawatir.”

Masih dengan tersenyum, Yesung menggeleng, “Dia tidak akan khawatir eomma, dia punya Sungmin yang akan menemaninya.”

“Tapi Yesungie-“

“Mianhae eomma.” Sahutnya sebelum kalimat eommanya membuat Yesung semakin berat pergi jauh dan menghilang untuk sementara waktu? Mungkin.

“Lalu kau akan kemana?”

Yesung kembali menggeleng, memeluk erat tubuh sang eomma, “entahlah.”

“Yesung-“

Ddrrtt.. Ddrtt…

Yesung menatap ponselnya yang bergetar disisi ranjang, ‘Panggilan dari Kyuhyun?’ ia mengernyit dan memutuskan untuk menerima panggilan itu.

“Yesungie hyung?”

“Ne Kyu, wae? Tumben kau menelponku?”

“YA! Memangnya aku tidak boleh menelponmu huh?”

Yesung tersenyum tipis dengan terkadang menatap sang eomma yang juga tersenyum kearahnya, “Arra.. arra… apa yang mau kau bicarakan?”

“Temui aku ditaman komplek rumahmu sekarang, ada yang ingin aku bicarakan.”

Yesung semakin bingung, apakah ada yang benar-benar penting untuk dibicarakan hingga Kyuhyun menyuruhnya untuk bertemu dengannya?

“Apakah ada yang penting?” tanyanya dengan memicingkan mata, sesekali bertatapan dengan sang eomma.

Beberapa detik tidak ada suara dari sebrang telpon, hingga… “PALLI PABBO! TEMUI AKU SEKARANG!”

Klik.

“Ada apa sayang? Kenapa raut wajahmu seperti itu?”

Yesung mengerucutkan bibirnya, “Molla Eomma, Kyuhyun menyuruhku menemuinya di taman komplek sekarang.”

“Lalu apa yang kau tunggu, cepat pergi! Jangan buat Kyuhyun menunggu!” seru sang eomma dengan mendorong tubuh Yesung turun dari ranjang.

“Ne.. ne eomma, aku berangkat!”

.

Covered Love_Chapter 10

.

Yesung berjalan lambat, cukup lambat untuk sampai di taman komplek rumahnya yang hanya terpantau 6 rumah, cukup dekat jika ia tidak berjalan lambat seperti itu. Salahkan hatinya yang saat ini merasa takut akan sesuatu.

‘Jangan-jangan ia ingin menemuiku hanya untuk membicarakan soal Sungmin?’ terkanya.

‘Lalu apa yang harus aku lakukan jika itu benar-benar terjadi?’

Walau sedikit takut, akhirnya langkah yang lambat itu sampai di taman komplek, ia melihat Kyuhyun duduk di kursi yang membelakangi dirinya. Tanpa sadar bibirnya tersenyum tipis, entah kenapa walau hanya menatap punggung Kyuhyun seperti itu sudah membuatnya bahagia.

Yesung berpikir ia ingin mengejutkan Kyuhyun dari belakang, tapi saat kedua tangannya bergerak hendak menutup mata Kyuhyun, ia mengurungkan niatnya itu karena…

“Baby, wae?” ucap Kyuhyun ketika menerima sebuah panggilan telpon.

‘Sungmin,’ desahnya, rasa bahagia yang tadi sempat ia rasakan musnah seketika, tapi apa mau dikata, Sungmin memang kekasih Kyuhyun dan ia tidak berhak untuk marah atau kecewa bukan?

“Ah, aku sedang berjalan-jalan saja, mencari udara segar.” Ucap Kyuhyun menanggapi pembicaraan dari telpon.

Yesung mencoba untuk memaksakan senyum dan menepuk pelan bahu Kyuhyun, tanpa bersuara pastinya.

Kyuhyun menoleh dan menggerakkan tangannya meminta Yesung duduk disampingnya.

“Nanti aku telpon lagi, aku sedang dijalan.”

Klik.

Yesung memicingkan mata, ada apa dengan Kyuhyun? Kemana ucapan saranghae yang biasanya ia dengar untuk Sungmin?

“Apa aku mengganggumu hyung?” tanyanya setelah memasukkan ponselnya kedalam saku celana

“Sedikit,” ketus Yesung sedari bersandar pada sandaran kursi. “Memang hal penting apa yang ingin kau bicarakan huh?”

“Apa kau sakit?” Tanya Kyuhyun, meletakkan punggung telapak tangannya di kening Yesung, “Kenapa nada bicaramu seperti itu hyung?”

Yesung mendesah lalu menepis tangan Kyuhyun, “Kalau tidak ada yang mau kau bicarakan lebih baik aku pulang saja dan tidur.” Ucapnya, beranjak dari kursi dan mulai berjalan menjauhi Kyuhyun.

“Yak! Hyung!” Kyuhyun berlari mengejar Yesung, lantas melingkarkan tangannya di bahu Yesung, “Apa kau sedang datang bulan?”

PLAK!

“Aw!!!” seru Kyuhyun ketika pukulan Yesung mengenai kepalanya, “Appoo… kau jahat sekali huh? Kenapa kau memukulku?”

“Karena kau terlalu banyak bicara!” desisnya, melirik Kyuhyun yang terlihat berpura-pura kesakitan. “Kalau memang tidak ada yang penting lebih baik kau pulang dan menelpon kekasihmu itu.”

“Aku ingin putus.”

Deg_

Langkah Yesung mematung tak kala Kyuhyun berujar suatu hal yang begitu mencengangkan, ia memutar tubuhnya dan menatap Kyuhyun tengah memandangnya serius.

“Apa yang kau katakan?”

Kyuhyun tersenyum samar, menatap langit tanpa bintang malam ini, “Molla, tiba-tiba aku merasa ingin putus dengannya.”

Perasaan Yesung bercampur aduk, tapi melihat wajah itu, wajah Kyuhyun tidak terlihat sedih. Ada apa sebenarnya? Apa yang terjadi pada Kyuhyun?

“Kyu-“

“Perasaan ini… Ne… perasaan ini muncul jauh sebelum kejadian itu terjadi.”

“Kejadian?”

Ia lagi-lagi tersenyum, berjalan mendekati Yesung, “Aku yang bodoh karena baru menyadarinya hyung.”

“A-apa maksud ucapanmu Kyu?”

“Sepertinya…” ia menghentikan ucapannya, menangkupkan kedua pipi Yesung.

Glup_

“Hyung… perasaan yang aku rasakan ini berbeda ketika aku bersama Sungmin, aku tidak lagi merasakan debaran hatiku saat bersamanya, tapi sekarang…”

“Kyu…”

“Mianhae, aku baru menyadarinya bahwa aku…”

Waktu seakan bergulir sangat lambat, Yesung benar-benar ingin tahu apa yang akan dikatakan Kyuhyun kepadanya.

“Aku…” tiba-tiba Kyuhyun mendekatkan wajahnya, sangat dekat hingga nafas mereka terasa satu sama lain.

Glup_

Bffttt…. Bwahahahahahahahahaha..

Tawa Kyuhyun pecah, ia tertawa dengan sangat keras sampai-sampai harus memegangi perutnya yang sakit karena tawanya. Sedang Yesung mematung, berkedip beberapa kali sebelum ia sadar bahwa Kyuhyun lagi-lagi menggodanya.

“Sialan kau Cho Kyuhyun.” Umpatnya, dengan wajah yang merah padam, ia memutar tubuhnya hendak pergi meninggalkan Kyuhyun.

Apakah ia berharap lebih pada Kyuhyun?

Yesung melirik kebelakang sembari mendengus kesal, “Menyebalkan,” Ujarnya ketika ia mulai melangkah maju, membiarkan Kyuhyun masih tertawa keras dibelakangnya.

“Saranghae.”

Sang namja yang sebelumnya melangkah akan meninggalkan seseorang dibelakangnya itupun berhenti seketika, namun kini raut wajahnya dibuat sebiasa mungkin, tidak terkejut ataupun tercengang.

“Kejahilan apa lagi sekarang?” tanyanya setelah memutar badan dan berkacak pinggang.

Kyuhyun menggeleng keras, “Ani,” ia menarik kedua tangan Yesung untuk digenggamnya. “Mungkin aku benar-benar namja yang sangat bodoh di dunia ini, karena…” ia mengambil napas panjang sebelum menyelesaikan kalimatnya. “Karena aku baru menyadarinya hyung.”

“Kyu hentikan!” Yesung menepis tangan Kyuhyun dan membalikkan badannya kembali, cukup sudah ia mendapatkan kejahilan dari Kyuhyun hari ini. “Sudah malam, lebih baik kau-“

“Saranghae.” Kyuhyun kembali berucap, kali ini ia memberanikan diri untuk memeluk tubuh namja yang lebih kecil darinya itu dengan sangat erat. “Jeongmal… saranghae Yesung hyung.”

Dan kali ini Yesung tidak bisa lagi mengasumsikan bahwa Kyuhyun sedang bercanda. Nada bicara Kyuhyun begitu serius, bahkan pelukan yang ia rasakan sangat erat hingga membuat tubuhnya serasa ingin roboh.

“Kyu..” ujarnya lirih sedari melirik kearah dimana Kyuhyun meletakkan dagu dipundaknya.

“Kau menyadarkanku hyung, setelah apa yang kau katakan tadi siang aku sempat berpikir bahwa Sungmin memang orang yang tepat untukku, tapi ternyata aku salah.” Ia melepaskan pelukannya, memutar tubuh mungil itu sehingga mereka bisa saling bertatapan.

’Jangan pernah melepaskan cintamu, karena dia akan terluka jika kau melepaskannya.’ Kau ingat kata-katamu itu?”

Yesung terdiam tak berkata apapun, serasa bibirnya keluh hanya untuk berujar satu kata saja. “Aku memikirkannya matang-matang, bukannya Sungmin yang memenuhi pikiranku, tapi kau… kaulah yang selalu hadir dipikiranku hyung.”

“Entah sejak kapan aku merasakan ini, rasa sesak saat kau hanya menganggapku sebatas dongsaeng, rasa sakit ketika aku melihatmu menangis, hingga-“

“Cukup Kyu!” sela Yesung dengan lagi-lagi menepis tangan Kyuhyun, “Cukup! Aku tahu itu semua hanya perasaan sesaatmu, kau sudah memiliki Sungmin, kau merasakan semua itu karena hubunganmu dan Sungmin sedang tidak baik.”

“Ani… aku yakin ini bukan perasaan sesaat hyung, semua ini-“

“Geumanhae!” Yesung menutup kedua telinganya rapat-rapat, ia tidak mau berharap jika pada akhirnya semua itu akan kembali menyakitinya.

“Hyung… hyung jebal dengarkan aku!” Kyuhyun berusaha menarik kedua tangan Yesung dengan susah payah, namun Yesung tetap tidak ingin mendengarnya hingga…

Cup_

Untuk menghentikan apa yang dilakukan Yesung, pada akhirnya Kyuhyun mengecup bibir kissable Yesung, melumatnya pelan penuh dengan rasa cinta yang akhirnya ia sadari setelah sekian lama.

“Apa kau juga mencintaiku… hyung?” Tanya Kyuhyun lirih selepas ciuman itu berakhir, menangkupkan kedua pipi Yesung yang terlihat memerah.

.

Disaat Yesung memutuskan akan pergi dari kehidupan Kyuhyun, Kyuhyun akhirnya menyadari perasaannya kepada Yesung, lalu apa yang akan dilakukan Yesung? Akankah dia tetap pergi meninggalkan cintanya?

.

.

TO BE CONTINUED

.

.

Annyeong haseyo *bow* Rae imnida, author dadakan yang hiatus dan kembali membawa FF yang semakin gak jelas karena dipaksa eonppa a.ka IIM -_-, seorang yeoja separuh namja yang mempunyai lidah tajam setajam silet(?) wkwkwkwk..

Oke lah gamau banyak bicara, mungkin 2 part lagi aku selesaikan dengan ending yaaahhh mungkin bakal happy end atau mungkin gantung wkwkwk..

Yang penting hutang lunas ya ^_^

Comment dong.. aku lupa ceritanya jadi ini kira-kira aja wkwkw *mianhaeeeeee*

Okeeeehhh see youuuuuu *kisseu*

37 comments on “Covered Love – Chap 10

  1. Sial koment gagal mulu !!!

    Yak Dhya !!! Yeoja separuh Namja??? Mwoya ige~~~~~!!! #GamparPkeDuit

    Yesungieku menderita amat-_- Author sadis !!!
    Sumpah gw pengen bgt matahin 2gigi depan sungmin ( Kenyataan ini) hohoho

    Duuuh ChoGyu.. lu gitu amat sih, demen bgt bikin Yesung salting. Gamparlah gampar.
    Apa setelah ini Sungmin bakal ngasih hasil jepretannya ke ChoGyu gitu.. trus ChoGyu ngebenci Yewon?? Yaudah sih Yesung pergi aja yg jauuuh… jauh tinggi ketempat kau berada.

    Dhya.. bikin ChoGyu menderita dikit dong sblm last chap. tapi Next chap minggu depan kan bukan taon depan??

    masa iyah gw kudu jadi rentenir ff kkkkkkkk.
    Kalo next chap lama… gw tinggal bikin Banner yg Guedeeee ntar di pajang di mana2 khusus buat Dhya cagie-ah…

    Yoooossshh kamsahabnida, arigato gozaimasu, jeongmal neomu gomawo (halaaah), Siap2 kehadiran rentenir lagi yak kkkk

    😘😘😘😘😘😘

  2. author….. hi… udah lama bgt hiatusnya!!!! please next cepat udah penasaran gimana yesung nerima kyuhyun gak yah??? gimana nasib kyusung??? mudah2an happy end… dan pairnya KYUSUNG!!!!!

  3. aduh itu yesung akan pergi ngk ya setelah kyuhyun ngungkapin perasaanya .. takutnya yesung sedih lg …. d tunggu next chp nya

  4. nah loh jadi makin rumit kan?! udah lah yesung pergi aja yg jauh biar gak ada yg nyakitin lagi xD
    aku tunggu kelanjutannya ^^

  5. Unni unni unni #colek”
    kok Yesung drtanya gk abis” dr chapt 1 sampe mau end. Perasaan snengnya cuma di chapt 7. Itu jg pas di Jeju. Jd primadona para dokter ahay :v
    pokoknya gk mau tau. Si Kyu harus mndrta smenderitanya di last chapt. Yesung pigi aja yg jauh sejauh jauhnya. Ato sama Siwon aja #DingDong

    masalah foto yg di ambil Sungmin. Biarin aja ditunjukin ke Kyu. Biar tmbh sakit hati noh si Cho hahaha #ketawaAlaKyuDiSorry”

    oke siip…
    Di tunggu lanjutan nya minggu dpn. Ingat ya! Minggu dpn. Bukan taon dpn. Atau Ryu bakal ikutan Iim unppa buat banner yg gede trus di pajang di stiap tiang listrik di Medan #nahLho

  6. Waahhhhh….akhirnya ffnya dlanjut jga!!! Rasanya dh lama bgt nunggunya,,,pi ttp akn slalu dtunggu krna ceritanya smakin seruuu……
    Yg mlihat wonsung ciuman itu sungmin kh???????????
    Akhirnya kyu mnyadari persaannya dn mngungkapkannya pda sungie….pi q pkir sungie ga bs lngsung mnerima kyu!! Kyu hrus mrsakan sakit jga sma sperti sungie……..
    Pkoknya next part dtunggu…jgn lama2 ya!!

  7. Demi apa ini ff dilanjut??!
    Huweeeeeee akhirnya setelah sekian lama gk dilanjut akhirnya dilanjut juga #hiks
    Kira2 Tinggal 2chap kan author?? Aku harap updatenya gk lama2 lah. Udah lumuten aku thor nunggu ff mu :3 .
    Aku harap next chap cepet2 update ya thor😀
    Semoga yesung setelah ini bahagia gk menderita mulu gk tahan liat yesung menderita mulu😥 .
    Terimakasih sebanyak2nya ya thor karna udah mau di update

  8. plis .. jangan buat yesung menderita.. kasian..
    cepet2 selese masalahnyaaaa
    Lanjut dong eon~
    ff yg satunya jugaaaa..
    semangat…!!!

  9. d saat yesung mau menjauh kyu malah ngungkapin perasaan ny dgn acra mnggoda dlu yesung lgi -_-‘

    sungmin serius qu benci karakter ny ck!

    ok jja~next chap ny jgn lama2 hahaha

    fighting: )

  10. update jugaaaaaa…..😄
    aku ucapin trimaksih kepada IIm Eonni yang sudah bersedia menjadi rentenir untuk ff Dhya eonni….
    Dhya eonni… lanjutnya jangan lama ne……
    aku suka dengan ff eonni….. kereeennnnnnzzzz (y) (y)

  11. HUWAAAAA…..AKHIRNYA UPDATE JG…!!!!!/salto/

    eaaaaa…..akhirnya kyuhyun sadar.tp mendadak yesung mau pergi.what happen eoh?? persetan dgn poto yesung ciuman sama siwon yg pastinya nti disebar ama sungmin.biar aja! yg ada jg kyupil bakal terbakar api cemburu dan itu pertanda klu kyupil bner2 mencintai yesung…ya kan…duhh gregetan sama lanjutannya…kira2 apa yg terjd setelah ini?aniwei…jd kasian sam siwon T.T /peluk kuda ganteng/

  12. aduhhhhh sekian lama aku menunggu ff ini unnnn,, akhirya update juga !!!!!!!!! dan TBC nya menganggu banget unn lgi asyik-asyika ech malah TBC,, ka peasaran bagaimana jwaban yesung ? dan apa rencana si sungmin !!!! Can’t wait !!!!
    ditunggu kelanjutannya unn,,, heheheh

  13. Omg~~~ feeling gue pas banget kan??? Entah kenapa tiba2 kepikiran nh ff. Dan ternyata di lanjut setelah hampir setahunnn 😭😭😭😭 apa ch depan juga nunggu setahun???? Huhuhuhu. Authornim jaharaaa 😫😫😫😫

    Selesaikan sampai end dgn cepat donk thor. Biar lunas utangnya. Yah?????? 🙏🙏🙏🙏

  14. Knp lama bangetttttrr hiatusnyaaaaa….
    and ini part dikit dari biasanya…
    tapi tak apa lahh yang penting dah kembali lagiiiii aq sabar kok menanti karna ini ff yang q nanti…
    moga part selanjutnya bisa cepetttt and panjangnhin lahhhh…
    aq sakittt hati bangettt yesung d beginiin

  15. Seneng akhirnya author update lagi setelah 8 bulan menunggu wkwkk,,,,, yesung mimpi apa ya semalem dapat dua pernyataan cinta Di hari yang sama,,,,, Dan sekarang yesung galau Pergi tidak ya,,, aaaaaahhhhh saya jadi gak sabar pengen tau next chapnya,,, ditunggu author

  16. Yey akhirnya update juga. Mksh unnie. Wah makin deg degan dan penasaran d buat. Berharap happy ending. Lanjut sampe akhir ya unnie. Fighting.

  17. nyesek banget pas yewon kissing kenapa yesung ngga move on dari kyu?huhuuu kasian daddy mom!!huhuuu
    kyu mulai suka tp tetep aja pgn ku tendang si kyu aaaaaa
    trs umin tu yaaaa!!!hmm enaknya diapain ya?aa pokoknya umin dibuat tersiksa juga umma harus!!

  18. akhirnya di update juga hiks :”3 tidakk yemom jangan pergi. tetep sama daddy aja plisss T,T greget sama daddy yg buat yemom nangis sampe yg bacanya juga ikut nangis (gue) yaoloh sungmin itu sakit cho. jangan deket sama dia!!! lanjut plisss. aku akan tunggu meski update entah bulan yg ke berapa lagi -_-

  19. Akhirnya kyuhyun sdar bawah sekarang yg di cintai adalah yesung bkan lg sungmin
    Apakah yesung jadi pergi jauh stelah pernyataan cinta kyuhyun n bagaimana nasib pernikahan dan hbngan cinta kyumin?

  20. kira” sungie jadi pergi ngga ya setelah kyu bilang cinta ke dia, tp kasian juga sungmin tunangannya.
    mending sungie kabur ama siwon aja kkkkk…
    pokoknya ditunggu kelanjutannya,fighting!!

  21. Kyaaaa akhirnya apdet juga nih ff. Maaf baru sempet baca hehehehe. Kapan dilanjutnya?? Jangan kelamaan yahh. Thor endingnya kyusung bersatu kek udah lelah baca nih ff sambil mewek kalo akhirnya kyusung ga bersatu… yah yah yah

  22. iseng iseng buka nih blog ga taunya…..aishhh kenapa baru sekarang di lanjut….bahkan hampir setengah tahun aku nungguin nih ff… authornim…kenapa lama sekali publishnya….
    ok aku penasaran chap selanjutnya apakah yesung akan pergi….apa yg akan di lakukan sungmin dg foto yewon pas lagi kisss ah aha aha penasaran…

  23. kok komenku gagal melulu??? aish pokoknya nih ff harus dilanjutin secepatnya…apakah yesung bakalan pergi?? apa yg akan di lakukan sungmin…apakah yesung akan mengakui kalau dia juga mencintai kyuhyun?

  24. ayo donk lanjut lagi ceritny, bikin yesung bahagia sma si kyu kyu😦😥 ,, penasaran banget sma endingnya! jangan lupa endingnya happy ending ya bikin hubungan kyusung yg romance, tpi sebelum end bikin kyu kyu agak menderita dulu, biar ngerasain perasaannya yesung hehehehehe #plisssssssh cepet update donk thor thank youuuu ff nya kereeen

  25. yaapuuuunnnn gue nungguin ff ini di lanjut ampe lupa sangkin lamanya tp ga papa deh yg penting di lanjut hihihi…
    kasian bang kuda belum nyatain cinta tp dah di tolak duluan #pelukyesung kkkkk~
    oh ya ni kapan di lanjut lagi jangan lama2 dong..

  26. kapan nih ff bakalan dilanjut….well aku udah baca dr part pertama dan ceritanya bagus sayang bgt kalau misalnya harus berhenti ditengah jalan jadi tolong lanjutin ne….😊😊😊😊 anyeong…reader baru disini…

ELF ^^!! Enter your email for comment, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s